Jual Milagros disini
Loading...

Ketika Tas Keresek Tidak Lagi Gratis

Catatan Asep Haryono


Tes Keresek atau yang bisa kita kenal dengan Plastk Hitam sering kita terima setiap kali kita berbelanja di pasar tradisonal dan atau pun di pasar Modern. Hanya bedanya jika di pasar modern semacam Ritel maka tas kreseknya cenderung tidak berwarna hitam dan sudah ada merek (brand) nama Ritelnya. Sebagai contoh saja Matahari , Carrefour dan masih banyak lagi lainnya. 

Penggunaan tas plastik hitam sangat tidak dianjurkan dipakai untuk membungkus makanan panas dan atau berminyak karena dikuatirkan akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Kini para ibu rumah tangga di Indonesia barus bersiap siap merogoh kocek lebih dalam lagi dan menjadi biaya tambahan dalam kantong belanjaannya karena Tas Keresek yang biasa diperoleh secara free alias cuma cuma itu kini akan dikenakan biaya.   Uji coba kantong plastik berbayar  atau "tas keresek" berbayar kini sudah mulai disosialisasikan secara bertahap yang dimulai pada tanggal 21 Februari 2016 yang akan datang di 22 kota di Indonesia yakni :



  1. Jakarta
  2. Bandung
  3. Bekasi
  4. Bogor
  5. Depok
  6. Tanggerang
  7. Semarang
  8. Solo
  9. Surabaya
  10. Denpasar
  11. Palembang
  12. Medan
  13. Balikpapan
  14. Banjarmasin
  15. Makasar
  16. Yogyakarta
  17. Malang
  18. Pakan Baru
  19. Kendari
  20. Ambon
  21. Aceh
  22. Jayapura

    (Sumber :  Kompas, Jumat 22 Januari 2016)
BERBAYAR :  Ini adalah contoh plastik keresek yang saya peroleh disebuah ritel di kota Pontianak beberapa hari yang lalu.  Foto Asep Haryono.


Dari 22 (Dua puluh dua) kota di seluruh Indonesia yang menjadi kota uji coba pelaksanaan kanton plastik atau "tas keresek" berbayar ini tidak mencantumkan kota Pontianak, ibukota propinsi Kalimantan Barat.  Namun dari pantauan penulis beberapa hari yang lalu saat berbelanja di sebuah Ritel di kawasan jalan Ahmad Yani 2 Pontianak, penulis mendapati Tas Kresek dengan brand nama Ritel tersebut yang diduga kuat adalah prototype (contoh aseli) dari apa yang dinamakan Tas Keresek berbayar itu nantinya.


Secara fisik tetaplah plastik. Namun ada beberapa petunjuk infornasi yang tercetak di plastik keresek yang fotonya diunggah di ataas yang bisa menjadi petunjuk berguna yang mengarah kepada dugaan bahwa kantong Plastik ini adalah model uji coba Kantong Plastik Berbayar yang dilaksanakan di 22 kota tesebut.  Salah satu informasi yang mencolok adalah logo "GO GREEN" yang menjelaskan bahwa kantong Plastik berbayar tersebut bisa hancur dengan sendirinya.  

Inggris, Australia, dan Amerika Serikat adalah contoh contoh negara yang sudah lebih dahulu menerapkan kebijakan pembatasan tas plastik ini.  Penggunaan tas plastik yang tidak "ramah lingkungan" banyak menimbulkan masalah kesehatan dan merugikan lingkungan  karena tidak bisa didaur ulang

Dengan memakai tas keresek khusus yang diciptakan ramah lingkungan dan bisa hancur dengan sendirinya akan mengurangi dampak pencemaran lingkungan.  Berapa harga per 1 kantong keresek ini?   Beberapa kalangan menyebut harga yang "pantas" antara Rp.500,- sampai dengan Rp..1.000,- (Dari berbagai sumber)

19 comments:

  1. Di Jogja ada market yang dari awal berdiri sudah memberlakukan tersebut, jadi kalopun sekarang semua bayar malah gak apa-apa, bawa tas sendiri dari rumah :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Nasirullah Sitam : Alhamdulillah. Semoga dampak pencemaran lingkungan yang duakibatkan oleh sampah plastik ini bisa sedikit demi sedikit diatasi. Tas dengan kemampuan bisa menghancurkan diri sendiri ini memang sangat baik sekali. Terima kasih sudah hadir ya mas

      Delete
  2. Wah berarti harus bawa tas belanja nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Leyla Hana : Heihei Sepertinya ya. Tapi ini masih uji coba. Kalau plastik kantongnya berbayar kan jadi sayang buang sampah plastik sembarangan ya. Heiiee. Soalnya plastiknya pake duit

      Delete
  3. Memang seharusnya seperti itu sih,, tas plastik yang dibuat oleh pabrik - pabrik harusnya sudah ramah lingkungan. kalau tas plastik kayak gitu bisa hancur sendiri yah berarti bagus,, gak usah repot - repot dipungutin buat di daur ulang, knatong plastik yang tidak ramah lingkungan memang jadi permasalahan sendiri, ditambah lagi dengan perliku manusianya yang suka buang - buang plastik secara sembarang,padahal sampah plastik kan enggak bisa di uraikan sama pengurai ??? kalau untuk kepentingan bersama sih saya setuju - setuju aja dengan adanya kantong plastik berbayar... kantong plastik seperti seharusnya harus diterapkan di seluruh Indonesia,,,,

    ReplyDelete
  4. kalo didaerahku masih gratis...mungkin itu juga..penyebab ..kresek berserakan dimana-mana..

    ReplyDelete
  5. di rmh bnyk bgt stok plastik bekas belanja, buat dipake ulang tp ga abis2... bagus klo ada program ky gini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar sekali. DI daerah saya juga masih banyak yang berserakan dimana mana. Merusak pemandangan saja

      Delete
  6. semoga tidak berhenti diuji coba ya, smoga berlanjut lah, seterusnya...

    ReplyDelete
  7. Ambil positinya aja Mas Asep...
    Dengan begitu setiap orang bisa lebih menghargai kantong plastik...
    Karena yang sudah-sudah kadang terlihat berserakan dan di buang ke sembarang tempat...
    Salam,

    ReplyDelete
  8. di tempat rumah ku, tas kresek masih gratis mas,

    mudahaan para pengunanya dapat beralih ke kantong yang ramah lingkungan

    ReplyDelete
  9. 21 febbuari brati sebentar gi, kayaknya si aceh mulai januari kemarin sudah berlaku mas, tapi cuma di pasr2 modern.

    ReplyDelete
  10. kasian ya kang, tas plastik biasanya gratis asalkan kita belanja, tapi ini harus berbayar :(

    ReplyDelete
  11. kalo tahun 90 an, aku ngelihat mama belanja ke pasar membawa keranjang belanjaan, sehingga semua belanjaan masuk ke keranjang, kalo sekarang ndak pernah lagi lihat emak2 jaman sekarang belanja ke pasar dengan membawa keranjang, sehingga memang kebutuhan akan plastik kresek ini semakin besar,

    ReplyDelete
  12. BAGUS JUGA ARTIKELNYA SALAM KENAL

    ReplyDelete
  13. wahh harus bawa ttas sendiri nih kalo mau belanja. Biasanya kan lupaaaaa. Agak merepotkan sih yaa

    ReplyDelete
  14. dari tahun kemaren sudah diet kantong kresek. selalu bawa dalem tas atau sudah bawa tas kain sendiri hehehe

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog