Jual Milagros disini
Loading...

Tukang Sayur Keliling Itu Sudah Tiada

Catatan Asep Haryono


Kira kira 1 bulan setelah kedatangan saya sekeluarga dari menjenguk makam ibunda di Bekasi ,  sesampainya kami di rumah kembali saya sekeluarga dikejutkan dengan berita wafatnya Pak De, tukang sayur keliling yang menjadi langganan kami.  Nyaris setiap hari kami berbelanja keperluan dapur dengan Pak De Tukang Sayur keliling dengan sepeda motor kesayangannya itu.  

Saya sekeluarga memang kurang begitu akrab dengan almarhum semasa hidupnya. Keedekatan kami sekeluarga dengan almarhum sebagatas klien dan produsennya.  Sebatas pembeli dengan pedagangnya.  Kami memang berlangganan sayur mayur dan keperluan dapur dengan Pak De.  Nyaris setiap hari pak De, tukang sayur keliling ini, berkeliling komplek menawarkan dagangannya dengan sepeda motor.  Kadang pak De berhenti di "markas" nya di blok D di komplek kami Duta Bandara Supadio.

Begitu berita wafatnya Pak De Tukang Sayur keliling ini, saya pun lantas mencari tau dimana alamat Pak De dari beberapa tetangga yang biasa juga menjadi langganan sayur beliau namun tetap juga tidak mendapatkan jawaban yang detail atau lengkap.  Kebanyakan dari mereka menyebut daerah Wonodadi.  Jalan Wonodadi memang ada di dikawasan yang menuju Bandara Supadio, namun Wonodadi itu luas sekali.  Frustasi juga mencari kesana kemari juga tidak dapat diketahui dimana rimbanya, dimana rumahnya.

Masuk Angin Duduk?
Salah seorang tetangga kami di komplek menyebutkan jenis penyakit yang diduga (menurut dugaan mereka) sakit yang didertia pak De Tukang Sayur Keliling itu dikenal dengan penyakit "masuk angin duduk".  Terdengar weird (aneh) saja di telinga saya,  jenis penyakit apa itu.  Namun jawabannya bisa saya peroleh dengan mudah dengan searching di goole dengan keyword (kata kunci) "masuk angin duduk" dalam sekejap informasi yang saya inginkan sudah tersedia, dan itu jumlahnya banyak sekali.


Salah satu referensi yang berhasil saya dapatkan dari hasil searching di internet didapatkan informasi yang cukup mengejutkan dari penyakit yang bernama "masuk angin duduk" ini.  Disebutkan bahwa beberapa penyebabnya antara lain 1). Karena Serangan Jantung ( Sindrom Koroner Akut ).  2). Karena Batu Empedu. 3).Keracunan Jengkol (Kejengkolan) dan terakhir 4). Karena Usus Buntu Yang Pecah Atau Hampir Pecah.   Informasi lengkapnya bisa dilihat di sini,.

Biar nda pada penasaran seperti apa Pak De Tukang Sayur Keliling semasa hidupnya, berikut saya sertakan 3 (tiga) buah fotonya.  Foto foto ini diambi sekitar bulan Desember 2014 yang lalu.   Bukan hal mudah memfoto pak De yang malu malu saat saya ambil gambarnya ini.   Sayang sekali Almarhum belum sempat melihat foto ini.   Pak De, ini foto pak De sudah jadi.    Rest in peace pak de.  Selamat Jalan. (Asep Haryono)

Almarhum Pak De yang sempat tersipu saat saya ambil gambarnya. Foto Asep Haryono
Almarhum Pak De yang sempat tersipu saat saya ambil gambarnya. Foto Asep Haryono

Almarhum Pak De setiap hari berkeliling komplek.  Selamat Jalan pak De. Foto Asep Haryono
Almarhum Pak De setiap hari berkeliling komplek.  Selamat Jalan pak De.
Foto Asep Haryono
Almarhum Pak De mau saja ketika saya "arahkan" dengan Gaya jargon "oke" nya salah satu Televisi Swasta.  Foto Asep Haryono

14 comments:

  1. Selamat jalan Pak De...semoga mendapat tempat yang lapang di sisiNya...*trenyuh dan haru

    ReplyDelete
  2. Umut dan jatah hidup tidak ada yang tahu. Entah darimana datang dan penyakit yang menyebabkannya. Selamat jalan pak de.

    ReplyDelete
  3. Memang bisa saja tuh pakde terkena angin duduk, melihat foto pak de juga sepertinya jarang pakai jaket mas.
    semoga amal ibadahnya diterima

    ReplyDelete
  4. Owalaah ternyata gejala2nya hampir sama yang dialami tetangga saya disini juga..sedang arisan tiba2 langsung meninggal, tidak lama juga ada temen habisberolahraga badminton kemudian tidur eh malah kebablasan meninggal dunia :(

    ReplyDelete
  5. turut berduka cita atas meninggalnya pak de, yang namanya umur engga bisa di tebak ya,
    kadang orang terdekat yang setiap hari bertemu yang ga bakal di sangka akan pergi malahan pergi duluan

    ReplyDelete
  6. Turut berduka cita, semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya.
    Baru tahu juga mas tentang angin duduk, terima kasih mas infonya.

    ReplyDelete
  7. selamat jalan, semoga mendapatkan tempat yang terang dan lapang disisiNya.. amin

    ReplyDelete
  8. yang nerusin jualan sayurnya siapa kang? turut berduka, semoga diberikan derajat yang mulia di sisni-Nya

    ReplyDelete
  9. :( turut berduka cita

    ReplyDelete
  10. Mewek juga baca artikelnya Kang, yah kehilangan orang yang kita kenal memang menyedihkan

    ReplyDelete
  11. Semoga amal ibadahnya direma oleh Allah SWT

    ReplyDelete
  12. jadi pengen nangis ;(
    tutut berduka cita dan semoga Pak De tenang di alam sana

    ReplyDelete
  13. semoga pa de tenang di alam sana

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog