Jual Milagros disini
Loading...

SPAM : Sebuah Dilema Bagi Blogger

Catatan Asep Haryono

Cukup banyak tanggapan dan komentar yang masuk terhadap postingan artikel yang penulis publish pada tanggal 23 Agustus 2014 yang berisi dan berjudul "ketika gagal mengisi Captcha".  Banyak yang pro dan kontra terhadap pemasangan filter verifikasi kata atau captcha.  

Sebagian ada yang setuju memasangnya karena berguna untuk menyaring komentar SPAM yang masuk. Di sisi lain banyak juga yang kurang setuju blog terpasang capthca karena sering membuat frustasi para pengunjungnya.  Sebuah dilema tentunya bukan?  Apa pokok masalahnya? Penulis kira adalah SPAM yang menjadi biang keledainya. Eh biang keladi nya.

Jangan remehkan si Keladi nya? Karena ini merupakan salah satu kuliner khas Pontianak (Kalimantan Barat). Berbagai jenis menu masakan khas Pontianak beberapa diantaranya banyak yang menggunakan bahan dasar keladi seperti Gulai Keladi , Sayur Asam Keladi, dan lain sebagainya. Tapi penulis yakin di daerah lainnya di Indonesia juga banyak yang sudah mengenal aneka kuliner masakan berbahan dasar Keladi.  Kok jadi lari ke makanan sih?

Nah bagaimana cara membedakan antara komentar yang berbentuk SPAM dengan komentar orang berjualan?  Bagaimana dengan link hidup yang konon banyak dibenci oleh para penulis blog (Blogger)?   


Nyaris di setiap blog yang disambangi oleh penulis sering menjumpai warning dari admin blog agar visitor (pengunjung) tidak menyertakan link hidup.  Dalam pemahaman penulis yang awam sebenarnya penyertaan link hidup sama seperti ads atau advertising.  Masih lumayan jika promo nya barang elektronik  Gimana jika linknya mengarah ke situs "lucu lucu"


List komentar SPAM yang penuh
SPAM : Begitu masuk Dashboard - Comments- Spam, nah munculah komentar komentar SPAM yang sudah penuh.  Ini nyaris terjadi setiap hari. Capek juga diri ini dalam me-remove nya.  Gambar dari blog penulis

Ini memang dilematis bagi sebagian blogger. Seperti komentarnya Penghuni 60 yang mengusulkan agar sistim filter komen SPAM nya tidak dengan captcha melainkan dengan moderasi saja. 

 "Kalo menurut saya sih , alangkah bijaknya seorg blogger itu memasang filter bkn dgn capcai... cukup dimoderasi aja. tapi kalo dimoderasi tolong tuliskan pesannya kepada para pembaca, agar ketika ada yg berkomentar, trs komenya gak muncul tdk mengulanginya lg" katanya.

Karakter SPAM

Mungkin SPAM sudah seperti virus EBOLA yang sudah merambah kemana mana.  Sudah bukan rahasia umum lagi sang SPAM sudah lebih dahulu menyerang email dan juga website atau blog.  Untuk web spam sendiri ada banyak macam atau katagorinya.  Sahabat sendiri bisa langsung melaporkannya kepada Google.  Salah satu referensi yang mengulas katagori web spam dan bagaimana membuat laporan ke Google bisa dilihat di sini



Salah satu jenis tipuan yang sudah terkenal adalah "Nigeria SPAM".  Apa itu?  Seringkah Sahabat Blogger menerima email yang mengabarkan seolah olah ada dermawan yang ternyata masih ada SKIN atau saudara jauh yang berada di indonesia yang bermaksud "menitipkan" uangnya kepada Sahabat Blogger.  

Email yang berisi seperti ini sudah lama dikenal sebagai email SPAM.  Masih ada sekitar 10 (sepuluh) lagi jenis SPAM yang patut diwaspadai. Baca selengkapnya mengenai 11 jenis SPAM terpopuler di sini.

Lalu bagaimana dengan karakter SPAM yang menyerang kolom komentar seorang Blogger, dan bagaimana membedakannya dengan komentar yang biasa biasa saja, bisa dilihat dari salah satu referensi yang penulis baca di sini.  Lalu mengapa komentar SPAM itu dianggap cukup beresiko bagi seorang Admin Blogger bisa dilihat dan dibaca referensinya di sini,

Harus Waspada
Ini juga pernah penulis alami.  Penulis pernah satu kali, kalau tidak salah ingat , baru sekali saja mengaktifkan Verifikasi kata dengan Captcha ini. Namun akhirnya jadi kerepotan sendiri selain mendelet komentar SPAM secara manual me-remove dari Dashboard, juga meng approve komentar pengunjung yang sudah disetujui oleh penulis.  

Ujung ujungnya malah pontang panting sendiri mengurus dan mencek komen SPAM dari dashboard.  Akhirnya dengan asumsi komentator nakal sudah jarang muncul di kolom komentar blog penulis, akhirnya sistim Captcha tidak dipasang lagi sampai sekarang.

Namun weird (aneh) juga ternyata masih ada puluhan komentar SPAM masuk dalam dashboard blog penulis.   Sistim pemisahan komentar SPAM secara otomatis sudah bekerja dengan baik dalam blog penulis.  


Komentar SPAM tidak muncul di frontpage (halaman depan) di kolom komen.  Namun sudah "masuk karantina" di folder SPAM dalam dashboard.  Begitu folder SPAM di klik dalam Dashboard, lalu munculah komen komen SPAM tersebut.  Gambarnya sudah dipasang di blog ini di bagian atas.  SPAM akan terus menyerang, dan selama itu pula akan penulis hapus. (Asep Haryono)

41 comments:

  1. Menurrut saya, captcha hanya efektif untuk menangkal spam yang disebar dengan software spambot. Kalau spamming-nya manual ya pasti tetap aja lolos dari captcha.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Yudi : Iya benar sekali mas Yudi. Saya sepakat. Spam manual juga banyak. Bahkan HUMAN alias manusia pun ada sengaja "menyerupai" sebagi bot dengan isi komemtar yang sama

      Delete
    2. nah, ini pengetahuan baru buat saya

      Delete
  2. mmmm, kalau saya memilih tidak memasang keduanya kang baik moderasi/captha karena kesempatan/waktu buat ngeblognya masih rada luang jadi bisa bebas mengontrol komen yg masuk dengan melihatnya langsung didasbor...nanti mungkin kalau jadwal sudah sangat padat n ndak bisa buka blog setiap hari, untuk mengantisipasi spam ini saya lebih memilih moderasi....

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Jery Yanuarlan : Saya pun sebenarnya fleksibel aja. Terserah masing masing sih Namun fokus utama adalah kenyamanan para pengunjung untuk bisa berkomemtar cepat tayang di blog, tanpa mengurangi kewaspadaan kita akan bahasa komentar SPAM yang bisa saja masuk kapan saja. Jadi memang agak DILEMA Karena komen yang serius dengan SPAM berbaur jadi satu

      Delete
    2. saya kalo ngeblog pasti tergesa2, jadi malah sering nggak ngeh soal ginian

      Delete
    3. saya sih juga lihat komentar ya via dasbor. jarang utak-atik blogger... yang penting BW terus daaah

      Delete
    4. @Zach flazz : Dont to milk. Ojo ke susu

      @Ocha Rhoshandha : Hahaha iya bener OCHA,. BW never dies

      Delete
  3. Jujur aja kang saya kurang begitu engeh sama komentar spam nie dan bahkan jarang sekali untu mengecek atau menghapus baik itu yang termasuk komentar spam, ataupun yang mernaruh link aktif maupun link mati, karna kekurang tahuan saya terhadap komentar spam nie, sebenernya seberapa penting ya kang? Mungkin kalo saya tahu bahwa spam nie sangat merugikan bagi blog saya misalnya saya juga tentu bisa lebih selektif lagi, cuma ya itu tadi saya blom paham banget dampak buruk buat blog kita jika banyak pengunjung yang melakukan spam. Mohon pencerahannya ya kang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Marnes Kliker : Pertanyaan INTI nya adalah seberapa JAUH dampak SPAM terhadap blog seseorang dan bagaimana SOLUSI nya? Mungkin referensinya bisa Mas Marners Klikker baca di bawah ini :

      Mengapa Komentar SPAM berbahaya
      URL : http://buka-rahasia.blogspot.com/2013/01/enyah-kau-spammer-komentar-blog.html

      Delete
    2. spam, bukan rok span kan ya?

      Delete
    3. Kayaknya sih iya . Bukan hiheiheiee

      Delete
    4. Oke kang, makasi atas referensinya :)

      Delete
  4. Blog saya juga gak saya pasangi Capcai pak xixii, cuma untuk Link URL dan anonymous saya gak aktifin disetingan komentarnya, cuma Open ID aja, karena pernah bukannya nyepam, tapi ngedumel salah satu postingan blog hihihiii... yg pneting tetap semangat ngeblog pak. Duuuuhhhh, gagal koment pertama lagi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @EKA IKHSANUDIN : Sebelummnya makasih ya sudah add di TWITER. Saya sudah add juga. Asyik nih bisa kopi MAYA alias kopi di udara melalui TWITTER juga selain Blog Hieiehiheiheiheiee

      Delete
  5. aku setuju dengan penghni 60 gereget kalo ada capca apalagi yang susah

    ReplyDelete
    Replies
    1. setubuh ama mbak nunu dan penghuni 60...eh maksudnya setuju,,,,soalnya kalo ada cap jai kesuwen,,,eh captca

      Delete
    2. @nunu : Hmmmm ada fans nih Penghuni 60

      @Dwiex'z Someo : Wahahah mau donk disetubuhi. Eh salah Disetujui

      Delete
  6. wahh kang asep kritis dan kompre banget ya analisisnya. kalo saya, walahh, nggak pernah peduli dengan beginian. ruwet nggak ruwet ya yang penting ngeblog. aneh nggak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. beh,,kang asep di lawan,,,kang asep nih rajin banget mas,,,semuanya pada di keker ama beliau,,dan semuanya pasti jdi bahan berita,,salut emang ama kang asep,,ntar aku mau jdi muridnya aja ahhhhhh

      Delete
    2. @zach flazz : Aneh

      @Dwiex'z Someo : Alhamdulillah. Segala Puji hanya milik Allah SWT. huaaaaaaaaa jadi murid. Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

      Delete
  7. kalo pake captca gitu,,,ini sih menurutku ya,,,ribet kang,,kalo lgi kesusu itu jdi mood berubah haluan,,mending yg pasti2 aja deh,,seng penting iso ngebloh,,,n silaturahmi jalan,,,hahahahaha,,dan seperti biasa,,,penggemar gratisannnn,,,kang kapan ke surabaya???

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dwiex'z Someo : Hahahah soal Ke Surabaya ya. Sudah ada rencana sih. Kalau nda salah kami di komunitas Akademi Berbagi (AKBER) mau mengadakan Local Leadership Day (LLD) di Surabaya tahun 2016. Masih lama ya,. Mudah mudahan nyampe umurnya, dan mudah mudahan bisa mewakili Kalbar di sana

      Delete
  8. sepertinya komentar spam tidak akan nongol di blog yang adminnya masih aktif Pak.
    kalau masih ada spammer yang masih bandel, kita tinggal bales saja nyepam di blognya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Kang Ucup : Wahahah kalau balas membalas gini nanti bisa nda ada habis habisnya. Heiheihiehe. Jangan ah aw aw aw

      Delete
  9. sekarang saya memutuskan untuk tidak memasang captcha ataupun moderasi di blog saya kang, demi menjaga kenyamanan para pengunjung yang berkmentar. biarlah saya berkorban sedikit menghapus komentar spam manual, soalnya saya juga sebagai komentar suka agak risih kalo ada blog yg pakai captcha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Psychosocial : Heiheie nah nah yang merasa menggunakan CAPTCHA siap siap aja ya. Hiehiehiehe. Siap Siap apa hayooo. Kasih tau nda ya.

      @Ismie Nurbarina : Setuju juga iehiheiheie

      Delete
  10. Blog lamaku dulu banyak banget dapet spam... sehari bisa lebih dari 10 ... untungnya di moderasi.

    Thanks sharingnya mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @astri damayanti : Nah ini juga masukan yang bagus sekali dari mba Astri Damayanti. Saya juga dulu pernah make mODERASI, namun karena pertimbangan tertentu saya copot aja MODERASI nya

      Delete
  11. blog saya jarang kena spam, palingan ya email itu rame spam

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ocha Rhoshandha : Iya wah wah namanya Orang NGETOP tuh OCha. Nanti saya kirim lebih banyak lagi SPAM ya. Mau pake sambel nda?

      Delete
    2. eee... nggak suka sambel Kang Asep

      Delete
  12. Demi kenyamanan, saya gak pernah pasang capcay. Kalau spam itu sih sudah hal biasa saja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @sari widiarti : Heiheihei satu lagi yang KONTRA sama capcai. Hiehiehe. ternyata banyak juga PRO dan KONTRA di sini ya, Hmmmmmmm

      Delete
  13. ajarin google adsense kang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Rexy Aulega : Wah untuk urusan Google Adsense sudah banyak pakarnya di sini. Ada mang Yono, ada si ganteng Mang Lembu. Ganteng beneran deh. Masa ganteng gantengan sih. Hiehiehiehiee. Kalau saya mah ngajarin jurus Kodok Mati Menahan Nafsu. Mau diajaruin jurus itu nda?

      Delete
  14. Betul tuh kang Asep, blog saya juga sering tuh kemasukan SPAM isinya "memberi pinjaman, dermawan, berutang dan semacamnya". Terus SPAM yang manual banyak juga, yang komentarnya singkat terus nyertain url webnya, biasanya isinya jualan obat dan semacamnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @f4dLy :) : Iya sama juga. Masih mending jualan obat, nah kalau URL yang disertakan mengarah ke situs yang "lucu lucu" kan berabe urusannya. Bisa dikick saya sama mbah Google. Komen SPAM Manual juga sudah banyak di mana mana, ya sudah di DELET manual aja juga

      Delete
  15. buat menghindari spam yang paling efektif menurut saya sebaiknya gunakan Googleplus pada kolom komentar kang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Bung Penho : Wah ini yang masih saya pelajari. Maunya sih mau pake Google Plus, namun entah sekarang sudah pake apa blum ya. Taunya nulis aja, lalu Publish via Sosial Media seperti Twitter. Masih banyak belajar saya mah sama Bung Penho

      Delete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog