Jual Milagros disini
Loading...

Asyiknya Bermain Congklak Dan Ular Tangga

Catatan Asep Haryono


Salah satu agenda dalam even akbar Pontianak Oktober Festival 2016 ini adalah menggelar Festival Permainan Tradisional Anak yang sukses digelar di plaza trotoar Gelanggang Olah Raga (GOR) Pangsuma Pontianak pada hari Minggu tanggal 2 Oktober 2016 kemarin.  Mendung berarak yang menyelimuti awan di atas GOR Pangsuma Pontianak tidak menyurutkan minat warga yang melintas untuk datang melihat lihat   Tidak sedikit anak anak dan orang tua yang mencoba wahana permainan Congklak dan Ular tangga.
|

Congklak sudah lama dikenal diberbagai negara sejak berabad abad lamanya. Bahkan di negara jiran kita Malaysia juga dikenal.  Sejarah mencatat bahwa permainan Congklak ini pada awalnya dilakukan atau dimainkan oleh anak anak keturunan priyayi pada jaman penjajahan dahulu. Pada daerah tertentu di tanah air, permainan Congklak ini memiliki nama yang berbeda beda.  Bagi kalangan masyarakat Jogjakarta misanya dikenal dengan nama "dakon".

Permainan anak Congklak ini umumnya dimainkan oleh anak anak perempuan, dan sering dipersepsikan sebagai permainan anak peremoutan (Girl games).  Sangat jarang terlihat, walaupun memang tidak ada larangan, bahwa permainan Congklak ini dimainkan oleh anak laki laki dan pria dewasa. Asyiknya permanan ini sangat menarik minat anak anak yang datang mencobanya bahkan ada yang tertawa tawa.  Dengan papan kayu dengan lubang besar di kiri dan kanannya, anak anak itu dengan tangkas memainkan Congklak.  Butuh kesabaran dan juga ketrampilan agar dapat memenangkan permainan ini.

Begitu juga dengan permainan Ular Tangga.   Permainan ini juga sangat dikenal saat kita masih berusia di Sekolah Dasar.  Media yang digunakan memang menggunakan "papan" yang terbuat dari kertas karton dengan aneka gambar kotak kotak dengan arah tangga ke atas atau ke bawah.  Setiap peserta harus melemparkan dadu dan melangkahkan pion-nya berdasarkan angka yang keluar dari dadu tersebut.  Jika beruntung pemain bisa mendapatkan harta emas, atau benda berharga, jika kurang beruntung bisa turun ke bawah masuk penjara atau kena denda. 

Penulis berkesempatan melihat secara langsung betapa senangnya anak anak itu bermain Congklak dan Ular Tangga yang dikemas dengan modern dan bertabur hadiah langsung tanpa diundi menjadikan kedua permainan tradisional anak itu menjadi menarik.   Adalah tanggung jawab para orang tua , guru di sekolah, kita semua melestarikan permainan tradisional anak ini agar mereka, anak anak kita, lebih mencintai budaya dan tradisi luhur bangsa Indonesia. Ditengah derasya permanan game online berbasis android dan internet, butuh kerja keras utnuk bisa melestarikannya sekarang ini.  (Asep Haryono)



KELUARGA : Ayah Ibu dan Anak tampak asyik memainkan Congklak.  Foto Asep Haryono/www.simplyasep.com
KELUARGA : Ayah Ibu dan Anak tampak asyik memainkan Congklak.  Foto Asep Haryono/www.simplyasep.com

ULAR TANGGA  :  Mba Asih Maulida dari Pontianak Post menilai ketrampilan anak anak itu bermain ular tangga.  Seru.  Foto Asep Haryono/www.simplyasep.com
ULAR TANGGA  :  Mba Asih Maulida dari Pontianak Post menilai ketrampilan anak anak itu bermain ular tangga.  Seru.  Foto Asep Haryono/www.simplyasep.com

BERHADIAH LANGSUNG :  Bang Bom Bom memberikan bingkisan hadiah kepada para pemenang nya.  Sudah asyik bermain, dapat hadiah pula.  Mau donk.  Foto Asep Haryono/www.simplyasep.com
BERHADIAH LANGSUNG :  Bang Bom Bom memberikan bingkisan hadiah kepada para pemenang nya.  Sudah asyik bermain, dapat hadiah pula.  Mau donk.  Foto Asep Haryono/www.simplyasep.com

FOTO BERSAMA  :  Bang Mareta dari Pontianak Post berfoto bersama dengan para pemenang Ular Tangga..  Foto Asep Haryono/www.simplyasep.com
FOTO BERSAMA  :  Bang Mareta dari Pontianak Post berfoto bersama dengan para pemenang Ular Tangga..  Foto Asep Haryono/www.simplyasep.com




DISCLAIMER
Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog yang diselenggarakan Oleh Koran Pontianak Post dalam even Pontianak Oktober Festival 2016 berlangsung dari tanggal 1 - 31 Oktober 2016



3 comments:

  1. wah kayaknya meriah banget nih acaranya kang

    ReplyDelete
  2. keluarga kang asep koq nggak ikut?

    ReplyDelete
  3. sehat kang?
    masih suka plorotin celana ya?

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog