Jual Milagros disini
Loading...

Selamat Mudik

Tag : Travelling - Asep Haryono | Selamat Mudik - Powered by Blogger
Catatan Asep Haryono
Dari lokasi Mudik di Kulon Progo, Nanggulan Djogjakarta
22 Juni s/d 13 Juli 2016

Dalam beberapa hari ke depan kita bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah (Tahun 2016) akan segera meninggalkan kita.  Seperti biasa tradisi mudik sudah seperti menjadi agenda tahunan yang "wajib" dilaksanakan oleh siapa saja yang ingin berkunjung ke kampung halaman, mempererat silaturahmi dan tentu saja bergembira merayakan kemenangan setelah 30 hari berpuasa di bulan Ramadhan.  

Rasa suka cita sudah terbayang dalam benak masing masing mudikkers yang barangkali saat ini ada yang sudah berangkat mudik, atau sedang dalam perjalanan.  


Tidak perlu ditanyakan lagi mengapa kita "harus" mudik.  Setiap orang tentu punya alasan tersendiri mengapa me "wajib" kan dirinya untuk mudik, mengapa belum mudik juga, atau mengapa tidak bisa atau tidak sempat mudik pada tahun ini  Biarlah semua terpulang kepada diri kita masing masing.

Saya selalu menghargai setiap orang apa pun yang menjadi keputusannya.  Alhamdulillah saya sekeluarga sudah jauh jauh hari sudah tiba di kampung halaman di Kulon Progo, tepatnya di Desa Kembang, Pundak IV, kecamaran Nanggulan, Kulon Progo (1 jam dari kota Djogjakarta).  


Kami sekeluarga sudah tiba di Kulon Progo pada tanggal 22 Juni 2016 yang akan datang  Bahkan untuk tiket pulang kembali ke Jakarta lalu connecting ke Pontianak juga sudah siap.  Mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal khsusunya untuk  tradisi mudik memang banyak manfaatnya antara lain tiket jauh lebih terjangkau, dan relatif masih sepi belum ramai berdesakan di bandara atau kemacetan di jalan. 

MUDIK Tergantung Niatnya  
Mungkin tidak seperti mereka yang mudik dengan menggunakan moda transportasi sendiri (bawa kendaraan sendiri-red),  mudik ria dengan menggunakan sarana angkutan umum seperti Bis, Kereta Api, Kapal Laut, dan PEsawat udara juga menjanjikan romantika tersendiri.  

Bagi sebagian orang yang namanya "macet" atau "kemacetan" adalah sebagai sebuah keniscayaan yang tidak dapat terhindarkan jika mudiknya mepet dengan datangnya hari raya Iedul Fitrie 1 Syawal 1437 Hijriah.  

Jadi salah donk memilih timing mudik berdekatan dengan hari "H" Lebaran? Oh sama sekali tidak.  Bahkan banyak para mudikers yang justru senang mudik di saat mendekati hari H karena begitu datang ke kampung halaman sudah segera menyambut hari kemenangan hari raya lebaran.   


Ini juga tergantung pada motif dari mudikers semua yang saya cintai.   Mau mudik lebih awal bagus, mau mudik berdekatan dengan hari Raya Lebaran juga bagus juga kok.  Hanya saja ada beberapa pertimbangan lain yang bagi sebagian orang sifatnya personal (pribadi) seperti diri saya sendiri.

Alasan mudik lebih awal karena  harga tiket Insya Allah jauh lebih terjangkau, Jika mendekat hari H lebaran biasanya harganya berkali kali lipat.  Hal ini tidak ada masalah bagi mudikers yang  memiliki dana mudik yang memadai atau cukup.  


Bagi yang berkantong "pas pasan" atau terbatas banyak yang memburu harga promo, harga diskon atau harga yang murah Tentu tidak asal murah saja  Faktor kenyamanan dan keselamatan berkendaraan juga merupakan dua hal yang esensial bagi para mudikers sejati. Alasan yang kedua adalah ingin merasakan suasana khidmat dan syahdunya Ramadhan di kota lain.

Tetas Waspada Di Jalan
Sudah bukan rahasia umum lagi kejahatan tetao mengincar kita semua, anda para mudikers  juga, kita semua saat ini sedang diintai oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab.   Hal yang paling mudah dilakukan adalah tetap waspada di Jalan apa pun resikonya  Terlena atau sibuk dengan urusannya sendiri justru bisa mengundang kejahatan jalanan mendekati kita.


Pertama, yang harus diperhatikan dahulu adalah identitas atau surat surat penting selama di jalan.  Pastikan Dompet anda aman   Yang saya maksudkan di sini adalah KTP, SIM, ATM , dan surat surat berharga lainnya anda aman  Pastikan surat surat itu sudah memiliki fotokopi annya, 

Kita tidak pernah tau apa yang terjadi jika dokumen penting itu sampai hilang atau tercecer di jalan   Jika sudah fotokopi nya urusan administrasi relatif bisa diatasi.   Jika memungkinkan scan terlebih dahulu dan kirim ke email sendiri sebagai "dompet" online.  Bisa dibuka kapan saja attachment nya dan print 

Kedua,   Jika membawa kendaraan sendiri saat mudik, pastikan kondisi kendaraan anda (motor, mobil, truk , tank kala perlu-red), sudah , dalam kondisi layak dan baik.  Remnya bagus, kaca spionnya lengkap, helm standar , jaket tebal untuk menahan panas siang hari atau dinginnya malam hari, juga masker atau penutup hidung .  


Jike lelah atau mengantuk , segeralah pull over (menepi) di Posko Posko Mudik yang banyak bertebaran di sudut sudut kota yang dilalui para mudikers   Manfaatkan untuk rehat sejenak, atau jika pegal ada fasilitas pijat (beberapa posko Mudik memang menyediakan pijat sehat, bukan pijat hot ya oopps).

Ketiga , patuhi peraturan lalu  lintas.  Biasanya kalau mudik mendekati hari H akan mengalam kemacetan luar biasa.  Ini sudah terjadi nyaris di setiap tahuh mudik yang namanya kemacetan adalah hal yang biasa dan harus dilewati. 

Ikuti arah dan petunjuk Polisi lalu lintas yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya terutama rute rute alternatif untuk mengurai kemacetan di jalan.  Insya Allah jika ikut semua yang direkomendasikan polisi lalu lintas perjalanan mudik anda nyaman, menyenangkan dan Insya Allah bebas dari kemacetan


BIS : Kenali bis anda sebelum turun di rest area agar tidak tersesat kembali ke bis semula.  Ada banyak bis dengan model dan tipe yang saam. Foto Asep Haryono
BIS : Kenali bis anda sebelum turun di rest area agar tidak tersesat kembali ke bis semula.  Ada banyak bis dengan model dan tipe yang saam. Foto Asep Haryono
WASPADA  : Jika berada di keramaian seperti ini, anda tetap dituntut kewaspadaan yang tinggi  Amankan barang bawaan anda. Foto  Asep Haryono
WASPADA  : Jika berada di keramaian seperti ini, anda tetap dituntut kewaspadaan yang tinggi  Amankan barang bawaan anda. Foto  Asep Haryono


Penutup.  Selamat Mudik
Sebagai penutup adalah adalah sikap hati hati dan waspada kta terhadap orang orang yang tidak dikenal yang tiba tiba menjadi "baik" dan "penolong" dengan memberikan segelas air dingin menyegarkan dahaga    Jangan !!.   


Jangan pernah menerima apa pun air yang diberikan orang yang tidak dikenal dan dengan gelagat mencurigakan.    Banyak sudah kejadian para penumpang kedapatan tertidur pulas karena di "bius" orang tidak dikenal,  Harta dan barang bawaannya ludes diambil orang.  Kita tentu kejadian yang tidak menyenangkan ini terjadi pada diri kita bukan.  Waspada tetap ya mudikers.


Jika sahabat dapat kesempatan memperoleh "motis" (motor gratis) manfaatkanlah, Yang saya maksud di sini adalah gratis kirim motor ke tempat tujuan mudik tertentu  yang diselenggarakan oleh instansi tertentu  Jika anda dapat gunakanlah.  Jadi anda  tidak perlu susah payah membawa motor dari kampung halaman ke tujuan,  Cukup "titip" kan motor anda kepada instansi yang punya program "motor gratis" ini, dan anda tinggal menjemputnya di kampung halaman  

Bagi yang dapat rezeki nomplok program "Mudik Gratis" harusnya lebih besyukur. Disaat orang berdesakan mengantre tiket , berdesakan dalam rel kereya api, terminal bus, kemacetan di jalan,  anda tinggal duduk santai leyeh leyeh dalam bis program Mudik Gratis dari pihak swasta.   


Pertamina bahkan sudah memberangkatkan 4.900 pemudik ke 33 kota seluruh Indonesia melalui jalur utara Jawa, selatan Jawa, serta jalur Palembang di Sumatra (sumber CNN Indonesia).  Nah manfaatkanlah dengan baik program Mudik Gratis tersebut    Keduanya (Mudik gratis dan motol gratis) diyakini menjadi salah satu solusi mengurangi kemacetan

Banyak manfaatnya dari program "motor gratis" ini antara lain kemacetan bisa berkurang.  Artinya para mudikers yang menggunakan moda kendaraan roda dua bisa dikurangi secara signifikan dan juga akan berdampak pada mengurangi kemacetan di jalan raya.   

Nah siapkan juga bekal yang cukup untuk anda nikmati selama dijalan.  Tidak harus beli kan.   Kalau beli juga ya tidak apa apa. Hehiehiee.   Siapkan HP dengan beberapa kartu sebagai cadangan. Siapa tau ada lost contact (kehlangan kontak) karena no coverage area (tidak ada sinyal).  Nah sudah siap mudik wahai mudikerss.  Selamat mudik ya.   (Asep Haryono)

No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog