Jual Milagros disini
Loading...

Baca Koran Kompas

Tag : Opini - Asep Haryono | Baca Koran Kompas - Powered by Blogger
Catatan Asep Haryono

Walaupun sekarang Penulis bekerja di sebuah media lokal di Pontianak, ibukota Propinsi Kalimantan Barat , namun untuk urusan menambah perbendaharaan bacaan tidak menutup diri untuk membaca surat kabar atau koran nasional. yang sudah terkenal di seluruh Indonesia.

Salah satu koran nasional yang nyaris setiap hari Penulis baca adalah Koran Kompas versi cetaknya.
Sebenarnya di era paperless sekarang ini, banyak situs situs berita di Internet yang bisa diakses oleh setiap orang dengan Free alias gratis. Tapi dalam beberapa kali penulusuran sekaligus "blusukan" di Internet beberapa Portal Berita sudah ada yang memasang tarif berlangganan berita.

Dengan membayar sejumlah biaya tertentu untuk periode langganan tertentu, para pembaca bisa mempeoleh informasi dan berita tersebut.  Namun untuk yang FREE alias Portal Berita gratis juga banyak tersedia. Ada banyak pilihan mau yang mana. 

Koran Kompas sudah lama menjadi salah satu sumber referensi untuk meningkatkan perbendaharaan bahan bacaan.  Untuk versi Online dari koran Kompas memang sudah ada, namun terkadang justru versi koran Cetaknya lah yang sering penulis jadikan bahan referensi yang bisa disimpan atau dikliping. 

Kompas di meja saya
KOMPAS :  Inilah koran Kompas yang sempat diambil gambarnya sebagai pelengkap tulisan ini.  Foto diambil beberapa hari yang lalu dengan mengambil setting lokasi di atas Meja kerja sendiri. Foto Asep Haryono

 Ada banyak sekali kanal kanal berita di koran Kompas yang tidak akan habis dibaca dalam 1 (satu) hari   Sepanjang "karir" memca koran Kompas versi Cetaknya, tidak pernah Penulis mampu "melahap" semua berita di koran Kompas versi cetak dalam satu hari. 

Begitu banyaknya berita straight news , in-depth report, features, liputan khusus (Lipsus) dan masih banyak lagi berita di koran Kompas yang semuanya memikat hati penulis.
Apakah semua yang ada di halaman Koran Kompas cetak dibaca semuanya? Jawabannya : Tidak.  Untuk berita berita yang menurut ukuran Penulis berkatagori "biasa biasa" saja tidak akan dibaca apalagi dilirik. Tidak sama sekali.  

Sajian yang ada di Halaman Utama koran Kompas selalu menjadi FOKUS utama Penulis setiap kali membaca Harian Kompas cetak ini.   Untuk Edisi suplemen Sosialita, Profil Bisnis, dan Laporan Wisata Kuliner nya juga tidak pernah luput dari pantauan "radar" Penulis untuk dibaca
.
.

Apakah selalu yang "serius" terus? Hiehiehe Tentu saja tidak. Sesekali Humor atau artikel yang bersifat JENAKA dan memancing Tawa juga rasanya sayang untuk dilewatkan seperti Pojok Kompas, Kilasan Kawat Sedunia yang sering menerbitkan berita dan informasi yang unik, sekaligus mengundang Tawa. Karikatur atau Kartun juga lucu lucu seperti Benny dan Mice iheiheieePokoknya Koran Kompas keren.   Nah bagaimana dengan Sahabat Blogger tercinta?  Koran apakah yang menjadi Idola kalian? Share ya.  (Asep Haryono).

47 comments:

  1. Saya baca dulu artikel koran kompasnya ya Pak Asep

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rupanya hari ini adalah keberuntungan saya dapat Pertamax di ke dua artikel Kompas dan berita bbm naik di artikel Pak Asep/ Maaf ya Sobat semua Pertamaxnya saya borong semua dan saya bawa ke Kota Subang Jawa Barat deh. makasih Pak Asep :)

      Delete
    2. Jangan di bawa semua koran kompasnya Kang Saud, sisakan untuk teman-teman yang di belakang xixixixi....

      Delete
    3. baca ulasan kompasnya disini ajah

      Delete
    4. semalem mo online malah ketiduran, jadi gak dapet pertamax lagi deh :D

      Delete
    5. @Saud Karrysta : Hahahah iya nih Dalam beberapa hari ini sering terlihat PERTAMAX sudah direbut oleh Mas Saud Karrysta. Pertamax semakin elegan karena HARGA nya ikut naik heihiehiehiee

      @Indra Kusuma Sejati : Hahha iya bener korannya disisain ya buat yang lainnya hiheiheiheiheiheiee

      @Wong Crewchild : Hahaha keliatan seperti REVIEW ya. Padahal sih nda. Kebetulan aja heihiehiehiehiee

      @Marnes Kliker : Iya sama. Saya malah ketiduran setelah membaca berita harga BENSIN Premium NAIK tralala

      Delete
    6. Terima kasih Pak Asep sambutan yang hangat nya semoag Blog Bapak semakin subur dan lestari meskipun suasana pailit dengan naiknya BBM

      Delete
    7. @Saud Karrysta : Heihiehe iya sama sama. Biarpun harga BBM naik tetap senyum aja. Hieieiehiehiehiee. Gak papa BBM Naik asal jangan BMM yang tidak di balas kata orang

      Delete
    8. @Budi Purnomo : Hahaha iya ya

      Delete
  2. Rupanya dari koran kompas itu Pak Asep banyak menyerap referensi ya Pak. ide yang cemerlang bisa saya ikuti idenya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Saud Karrysta : Kebetulan saja sih. Masih ada koran lainnya. Sayang sekali REPUBLIKA jarang bisa ditemui di kota Pontianak. Padahal saya fans berat koran tersebut. Kalau koran JAWA POS bosen juga hahahahaha Pisssssssss

      Delete
    2. memangnya kalau republika itu istimewanya bagian apa kalau menurut mas asep :? saya kok ndak bisa mbeda2kan ya...koran ya koran :D

      Delete
  3. Terkadang ide itu muncul dari sobekan kertas koran bekas pun jadi ya Kang ? he,, he,, he,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Indra Kusuma Sejati : Iya benar sekali. Kadang ide itu muncul begitu saja. Kadang IDE juga muncul setelah membaca artikel atau tulisan orang lain. Itu dampak positifnya. Istilah kerennya Menginspirasi

      Delete
  4. udah hampir 10 tahun ngga pernah baca koran Kompas secara baca koran kompasnya lewat internet ajah saya mah...gituhkang

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Cilembu Thea : Iya silahkan bole bole. Mau baca versi cetak dan atau lewat Portal News juga bole. Sesuai dengan selera masing masing

      Delete
  5. kalo saya dah lama banget kang gak pernah baca koran, seringnya baca koran online aja sama kayak Kang Lembu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Marnes Kliker : Iya gak apa apa. Banyak pilihan kok. Mau baca versi ONLINE atau Digitalnya oke bangeds. Baca versi cetaknya juga Hayuu Hiheiheiheiheie apa aja bole boleeee

      Delete
  6. Versi cetak kadang-kadang lebih enak ketimbang portal. Ada nilai tersendiri ketika membaca koran versi cetak. Kalau saya baca koran daerah aja mas Asep. Harian Haluan dan Harian Singgalang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Uda Awak : Wah iya kah hiehiehe Oh ya Uda Awak. Bisa bantu carikan Keripik Balado Padang kah? Saya pernah di bawain Keripik Balado pedas Padang rasanya wowwwwwwwwwww uenak eh. Saya mau kontak bisnis order Kripik Balado Pedas nih. hiehiehiehiehiheiee

      Delete
  7. oalah,,pantesan,,jadi kang asep menambah ilmu dari koran kompas juga,,,eh ngomong2 meja kerjanya enak banget nih,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dwiex'z Someo : Ah masa sih mba. Meja kerja segitu amburadul bin berantakan dibilang enak hiehiehiehiehe. Kemriyek kata orang Jawa ya. Hiehiheiheiee. Selamat menikmat Bensin baru BBM Bersubsidi ya mba

      Delete
  8. ikut baca ya mas hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak sekalian ikut makan siang sama kang asep

      Delete
    2. Hhahah bisa aja mas Budi Purnomo
      Inggih hieiehiee Madang madang

      Delete
  9. yah kadanga orang tidak memperhatikan dengan yang namanya berita. banyak orang juga tidak mau perduli dengan perkembangan sekitar. padahal berita dan lingkungan sekitar, terutama pontianak merupakan suatu tempat tinggal kita bersama untuk diperhatikan dijaga bersama. nanti giliran sawit nambah, bisa menggerutu tapi no aksi ya gan heheheeee. ok makasih atas beritanya. sangat menginspirasi sekali. salam sahabat blogger pontianak bang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mbah Dinan : Iya bener Justru dari sekitar itulah kita bisa mengetahui wilayah atau tempat kita sendiri

      Delete
  10. Kunjungan Siang Pak Asep kembali baca berita Koran Kompas nya. semoga dari media koran kompas itu bisa menambah wawasan yang cerah ke masa depanya. Dan semoga Koran Replubika bisa hadir di Kota Pontianak Tercinta

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Saud Karrysta : Makasih atas kunjunga Siangnya ya ,mas Saud. Sudahkah makan siang? Ini sudah jamnya makan siang. Saya signing off dulu mau makan siang. jemput anak, dan beberapa agenda lainnya. Hiehiheiehieiee

      Delete
  11. dulu saya juga berlangganan mas, tapi sekarang sudah tidak lagi, karena bisa diakses via online... tukang koran yang pakai sepedah juga sudah jarang lewat depan rumah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Achmad Fazri : Oh ya kah? Wah keren keren. Saya juga dulu berlangganan Koran tapi bukan KOMPAS. Saat itu masih di jakarta langganannya koran POS KOTA Hehhehee. Itu juga di antar ke rumah

      Delete
  12. tos kalo begitu mah kang
    kbetulan sy juga punya lapak gado gado cuma soal makan mah suka pingin juga sama ketoprak

    ReplyDelete
  13. Kunjungan awal.... Mau liat-liat mas...

    Salam kenal dari sulawesi.
    http://ian-konjo.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi hi. Silahkan silahkan
      Anggap aja rumah eh blog sendiri
      Hehieheiee

      Salam juga dari Pontianak

      Delete
  14. Saya ga cinta koran
    tapi suka tabloid bulanan
    karena banyak halaman
    yang di online tidak disajikan

    hehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heihieh eiya mba Yu
      Terima Kasih sudah mampir
      Hehiehehiehieee

      Delete
  15. Sayang Benny dan Mice uda pisah.. :(

    ReplyDelete
  16. kompas memang menjadi bacaan bagi sluruh masyarakat indonesia... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar sekali. Koran lainnya juga banyak kok hiehiehiehheihee

      Delete
  17. dikliping? rajinnya... keren...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya kliping artikel Pengembangan diri, Feature dan juga laporan perjalanan Wisata. Maklum aja kita kan juga di MEDIA,. Kita koran Daerah. Wajah donk kalau kita juga perlu belajar sama koran Nasional yang lebih profesional. Belajar boleh donk

      Delete
    2. Saking semangatnya membalas REPLY sampai salah ketik. Maksudnya mau nulis WAJAR eh malah tertulis WAJAH. Memang kacowww hiehiehiehiehiee

      Delete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog