Jual Milagros disini
Loading...

Dan Hadiah Tiket Pun Hangus

Kesimpulan Tulisan
Saya memenangkan Lomba Blog Garuda Indonesia Balikapapan pada bulan Desember 2014 yang lalu Alhamdulillah menang sebagai Juara II.  Diumumkan secara resmi melalui situs resminya di Portal Balikapan pada tanggal 22 Februari 2014.

Selain hadiah uang tunainya, saya mendapatkan Free Voucher Tiket Pesawat Garuda Indonesia untuk rute Balikpapan – Pontianak-Balikpapan.  Saya berada di kota Pontianak, namun Rute hadiah Tiket Pesawatnya dari titik Balikapapan.  Hal ini wajar karena penyelenggara Lomba adalah Garuda Indonesia Balikpapan .  Bukan Garuda Indonesia Pontianak

Atas kebijaksanaan dari Bapak Ecky Perdana Lazuardi, Marketing Executive Garuda Indonesia Balikpapan, Rute yang seharusnya Balikpapan – Pontianak – Balikpapan itu akhirnya bias diganti (dirubah) sesuai permintaan saya sebagai pemenang Juara II yang memang berdomisili di kota Pontianak.   Maka jadilah rutenya berubah menjadi Pontianak – Balikpapan- Pontianak.   

Jadikah saya  menggunakan Voucher hadiah tiket gratis tersebut?   Saya tidak jadi berangkat.  Saya tidak dapat menggunakan Voucher hadiah tersebut.   Dan Tiket Voucher Hadiah itu pun (akhirnya) hangus.


Persiapan ke Balikpapan
Sebagai pemenang atau Juara II Lomba Blog Garuda Indonesia saya berhak mendaptkan tiket Voucher gratis tersebut.  Tujuannya Pontianak-Balikpapan-Pontianak.  Saya sudah mengkonfirmasikan kepada penyelenggara untuk berangkat pada tanggal 5 Januari 2015 dan kembali ke Pontianak pada tanggal 7 Januari 2015.   Namun akhirnya gagal berangkat karena sesuatu dan lain hal.  

Saya disarankan untuk mengatur kembali waktu Penggunaan Voucher Hadiah tersebut di tanggal yang lain dengan ketentuan deadline (batas) penggunaan Voucher nya selama 3 (tiga) bulan sejak ditetapkan sebagai Pemenang.  Ini artinya Tiket Voucher hadiah Pesawat PP rute Pontianak-Balikpapan-Pontianak tersebut akan hangus dengan sendirinya jika tidak digunakan per tanggal 1 Mei 2015.

Saya dipesankan oleh pihak Garuda Indonesia Balikpapan untuk mengkonfirmasikan tanggal Keberangkatan/kepulangan minimal 2 (dua) minggu sebelumnya. "Karena ini tiket Hadiah, tentu kami mengutamakan yang bayar donk.  Jadi pemenang harus memberi kabar terlebih dahulu 2 minggu sebelumnya" kata pihak Garuda Indonesia Balikpapan yang saya hubungi via per telepon waktu itu.     


Akhirnya proses pun selesai, saya sepakat konfirmasi penggunaan Voucher tersebut pada tanggal 20 - 22 Februari 2015.   Tiket pun Issued alias sudah dicetak atau dikeluarkan.   Ini artinya sudah fix dan tidak bisa dirubah tanggal dan atau tidak bisa diuangkan (refundable).  Saya pun sudah mengantongi Izin dari Pemimpin Redaksi Bapak Drs B Salman dan Surat Izin saya juga sudah ditandatangani oleh Manager HRD Ibu Endah Janiawati.   Artinya saya sudah sah sah sahhhhhhhhhhhh.
 
Segala persiapan menjelang keberangkatan saya ke Balikpapan pun sudah disiapkan matang. Kawan kawan di Balikpapan juga sudah siap menjadi Guide (penunjuk jalan) dan menyilahkan tinggal di rumah mereka secara FREE alias cuma cuma. Ahhayyyyyyyy

Akhirnya Tiket Pun Hangus
Manusia boleh boleh saja merencanakan dengan sangat matang, dengan perhitungan atau kalkulasi yang akurat dengan resiko yang terukur, namun Allah SWT jugalah yang menentukan.    

Keberangkatan saya ke Balikpapan dalam rangka Tujuan Wisata (Sebagai pemenang Juara II Lomba Blog Garuda Indonesia Balikpapan) sudah siap.  Agenda yang akan saya kerjakan selama Wisata ke Balikpapan sudah matang.   Diantaranya wisata Kuliner , Foto foto (pastinya), dan juga cari Souvenir serta melihat dari dekat Kaltim Post yang memang masih satu group dengan Pontianak Post di bawah bendera Jawa Pos News Network.   Namun semuanya hanyalah kenangan.  Saya tidak jadi berangkat. 




Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jogjakarta
Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jogjakarta sempat diambil gambarnya dari arah pintu masuk.  Foto diambil tanggal 19  Februari 2015.  Foto Asep Haryono
Plang Nama RS PKU Muhammadiyah Jogjakarta
Diantaranya layanan yang diberikan oleh RS PKU Muhammadiyah Jogjakarta ini juga memberikan layanan Operasdi Lavaroscopy.  Foto Asep Haryono


Istri tercinta terbaring lemah karena mengidap Kista Endometrisiosis yang parah dan harus segera di angkat (operasi).   Saya pun sigap langsung ikut menyertai beliau terbang ke Jogjakarta.  Berangkat hari itu 17 Februari 2015. 

Saya antar istri langsung masuk ke Rumah Sakit PKU Muhammidyah Jogjakarta.  Operasi dilakukan pada tanggal 21 Februari 2015 ditangani langsung oleh dr.H.Ahmad Hidayat, Sp.OG.,M.Kes.    Sayang sekali saya tidak dapat menemani sang Istri di meja Operasi karena harus kembali ke Pontianak tanggal 20 Feb nya.  Saya pulang ke Pontianak untuk mengurus anak anak.   Juga pekerjaan kantor yang sudah menunggu


Operasinya sendiri berlangsung Sukses Syukur Alhamdulillah pada tanggal 21 Februari 2015. Dan kini sudah masuk ke dalam fase recovery (pemulihan) pasca Operasi sampai waktu yang tidak terbatas.  Ini artinya Bunda masih di Jogjakarta.  Sedangkan saya harus kembali ke Pontianak menjaga anak anak.

Istri saya sempat bertanya "Jadikah ayah berangkat ke Balikpapan dalam rangka Hadiah itu? Bunda akan tenang jika ayah menjaga anak anak di rumah, bekerja seperti biasanya, agar bunda tenang dalam proses pemulihan ini" kata istri saya dengan lirih karena masih menahan nyeri pasca operasi saat saya hubungi per telepon Interlokal.

"Insya Allah jika Ayah ikhlas tidak berangkat ke Balikapan dalam rangka Hadiah itu Insya Allah akan diganti yang lebih indah dari Allah SWT karena mengutamakan keluarga, mengurus anak anak" kata istri.    Saya pun ikhlas. Insya Allah

Akhirnya saya pun ikhlas tidak menggunakan Voucher hadiah itu karena alasan Keluarga. Mengurus anak anak di Pontianak disaat ibundanya berada di Jogjakarta terbaring lemah pasca dilakukan Operasi pengangkatan Kista.    Mungkin saya belum rezeki belum berjodoh untuk melihat kota Balikpapan, terbang gratis dengan Tiket Pesawat Garuda sebagai Hadiah Juara II Lomba Blog Garuda Indonesia Balikpapan.   Dan Voucher tiket Pesawat itu pun hangus.
(Asep Haryono).


47 comments:

  1. wah selamat ya mas, kalau boleh tahu resepnya seperti apa sih bagi bagi dong heehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahaha semoga tidak salah komentar aja. Ini cerita tentang Tiket Hadiah yang tidak bisa digunakan,. Cerita tentang tiket hadiah yang hangus,. Jadi saya bingung sama pertanyaan mas Ibrahim ini,. Resep apa nya ya? Mohon diberi pencerahan. Agak tulalit saya menangkap pertanyaannya

      Delete
    2. mas ibrahim bacanya belum kelar kg .... :)

      Delete
    3. Benar kata Teteh Santika : Pentingnya membaca artikel nya terlebih dahulu agar komentarnya nyambung,. Kalau di awal sudah becanda sih justru lebih baik. Hahahahhaa. Pissssssssss

      Delete
    4. heheheh, klo mw becanda sklian aja dri awal ... jgn tanggung2 sklain bully aja kg asep nya ....hehehehe pissssss... :D

      Delete
    5. Hahahhaah dilarang BULLY di sini. Wahahahhaa Heiheiheiheie. Kalau BALI mah sudah 10 kali hiehiehiehiehiehiehiee

      Delete
    6. Bali dh 10 kali ? Klo sy angka satunya ilang ...hahahaha

      Delete
  2. keluarga memang lebih utama. Semoga ada rezeki pengganti yang lebih baik. Bagaimana kondisi istri sekarang? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Keke Naima : Alhamdulillah. Operasi berlangsung sukses. Sudah diizinkan pulang ke rumahnya di Desa Wates Nanggulan Kulon Progo sejak tanggal 22 Februari 2015 yang lalu. Sekarang dalam tahap Pemulihan. Jika sudah selesai dan pulih kembali, Insya Allah akan segera kembali ke Pontianak.

      Delete
  3. Voucher hadiah itu tak seberapa kang asep, kesehatan sang istri lebih utama dari apapun bentuk materi, ternyata kang asep suami hebat ya.. mudah-mudahan kesehatan istri kang asep cepat kembali seperti sediakala lagi.. Aamiin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Santika Fadilah : Iya Teh Santika. Tentu. Keluarga di atas segalanya. Saya ikhlaskan tidak berangkat ke Balikpapan - hadiah Tiket Garuda PP itu karena alasan keluarga- Mengurus anak anak selagi bundanya masih pemulihan pasca Operasi dan masih di Jogjakarta

      Delete
    2. klo sy suami yg gmn mnrt mb tika ,,,, upz ....hahahaha

      Delete
    3. Hahaha karena yang ditanya Teh Santika, jadi saya sebagai Tuan Rumah diam saja. Menunggu jawaban resmi dari Teh Santika. HIehiheie. Uhuuy tuh ditanya sama Mas Afghan.

      Delete
    4. uhuyyyy ,.... kg asep mw jawab juga boleh2 aja laaah ... :D

      Delete
    5. Wahahha yang ditanya Teh Santika belum menjawab. Hiehiehiee. Kalau menurut saya sih Mas Afgan ini sangat paten lah. Top 2015 xixixixixiixiiie

      Delete
    6. saya tak muluk muluk dengan, type suami idaman, hanya ingin patut untuk bisa dijadikan imam saja, selanjutnya tak menuntut apapun. (padahal aslinya ngga hahahaha...)

      Delete
    7. Tuh kn .... aslianya yg kek gmn coba ? Hahahah

      Delete
  4. sebuah keputusan yg bijak ....
    salut buat kg asep ... Allah pasti akan menggntikan tiket yg hangus itu, entah dengan cara apa Allah menggantinya ... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Fiu : Amin Ya Rabb. Semoga doa Mas Fiu dikabulkan oleh Maha Kaya, Maha Pemurah , Maha Bijaksana, Maha Perkasa, Maha Mulia , Maha Tinggi, Maha Kuasa - Allah SWT

      Delete
    2. Aamiin Ya Mujibassailiin ... :)

      Delete
  5. Keluarga tetep menjadi prioritas utama mas... disaat tawaran lain yang menggiurkan dan menggoda. pilihan yang bijak

    Nice posting mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. @klikalfon dot info :Secara logika saja sudah sulit diterima. Saat Istri terbaring lemah pasca Operasi, dan di Jogjakarta Saat anak anak di rumah bersama orang tua angkatnya, masa saya enak enakkan jalan jalan Wisata ke luar kota? Itu saja saya sudah merasa berdosa.

      Keluarga adalah Hal yang utama. Tidak apa. Yang penting saya bersama anak anak saya di saat bundanya sedang terbaring lemah pasca Operasi di Jawa

      Delete
  6. demi keluarga gpp mas asep, berarti mas asep ini contoh pemimpin keluarga yg baik.ngomong-ngomong vouchernya buat saya aja mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Hendri Hendriyana : Iheiheiheie Alhamdulillah. Semoga menjadi berkah dan diberkahi oleh Allah SWT. Keluarga memang di atas segala galanya. HIehiheiheie. VOuchernya sudah hangus. Wahahahhahahahaa

      Delete
  7. Selamat selamat, resepnya mujarab..
    Demi keluarga prioritas di utama, hebat (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dian Anarchyta : Alhamdulillah. Iya kah. Kebetulan aja Hiehiheie. Terima kasih sudah mampir. Salam kami sekeluarga di Pontianak

      Delete
  8. Selamat selamat, resepnya mujarab..
    Demi keluarga prioritas di utama, hebat (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dian Anarchyta : Alhamdulillah. Iya kah. Kebetulan aja Hiehiheie. Terima kasih sudah mampir. Salam kami sekeluarga di Pontianak

      Delete
  9. semoga Istri dan seluruh keluarga diberikan kesehatan, kalau memang rejeki, gak akan kemana, semoga diberikan rejeki yang lebih baik :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Sariwidiarti : ALhamdulillah seluru keluarga dalam keadaan sehat walafiat. Terima kasih atas kehadiran dan turut memberikan dukungan moral dan doanya Semoga doa mba Sariwidiarti dikabulkan oleh Maha Kaya Allah SWT

      Delete
  10. Pasti diganti lebih ya om rejekinyaa... semoga istrinya cepet pulih. Pku bagusan yang di Jalan Wates loh hihi *oot*

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mba Una : AMin ya Rabbal Alamin. Semoga doa dari Mba Una yang tulus ini mendapat ganjaran dan dikabulkan oleh Allah SWT. Alhamdulillah Istri sudah masuk dalam fase pemulihan pasca Operasi.

      Wah PKU di Ahmad Dahlan aja sudah Megah dan Mewah Berarti masih ada yg lebih mewah dan Megah lagi taaa

      Delete
  11. Semoga dapat ganti yang lebih baik dan istri cepat pulih ya, pak :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Leyla Hana Menulis : Amin ya Rabb. Semoga doa dan harapannya mba Leyla dikabulkan oleh Allah SWT yang Maha Kaya. AMin Amin Amin ya Robbal Alaminnnnnnnnnnnnnnn

      Delete
  12. Semoga Allah selalu memberikan rejeki yang berlimpah kpd kang Asep, dan istri diberi kesembuhan. Amin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Adi Pradana : AMin ya Rabbal Alaminnnnnn

      Delete
    2. masih di jogja atau udah balik pontianak kang....

      Delete
  13. di PKU Jogja toh pak, nyesal nggak bisa bertemu dengan bapak. Nanti kalau ke Jogja kbar-kabar lagi pak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Nasirullah Sitam : Iya yah. Coba kalau saya publish RENCANA ke Jogja nya jauh jauh hari sebelumnya, Bukannya saat sudah pulang baru bercerita kalau sudah berkunjunge ke Jogjakarta. Soalnya saya ragu ragun waktu itu

      Delete
  14. Gagal pergi dong mas, yang sabar iya mungkin itu belum rezekinya di mas asep, Dan masih banyak rezeki-rezeki yang lainnya ko mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ai Wida : Insya Allah. Amin Ya Rabb. Semoga doa mba Ai dikabulkan oleh Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin. Salam kami sekeluarga di Pontianak. Kalimantan Barat

      Delete
  15. Ya Alloh...smoga istri kang Asep segera sehat yaa...iya lah saya juga akan memilih keluarga dalam keadaan seperti ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin ya Rabbal Alamin. Terima kasih atas dukungan moralnya. Semoga doa mba Kania dikabulkan oleh Allah SWT. Amin Ya Rabb

      Delete
  16. Semoga bunda diberi kesehatan ya Kang... Insyallah mengenai pesan Facebook kemarin, saya akan berkontribusi. Nanti saya kabari kalau sudah... Mudah2n siang ini paling lambat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ainun Mardiah : Duh duh saya senang sekali dikunjungi rekan SEACHANGE 2009 Kuala Lumpur. Terima kasih atas kunjungan mba Ainun Mardiah. Kirimkan juga doa nya agar bunda segera pulih pasca Operasinya dan kembali beraktifitas sebagaimana biasanya.

      Sebelum dan sesudahnya, saya atas nama keluarga (Bunda dan anak anak) disampaikan ucapan terima kasih

      Delete
  17. wah sayang-sayang ya kang....semoga keluarga diberi kesehatan..amiin

    ReplyDelete
  18. Semoga istrinya cepat pulih ya kang, dan insya allah mendapat rejeki yang lebih baik, amin :)

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog