Jual Milagros disini
Loading...

DAY 10 : Waspada Menukar Uang Di Jalan

Catatan Asep Haryono

Sudah menjadi tradisi di setiap menjelang akhir bulan Ramadhan dan atau menjelang memasuki Hari Raya Iedul Fitrie 1 Syawak 1437 Hijriah, banyak munculnya pedagang yang menawarkan jasa penukaran uang jalanan. Fenomena munculnya jasa tukar uang jalanan kerap mewarnai kesibukan para orang tua dalam menyambut kemenangan setelah selama sebulan pernuh berpuasa. Lebaran akan semakin syahdu jika sudah menukar uang recehan

 Para orang tua yang sibuk dan belum sempat pergi ke BANK untuk menukar uangnya dengan pecahan kecil, keberadaab Jasa Penukaran Uang rupiah jaanan ini cukup membantu.  Tidak perlu harus repot repot mengisi blanko penukaran uang, atau harus menunggu antrian   Saya termasuk orang yang tidak betah menunggu antrian terlalu lama  apa pun termasuk antrian membayar iuran PLN atau PDAM.  

Oleh karena itulah saya selalu mendisiplinkan diri sendiri jika tidak ingin terjebak dalam "kemacetan" antrian baik itu antrian mengisi bensin di SPBU, antrian tiket Bioskop menonton film The Conjuring 2, antrian membayar tagihan PLN, antrian PDAM dan masih banyak lagi lainnya.

Biasanya untuk menghindari antrian, saya biasanya membayar segaa tagihan dengan mengg : unakan ATM atau melalui retailer seperti Alfamart atau Indomaret.   Namun jika sudah urusannya untuk menukar uang untuk keperluan Lebaran, saya selalu memiliki langganan tempat penukarannya yakni Bank Indonesia atau BI     Bank Swasta memang ada seperti Bank Permata, Bank Mandiri, Bank SInarmas, Bank Mayapada dan masih banyak lagi lainnya

Memang kena biaya tambahan (charge) namun alasan efisiensi waktu jualah yang menentukan sikap ini.  Namun demikian kewaspadaan tinggi patut lah menjadi perhatian kita bersama.  

Resiko mendapatkan uang palsu sangat tinggi disamping resiko menjadi sasaran incaran para penjahat.   Bayangkan anda sedang bertranksi penukaran uang di jalanan yang sudah pasti akan mengundang perhatian banyak orang.  Hindari terlalu menyolok bertransaksi "perbankan" di jalanan.  Terlalu mengundang resiko

RESIKO : Seorang sedang menawarkan jasa penukaran uang di jalan KH Ahmad Dahlan, Jogjakarta (26/6).  Tukarkan uang anda di Bank Indonesia lebih baik, aman dan rahasia.  Foto Asep Haryono
RESIKO : Seorang sedang menawarkan jasa penukaran uang di jalan KH Ahmad Dahlan, Jogjakarta (26/6).  Tukarkan uang anda di Bank Indonesia lebih baik, aman dan rahasia.  Foto Asep Haryono


BI Tempat Penukaran Resmi
Bank Imdonesia (BI) selaku Bank nasional yang bertanggung jawab terhadap lalu lintas perbankan dan perputaran uang sudah menyiapkan 160 Trilyun untuk melayani penukaran uang di seluruh perwakilan BI di seluruh Indonesia
Tra
Berdasarkan pengalaman d tahun sebelumnya masyarakat cenderung menyukai penukarang uang besar daripada penukaran uang kecil, dan Bank Indonesia sudah mengantisipasi dan siap memenuhi apa yang diperlukan masyarakatt

Berapa maksimal penukaran uang di BI? BI sendiri sudah menerapkan paket penukaran uang untuk masyarakat agar merata dan berkeadilan dengan menerapkan paket penukaran maksimal Rp 3,7 juta per orang. Perinciannya, 100 lembar pecahan Rp 20 ribu atau setara Rp 2 juta, 100 lembar pecahan Rp 10 ribu atau Rp 1 juta, 100 lembar pecahan Rp 5 ribu atau Rp 500 ribu, 100 lembar pecahan Rp 2 ribu atau setara Rp 200 ribu. ( Sumber Detik Finance)

Tidak jauh berbeda dengan d Bali.  Masyarakat di Bali juga sangat antusias mempersiapkan uang pecahan atau recehan untuk kebutuhan berhari raya Lebaran.  Bank Indonesia (BI) cabang Bali sudah mengantisipasi kebutuhan masyarakat Bali akan penukaran uang recehan. 

Beda dengan tahun sebelumnya,  jumlah penukaran uang pecahan menjelang lebaran tahun 2016 ini diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 14 persen dari tahun sebelumnnya Rp 3,4 triliun menjadi Rp 3,7 triliun 

Masyarakat yang sudah punya uang pecahan logam juga tidak perlu kuatir  Silahkan pisahkan sesuai dengan nominalnya masing masing kemudian dikemas ke dalam plastic transparan dan diberi label sesuai dengan nominalnya masing masing. 

Misalnya 1 plastik besar berisi pecahan logan Rp.500,- lengkap dengan jumlah yang ada di dalamnya dan begiti seterusnya,  Bank Indonesia akan senang hati  menerima jasa penukaran uang logam masyarakat ke dalam pecahan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Yang perlu diperhatikan saat akan menukarkan koleksi uang logam masyarakat ke Bank Indonesia antara lain agar menghindari merekatkan uang logam yang sudah disusun tersebut, dan harus dipastikan total nilai keseluruhan uang logam yang akan diperukarkan di Bank Indonesia agar tidak terjadi kesalahpahaman, penghitungan ulang yang tidak perlu karena akan memakan banyak waktu sedangkan masyarakat yang dilayani bisa jadi akan semakin banyak. Waspada Menukar Uang di jalan.  (Dari berbagai sumber)




Sumber Referensi :
  1. Tribun Bisnis - http://www.tribunnews.com/bisnis/2016/06/23/bank-indonesia-layani-penukaran-uang-logam
  2.  FInance Detik Com - http://finance.detik.com/read/2016/06/06/192708/3226793/5/persiapan-lebaran-bi-layani-penukaran-uang-receh-di-monas
  3. Regional Kompas -http://regional.kompas.com/read/2016/06/22/12030051/Penukaran.Uang.Receh.BI.Bali.Siapkan.Rp.3.7.Triliun
  4.  Detik Com - http://finance.detik.com/read/2016/06/06/192708/3226793/5/persiapan-lebaran-bi-layani-penukaran-uang-receh-di-monas

2 comments:

  1. Bener juga ya kang menukar uang di jalanan itu resiko mendapat uang palsu sangat tinggi dan resiko dari tidak kejahatan juga gak kalah tinggi karena mengundang perhatian banyak orang

    ReplyDelete
  2. Untungnya saya sendiri belum pernah nukar uang di jalan, prefer nuker ke bank langsung

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog