Jual Milagros disini
Loading...

OPINI : Masa Depan Atlet Nasional

Catatan Asep Haryono

Hinggar binggar prestasi atlet Angkat Besi Indonesia yang menoreh prestasi "emas" dengan memperoleh dua medali Perak pada Olimpiade 2016 di Brazil yakni dari lifter Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan.  Kedua lifter yang sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia di pentas Olimpiade 2016 ini sudah tiba dengan selamat di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta hari Minggu 14 Agustus 2016 yang lalu

Sesuai dengan janji Pemerintah Indonesia, melalui Koni, dan Mempera, memberikan apresiasi dan penghargaan yang luar biasa bagi setiap peraih medali Olimpiade.

Untuk peraih medali emas pada Olimpiade 2016 diberikan bonus 5 Milyar rupiah , Perak mendapat 2 Milyar rupiah, dan 1 Milyar rupiah untuk medali perunggu.  Itu belum termasuk guyuran hadiah lainnya dari sponsor.  Anggaran untuk bonus melimpah bagi para atlet peraih medali Olimpiade 2016 ini sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

Pundi pundi para atlet peraih medali Olimpiade 2016 ini masih ditambah lagi dengan dana pensiun berupa tunjangan hari tua sekitar 15 - 20 juta rupiah perbulannya seumur hidup.  Bisa dipastikan para atlet berprestasi itu pulang dari Brazil langsung kaya raya.  Konon bonus para atlet peraih medali Olimpiade 2016 Indonesia ini terbesar di dunia nomor 2 setelah Singapura. Bahkan Amerika Serikat pun masih kalah dari Indonesia.  

GAYA : Ini apa? Duit sodara sodara.  Ini bukan uang saya. Saya cuma gaya aja sama gepokan uang milik rekan kerja saya.  Foto Kessusanto Liusvia.
ILUSTRASI : Ini apa? Duit sodara sodara.  Ini bukan uang saya. Saya cuma gaya aja sama gepokan uang milik rekan kerja saya.  Maaf ini cuma ilustrasi saja. Tidak ada kaitannya sama artikel.  Foto Kessusanto Liusvia.
Jaminan Hari Tua
Sungguh bahagia sekali atlet berprestasi kita era sekarang ini.  Sungguh miris dengan nasib para atlet berprestasi Indonesia yang meraih medali emas pada even Internasional era tahun 70 - 80 an.  Masih ingat nama Johnny Van Aert ?  Prestasi luar biasa ditorehkan oleh pembalap Sepeda asal
Provinsi Kalimantan Barat ini. Johnny berhasil merebut medali emas SEA Games X tahun 1979 di Jakarta nasibnya merana. 

Ingat nama mantan petinju kidal ambon manise
Ellyas Pical?  Saya masih ingat saat Ellyas Pical mengkandaskan petinju Korea Ju-do Chun.  Begitu di elu elukan seluruh bangsa Indonesia dan dunia.  Ellyas Pical saat itu berhasil merebut gelar juara IBF Kelas Bantam Yunior atau kelas super terbang  nasibnya pernah tidak lebih baik dari Johnny Van Aert.  Pernah menjadi satpam dan office boy di sebuah instansi.

Dukungan Dana Dari Negara
Itu adalah contoh saja.  Saya rasa masih banyak lagi para mantan atlet kita yang berhasil mengibarkan merah putih di berbagai pentas olah raga dunia yang (mungkin) luput dari perhatian pemerintah Republik Indonesia.   Kesejahteraan materi memang bisa habis.  Berapa pun besarnya hadiah materi jika tidak diimbangi dengan manajemen pengelolaan keuangan yang baik atau gaya hidup tidak rapih bisa habis begitu saja. 


Negara dalam hal ini tetap dibutuhkan dukungannya tidak saja untuk para atlet nasional yang sudah berprestasi dan berjuang membela negara dan mengharumkan serta mengangkat nama negara , Indonesia , di pentas Internasional.  Dukungan penuh juga diperlukan agar atlet nasional yang membawa nama negara bisa didukung sepenuhnya oleh negara baik material maupun non material.  Dukungan nyata, dan bukan Pemberi Harapan Palsu alias PHP

Rio Haryanto Contoh Kasus
Contoh yang menyedihkan adalah gagalnya pembalap F1 Rio Haryanto untuk menjadi pembalap utama di bawah manajemen F1 Manor karena belum membayar "uang masuk" Rio sebagai pay driver nya bendera Manor Racing sebesar 7 Juta Euro sebelum batas waktum yang sudah ditentukan.  


Pemerintah melalui Kemenpora mengakui tidak dapat membantu Rio dengan Rapih serta tidak mampu mencarikan sponsor untuk memutupi kekurangan dana  sponsorship untuk Rio.

Saya berpendapat bukankah sebaiknya Pemerintah sendiri yang menyokong atau memberi dukungan keuangan agar Rio bisa tampil di ajang F1 dibawah Manor Racing hingga tuntas? Bukan malah "sibuk" sendiri mencarikan dana dari sponsor untuk Rio. Kan ada Kas APBN?  Kan ada dana negara?.  Ini yang tidak dapat saya mengerti.  


Rio juga sedang berjuang membela dan mengangkat nama bangsa di ajang pentas dunia F1?.  Rio butuh dana untuk membayar kewajibannya agar bisa "aman" di F1 sampai selesai, dan bukan Surat menyurat dukungan.  

Rio Haryanto sendiri juga tidak luput dari perhatian para Netizen yang deras memberi dukungan sekaligus juga menuai kecaman. Netizen menganggap prestasi Rio di ajang F1 Manor Raicing biasa biasa saja. Buat apa membiayai atlet nasional yang berprestasi "biasa aja", membuang duit percuma. Barangkali itu yang ada di benak para anggota DPR dan BUMN yang terkesan "ogah" memberi dukungan dana untuk Rio.   Benarkah demikian?

Masa Depan Atlet
Mungkin Pemerintah perlu menginventarisir para mantan atlet yang sudah mengharumkan nama Indonesia di berbagai kancah even olah raga internasional dari sekarang dan memberi ganjaran dan apresiasi kepada mereka dengan nilai yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara pada saat ini.  Beberapa mantan atlet nasional yang berprestasi ada yang sudah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).  


Bahkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi,  akan merealisasikan dalam waktu dekat ini.  Ada porsi penerimaan PNS langsung tanpa tes seleksi lagi khusus untuk mantan atlet nasional yang berprestasi  

Mungkin segera dibuatkan Undang Undang atau payung hukum pemberian apresiasi atlet berprestasi ini untuk segera diaplikasikan dan berlaku surut. Tapi bisakah dan maukah pemerintah kita melakukan itu?   

Memanjakan satu orang asal seluruh rakyat dan bangsa Indonesia bahagia masih bisa diterima. Mari kita dukung dan support atlet nasional yang mengangkat nama Indonesia tidak saja dukungan moril juga diharapkan memberi bantuan materil.  Semoga  (Asep Haryono)  
 

Sumber referensi :
  1. Mantan Atlet peraih medali Seagames berharap punya rumah sendiri - http://www.antaranews.com/berita/290581/mantan-atlet-peraih-emas-sea-games-berharap-punya-rumah-sendiri
  2. Mirisnya mantan petinju Ellyas Pical, jadi satpam hingga office boy - http://www.merdeka.com/peristiwa/mirisnya-mantan-petinju-ellyas-pical-jadi-satpam-hingga-office-boy.html
  3. Olimpiade Rio: Bonus Atlet Indonesia Lebih Tinggi dari AS? - http://bola.liputan6.com/read/2573716/olimpiade-rio-bonus-atlet-indonesia-lebih-tinggi-dari-as
  4. Nasib Mantan Atlet Nasional, Dulu Dipuja Kini Merana - http://sports.sindonews.com/read/1075339/51/nasib-mantan-atlet-nasional-dulu-dipuja-kini-merana-1452231937
  5. Menpora Segera Realisasikan Atlet Berprestasi Jadi PNS - http://bola.liputan6.com/read/2535985/menpora-segera-realisasikan-atlet-berprestasi-jadi-pns
  6. Tim Angkat Besi Disambut Keluarga, KOI, Hingga Teman Kampus - http://sport.detik.com/sport-lain/d-3275102/tim-angkat-besi-disambut-keluarga-koi-hingga-teman-kampus?_ga=1.267445582.1987204582.1470449286 
  7. Ini Komentar Rio soal Dana yang Tak Ia Peroleh dari Negaranya - http://sport.detik.com/f1/d-3274783/ini-komentar-rio-soal-dana-yang-tak-ia-peroleh-dari-negaranya 
  8. Ini Penjelasan Kemenpora soal Upaya Mencarikan Dana untuk Rio Haryanto -https://sport.detik.com/f1/3262774/ini-penjelasan-kemenpora-soal-upaya-mencarikan-dana-untuk-rio-haryanto
  9. Roy Suryo Sebut Rio Haryanto di PHP Rezim Ini - http://jateng.tribunnews.com/2016/08/11/roy-suryo-sebut-rio-haryanto-di-php-rezim-ini 

No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog