Jual Milagros disini
Loading...

Pengalaman Naik Express Air

Foto Asep Haryono
Catatan Asep Haryono

Alhamdulillah barangkali kata pertama itulah yang saya ucapkan setelah ada kepastian kalau pada tahun 2013 ini, saya sekeluarga berkesempatan untuk mudik lebaran di Jogjakarta.  Secara kebetulan memang momennya pas saat cuti walau tidak lama namun dirasa cukuplah.   Rencananya sih kami sekeluarga mudik lebaran dulu di Jogjakarta kemudian dilanjutkan lagi "pulkam" ke Bekasi.

Dengan kepastian 4 (empat) buah tiket Express Aur tujuan Pontianak - Jogjakarta berhasil issued, dengan harga pertiket sekitar Rp.1.200.000,- (Satu Juta Dua Ratus Ribu rupiah) yang kami order satu bulan sebelumnya, maka saya sekeluarga pun mantap mempersiapkan segal sesuatunya untuk dibawa "pulkam". Hiheihheiee.

Singkat cerita, saya sekeluarga, jalan dari Komplek Duta Bandara Pontianak langsung menuju Bandara Supadio pada jam 15.30 WIB, tepat 1 (satu) jam sebelum keberangkatan Express Air nya pada pukul 16.30 WIB.   Namun begitu saya sekeluarga sudah check in tepat waktu, nah giliran maskapai ini yang tidak tepat waktu.  Kami terbang tepat 30 menit dari jadual yang sudah tertera di screen, wah wah kalau sudah begini alamat buka puasa di jalan donk.

Benar sekali, dan inilah pengalaman unik juga buat saya pribadi, dan mungkin juga buat yang lainnya semuanya, merasakan buka puasa di atas ketinggian sekitar 30.000 kaki di atas permukaan laut.  Iya benar sekali buka puasa di atas pesawat adalah hal yang pertama buat saya.  Kesannya asyik aja, dan unik. Seblumnya saya pernah buka puasa saat nudik dijaman kuliah dulu, buka puasanya di atas Kapal LAWIT heihehiee.   Jadi dapat menu apa di Express air buat buka puasanya tuh?.  Sabar nanti akan saya ceritakan juga.

LEGA : Bagian dalam kabin Express Air yang cukup lega.  Saya sempat dilarang mengambil foto dalam ruangan ini oleh pramugarinya. Foto Asep Haryono

SNACK :  Wah dapat 4 kotak? Hahahhaa. Iyalah karena kam ber empat.  Inilah kotak meal Expres Air buat para penumpangnya.  Isinya air kemasan, roti isi, dan permen.  Foto Asep Haryono

LANDING : Begitu landing di Bandara Internasional Adi Sucipto Jogjakarta pukul 19.15 WIB, langsung turun dan langsung foto foto. Hehehe inilah "pasukan" saya.  Dari kiri ke kanan : Tazkia, Bunda, dan mas Abbie.  Saya manah? Yang foto lah.   Foto Asep Hraryono

GATE :  Bagian depan pintu kedatangan  di Bandara Internasional Adi Sucipto.  Foto Asep Haryono

BAGASI :  Saat ambil bagasi di Bandara Internasional Adi Sucipto Jogjakarta.  Foto Asep Haryono

Dalam Express Air ini para penumpang mendapatkan 1 (satu) kotak snack (bukan snake ya, soalnya artinya beda mas broww), yang terdiri dari sepotong roti isi nanas, satu kotak Air kemasan dalam gelas merek tertentu (Saya termasuk alergi jika menyebut nama produk di blog soalnya tidak sedang mereview produk sponsor hehe), dan tentu saja permen.  Saya rasa ini jauh "lebih baik" dari snack saat terbang dengan Batavia Air yang sudah tidak beroperasi itu yang cuma dapat 1 gelas air kemasan, dan roti manis dengan isi kosong. 

This is it. Hahaha Its me
Ada pengalaman unik saat salah seorang pramugari Express Air yang tertarik melihat putri kecil kami, Tazkia Montessori Putri Haryono (2,5 tahun) dan mengajaknya ke kabin crew, namun Tazkia menolaknya. Tazkia memang nda ngeh kalau tidak dikenalnya.

"Yuk ikut, mau agar agar? Mau puding" bujuk rayu sang Pramugari Express Air tetap tidak mempan hiehihiehiee.   Akhirnya sang pramugari pun "ngeloyor" pergi namun beberapa menit kemudian kembali dengan membawa puding strawberry dan satu kotak spagethi hiehiehiee.

Karena sudah sering travel ke Denpasar (Bali) waktu aktif di KangGuru Indonesia, maka begitu kami tiba di Bandar Internasional Adi Sucipto Jogjakarta sekitar pukul 19.00 WIB langsung order Taxi Bandara, Ikut kebiasaan sih hehehee.   Datang ke loket Taxi Bandara, bayar tiket Taxi Rp.180.000,- untuk rute Bandara ke kecamatan Nanggulan, Kulon Progo.

Pengalaman terbang bersama Express Air bagi saya cukup asyik juga, dan pelayanannya cukup baik hanya perlu diperbaiki jadual keberangkatannya aja. Tidak ngaret ya hihihihi. Barangkali setakat ini saja dulu cerita saya di Day-01 alias hari pertama kunjungan saya sekeluarga di Jogjakarta (Tepatnya di daerah kecamatan Nanggulan, Kulon Progo-red).

Rencananya sih saya mudik Lebaran di Jogjakarta tanggal 1 Agustus s/d Lebaran,  dan selanjutnya dillanjutkan dengan Mudik Bekasi, alias berlebaran di Bekasi (Jakarta) hingga tanggal 15 Agustus 2013.  Ini hanya plan saja, dan jadual bisa berubah sewaktu waktu eala bahasanya.   (Asep Haryono)

No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog