Jual Milagros disini
Loading...

Bukan Sekedar Enak Dipandang

Catatan Asep Haryono


Bagi anda yang sering nongkrongin tayangan berita Olah Raga dinihari dan atau siaran Berita tengah malam atau dinihari, pasti akan sering menyaksikan para pembaca beritanya (news anchor) berjender wanita dengan postur tubuh yang pas namun terkadang sexy dan  berparas cantik.  Sebenarnya sudah lama ingin saya angkat dalam OPINI saya di blog kesayangan saya ini, namun Alhamdulillah baru pada kesempatan ini OPINI nya saya tulis.

Memang ada juga penyiar berita Olah Raga Malam yang berjenis kelamin pria namun yang saya dapatkan justru lebih sering yang bergender perempuan.  Satu pertanyaan yang sering mengusik hati saya adalah "mengapa harus perempuan?".  

Sebelum saya coba tawarkan kepada para pembaca untuk memberikan jawaban atas pertanyaan saya ini, ada baiknya saya paparkan hal hal lain yang dalam pemahaman saya patut didiskusikan bersama.

Pertama, dalam pemahaman saya yang awam ini karena lebih memberikan nilai "jual" pada materi berita yang disampaikannya Terlepas informasi yang disampaikannya itu, mata para pemirsanya (audience) tentu akan fresh alias segr melihat pembawa beritanya yang "enak ditonton" . Wajah wajah yang enak dipandang inilah barangkali (mungkin) menjadi daya  tarik yang fantastis untuk menarik perhatian para pemirsanya untuk tetap di channel stasiun beritanya.


Mau konsentrasi jika menonton tayangan ini  Siaran Bolanya ya  Gambar Jepretan dari TV

 Gambar Jepretan dari TV

Kedua, Beberapa nama News Anchor wanita yang saya hafal adalah Chacha Annissa, Gloria Oyong dan Brigitta Manohara.  Nama nama yang saya sebut itu termasuk yang saya sukai bukan saja karena parasnya yang memang "enak dipandang" namun kemampuan Jurnalistiknya yang mumpuni, konten beritanya yang menarik, busana yang anggun juga olah kata atau improvisasinya yang baik.  

Mereka tidak saja membacakan naskah yang sudah disiapkan dalam alat Telepromter, namun mereka mampu bak selebriti atau seorang Master Of Ceremony (MS). Berita yang seharusnya disampaikan secara verbal ternyata bisa dikemas menjadi sebuah show yang menarik. 


Gambar dari TV
Ketiga, busana kerja (outfit) saat melakukan siaran juga menjadi perhatian serius bagi saya   Acara siarang Sepakbola atau berita olah raga seperti Soccer misalnya, sering saya liat pembawa beritanya berbusana terlalu sportif dengan hana mengenakan celana pendek hingga menampilkann beberapa bagian tubuh mulusnya.  

Mungkin pemirsa atau penonton sudah dianggap dewasa sehingga hal hal busana "gaul" pun dianggap hal yang biasa  Lagipula kan acaranya tengah malam atau Dinihari yang diasumsikan tidak ada penonton anak anak yang melihatnya.  

Jangan salah, anak anak juga sering terdeteksi nonton TV hingga larut malam. Jangan tanya busana para Pembawa acara KUIS berhadiah itu. Busana yang dikenakannya bisa membuat  detak jantung berdegup kencang  Senang ya nonton penyiarnya? Saya sih suka aja  Namanya juga laki laki.  Wajar saja udah dari "sono" nya kalau ada yang bening dikit.  Tapi pembawa berita pria juga ada kok.

Yang uniknya lagi adalah nama akun sosial media (Twitter) sang pembawa berita cantik itu jelas terpampang dibawah namanyaa.  Saya pernah mencoba mengirim foto jepretan dari TV saat salah seorang pembawa berita Olah Raga fave saya ditayangkan, lalu fotonya saya mention kepada yang bersangkutan. 

Dijawabkah? Di follow kah? Tentu saja tidak.  Apalah saya ini hanya orang biasa di follow seorang selebriti pembaca berita TV Swasta terkenal. MKY (Mimpi Kali Ye).   Hahaha Tapi tweet nya saya itiu di fave atau di retweet sama yang bersangkutan. Bagaimana anda melihat fenomena ini? Bukan sekedar enak dipandang. (Asep Haryono)  



14 comments:

  1. kalau aku suka yg trans 7 kang, lebih seger n seksi hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. @warcoff : HIhiehiee. Iya kah. Memanjakan mata (lelaki) khususnyan ya. Gimana dengan komentar yang wanita nya. Mau didengar suaranya

      Delete
  2. Yah busananya ya.. terlalu sekseh haha.. Untungnya saya jarang nonton tv mas hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. @AIM 404 : Hiehieh Iya jangan sering nonton TV. Sebab sudah banyak yang terpesano eh terpesona, Xixixixixiixie

      Delete
  3. iya juga sih biar tertarik nonton penyiarnya hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. @deeny aditia : hahahah. Biasanya sih gitu Tapi banyak juga penyiar berita yang cowok yang berbadan atletis dan berwajah tampan. Sayangaa saya tidak tertarik sama laki laki. Wahhahaah. Jeruk sama Jeruk donkkk

      Delete
    2. jadi yang ditonton penyiar apa beritanya nih :D

      Delete
    3. @Denny Aditia : Dari sisi Jurnalistik tetaplah Konten beritanya yang menjadi bahan perhtian utama. Namun demikian sudah dari ketentuan umumnya sang news acnhor memang diharuskan memiliki wajah yang camera face, dan menarik. Ini bisa menjadi daya tarik rating atau berita yang dibawakannya

      Delete
    4. mang asep bisa jadi news anchor dong kalau gitu

      Delete
  4. Jadi malah fokus ke pembawa beritanya yaaa pak, daripada info beritanya huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Gia Ghaliyah : Intinya tetap konten yang diutamakan. Pembawa berita adalah faktor pendorong atau daya tariknya. Ini pendapat saya juga

      Delete
  5. blogwalking di malam hari, sekalian silaturahmi :)

    ReplyDelete
  6. Waah kalo saya yang dikirimi twit oleh Pak Asep, saya akan bilang "terima kasih" :)

    ReplyDelete
  7. Informasi yang menarik kawan .. di tunggu kunjungan baliknya
    http://obatginjalbocor.9kes.com
    http://obatginjalbocorterampuh.blogspot.com

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog