Jual Milagros disini
Loading...

Pengalaman Mengurus kartu ATM BRI Yang Pasif

Catatan Asep Haryono


Kejadiannya kemarin hari Kamis pukul 10.18 WIB.  Saya menyetor uang tunai melalui CDM (Cash Deposit Machine) Bank BRI Gajah Mada Pontianak.  Bank BRI nya memang berdekatan dengan kantor saya. Cukup berjalan kaki saja kira kira 2 menit Insya Allah sudah sampai di gedung BRI Gajah Mada.  Letaknya persis di sebelah kanan Pizza Hut. Nah  Jumlah uang yang rencananya akan saya deposit hari itu adalah Rp.500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) yang terdiri atas pecahan Rp.100 ribu rupiah.

Mengapa saya menggunakan CDM ? karena mudah dan kepraktisannya.  Dengan menyetor dan atau mentransfer dana ke sesama bank BRI dan atau ke Bank lain bisa cukup dalam mesin CDM saja.  Tidak perlu pakai nomor antrian.  Inilah salah satu keunggulan teknologi yang dimiliki oleh bank dengan slogan "melayani dengan setulus hati" ini, Bank Rakyat Indonesia atau Bank BRI.  Jadi kalau mengiirim atau mentransfer uang di Bank BRI dan tidak ingin antrian terlalu lama, gunakanlah CDM (Cash Deposit Machine).

Permasalahan 

Setelah berada di dalam bilik CDM (Cash Deposit Machine), saya pun memasukan kartu ATM saya.  Kemudian memencet tombol passwordnya dan berhasil log in.  Setelah kotak yang berada di tengah mesin CDM Bank BRI membuka otomatis, saya masukkan uang yang ingin saya setor tunai Rp.500 ribu dalam bentuk 5 (Lima) Lembaran pecahan 100 ribu rupiah.

Setoran pertama berhasil Rp.200.000 rupiah.   Mungkin lembaran lainnya ada yang terlipat jadi dari 500 ribu rupiah dalam bentuk 5 lembar pecahan 100 ribu rupiah itu hanya "tertelan" 200 ribu rupiah saja.   Kemudian saya setor lagi yang kedua 300 ribu rupiah, dan setoran tunai (Cash) pun berhasil sukses.    Saya langsung menggunakan mesin CDM yang sama ke nomor rekening sesama BRI.   Ternyata transaksi gagal. 

Saya pun keluar dari mesin CDM lalu pindah ke mesin ATM BRI yang biasa. Maksudnya untuk mencek saldo apakah sudah masuk dana 500 ribu yang saya setor dalam CDM.  Kaget bukan kepalang ternyata saldo dalam ATM Bank BRI saya adalah sebesar Rp. 1.750 rupiah.  Kagetnya dua kali.  Kaget pertama saya baru ngeh kalau ATM Bank BRI saya sudah setahun tidak digunakan jadi sudah pasti kadaluarsa.  Kaget yang kedua dana 500 ribu rupiah yang saya setor tunai melalui mesin CDM juga tidak masuk.

Tindakan pertama : Melapor ke CS
Saya pun langsung keluar dari bilik ATM bank BRI, kemudian masuk ke dalam gedung Bank BRI Gajah Mada.  Langsung mengambil nomor antrian Customer Service (CS)Ya tindakan cepat saya lakukan beberapa menit setelah dari Bilik CDM Bank BRI.  Setelah giliran saya, saya pun menghadap Customer Service bank BRI Gajah Mada.   Nama petugasnya mba Susi, Mas Arfian dan satu lagi saya lupa namanya.  Orangnya ganteng deh kayak sayah.  Preettt.

Dari penjelasan Mas Arfian dan rekannya (Customer Service) di dapat penjelasan bahwa kartu ATM Bank BRI saya sudah domain.  Saya bertanya apa artinya itu kartu ATM Bank BRI saya sudah "domain".   Mereka menjelaskan Domain itu artinya kartu ATM saya sudah tidak bisa digunakan lagi karena pasif, tidak ada aktifitas perbankan baik penyetoran, transfer atau pengiriman.  Saldo yang ada terus tergerus hingga dibawah 50 ribu.  Syarat minimal jumlah dana yang disisakan di ATM Bank BRI harus minimal 50 ribu rupiah.

Bank BRI Gajah Mada kemudian mendata saya sebagai laporan nasabah, Saya pun dimintai keterangan seputar yang dialami tadi.  Identitas KTP, Kartu ATM Bank BRI dan slip slip penyetoran berhasil saya sertakan sebagai kelengkapan laporan.  Laporan pun dinyatakan lengkap dengan bukti bukti yang valid.  Setelah dilakukan pengecekan komputer, dana 500 ribu yang saya setor dalam mesin CDM "menggantung".  Tidak masuk ke rekening saya dan juga tidak sampai ke rekening tujuan.  

Untuk "menarik" kembali dana 500 ribu rupiah itu maka kartu ATM Bank BRI saya harus di "aktif" kan kembali dengan menyetor tunai saldo minimal 50 ribu rupiah agar bisa melakukan aktifitas transfer atau penarikan seperti semula.  Karena syarat minimal dana yang harus mengendap di ATM Bank BRI adalah sebesar Rp.50 ribu rupiah.  Dan itu harus dilakukan di bank BRI cabang dimana saya membuatnya yakni di Bank BRI cabang Teuku Umar dan bukan di Bank BRI Gajah Mada tempat saya setor tunai (Cash) via mesin CDM nya


Melapor ke Bank BRI Teuku Umar

Singkat kata saya pun dibuatkan laporan nasabah oleh Customer Service  Bank BRI Gajah Mada yang bernama Susi sebagai bahan laporan cadangan jika pengurusan di Bank BRI Teuku Umar belum menunjukkan hasil dana masuk ke atm Bank BRI saya.   Saya pun mengisi lembaran keluhan nasabah untuk kelengkapan data : nama lengkap, nomor kartu ATM Bank BRI,  Kartu Identitas yang digunakan, Nomor kartu ATM, Tanggal dan waktu peristiwa lengkap dengan kronologis kejadiannya.

Dalam pengisian lembaran Keluhan nasabah saya dipandu oleh CS Susi yang baik hati dan manis ini. Ehm ehm


Saya pun keluar dari gedung Bank BRI Gajah Mada.  Saya kemudian langsung menuju Gedung Bank BRI Teuku Umar tempat dimana saya membuat rekening beserta kartu ATM Bank BRI nya.   Tidak butuh waktu lama saya menunggu antrian, mungkin karena customer Bank BRI Teuku Umar yang belum banyak yang datang setelah sholat Jumat hari itu, saya pun langsung dipanggil giliran menghadap Customer Service (CS) Bank BRI Teuku Umar di Jalan Teuku Umar Pontianak.

Singkat kata ternyata Bank BRI Teuku Umar sudah mendapat "laporan" dari Bank BRI Gajah Mada perihal kasus yang saya alami ini. Sehingga saat saya menguraikan secara singkat kejadiannya di hadapan CS Bank BRI Teuku Umar "nyambung".  Saya pun diminta menunggu.  Tidak sampai 3 menit saya pun diberikan 1 lembaran besar seperti rekening koran. Saya pun ditunjukkan bahwa dana 500 ribu rupiah yang saya setorkan via CDM (Cash Deposit Machine) di Bank BRI Gajah Mada sudah "masuk".   Alhamdulillah


Bagian Penutup
Saya pun keluar dari bank BRI Cabang Teuku Umar, dan langsung kembali ke Bank BRI Cabang Gajah Mada melalui meja Customer Servicenya.  Saya beri kabar kepada mereka bahwa permasalahan saya sudah berhasil diselesaikan.   Mereka senang, saya pun lebih senang lagi karena selain dana saya aman,  kartu ATM Bank BRI saya kembali aktif seperti semula

Melalui kesempatan yang berharga ini saya atas nama pribadi mengucapkan banyak terima kasih kepada Bank BRI GaJah Mada dan Bank BRI Teuku Umar atas kerja sama yang baik sekali sehingga saya selaku nasabah Bank BRI menjadi nyaman dan tenang.  Terima kasih secara khusus saya sampaikan kepada Mba Susi dan Mas Arfian dari Bank BRI Gajah Mada yang sudah membantu saya dari awal sampai akhir hingga masalah saya sebagai nasabah bisa selesai dengan baik hari itu juga.  Saya bangga menjadi nasabah Bank BRI  

Terima kasih juga atas souvenir sebuah Kalender 2016 Bank BRI nantik cantik dari Bank BRI Cabang Gajah Mada. Thank you.  I really appreciate it

Selamat Ulang Tahun Bank BRI yang ke 120 Tahun
Tetaplah memberikan semangat dan kemajuan bagi seluruh rakya Indonesia
Tetapalah terus Melayani Dengan Sepenuh Hati


Inilah kalender 2016 Bank BRI yang saya terima dari Customer Service Bank BRI Gajah Mada hari Jumat itu.  Terima Kasih Bank BRI.  Ini kalender 2016 yang pertama saya terima dari Bank BRI.  Foto Asep Haryono
Inilah kalender 2016 Bank BRI yang saya terima dari Customer Service Bank BRI Gajah Mada hari Jumat itu.  Terima Kasih Bank BRI.  Ini kalender 2016 yang pertama saya terima dari Bank BRI.  Foto Asep Haryono


Inilah bukti Slip setor tunai yang berhasil dilakukan dalam Cash Deposit Machine (CDM) Bank BRI Gajah Mada.  Simpanlah selalu slip transfer/setor buat jaga jaga. Foto Asep Haryono
Inilah bukti Slip setor tunai yang berhasil dilakukan dalam Cash Deposit Machine (CDM) Bank BRI Gajah Mada.  Simpanlah selalu slip transfer/setor buat jaga jaga. Foto Asep Haryono


Jual Cepat Tanah Kavling

28 comments:

  1. Kang asep nasabah bri juga ya,,,,sama donk,,,

    Kang asep tau batas waktunya atm di jadi domain...? kira2 berapa lama gak di pake jadi domain gitu atmnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Wahab Saputra: Wah good questions. ATM NRI mya sih sampai tahun 2019. Namun ATM nya pasif dalam artian tidak aktifitas teansfer , setor atau check saldo selana 1 thn jadi pasif. Bukan diblokir. Kalau diblokir dana balik lagi atau np rekening tidak bisa digunakan. Kasus saya kan dana setor tunai berhasil tapi pend8ng karena ATM nya pasif atau domain. Harus di activate dulu baru bisa

      Delete
  2. sayangnya ditempat saya pembayaran melalui Cash Deposit Machine belum ada nih kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Yanto Cungkup : Turut prihatin

      Delete
    2. saya jagoin kang asep jadi manager BRI ah

      Delete
    3. saya jagoin jadi pimpinan Pontianak Post

      Delete
  3. "CS Susi yang baik hati dan manis ini. Ehm ehm"

    itu maksudnya gimana ya>diperjelas dong,cantik apa cantik banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Yanto Cungkup : Heheh penasaran ya

      Delete
    2. bapak-bapak..
      hayo pulang!

      Delete
  4. yg penting masalahnya sudah beres kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Yanto Cungkup : Alhamdulillah. Semuanya amamn terkendali

      Delete
  5. Awalnya deg-degan ya mas tapi akhirnya berhasil juga uang setorannya masuk hihihi

    ReplyDelete
  6. kaget pasti ya mas, semoga tak terulang lagi. itu kenapa harus diaktifkan ulang kartu ATM nya?kalo BRI disini ngantrinya minta ampun, makanya rada males pake BRI :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Hendri Hendriyana : Iya. Ini merupakan pelajaran berharga buat saya. Harusnya dicek dahulu sebelum setor di CDM. Enak pakai Cash Deposit Machine karena bebas antrian

      Delete
  7. Saya sih pernah, tapi kasusnya nyangkut di mesin CDM.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Lilih Prilian Art Pranowo : wah nyangkut di CDM ya. Wah itu cukup menarik jika dibahas

      Delete
  8. keren yah pelayanan dari Bank BRI.
    hadiah ultah masa cuma dapet kalender doang mas???

    ReplyDelete
    Replies
    1. @anggie dyla : Maunya sih dikasih mobil atau uang 100 juta

      Delete
  9. Oh gitu toh mas....saya paling telat transaksi 1 minggu sekali mas....g masalah kan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Trik Pos : Wah keren sekali itu. Aktif donk hiheihiee. Tentu saja tidak ada masalah sekali sama eh sama sekali

      Delete
  10. Waah cukup unik ya...kejadianya...trus uang yg masuk 200 rb tadi gimana selanjutnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Trik Pos : Setoran 200 dan 300 rb masuk ke rekening setelah ATM nya diaktifkan kembali seperti biasa. Saldo mengendap di ATM harus minimal 50 ribu rupiah agar ATM bisa digunakan untuk aktifitas perbankan

      Delete
  11. Kang Aseeeeep
    kleponnya manaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Zach Flazz : Klepon sehat sehat saja

      Delete
  12. sepertinya semua bank kalo ada masalah harus ke cabang pembukannya yah mas....

    ReplyDelete
  13. saya beli buku tabungan dari temen beserta atmnya tapi udah pasif...gimana saya bisa ngurus sendiri gak ya???

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog