Jual Milagros disini
Loading...

Mari Kita Bantu RIAU #MelawanAsap

Mari Bantu RIAU Melawan ASAP



KepadaYang Terhormat
Sahabat Blogger Dimana Saja Berada
Di Seluruh Indonesia dan Di Luar Negeri
 



Masyarakat RIAU sudah lama dilanda Asap akibat perbuatan manusia yang membuka lahan baru untuk persawahan dengan cara membakar hutan.  Tindakan tidak bermoral ini biasa disebut dengan land clearing.  Selain itu masih banyak sebab sebab lainnya sehingga mengakibatkan ASAP Tebal memenuhi seluruh pelosok kehidupan RIAU.

Membakar Hutan untuk dijadikan lahan persawahan sudah lama menjadi bahan perdebatan. Terlepas dari penting atau tidak pentingnya lahan persawahan tersebut, dampak yang diakibatkan oleh banyaknya ASAP telah lama menyesaki paru paru warga PAKAN BARU pada umumnya, dan masyarakat RIAU pada khususnya.

Yuk ikutan #selfie #MelawanAsap malam ini... foto pakai maskernya, jangan lupa hashtag #MelawanAsap
Yuk ikutan malam ini... foto pakai maskernya, jangan lupa hashtag

Berbagai penyakit yang bisa mengancam keselamatan jiwa sudah mengintai masyarakat RIAU.  Maut memang sudah mengintai dibalik musibah asap yang tidak ada berkesudahan ini.  Mulai dari penyakit saluran pernafasan akut (ISPA), Disentri, hingga tidak tersedianya Air bersih bagi warga manambah pelik dan rumitnya persoalan. 

Anak anak pun menjadi korban dengan dilburkannya waktu belajar mereka.  Hal ini semakin terpuruk dengan seringnya terjadi Pemadaman Listrik yang tidak jelas serta musibah kebakaran yang sering melanda kota RIAU dan sekitarnya. Masyarakat RIAU sudah menderita sejak lama.


Kini INDONESIA kembali harus segera bertindak untuk menyelamatkan RIAU.   Kini propinsi RIAU mengalami musibah ASAP yang jauh lebih mengerikan dari yang dialami oleh warga Kalimantan Barat.   


Dari berbagai informasi yang beredar baik di media cetak nasional di dalam negeri hingga manca negara, musibah ASAP di RIAU sudah dalam tahap yang paling mematikan dalam sejarah asap di propinsi tersebut. Ribuan warga RIAU mengalami gangguan pernafasan, dan banyak anak anak kecil hingga bayi yang terancam nyawanya karena dipaksa menghirup ASAP yang sangat beracun. 


Mari kita bahu membahu membantu Masyarakat RIAU untuk MELAWAN ASAP ini.     


.

25 comments:

  1. Harusnya ada tindakan tegas dari aparat pemerintah bagi dalang dibalik kebakaran yang menimbulkan asap.pastinya bukan negara sendiri bahkan negara tetanggapun ikut kena dampaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @jenx indah : Bener sekali mba

      Ayo kita sekarang sedang MemBUZZ #MelawanAsap via sosial media termasuk dalam TWITTER. Jangan lupa untuk menanda tangani PETISI ini. Mari kita memBUZZ ini bersama sama melalui Gerakan Moral di TWITTER. Mari serentak SELAMATKAN RIAU. Bantu RIAU #MelawanAsap

      Delete
  2. wah asapnya pekat banget ya mas, hmmm sangat memprihatinkan, semoga pemerintah segera mengambil langkah khusus utk menangani polusi asap yg sering terjadi di kalimantan barat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Indri Lidiawati : Wah wah yang di Kalbar hanya pembuka artikel aja mba. INTI dari tulisan ini adalah Himbauan untuk PETISI buat RIAU. Maksud artikel ini mengajak untuk HELP RIAU yang kini parah oleh ASAP

      Biar tidak salah paham artikel ini sudah saya EDIT dan Menghilangkan KALIMANTAN BARAT nya. Mari Fokus ke RIAU. Help RIAU. Save RIAU dari Bahasa ASAP

      Delete
  3. Di Sumatera bagian tengah nggak kalah sengitnya kabut asap mas Asep...Sudah sebulan lebih, mana hujan nggak turun-turun lagi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Uda Awak: Iya sama nih Nyaris semua propinsi terkena dampak ASAP

      Delete
  4. Saya jadi bersyukur tinggal di Bandung.. Gak dapet musibah seperti ini, kalaupun musibah asap, mungkin dari kendaraan mobil ataupun motor kali ya.

    Semoga musibah asapnya bisa segera berakhir :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Elfrida Chania : Iya mari kita bantu RIAU yang sedang berperang melawan ASAP. Lets save RIAU

      Delete
    2. tinggal di Bandung neng? Sama dong

      Delete
    3. Horeee kayaknya bakalan ada kOpdar nih antara @Fahri Samudra dan @Elfrida Chania Whahahaha. Bisa terjadi Skandal neh

      Delete
  5. mari dukung petisinya..

    smoga lekas pergi asapnya

    ReplyDelete
  6. pelaku pembakaran hutan tersebut sama halnya pembunuh berdarah panas ya kang, harus dihukum seberat-beratnya kalau ketangkap

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Thanjawa Arif : Iya sekarang sudah ada ancaman hukumannya bagi para pembakar lahan dan hutan. Karena dampaknya yang sangat serius

      Delete
  7. Serem bgt mbayangin kondisi disana ya mas.. Tega bgt kok org bisa bikin musibah separah ini.. Mengirup udara bersih dan bebas polusi adl hak asasi setiap makhluk.. Ayo ikut tandatangani petisinya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. @covalimawati : Iya mba Makasih. Minta tolong di SHARE dan ajak Kawan kawan lainnya untuk mendukung PETISI untuk RIAU. Kabarkan kepada Seluruh DUNIA akan Musibah ASAP di RIAU yang paling mematikan ini

      Delete
  8. Astagfirullah... Land clearing yang memiliki efek samping yang buruk bagi kesehatan masyarakat... Ke mana pemerintah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Fahri Samudra : U YA Beneran tuh. Memang tidak bisa dibenarkan

      Delete
  9. Saya bantu lewat do'a
    Semoga asapnya menghilang dan tak mengancam nyawa

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Anisayu Nastutik : Aminnnnnnnnnnn

      Delete
  10. semoga masalah seperti ini cepat di tangani oleh pemerintah, saya ikutan petisi aja Kang :D

    ReplyDelete
  11. Mari Pak Asep!!!!!! Terima kasih atas kepedulian kawan semua atas musibah (yang disengaja) ini. Kami yang tinggal di Kabupaten Pelalawan sebagai kabupaten yang paling sering disoroti media sebagai sumber kabut asap merasa prihatin dengan keadaan warga yang banyak sekali menderita ISPA dan batuk-batuk. Walau sudah memakai masker dalam segala aktivitas di luar rumah, tapi asap tetap saja asap yang tetep menyesakkan. Bahkan kami 9 hari terakhir tidak melihat matahari sama sekali...benar-benar gelap. Karena ulah sebagian kecil orang, seluruh masyarakat harus menanggung akibatnya....


    # hari ini sebagian delegasi dari pabrik menyambut kedatangan Pak SBY di SSK II Pekanbaru.

    ReplyDelete
  12. oh iya satu lagi informasi Pak. Sekitar 3 minggu yang lalu saya sempat memfoto pembakaran lahan di dekat Kompplek Kantor Bupati Pelalawan. Jaraknya tak begitu jauh, mungkin hanya sekitar 500 atau 600 meter dari kantor bupati...karena suatu hal saya tak sempat memposting dalam blog saya. Aneh banget kan....di dekat kantor bupati pun ada kegiatan land clearing...apa nggak gila tuh...

    ReplyDelete
  13. beberapa hari terakhir, masker biru seperti yang dikenakan Pak Asep kurang efektif lagi dipakai Pak, karena ketebalan asap yang luar biasa. Kami mengganti masker biru dengan masker type N-95. Sekarang suami saya malah mengenakan respirator atau mono light masker untuk aktivitas di luar rumah.

    ReplyDelete
  14. Jambi juga di landa banyak asab juga mas..

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog