Jual Milagros disini
Loading...

Selamat Tinggal KangGuru Indonesia

Catatan Asep Haryoono *


Jika tidak ada perubahan, bulan Juni 2016 ini menjadi tahun terakhir kiprah KangGuru Indonesia setelah lebih dari 27 tahun berkiprah turut mempererat hubungan kerjasama saling menguntunhkan antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Austraia dalam program kemitraan bersama Indonesia Australia (Indonesia Australia Partnership).

Mulai memberikan kontribusinya terhadap Indonesia sejak tahun 1989, KangGuru Indonesia merupakan salah satu badan nir laba yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Australia melalui program Bantuan Australia (Australiand Aid) dengan koordinatornya dari Pemerintah Australia yang diselenggarakan oleh Indonesia Australia Language Foundation (I/A/L/F) yang berpusat di Denpasar (Bali).    

Beberapa program unggulan dari Kanguru Indonesia (dahulu bernama KangGuri Radio English-red) antara lain adalah pelatihan atau training bagi penerima beasiswa Australia (ADS) , Pembinaan guru guru Bahasa Inggris di daerah terpencil (remote areas), pembangunan Sekolah bantuan Australia untuk pendidikan Dasar (Australia Indonesia Basic Education Program), Pembinaan Klub Bahasa Inggris tingkat SMP/SMA se Indonesia dalam wadah Joey, program Siaran KangGuru di stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) se Indoneisa, pelatihan (workshop) dan masih banyak lagi lainnya.


Dalam pertemuan terakhir yang saya hadiri dengan KangGuru Indonesia pada tahun 2011 di Bali bersama para Champions atau  perwakilan Kanguru di Indonesia yang berasal dari 7 propinsi antara lain Suryadi (Madura), Syahrir Badulu (Makasar), Ririn Pudha (Kediri), Keyko (Semarang), Saptari Wibowo (Medan), dan Fadel dari (NTB), dan saya sendiri mewakili Pontianak.  


KENANGAN : Ini kami para pekerja sukarelawan (Volunteer) Kang Guru Indonesia yang sudah pensiun sejak Desember 2011 yang lalu. Dari kanan ke kiri : Syahrir (Makasar), Wibowo (Medan) , Suryadi (Madura), Keyko (Semarang), Ririn (Kediri), Fadel (NTB), dan saya sendiri Aseo (Pontianak).   (Dokumentasi Kang  Guru Indonesia)
KENANGAN : Ini kami para pekerja sukarelawan (Volunteer) Kang Guru Indonesia yang sudah pensiun sejak Desember 2011 yang lalu. Dari kanan ke kiri : Syahrir (Makasar), Wibowo (Medan) , Suryadi (Madura), Keyko (Semarang), Ririn (Kediri), Fadel (NTB), dan saya sendiri Aseo (Pontianak).   (Dokumentasi Kang  Guru Indonesia)
STAKEHOLDER :  Bersama Priya Powel dari IALF pada pertemuan dengan pemehang saham dan sponsor KangGuru Indonesia,  Bali, bulan Oktober 2008. Dokumentasi Pribadi
STAKEHOLDER :  Bersama Priya Powel dari IALF pada pertemuan dengan pemehang saham dan sponsor KangGuru Indonesia,  Bali, bulan Oktober 2008. Dokumentasi Pribadi


GAYA:  Mau lihat tahanan? O bukan.  Hehe. Ini cuma gaya aja di depan Kejaksaan Negeri Denpasar, 2008.  Udah gaya bule. Ah masa sih. Dokumentasi Pribadi
GAYA:  Mau lihat tahanan? O bukan.  Hehe. Ini cuma gaya aja di depan Kejaksaan Negeri Denpasar, 2008.  Udah gaya bule. Ah masa sih. Dokumentasi Pribadi

Dalam pertemuan perayaan ke 20 Tahun KangGuru Indroonesia di Bali, sudah ditentukan bahwa KangGuru Indonesia diambi alih oleh project lain yang bernama  Education Partnership Outreach Service atau disingkat EPOS,  Hingga akhirnya KangGuru Indonesia mencapai akhir kejayaannya yakni pada tahun 2016 ini dengan ditutupnya KangGuru Indonesia untuk waktu  yang tidak dapat ditentukan lagi. 


Bisa jadi ditutup untuk sementara atau ditutup untuk selama lamanya.  Ini meruoakan hak preogratif Pemerintah Australia yang memiliki project ini sedangkan posisi Pemerintah Indonesia hanyalah mitra dan sebagai penerima bantuan program dari Australia tersebut.   Jadi jika yang punya program sekaligus yang punya duit mau berhenti,  dari pihak Indonesia hanya menerima keputusan tersebut.

Sebagai orang yang pernah "bekerja" untuk Pemerintah Australia selama 5 tahun (2001 s/d 2005) ada banyak manfaat yang saya peroleh.  Saya bisa melihat sendiri banyak sekolah sekolah di Indonesia di Indonesia yang dibangun atas bantuan dari Pemerintah Australia.  


Saya bisa mempelajari dan belajar bersama bagaimana memanage sebuah program diskusi siswa di kelas, mempelajari materi pelajaran Bahasa Inggris dengan kurikulum Australia yang sudah disesuaikan dengan konteks kurikulum Indonesia, persahabatan dengan perwakilan Kangguru di seluruh Indonesia, disamping kenyamaan materi yang juga sudah saya terima.  

Dengan KangGuru Indonesia juga lah saya bisa mengunjungi Bali sampai 10 kali dari periode 2001-2005 itu, penerbangan Garuda pulang pergi, menginao di hotel berbintang, dan spending money (uang saku) yang jumlahnya aduhai untuk ukurna saya.  Alhamdulillah.

Apa pun itu, dan keputusan sudah jelas bahwa KangGuru Indonesia akan ditutup (Close) pada bulan Juni 2016 ini.    Banyak catatan lain selama saya berkiprah di KangGuru Indnesia. Silahkan dilihat di sini untuk kompilasi laporan kegiatannya, Selamat Tinggal KanGuru Indonesia.  Tetangga yang Baik adalah teman yang baik juga (Good Neighbour make Good Friends). (Asep Haryono)

16 comments:

  1. yess akhirnya saya dapet pertamax lg di blog super keren ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Tanto Cungkup : whahahaha Selamat selamat

      Delete
  2. wah hebat nih kang asep menjadi salah satu wakil kanguru dari pontianank

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Yanto Cungkup : Alhamdulillah

      Delete
    2. saya nunggu makan2 nya

      Delete
    3. katanya mas yanto juga jadi kangguru dari perwakilan jawa timur ya :D

      Delete
  3. Hebat Pak, bisa jadi salah satu volunteernya.
    Pasti seleksinya ketat

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Tatit : Alhamdulillah. Terima kasih sudah berkunjung hari ini. Salam kami sekeluarga di Potianak

      Delete
  4. wah semoga ada project lainnya yg keren lainnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Sari Widiarti : Semoga saja ada juga program serupa entahh dari AUstralia lagi atau dari program lain yang sejenis namun berasal dari negara lain

      Delete
  5. Replies
    1. @Obat : Hiehiehh iya terima kasih. Oh ya nama mu siapa sih, Soale sudah diidentifikasi kecuali nama Obat Tradsionalnya aja hiehiheiheiheie Salam kenal ya, Saya Kang Asep Blogger Pontianak. Salam kami sekeluarga di sini

      Delete
  6. enak dong mas asep bisa sambil liburan ke bali, saya kapan coba nginjek denpasar heuhueu

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Hendri : Oh ya. Hiheiheieie. Iya kah? Wah kalau begitu saya akan selalu bersyukur kepada Allah SWT. Banyak yang memandang positif kegiatan saya di Bali bersama KangGuru Indonesia padahal kan itu program kerja sama, dan ke BALI juga urusan "dinas" atau "pekerjaan". Judulnya aja ke Bali padahal banyakkan diskusi dan seminarnya, Maunya sih kaya Turis hihiheiheiheiheiheihiehiee

      Delete
  7. wah sayang banget yaah kang kalo harus ditutup gitu, tapi semoga yang gantiin (EPOS) itu bawa dampak yang tetap atau bahkan jauh lebih baik ya buat indonesia :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Rani : Heihiehi kalau dipikir pikir sih memang sayang banged ya, soalnya sudah lebih dari 2 dekade kiprah kangguru di Indonesia, dan sudah banyak kemajuan yang berhasil ditoreh selama itu, Tapi apa mau dikata, Ini kan program mereka, dan Indonesia di pihak yang menerima paket kebijaksanaan dan program nereka Australia kan yang punya uangnya, jadi mereka juga yang punya hak menentukan diteruskan atau tidak kerjasama ini

      Delete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog