Jual Milagros disini
Loading...

Anak Terlantar di London Tahun 1945

Judul Aseli :"Abandoned Boy In London, 1945"
Sumber tulisan dari :  Niume
Sumber Foto dari : rarehistoricaphoto
Terjemahan Bebas oleh : Asep Haryono

Salah satu foto Toni Frissel yang mendunia adalah sebuah foto seorang bocah laki laki yang tampak seperti menggenggam sebuah benda yang diyakini berupa boneka di depan sebuah reruntuhan bangunan yang dahulu adalah tempat tinggal bocah laki laki tersebut.  Sebuah laporan lain menyebutkan sang bocah laki laki menggenggam sebuah mainan  yang berbentuk boneka. (Holding a stuffed toy).

Foto yang diambil pada tahun 1945 itu memang menyita banyak perhatian dunia.  Bocah laki laki yang berhasil direkam dengan baik oleh Toni Frissel itu memang selamat dari kampanye Pemboman yang dilakukan oleh Nazi Jerman pada tahun tersebut.

Bom bom yang dijatuhkan oleh Pasukan Jerman di atas kota London secara terus menerus dengan menggunakan berbagai jenis Bom yang sangat menakutkan seperti V-1 dan V-2, jenis Roket yang tercanggih di jamannya.   Pesawat pesawat pembom Jerman menjatuhkan banyak bom bom di seluiruh kota London pada tahun 1945 dan memgakibatkan banyak korban tewas karena serangan itu.

Bocah laki laki yang dalam fotonya sepeti menggenggam sebuah Boneka memancarkan wajah yang mengharukan kita semua. Wajah tak berdosa tampak seperti kebingungan ini tampak duduk sendirian di atas puing puing bangunan bekas tempat tinggalnya.  Berbagai laporan menyebutkan Ayah dan Ibu serta adik bocah laki laki ini tewas dalam pemboman tersebut

Toni Frissell photo
Photo taken from Niume / rarehistoricalphotos

Toni Frissell pun menceritakan kisahnya saat mengambil foto bocah tersebut

"Saya diberitahu banyak orang bahwa bocah laki laki yang saya jepret itu baru saja kembali dari bermain main dan saat kembali ke rumah mendapati rumabnya sudah rata dengan tanah.  Kedua orang tua serta adiknya tewas di bawah puing puing bangunan yang jadi tempat tinggalnya itu “.  

"Bocah itu terlihat memandang ke langit.  Ekspresi wajahnya menyiratkan kegetiran, kepedihan, kesedihan dan kebingungan yang melebur menjadi satu.  Wajah lugunya yang sedang kebingungan itu seperti wajah Winston Churcill di waktu seusianya".  Sungguh mengharukan siapa saja yang melihat anak laki laki malang itu.  Itulah sebabnya Toni Frissel  memberi judul foto bocah itu dengan Judul "Anak Terlantar di Kota London, 1945" yang membuat dirinya menjadi terkenal.

Foto jerpetan Toni Frissel  ini kemudian dijadikan bahan kampanye program kemanusiaan Raksasa Perusahan IBM dalam sebuah program di Kota London.  Beberapa laporan menyebutkan bocah laki laki yang ada dalam foto tersebut kini sudah beranjak dewasa.   

Tidak diketahui siapa nama Bocah laki Laki yang difoto oleh Toni Frissel tersebut.   Namun sebuah laporan menyebutkan bocah laki laki dalam foto tersebut kini sudah dewasa dan bekerja sebagai Pengemudi Truk setelah perang usai.  Dia melihat foto itu saat melintas di sebuah kantor IBM di London.  Pemuda ini mengenali foto itu sebagai foto dirinya di saat kecil saat perang di tahun 1945.  Dia mengenal foto itu adalah gambar dirinya saat kecil di masa perang dahulu. (Sumber: Niume).

51 comments:

  1. Saya ijin duduk disini sambil baca anak terlantar yah Pak Asep

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yess yess saya dapat ngeborong Pertamax nya. :)

      Delete
    2. Hahhaha iya selamat Akhirnya Langganan PERTMAX berhasi direnggut dengan indahnya oleh Mas Saud heihiehiheiee

      Delete
    3. tidur melulu dari bulan kemaren

      Delete
    4. @Wong CrewChild : Heheheh tidur tanda orang sehat ya hiheiheie

      @zach flazz : Hieieehie Tidur never dies

      Delete
    5. sejak bulan April malah

      Delete
    6. aku duduk juga ikut2an kang Saud ya kang Asep :)

      Delete
    7. @Zach Flazz : April itu bulan kelahiran saya hieiehiee. Tanggalnya dikasih tau nda ya

      @Dwiex'z Someo : Bole bole. Selamat duduk menduduki

      Delete
    8. Kalah jauh saya kalo urusan PERTAMAX sama Kang Saud deh....

      Delete
  2. Tulisan di artikel ini sangat mengharukan sekali ya Pak. saya sampai larut bacanya. Bagus tulisan artikelnya pantasnya Pak Asep sebagai penulis Media. saya support deh Pak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heiehie ini cuma saya terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yang saya bisa saja Mohon kritik dan masukannya buat sahabat blogger yang lebih paham Bahasa Inggris, Monggo diberi kritik ya

      Delete
    2. mari kita kritik.
      kritik kan ikal ya?

      Delete
    3. @Zach Flazz : Mari yuk mariiiiiiiiiiii

      Delete
    4. kan kang asep emang penulis media kang Saud,,,baru tau yaaaa

      Delete
    5. hehehehe Mas Saud, kang Asep kan memang seorang Jurnalis Mas hehehehe

      Delete
  3. Replies
    1. @Nasirullah Sitam : Alhamdulillah

      @Zach Flazz : Bole bole siapa saja bagus hiehiheiheihieiehiee

      Delete
    2. kan Kang Asep gurunya

      Delete
    3. bagus banget pastinya ya kang :)

      Delete
    4. @Zach Flazz : Alhamdulillah

      @Dwiex'z Someo : Alhamdulillah

      Delete
  4. wah hebat terjemahannya kang

    gimana rasanya melihat foto masa kecilnya yah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. seperti disiram air?

      Delete
    2. @Wong Crewchild : Alhamdulillah

      @zach flazz : yukkkkkkkkkk

      Delete
    3. males ahh. lagi sakit nih. sakit dompet.

      Delete
    4. Alhamdulillah apanya kang Asep???

      Delete
    5. @Zach Flazz : Sakitnya tuh di sini. Nunjuk dompet. Hiehiehiee. Dompet saya tebal donk. Dompetnya aja bahannya tebal. Isinya teteup aja kosong hihihihihihihii

      @Dwiex'z Someo : Alhamdulillah aja ihihi

      Delete
  5. meskipun itu ada di masa berbeda, saya tetep kebayang kalo si kecil itu anak saya. wahhh, bener2 trenyuh dan hanyut saya Kang. btw Pak Toni Frissel itu tetangganya Kang asep di deket bandara Supadio apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Zach Flazz : Heiheihei kalau di dekat Bandara Supadio nanti dikira PILOT

      Delete
    2. emang kang Asep pilot?

      Delete
    3. Setiap hari di meja kerja saya udah kaya kokpit pesawat hahahaha. Udah mirip "PILOT"/ Minimal pulpennya jenis PILOT

      Delete
  6. ya iyalah bocah laki2 itu udah dewasa wong fotonya aja diambil pas tahun aku belum jadi apa2... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tahun 1945 ya. Wah saya aja belum ada ke dunia malah. Hebat kan

      Delete
    2. kirain mas asep tahun 45 udah ngblog..

      Delete
  7. Semoga saja masa-masa tersebut tidak terulang lagi di masa kini dan masa depan ya Mas, terutama di negeri kita ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin ya Rabb. Semoga Indonesia akan selalu damai dan sejahtera

      Delete
  8. kasian ya anaknya di telantarin :( cakep pula anak itu hehehe

    ReplyDelete
  9. untung saya lahir nya pas udah merdeka.hehhehe

    ReplyDelete
  10. saya kok berharap bocah itu kini menjadi orang terkenal (karena foto itu) dan kehidupannya dibukukan, jadi nggak bikin penasaran orang di seluruh penjuru dunia...kan seru tuh Pak. Hiya kan...

    ReplyDelete
  11. Foto yang sederhana namun memiliki kisah dan cerita luar biasa, mas Asep...

    ReplyDelete
  12. Wah kisah yang menginspirasi, cocok neh buat yang merasa hidupnya sebatang kara dan terlanatr... Makasih ya Mang...

    ReplyDelete
  13. mengharukan ya, sebuah foto bersama cerita yang dibawa oleh penulis handal kayak mas asep, membuat kita terbuai dengan cerita tersebut, walau sederhana tapi membekas..

    ReplyDelete
  14. :'(

    Sedih banget kisah dibalik fotonya
    dijadiin ide cerita untuk novel bisa inii

    ReplyDelete
  15. memang momentnya tepat dan ekspresinya dapat bang ya....yang jelas dalam foto tersebut kegetiran dan kehampaan akan harapan seakan tergambar jelas mewakili kegetiran hidup manusia lainnya. ok bang terima kasih ata info yang menarik ini.

    ReplyDelete
  16. kasian banget kalau liat fotonya :'( miris.. pulang dari bermain melihat rumah dan seluruh keluarganya udah hancur lebur. gak bisa ngebayangin kalau aku di posisi dia

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog