Jual Milagros disini
Loading...

Saya Bangga Berbatik


Catatan Asep Haryono

Berbatik bagi saya busana batik sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam keseharian saya baik yang bersifat acara formal seperti mengikuti seminar atau workshop di dalam dan di luar negeri, juga untuk kegiatan yang santai dan sederhana seperti kegiatan menghadiri ulang tahun sahabat, reuni sekolah dan lain sebagainya.

Memakai batik atau berbatik juga tidak serumit yang saya bayangkan. Beberapa tahun yang lalu saat saya masih duduk di bangku kuliah di era tahun 1990 yang lalu memakai batik tidak terlalu dipehatikan.

Saat itu saya lebih sering memakai baju yang non batik seperti memakai hem, kemeja lengan pendek tapi bukan batik dan juga kaos yang sederhana dengan latar belakang warna putih.  Saya suka sekali dengan warna putih. Saat itu saya masih kurang mengerti soal batik tidak seperti sekarang ini. Batik ternyata sangat elegan dan nyaman dipakai dalam berbagai keperluan dan kesempatan.

Bagaimana jika tidak punya batik? Tidak perlu berkecil hati. Ada banyak cara untuk memperoleh batik baik untuk keperluan pemakaian sehari hari, malam hari atau untuk berbagai keperluan baik formal maupun santai seperti yang sering saya lakukan beberapa tahun terakhir ini. 

Khusus untuk batik yang aseli biasanya ada di tempat khusus penjualan batik dan juga bisa mendatangi langsung ke pabrik batik yang tesebar di seluruh Indonesia.  Batik aseli konon dilakukan dengan cara yang sangat halus seperti penggunaan canting sebagai alat untuk "melukis" batik. Saya sendiri belum pernah melihat para pengrajin batik ini saat menggunakan canting tersebut dalam membuat batik.




Berbatik
dalam setiap kesempatan adalah hal yang istimewa bagi saya pribadi dan punya nilai kebanggaan tersendiri jika saya bisa memakai batik dalam kegiatan yang banyak dihadiri oleh orang asing sehingga saya bisa turut mempromosikan batik kepada orang asing.  Jika mereka sudah tertarik kepada batik Indoneisa saya yakin suatu saat nanti mereka akan "berburu" sendiri dan belanja di berbagai toko batik Indonesia baik dengan membeli langsung ke butik batik di Indonesia ataupun melalui penjualan toko batik berbentuk secara online yakni dengan mengunjungi situs website batik online melalui media internet.

Nyaman Dipakai Juga Gaya
Bagi para peminat batik tentu akan merasa sangat bangga jika bisa Berbatik setiap ada kesempatan di forum forum internasional dan itu sangat membanggakan sekali tentunya.   Bisa dibayangkan para peserta workshop kepemudaan internasional dan acara semi formal yang diselenggarakan oleh komunitas Australia di Bali yang saya hadiri beberapa tahun yang lalu juga banyak yang mengaggumi orang Indonesia yang pada Berbatik di  kesempatan itu.   Rasanya begitu membanggakan sekali, dan bangga sebagai bangsa Indonesia yang sudah dikenal dunia dengan Berbatik  nya itu.

Sebagai contoh saat ada acara cocktail party sekaligus selebrasi ulang tahun ke-20 (dua puluh) Kangguru Indonesia yang diselenggarakan di konsulat Australia di Bali beberapa tahun yang lalu, saya dengan bangganya memakai batik .   Kebetulan saja batik yang saya kenakan tersebut tidak diperoleh dari membeli batik di berbagai toko batik   atau butk batik  secara online membeli batik di toko batik online.  Batik yang saya kenakan adalah batik khas Jogjakarta pemberian rekan saya di kota gudeg tersebut.

Yang istimewa bagi saya pribadi dan punya nilai kebanggaan tersendiri jika saya bisa memakai batik dalam kegiatan yang banyak dihadiri oleh orang asing sehingga saya bisa turut mempromosikan batik kepada orang asing.  Jika mereka sudah tertarik kepada batik Indoneisa saya yakin suatu saat nanti mereka akan "berburu" sendiri dan belanja Indonesia baik dengan membeli langsung ke butik batik di Indonesia ataupun melalui penjualan toko batik berbentuk secara online yakni dengan mengunjungi situs website batik online melalui media internet.

BEDA : Ini gaya saya saat gala dinner di konsulat Australia di Sanur Bali tahun 2009 yang lalu. Saya sendiri yang berbatik di acara yang banyak dihadiri oleh orang Australia ini.  Rasanya bangga sekali.  Foto Darmika/IALF Denpasar 

BULE : Bahkan untuk acara makan siang (lunch) dengan komunitas bule Australia pun saya selalu berbatik dan rasanya sangat nyaman dipakai juga gaya.  Foto Mahendra/IALF Denpasar Bali

BANGGA : Ini saya saat menyampaikan pertanyaan dalam Bahasa Inggris pada panelis diskusi kepemudaan di kegiatan Workshop MGDs di Hotel JW Marriott Jakarta bulan September 2010 yang lalu.  This is batik from Indonesia.  Foto Istimewa
Bisa mengajak orang berbatik dalam forum forum kepemudaan nasional dan internasional tentu menjadi cerita yang lain lagi karena memang pada dasarnya orang Indonesia sangat bangga dengan warisan aseli bangsa Indonesia ini dan sudah diakui oleh dunia batik buatan Indonesia. 

Saat mengikuti workshop yang bertemakan "Government and Parliamentary Synergy Progress Toward For Accelerating To Achieve MDGs by 2015" di JW Marriott Kuningan Jakarta yang berlangsung dari tanggal 16 s/d 19 September 2010 beberapa waktu yang lalu saya mendapat kesempatan untuk bertanya dalam sebuah forum diskusi yang bertemakan kepemudaan. Saat itu saya berbatik pemberian dari rekan saya di Jogjakarta dan saya merasakan sendiri betapa bangganya saya berbatik saat itu yang mendapat jepretan kamera wartawan bak seperti selebritis.  

BERBATIK RIA : Inilah kawan kawan saya yang berbatik yang berhasil saya ambil gambarnya.  Di ajang forum internasional seperti  di Kuala Lumpur,Malaysia tahun 2009 lalu juga banyak delegasi Indonesia yang berbatik.  Membanggakan. Foto Asep Haryono

NARSIS :  Bahkan saat saya jalan jalan di kota Kuala Lumpur tahun 2009 lalu saya selalu berbatik lengkap dengan rompi, aneka PIN dan juga kamera digital. Memang keren berbatik Indonesia.  Saya bangga berbatik. Foto Iwan/Jakarta 

Sampai sekarang jika ada kesempatan baik forum resmi bahkan acara di kelurahan sekalipun saya usahakan untuk tetap  berbatik  karena selain nyaman dipakai juga memberikan ketenangan dan kebanggaan tersendiri jika bisa berbatik dalam setiap kesempatan.  Bagi saya batik sangat bisa dipakai dalam berbagai suasana bahkan untuk jalan jalan beriwisata sekalipun, berbatik memang sangat menyenangkanSaya kini menunggu jika ada kesempatan dan undangan untuk menghadiri  forum forum seperitu itu  saya mau berbatik lagi  (Asep Haryono)

82 comments:

  1. Kerrent mas,tidak kalah sama bule-bule dipinggir anda.Bahkan batik membuat aura kang asep menjadi lebih cerah dan kayaknya pantas banget dipakainya.selamat dan sukses ya kang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Zig Zoor : Ih ya kah syukur Alhamdulilah. Terima Kasih atas dukungannya. Dan memang berbatik terasa sangat membanggakan, dan rasanya lebih pede. Selain gaya juga nyaman dipakai hiehiehiehiee. Ikut aja lombanya ya. Masih ada kesempatan tuh hiehiehiehe. Salam dari Pontianak

      Delete
  2. aku jg suka pake batik looooh... *eh ga nanya ya? :P. Klo ngantor semggu 2x hrs pake batik. Tmn2ku dr negara laen jg suka bgt loh ama batik, katanya motifnya unik. Kita memang hrs bangga dgn batik. Apalg batik skrg udah banyak gayanya, jd makin modis deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @covalimawati : Mba ada yang nulis tentang Mangrove di Bali heiheheihe. Wah wah keren sekali Mangrove nya ya. Ih jadi pengen ke Bali hiheiheieiiee. Thanks kunjungannya ya mba Cova.

      Ini adalah tulisan saya yang kedua di hari ini. Hari ini saya mosting dua artikel. Satu tentang "sepeda Abbei masuk Bengkel" dan yang kedua ya ini "Saya bangag berbatik" baut eh buat ikutan lomba. Yah penggembira aja. Yang penting ikut hiehiehehiee

      Ikut aja lombanya ya. Masih ada kesempatan tuh hiehiehiehe.

      Delete
  3. saya punya masalah soal batik, kang. selasa dan jumat di kantor tempat saya bekerja mewajibkan baju batik. fatalnya saya nggak pernah suka baju batik. maka saya cuek, tetep aja nggak berbatik. temen-temen di kantor pada maklum soal itu. mereka menunggu saya tobat dan menunggu kesempatan umtuk pertama kalinya saya memakai batik (nggak lebay, beneran!). saya bisa beroposisi sendirian soal ini. cuma saya bilang, ntar kalo ada batik motifnya gambar kalajengking, macan, hiu, buaya, atau sejenisnya, saya mau pake. sampe sekarang belum nemu. ya sudah, saya tetap dengan dunia saya sekarang. kalo kantor memperkenankan pegawainya pake jins belel dan sobek, saya mau pertamax.
    siapa bisa nolongin problem saya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @zachflazz : Iya saya juga sering mengalami hal yang sama yang dialami oleh bang Zachflazz. Batik dari kantor yang lazimnya dipakai setiap hari Jumat sudah hancur berantakan tidak karukaruan.

      Ada sobekan di sana sin, dan sampai sekarang tidak dapat pergantian baru. Jadi pas Hari Jumat, saya "terpaksa" memakai batik koleksi sendiri

      Delete
    2. dikantorku bebas mas zac....:D
      aku kerja pake clana jins dan kaos,kadang aku pake clana pendek....parah banget kan.

      soal batik,aku juga suka tapi jarang pake.
      lah wong badanku juga banyak batiknya....(jangan tiru aksi saya,menyesal kemudian hari)

      Delete
    3. Batik Mas Zach harus bergambar 'Ibanes' atau 'Gibson Flying V', baru beliau mau memakainya.

      Delete
    4. @Reo Adam : Ngomongin soal celana jin saya ada pengalaman juga walau cuma sebatas buat diri sendiri. Jaman saya kuliah dulu memang suka dengan celana Jin namun repot juga kalaw sudah urusan cuci mencuci secara nyuci celana jin memang bikin cape. Meres celana jin itu berat masbro. HIheiiehiehiee

      @Rudy Arra : Wah iya bener juga ya. Lagian saya juga pengen liat Bang Zachflazz yang ganteng itu juga memakai batik hiheiheiheiheiee

      Delete
    5. tak kirim dr pekalongan yaa pak zach, motif kupu2..mau...hahaha

      Delete
    6. @cii yuniaty : Wah wah sudah ada yang nyebut "kupu kupu" ya. Kalaw Miss Syahdini the KUPU baca komentar mba cii yuniaty bisa senang sekali dia. Kupu kupunya dipromosikan hiheiheiehiehiee. Saya mau donk dikirim Batik Pekalongan. Hiehiehie Ngarep Dot Kom

      Delete
    7. nah! mendukung mbak cii yuniaty dengan maksimal hahahahahaha ga sabar pengen liat foto pak zach pake batik kupu2 hahahahahaha

      *ketawa puas banget*

      Delete
    8. kalian berdua ini lama-lama saya lukis lagi makai baju bergambar hiu sama macan lho!

      Delete
    9. @zachflazz : Cuma yang belum saya temukan di pasaran adalah model underwear alias CD yang bermotif batik. Sepanjang pengamatan saya untuk urusan per CD an, kayaknya saya sudah ubek ubek tuh Mall nda ketemu juga CD bermotif batik. Ini peluang bisnis juga. Jangan negative thingking hiheiheiheiheee.

      @diniehz : Nah nah ini dia ide miss Syahdini yang oke dokeeeh. Saya juga menunggu dengan riang gembira kapan bang Zachflazz pake batik. Kalau pake dasi bang Zach sudah biasa. Yang belum kita liat beliau pake Batik

      Delete
  4. keren ni... :D
    adminnnya selalu menggunakan baju batik apa lagi pas waktu foto bareng turis lhoo.. keren.

    tapi aku males kalo sekolah pas pake seragam batik apalagi pramuka :D , padahal kalo di pake bagus sih , pake batik terlihat okay,cuma gimana ya.. agak males, itu dulu sih tapi skrg engga.

    ini ikutkan kontes ya.. sukses deh ^___________^ .

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Miz Tia : Hiheiheie iya kah keren? Alhamdulillah. Terima Kasih. Kalaw saya sih suka sama jenis batik yang bernuansa Etnis. Seperti Batik khas Bali, Batik Jogjakarta dan Batik dari Bangkalan, Madura. Semuanya saya suka sekali, dan senang juga bisa berbatik hiheiheieiheiieiee

      Delete
    2. batik apa batuk kang?

      Delete
    3. Hiheiheihee kayaknya Klepon sama Bubur Ayam deh secara keduanya sangat saya sukai, dan saya pun menyukai kedua cemilan keren dan canggih itu hiehiehiheiheiee. Halah ngomong apa taa sayah?

      Delete
  5. Aku jadi ikut bangga mas sbg orang indo...

    aku sadar aku ga pernah pake batik sewaktu kuliah,,tapi melihat orang berbatik itu ada rasa tersendiri...:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Wammy San : Oh ya kah? Tentunya batik adalah kebanggaan kita semua. Untuk berbatik tidak harus yang berharga malah eh mahal. Nah itu dia jaman saya kuliah dulu juga nda kepikiran pake batik. Ya saya ingat waktu pertama kali menginjakkan kaki ke Pontianak tahun 1990 aja saya pake batik kepunyaan ayah saya hiheiheiheiehe

      Delete
    2. saya bangga karena Kang Asep dan Mas Wammy sedang berbangga

      Delete
    3. Hiheihieee bias eh salah bisa kompakan gitu ya hiehiehiheiee. Urusan Batik memang mangcapppss. Sampai sekarang jika ada kesempatan saya mau cari Batik lagi yang lengan pendek aja. Soale kalau pake batik lengan panjang agak ribet hiehiheiheiheieee

      Delete
  6. ditempat kerja aku juga memakai batik setiap hari sabtu dan minggu mas, ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @win3 : oh ya kah? Kalaw boleh tau tempat kerja mas di instansi mana tuh? Sepertinya menarik sekali nih kalau ada jadual memakai pakaian Batiknya. Wah pasti seruh dan elegan sekali

      Delete
    2. tempatku, sabtu, minggu, n nek pas jd pelandang jg pake batik... :D

      Delete
    3. @cii yuniaty : wah iya kah? Wah batik memang sangat membanggakan dan sangat menyenangkan. Bagi saya berbatik tentu memiliki keasyikan sendiri selain nyaman dipakai juga bisa bergaya

      Delete
    4. pelandang itu apa Mbak?

      Delete
    5. Hiehihee iya yah kayaknya itu kosa kata baru ya, apa sejenis kata benda atau kata profesi gitu? Wowww. Baru saya liat nih, mudah mudahan bukan salah tulis. Apa ya tadi itu, pelandang?. *lempengan bengong tralala

      Delete
  7. bahan batik itu umumnya enak, adem :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @myra anastasia : Benar sekali. Pada umumnya memang bahan buat batik lebih lembut dan sangat nyaman di pakai. Tentunya batik yang berharga mahal juga diyakini lebih nyaman lagi hiehiehiehe.

      Bagi saya batik apa saja dari mana asja sangat saya sukai, dan perlu ketelatenan dalam mencuci batik setelah digunakan. Untuk Laundry batik saya pernah beberapa kali sewaktu ke Bali

      Delete
    2. daster batik luwih adem :D

      Delete
    3. Wah wah ada yang pake daster batik ta? Jangan jangan nanti semau jenis pakaian baik pakaian dalam maupun pakaian bukan di dalam bercorak Batik. Wih ini sebuah ide yang luar biasa mangcapsssssssss

      Delete
    4. itu dia soal daster Kang. tadi sempat ngobrol sama Mbak Poppy, katanya kalo tidur enaknya pake daster batik. coba bayangkan. nggak sanggup saya membayangkan. kenapa nggak pake daster Korpri aja sekalian?

      Delete
    5. @zachflazz : Eala bang Zach suka membayangkan mbak Poppy pake daster taa? hiehieiheiheee. Ck ck ck mangcappssssssssss. Kalau perlu jangan cuma daster aja yang motif batik, kalau perlu underwear juga bahan batik, dan semuanya pakaian dalam wanita bermotif batik. Peluang bisnis masbro hiheiheiieieiheiheiee

      Delete
  8. photo yang bawah keren mas,seperti vokalisnya radja "ian kasela"

    mas asep memang cocok pake batik....tambah gagah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Reo Adam : huaaaaaaaaaa hiehieiehiehiee jeli juga mas Reo Adam kalaw ada foto saya berkaca mata hitam hiheiheiee. Fotonya mirip Ian Kasela ya, apa nda tebalik dia yang mirip sayah. Hiahiahihaiaa. Kena sindrom pede akut kayaknya sayah nih.

      Alhamdulillah. Terima Kasih. Mas Reo Adam juga sudah sangat ganteng hiheiheiehiheiehie

      Delete
    2. lha iyalah,.... sapa dl donk...pak asep kasela gitu loh :D

      Delete
    3. @cii yuniaty : hieehihiehieie wah kaalu urusan nyerempet Volalis saya harus minta izin dulu sama "vokalis jamrud" siapa lagi kalau bukan Mas Reo Adam yang gagah dan ganteng tenan itu. HIheiehiehiee. Nyuwun sewu ya Mas Reo Adam. Minta seribu

      Delete
    4. wah ada dialog antara Krisyanto dan Ian Kasela
      saya jadi penengahnya kalo terjadi keributan

      Delete
    5. Hiehiehiehe dijamin tidak akan ada keributan yang ada hanyalah ngerumpi bagaimana membuat diri kita semakin kinclong dan diminati banyak orang yang mau antar kue klepon dan bubur ayam hiehiheiheiheihee

      Delete
    6. tapi dialognya gak masuk tipi...hihi
      ngerumpi....bapak2 kpk pada ngerumpi....keren yah :D

      Delete
  9. Batik memang luwes. Apalagi sekarang sudah banyak baju batik yang menggunakan potongan sesuai dengan selera pasar terutama anak muda. Aku juga sangat suka dengan batik, walaupun aku hanya memakainya pada saat menghadiri acara-acara formal saja. Selebihnya aku selalu memakai T-shirt berbalut kemeja dengan lengan baju yang dilipat berpadu dengan celana jean's hehe...

    Tapi bagaimanapun, aku tetap bangga dengan batik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Rudy Arra : Hiheihee wah sudah mirip yang sering dipake Mas A.Y.Indrayana ya. Bagian dalam Kaos dipadu dengan kemeja lengan pendek yang dibukain semua kancingnya. Kecuali celana. Soale kalaw celana suka diplorotin sama sayah hiehehiehiehieiee. Boleh juga nih mas Rudy Arra pake batik. Mau Liyad e

      Delete
    2. cb mas arra pake celana batik kombor...hihihi

      Delete
    3. kalian bertiga foto pake kombor-kombor, nanti saya yang motret. awas kang asep jangan buru2 melorotin celana

      Delete
    4. Oh saya rasa tidak akan saya lakukan. Saya melakukan (melorotin celana) jika merasa malu aja. Nah ini kan sedang pede alias tidak malu ya tentu tidak hiheiheiheiheihee

      Delete
  10. berbatik tenan yaa pak asep...*kandidat jawara neh... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak ada jawara pake batik, Mbak. jawara ya pake pedang.

      Delete
    2. @zachflazz : Hihaiaiiaiahaieiieheiieiehe bang Zachflazz memang kreatif super duper untuk urusan bermian kata kata hiheihie.

      Luar biasa. Saya perlu lebih kreatif lagi dalam mengolah kata kata, soale sekarang sedang mampet di pikiran. Bawaannya mau pulang dulu soale jam kantor sudah usai teng di pukul 16.00 WIB Waktu Pontianak. HIehiehiehieiee

      @cii yuniaty : Ya Alhamdulillah. Amin Ya RObbal Alamin. Semoga memperoleh hasil yang memuaskan. Terima kasih atas kunjungan sorenya

      Delete
    3. yang pasti saya berdoa Kang, semoga menang ya kontesnya. aamiin.

      Delete
    4. @zachflazz : Terima Kasih atas doa dan dukungan moril dari Bang Zachflazz. Sejauh ini baru 2 kontes blog yang saya ikutin, masih tersisa 2 lagi dan semuanya akan deadline akhir Januari 2013 ini. Jadi agak kejar tayang hiehiheiheiee

      Delete
  11. (lihat foto yang kedua dari atas)

    dua orang dari kanan (ceweq-cowoq), di-crop, lalu diprint dan perbesar ukuran 10R. Taruhan,kira-kira Kang Asep berani nggak pasang di ruang tamu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @zachflazz : Hiehiehehie oh itu ya. Itu namanya Ririn Pudya, sudah berkeluarga. Suaminya orang Belanda. Beliau Ririn punya usaha kafe dan Pub di Denpasar Bali. Untuk urusan bolak balik ke BALI beliau sudah terbiasa. Mau kenal ya bang Zachflazz? Dia rocker , anggota rocker Kediri loh.

      Delete
    2. boleh minta alamat cafenya gak kang?:D
      sekalian kenalin donk..hehehe. sapa tau kalau ke cafenya dapet diskon 99%..

      Delete
    3. @kstiawan : hiehiehiehiee gede amat diskonnya sampai 99 persen sudah mendekati gretong alias gratis. Hiehiheiheiheiheiee. Dimana mana yang namanya gratis selalu banyak peminatnya. Sebagai pemburu gratisan bersertifikat, saya dukung mas memburu gratisan seperti sayah heihiehiheiee

      Delete
  12. Dan kita semuah harus patut berbangga kalau batik memang indah untuk di jadikan busana baik untuk segala usia ya... Wah si bule ikut narsis juga di atas ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @cik awi : HIheiiehie eiya si Bule nanya "what is this" katanya sambil menunjuk batik yang saya pakai. Ya saya jelaskan aja ini Batik khas Indonesia, kiriman dari rekan saya di Jogjakarta. Sayang sekali batik itu sudah tipis bahannya, dan ada sobekan di sisi sakunya.

      Delete
  13. Koleksi batiknya merujuk ke perasaan cinta yang mendalam nih. Saya juga punya baju batik, batik cocok di pakai kemana saja, elegan. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Sii Isni : Hohoehoehoehoe terima kasih sudah berkunjung ke sini ya. Iya benar sekali bagi saya berbatik sangat menyenangkan dan bisa dipakai dalam segala suasana baik formal maupun non formal

      Delete
    2. apalagi buat kondangan. dapet nasi kotak..

      Delete
    3. @Kstiawan : saya pernah punya pengalaman mengantar teman di Wisuda di kampus. Saat itu saya cuma menemani sang wisudawan saja, eala saya dapat 3 kotak secara sang wisudawan dan keluarga sudah keburu masuk auditorium.

      Jadi saya yang pegang kupon mealsnya ketiban rezeki hiheihee. Bayangkan sekali gabruk dapat 3 nasi kotak hhiheihiehieiee

      Delete
    4. pastinya kenyang banget ya kang..hehehe

      asal jangan kenyang Bali aja. bisa gazwat..xixixixi

      Delete
  14. Wah Batik nya banyak dong pak, buka persewaan batik aja pak. Menghasilkan dan membudayakan batik....kira kira laku gak ya

    ReplyDelete
  15. saya juga sukkaaa pake batik.. sampe tidur pun berbatik hueheuehehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. halahh, ada temennya nih Mbak Poppy.

      Delete
    2. Poppy Bunga malam...

      Delete
    3. Hiheiheiheie bener bener mangcaaps. Kadang untuk ursan go to bed ini saya tidak punya piyama yang biasa dipake orang beneran untuk istirahat atau tidur.

      Tidak ada kepikiran pake Piyama buat tidur, apa yang dipake saat ya dibawa aja bobo hiehiheihee. Syarat bobo (tidur) kan ngantuk hiheiheiheihee

      Delete
  16. memang kelihatan keren kalau pakai pakaian batik..hehehe

    btw, ini artikel kontes kah kang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Kstiawan : Hiheihee iya kalau ada acara formal maupun nyantai, memakai batik atau berbatik juga keren. beda dengan Kaos yang cuma cocok diacara santai tapi tidak diacara formal.

      Kalau batik bisa pake keduanya, buat nyantai asyik, buat formal memang pas. Hhiheiheihee. Iya benar sekali, ini artikel sudah dikirim ke panitia lomba. Ikutan aja mas, masih ada waktu loh. Ini lomba terbuka untuk umum. Siapa saja boleh ikut.

      Delete
    2. boleh juga. tar saya liat di web resminya.

      Delete
  17. Kunjungan pertama di blog ini .salam kenal !bloger pemula minta izin gabung!sekedar untuk bersilaturahmi

    ReplyDelete
    Replies
    1. @agusciamis : HIhiehieie wah senangnya saya dapat kunjungan baru dari blogger yang lain. Semakin banyak kan semakin mempererat tali silaturahmi kita, dan semakin banyak sahabat akan semakin kinclong hiheiheiheiee. Selamat bergabung dan terima kasih sudah berkunjung. Salam hangat dari Pontianak, Kalimantan Barat

      Delete
  18. saya juga bangga berbatik, saking bangganya sekarang jadi ikutan di industri batik :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ahmad muazim abidin : Hiehiheiee wah wah ini saya berhadapan langsung dengan produsen batik. Wah senangnya bisa kenalan dengan pengusaha batik dan juga blogger. Hiehiehiheie. Keren keren. Insya Allah saya akan datang berkunjung lagi ke blog mas. Salam hangat kami sekeluarga di Pontianak. Kalimantan Barat

      Delete
  19. Ini perdana ya saya dimari...
    Selamat berbatik ria kang Asep. :)
    Salam dari Mataram.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Hendra Hacc : Hiheiheiheiee keren nama belakang mu pake "Hacc" seperti bau bau bule gitu hiheiheiheiee. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca baca artikel yang sudah tersedia dengan manis di sini hiehiehiheee. Wah dari Mataram (NTB) ya? Saya ada teman di Mataram, dan sudah sering bertemu waktu kegiatan di Denpasar, Bali.

      Delete
  20. membudayakan Indonesia lewat batik. mantap nih kang Asep. walaupun saya gak pernah berphoto bareng bule, tapi saya juga pengguna batik aktif. karena simple dan tidak terlalu tebal sehingga mudah digunakan!

    ReplyDelete
  21. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  22. Pengalaman yang mengesankan, bisa promosi-in batik di LN.
    kOMENT BALIK YA ?
    http://amir-silangit.blogspot.com/2013/01/batik-warisan-budaya-yang-harus-di-jaga.html

    ReplyDelete
  23. wah keren, gk di Indonesia gk di lar negeri slalu berbatik. TOP mas ;)

    ReplyDelete
  24. Mantap pengalaman berbatiknya !
    Salam kenal penuh persahabatan dari One Sm : http://tinyurl.com/ahw7h5j

    ReplyDelete
  25. Baca punya saya juga, yah! ^-^

    http://mrikartayusani.blogspot.com/2013/01/trend-berbatik-bukan-sekedar-warisan.html

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog