Jual Milagros disini
Loading...

Koin Untuk Australia

Catatan Asep Haryono

Komentar Perdana Menteri Australia, Tony Abbott , yang mengungkit ungkit pemberian bantuan kemanusiaan negaranya terhadap Aceh saat terjadi musibah Tsunami 10 Tahun yang lalu memang sudah memicu kemarahan seluruh rakyat Indonesia.  Hal ini tercermin dari aksi askiu penggalangan Dana yang kemudian marak di sosial media dengan sebutan "Koin Untuk Australia" di Seluruh Indonesia. 

Minggu lalu Kami dari Redaksi Harian Pagi Pontianak Post menerima kunjungan seorang pelajar SD dan seorang Guru dari SD Kartika 58 Pontianak.  Kedatangan mereka disambut oleh Sekretaris Redaksi, Silvina, dan juga saya sendiri tentunya.  Mereka datang ke redaksi tidak dengan tangan kosong. Melainkan dengan menyerahkan secara langsung hasil pengumpulan Koin Untuk Australia sebesar Rp.590.800,- (Lima Ratus Sembilan Puluh Ribu Delapan Ratus Rupiah).

Murid dan Guru dari SD Kartika 58 Pontianak
Murid dan Guru dari SD Kartika 58 Pontianak saat menyerahkan hasil pengumpulan Koin untuk Australia diterima oleh Redaksi.  Foto Asep Haryono
Jumlah yang diserahkan Rp.590.800,- hasil pengumpulan KoinMurid dan Guru dari SD Kartika 58 Pontianak saat menyerahkan hasil pengumpulan Koin untuk Australia diterima oleh Redaksi.  Foto Asep Haryono

"Aksi ini dilakukan secara spontan oleh anak anak kami pada hari Sabtu tanggal 28 Februari 2015 kemarin dah sudah terkumpul sebesar itu, dan oleh kesepakatan anak anak dan dewan Guru dana ini kami serahkan kepada Pontianak Post untuk seterusnya diteruskan kepada Kedutaan Besar Australia di Jakarta" kata Bapak Yono, Guru pendamping yang menemani siswi sekolahnya saat mengantar hasil sumbangan Koin Untuk Australia ini di Redaksi.

Informasi yang saya terima secara kebetulan memang Pontianak Post tidak membuka dan atau menampung Koin Untuk Australia ini selain dari kegiatan yang bersifat amal membantuk keluarga yang tidak mampu dalam pengobatan yang diberi nama "Dompet Simpatik" bekerja sama dengan Dompet Duafa (DD) Cabang Pontianak.    Kami tidak menerima atau menampung Koin Untuk Australia ini.

Walaupun demikian sumbangan ini kami terima dengan label yang dirubah menjadi "Sumbangan Untuk Korban Bencana Alam" di Kalimantan Barat. Dengan demikian semua sumbangan ini akan diteruskan kepada yang berhak menerimanya dari pos Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir, dan Bencana Alam di Kalimantan Barat.      Terima Kasih buat adik adik di SD Kartika 58 Pontianak.  Semoga amal kebaikannya dibalas oleh Allah SWT.  Amin Ya Robbal Alamin. (Asep Haryono).


42 comments:

  1. biar sumbangannya dialihkn tpi ttp dialihkan ke yg mmbutuhkn jg, jadi ttp bermanfaat .. :)

    koin sy mana yah ,,,, nih kg asep koinnya buat nmbhin ,,,heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Fiu : Iya semuanya sudah dirundigkan terlebih dahulu dengan donaturnya. Jadi sang donatur tidak berkeberatan sama sekali.

      Hap. Sudah saya tagkap Koinnya Hiehiehiehiee

      Delete
    2. hap ... kok yg ketangkep malah cicak sih ,,, :D

      Delete
    3. aku minta koinnya juga kang aseppp...

      Delete
    4. Hahaha iya nanti KOIN nya dibagi dua aja ya heihiehiehiehihee

      Delete
    5. Cara yang dilakukan pihak sekolah ini patut ditiru oleh sekolah-sekolah lain di Indonesia, mas Asep...

      Delete
  2. semoga tak menjadi masalah ya amanahnya mas asep, koinnya kan untuk australia walau dialihkan pada yang lebih membutuhkan.. menurutku tak mesti koin untuk australia (melihat penyadapan dan narkoba), pihak kita jauh lebih dirugikan daripada bantuan tsunami tersebut..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya secara tekmis Australia harus berterima Kasih NARKOBA nya tidak sampai di Australia Bayangkan berkilo kilo NARKOBA berhasil digagalkan di Indonesia Apa jadinya jika NARKOBA berhasil diselundupkan ke Australia dijamin bakal banyak orang Austtralia yang TELER karena Narkobanya

      Delete
    2. iya bener mas Asep... nanti juga kalo orang australi yg bawa narkoba itu gak dihukum kan "pelaku" narkoba lain jg pengen...
      lagian, australi udah dibantu malah......

      Delete
    3. Harusnya Australia itu bisa berkaca. Ya gitu deh Kadang LN itu kalau membantu pasti ada maunya. Nyatanya bener juga ya

      Delete
  3. wah...koinnya banyak sekali ya..semoga si itu negara bisa sadar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. HIHeihe iya mba Dwi. Koinnya pecahan 100 rupiah dan juga 500 rupiah. Ada juga yang 1000 rupiah Semuanya dalam bentuk KOIN

      Delete
    2. tapi klo yg itu dah dialihkan mbk dwi ,,,,:D

      Delete
    3. dialihkan kemana mas fiu???

      Delete
    4. dialirkan ke sy mbk dwi ,,,, eh ,,,salah ,, hehe
      mksudnya untuk korban bencna alam ... :)

      Delete
    5. Hiehieie ya ya. Dialihkan kepada yang bermanfaat aja hiehiehiehiehihee

      Delete
  4. bantuan apapun dari barat,(eh australia di timur ya Kang) no free lunch...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar sekali. Tidak ada makan siang gratis. Dari dulu isu bantuan LN itu ada pamrihnya memang sudah lama, Namun dengan adanya kasus ini membuat isu isu seperti itu seperti menjadi kebenaran.

      Delete
    2. kalau makan siang di pontianak gratis nggak Kang?

      Delete
    3. Gratis kalau ada yang mbayarin

      Delete
    4. klo gratis boleh lah sy diajak ,,,,

      Delete
    5. Heiehie bole boleh. Bisa diatur hiehiheiehiehie. Tapi kira kira siapa yang ngajak ya

      Delete
  5. AIh mungkin Australia bisa nyadar sedikit kali Pak Asep kalo kita mengembalikan dananya dalam bentuk koin. Salut buat anak2 SD itu dan guru mereka. Btw mereka tak masalah itu diubah "jalur" dananya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mugmiar : Secara teknis memang sumbangan itu untuk keperluan Koin untuk Australia. Namun kami tidak menerima , menyalurkan atau memfasltasi Koin Untuk Australia ini Jadi setelah didiskusikan, dana ini dteruskan untuk pos bantuan bencana alam Banjir di Kalbar

      Delete
  6. iya nih si tony abot australia bikin hal yang gak nyamankan hati orang indonesia...pake bantuan acehlah di sebut-sebut untuk menyelamatkan kasus narkoba warga negaranya....kalau kata orang pontianak buruk siku bang...iya kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mbah DInan : Bitil eh betul banged juragan

      Delete
  7. yang bikin bangga itu anak-anak sekolahan nya yang sampai ngadain acara penggalangan dana..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener bangeds Kang Hendri. Anak anak sekarang sudah mulai tumbuh rasa keerduliaan terhadap nasib bangsa. Saya salut dengan mereka

      Delete
  8. Bantuan diungkit-ungkit
    Itu sifat pelit
    Bantuan ikhlas berupa duit
    Walau koin nilai pahalanya selangit...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihiei Alhamdulillah. Terima kasih mna Anisayu Nastutik. Puisi nya Indah sekali

      Delete
  9. Yang penting koin yang dikumpulkan akhirnya bisa dipakai untuk membantu saudara-saudara kita, ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali mba. Saya setuju.

      Delete
  10. Sumbangan.. Kayaknya bisa disalurkan ke tempat lain yang bermanfaat daripada harus membalas seperti itu :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Membalas memang tidak dianjurkan. Bahkan kalau membalas seperti bisa jadi akan menyakiti hati seseorang atau beberapa pihak sekaligus

      Delete
  11. yang pasti tiap negara itu beda2 aturannya. ibarat pepatah dimana bumi di pijak disitu langit di junjung.
    saya gak mau ambil pusing mikirin yang kayak gini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sepakat. Kedaulatan HUKUM di negara kita harus dihormati oleh negara lain. Soalnya ada juga warna negara Indonesia yang melakukan kejahatan mengerikan di Luar Negeri dan di Hukum Mati - kita juga protes namun tidak dapat mengintervensi

      Delete
  12. Iya, malah bingung kalau coin for australia nanti dikemanain, buat apa.. lebih baik memang untuk disalurkan ke korban bencana atau disalurkan ke badan - badan sosial :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Secara teknis mudah saya dana ini ditransfer ke Rekening Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Tapi kalau ditransfer tentu sudah dalam bentuk mata uang yang bukan KOIN. Judulnya bisa beda nanti menjadi "Transfer Untuk Australia"

      Delete
  13. Bantuan Kemanusian.. tolong menolong tidak semestinya ada imbalan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. harusnya demikian. Tidak perlu kotak katik lagi

      Delete
  14. koin untuk australia lebih untuk menunjukkan harga diri kita..

    jika dialihkan menurut saya tidak masalah, apalagi diperuntukkan bagi yg sangat membutuhkan..

    dan jangan ada embel2 seperti australia

    ReplyDelete
  15. Semoga saja itu bisa bermanfaat deh nantinya :)

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog