Jual Milagros disini
Loading...

Ketika Mereka Siaran

Catatan Asep Haryono

Seperti biasanya setiap pagi sekitar jam 07.30 WIB saya biasanya sudah bertengger di lantai 5 Gedung Graha Pena Pontianak Post tempat saya "bersemayam" selama lebih kurang 11 (sebelas) tahun terakhir ini.  Biasanya sih aktifitas yang rutin dan biasa saja salahsatunya seperti mengambil paket koran dan membantu menyusunnya untuk selanjutnya didistribusikan ke unit terkait.

Namun pagi ini ada suasana yang tidak biasa di ruangan saya karena Pontianak TV , salah satu grup atau anak perusahaan dari Pontianak Post Group ,  sedang take syuting di salah satu ruangan kami di lantai 5.  Biasanya sih saya sudah sering melihat mereka melakukan wawancara dan siaran di ruangan 6 karena memang pusat siaran dan juga broadcastingnya di sana.  Namun pagi itu mereka take location nya di ruangan saya.  Wow

Mungkin tidak jauh beda barangkali dengan riuh rendahnya stasiun televisi lokal lainnya yang sudah pernah saya liat sendiri di lokasi pengambilan gambar atau syuting, nah apa yang saya liat ini mungkin juga sama ribetnya dengan yang ada dalam benak pikiran saya. Tapi yah sudah dinikmati saja suasana kawan kawan crew Pon-TV ini sedang take siaran langsung. Kapan lagi nih bisa deket deket dengan Crew Cameraman dan Reporternya dari dekat.  Ahaaaaaaaaaaa.

Ribet Tapi Seru
Orang bilang untuk bisa tampil atau diterima menjadi seorang News Anchor atau reporter di sebuah Televisi swasta baik di tingkat Nasional atau pun lokal di daerah harus memiliki wajah atau paras yang "enak dilihat" atau dalam sebutan lainnya punya "camera face". 

Benarkah demikian?  Ini bukan persoalan ganteng cantiknya seorang reporter atau news anchor, namun yang jadi pertimbangan utama adalah para penonton (audien, atau para pemirsanya-red) yang diutamakan.

Para penonton (pemirsa atau apalah sebutannya-red) tentu menjadi prioritas produser atau manager program untuk memberikan yang terbaik bagi para penontonnya.

Sajian yang enak dilihat baik itu content siarannya akan semakin bernilai jual jika dibawakan atau dibacakan langsung oleh pewarta (reporter/news anchornya) yang punya wajah "enak dilihat" itu tadi.    Jadi jangan heran semua televisi swasta bisa dipastikan news anchor dan ataupun penyiar beritanya berparas cantik dan ganteng.

ON AIR : Ramadhansyah (kiri) dan Yolanda (Kanan) News Anchor andalan PonTV.  Foto Asep Haryono

KULINER : Inilah Bang Dodon Jerry (kanan berkaca mata) cameraman.  Dia blogger juga loh.  Blognya spesialis tentang wisata kuliner. Wowww.  .  Foto Asep Haryono

MAGANG :  Tidak jelas dua orang siswa ini. Saya rasa mereka staf atau siwa Magang yang diperbantukan atau juga sedang riset di studio.  I don't know. You tell me.  Foto Asep Haryono

SIAP :  Awak crew PonTVsedang menyiapkan reporternya, Ramadhansyah (duduk) sebelum take siaran.  Foto Asep Haryono

Mungkin tidak jauh beda barangkali dengan riuh rendahnya stasiun televisi lokal lainnya yang sudah pernah saya liat sendiri di lokasi pengambilan gambar atau syuting, nah apa yang saya liat ini mungkin juga sama ribetnya dengan yang ada dalam benak pikiran saya. Tapi yah sudah dinikmati saja suasana kawan kawan crew Pon-TV ini sedang take siaran langsung. Kapan lagi nih bisa deket deket dengan Crew Cameraman dan Reporternya dari dekat.  Ahaaaaaaaaaaa.(Asep Haryono)

7 comments:

  1. Asik dong bisa nebeng tersohornya :)
    Wajah ganteng dan cantik modal utama ya.

    ReplyDelete
  2. saya jadi pengin jadi penyiar.
    sayang saya tidak ganteng dan udah telaaat.

    ReplyDelete
  3. Wah penampilan menarik sangat di utamakan ya . . .

    Menurut saya itu saja tidak cukup harus punya skill yang baik dalam Dunia Broadcasting

    ReplyDelete
  4. kereen! peralatannya udah canggih, studio-nya juga bikin crew betah..

    oldsunday.blogspot.com ^^

    ReplyDelete
  5. kang asep................... duh duh duh.... lemak saya dimana2 heheheheheh

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog