Jual Milagros disini
Loading...

Pengalaman Makan Sistim Hidang di RM Padang

Catatan Asep Haryono


Hai semuanya, apa kabar di hari Jumat tanggal 19 Mei 2013 atau bertepatan dengan tanggal 29 Jumadil Akhir 1434 Hijriah ini?  Apakah semuanya sudah siap menjalankan aktifitas sehari harinya masing masing?.  Saya harap sudah ya.  Wah sudah cukup lama saya tidak menulis pengalaman wisata kuliner nih hiehiehiehiheie.  

Memang dalam polling yang saya gelar di blog kesayangan saya ini "enaknya saya nulis apa?.  Untuk sementara yang sudah memberikan suaranya total berjumlah 29 orang, dan sebanyak 13 suara yang masuk memilih  wisata Kuliner yang disukai. Hiehiheiheiee.  Rencananya sih ada 2 (dua) tema yang akan saya sampaikan pada hari ini, namun jika terlalu panjang kaya kereta api akan saya susulkan di hari kemudian, yakni Makan Sistim Hidang di Rumah Makan Padang, dan juga Kerak telor.
RM SAKATO :  Terletak di Jalan Adi Sucipto. Saat saya datang di sini semuanya memakai besana khas daerah mereka, wah seru juga, dan cukup unik.  Foto Asep Haryono

Ini akhirnya datang juga.  Dapat kesempatan menikmati makan siang gratis dengan sistim hidang.  Kejadiannya hari Kamis  9 Mei 2013 yang lalu ketika saya ditawari 2 (dua) buah voucher makan siang gratis dari Pemimpin Redaksi, Drs.B.Salman yang diberikan kepada saya.  Saya baca undangannya ternyata Makan Siangnya di Rumah Makan SAKATO (RM Padang) yang terletak dibilangan Jalan Adi Sucipto Pontianak.


Agak beda memang saat saya makan Siang di Ayam Bakar WONG SOLO beberapa waktu yang lalu dimana setiap menu yang saya dan keluarga order, disampaikan atau diantar ke meja tempat saya duduk.  Nah untuk kesempatan makan gratis di RM Sakato ini saya datang hanya bersama anak saya, Abbie.  Begitu saya sampai di RM Sakato jam 12.10 WIB saya langsung disambut dengan Bang Heri, Bosnya RM Sakato.  Ini kalau tidak salah dengar ya namanya hiehiehiheee.  

Ternyata yang selama ini sering saya lihat dan dengar tentang orang makan dengan sistim Hidang akhirnya saya alami juga hari itu.  Pertama sih datang cuma 2 (dua) Piring berisi nasi putih hangat saja.  "Pak ini undangannya di sini, lalu apa saya ambil sendiri menunya atau..?" Tanya saya.  Belum selesai saya bertanya sudah dipotong oleh staf RM Sakato "Oh undangan ya pak, silahkan saja duduk dulu ya".  Ya udah ikut aja hiheiheihiee.

Full Daging Dagingan
Akhirnya datang lah menu masakan sistim HIDANG nya, dan setelah tersaji dengan cukup lengkap di atas meja,. saya pun dengan reflek mengeluarkan kamera NIKON COOLPIX 12 Pixel kesayangan saya dan dengan riang gembira jeprat jepret menu yang ada di meja.  Sampai Abbie pun saya mintakan bergaya sedikit untuk diambil gambarnya bersama sama dengan para "gerombolan menu" dalam piring piring putih yangs udah ada di depam Meja.  Namanya juga anak , nda mau diarahkan gayanya, maunya gaya mereka sendiri hiehiehiehiheiee.


RAME : Inilah menu menu yang dihidangkan dalam sistim HIDANg di RM Sakato. TIdak semua menu ini saya sentuh, saya hanya sentuh beberapa saja. Sedikit saja yang daging dagingan.  Foto Asep Haryono

"Kalau di Rumah Makan Padang itu ada banyak macamnya Pak Asep, ada yang disebut Rumah makan KAPAU yang aseli pedes banged sambelnya, dan itu hanya ada di Jalan Tanjungpura, nah jika ingin merasakan sensasi Makan Padang yang pedas sambelnya enaknya di Nasi KAPAU itu"  kata Bang Dodon Jerry, blogger Pontianak, cameraman TV sekaligus pecinta Kuliner yang cukup punya nama di kota Khatulistiwa ini.

Memang sih rata rata di Rumah Makan Padang memang selalu tersedia sambel Ijo (Karena memang warnanya Hijau-red) gede gede namun tidak pedas.  "Nah itu memang dari RM Padang, tapi sambelnya memang tidak pedas, yang pedas aseli benar benar Lado (Cabe-red) ya di Nasi Kapau" tegas bang Jerry lagi. HIheiheihiee wah jadi penasaran niih kapan kapan saya mau mampir di Nasi Kapau seperti saran Bang Jerry tadi.

Dalam keadaan normal alias membayar dengan sistim HIDANG ini gimana tuh teksninya. "Kalau sistim Hidang biasanya mereka sudah paham takarannya, dan setiap menu di piring yang berubah susunan dan bentuknya akan dianggap sudah dimakan, dan akan dihitung. Tenang aja pak Asep, mereka sudah terlatih dalam kalkulasinya" kata Bang Dodon Jerry

Saat menikmati hidangan Sistim HIDANG kemarin itu rata rata banyak menu daging, alias Full daging dagingan seperti jeroan, hati, limpa, ayam bakar, ayam goreng, dan daging cincang.  Hanya sedikit yang non daging seperti telur dadar, dan SOP.  Nah SOP nya pun masih "dihiasi" daging.  Kalau saya amati dan rasakan SOP nya seperti Sop Iga gitu deh.   Saya sendiri bukan anti daging, namun mengurangi asupan daging dagingan yang berpotensi menambah Kolesterol itu.  Eniwei yang penting saya dan anak saya siang itu makan siang FREE alias gratis.  (Asep Haryono)

10 comments:

  1. wah menunya banyak banaget dan penuh kolesterol..hehheeee
    wah enak ya dpt undangan makan, kog gak ngajak2x pak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. heihiehei iya nih mba Iis. Wah musti waspada saja sama kolesterol

      Delete
  2. oooh gitu yes.. baru tau sayanya kang kalo rm padang itu banyak macemnya *manggut2*

    ReplyDelete
  3. mantap ya Kang dapet gratisan..xixixi
    apa lagi makananya enak dan bermacam-macam. berdua lagi makanya, pasti kenyang banget....hehehe

    ReplyDelete
  4. Kalau gratis kenapa tidak ngajak saya ?

    ReplyDelete
  5. Kalo rumah makan Padang memang banyakan dagingnya. Tapi saya liat kok gak ada sayurnya? Apa karena sayur mahal di Ponti? hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahha Sayur cukup terjangkau di Pontianak Saya nya aja yang susah makan Sayur Heihiehiehie. Makasih sudah mampir ya hiehiehe. Salam dari Pontianak

      Delete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog