Jual Milagros disini
Loading...

Tidak Ada Yang Tidak Mungkin

Catatan Asep Haryono
Sekitar sebulan yang lalu saat penulis pulang dari Pasar , sambil berkendaraan di atas motor pandangan mata penulis tertumbuk pada motor yang dibuat sedemikian rupa. Unik.  Sudah tampak dari belakang sebenarnya , namun penulis memacu kendaraan agak lebih mendekat guna mendapatkan view yang lebih jelas siapa gerangan pengendara motor yang unik ini.  Setelah jarak yang dirasa cukup dekat, dengan gaya bak Agen Rahasia 007,  penulis menajamkan penglihatan ke arah pengendara motor yang unik tadi.  Penulis pun mengambil gambar si pengendara motor itu.

Pengendara berjender Wanita ini tampak jelas sedang mengemudikan kendaraannya di jalan Ahmad Yani 2 Supadio, Propinsi Kalimantan Barat.   Jalan Ahmad Yani 2 atau bisa disebut juga dengan jalan Soekarno Hatta memang cukup lebar.  Jalurnya mengarah atau menuju Bandar Udara Supadio.  Pengendara ini terlihat seperti penyandang difabel atau penyandang cacat (Disabilitas).   

Mba ini asyik bermotor
KREATIF :  Foto diambil dari jarak yang cukup dekat.  Penulis berada dibelakangnya.  Unik dan kreatif sepeda motornya. Dirancang khusus untuknya. FotoAsep Haryono
Mba ini hendak berhenti
BURAM :   Agak shake (goyang) saat mengambil foto ini.  Maklum konsentrasi terbagi dua : satu tangan pegang stang motor, dan satu tangan lagi ambil gambar. FotoAsep Haryono

Ini menarik juga.  Sudah ada memang undang undang yang ada di Indonesia yang memberikan kekuatan hukum (UU RI No. 4 tahun 1977) dan perlindungan kepada para penyandang cacat seperti yang tampak dalam dua buah foto di atas ini.   Sebutan "cacat" dalam referensi yang penulis baca di Wikipedia memang jelas disebutkan berkonotasi negatif.  Selain itu juga "penyandang cacat" ini juga ada bayak macamnya.   Pertama, jelas adalah para penyandang cacat fisik.   Kedua adalah penyandang cacat Mental , dan yang terakhir adalah para penyandang cacat Fisik dan Mental. Kalau Koruptor itu penyandang cacat apa ya?   (Asep Haryono)..

39 comments:

  1. Lama ga ngesot kemari apa kabarnya Kang? moga sehat selalu bersama keluarga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Icah Banjarmasin : hiehie Alhamdulillah. Kabar saya baik aja hiheihe. Semoga Icah di Banjarmasin juga sehat sehat aja ya Hihihi. Ayo semangadsss

      Delete
  2. Wah unik dan kreatip sekali ya Kang, tapi kendaraan itu khusus penyandang cacat ya, kalau yang gak cacat gimana ya kang, apa boleh mengendarain kendaraan beroda Tiga seperti itu di Jalan umum?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah saya gagal pertamax nih ....

      Delete
    2. @Yono Karyono : Wahaha saya juga kurang tau. Tapi yang jelas ini kreasi sendiri barangkali ya, Saya rasa pak Pulisi juga maklum kali ya.

      Delete
    3. Saya gak kebagian Pertamaxnya Pak Asep
      Lagi nih,, semoga saja gak mogok, salam suskses

      Delete
  3. Wuiiih keren banget kang itu motornya...
    bener-bener unik dan kreatif banget tuh modifikasi motornya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Marnes Kliker : Hiehiehie. Iya kreatif banged ya. Hiehiehie. Memang ada aja idenya

      Delete
  4. kalau untuk saya pribadi, saya mengambil point...kalau ada kemauan, pasti ada jalan...begitu mungkin kang, keren y dngan kekreatifan, kekurangannya tak lagi menjadi penghalang

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Jery Yanuarlan : Iya yang benar sekarang ini adalah SEMANGAT. Setiap ada kemauan Insya Allah pasti akan ada jalannya,. Semangat itu yang utama dan harus terus dikobarkan

      Delete
    2. Sependapat dengan Kang Jery, juga Pak Asep
      Dimana ada kemauan disitu ada jalan sipp Pak :)

      Delete
  5. koruptor itu cacat batin Kang...

    di kampusku, juga ada yang kayak gitu, tapi pengendaranya nggak cacat apa-apa, kayaknya yang bikin orang teknik

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ocha Rhoshandha : Wah itu pasti inovatif. Menciptakan inovasi baru. MEnciptakan alat untuk diujicobakan untuk para penyandang cacat ini. Mereka harus dibantu , namun banyak juga dari mereka justru ingin MANDIRI

      Delete
  6. Unik juga ya motor rodanya empat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heihe iya kreatif memang. Yang utama adalah semangatnya untuk bisa MANDIRI

      Delete
  7. apapun bisa dimodif sesuai dengan kebutuhan pemakainya, dan uu perlindungan penyandang cacat mungkin sejalan tapi uu perlalulintasan mungkin tidak jadi harus ada pengkususan ya kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Thanjawa Arif : Iya benar sekali mas Thanjawa Arif. Semoga dari pihak Polisi memberikan pengecualian untukmereka. Saya yakin pasti bisa

      Delete
  8. Ada aja bahan tulisan si mas wartawan yang satu ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah masa sih. Saya malah sering kehabisan ide untuk menulis artikel postingan di blog

      Delete
  9. wah wah wah, kang Asep ini jago juga ya main jeprat jepret... apalagi sambil nyetir gitu, trs hasilnya jg bagus tuh... memang sih, semua yg sulit itu jgn sampe dibikin sulit, kalo bs dibut menjadi gampang kenapa tdk, apalagi untuk membantu mereka2 yg memerlukan bantuan... tp kalo sekiranya kang Asep jg tertarik motornya pengen dimodif, boleh aja kok kang, barangkali kpengen dimodif biar bisa terbang, kan asik tuh... kalo macet bisa digunakan... hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Penghuni 60 : Hiehiehie iya kebetulan aja pake kamera poket yang tali temali kameranya dilingarkan di pergelangan tangan Jadi jika kamera jatuh masih tergantung di pergelangan tangan

      Delete
  10. Kadang orang-orang dengan keterbatasan fisik malah lebih kreatif dari orang normal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia yang menarik bagi kita. Mengapa harus demikian? Seharusnya kita yang normal dan diberikan fisik yang sempurna dari Allah SWT, seharusnya jauh lebih kreatif lagi; Entahlah

      Delete
  11. sering menemui motor modifikasi itu, tapi tujuannya buat berdagang, jualan pulsa dan masih banyak lagi. Mereka maunya bekerja tidak mua dikasihani :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @sari widiarti : Saya pun mendukung hal sedemikian. Kreatifitas tidak harus diberitahu terlebih dahulu, Kreatifitas akan datang dengan sendirinya

      Delete
  12. Saya sering merasa kalah semangat dengan mereka om

    ReplyDelete
  13. di tempat saya juga pernah liat Pak, memakai motor khusus seperti di atas, mereka jadi tampak semangat dalam menjalankan aktifitasnya walau dgn keterbatasan yg dimilikinya... Subhanallah ... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Eka Ikhsanudin : Subhanallah. Senang rasanya membaca komentar Eka ini. Semoga kaum difabel tetap semangat dalam keseharian mereka, Tetap semangad dalam berkarya

      Delete
  14. Eh Kang, saya pertama kali meihat modif sepeda motor tsb saat masih di Bwi. Pengendaranya seorang Ibu berusia parobaya tapi gak penyandang disability.

    Dan saya pikir, aman juga naik motor model begitu karena gak ribet njagang klo mau brenti kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ririe : Oh ya kah? Cuma makan banyak tempat kalau parkir. Kalau dipatenkan wah bisa nambah macet kota Pontianak karena lahan parkirnya memang terbatas

      Delete
  15. Wah salut ya buat perjuangan si mbaknya dan juga pak asep nya sendiri, saat ngambil fotonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mbak Susi : Wahahah iya iya. "Perjuangan" saya menjepret tidak seberapa hihiihi. Makasih sudah mampir ya mba

      Delete
  16. Pemandangan yang unik menarik, seorang penyandang
    Cacat aja bisa bersepadah Motor ya Pak Asep, luar biasa
    Kita yang Normal harus lah lebih semangat dalam segalanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Saud Karrsta : Harusnya sh begitu. Yang normal kondisi fisiknya sehrusnya lebih kreatif lagi ya Menciptakan hal yang baru dan unik

      Delete
  17. Luar biasa ya kang.. kegigihan dan perjuangan kerasnya untuk gak merepotkan orang di sekitarnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Budi Purnomo : Iya benar sekali mas Budi

      Delete
  18. kapan hari juga pernah lihat motor yang sama,kreatif^^

    ReplyDelete
  19. sebagai manusia normal harusnya kita malu dengan semangat pengendara motor itu ya kang. Ia dengan segenap kemampuannya masih bisa bepergian kesana-kemari tanpa merepotkan orang lain. Salut deh....

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog