Jual Milagros disini
Loading...

Mengapa Orang Korupsi

Catatan Asep Haryono

Siapa di sini yang nda doyan sama yang namanya Duit?  Duit, uang, arto, fulus, money atau apalah tentu menjadi salah satu motivasi kita dalam berusaha dan bekerja. Entah itu bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS),  Pegawai Swasta seperti saya, atau bahkan untuk kawan kawan pengusaha atau berwiraswasta.

Siapa di sini yang nda doyan sama yang namanya Duit?  Duit, uang, arto, fulus, money atau apalah tentu menjadi salah satu motivasi kita dalam berusaha dan bekerja. Entah itu bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS),  Pegawai Swasta seperti saya, atau bahkan untuk kawan kawan pengusaha atau berwiraswasta.

Lagi maraknya pemberitaan akan kasus tertangkapnya ketua MK bapak Akil Mochtar oleh KPK, pemberitaan soal KORUPSI semakin ramai sekarang. Korupsi sudah semakin mengerikan, bahkan Mahkamah Konstitusi sebagai benteng terakhir dalam upaya memberantas korupsi sudah terancam godaan uang. Ahaa uang, uang uang.  wang..wang..wang...wang (Pake Echo).

Ada uang yang diperoleh karena usaha kerja kerasnya membanting tulang dengan bekerja serabutan, kerja kantoran, berniaga (berdagang) dan atau sebagai PNS.  Ada lagi jenis "uang kaget" (minjem istilah nama program di Televisi Swasta-red) yakni jenis uang yang didapat secara tidak sengaja dan atau sebagai reward atau hadiah misalnya THR (Tunjangan Hari Raya), Bonus tahunan, insentif dan atau menang undian berhadiah.


Ini bukan hasil KORUPSI.   Hiehiehiehie   Tidur dengan tumpukan uang.  Foto Istimewa
Ini bukan hasil KORUPSI.   Orang gila ini mesti. Foto Istimewa


Ada kan undian produk yang berhadiah uang tunai (fresh money)?  Misalnya yang terbaru adalah promo undian impian belanja total Rp.5 Miliar dari Matahari yang bekerja sama dengan Foodmart.  Hanya dengan menggunakan kartu MCC, atau Nomor HP dan kartu pengenal aja anda bisa adu peruntungan dengan ini. Hiehiehe. Eala saya malah promosi seehhh.

Nah dari jenis "uang kaget" seperti inilah yang kita harus bijak dan pandai pandai dalam memanfaatkannya. Meminjam pedoman dari pakar keuangan Safir Senduk & Rekan yang menyebut "Uang Kaget sebaiknya digunakan untuk membayar tagihan atau iuran wajib seperti Listrik, Pdam dan lain lain.

Kenapa nda dipake buat konsumsi?  Boleh saja. tapi justru , kata pak Safir, dengan uang kaget inilah kesempatan membayar tagihan wajib TANPA harus mengorbankan gaji.  "Sayang kata anda bijak kata saya" kata Pak Safir.  Ahaaaaaaaa

Nah mengapa orang sampai bisa korupsi?  Apa karena gaji yang diterimanya kurang?  Kurang banyak?  Atau memang gaya hidupnya yang bermewah mewah sehingga Gaji yang sekarang diterima pun tidak akan pernah cukup.  Godaan uang akan selalu mengintai kita di mana saja dan kapan saja berada. Korupsi kecil atau besar adalah perbuatan jahat.  Ingatlah selalu anak, istri, dan suami di rumah yang menanti anda pulang ke rumah.

"Bu, besok kan hari libur yuk kita berenang?" kata anaknya. "Jangan dulu sayang, kita nengok ayah dulu yuk di Penjara". Kata Ibu.  Si anak tidak tau kalau ayahnya di Penjara karena korupsi uang negara.  Patuhilah Hukum.  Jangan Korupsi.  Ingat anak, Ingat istri, ingatlah Allah SWT. (Asep Haryono) 

16 comments:

  1. karena segala sesuatu dinilai dengan uang, maka orang akan berlomba untuk menghasilkan uang yang banyak, kalau ada kesempatan 'nyolong' duit dan dia tahu hukumannya juga ringan, bahkan kalau sampai dibui pun bisa mendapatkan pelayanan khusus, sukur2 kasusnya malah hilang :D ngapain dilewatkan kesempatan emas itu, walaupun yang dia 'colong' adalah duit negara yang pada dasarnya duit rakyat juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Kang Ucup : Benar sekali kang Ucup. Sekarang sudah gawat saja korupsi di negara ini. Semua bermula karena godaan uang, Siapa sih yang nda pengen uang yang banyak? Hanya mereka yang ingin cepat kaya tanpa usaha atau kerja keras yang berisiko tergoda

      Delete
  2. Semua karena uang
    sungguh terlalu orang di bumi ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener semua karena UANG kadang apa pun akan dilakukan untuk segera mendapatkan uang yang banyak

      Delete
    2. hehehe kang asep tidak termasuk kan tu
      jagan sampe kang asep mengahalalkan segala cara demi uang tu kang
      hehehe

      Delete
  3. klo menurut suhu apa istri dan anaknya (yg udah gede) para koruptor itu tidak tahu kalo bapaknya ternyata korupsi uang negara? saya rasa sih mereka tau, terutama sang istri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi cak Budyl. Keluarganya tau kalau bapaknya melakukan perbuatan korupsi. Namun bisa jadi juga tidak tau. Sebab itu perlu langkah yang strategis agar pelaku korupsi bisa dijerat pasal berlapis sampai kapok

      Delete
  4. soalnya naluri manusia yang tidak pernah puas itulah godaannya, tapi kalau orang sudah biasa jujur jangankan korupsi kecil ada niat pun gak kepikiran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali mba Dewi. Semuanya tergantung kepada niat di hati kita masing masing. Selain itu juga tidak dilupakan kepatuhan kita terhadap Alla SWT.. Semakin ingat ALLAH SWT Insya Allah niat untuk korupsi tidak ada

      Delete
  5. gimana kalau kita main porek aja kang asep, injek dana kemudian di ternak di dalam meta trader, hehehe
    tidak korupsi tapi seneng duit, hehehehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Agus Setya : Hiheiheiheie baru saja saya niat mau tuls soal FOREX. Saya sudah coba bermain FOREX, awalnya sih profit belum berapa lama langsung kena Margin Call. Saya rugi setehgah juta rupiah di FOREX. Kayaknya saya nda berbakat di FOREX

      Delete
  6. sekarang postingan Kang Asep pake kuning-kuning terus ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Konon kata orang SEO teknk pake warna kuning atau semacam stabilo ini mirip "keywoard" yang disukai sama SEO hiehiheihee. Tapi nda juga sih, cuma iseng aja

      Delete
  7. Wah ternyata banyak juga ya uang Pak Asep. Apa habis jual kebun ya pak? hehehe :D

    Oh iya terkait soal korupsi. Memang korupsi di negeri ini sudah menjadi momok yang mengerikan. Tidak hanya dari tingkat nasional saja, di tingkat desa juga tidak terlepas dari yang namanya korupsi.

    Mungkin karena adanya kesempatan dan juga kepepet ya pak. Orang jadi mudah untuk melakukan tindakan korup tersebut. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali MbaRirin. Sekarang apa pun itu, nyaris di semua sendir kehidupan sudah disusupi oleh godaan Uang. Biasanya sih justru bukan karena kepepet. Kalau sudah ada NIAT untuk memperkaya diri atau orang lain, apa pun kesempatan bisa diciptakan

      Delete
  8. Karena pa asep pamer duit banyak tapi ga bagi-bagi, makanya orang pada korupsi. tanggung jawab dong...

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog