Jual Milagros disini
Loading...

Pengalaman Membuka Rekening Bank Mandiri

Catatan Asep Haryono


Alhamdulillah. Barangkali itu kalimat gumam yang pertama yang meluncur dari dalam hati saya ketika saya akhrinya memiliki rekening di Bank Mandiri.  Ide untuk membuka satu rekening di Bank Mandiri ini sebenarnya sudah cukup lama (mungkin sejak tahun lalu-red) karena sesuatu dan lain hal baru beberapa hari yang lalu sudah punya. 

Mengapa saya perlu membuka rekening di Bank Mandiri?  Karena rata rata klien yang melakukan pembayaran atas jasa pembuatan blog/website atau pemesanan Milagros AIr Alkali yang merupakan salah satu bisnis yang kami garap sekeluarga sekarang ini banyak menggunakan rekening Bank Mandiri.  

Bahkan salah satu klien tetap yang sering memesan Milagros Miracle Inside kami berasal dari luar kota seperti Sanggau. Yang dari luar kota saja transfernya sudah Internet Banking Mandiri.  Malu juga rasnya kami yang di jantung ibukota Kalimantan Barat malah masih manual dan tidak punya rekening Bank Mandiri pula. 

Alhamdulillah  Tepat tanggal 1 Februari 2016 sah punya rekening di Bank Mandiri dengan setoran awal Rp.22.000.000,- (Dua Puluh Dua Juta Rupiah).   Itu sudah termasuk dengan saldo awal biaya pembukaan rekening Bank Mandiri Rp.500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah).  Pendaftarannya sendiri paperless. Maksudnya adalah pengisian formulir pembukaan rekening tidak manual lagi menggunakan tulisan tangan namun langsung di layar komputer



BROSUR : Berbagai brosur dan informasi Bank Mandiri yang saya peroleh saat membuka rekening kemarin.  Buat baca baca. Foto Asep Haryono
BROSUR : Berbagai brosur dan informasi Bank Mandiri yang saya peroleh saat membuka rekening kemarin.  Buat baca baca. Foto Asep Haryono
REFERENSI : Begitu aplikasi pendaftaran rekening anda selesai di isi secara paperless maka anda akan langsung mendapatkan nomor referensi untuk kelengkapan pembukaan rekeningnya. Foto Asep Haryono
REFERENSI : Begitu aplikasi pendaftaran rekening anda selesai di isi secara paperless maka anda akan langsung mendapatkan nomor referensi untuk kelengkapan pembukaan rekeningnya. Foto Asep Haryono
CETAK :  Ini hasil prin put pertama saldo awal yang kami setor untuk membuka rekening di Bank Mandiri.  Alhamdulillah punya juga akhirnya. Foto Asep Haryono
CETAK :  Ini hasil prin put pertama saldo awal yang kami setor untuk membuka rekening di Bank Mandiri.  Alhamdulillah punya juga akhirnya. Foto Asep Haryono

"Karena bapak melakukan setoran awalnya sudah besar, maka kami juga menawarkan untuk membuka Kartu Kredi Bank Mandiri sekalian yang bias diaktifkan atau juga jika tidak digunakan aplikasi ini biasa ditutup"  begitu "rayuan" dari staf Bank Mandiri saat memproses aplikasi pembukaan rekening kami di Bank Mandiri.  

Bagi yang penasaran ini dengan bangga saya cantumkan Nomor Rekening Bank Mandiri saya di bawah ini.  Bagi yang mau transfer uang seiklaasnya tentu disambut dengan segala senang hati :

Asep Haryono
Nomor Rekening : 900-00-3483411-0
KCP Cabang Gajah Mada
Pontianak


Kebetulan letak kantor cabang Banki Mandiri ini hanya seberang jalan dari kantor saya di kawasan Jalan Gajah Mada Pontianak. Sedangkan syarat setoran awal untuk membuka kartu kredit Bank Mandiri sekitar Rp.15 juta rupiah.   Menurut mereka kami sudah melampaui syarat untuk mengajukan aplikasi pembukaan kartu kredit Bank Mandiri.

Dari penjelasan lisannya didapat informasi awal bahwa jika melakukan transfer ke sesama Bank Mandiri maksimal limit transfernya Rp.25 juta rupiah.  Sedangkan jika melakukan transfere ke rekening Bank Lain maksimalnya 5 juta dalam 1 hari. 

Untuk biaya pemeliharan rekeningnya dikenakan biaya sekitar Rp.13 ribu rupiah, dan jika kami jadi membuka aplikasi Kartu Kredit maka akan dikenakan biaya administrasi lagi sekitar 15 ribu rupiah.  Tujuan saya membuka Rekening Bank Mandiri ini sebagai tempat penampungan dana hasil penjualan Milagros. 

Bagaimana dengan tawaran untuk membuka Kartu Kredit Bank Mandiri?  Ada banyak cerita "seram" yang saya dengar dari kawan kawan tetang resiko resiko membuka Kartu Kredit.   Namun demikian saya tidak percaya desas desus itu yang jelas untuk saat ini saya belum perlu punya sebuah kartu kredit. (Asep Haryono).

12 comments:

  1. wah storan awalnya besar juga, mesti buat rekening nih kali aja yang Posting mau berbagi :D
    oh itu jualan milagrosnya jadi bisnis keluarga besar ya Kang ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Awan Irawan: Alhamdulillah. Milagros Air Alkali mas Awan. Bisnis yang terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung. Jika tertarik bisa kontak langsung untuk informasi lengkap mengenai produk, manfaat, dan potensi bisnisnya. Asep Haryono WA 089-777-49155

      Delete
  2. wah buka rekening nih..sipp kang, untuk menunjang bisnis..semoga sukses bisnisnya dunia akhirat...aamiin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Kang Zeer El-Watsy : ALhamdulillah. Terima kasih sudah berkunjung. Semoga sukses dunia dan akhirat. Amin ya Rabbal Alaminnn

      Delete
  3. Waw pantastis, Say belum bisa punya rekening internasional seperti kang asep, mataplah. BW kang asep. sudah lama nggak mampir kesini, sukses buat kang asep.

    ReplyDelete
  4. aku tanggal 28 kemarin tutup rekening Mandiri mas, mandiri cukup mahal untuk anak kost, duit 145rb gak bisa di ambil, sayang banget 45rb itu jadi ku putuskan untuk tutup rekening,

    ReplyDelete
  5. Buka rekening bank scr paperless, spt urusan paspor, visa scr online, sip.
    Makin Keren aja Bang Mandiri sekeren nasabahnya Bang Asep ..:)

    Mantab jika setoran awalnya saja segepok gituh 22 jete, terbayang setoran berikutnya .. siap2 jadi jutawan bin milyarder mas .. insya Allah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mysweet Ladyluck: in ya Rabbal alamin. Amin ya Allah

      Delete
  6. Gimana kalau saldo setoran awal itu kita bagi dua Kang..? hhahaaa

    ReplyDelete
  7. saya sudah 10 tahun jadi nasabah Mandiri Mas, tapi saldo saya gak sampe segitu hahaha

    ReplyDelete
  8. Wow tabungan awalnya gede banget 22juta hehehe

    ReplyDelete
  9. Saya dulu buka mandiri pas awal kuliah tapi otomatis dibukakan jadi gak ikut ribet hehe. enak pake mandiri, semua kota ada cabangnya :)

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog