Jual Milagros disini
Loading...

DAY 07 : Mengikuti Sholat Ied di Masjid At Taqwa Pundak IV

Foto Asep Haryono
Catatan Asep Haryono

Sebelum saya memulai travel report memasuki hari ke 7 (DAY 07) kunjungan mudik saya sekeluarga di kota Jogjakarta tepatnya di Dusun Kembang, Desa Pundak IV Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulon Progo (1 jam dari arah pusat Kota Jogja-red),  sebenarnya ada dua travel report yang saya skip (lewati) karena "kejar tayang" sudah jatuh hari Iedul Fitrie 8 Agustus 2013.

2 (dua) even yang saya skip sejak hari kemarin (Rabu, 7 Agustus 2013) adalah berbelanja sayur di Pasar Nanggulan, dan even Lomba Takbir Keliling pada malam takbiran tadi malam yang melibatkan 11 Dusun dalam wilayah Pundak Kulon Progo.  Mungkin di hari yang akan datang Insya Allah akan saya ceritakan dalam travel report terpisah.

Agenda hari ke 7 (DAY 07) kali ini mungkin akan banyak kesamaan dengan tulisan dari blogger lainnya yakni semaraknya pelaksanaan Sholat Iedul Fitrie yang jatuh pada hari Kamis, 8 Agustus 2013 sesuai dengan sidang Isbat yang saya tonton tadi malam.  Menteri Agama RI Bapak Suryadhara Ali mengumumkan secara resmi sekaligus menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1434 Hijriah pada tanggal Kamis, 8 Agustus 2013.  Saya ikut keputusan penetapan awal puasa dan lebaran dengan ikut Pemerintah RI sejak dulu, dan selalu begitu..

Full Bahasa Jawa
Mungkin pelaksanaan Sholat Iednya nyaris akan sama di seluruh Indonesia, namun demikian saya coba sampaikan saja sekilas mengenai pelaksanaan Sholat Iedul Fitrie 1 Syawa 1432 Hijriah yang saya dan keluarga ikuti yakni di plaza atau halaman depan Masjid At Taqwa Pundak IV ini.  

Masjid AT Taqwa.  Foto Asep Haryono
Sejak dari semalam setelah even Lomba Takbir Keliling pada malam takbiran tadi malam yang melibatkan 11 Dusun dalam wilayah Pundak Kulon Progo sukses digelar , lalu dilanjutkan dengan syiar Takbiran di Masjid.

 Yang luar biasa di sini, bagi saya adalah, takbir memuliakan nama Allah SWT dilafalkan langsung secara LIVE dengan menggunakan pengeras suara,  Tidak menggunakan kaset Takbiran,  Kumandang Takbirnya hingga larut malam.

Baru kemudian ke esokkan harinya, tepat pukul 06.30 WIB, warga Pundak IV sudah berbondong bondong membanjiri plaza Masjid At Taqwa Pundak IV dengan membawa sanak keluarga, ayah, ibu, kakek, mbak, ponakan, dan mungkin pacarnya masing masing. Uhukk Uhukkk   Dan begitu tepat  pukul 07.00 WIB langsunglah dimulai pelaksanaan Sholat Iednya.

Yang membuat saya keder adalah Bahasa Jawa dgunakan secara penuh dari awal hingga akhir pelaksanaan Sholat Iedul Fitrie ini.  Memang ada pengantar khutbah si khatib dalam Bahasa Indonesia namun porsisnya saipit (bahasa slank artinya sangat sedikit-red),  Mau protes?  Bagaimana mau protes. Piye taa? Bahkan sejak pelaksanaan Sholat Tarawih pun Kultum dan pengantarnya full Bahasa Jawa.  Hihiheiheie . Jadilah saya bengong tralala.

KHUTBAH : Khatib menyampaikan Materinya dalam Bahasa Jawa. 
Foto Asep Haryono
SALAMAN : Lanjut dengan silaturahmi dan maaf maafan .  Foto Asep Haryono

BELAKANG  :Kaum wanita di bagian belakang juga saling maaf memaafkan. 
Foto Asep Haryono

Jadi walhasil saat waktu sang Khatib naik Mimbar untuk menyampaikan materi Khutbah Iednya, saya praktis "nganggur" karena memang tidak paham Bahasa Jawa sama sekali.  Mengharukan.   Padahal aseli saya blasteran BARAT TENGAH alias dari Sang Ayah Sunda (Jawa Barat) dengan Ibu dari Semarang (Jawa Tengah).  Saya hanya bisa Bahasa Jawa praktis saja seperti "Piye Kabare?" (Apa Kabarnya), "Matur Suwun" (Terima Kasih), " Pinten?" (Berapa), dan beberapa kosa kata Bahasa Jawa sehari hari lainnya. 

Sebutan "Kang Asep" yang lekat pada nama saya adalah julukan dan sebutan dari kawan kawan dan teman kantor saya pada umumnya, dan kawan kawan hang out lainnya. Walaupun nama depan ASEP bukan berarti saya aseli urang Sunda karena sedikit pun saya bukan orang Sunda, dan tidak bisa bahasa Sunda. Saya bersyukur atas nama yang telah diberikan kedua orang tua saya.

Yang tidak saya dengarkan pada saat sebelum dimulainya Shalat Ied di sini adalah laporan dari Panitia (Biasanya akan sebelum dimulai Shalat Ied disampaikan laporan Panitia Zakat dan sejenisnya kepada jamaah). Nah kali ini saya tidak mendengarnya sama sekali.   Mungkin saja informasi berapa Zakat yang telah dikumpulkan oleh Panitia sudah ditempel di papan info Masjid, dan ini yang mungkin saya belum cek ke dalam Masjid. 

Nah lanjut ya, begitu saat waktu sang Khatib naik Mimbar untuk menyampaikan materi Khutbah Iednya dalam Bahasa Jawa, saya praktis "nganggur" karena memang tidak paham Bahasa Jawa sama sekali. Bahasa Jawa.  Sekedar  untuk mengisi waktu daripada bengong tralala ya sudah saya balas BBM kawan kawan aja. Sekalian cek di akun Twitter dan FB di BB jadul saya.  Hhahahaa unik juga nih soalnya rata rata isi pesan SMS atau BBM ucapan Lebaran lengkap dengan bait bait puisinya hiehiheiee. (Asep Haryono)

18 comments:

  1. Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi,
    Dalam kemiskinan harta,ada kekayaan jiwa.
    Kehidupan ini akan terasa indah bila ada ma’af
    Taqobalallohu minna wa minkum
    Syiamana wa syiamakum

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dede Thea : Terima Kasih atas kunjungannya. Kami sekeluarga juga menyampaikan ucapan met lebaran mohon maaf lahir dan bathin

      Delete
  2. Pagi yang penuh bahagia..pergi shalat id bersama2 ya kang asep :)

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H
    minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin

    ReplyDelete
    Replies
    1. @budi os 19 : Iya nih kebetulan aja nih lagi mudik di rumah mertua di Jogjakarta tepatnya di dusun Kembang, Pundak IV, Kulon Progo. Sekitar 1 jam kalau dari pusat kota Jogja.

      Kami sekeluarga dari lokasi mudik Jogjakarta, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H juga. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin

      Delete
  3. duuuh, saya jadi kangen kampung lho Pak ...

    persis di desa saya, khutbah Ied juga dalam bahsa jawa (kromo inggil)...sampai sekarang, walau khatibnya gantian yang muda-muda, tapi tradisi bahasa jawanya nggak luntur--kampung memang keren sekeren kerennya...

    Happy Ied Mubarak Pak Asep...
    mohon maaf lahir batin, semoga idul fitri ini kita semua kembali fitrah seutuhnya...aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Khusna Khairunnisa : Ya mba e. Dari mulai pelaksanaan Shalat Tarawih (di kultumnya) hingga pelaksanaan Shalat Ied semuanya full pake Bahasa Jawa yang saya yakin pake Bahasa Jawa Tingkat Tinggi atau Kromo Inggi

      Nyesel juga ya kenapa nda dari dulu belajar Bahasa Jawa padahal saya kan aseli turunan BARAT TENGAH alias dari Sang Ayah Sunda (Jawa Barat) dengan Ibu dari Semarang (Jawa Tengah).

      Saya hanya bisa Bahasa Jawa praktis saja seperti "Piye Kabare?" (Apa Kabarnya), "Matur Suwun" (Terima Kasih), " Pinten?" (Berapa), dan beberapa kosa kata Bahasa Jawa sehari hari lainnya. Hhehehee. Mengharukan

      Delete
  4. maap lahir batin ya Pak klo ada salah2 kata *smile

    “Ƭαqobbαlαllαhu minnαα ωα minkum
    (Semogα Alloh menerimα αmαlku dαn αmαl kαliαn).”

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Rohis Facebook : Wah senang sekali saya dikunjungi mas Rohis Facebook. Duh duh jadi malu nih soalnya jarang jarang blogwalking hihihi.

      Kami sekeluarga dari lokasi mudik Jogjakarta, juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H juga. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin

      Delete
  5. Selamat Idul Fitri ya Kang Asep.
    maaf lahir dan batin, untuk segala khilaf saya.
    semoga Ramadhan kita kemaren berhasil mencapai misi untuk menghapus doa kita. sukses selalu ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @zachflazz : Iya makasih bang Zach. Kami sekeluarga dari lokasi mudik Jogjakarta juga, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H juga. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

      Rencana kopdar saya , mas Djangkaru Bumi dan Mas Rawins sepertinya belum terlaksana. Undangan ke Magelang dari mba Cova juga kayaknya juga belum terlaksana. Mungkin kelak di masa mendatang Insya Allah, biar gitu toh masih selalu kontakan kita kan lewat Blog. Hihieheiee.

      Rencananya sih hari Sabtu, 10 Agustus 2013, kami melanjutkan mudik ke Bekasi (Jakarta). Mudik ke rumah orang tua saya.

      Delete
    2. Siip, hati2 di jalan Kang

      Delete
  6. selamat lebaran
    minal aizdin walfa'izdin
    mohon maaf lahir dan batin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi hi makasih ya sudah mampir. Sama sama met lebaran juga ya

      Delete
  7. wah indahnya .
    visit back

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trima kasih. Insya Allah saya mampir

      Delete
  8. Meski telat saya juga pingin ngucapin selamat hari raya Idul Fitri bang 1434 H

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi hi bagi warga Pontianak, lebaran berlangsung sebulan kok, Tenang. Saya kan warga Pontianak, Jadi nda telat tuh hiehiheihee, Met lebaran juga ya

      Delete
  9. Cukup dekat dengan kampung halaman saya, bersebelahan kecamatan sentolo kulon progo. tapi sekarang saya sedang jauh di sebrang pulau belum bisa mudik.

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog