Jual Milagros disini
Loading...

Skandal Panci

Tag : KPK - Asep Haryono | Skandal Panci - Powered by Blogger
Sambungan Hari Selasa 25 Desember 2012
Berdasarkan Kisah Nyata alias True Story

Catatan Asep Haryono

Namun begitu karton hadiah itu dibuka lagi lebih dalam ternyata sang PANCI tidak dilengkapi sama tutupnya. "Oala kok jadi gini sih mas, pancinya bagus tapi tidak ada tutupnya e" kata Istri seperti kebingungan. "Iya yah kenapa pula tidak ada tutupnya jangan jangan lupa kali" jawab saya.

Iya lah percuma juga dapat hadiah Panci keren gini kalaw nda ada tutupnya. Gimana mau mateng nanti. "ya sudahlah mas kita kembalikan saja ke tokonya biar dapat ganti" kata istri.   Karena sudah sampai di rumah, ya sudah rencana untuk mengembalikan hadiah Door Prize nomor 11 yang ternyara beriisi "Electronic Heat Cup" atau "Panci Elektrik" ini diputuskan ditunda besok atau lusanya saja.

Namun untuk memastikan rencana kami untuk mengembalikan sang panci ke tokonya, saya pun berinisiatif untuk menelpon toko ***sensor*** yang terletak di perkulakan HP dan gadget Kawasan Kathulistiwa Plaza di Kota Pontianak.  Karena pertimbangan tertentu nama tokonya kami rahasiakan agar tidak menimbulkan "kerusuhan" atau artikel ini dianggap provokatif. HIheiheiheiee

Panci Dikembalikan

Masih dari hari yang sama saat itu, Sabtu 22 Desember 2012 ,  sekitar jam 17.00 WIB, saya pun berinisiatif menelpon toko tersebut sekedar memberi kabar bahwa door prize nomor 11 (sebelas) yang kami peroleh karena cabut undi dari pembelian Hp dan Ipad Advan Vandroid T2Cl. baru yang ternyata berisi 1 buah "Electronic Heat Cup" atau "Panci Elektrik" ini ternyata tidak disertai tutup nya.

Dari hasil pembicaraan via telepon antara saya dengan pemilik toko ***sensor*** yang terletak di perkulakan HP dan gadget Kawasan Kathulistiwa Plaza di Kota Pontianak itu diperoleh kepastian bahwa hadiah Door Prize nomor 11 yang berisi "Electronic Heat Cup" atau "Panci Elektrik" ini boleh claim atau dengan kata lain diantar saja ke toko tanpa disertai penjelasan apakah akan diganti hadiah panci baru dengan jenis yang sama atau ada opsi lain.

"Nanti kalaw hadiah door prize ini dikembalikan kepada tokonya, dan kita diminta ambil cabut undian door prize lagi gimana nih?" tanya saya kepada istri. "Oh kalaw disuruh cabut undian door prize lagi bisa jadi dapat hadiah hiburan kartu perdana aja, rugi donk, soalnya probabilitasnya bisa jadi kita dapat hadiah kecil dari Panci ini.  Masih mending kalaw dapat hadiah undian gede, lah kalau dapat kecil cuma kartu perdana gimana" jawab Istri.

"Boleh hadiah cabut undian Door Prize lagi tapi hadiah Panci ini jangan gugur, biar nda ada tutupnya" jawab istri memberi win win solutions"Okehlah kalaw gitu kita siap bargain jika hadiah door prize nomor 11 ini dikembalikan, kita sudah siap dengan opsi opsi ini" kata saya bangga. Padahal cuma door prize panci saja kami sudah terlibat diskusi serius  hiehiheiheihee.  Kami memutuskan hadiah door prize berupa panci tanpa tutup ini akan dikembalikan keesokan harinya

Malah Dapat Yang Rusak
Singkat kata hinggap lah saya di toko ***sensor*** yang terletak di perkulakan HP dan gadget Kawasan Kathulistiwa Plaza di Kota Pontianak itu.  Setelah basa basi sedikit, saya pun duduk dengan tenang di depan etalase toko tersebut dan menjelaskan duduk persoalannya dengan runut dari hulu ke hilir eh salah dari awal sampai akhir. 

"Pak ini hadiah door prize nomor 11 hasil cabut undi saat pembelian Hp dan Ipad kemarin dan ternyata isinya panci yang tidak ada tutupnya" kata saya kepada salah seorang staff di toko tersebut. "ohh ya maaf pak khusus hadiah door prize ini kami belum sempat cek ulang" kata staff tadi sambil membawa door prize yang saya bawa tersebut ke dalam.

Beberapa menit kemudian , mba petugas toko tadi keluar sambil membawa Panci yang sama baik model maupun ukurannya sama persis dengan yang tadi cuma bedanya tidak ada kertas kadonya. Ya tidak apa lah cuma nda ada kertas kadonya, toh sudah dapat PANCI pengganti. Horee.  Saya pun tidak memeriksa ulang kondisi sang PANCI tau tau si PANCI sudah masuk tas kresek hitam, dan saya pun pamit dan bergegas pulang.  Sesampai di rumah PANCI dibuka dan dibedah eh ternyata bermasalah lagi.  PANCI nya RETAK.  Huaaaaaaaa

TUTUP SUDAH ADA :  Nah ini dia sang PANCI elektrik sudah berada di rumah, dan setelah diliat sekilas sudah ada TUTUP nya.  Namun ternyata panci ini masih menyisakan masalah lagi.  Apa itu masalahnya?  Foto Asep Haryono

PECAH :  Coba lihat di bagian bawah sang Panci Elektrik ini, dan saya tambahkan lagi dengan anak panah warna kuning untuk mempertas adanya keretakan di PANCI.  Oala sudah capek capek ditukar eh malah dapat yang rusak.  Foto Asep Haryono

Hal ini diketahui oleh sang istri yang memang cermat dan teliti jika membeli barang di toko. "Ayah, coba liat nih hadiah door prize yang sudah ayah klaim dan mendapat ganti panci baru itu ternyata rusak di bagian bawahnya tuh liat" kata sang istri.  Saya pun memperhatikan bagian bawah Panci Elektrik tersebut dan mendapatkan ada keretakan di sana.  Saya pun langsung mengambil kamera digital yang dan mengambil foto fotonya sebagai proof alias bukti hiheiheihee. Lebay e

Oala sudah saya bolak balik dan capek menukar eh malah dapat PANCI yang rusak. Setelah saya teliti lebih cermat lagi diketahui ada "gempa bumi" (baca : keretakan) di bagian bawah sang PANCI. Bisa dipastikan pANCI ini tidak bisa digunakan sama sekali.  Saya pun sudah frustasi untuk kembali memulangkan panci rusak ini ke toko itu lagi.  Nanti bisa 4 L (Loe lagi Loe Lagi). "Ya sudahlah Ayah biar nanti bunda saja yang nguruskan ke sana" jawab Istri,   (Asep Haryono)

60 comments:

  1. belum selesai ya Kang?

    ReplyDelete
  2. yang penting pertamax

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. tuh kan... lagi-lagi saya terakhir...

      Delete
  4. ketigax juga masih sayah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaa ck ck berenteng, Iya masih diketik dan diedit potona. Sabaaaaaaaaaar hiehiehiehiheee

      Delete
    2. hasyem...kirain dapat pertamax,rupanya udah keduluan mas Zac :)

      Delete
    3. @Reo Adam : iheihiehiehieee iya pertamax nya sudah diborong sama bang Zachflazz. Oahemmm sudah jam 01.05 wib di kota Pontianak saat saya menulisi jawaban reply komen mas Reo Adam nan ganteng keren ini. Wahh saatnya mau turu sek iheihiehie.

      Delete
    4. iya tuh Kang, koq sampai dapet yang retak mlantar ruwet begitu ya.. haha. buat pelajaran tentu saja. besok lagi kalo dapet panci lagi, dibuka dan ditelanjangi dulu.

      Delete
    5. tapi mungkin mbaknya tau, panci itu bakalan jadi alat buat ngelempar kali ya..

      Delete
    6. @zachflazz : Hiheihiee benar sekali. Antara saya sama penjualnya sama sama tidak teliti. Saya seharusnya cek dahulu di tempat, cek on the spot. Penjualnya juga seharusnya meneliti sebelum packing barang yang sudah dibayar customer. Ini pelajaran berharga buat saya tentu.

      Hiheihee iya iya jangan jangan itu PANCI habis buat sansak dan lempar lemparan para pegawainya hiheiheihiehiehie

      Delete
    7. kayak pegawai KPK aja

      Delete
    8. belum pada nongol mungkin..mas zach...hehe

      Delete
    9. mau sekalian gabung juga kali tuh bang asep...pegawai panci nya ke KPK...hehe

      Delete
    10. Lha saya comment yg ke berapa neh disini?

      #wah, aneh banget ngasih hadiah kok rusak begitu ya Kang?, tapi saya prnh sih nagalami, tapi gk lgs rusak, hny berumur pendek saja.

      Delete
  5. Hahahahaha,
    kudu diperiksa di tempat tu ya...
    Pancinya suka buat lempar2an staf tokonya apa yak @.@

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Untje van Wiebs : Hiheiheiehiehie kebetulan nih saya blogwalking sampai malam gini eh ada mba Una hiheiheieee, malah udah dini hari. Hiehiehieei

      biasalah kadang saya juga "gentayangan" di waktu waktu tengah malam gini, sekalian Blogwalking juga sih walau nda lama. Ujung ujungya turu eh tidur hiehiheiheiheiee

      Delete
    2. enak soalnya cuti beliau. makanya energinya super dahsyat buat ngeblog. nanti kan giliran ibunya anak-anak protes tuh, abis dicuekin mulu buat ngeblog. hiehie..

      Delete
    3. @zachflazz : Sebenere saya dan istri dan anak anak mau "mudik" ke Jakarta atau ke Jogjakarta sekaligus menghabiskan malam tahun baru di sana. Namun apa daya momen atau waktunya dapet, eh dananya belum ada. Hihiehiehiehiehiee. Jadi nda klop hiehiheiehiee.

      HIhiehiee tenang aja, ibunya anak anak sudah punya Laptop sendiri, dan juga bisa pake Ipad yang sudah jadi milik saya itu hiehiehiehiehe

      Delete
    4. pasti lain kali dalam waktu dekat bisa ke jawa kang

      Delete
    5. numpak...motor mabur ya mas ...hehe :)

      Delete
  6. trus gimana mas....dapet ga panci yang betul?
    klu ga dibagi juga....mending lempar aja tu panci sama yg jaga counter.
    kalu kurang besar buat nglempar,ntar aq pinjemin yang lebih besar....:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Reo Adam : Iya mas setelah saya klaim, lalu dapat panci elektrik baru. Begitu dicek panci elektrik yang baru dapat ganti itu ternyata rusak dan pecah dibagian bawahnya. ya udah diklaim lagi nanti.

      Istri saya yang menawarkan diri untuk klaim ke toko tersebut. Insya Allah dapat lagi Panci yang sama namun tidak bermasalah lagi. Ada tutup dan tidak ada retak retaknya hihiheiheiheihee

      Delete
    2. panci memang menyusahkan. heran, kenapa kita favorit banget sama panci, coba?

      Delete
    3. Nah ini dia pertanyaan yang sederhana dari Bang Zachflazz namun super sekali, dan saya sulit untuk menjawabnya hiheiheiee. Napa pula kita ngefans sama Panci hiehiehiee. Mungkin kebetulan aja suka hiehiehiehiehiehiee. Panci isbedes katam Mas Indrayana eh naksudnya is de bes

      Delete
    4. KPK berpanci, saya nyoba bikin kartunnya, tapi gagal terus. ada apa ya

      Delete
    5. kartu apa hayo....?
      aq kebagian gak? klu ga kebagian kebangeten :D

      Delete
    6. ada yang salah ya mas zach...kira2 apa ya ... :)
      #ikutan mikir :)

      Delete
  7. Ohh... Panci... begitu rupanya tragedimu.
    Ini yang ngasih hadiah sama yg dikasih hadiah sama-sama ngga teliti yaa... Memang lebih baik kita dibilang cerewet ditempat dari pada mengalami hal seperti itu.

    Sekarang sudah dapat yang bagusnya belum pak..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Niken Kusumowardhani : Benar sekali mba Niken. Antara saya dan penjualnya sama sama nda teliti. Pepatah lama barang yang sudah keluar dari toko biasanya sudah bukan tanggung jawab mereka lagi. Di Bank juga demikian kan ya.

      Ini pelajaran berharga buat saya jika ingin membeli barang elektronik lagi kudu cekidot dulu barang yang sudah dibeli agar hal konyol seperti ini tidak terulang lagi.

      Saat reply ini saya tulis, sang istri sudah go menuju Toko tersebut untuk klaim Panci yang baru, semoga tidak ada kendala dalam proses klaimnya. Soalnya sang Panci nda pake garansi hiheiheiehiee

      Delete
  8. Hadiah setengah hati ,.. kepalanya dilepas ekornya dipegangi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Djangkaru Bumi : Hiehiheiheie iya kira kira demikian mas. Kepalanya dipegang, ekornya di lepas, atau sebaliknya ekornya yang dipegang, kepalanya dilepas hiehiehiehiee

      Delete
  9. aduh,...nambah kerjaaan aja nih pak asep.
    k0q ga d priksa d toko skalian ...hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. kang asep ini buru2 balik ke rumah, pengin segera bw!

      Delete
    2. @cii yuniaty : Hiheieieie yah itulah. Ini pelajaran berharga buat saya jika ingin membeli barang elektronik di masa yang akan datang. Saya harus lebih cermat, teliti dan waspada lagi. Terima kasih sudah mengingatkan saya.

      @zachflazz : Hiehiheiheie kasih tau nda ya. Hiheiheie ih jadi malu deh saya. *mlorotin Celana

      Delete
    3. celananya lapis 4 ya? pede banget soalnya

      Delete
    4. wkwkwkw...aduh bapak2 parah nih... :D

      Delete
  10. kekerasan dengan panci nih,,,, hahahaha
    tapi ya namanya hadiah ya pak... mo gimana lg..terima wae lha.. hihih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @riaberbagi : iheiheihiehiee iya mba Ria, yah beginilah kondisinya jika saya yang kurang teliti dalam membeli barang dari toko. Iya bener juga yah namanya juga iseng iseng berhadiah.

      Delete
    2. hadiah memang asoy. tapi kadang bikin letoy

      Delete
  11. Gue kok ketawa baca postingan ini, gimana yang pertama hadiahnya gak ada tutupnya setelah di tuker malah dapat yang rusak.. ƗƗɑƗƗɑƗƗɑ "̮

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ade : Hiheiheie iya bener juga ya sepertinya cerita ini konyol dan seharusnya tidak terjadi. Jadi merepotkan saya aja hiehiehie. Tapi yang jelas ini pelajaran berharga buat saya agar hal serupa tidak terjadi di masa yang akan datang. Jauhh juga tuh toko dari rumah saya, lumayan juga jika bolak balik jaraknya

      Delete
  12. setelah di urus bunda gmana gan? hehe jd penasaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Hany : Ihiehiheie. Ini pelajaran berharga buat saya jika ingin membeli barang elektronik lagi kudu cekidot dulu barang yang sudah dibeli agar hal konyol seperti ini tidak terulang lagi.

      Saat reply ini saya tulis, sang istri sudah go menuju Toko tersebut untuk klaim Panci yang baru, semoga tidak ada kendala dalam proses klaimnya. Soalnya sang Panci nda pake garansi hiheiheiehiee

      Delete
  13. weleeeh, mentang2 gratisan kok ya ngasihnya yang rusak sih.. ckckck.. pajang di pontianak post juga kang, di bagian surat pembaca hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. pajang juga di depan kamar tidur

      Delete
    2. @diniehz : Hiheiheie kan sudah ada "koran online" namanya simplyasep daily journal alias blog ini hiheiheie. Secara saya sendiri yang "meliput". dan menuliskannya dan tayang hiheiheiee.

      Inilah mungkin yang dimaksud Citizen Journalism, artinya orang sipil pun bisa melaporkan apa yang dia liat, rasakan, alami dan ditulis lalu dishare ke seluruh dunia.

      @zachflazz : Yang dipajang di kamar tidur foto foto anak anak aja, dan gambar gambar Teddy Bear, Angry Bird dan Saun Desipssssssssssss hiheiheihee. Opps jadi nyebut blognya mba Una

      Delete
  14. Gara-gara sebuah panci tanpa tutup jadi panjang ceritanya ya Kang hehe... tapi jadi makin kompak sama istri ye... jadi punya pengalaman baru juga...

    untuk yg nggak ada tutupnya ya, coba kalau pancinya yang nggak ada tapi tutupnya doang #eh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. panci tanpa tutup ibarat kang asep tanpa bubur.

      Delete
    2. @Uzay : Hheihiehiee iya bener sekali. Ini memang based on true story, cerita sebuah PANCI menjadi kisah yang panjang. Di angkat dari hal sederhana sebuah PANCI tapi ada warna dan bumbu cerita lainnya dari si PANCI yang saya bagikan hiehihee

      @zaCHflazz : Iya saya senang sekali sama yang namanya Bubur beserta keluarga dan sodaranya mulai dari Bubur Ayam, Bubur Kacang Ijo, dan bubur bubur lainnya. Cuma nda aja rujak bubur

      Delete
  15. wuuiiih enaknya yg lagi cuti.. tp masih ttp bisa posting.. salut deh..
    Trus kabarnya si panci gmn mas? dah dpt ganti?
    Klo mau praktis ya beli sndri, jgn yg gratisan.. hahaha.. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. @covalimawati : Hiehiehe ada mba Cova, hihiehie asyek e dikunjungi lagi sama mba Cova. Iya nih cuti rutin taunan 12 hari sayang kalaw nda diambil. Santai dan rileks aja bersama keluarga.

      Iya mosting dan blogwalking "curi curi" aja, maunya sih cuti taunan ini saya mau fresh, dan nda mau ada urusan kantor dan pekerjaan.

      Kabar terbaru PANCI sudah bisa diklaim tadi pagi (Kamis, 27 Desember 2012). PANCI sudah diperoleh penggantian baru yang lengkap (ada tutup dan tidak retak). Hiheiheie. Di edisi besok Insya ALlah akan saya tuliskan bagian terakhirnya dari Trilogi Panci ini hihiehieiee

      Delete
  16. astaga...........
    prihatin sama kedaan pancinya, miris banget :D .sabar ya ci.. puk puk puk puk 'tepukin bahu (eehh) .

    tp jujur dari panci aja bisa punya perjalanan yg amat pnjg gitu ya.. ^_^ .hebat kang asep :D
    .

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Miz Tia : Hiheihiehiee iya mba Tia. Terima kasih atas dukungan morilnya hiehiheihee. Halah lebay sayah ini *plak.

      Iya benar sekali. Bukan maksud mendramatisir, cuma inilah saya berbagi cerita soal Panci yang saya peroleh sebagai hadiah karena membeli sebuah produk yang ternyata bermasalah.

      Disusun menjadi sebuah cerita padahal cuma tema sebuah Panci bisa jadi panjang karena banyak peristiwa di dalamnya.

      Delete
  17. ya mungkin di kasih gratis krn rusak pak.. heheehe..

    semoga yg ketiga ini dpt yg bener2 ya pak.. bukan yg bener2 rusak loh.. Selamat berlibur :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @myra anastasia :HIhiehiehiee iya bener kali ya mumpung gratisa dikasihnya yang rusak hiehiehiee. Tapi memang dasarnya saya juga yang tidak teliti dalam membeli barang.

      Teliti sihh udah cuma nda cek hadiah door prize panci itu aja. Urusannya jadi panjang. Edisi mendatang masih tema PANCI. Final report hiehiehiee. Mudah mudahan tidak membosankan.

      Iya terima kasih. Saya cuti taunan 12 hari kumpul aja bersama keluarga, nyantai dan JJS. Insya Allah kembali ke "habitat" dunia kerjanya 1 Januari 2013 mendatang. Terima kasih mba Myra atas kunjungannya

      Delete
  18. sabar aja, belum rejekinya kali.

    ReplyDelete
  19. ending nya gimana tuh bang asep....hehe
    harus merelakan pd akhirnya ya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @busi os 19 : Alhamdulillah ending ya happy alias Happy Ending, dan sudah mendapat panci yang baru dan lengkap semuanya hiheheheiheiee

      Delete
  20. wuihhh...panci juga bisa kena skandal ya pak,hihihi...

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog