Jual Milagros disini
Loading...

Jangan Remehkan Uang Recehan

Catatan Asep Haryono

Uang recehan (small change) yang biasa diterima setiap kali membeli di Mall atau pusat pertokoan memang sering dikeluhkan oleh banyak konsumen atau pelanggan termasuk diri penulis sendiri. Sudah tidak terhitung lagi sudah berapa koin pecahan uang kembalian "sisa" dari membayar belanjaan di kasir (cashier) yang ditukar dengan Bom Bom (Sebutan permen kecil kalau di Pontianak-red). 

Memang terkesan remeh saja. Apalah nilai Rp.100,- (Seratus Rupiah), atau bahklan dengan nilai yang lebih kecil lagi yakni Rp.50,- (Lima Puluh Rupiah) setiap kali ada "sisa" dari uang kembalian dari petugas Cashier di Mall atau Pusat perbelanjaan.   Tapi cobalah untuk memgkali jumlah orang yang belanja di Mall atau di Pusat perbelanjaan tersebut dalam satu hari.  Jika yang berbelanja di Mall satu hari saja bisa 5000 orang. Silahkan di kali saja dengan Rp.100,-.  Maka akan didapat akang eh salah angka  5000 x 100 = Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah).  Setengah juta rupiah dalam 1 hari hasil dari "sisa" recehan saja.

Itu belum termasuk dana "recehan" dari Parkir kendaraan  Uang recehan yang diperoleh dari Parkir kendaraan bisa lebih besar lagi.   Untuk di kota Pontianak sendiri, khususnya di Mall terbesar di kota ini, Ahmad Yani Mega Mall, ada 2 lokasi parkir kendaraan yang luasnya bisa memuat ribuan kendaraan di sayap kiri dan kanan.  Jika Harga tiket karcis parkir Rp.1000,- (Seribu Rupiah) untuk 2 jam pertama dikalikan dengan 5000 kendaraan keluar masuk dalam satu hari. Maka akan didapat kisaran angka 5000 x 1000 = Rp.5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) dalam satu hari. 


uang recehan yang bertebaran
RECEHAN :  Uang recehan pecahan 100 rupiah dan 500 rupiah. Bertbaran di lantai. Kalau dijumlah hasilnya banyak juga.  Foto Asep Haryono
SUSUN :  Kalau disusun dengan rapih, recehan uang koin ini bisa menjadi lebih rapih tersusun.  Satu ikat kecil bias bernilai tertentu. Bisa dibelanjakan  Foto Asep Haryono

Makanya penulis tidak lah terlalu heran jika salah satu Brand Mall terbesar di Indonesia menyumbang untuk korban Bencana Alam misalnya.  Atau menyumbang untuk Dinas Sosial atau proyek kemanusiaan lainnya yang diliput oleh Media.  Tunggu dulu.  Itu bisa jadi adalah berasal dari dana "recehan" milik konsumen. 

Dana milik konsumen. Dana "recehan" yang diberikan oleh Pelanggan baik yang "ikhlas" diganti dengan Permen atau dipaksa "rela" disumbangkan kepada mereka atas nama sumbangan sosial.  Dimanakah pertanggungan jawabannya?  Konsumen berhak tau pemanfaatan dan penggunaan "recehan" mereka oleh sang Pengusaha Retail tersebut.  Yayasan Lemba Konsumen seharusnya lebih pro aktif membela hak hak konsumen.

Dahsyatnya uang "recehan" ini bukan main.  Walau hanya Seratus Rupiah saja. Jika dikalikan dengan orang yang banyak dalam 1 hari maka bisa diperoleh angka ratusan juta rupiah.  Banyak sudah contohnya. Salah satu yang fenomenal adalah pengumpulan dana untik Prita yang terjerat kasus yang dituduhkan kepadanya (pencemaran nama baik).  Aksi penggalangan "recehan" dengan nama "Koin Untuk Prita Mulyasari" sukses mengumpulkan dana dari masyarakat dengan jumlah yang fantastik.. Jangan remehkan Uang Recehan. (Asep Haryono)

28 comments:

  1. Bener mas. Kadang sebel kalau mereka beralasan gak ada recehan. Kenapa gak dinaikin aja harga barangnya sekalian, padahal cuma modus aja lebih murah sekian-sekian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mayya : Iya bener itu. Harus waspada. Konsumen harus jeli. Walau sepele cuma seratus rupiah, tapi kalau dikalikan banyak orang wah bisa JUTAAN diraup pengusaha retail itu. Hanya dari recehan doangan Makasih ya sudah mampirsss

      Delete
    2. Saya sering disepelekan, jika membeli sesuatu atau setor listrik dan iuran lainya, kalau kembalian skitar 500 atau yang nanggung kadang yang genapnya saja yang di kembalikanya. Sebab mereka gak mau kalah biar uang tanggung konsumen yang di korbanin.. aneh kan..?

      Delete
    3. @Saud Karrysta : Bener bener. Aneh bangeds. Untuk jumlah yang harus dibayar jika ANGKA terakhirnya 25 rupiah kadangdi BULATKAN begitu saja Padahal di laporan mereka tetap apa adanya. Ini sih korupsi kecil kecilan juga ya

      Delete
  2. Di sini 1 Cent pun pasti dikembalikan mas jika berbelanja di toko atau bayar di Kantor Kantor pemerintahan, recehan sangat dihormati :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dunia Ely : Wah ini yang harus menjadi teladan bagi kita semua. Uang recehan sajabegitu dihormati. wahhh mencerahkan itu

      Delete
  3. saya biasanya "pasrah" saja jika kembalian saya diganti permen, kang. Apalagi kalau kasirnya sudah minta maaf tidak ada uang receh....

    ReplyDelete
    Replies
    1. padahal jika mau jujur, jika dikasih kembalian permen tuh sakitnya tuh disini..
      # tunjuk dompet

      Delete
    2. @Budy Sinichi-Aiko : Wahahah iyakah Cak Budy. Saya juga sering begitu Kembalian recehan tidak dikembalikan tapi setengah "memaksa" disumbangkan. Ya asal pengelolaannya baik dan tranasparant mengapa tidak.

      Hahahaha. "Sakitnya tuh disini" keren ya lagunya. Saya ada rencana buat tulis artikel dengan judulli itu. Ragu ragu juga sih

      Delete
  4. Kalau saya selagi recehannya 500 dan 1000 rupiah masih dijajanin Mas, tapi kalau udah 100, 200, itu yang sampai sekarang numpuk di kotak. Kalau pas belanja di Mall, saya pilih uangnya disumbangin aja, daripada di dompet juga malah mubazir jadinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @sofia zhanzabila : Iya bener juga ya, Hieiee Biarpun cuma seratus rupiah kalau dijumlahkan banyak orang hasilnya bisa jutaan rupiah juga ya. Hiehiehiee. Makiasih sudah berkunjung balik ya.

      Delete
  5. Assalamuallaikum wr wb. Selamat Malam Bapak Asep. semakin hari kaya semakin hilang ya Pak uang logam recehan itu, padahal dulu waktu saya kecil sekitar tahun 1982 an saya paling favorite kalau di kasih bekel sekolah oleh Ibu, Pas sekarang saya punya Putra uang logam sudah mulai jarang, 500 rupiah dan 100 rupiah malah mulai hilang di tempat tinggal saya Subang JABAR. Makasih sharing nya Pak Asep :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Saud Karrysta : Oh ya kah. Tapi untuk recehan pecahan 50 rupiah sudah mulai banyak ditolak di warung warung ya. Ini pengalaman saya juga sih Banyak warung yang menolak pecahan logam nillai 50 rupiah

      Delete
  6. kalau di keluarga saya uang receh itu tdk boleh digunakan, tapi dikumpulkan nanti ditukar sama uang kertas dn digunakan untuk orang lain yg membutuhkan... :)

    salam hangat mas asep izin patroli malam

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Muhammad Zeer El-Watsy : iya bener bener. Kalau kami sih uang recehannya dikumpulkan . Disusun dengan rapih. DI solatip bening, Jadi bisa ditukar dengan barang Alias bisa dibelanjakan

      Delete
  7. walaupun recehan dipandang sebelah mata sama kasir mini marker, tapii itu bsa berguna ya klau di kumpulkan. saya ngumpulin receh buat kalau ada pengamen lewat, sama bayar pak ogah:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Achmad Fazri : Wahahahaha Pak Ogah. Hieihee ini sering banged saya dengar beberapa tahun yang lalu Sebutan untuk yang lazim suka minta sumbangan ya. Hieihie Sudah lama saya nda dengar istilah "Pak Ogah" ini

      Delete
  8. Met pagi, mas Asep...
    Kebiasaan "meremehkan" uang recehan juga merambah sampai ke warung atau kedai di pedesaan, mas Asep...Anehnya, orang lagi sakit gigi juga dikasih bon bon sebagai pengganti uang kembalian...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Uda Awak : hahaha iya kah Sakit gigi juga masih jadi inceran diganti sama BON BON hahahaa. Memang terlaluhhhhhhhhhhhhh

      Delete
  9. Asep, I wanted to thank you for dropping by my blog and leaving such a nice comment, I really appreciate you taking the time :)

    ReplyDelete
  10. Uang receh adalah teman di saat tanggal tua bagi seorang karyawan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ai Wida :Wahahah bener sekali. Tau aja kalau tanggal tanggal tuir seperti 27-30 kerasa banged recehan sangat penting. Dari recehan remeh itulah bahkan bisa buat makan sehari hari

      Delete
  11. untungnya,,,uang recehku udah sak gambreng tuh di celengan,,maunya ntar aku belikan mobil kang,,,kira2 bisa nggak???

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dwiex'z Someo : Sak Gambreng itu apa ya. Hieieiehiehiee Beneran nih nda ngerti

      Delete
    2. hehe... kalo celengannya sebesar truk tangki pasti bisa mbak

      Delete
  12. ingett waktu jaman masih smp dulu pernah ngeremehin koin 100 rupiah, waktu tiba pulang sekolah aku nggak bisa naik angkot gara2 duitnya kurang 100 rupiah. nasiiib nasib... 5km jalan kaki..

    salam kenal semuanya, tak tunggu lho ya kunjungan kalian ke blogku, cheers

    ReplyDelete
  13. Angka Ramalan, Jitu Dan Akurat SGP/HKG 2d 3d 4d yang bisa anda menangkan eyang woro manggolo di 082-391-772-208 Atau angka yang di berikan eyang benar2 jebol langsung 6D tak saya sangka saya menang 250 jt sudah 3 kali putaran berturut-turut saya menang sudah banyak yang lain tapi tidak ada bukti hanya eyang lha yang bisa membuktikan angka nya eyang saya sangat berterimah kasih eyang.

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog