Jual Milagros disini
Loading...

Terima Kasih Ibu. Terima Kasih Guru

Catatan Asep Haryono

Ini adalah catatan yang sebenarnya sudah siap beberapa hari sebelumnya namun baru ada kesempatan dipublikasikan sekarang. Anak saya, Abbie Muhammad Furqan Haryono, atau akrab biasa disapa dengan "Abbie" sudah mendapatkan Raport (baca : Laporan Perkembangan Murid-red).  Saya dan istri mengantar Abbie mengambil raportnya di sekolah

Nah buku Raport Kelompok Bermain (KB) Islam Al Azhar 21 Pontianak Term II/Semester I Tahun Pelajaran 2012 - 2013. Raportnya sendiri diberikan pada tanggal 22 Desember 2012 yang lalu tepat satu hari setelah Festival Olah Seni dalam rangka Hari Ibu dan Acara Basuh Kaki Ibu di tempat yang sama.

"Ayah, hari ini mas Abbie mendapatkan raportnya, kita antar ya yah" ajak bundanya. Saya pun memang sudah menyiapkan diri untuk mengantar Abbie ke sekolah hari itu.  Pembagian Raport di KB/TK Islam Al Azhar ini diberikan rentang waktu yang cukup lama yaknii dari jam 09.00 pagi hingga siang hari. Memberi kesempatan bagi orang tua lainnya yang mungkin datang terlambat.  Beda dengan jamann saya dulu, walau nda masuk TK, bagi Raportnya massal alias diberikan bareng bareng dalam satu even.

Dikira Beli Hadiah Mainan
"Ayah,bagaimana kalau kita belikan hadiah atau kado buat guru guru mas Abbie di sekolah, aja gimana biasanya tradisi di Al Azhar begitu" ajak Bunda Abbie.  Memang sudah ada semacam "tradisi" di Al Azhar para orang tua murid atau wali murid memberikan semacdam "tali asih" berupa sejumlah uang atau "cindera mata" sebagai kenang kenangan. Tidak ada kewajiban besaran nilainya karena disesuaikan dengan kemampuan masing masing para orang tua.

"Boleh juga bunda, yuk kita berikan hadiah atau kenangan kenangan buat Bu Diana dan Bu Ika di toko Hamtaro aja ya" kata bunda.  Saya kaget juga bukankah Hamtaro itu dikenal dengan toko mainan anak anak, boneka dan asesories wanita.

"Bunda apa nda salah kan Hamtaro itu kan toko Boneka atau maenan anak anak?" tanya sayta keheranan.  "Bukan gitu Ayah, hadiahnhya sendiri sudah ada kok sudah siap sebelumnya, nah bunda ke Hamtaro cuma buat bungkusin kado nya aja kok" terang istri. "Ooooooo" kata saya sambil memonyongkan mulut.

GURU : Abbie memberikan sendiri kado buat guru tersayangnya di kelas, Ibu Diana Ekarini S.Ag.  Diabadikan dulu ya.  Klik jadi deh.  Foto Asep Haryono

ABSENSI : Bunda Abbie saat memberikan menanda tangai berita acara penyerahan Raport di meja yang sudah disediakan.  Setiap yang ambil raport harus tanda tangan sebagai bukti dokumen raport sudah diserahkan secara resmi.  Biar tertib administrasi gitu looooooooooh.  Foto Asep Haryono

KONSULTASI  : Bunda Abbie diberikan laporan lisan mengenai kemajuan dan perkembangan Abbie di kelas yang disampailan langsung oleh  Ibu Ika Wahyu S.Si.  Foto Asep Haryono

Hadiah buat "Ibu" Abbie
Begitu prosesi pengambilan raport selesai dengan kedua guru Abbie di kelas, masih tersisa satu kejutan yang tidak kalah serunya lagi. Sebuah kado yang tak kalah istimewanya yang sudah diterima oleh Bu Diana Ekarini dan Ibu Ika Wahyu tadi.  Kado ini khusus dipersembahkan buat "ibu" Abbie yang sudah berjasa.  Siapakah "Ibu" Abbie ini?.

Nama aselinya adalah Ibu Mar, saya sendiri kurang tau nama lengkap beliau. Namun semua orang tua dan wali murid KB/TK Islam Al Azhar 21 Pontianak banyak mengenal ibu yang sederhana dan bersahaja itu. Ibu Mar adalah salah satu staff bagian Dapur Umum dan juga Kantin di sekolah.  Yah benar sekali, Bu Mar inilah yang bertindak (berperan) sebagai "bunda Abbie" di acara Gelar Basuh Kaki Ibu yang digelar pada tanggal 21 Desember 2012 lalu.

Bunda Abbie memang tidak dapat hadir di acara Gelar Basuh Kaki Ibu tersebut, jadi beliau meminta Bu Mar untuk menggantikan atau mewakili dirinya di acara tersebut.  Syukur Alhamdulillah acaranya selesai, dan sebagai bentuk ucapam terima kasih kami sekeluarga, kami menyampaikan cindera mata atau hadiah kepada beliau. 
TERIMA KASIH : Ibu Mar (Sebelah kiri) didampingi seorang guru lainnya tampak berbincanh bincang dengan Bunda Abbie di ruangan "kerja" beliau.  Terima Kasih Bu Mar sudah membantu Abbie.  Foto Asep Haryono
Seperti kata orang "jangan dilihat dari nilai hadiah atau barangnya, namun keikhaslan dan ketulusan yang utama". Memang tidak nyaman rasanya jika saya bocorkan apa hadiah yang telah kami sampaikan kepada para Ibu yang luar biasa bagi Abbie dan kami sekeluarga tersebut. Biarlah kami, mereka dan Allah SWT saja yang tau apa isi hadiah hadiah itu.  Jadi tanggal 22 Desember 2012 ini benar benar penuh makna bagi saya sekeluarga. Terima Kasih Bu Guru. Terima Kasih Ibu (Asep Haryono)

70 comments:

  1. ane pertamaxxxx mas.... gurunya manis2 mas..hee

    ReplyDelete
    Replies
    1. lah, mas handi belum liat wonder woman sihh

      Delete
    2. saya pokoknya pertamax juga

      Delete
    3. @handi comeee : huaaaaaaaaaaa cepar eh cepat sekali komen berdatangan, padahal tadi saya preview di tanggal 21 dESember 2012 lalu kelar saya pubish untuk halaman depan. Padahal ini artikel disiapkan buat tayang besok hiheiheihee. Ya sudah tidak apa deh

      @zachflazz : Wonder woman bang Zachflazz ya hiheiehie wah pasti keren juga donk yeee. Iya iya selamat Pertamax buat kalian semuanya hiheiheiheiheiheiehiehiee. Terima Kasih

      Delete
    4. mas zach, siapa wonder womennya, kenalin donkkk ...

      mas asep.. iyaw mas.. komen saya mendahului postinganya kan..hee

      Delete
    5. @handi comee : Hiheiiehie ini sebenarnya teknik blogging sederhana saja. Saat saya menulis ini bingung mau dilihat hasilnya (preview), padahal mau disiapkan untuk edisi mendatang.

      Begitu di publish sementara karena mau diliat hasilmya kaya apa, eh sudah ada komen yang masuk. Padahal postingan sedang diketik jadilah gini hiheiheiheiheie

      Delete
    6. ihhh, nakal ya Kang Asep ketawanya

      Delete
    7. @Mas Handi: lha itu tokoh DC Comics, kan Wonder Woman namanya, nggak ada yang namanya suratman atau yanto.

      Delete
    8. abie,....bu yuni yg nii koq kelewatan...hihihi

      Delete
  2. hallo Abbie...
    selamat ya udah terima raport. makin rajin belajar, patuh sama orang tua, dan makin rajin beribadah. semoga kelak menjadi anak yang shalih, pintar, dan juara!

    ReplyDelete
    Replies
    1. @zachflazz : Saat postingan ini ditulis mas Abbie sedang istirahat (bobo siang) Sedangkan bunda Abbie sedang pentaran Guru Se Kabupaten Kubuu Raya bersama Diknas Kubu Raya.

      Terima Kasih atas doa dan harapan Bang Zachflazz buat Abbie, dan Abbie pasti senang sekali. Semoga doa dan harapannya bang Zach dikabulkan oleh Allah SWT

      Delete
    2. aamiin. selalu mendoakan pokoknya.

      Delete
  3. seperti biasa, Kang Asep motrettt... dasar wartawan!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiheiheiiee iya nih bang Zachflazz. Memang banyak even dan momen yang diambil atau diabadikan. Di folder saya di rumah, di laptop dan juga di hardisk CPU saya di kantor sudah ratusan foto foto Abbie, Tazkia, Bunda dan kegiatan lainnya. Tinggal dicek, dipilih mana yang okeh dokeh hiheihiehiehiee

      Delete
    2. tu kan.. wartawan banget

      Delete
  4. kang Asep kapan terima raportnya? raport dari istri! pasti banyak merahnya. merah cinta, cieee....
    rukun banget nih keluarga panutan. sukses selalu!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hieiehie wah wah Raport saya memang "merah" selain cinta dari istri juga "merah" dalam arti yang lain. Beberapa attitude saya banyak mendapatkan koreksi dari istri untuk segera diadakan peningkatan dari yang sudahh ada sehingga menjadi lebih baik. Saya suka teledor dan kurang disiplin. Terima Kasih bang Zachflazz

      Delete
    2. Terlepas dari sifat teledor Kang Asep, aku tetap yakin kang asep memang pantas dijadikan Panutan. :)

      Ya kan Mas Zach?

      Delete
  5. mudah-mudah abie jadi anak pintar ya kang.pintar,pandai,rajin segalanya saja deh terutama bakti kepada kedua orang tuanya. aamiiin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Zig Zoor : Alhamdulillah. Terima Kasih Zig Zoor. Semoga doa dan harapan Zig Zoor mendapat ridho dan dikabulkan oleh Allah SWT. Amin Ya Robbal Alamin. Salam kamii sekeluarga di Pontianak

      Delete
    2. aamiin. saya yakin, doa kita didengar Allah.

      Delete
  6. Momen seperti diatas sungguh suatu yg menyenangkan sekaligus mendebarkan tentunya ya... Menyenangkanya bisa saling bertemunya antara guru dan orang tua murid bersiraturrahmi bertatap muka.. Sementara yg mendebarkan adalah nilai dari rapor si anak tentunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @cik awi : Hheihieie benar sekali mas Cik Awi. Justru dengan momen seperti inilah para orang tua bisaa tau lebih baik dan lebih banyak perihal anaknya di sekolah melalui laporan guru guru kelasnya.

      Dari informasi inilah maka para orang tua bisa melihat pandangan dan prespektif yang berbeda dalam mendidik anak. Masukan para guru akan sangat bermanfaat

      Delete
    2. apalagi raport dari istri buat suami ya Kang? ahh, tapi kang asep jarang ketemu istri ding, pasti yang jelek-jeleknya Kang Asep jarang keliatan, hiehiehie

      Delete
  7. met sore sobat ma'af sob baru brkunjung krna lgi sdkit sbuk. trmksi bang postingannya sangat bermanfa'at sob

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi juga Genk. Santai aja Genk kalaw sibuk jangan dipaksakan yang penting hepi hepi aja situ Genk. Tetap semangads ya, jangan lupa makan ya

      Delete
    2. ayo genk ngopi2 dulu...cuaca mendukung :D

      Delete
  8. bukan panci kan kang hadiahnya? *muka khawatir*

    btw, suka deh liat ekspresi ibu2 n abbie + bundanya waktu difoto, itu alami bener. Ga pose. Apa ga tau kalo mereka lagi difoto sama kang Asep?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan fotonya mas asep di kacamata.. mengalahkan tren kamera di jam tangan..hee

      Delete
    2. @diniehz : hiheiheieie soal isi hadiah atau kado yang diberikan kepada guru guru tersayang di sekolah mah "rahasia perusahaan". Apakah itu berbentuk Panci? Hiheiheihiee xxixixixixiie. Kasih tau nda ya.

      Beberapa foto memang dijepret mendadak, dan tentu saja mereka tau kalaw saya sedang memegang kamera dan siap menjepret mereka. Kecuali kalaw saya sudah punya kamera DSLR dengan lensa Tele, wah itu bisa lebih natural lagi karena dijepret dari jarak jauh

      @handi comee : Ya ada kacamata yang sudah dilengkapi dengan kamera. Kalaw nda salah produk ini ada di katalog Online Shopping Garuda Indonesia. Tauu donk soale sering naekk Garuda Indonesia. Harganya kalaw nda salah sekitar 2 jutaan

      Delete
    3. pancinya udah pada ilang buat ngelempar, Mbak

      Delete
    4. kekerasan antar member KPK! *lapor Komnas HAM*

      Delete
    5. hihi...
      saya ikutan melapor deh

      Delete
  9. memang kebiasaan seperti itu sekarang mulai rame ya, pas kenaikan atau pindah sekolah kita ngasih hadiah ke ibu guru nya... klo jaman saya sekolah dulu kan ga ada gitu²an :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaw... itu namanya politik nilai..hee tp saya sebagai sarjana keguruan menghalalkan itu..hee

      Delete
    2. @tujuh bunga : Ya sama juga jaman saya kecil dahulu. Walaupun saya tidak masuk Kelompok Bermain apalagi TK, tidak ada acara pemberian hadiah kepada guru gurunya. Itu waktu saya SD diera taon 1975 an memang belum ada tren murid kasih kado buat gurunya.

      @handi comee : HIhiehiheiee "politik nilai" ya. Huaaaaaaaaa saya mah lempengan bengong aja kalaw sudah kaya gituan. Halah apa tuh gituan

      Delete
  10. mau donk jad ibu guru'nya abie... :)"senyum simpul

    ReplyDelete
    Replies
    1. @cii yuniaty : Wah wah banyak tawaran nih yang mau melamar jadi Guru Abbie. Hhiehiheiheiehie. Terima Kasih sudah mampir ya mba cii yuniaty. Salam kami sekeluarga di Pontianak. Kalimantan Barat

      Delete
    2. jadi gurunya kang asep dulu, biar jurusnya tambah.

      Delete
  11. Suatu kejadian peristiwa ini bila dilihat dari kacamata positif, akan membawa suatu pembelajran untuk anak kita. Dengan menghargai guru-guru mereka, maka anak akan melihat dan tertanam sifat budi perkerti dari orang tua mereka terhadap guru mereka ya Kang.

    Sukses selalu
    Salam Wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ejawantah Wisata : Ya benar sekali. Para guru di sekolah adalah "orang tua" juga bagi anak anak kita yang sudah kita "titipkan" kepada mereka.

      Jasa guru dalam membentuk karakter anak sejak usia dini memang sangat vital, dan sangat penting kelak bagi anak anak jika sudah dewasa nanti. Guru selalu berjasa bagi kita semua.

      Delete
  12. sebagai bentuk ucapan terimakasih dan penghargaan buat sang guru ya Kang. Mantap bener. dan semoga abbie juga tambah pinter di tahun2 selanjutnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Bung Penho : Iya benar sekali. Ini hadiah sekedar tanda ucapan terima kasih buat guru tersayang di sekolah karena mereka lah pengganti orang tua selama di sekolah. Terima Kasih atas doa dan harapan Bung Penho. Semoga dikabulkan Allah SWT. Amiiinnn

      Delete
  13. Apa ya isi hadiahnya...apa yaa??, apa dooong? hehe

    Memberikan bingkisan 'tali kasih' pada guru yang selama ini sudah berjasa mendidik anak memang sesuatu hal yang pantas untuk dilakukan ya Kang, selain bisa memberikan kebahagian bagi sang pemberi ataupun sang penerima, hal ini juga dapat semakin mempererat tali silaturahmi. ]

    Sejuk :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. syukurlah hadiahnya bukan panci

      Delete
    2. lha pancinya sdh di pakai bikin bubur pak zach

      Delete
    3. pancinya melantar dan nggak ada tutupnya Mbak

      Delete
  14. ini posting ngebingungin saya. perasaan tadi saya komen buat postingan soal pameran komputer koq, sekarang tampilnya begini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @zachflazz : Hiheiheihee iya soale kontenya saya atur atur ulang, dan direschedule lagi. Biar bisa saling isi mengisi dan juga saling membingungkan. Jangankan orang lain, saya sendiri suka bingung

      Delete
    2. hahaha... hidup bingung
      bingung pangkal pandai

      Delete
    3. pandai pangkal hemat

      Delete
  15. karena udah terlanjur mood komen yang tadi, maka saya teruskan komen buat pameran komputernya:

    judulnya "bertabur hadiah berjuta rasanya".
    disini boro-boro saya liat berjuta, satu pun tidak.
    apa yang ditabur Kang? hadiah apa meises Ceres?
    kang Asep dapet apa? dapet apa coba? jawaab!

    ReplyDelete
    Replies
    1. @zachflazz : Hiheiheie iya komen yang tadi masih ada dan tersimpan dengan baik dan sukses. Eala kok nda nyambung ya hiehiheheiee. Artikel "Bertabuh Hadiah dan Berjuta Rasanya" sudah lewat masa tayangnya. Hiehiheiee kalau coklat tabur saya juga suka hiehiheiee. CUma nda cocok dipake sama Bubur hiehiheieiihee

      Delete
    2. kayaknya saya udah komen lagi di kolom ini, tapi koq ilang. kemana coba disembunyikannya? pasti di hati Kang Asep ya, hiehiehie

      Delete
    3. @zachflazz : Hiheiheihe eiya bener. Ini sudah beberapa waktu lalu di posting, cuma mau dicek lagi hari ini. Hiheiheiheiheiee. Met pagi selamat memulai aktifiti. Saya ada urusan keluar dulu. I will be back :)))))))))))

      Delete
    4. mau beli bubur? ampuun nggak bosen2nya.

      Delete
    5. mau bagi2 bubur kayaknya

      Delete
    6. Hiheiheiee maunya sih beli Bubur Ayam dulu di depan kantor, tapi sejak beberapa hari yang lalu Pasar Flamboyan sekarang pindah ke tempat lain. Otomatis penjual bubur kesayangan saya yang di depan kantor juga ikutan pindah hikssssss

      Delete
  16. saya juga gak akan lhat hadiahnya, lha itu hadiahnya bukan untuk saya, gmn bisa ikut lht cobak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ririe Khayan : Hiheiheie maunya sih dapat hadiah juga. Soale senang sekali jika dapat hadiah. Secara hadiah apa pun tetap akan sangat menyenangkan hiheiheiheiheiheiheiee

      Delete
  17. jadi inget masa-masa kecil. pengen mengulang, puas-puasin buat main-main. hhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dirga Bsc : Oh ya kah? Wah pasti masa kecilnya sangat menyenangkan tentunya hiehiheiheiheiee. Wah pengen juga tuh

      Delete
  18. cepet amat posisi saya di top comment di geser yang laen ._. ckckckk baru ditinggal beberapa jam udah digeserrr

    ReplyDelete
    Replies
    1. mana pernaaah Miss Syahdini di top comment. mimpi kaleee.. weeek

      Delete
    2. @zachflazz : Hiheiheiheiheiee iya iya laen dah yang PERTAMAX Plus bang Zachflazz. Karena reputasi blogwalking bang Zachflazz memang ruarrr biasa keren, dan sangat dinamis hiheieiheiheiee.

      @diniehz : itulah yang kadang bikin bingun saya juga. Kadang komen saya tulus eh tulis eh malah disabot sama yang laen keduluan deh hiheiheiheiheiheiheiheiee

      Delete
  19. Anaknya kang Asep imut" banget yaa....


    Yap. Guru memang besar sekali tanda jasanya. Begitupun Ibu, yang melahirkan kita di dunia :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @A.Y.Indrayana : hiehiheiheie masa sih imut imut? Bukannya yang Imut itu mas A.Y.Indrayana hiheiheie. Kalawu gitu kalian berdua memang sama sama imut donk yeee hiheieiheiheiheiee. Bagi kita semua, peran IBU akan selalu dihati kita semua

      Delete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog