Jual Milagros disini
Loading...

Bingit ?

Tag : Keseharian - Asep Haryono | Bingit ? - Powered by Blogger
Catatan Asep Haryono

Beberapa komentar blog yang berhasil penulis sambangi dalam beberapa hari belakangan ini sering menemukan kosa kata "bingit" yang menurut pemahaman Penulis merupakan plesetan dari kata "banged".  Dari beberapa percakapan di timeline Twiter ada yang menyentil kosa kata "bingit" ini.   Ini cukup menarik.  Kata "bingit" ini mempunyai potemsi yang cukup besar untuk masuk dalam jajaran kosa kata Bahasa Gaul yang sudah pernah kita kenal sebelumnya seperti Jomblo dan Kepo .   Kata kata apa saja yang masuk dalam katagori Bahasa Gaul bisa dilihat dari referensi Kaskus secara lengkap di sini.

Penulis berusaha menggali informasi darimana kata asal muasal "bingit" yang semakin booming di berbagai komentar atau tulisan para blogger belakangan ini.  Atau mungkin Sahabat blogger ada yang lebih mengetahuinya.  Mohon penulis dikoreksi, dan mari berbagi sharing informasi ya.  Terdengar seperti "dipaksa" jadi bahasa Gaul. Penulis coba menggali nya dengan searching google namun sejauh ini belum memperoleh hasil yang memadai.  Tidak banyak ditemukan history kata "bingit" ini.  Siapakah yang pertama kali mempopulerkannya?





Mau pake bahasa Gaul, Bahasa Alay dalam artikel/tulisan blog adalah hak masing masing admin blogger.  Tidak mencantumkan Bahasa Gaul atau Bahasa Alay dalam tulisan atau artikel yang dipublish dalam blog juga adalah HAK masing masing.  Mau pakai full bahasa Gaul atau Bahasa alay juga HAK masing masing.   Secara pribadi penulis  kurang begitu famliar dengan penyebutan "bingit" untuk menggantikan kata "banged" yang sudah mendunia (halah *plak).  Namanya juga pendapat penulis pribadi sendiri.  Berbeda pendapat adalah hal yang wajar tentunya. Namanya juga soal Selera.  Selera memang tidak dapat diperdebatkan.


Gambar dari Internet
Gambar dari sentuhnikmat blogspot com

Namun kadang penulis juga merasa garing melulu menggunakan bahasa formal (resmi).  Berbahasa Indonesia yang baik dan benar memang MUTLAK untuk artikel serius yang dilempar ke media massa (koran, majalah) maupun lomba karya tulis dll.  Namun kadang Penulis juga perlu refreshing (penyegaran) dalam gaya tulisan di blog yang notabene nya jauh lebih nyantai dan rilex.  Jadi gak apa donk kadang juga Penulis perlu bersenang senang dengan bahasa. Salah satunya dengan sesekali memakai bahasa Alay atau Bahasa Gaul. Agar dunia semakin ceria dan hidup semakin berwarna.

Secara general, Khusus untuk penulisan artikel yang diperlombakan dalam kompetisi menulis dalam blog, penggunaan bahasa Gaul atau Bahasa Alay tidak diperkenankan.  Belum pernah penulis dengar ada kompetisi blog yang artikel atau tulisan yang diperlombakan secara serius membolehkan para pesertanya menggunakan Bahasa Gaul atau Bahasa Alay.  Sebagai penutup dari tulisan pendek ini adalah bahwa Bahasa Gaul atau Bahasa Alay dalam tulisan/artikel Blog adalah hak masing masing blogger.   Mau pake silahkan, tidak mau pake silahkan.  Kalau Penulis  tidak pake, Lalu penulis harus bilang wow Gitu? (Asep Haryono).

54 comments:

  1. Atau mungkin bentuk superlatif dari banget, ya, Kang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. superlatif dari paling banget

      Delete
    2. hajii latief mah lagi ke jakarta kang..berangkatnya kemaren malem dianter sama si ujang anaknya ma' ijoh..pulangnya palingan ge' bulan haji...gimana?..mo titip pesen ajah gituh?

      Delete
    3. Sama gorengan..ya

      Delete
  2. ternyata bingit belum diakuin sama nasional ya kang, baru bahasa alay - alayan ... kalau SEMPRUL itu bahasa alay bukan ya kang? ... hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu bahasa kang rawins Mang

      Delete
    2. siraja SPG itu tea ya kang?

      Delete
  3. kira2 masuk bahasa gaul atau alay ya.. ? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. bahasa sanskerta, jelas bukan

      Delete
  4. Kalo Banget jadi bingit kalo Kali jadi Keleeeeessss hee... :)

    ReplyDelete
  5. ahahahahaha #tutup muka,,,sepertinya aku yg sering pake bhasa bingit,,,buahahaha,,ama kang asep di bahas,,tapi dari ini aku tau secara lengkap kang,,,hihihi bahasa alay ya,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dwiex'z Someo : Wah saya aja bingung ini masuk kosa kata Bahasa ALAY atau Bahasa Gaul ya. Heieiheie ya udah yang penting CEMUNGUUDSSSSSSSSSS. (baca :semangat)

      Delete
  6. ikutan juga bilang wow......., bahasa Indonesia sekarang semakin rancu...terlalu banyak kosa kata aneh bin ajaib yang bermunculan.....entah di mana penggunaan EYD saat ini.....
    keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam dari bogor juga

      Delete
    2. @Blogs Of Hariyanto : Hahaha iya gak apa apa. Hidup akan semakin berwarna jika ada Variasi seperti ini. Bisa bikin cemungudssss

      @Zach Flazz : HIehiee; Salam dari Pontianak juga

      Delete
  7. saya juga sering ikutan nulis kata "bingit" kadang sampai saya tambahi "bingitz" hehehe...padahal sudah salah kaprah, tapi kalau untuk bahasa alay/gaul gakpapa kan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Sri Wahyuni : Wahahaha Hieheihie. Iya Gak apa. Asyik dan seru aja. Bole bole donk. Masa nda boleh sih. Bisa bisa saya ditabokin blogger se INDONESIA

      Delete
  8. tapi buat saya, setidaknya ini jadi bikin meriah dan mengusir kejenuhan berbahasa Kang, hehe. yi tidik? kili tidik siyi piliritin cilininyi lhi.. jiris kidik minihin nifsinyi mini?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @zach flazz : E Wjaojaojaojaoa Wahahaha. Hurufnya pake huruf I semuanya. Wahahahahahaa

      Delete
  9. Gak masalah kalo di gunakan sesuai tempatnya. Nah, kalo nulis begitu di lembar UAN, berabe. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ismie Nurbarina : Wahahahaha Nulis bahasa GAUL atau Alay di Lembar UAN mah bikin masalah. Geleng geleng kepala nanti panitianya. Mau dilulusin apa kagak ya

      Delete
  10. kalau bahasa gaul kok tergantung siapa yang mengucapkan Pak. ada yang kedengeran enak, ada yang tidak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Kang Ucup : Bener bangeds. Namanya juga SELERA. Ada orang yang seleranya memakai bahasa Alay atau Bahasa Gauil, sedangkan yang lainnya biasa biasa saja. Ada yng menentang, ada yang pro. Itulah DEMOKRASI berbahasa.

      Delete
    2. bahasa alay turut mewarnai perbahasaan Indonesia..

      Delete
  11. saya belum tertarik mau pakai kata "bingits" itu.. aneh aja rasanya :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Leyla Hana Menulis : Iya sepakat. Menurut pendapat saya sih kata "bingit" seperti "dipaksa" untuk menjadi Bahasa Gaul. Rasanya sih nda sreg aja. Saya pribadi merasa kurang nyaman saja. ini pendapat pribadi saya loh. Beda pendapat kan wajar

      Delete
  12. Aku bingung bingit sama orang yang suka pake kata bingit. Huft bingit!

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mba Una : Hahahahaa. Hiheiheiheie. Iya bener juga ya. Wakakakka Heiheiheiiehie

      Delete
  13. Setelah "bingit" nanti muncul kata apa ya? Kalau "bingit" dengan "pingit" itu bersaudara nggak? :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Roellah : Mereka itu sebenarnya satu sodara. Lain ibunya aja. Yang satu lahir nya di Rumah Sakit, yang satu lagi lahirnya di Rumah Bersalin. Saat mereka TK mereka satu rumah, namun setelah mereka beranjak dewasa dipindahin beda kota. Jadi mereka sebenarnya masih satu sodara. Mungkin nanti mereka mau Reuni katanya sih. Ya mudah mudahan la

      Delete
  14. Menurut gue mah penggunaan kata bingit itu karena dia udah jadi korban Sinetron!!!

    ReplyDelete
  15. kalau saya pribadi kurang nyaman menggunakan kosakta gaul, kecuali terpaksa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dewi Elsawati : Iya juga sih. Kalau liat liat diri sih yang sudah tidak muda lagi rasanya gimana gitu kalau pake bahasa Alay. TErasa tuir kita ya. HEIhiehiehiehe. Kadang juga perlu sih penyegaraan , Sesekali. Namanya juga SELERA kan beda ya

      Delete
  16. Ada lagi kang..
    "keleus..."
    tau artinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ocha Rhoshandha : Nggak. Apa donk artinya? Buat tulisan ya Hiheihiee

      Delete
  17. Kadang memang perlu juga mas, bahasa artikel yang nyantai dan mudah dimengerti supaya bacanya jng malas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @yadi baroos : Benar sekali. Salah satu kunci utama artikel sukses adalah jika tulisan atau artikel yang di publish bisa dengan mudah dipahami oleh semua orang, semua kalangan. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh orang awam, namun tidak membuat bosan mereka yang pakar

      Delete
  18. Kalau buat pemanis gak masalah tapi kadang buat bikin bingung yg baca... tulisannya aneh2 dan banyak... alay bgt

    ReplyDelete
    Replies
    1. @febby prapitasari : iya bener banged. Sama seperti saya juga yang kadang agak susah membedakannya mana bahasa Gaul, bahasa sngkatan atau bahasa Alay. Kadang suka tertukar tukar

      Delete
  19. Saya sendiri pertama kali mendengar kata "bingit" di sinetron. Eh sekarang ponakan sering mengucapkan kata "bingit", pakai "s" lagi (bingits)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Deaky : Oh ya. Waw thanks atas sharing informasinya. Saya aja baru tau kalau pernah ada penyebutan (bingit) itu dari sebuah Sinetron. Bener bener KUDET alais kurang apdet

      Delete
  20. Sama deh kayak kang asep top bingit

    ReplyDelete
  21. aku malah baru tahu mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dunia Elyn : Iya tidak apa. Mari berbagi informasi hihihihihi

      Delete
  22. Hehehe sepertinya Bingit nanti akan masuk ke bahasa Gaul ya mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Munawir Alfikri : Heihehei iya kah? Wow

      Delete
  23. Ko aku baru tahu sekali
    kata bingit dari sini
    saya mungkin ga gaul kali

    Hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Anisayu Nastutik: Ah santai aja mba Anisayu. Tdk apa kok. Sekedar gambaran aja, atau berbagi cerita aja. Tdk apa apa :)

      Delete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog