Jual Milagros disini
Loading...

Bukan Sekedar Berqurban

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarolatuh

Sungguh sebuah kebangaan bagi setiap Muslim yang berkesempatan bisa berqurban pada tahun ini.  Kemampuan berqurban tidak semua orang mampu melakukannya. Walaupun secara ekonomi sudah dikatakan berkecukupan namun niat untuk berqurban dengan hati yang tulus bukan perkara yang mudah.  Jadi beruntunglah mereka yang dengan ikhlas berqurban.  Barangkali inilah yang dapat disimpulkan dari artikel pada hari ini.  Berqurban dengan ikhlas adalah suatu keberanian untuk berbuat kebaikan buat sesama.

Ada banyak dasar Qurban yang ada dalam Agama Islam.  Salah satunya adalah "Maka dirikan (kerjakan) shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah.” (TQS Al Kautsar : 2).".  Nah pada kesempatan yang mulia hari ini, sebagai warga Komplek Duta Bandara Supadio Pontianak (Kalimantan Barat) saya akan mencoba melaporkan jalannya Prosesi pelaksanaan Sholat Ied Adha sekaligus pemotongan Qurban di Masjid Babussalam Komplek Duta Bandara Supadio Pontianak (Kalimantan Barat).  Berikut ini adalah catatannya.
Oleh : Asep Haryono


Hari Kamis tanggal 24 September 2015 bertepatan dengan penanggalan Hijriahnya 10 Dzulhijah 1436 Hijriah, masjid di komplek kami, Masjid Babussalam, Pontianak Kalimantan Barat menyelenggarakan Sholat Iedul Adha sekaligus pemotongan hewan Qurban.  

Untuk pelaksanaan Sholat Iedul Adha nya sendiri digelar di halaman Masjid Babussalam yang cukup luas untuk menampung banyak jamaah.   Tepat pada pukul 07.00 WIB  Sholat Iedul Adha 1436 Hijriah itu dimulai dengan Imam  merangkap Khatibnya adalah Bapak H. Ahmad Farhan.  Beliau selain warga yang dituakan juga merangkap Imam Masjid komplek.  Beliau juga salah satu anggota Dewan Pengurus Jamiyah Perguruan Al Azhar Pontianak


Dalam uraian hikmahnya, Bapak H. Ahmad Farhan,  menekankan pentingnya umat Islam bekerja dengan keras untuk meningkatkan taraf hidupnya.  " Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu sendiri tidak mau merubahnya" kata beliau.   Sedangkan dalam Qurban sendiri ada banyak hal positif dan teladan yang harus kita ambil dari sejarah perjuangan dan pengorbanan Nabi Ismail AS.   


LUAR : Beberapa orang datang ikut antre daging. Orang orang ini bukan berasal dari komplek (bukan warga komplek).  Mereka datang dari luar.  Foto Asep Haryono
LUAR : Beberapa orang datang ikut antre daging. Orang orang ini bukan berasal dari komplek (bukan warga komplek).  Mereka datang dari luar.  Foto Asep Haryono

MAKAN SIANG : Para petugas (Panitia) qurban istirahat dan makan siang. Merekalah "pembunuh" nya (Baca : tukang potong Hewan Qurban).   Foto Asep Haryono
MAKAN SIANG : Para petugas (Panitia) qurban istirahat dan makan siang. Merekalah "pembunuh" nya (Baca : tukang potong Hewan Qurban).   Foto Asep Haryono

DAGING QURBAN : Ratusan bungkus daging Qurban ini sudah siap disalurkan (dibagikan) kepada mereka yang berhak menerimanya. Foto Asep Haryono
DAGING QURBAN : Ratusan bungkus daging Qurban ini sudah siap disalurkan (dibagikan) kepada mereka yang berhak menerimanya. Foto Asep Haryono

KHUTBAH: Bertindak selaku khatib dan Imam Ied Masjid Babussalam Komplek Duta Bandara kami adalah Bapak H. Ahmad Farhan.   Foto Asep Haryono
KHUTBAH: Bertindak selaku khatib dan Imam Ied Masjid Babussalam Komplek Duta Bandara kami adalah Bapak H. Ahmad Farhan.   Foto Asep Haryono

SEMBELIH:  Kesibukan saat proses "pembantaian' (baca : pemotongan) Sapi berlangsung.  Perlu beberapa orang untuk mengurusnya. Kambing menyusul setelah semua sapi berhasil diselesaikan.   Foto Asep Haryono

Aman Dan lancar
Begitu pelaksanaan Sholat Iedul Adha selesai dilakukan,  maka sekitar pukul 08.30 WIB acara dilanjutkan dengan prosesi pelaksanaan Pemotongan Hewan Qurban.  Pada Pelaksanaan pemotongan Hewan Qurban pada tahun 2015 kali ini Masjid Babussalam  Komplek Duta Bandara Supadio Pontianak (Kalimantan Barat) menyembelih 7 (tujuh) ekor Kambing dan 4 (empat) ekor Kambing.  Jumlah tahun ini tidak jauh berbeda dari pelaksanaan pemotongan hewan Qurban di tempat yang sama pada tahun sebelumnya dengan 5 Sapi dan 5 Ekor Kambing.


Panitia Qurban Masjid Babussalam menghimbah pada para Donatur yang menyumbang hewan Qurban untuk bersama sama menyaksikan prosesi penyembelihan tersebut.  Beberapa hewan Kambing dan Sapi juga merupakan hasil "patungan" dari beberapa warga. Misalnya untuk bisa mendapatkan 1 ekor Sapi merupakan patungan dari 7 orang Warga, dan masing masing dikenakan sumbangan Rp.2.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Rupiah). Angka ini merupakan bukan angka yang sebenarnya.  Angka angka ini hanya ilustrasi saja.

Sepanjang yang saya amati dari mulai proses pemotongan hewan Qurban , proses pembungkusan Hewan Qurban (packing) hingga proses pendistribusian dan penyalurannya kepada yang berhak menerimanya sudah sangat baik.  Mengapa saya berani mengatakan demikian karena dari pihak Masjid Babussalam sendiri tidak "mengundang" warga yang berhak menerimanya untuk datang ke masjid.  Resiko berebut dan ricuh sudah diantisipasi oleh panitia Qurban. 

Oleh karena itu biarlah dari pihak Masjid Babussalam sendiri yang mendrop atau mengantar Qurban langsung ke rumah warga yang berhak menerimanya.   Bagi saya itu merupakan hal yang bijaksana.   Tertib dan tepat sasaran.  Dengan data warga yang berhak menerimanya sudah didata ulang dan diverifikasi kebenarannya.  Hal ini untuk menghindari daging Qurban kurang tepat atau salah sasaran.  


Ada insiden kecil.  Setelah dihitung dengan cermat terdapat sekitar 400 (Empat Ratus) Bungkus daging qurban yang sudah siap diantar langsung kepada warga yang berhak menerimanya (Tentu setelah diverifikasi kebenarannya oleh petugas-red), tiba tiba datang segerombolah warga Antah berantah yang datang mengantre Daging.   

Kami identifikasi "pendatang" ini karena mereka bukan warga Komplek melainkan datang dari wilayah lain di luar komplek.  Bisa jadi mereka ini datang bergerombol dengan membawa anak, istri, suami, paman, ponakan sendiri untuk "ramai ramai" antre daging Qurban. Ini sudah kami antisipasi juga.  Setelah diverifikasi dan didata sesuai dengan KTP atau Identitasnya, mereka ini tetap mendapatkan 1 (satu) bungkus Daging Qurban.   Semoga berkah   (Asep Haryono).

5 comments:

  1. Alhamdulillah semoga rakyat yang kecil yg merasakan qurban lebih dulu

    ReplyDelete
  2. kang Asep di sana banyak yang kurban?

    ReplyDelete
  3. Wah... hebat nih kang asep ikut jadi panitia Qurban....

    ReplyDelete
  4. proses penyembelihan dan distribusinya tepat sekali, salut dehh terus pertahankan

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog