Jual Milagros disini
Loading...

Pengalaman Terbang Bersama BATAVIA AIR

Ngurah Rai Denpasar. Foto Asep
Catatan Asep Haryono

Sudah tau kan Batavia Air, salah satu maskapai penerbangan di Indonesia, sudah bubar alias sudah tidak beroperasi lagi atau istilah kerennya dibekukan entah dibekukan karena pake es batu atau dimasukkan ke dalam kulkas sampai sekarang tidak jelas.  Ini adalah catatan pribadi saya saat terbang bersama Batavia Air sekitar bulan April 2004 yang lalu setelah pulang dari kunjungan 4 (empat) hari di Denpasar Bali.

Begitu kegiatan saya bersama perwakilan KangGURU Indonesia di Indonesia Australia Language Foundation (I/A/L/F) selesai, saya pun langsung pulang ke Pontianak hari itu 1 April 2004. Begitu check out dari Hotel, saya langsung order Taxi "Burung Biru" untuk mengantarkan saya ke Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali.  Saya biasa sudah ada di Bandara mana pun 1 (satu) jam lebih awal dari jadual take off.

Hal ini memang sengaja agar jika terjadi apa apa misalnya ada yang tertinggal bisa langsung disusulkan. Lagian enak aja datang awal karena memang sudah biasa dari dulu, selalu datang awal. Banyak manfaatnya, selain bisa "cuci mata" liat bule lalu lalang juga bisa asyik menikmati Bandara Ngurah Rai yang saat itu belum direnovasi seperti sekarang.

Tinggal Ambil di Pontianak
Sebenarnya tidak etis juga kalau membicarakan kejelekan orang karena memang itu tidak baik. Orang bilang nanti bisa disebut Ghibah atau apa. Ada yang tahu Ghibah?  Pemahaman saya tentang Agama Islam masih jauh dari baik, dan masih belajar. Kata orang sih kalau menceritakan kejelekan teman atau orang bisa jadi akan menjadi bumerang bagi diri sendiri.  Namun ini bukan cerita jelek, namun pengalaman yang saya rasakan (pernah) terbang bersama Batavia Air.  Kawan kawan sendiri yang menentukan setelah membaca tulisan ini termasuk jelekin atau just telling a true (menceritakan kebenaran).

Begitu mendarat di Soekarno Hatta, Banten, saya langsung pindah pesawat (transit) untuk connect ke kota Pontianak dengan Batavia Air.  Setelah proses lapor diri selesai, saya langsung menuju ruang tunggu keberangkatan. Barang bawaan (bagasi) sudah otomatis sudah ada di perut pesawat jadi tidak perlu bongkar manual lagi. Sejak di Ngurah Rai bagasi saya sudah "sukses" melewati pemeriksaan dan tinggal ambil saja di Bandara tujuan final, Supadio, Pontianak. Kalimantan Barat

TRANSIT : Begitu mendarat, saya langsung connect ke Pontianak dengan Batavia Air. Tiba di SOETTA langsung check alias lapor diri untuk pindah penerbangan di desk ini.  Foto Asep Haryono

PEMERIKSAAN :  Saya pernah di "paksa" meminum air bawaan saya. Kebetulan saya bawa Minuman Energi (suplemen) dalam botol kecil yang kata petugas tidak boleh dibawa dalam tas ke dalam Kabin,  Foto Asep Haryono


Cuma Air Mineral dan Roti Manis
Sempat terjadi ketegangan dalam ruangan tunggu karena ada Delay yang tidak jelas. Seharusnya berangkat ke Pontianak saat itu namun di "ulur ulur" tidak jelas oleh crew dan petugas setempat.  Sempat ada penumpang yang kalap dan marah marah di TKP karena tidak jelas kapan pesawat akan diberangkatkan.

Akhirnya untuk meredakan ketegangan, dan juga sudah ketentuan dari pihak Bandara, jika telat lebih dari 1 (satu) jam maka akan mendapat kompensasi makanan (meals). Tentu saja makanan berat. Bukan cemilan atau snack ringan.  Kebetulan saya juga lapar. Ya udah ANTRE , dan untunglah semua penumpang mendapatkan semuanya, jadi adil se adil adilnya.


BAGASI :  Saat saya berjalan menuju pesawat, saya melihat barang barang bagasi penumpang selesai dimasukkan ke dalam perut pesawat.  Saya ada bagasi di sana kurang dari 20 kilo lah.  Foto Asep Haryono

LEGA :  Sayang sekali saya tidak dapat posisi dekat jendela.  Biasanya kalau pake Garuda Indonesia saya selalu cari seat dekat Jendela. Tidak untuk kali ini. Jadi terimalah nasibmu nak nak.  Foto Asep Haryono

Akhirnya setelah "terlena" karena DELAY yang tidak jelas, akhirnya ada pengeras suara dari petugas Crew Batavia Air bahwa pesawat sudah siap diberangkatkan. Saya dan semua penumpang nampak gembira dengan pengumuman tadi, dan langsung antre dengan tertib untuk satu persatu menuju pesawat yang siap membawa kami semua menuju Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat yang ditempuh lebih kurang 1 (satu) jam 10 menit itu.

In Action. Foto Asep Haryono
Saat saya berjalan menuju pesawat, saya sempat melihat crew dan awak Bandara memasukkan semua barang bagasi penumpang.  Saya ada bagasi yang beratnya tidak lebih dari yang disyaratkan 20 (dua puluh) kilogram

Isi bagasi saya cuma oleh oleh dari Denpasar aja kira kira souvenir, T-shirt dari JOGER,. dan beberapa sopenir lainnya seperti kain Bali, kue ringan dan juga topi dan kaca mata.  Saya pengoleksi kaca mata hitam yang bentuknya gede iheihiehee.

Seperti lazimnya di semua penerbangan, setelah para penumpang duduk dengan manis di seat nya masing masing, maka sesuai dengan protokol keselamatan penerbangan (in accordance with safety regulation), maka diperagakan tata cara keselamatan dan penggunaan alat alat keselamatan jika pesawat jatuh di air, mendarat darurat dan lain sebagainya.

Peragaannya sendiri dilakukan oleh, tentu saja, dengan Pramugari yang manis. Jarang jarang saya liat Pramugari yang tidak manis. Rata rata demikian.  Kadang juga dengan pramugara. Tentu saja pramugara yang bening, berkulit bersih, dan "enak dipandang mata". Nah adil kan saya.  Pramugari atau Pramugara bagi saya sama saja yang penting perjalanan aman, lancar dan saya harap menyenangkan.

Lagi asyik saya santai duduk duduk, tiba tiba melintas cowok bule yang mungkin terjatuh sesuatu di kakiknya sehingga nungging. Sayangnya, pantat si bule nunggingnya "nonjok" muka saya. Eala memang kurang asem nih bule. Kebetulan saya reflect saya ambil gambarnya dan saya posting di sini.   Selain itu juga saya dapat segelas Air Mineral dengan merek yang sama BATAVIA dan sebuah roti manis.  Roti manis? Rasanya rotinya tidak terlalu manis, dan tidak ada isinya apa apa. Roti kosong donk.

Yang unik dari ROTI MANIS ini adalah pembungkus plastiknya yang menggelembung. Kalau ditepuk pake kedua tangan mungkin akan menimbulkan suara ledakan. Duar.  Hiheiheihee. Sayangnya setiap kali saya terbang dengan BATAVIA AIR saya tidak pernah menyentuh ROTI kosong yang tidak manis rasanya ini. Walhasil mirip naek kapal laut, saya bawa sendiri "bekal" sejak dari darat. Seperti makan berat sendiri, minuman kaleng bawa sendiri, sampai cemilan juga bawa sendiri.


ASYIK : Nih bule asyik sekali dengan gadgetnya. Entah mungkin sedang SMS an atau sedang mendengarkan musik dari IPOD nya.  Ada yang kenal alat apakah itu?  Ada apa yang ditelinganya?  Foto Asep Haryono
PANTAT :  Kalau di tulisan saya sebelumnya ada gambar crew stand cewe yang ditulis dipantatnya, kali ini cowok bule lagi nungging.  Belahan pantatnya saya "tambal" dengan tulisan URL blog saya. HOROR soalnya.  Foto Asep Haryono
Akhirnya Alhamdulillah sampailah saya dengan selamat di Bandar Udara Supadio, Pontianak.  Dan karena BATAVIA AIR kini sudah tidak ada lagi, sudah dibekukan untuk waktu yang mungkin akan sangat lama, atau mungkin sudah say goodbye,  suka dan duka saya terbang dengan BATAVIA AIR akan selalu saya kenang.  Yang baik tentu akan diambil dan dikenang, pengalaman yang kurang menyenangkan semoga juga menjadi kenangan bahwa (dulu) saya pernah terbang dengan Batavia Air.   (Asep Haryono)

60 comments:

  1. wah, saya belum naik malah udah tutup...hadeeewwww !!!!!

    asisiiiiik pertamax

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiehiehiee iya selamat buat mba Iis sudah PERTAMAX di sini. Saya juga PERTAMAX yang menjawab komennya mba. Blog ini murah meriah saking murah meriahnya halaman PERTAMAX di obral murah semurah murahnya hiheiheiheiheiheiheee.

      Wah mba Iis belum pernah terbang sama Batavia Air ya?. Saya malah belum pernah naek ADAM AIR. Sama sama belum pernah ya. Keburu ditutup. Nasib nasih

      Delete
    2. saya belum pernah kedua2nya.. malah sudah naik GETEK AIR.. buat nyeberang sih..

      Delete
    3. bener nih, getek isdebes

      Delete
    4. @Payz0 : Hihiehiehie GETEK AIR di Pontianak banyak kalau mau bisa coba armada GETEK air. berharap seperti TITANIC melayang melaju di air yang tenang damai menyejukkan

      Delete
    5. getek itu yang buat tiduran rose saat jack mau tenggelam itu Kang, hehe

      Delete
    6. Hahahaha benar sekali bang Zachflazz. Tapi ada pengertian lain dari kata "Getek". Cara membacanya seperti "pete". Nah "Getek" dalam kosa kata Bahasa Pontianak artinya semacam "Ganjen" atau "genit". COwok Getek artinya suka genit genit atau ganjen terhadap kaum perempuan/wanita.

      Delete
    7. getek buat nyebrang kali tau.

      Delete
    8. Hahahaha ya kah Miz Tia. Dulu waktu saya tinggal di SUNTER juga sering main di sana. Ada wilayah di SUNTER yang masih menggunakan Getek. Didorong pake tongkat panjang, mirip Rakit di film ANACONDA, Hunting of the Black Orchid kalau nda salahj judulnya hieiheihiehieieee

      Delete
  2. wah hebat sudah sampai ke negara Kang Guru... nanit saya juga mau nulis pengalaman naik becak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya naik gunung aja deh

      Delete
    2. @Payz0 : Alhamdulillah didoakan sampai ke negara Kang Guru Australia. Tapi namanya aja yang Kang Guru Indonesia, tapi lokasi atau headquarternya masih di Jalan Sesetan Denpasar, Bali. Hanya namanya saja yang diambil dari sejenis satwa kebanggan negara Australia

      Delete
    3. Kangguru itu temennya Kangasep

      Delete
    4. bETUL sekali. Sama sama depannya pake kata "Kang". Tapi memang ini ada ceritanya. Teman teman juga banyak yang menyebut saya "Kang Guru" denganm spasi yang artinya akang (Panggilan Sunda) dengan Guru (Sebutan Pak Guru). Jadilah disebut Pak Guru hieiehiehiehiehiehe

      Delete
    5. guru bubur ya kang ^,^ ..
      .

      Delete
    6. Ya Miz Tia. Kira kira demikian hiehiehiee. Kalau GURU KLEPON tentu saja ke Bang ZaChflazz. Jangan jangan beliau juga gurunya Wonder Woman. Kaya di Semarang aja namanya ya. Di Semarang ada daerah yang namanya WONDER RIA. Jangan jangan daerah di Semarang itu nama kampung halamannya WONDER WOMAN

      Delete
    7. wonderia adanya di tegalwareng jalan sriwijaya, cuma 50 meter dari kos2an saya dulu

      Delete
    8. Iya bener. Kalau ingat SEMARANG rasanya mau juga mampir lagi ke sana. Tidak banyak tempat di Semarang yang berhasil saya kunjungi bersama istri waktu itu.

      Selain Sam Pho Khong aja iheihieiee. LUMPIA Semarangnya itu yang ngangenin. Semarang is a great city. Keren kotanya. Jalan jalannya mudah ditelusuri, dan mudah dibaca oleh orang awam sekalipun soal Semarang seperti sayah

      Delete
  3. pengalaman memang beda-beda ya Kang. kalo saya dengan batavia ini, kayaknya sih asik aja. soal delay setengah jam sih biasa bagi saya. semuanya kan udah diatur. pasti ada hikmahnya. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. @zachflazz : Kebetulan saat itu DELAY lebih dari satu jam dan sempat membuat kegelisahan (geli geli basah kayak Mas Rawins bilang). Urusan telat DELAY seperti ini hikmahnya ya cuma KAPOK aja hiheiieiehiee. Garuda Indonesia juga pernah Delay, dan bahkan saya pernah "dilempar" ke Air Asia. Tidak ada yang sempurna

      Delete
    2. paling enak ya naik kereta Kang, hehe..
      asli saya suka ngeri kalo naik pesawat

      Delete
    3. delay...itu daging kambing yg di beri santan ya mas :)

      Delete
    4. katanya kereta sekarang nyaman ya dan bersih.

      Delete
    5. ih masa iya pak zach ngeri naek pesawat.

      Delete
    6. @diniehz : Saya punya teman namanya Setiawaty Nuralamy, rekan saya YES 2009 Kuala Lumpur, dan dia sekarang di Jakarta. Dia pernah cerita di blognya tentang pengalamannya ke Beijing (China).

      Pesawat yang dia tumpangi saat itu berguncang hebat, turbulensi kah ntah lah apa namanya. Barang barang berjatuhan, goyang serasa mau gimana. Campur aduk suasananya. Dia cerita itu semua di blognya.

      @Miz Tia : Kereta sekrang makin lengkap fasiltasnya dan semakin nyaman. Saya cuma satu kali naek kereta Agro Anggrek jurusan Semarang - Jakarta waktu itu. Tarifnya sekitar 300 ribu, wih pelayanannya yahuud. Dapat Meals seperti di pesawat. Kabin dalamnya keren

      @budi os 19 : Delay itu istilah radio biasanya di RRI yang artinya kira kira disiarkan (delay) ke seluruh pemancar biar bisa didengarkan. Jangan lupa delay di RRI

      Delete
  4. kalok sy gk pernah naik batavia. jdinya, blum ada pengalaman bersama batavia...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Achmed Islamic Hernawan : Oh ya kah? Hiheiheie ya tidak apa kok. Namanya juga berbagi pengalaman hieieiehieiee. Terima Kasih ya sudah mampir. Saya tunggu tunggu kok belum ada yang komentar Pantat Si Bule yang nungging ya hiheieiheiheiheieee

      Delete
    2. pantat bulenya kurang sensual kang

      Delete
    3. pantatnya kurang serem .

      Delete
    4. kurang kinclong...

      Delete
    5. Tenang sodara sodara sebangsa dan setanah air. Saya masih buanyak koleksi foto seperti ini dari Pulau Dewata yang berhasil saya jepret dengan kamera Poket Prosumer yang punya ZOOM sampai 25 X pembesaran. Stoknya masih banyak dan cukup sampai lebaran. HIhiehiehiheiee. Tapi biarlah yang ini saja dulu biar pada penasaran

      Delete
  5. wah asyik banget kang tripnya..saya belum pernah mengalaminya hehe...sukses selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. tentunya asik. apalagi kang asep duduk di sebelah mbak pramugari

      Delete
    2. @Muro'i El-Barezy : Oh ya kah? Perasaan ini cerita yang biasa biasa aja. Cuma menoreh "kenangan" saja dengan maskapai penerbangan BATAVIA AIR. Setidaknya saya pernah punya pengalaman seperti ini yang hanya ini yang bisa saya bagikan. Pengalaman yang biasa biasa aja.

      @zachflazz : Iya mendingan ya daripada dipantatin sama BULE . Enak aja nungging kok dekat muka saya hiheiheiheiehiehiehiehiee

      Delete
    3. untung kagak kentut #_# .

      Delete
    4. Tergantung Miz Tia. Di mana mana KENTUT itu universal. Kata kawan saya FLATUS. Dan itu ada dalam kamus Bahasa Inggris ONLINE kamus.net. Artinya "a reflex that expels intestinal gas through the anus".

      Jadi KENTUT itu sudah kondang di luar negeri. Baik berbunyi atau tidak, KENTUT tetap berbahaya karena mengancam siklus udara. Bisa bisa kenal Global Warming

      Delete
  6. ahahahhahahahahahah saya belum pernah >___________<

    minuman supleman itu apa?? extrajoss?? kukubima?? sebangsa itu ya.. *iklan*


    itu bule nungging napain di jepret?? beneran hororr wkwkakwkakwk.... untungnya kalo pake clana kagak pake style turping (baca : turun pinggang)
    coba ya kalo si bule nyadar bahwa pantatnya masuk search engine gugel di blog kang asep ..huwa huwa..


    kalo naik kapal pernah gak kang asep??.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Miz Tia : hhiehiehiehehe akhirnya ada juga yang komen pantat Nungging si Pak Le hehiehiee. Emang kurang asem tuh Bule main nungging aja di muka orang. Belum tau kalau saya plorotin celananya bisa lebih HOROR lagi iehiehiheiehiee.

      Kalau diplorotin tiba tiba si Bula pake G-STRING malah lebih HOROR lagi. Hahahaha dijamin aman aja, toh ini foto sudah apkir alias sudah lama sekali tahun 2004. Selain itu "aman" karena wajahnya tidak muncul tidak ditampilkan. Wajah si Bule tidak keliatan. Aman saja

      Delete
  7. dari pada ngeliatan fokus sama entunya...si bule....
    mending...
    saya perhatiin si mbak pramugari nya aja deh....
    hehe.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Budi Os 19 : ahaaaaaaaaaa ini lah komentar ter BIJAK yang berhasil ditembakkan oleh seorang mas Budi os 19. Sayang sekali Batavia Air sudah dibekukan alias sudah tidak beroperasi lagi. Saya hanya beberapa kali saya terbang dengan maskapai ini

      Delete
  8. Setelah cukup lama psaih bloggng [[sebenarnya skrg jg msh blm bs aktif BW], menjawab pertanyannya kang Asep....

    Alhamdullilah, Akad dan walimah pernikahan kami sdh selesai..

    di hr H saya sngj publish [postngan terhadwal] lho Kang: http://www.ririekhayan.com/2013/03/merangkai-tasbih-cinta.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ririe Khayan : Hiheiheieie itulah kebiasaan saya di MEdia kadang menggunakan (harus) teknik covered both side atau kros cek atas isu yang beredar. Jika ada yang isu yang menceritakan seseorang, maka saya pasti akan memburu yang bersangkutan untuk didengar komentar dan pendapatnya.

      Saya sekeluarga mengucapkan selamat kepada mba Ririe Khayan. Semoga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawahdah dan Warrahmah. Amin Ya Robbal Alamin

      Delete
  9. klu batavia saya lom pernah kang, kenapa buru2 tutup sih hehehehe
    sayang yg nungging bule cowok kang, coba yang cewek hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. @waroeng coffee : denger denger dari berbagai sumber sih BATAVIA AIR dinyatakan PAILIT. Entah apa makna dan maksud sebenarnya dari pernyataan PAILIT ini. Dalam prespektif saya sih BAngKRUT.

      Sayang juga ya sama ratusan pegawainya, mau dikemanain. Pilotnya pasti banyak yang nganggur atau terpaksa pindah cari pekerjaan lain atau melamar di maskapai lain.

      Kalau yang nunggingnya bule CEWEK, malah lebih HOROR lagi hiheiheiheiheihiee. Suka ya?

      Delete
    2. itu korban kang asep yang suka melorotin celana

      Delete
    3. ah bang Zachflazz tau aja deh hobi saya yang unik yang satu itu. HIhiheiee ih jadi malu

      Delete
  10. hihihi, bulenya dijepret juga...

    saya pernah naik batavia air, wuih ngeri take off sama landingnya. gajruk... gajruk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Cerita Anak : Iya kah? Hal senada juga saya peroleh dari kawan kawan lain yang mengalami pengalaman atau hal yang sama dengan mu. Mungkin saat itu sedang masuk ke awan atau sedang mengalami cuaca yang tidak baik. Biasanya sih pramugarinya yang mengumumkan dalam pesawat.

      Delete
  11. asyik kayaknya pengalaman terbangnya,, mengalami delay juga hehehe pasti enggak menyenangkan kalau delay

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ahmad Muazim Abidin : Sekarang DELAY di maskapai penerbangan manapun kalau di Indonesia sudan ada undang undangnya. Bisa di search di Google. Salah satu butir UU yang saya tau adalah jika terlambat (Delay) nya lebih dari 1 jam, maka para penumpang berhak mendapatkan meals atau makan

      Delete
  12. sekarang batavia air sudah tidak aktif terbang,, sudah dimasukkan es dan membeku hehehe


    salam kenal sob :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiheihee iya bener sekali. BATAVIA Air kini sudah tidak terbang lagi, karena sudah dinyatakan PAILIT hiehiehe. Saya cuma prihatin seprihatin hatinnya. Iya salam kenal juga ya Sob. Salam kami sekeluarga di Pontianak

      Delete
  13. saya juga pernah naik batavia, tapi belom pernah didokumentasikan kayak kang asep gini, sampe ada orang nungging segala hahaha..

    see ya batavia..

    ReplyDelete
    Replies
    1. @diniehz : Hiheiheihee. Kalau ingat BATAVIA jadi ingat semuanya, termasuk bawa bekal sendiri. Bayangkan saat penumpang lain banyak yang menikmati segelas air mineral plastik dan roti manis, saya sekeluarga saat itu malah bawa makan berat, ada ayam rendang daging, hahaha. Pada ngiler semuanya hieiehheiheiee

      Delete
  14. wkwkwk poto terakhir lucu euy..
    saya belum pernah naik pesawat.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiehihee iya nih. Tuh BULE sebenarnya lewat seat saya, ntah apa yang terjatuh di kakinya, jadi dia memungut sesuatu di kakinya. Sayangnya tuh pantat jeleknya "nonjok" wajah saya. Eala nih Bule nda liat liat kalo nungging. Saya reflek aja foto

      Delete
    2. pengen bilang kasian tapi ga enak deh #melipir

      Delete
  15. wahhhhhhhhhh,, jangan lah dibahas lagi tentang Batavia mas,,, mules perutku dengernya *nangis guling2*

    tapi lumayan lah foto-foto mas Asep menghibur,, itu boleh lah di share sekalian identitas si bule bercelana melorot,, pengen kenalan aku rasanya,, wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. @tujuh bunga : Hieiee sepertinya mba juga punya pengalaman terbang dengan BATAVIA AIR ya. Wah di share donk kan kita kita mau juga mendengar eh salah mengetahuinya dari sudut yang berbeda. Kalau dari sudut saya bakalan pada mbosenin hiheiheiheiheiee.

      Delete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog