Jual Milagros disini
Loading...

Bukan Tempat Air Wudhu

Masjid Quba Di Jalan Paris 2 kota Pontianak.  Foto Asep Haryono
Masjid Quba Di Jalan Paris 2 kota Pontianak.  Foto Asep Haryono

Catatan Asep Haryono


Berwudhu atau mengambil Air Wudhu memang merupakan salah satu ketentuan dalam mendirikan Sholat bagi Umat Islam.   Namun demikian bersuci dengan mengambil Air Wudhu juga bisa kapan saja tanpa harus untuk keperluan mendirikan Sholat.   

Jika sahabat sedang marah besar yang konon disamakan dengan bara api maka disarankan untuk segera mengambil Air Wudhu agar hati tenang dan tidak marah lagi.  Nah bagaimana kalau saat anda sedang mengambil air Wudhu namun ditegur atau dilarang?  Ini pengalaman pendek saya beberapa hari yang lalu.   Berikut catatan singkat saya

Bukan Tempat Wudhu
Masjid Quba merupakan salah satu mesjid yang unik yang ada di kota Pontianak, Ibukota Propinsi Kalimantan Barat.  Letak dari Masjid Quba ini beralamat di Paris 2 Pontianak.  Paris ini merupakan kepanjangan dari Parit Haji Hussain.  Jadi kalau orang Pontianak menyebut lokasi Paris bukan berarti kota Paris yang ada di Perancis melainkan suatu wilayaj yang disebut dengan "Parit Haji Hussain".

Beberapa hari yang lalu, saya mampir sejenak di Masjid Quba ini.  Bukan untuk tujuan Sholat Dhuzhur (karena saat saya datang ke masjid tersebut saya sudah mendirikan Sholat Dhuzhur-red) melainkan untuk beristirahat sejenak sambil membaca koran.  Kebetulan letak sekolah anak saya memang di belakang masjid tersebut. Sambil menunggu bel pulang, saya biasa mampir ke masjid itu untuk rehat sejenak.

Saat saya ingin membasuh wajah dengan Air Wudhu yang memang sudah disediakan di sisi luar Masjid Quba, saya sudah merasa ada sepasang mata yang mengawasi saya siap siap mengambil air Wudhu.   Saya pun sudah membuka kran Air Wudhu yang sudah tersedia.  Bukan untuk keperluan Sholat namun untuk membasuh wajah agar segar.  Cuaca hari itu terasa panas menyengat.  " Segarnya jika wajah ini sudah basah karena air" gumam saya waktu itu

Inilah tempat Air Minum yang mempunyai kemiripan yang amat tinggi dengan tempat mengambil Air Wudhu.   Saya tidak membaca tangki nya yang ada tulisan "air Minum". Foto Asep Haryono
Inilah tempat Air Minum yang mempunyai kemiripan yang amat tinggi dengan tempat mengambil Air Wudhu.   Saya tidak membaca tangki nya yang ada tulisan "air Minum". Foto Asep Haryono

Pernah suatu ketika saya intai ternyata tanki air yang bertuliskan "Air Minum" itu memang diisi air Galon siap minum.   Foto Asep Haryono
Pernah suatu ketika saya intai ternyata tanki air yang bertuliskan "Air Minum" itu memang diisi air Galon siap minum.   Foto Asep Haryono

"Maaf pak, ini bukan air Wudhu.  Tempat mengambil air Wudhu letaknya di sebelah sana pak" tegur seorang Pria yang saya duga adalah pengurus Masjid tersebut.  Hal ini jelas dari pengakuannya yang menyebut dia adalah pengurus Masjid.   Pria ini kemudian menunjukkan Tangki besar berwarna Oranye yang jelas jelas bertuliskan "Air Minum" yang luput dari perhatian saya.   "Wah tulisan sebesar ini ternyata tidak keliatan sama sekali" gumam saya dalam hati.  Malu juga


Tapi wajar saja saya tidak tahu Soalnya dalam persepsi saya setiap ada kran air Wudhu di sebuah Masjid, selalu diasumsikan tempat air Wudhu.   Namun justru di Masjid Quba ini ada tempat Air Wudhu yang di "sulap" menjadi tempat Minum bagi para Jamaah yang singgah di masjidi Quba.  Saya pun segera meminta maaf kepada Bapak Pengurus Masjid itu karena memang saya tidak membaca di Tankinya ada tulisan "Air Minum" itu. (Asep Haryono).

7 comments:

  1. Besar banget penampung air untuk air minum. Jadi nggak perlu bingung kalau lagi haus, bisa langsung minum di sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Nasirullah Sitam : Saya sendiri juga mengkonsumsi Air Galon. Cuma bedanya kalau di rumah saya sih air Galon tidak langsung diminum. Walau saya yakin Air Galon siap minum, namun saya selalu memasaknya lagi di rumah

      Delete
    2. klo air galon di masak lagi, memang itu lebih baik kg asep ....hehe
      kuman2 bisa kabur semua ,,,,

      Delete
  2. beda tempat beda juga penampungan airnya, memang tidak seperti tempat penyimpanan air minum mas kalau di tempat saya mah itu tempat penyimpanan air biasa.
    mungkin efek panas yang over ya mas, tulisan sebsesar itu bisa tidak terlihat :)

    ReplyDelete
  3. unik juga tempat minumnya, sangat ngga beda dengan buat ambil wudhu ya, emang jadinya unik dah

    ReplyDelete
  4. Kalo sya seperti om, pasti juga mengira air yg ada di masjid tersebut adalah air wudhu, bukan air minum :)
    Tapi bagus banget ya, inisiatif untuk membuat air minum di lingkungan masjid

    ReplyDelete
  5. Bagi pendatang yang baru datang ke Masjid tersebut,
    tentunya menyangka kalau itu adalah tempat untuk berwudhu :)

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog