Jual Milagros disini
Loading...

Kembali ke Kampung Halaman?

Catatan Asep Haryono
Hari Ahad (Minggu-red) memang biasa penulis beserta seluruh anggota keluarga manfaatkan untuk berleyeh leyeh di rumah.  Kadang juga datang menghadiri acara kondangan sahabat, ataupun sekedar window shopping ke pusat perbelanjaan atau bahkan masak masak aja di rumah.  Sungguh menyenangkan bisa menghabiskan weekend bersama keluarga di rumah.   Mau merasakan betapa nikmatnya bersantai bersama keluarga di rumah, ya berkeluarga dulu lah. Hiheiheihee.   Sorry  Becanda.
Namun di sore hari saat anak anak sedang asyik bermain di pekarangan dan di depan rumah , penulis dengan istri terlibat pembicaraan yang awalnya memang santai saja, seperti membahas rencana anggaran satu minggu ke depan, hobi,  aneka kejuaraan atau lomba karya tulis yang sedang diikuti, dan masih banyak lainnya.   Secara kebetulan penulis mempunyai hobi yang sama dengan sang istri.  Sama sama suka menulis.  Bedanya kalau saya "dituduh" blogger, sedangkan istri menulis untuk kejuaraan (writing competition), karya Ilmiah populer atau artikel.  

Saat nyantai ngobrol itulah ada wacana bagi kami sekeluarga untuk Go home alias kembali ke Kampung Halaman di Jogjakarta,  Walaupun penulis "kampung" nya di daerah Jakarta Timur, dan sang Istri di Jogjakarta, tidak menjadi masalah.  Di mana saja tetap Indonesia tercinta.  Nah wacana kembali ke kampung Halaman  sebenarnya sudah sedikit dibahas tahun lalu, namun entah kenapa klausul atau wacana pulang kampung halaman itu di munculkan lagi..  
Tugu alun di Jogjakarta
TUGU  JOGJA  :  Simbol atau lambang kota Jogjakarta yang sangat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri.   Siapa saja boleh ke Jogjakarta.  Foto Asep Haryono


Ini Sekedar memberi gambaran kepada Sahabat Blogger apa yang kami maksud dengan "pulkam" alias Pulang Kampung di sini bukanlah dalam terminologi Idul Fitrie (lebaran).  Pulkam di sini bukan Pulang Kampung berlebaran di Kampung.  Melainkan pulang ke kampung halaman untuk seterusnya.   Secara implikatif tentu saja akan packing semuanya, pindah rumah, pindah pekerjaan, anak anak pindah sekolah lalu sama sana "hijrah" alias pindah.  Meninggalkan Pontianak, Kalimantan Barat.

Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan jika ingin serius "Hijrah" atau kembali ke Kampung Halaman.   Salah satu pertimbangan utama adalah ingin dekat dengan Orang Tua.  Cakupannya luas, tidak hanya orang tua dari pihak penulis saja, melainkan orang tua dari kedua belah pihak, yakni orang tua istri atau biasa disebut dengan Mertoku alias Mertua. 

 Seperti dalam kasus di Pengadilan, tentu ada faktor faktor yang memberatkan atau faktor faktor yang meringankan dari rencana "Hijrah" ini.   Faktor yang meringankan seperti tersedianya lahan atau tanah di kampung Halaman yang sudah siap dibangun rumahnya.  Faktor yang memberatkan seperti pindah pekerjaan, anak anak pindah sekolah dan lain sebagainya.  Belum lagi dari pihak istri (PNS Guru) belum mendapat kepastian Sekolah (SMU) yang menerimanya di Jogjakarta.  Penulis sekeluarga memastikan "hijrah" atau kembali ke Kampung Halaman di Jogjakarta tidak dalam waktu dekat ini.   (Asep Haryono).

37 comments:

  1. Ooh orang Jakarta ya Pak ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti bahagia ya mas bisa pindah kerja di kampung dan pindah semuanya, kumpul dgn semua saudara dan bisa ngopi bersama dgn teman sepermainan di warung kopi hmmm :D

      Delete
    2. @Anisayu Nastutik : Sama aja mba. Yang mana aja tetap Indonesia tercinta hihihihi

      @Indri Lidiawati : Amiin Ya Rabb

      Delete
  2. Replies
    1. Kirain apa mba Una IIhihihi

      Delete
  3. selam kenal kang asep, saya blogger newbie dari ketapang. pasti pernah dengar dong kota ketapang yang jg msh satu wilayah kalbar heheee.... silahkan mampir kang ke blog sya mungkin ada sedikit saran dan kritik yg bisa akang disampaikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi juga. Oh ya Ketapang ya. Wah sip. Jarang jarang nih blogger Kalimantan Barat yang bersliweran di internet. Blogger Kalbar tentu banyak, cuma mungkin saya nda detect keberadaan mereka. Sip mari kita aktif ya meramaikan jagat Blogging. Blogger Kalimantan Barat maju terussssss

      Delete
  4. kalo kembali ke jogja seenggaknya bisa ketemuan ama kang Asep...asiiikk,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dwiex;z Someo : Hihihih. Yoi asyik asyik. Kita bisa mengupas tuntas kota Jogjakarta seutuhnya. HIeiheieiheiee

      Delete
  5. saya juga Kang. beberapa waktu lalu udah saya tulis di blog saya (pasti nggak baca deh, huhh!)

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga belum baca :)

      yg mana yah..

      Delete
    2. @zach flazz : Iya ya, Sama Saya juga belum baca. Ketinggalan beberapa episod nih sama kawan kawan Blogger. Cup cup cup ya Bang Zach HIHiii

      @wrongcrewchild : Hieiiee.

      Delete
  6. memang kalo sudah kompak begitu, biasanya sih ada keinginan untuk menetap di sebuah tempat yang lebih bikin asyik. ihh saya komen apa sih. tapi kang asep maksudnya ngerti kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya iya. Mudah mudahan tebakan saya tepat. Komennin soal apa ya

      Delete
    2. Saling mengerti
      Asik komenan disini

      :)

      Delete
  7. jadi pengin mbalik kampung ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ow ya. Waa Sipir sekali. Eh salah Super sekali

      Delete
  8. Sudah lama tidak ke Jogja, sepertinya hidup di Jogja lebih menentramkan. Pastinya siapapun yang merantau keluar kota kelahirannya, ada saatnya merindukan kampung halaman dan pulang atau menetap disana. Sama dg saya dan suami yang asli Blitar, meski berpindah2 dari Papua ke Denpasar, tetap tujuan akhir kami adalah Blitar. Sudah terlanjur cinta mati sama Blitar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Sri Wahyuni : Iya kah mba? Hmmm namun rencana kepindahan ke kampung Halaman ini masih dalam Wacana.

      Delete
  9. kata pulkam bagi saya juga tidak selalu identik dengan yang namanya mudik lebaran kang, intinya kalo saya pulang kampung aja gitu waktunya ya bisa kapan aja tapi acara pulkam bagi saya mah dah menjadi rutinitas kang, hampir tiap bulan atau selambat-lambatnya 2 bulan lah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Marnes Kliker : Ini masukan baru. Prespektif yang baru dari sebuah istilah "pulang kampung". Andai "kampung" saya dekat Insya Allah saya pun akan melakukan hal yang sama dengan mas Marnes Kliker.

      Delete
  10. kata banyak orang "seenak-enaknya tinggal di rumah orang lain masih enak tinggal di rumah sendiri" begitu juga dengan kampung halaman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Budi Smart : Exactly. Tepat sekali mas Budi Smart. Saya sepakat. Setuju berat

      Delete
  11. Punya niat hijrah
    Supaya lebih mudah
    Mendekat ke hal yang indah
    Pasti terwujud dengan berkah
    Walau banyak masalah
    Yang harus dipecah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Anisayu Nastutik : Hihii makasih mba hihihi

      Delete
  12. Semoga saja Hijrahnya sukses ya kang, dan di Jogja sudah menanti pekerjaan kang Asep dan Istri.

    Baha gia banget ya kang, kalau ngumpul keluarga , mertua setiap hari. saya saja yang bisa ngumpul dengan mertua seminggu sekali bahagia dan indah, bisa ngopi sambil ngobror...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Yono Karyono : Wallahu Alam . Hanya Allah SWT aja yang tau. Rencana itu sudah ada, Walau sebatas wacana. Dipastikan rencana (Hijrah) itu tidak dalam waktu dekat ini

      Delete
  13. wah pasti senang banget ya pak bisa mudik di kampung halaman, bisa berjumpa dengan keluarga tercinta di jogjakarta ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya bener sekali hiheiheiee. Bisa mudik luar biasa heiheiheihiee. AMin ya Rabb

      Delete
  14. jadi ingat kampung halaman sama kampung pilihan

    ReplyDelete
  15. Mudah-mudah cepat terlaksana ya pak Asep... dekat dg ortu itu suatu kebahagiaan tersendiri.... ank sy sekolah di yogya...wah klo jd pindah dan diberi Allah umur bs kopdaran nih sm keluarga pak Asep.... hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Irowati : Ya Allah SWT Yang Maha Melihat. Saksikanlah sahabat ku Irowati berdoa kepada MU. Kabulkanlah doanya ya Allah SWT.

      Amin ya Rabb

      Delete
  16. Saya belum pernah nyentuh jogja,,padahal orang jawa..hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahah iya kah. HIhihii. Kok bisa ya
      Hihihi Matur Suwun sudah mampirsssssssss

      Delete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog