Jual Milagros disini
Loading...

Ingat 3 M

Tag : Keseharian - Asep Haryono | Ingat 3 M - Powered by Blogger
Catatan Asep Haryono


Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan rumah dan di sekitar kita konon adalah hal yang sering tidak diindahkan oleh masyarakat.  Kedengarannya hal sepele saja, dan lumrah dan tidak ada yang istimewa. Namun jika ada yang jatuh sakit , barulah sadar bahwa menjaga kebersihan dan ber-perilaku hidup bersih dan sehat itu penting sekali.  Salah satu cara hidup dan perilaku yang sehat adalah menjaga kebersihan lingkungan

MENGISI : Air dari Paret pun mengalir deras ke dalam gentong gentong yang sudah disiapkan,. Setahap selanjutnya adalah proses penjernihan.  Foto Asep Haryono
MENGISI : Air dari Paret pun mengalir deras ke dalam gentong gentong yang sudah disiapkan,. Setahap selanjutnya adalah proses penjernihan. Tutuplah gentong ini agar nyamuk demam berdarah tidak bertelur di dalamnya Foto Asep Haryono

Manusia punya peran dalam menciptakan ketidakharmonisan alam hingga menimbulkan bencana seperti banjir dan tanah longsor itu.  Apa yang harus kita lakukan untuk menjaga keharmonisan alam itu?  Salah satu hal yang sederhana untuk menjaga alam sekitar kita adalah dengan menjaga kebersihan dan berprilaku hidup sehat dengan cara 3 M.   Kepanjangan dari Menguras, Menutup dan Mengubur.    Berikut penjelasannya

  1. Menguras Tempat Air
    Air sangat penting untuk keperluan sehari hari.  Baik untuk minum, keperluan mencuci maupun untuk kebersihan perawatan badan misalnya mandi dan urusan (maaf) kakus.  Beberapa kota di Indonesia masih dilanda kekeringan berkepanjangan. Hujan yang jarang datang mengharuskan sebagian masyarakat harus menciptakan hujan buatan.  Yang punya uang bisa membeli air untuk keperluan itu semua.  Air sangat penting sekali.  Memanfaatkan Air Paret pun bisa diberdayakan jika kemarau berkepanjangan
    Nah jika hujan turun dengan derasnya tentu masyarakat akan menampungnya dalam gentong atau bak penampungan air.   Tidak hanya dari hujan saja, setiap air yang disimpan di dalam rumah harus selalu dijaga kehersihan tempat (gentong) airnya.   Air yang sudah lama tidak digunakan biasanya menyebabkan lumpur dibagian bawahnya. Bersihkan dan sikat wadah tempat air anda sebelum diisi kembali dengan air bersih.
  2. Menutup Tempat Penampungan Air
    Mengapa tempat penampungan air harus ditutup dengan rapat? Di Pontianak sendiri hal ini sudah lama menjadi perhatian.  Kota Pontianak yang dibelah Sungai ini memang full of water (penuh air).  Dimana mana ada air.  
    Tempat tempat penampungan air warga Pontianak ada bermacam macam mulai dari yang sederhana hingga berharga jutaan. Tangki air maupun gentong penampungan air adalah yang umum mudah dijumpai di rumah rumah warga.
    Khusus untuk Gentong air berbahan dasar batu atau semen.   Gentong atau bak air yang biasa diletakkan di bagian luar dari rumah rumah warga ini biasanya sudah dilengkapi dengan penutupnya yang juga berbahan dasar batu. 
    Jika gentong atau tangkinya berbahan dasar plastik merek tertentu misalnya, juga sudah dilengkapi dengan penutupnya.    Ada banyak binatang yang bisa saja meminum bak atau tempat penampungan air anda jika tidak ditutup saat anda pergi.  Belum lagi nyamuk nyamuk hutan yang bisa saja bertelur dan bersarang ditempat penampungan air anda.  Jadi tutuplah selalu tempat penampungan air anda
  3. Mengubur Barang Bekas
    Di rumah saya sendiri yang namanya barang bekas jumlahnya menumpuk nyaris setiap bulannya.  Mulai dari mainan anak saya yang tertua hingga boneka boneka lucu yang sudah tidak terpakai lagi yang menumpuk di gudang.  
    Apalagi kaleng kaleng cat nya yang sudah lama tidak terpakai beserta kuasnya juga sudah tidak terpakai lagi.  Apakah semua itu harus dibakar?  Tidak selalu kami bakar.  Ada kalanya barang bekas tidak terpakai itu dikubur di sampung rumah.  Mengubur barang bekas.
    Aturlah kedalaman tanah untuk menyimpan barang barang bekas yang sudah tidak terpakai itu.  Hal ini penting sebab hewan seperti anjing dan kucing kadang suka mengais ngais tanah dan bisa saja galian timbunan barang bekas yang sudah anda kuburkan itu dibongkar kembali oleh kucing atau anjing.   Tentu kita tidak bisa mengawasi terus menerus "kuburan" sampah itu bukan?  Nah rekan rekan bisa mengubur barang bekas itu dengan kedalaman yang memadai

Nah 3 (tiga) M di atas itu adalah hal yang sedehana dan relatif mudah untuk dilaksanakan oleh setiap masyarakat.  Mari kita jaga kebersihan rumah kita dan merawat kebersihan lingkungan di sekitar rumah kita.  Mari kita cegah penyebaran penyakit yang ditimbulkan oleh aroma tidak sedap sampah di sekitar kita.  Mari kita cegah penyakit Demam Berdarah (DBD) dengan melaksanakan 3 M ini.   Kalau sehat semua senang. (Asep Haryono).

19 comments:

  1. Masri menjaga lingkungan kita tetap bersih, sehat, dan nyaman :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Nasirullah Sitam : Wahahah awalnya sudah kasih pertamax di sini. Heiheihie. Biasanya sih mas Fiu yang langganan pertamax. Saya mohon maaf belum banyak kunjungan balik atau Blogwalking sudah lebih dari 3 minggu ini. Maklum ada banyak kesibukan di alam nyata

      Delete
    2. gagal dech dapet pertamax padahal udah langganan artikelnya loh di daftar bacaan blog...

      Delete
    3. @Ana Sriwahyuni : Hahaha iya kah? Pertamax nya sudah digondol dengan indahnya sama mas Nasirulah Sitam. Iheihiehiee iya kah sudah berlangganan,. Wahahahah betapa senangnya diri ini. Senangnya dihargai,. Terima kasih yang tulus dan ikhlas dari lubuk hati saya yang terdalam. Alhamdulillah. Insya Allah saya juga

      Delete
  2. benar mas, memang melakukan 3M ini sangat sepele namun kalau tidak diterapkan dampaknya sangat banyak..oiya kok tidak 4M ya? Membakar sampah.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ana Sriwahyuni : Hiehiehiee nanti bisa ada 5 M - Membersihkan selokan. Hiehiehiheie. Iya gak apa dtiambah aja heihiee. Kalau urusan membakar Sampah sih sudah sering ya cuma asapnya itu suka mengganggu tetangga, Maluuuuuuu sayah hiehiehiehiheiee

      Delete
  3. emang perlu diingat ya kang 3 m ini..aku selalu rajin menguras kamar mandi sebulan sekali..wkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. klo menguras kantong rajin juga gk tuh ...hehe

      Delete
    2. Dwi Puspita: sebulan sekali mah bukan rajin atuh mbak hihihi... saya dong seminggu sekali kuras airnya, soalnya kobak airnya kecil jadi gak lama, mungkin lain lagi kalo tempat airnya besar mah mungkin saya juga bisa sebulan sekali hihihii...

      Delete
  4. siap laksanakan kg asep ,,,, biar musim hujan ini gk banyk genangan ...

    ReplyDelete
  5. Himbauan 3M ini masih relevan dengan keadaan terkini mas Asep. Di sekitar tempat tinggal kita masih ada warga yang kurang peduli dengan hal ini....

    ReplyDelete
  6. sepakat dengan apa yang dikatakan pak Uda kang, masih banyak warga masyarakat yang masih kurang peduli dan kurang memperhatikan tentang 3M ini. Padahal ini sangat penting yah

    ReplyDelete
  7. Wah ditempat saya alhamdulillah berjalan. Apa lagi di sekitar banyak ternak lele... jadi kalau lengah bisa kenak DB. Dan penyuluhan berjalan terus rutin jug di asapi biar nyamuknya hilang. Fogging ya klu gak salh nma kerennya pengsapan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah bagus itu mas, berarti tingkat kesadaran masyarakatnya masih makjleb tuh :D

      Delete
  8. Benar betul jika 3 M dilakukan
    Hidup sehat dan nyaman
    Tidak kehausan
    Jika belum sampai musim hujan

    ReplyDelete
  9. cara sederhana terbebas dari nyamuk, musim kemarau gini nyamuk tambah ganas

    ReplyDelete
  10. Ayo, lakukan 3M plus untuk mencegah terjadinya Dema berdarah

    ReplyDelete
  11. Udah musim ujan, harus ingat 3 M :D

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog