Jual Milagros disini
Loading...

Menutup Rekening Bank Permata

Catatan Asep Haryono


Tanggal 8 April 2016 yang lalu saya bersama anak saya, abbie, mendatangi Bank Permata Cabang Gajah Mada Pontianak dalam rangka untuk closing account (menutup akun) saya di Bank tersebut.  Mengapa ditutup?   Karena sudah tidak digunakan lagi tentunya.   Saya menggunakan Bank Permata sebagai rekening pembayaran Gaji atau Payroll saja.  

Sejak kapan menggunakan Rekening Payroll Bank Permata?  Sepanjang catatatan saya sih sekitar tahun 2005 mulai diberlakukan pembayaran gaji dengan menggunakan transfer bank.  Saat saya masih bekerja di Harian Pontianak Post  semua gaji para karyawan (pegawai) nya menggunakan rekening Payroll.  Jadi kalau dihitung lama waktunya saya menggunakan rekening payroll ini sekitar 11 (sebelas) Tahun.   Cukup lama juga ya.

Salah seorang petugas Bank Permata (Customer Service) yang mengurus penutupan rekening saya sudah menyarankan agar rekening tidak perlu ditutup.  Walau status saya sudah bukan sebagai pegawai lagi (rekening payroll),  namun akun rekeningnya bisa saja tetap berlaku normal sebagai rekening Bank pada umumnya.  Namun karena berbagai pertimbangan saya memutuskan akun rekening Bank Permata saya ditutup (closed) saja.

Saya pun diminta oleh petugas Customer Service untuk mengisi formulir SI (Standing Instruction) yang sudah disediakan oleh Bank.  Saya hanya menjawab pertanyaan saja, dan petugas yang mengisikan formulir SI tersebut.  Saya juga diminta menyerahkan KTP atau SIM yang masih berlaku untuk diverifikasi.   Setelah proses pengisian formulir selesai, termasuk verifikasinya, barulah saya diminta membubuhkan tanda tangan.

Pengalaman saya sebagai nasabah rekening payroll Bank Permata cabang Pontianak tidaklah istimewa, dalam arti kata tidak ada yang istimewa.  Biasa biasa saja .  Saya menerima pembayaran Gaji melalui rekening payroll.   Selain itu saya menggunakan Mobile Banking dan Internet Banking Bank Permata   Bisa cek saldo melalui android dan juga internet.  Setiap kali ada penarikan (debet) dan pengiriman (credit) saya selalu mendapat notifikasinya.

Pengalaman lain adalah 2 (dua) kali ditolak KTA (Kredit Tanpa Agunan) nya.  Pengalaman mengurus Kredit Tanpa Agunan Bank Permata sudah pernah saya publikasikan juga di blog kesayangan saya ini pada tanggal 9 April 2014 yang lalu.   Semua SALDO yang ada sudah dikembalikan kepada saya pada saat proses penutupan rekening lengkap dengan potongan bank atau potongan biaya administrasinya.    Lalu apakah saya akan kembali membuka rekening baru di Bank Permata?    Saya belum tau.  (Asep Haryono)


TUTUP :  Saya sempat mengambil foto ini saat proses penutupan rekening payroll Bank Permata di meja customer service.  Foto Asep Haryono
TUTUP :  Saya sempat mengambil foto ini saat proses penutupan rekening payroll Bank Permata di meja customer service.  Foto Asep Haryono


4 comments:

  1. kang asep apakah selama menggunakan akun permata bank ada aplikasi mobile banking?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dewi Elsawati : Internet Banking saja dan SMS Banking.

      Delete
    2. Permata mobile for Android juga ada.

      Delete
  2. saya dulu juga punya rekening di salah satu bank. Tapi trus ditutup karena udah resign. Memang rekening saya di sana hanya untuk terima gaji :)

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog