Jual Milagros disini
Loading...

Andai Sang Waktu Bisa Diulang

Gambar dari Internet
Catatan Asep Haryono

Sudah menjadi ketentuan dari Allah SWT bahwa roda kehidupan akan selalu berjalan sesuai arah dan ketentuan yang sudah digarikanNYA, dan dalam hal ini sang waktu akan terus berputar pada porosnya.

Sinar mentari yang kita nikmati setiap hari datang disetiap harinya (itupun kalaw nda mendung donk ya-red) begitupula dari diri saya, anda, kawan kawan dan semuanya.   Segitukah dramatisasi kehidupan ini, yang harus kita perhatikan dengan baik kaitannya dengan sang waktu?.

Hidup ini hanya satu kali, dan atau satu periode saja.  Kalau saya coba gariskan alur hidup ini mungkin hampir mirip dengan sebuah garis lurus horizontal, lahir ke dunia - bayi - besar bersekolah maupun tidak - bekerja maupun belum - menikah atau belum - berbakhit kepada orang tua - sukses - kaya Insya Allah - beramal kebaikan - menghadap Yang Maha Kuasa.  Segitu sederhanakah garis kehidupan yang digambarkan seperti ini? Tentu saja belum tentu. Saya hanya iseng iseng saja menggambarkan.  Urusan ke depan dunia ini hanya Allah SWT Yang Maha Tahu.

Penyesalan Selalu Datang Terakhir
Begitu kata "penyesalan" hadir dalam postingan saya kali ini pikiran dan fokus saya sekarang adalah bagaimana memanfaatkan sang waktu yang tercipta dan tersisa untuk saya sekarang ini bisa dimanfaatkan yang sebaik baiknya bermanfaat baik untuk diri sendiri, orang tua, agama , masyarakat dan bangsa dan Negara.  Penyesalan adalah "sesuatu" (minjem istilahnya Syahdini-red) yang sering disebut orang selalu datang disetiap akhir suatu peristiwa. Jarang saya dengan penyesalan itu datang di awal. Penyesalan biasanya datang paling belakangan.  Kalaw penyesalan di awal sebutannya apa donk? Mene ketehe saya.

Banyak ragam dan model "penyesalan" yang saya rasakan sekarang ini, di usia saya yang sudah dikatakan tidak muda lagi,  Hehehee jadi ngaku tuir donk?.  Kata orang usia boleh saja tidak muda, tetapi semangat hidup haruslah tetap menyala dalam diri kita semuanya, diri saya, diri kawan kawan, dan semuanya.

Semangad hidup dalam mewujudkan cita cita dan impian yang belum terlaksana harus tetap membara dalam dada. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan impian dan cita cita yang belum terwujud.  Bagi sebagian orang ada yang dimudahkan dalam mencapai cita cita, sedangkan sebagian yang lain harus melalui jalan berliku onak dan duri dalam mengejar cita cita.  Hanya Allah Yang Maha Tahu,

Salah satu penyesalan yang saya rasakan sekarang ini adalah menabung.  Sudah lama saya tau bahwa kegiatan menabung itu banyak manfaatnya bahkan ketika saya duduk di bangku SMP sekalipun di era taon 84 an lalu pun sudah dikasih tau sama guru guru bahwa menabung itu baik. Slogan "gemar menabung" atau "hemat pangkal kaya" saya tahu tapi tidak saya laksanakan. 

Andai saya tau dan mengerti saat itu bahwa menabung itu luar biasa manfaatnya bisa saja kehidupan saya sekarang ini bisa berbeda.  Saya menyesal tidak menabung dari kecil. Penyesalan selalu datang terlambar, dan di usia yang sudah tidak muda lagi saya baru ngeh bahwa menabung itu banyak manfaatnya.

Berharap Waktu Bisa Diulang
Begitu pula saat saya duduk di bangku kuliah, saya melihat ada perbedaan visi antara mahasiswa jaman sekarang dengan jamannya saya kuliah dahulu di era taon 1990 an.  Yang namanya teknologi informasi seperti internet, dan beragam informasi lainnya begitu mudah diperoleh saat ini, dan jika kita amati dengan cermat semua fasilitas anak jaman sekarang sudah tersaji lengkap di sini.

Penyesalan saya di sini tidak lain adalah wawasan saya yang kurang saat itu.  Benar seperti katak Pak Dahlan Iskan (Menteri BUMN) yang menulis buku GANTI HATI itu.  Menurut beliau setiap generasi berbeda antar satu dengan lainnya, dan perbedaan itu tidak bisa dipaksakan untuk didekat dekatkan.

Andai waktu bisa terulang, tentu saya ingin sekali kembali ke masa kecil dan menjalani roda kehidupan yang sudah saya "ketahui" dan saya sudah "intip" di masa kini.  Memang terkesan konyol dan mengada ngada mengharapkan jam waktu berputar kembali ke masa silam. 

Saya hanya berandai andai saja, Andai waktu bisa terulang tentu saya akan berbuat baik,. menabung dengan rajin, belajar tekun dan bekerja giat, dan berjanji akan menjadi orang yang baik.  Jika saya tau akhirnya saya jadi begini, tentu saya berharap diberikan suatu mukzizat (miracle) untuk bisa kembali ke masa silam dan menapaki jalur kehidupan yang sudah saya "ketahui" di masa depan.   Tidak mungkin kan?  Ah andai waktu bisa diulang.(Asep Haryono)

13 comments:

  1. subhanallah indah sekali postingannya kang asep..
    waktu adalah makhluk Allah..
    namun makhluk ini sangat tidak tega, bukti jika kita ingin mengulang waktu semenit saja, makhluk ini tak bisa mengabulkannya. ini adalah udah takdir Allah kepada makhluk2 lainnya,
    namun dibalik tidak teganya, makhluk ini sangat bersahabat jika kita selalu bersahabat dengannya, dengan cara mengikuti aturan waktu Allah...

    terima kasih pembagian ilmunya kang asep..

    salam sejahtera dari lukman...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Lukman Hakim : Terima Kasih atas kunjungannya ya mas Lukman. Ini saya juga merasakan waktu berjalan demikian cepatnya, dan tidak sadar waktu sudah sampai pada tahap sekarang ini.

      Waktu memang misteri, dan seperti yang kita tahu bersama bahwa sang waktu tidak akan bisa diulang lagi. Penyesalan selalu ada dan membayangi saya. Semoga waktu yang tersisa bisa berkah dan bermanfaat

      Delete
  2. salut mas....posting yang benar2 memotivasi diri.
    penyesalan hidup memang datang nya belakangan,untuk itu kita harus bijak sebelum mengambil tindakan agar tak ada lagi penyesalan nantinya.sudah pasti usaha dan diiringi dengan doa.
    nice share mas....sukses slalu buat anda

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Reo Adam : Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah SWT. Terima Kasihs udah berkomentar di halaman tentang waktu di blog pribadi saya ini. Penyesalan sudah pasti ada dan selalu saya rasakan.

      Namun saya berusaha untuk tidak larut dalam penyesalan, karena waktu yang tersisa sekarang ini masih terbuka banyak kesempatan. KEsempatan itu harus saya manfaatkan sebaik mungkin

      Delete
  3. andaikan waktu bs diulang, sering banget nyangkut dibenakku kalo lg nyesalin sesuatu. Naudzubillah, ada penyesalan. Semoga kita bs memperbaiki diri setiap waktunya. Amin

    Just fyi mas, kalo diawal namanya perdaftaran, bukan penyesalan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @cici pratama : Benar sekali mba. Penyesalan selalu datang belakangan ya. Kadang penyesalan itu harus diikuti dengan kegiatan untuk memperbaiki diri sendiri agar penyesalan serupa atau bahkan yang lebih buruk lagi bisa sedapat mungkin dihindari.

      Insya Allah kita semuanya bisa memanfaatkan sang waktu yang masih tersisa untuk mewujudkan harapan, angan, cita cita dan impian kita masing masing

      Delete
  4. jangankan untuk beberapa tahun yang silam, satu jam yang lalu saya tidak mungkin datang kembali..

    mungkin itulah mengapa waktu itu sangat mahal..

    ReplyDelete
    Replies
    1. @affanibnu : Benar sekali mas. Waktu memang tidak bisa diulang kembali. Andai kita semua bisa masuk ke dalam mesin waktu misalnya, kembali ke masa silam, tentu kita akan berbuat baik lagi, dan menghindarkan diri dari apa yang sudah kita rasakan sekarang ini.

      Sayangnya waktu sudah absolut dan sudah menjadi ketentuan Yang Maha Kuasa, ALLAH SWT, dan waktu akan berjalan sesuai dengan porosnya, dan sesuai dengan kehendak dan kemauan ALLAH SWT

      Delete
  5. Andai waktu bisa kuulang ...
    Aku akan kembali kepada masa SD untuk kembali berbahagia bersama teman-teman ...


    Andai saja ada mesin waktu. Hiehieheheiheihehe ............

    ReplyDelete
    Replies
    1. @A.Y.Indrayana : Hehehe. MEsin Waktu sebenarnya sudah pernah diciptakan oleh para ahli di Barat. Artikel tentang mesin waktu pernah dimuat di berbagai media di Indonesia beberapa tahun yang lalu.

      Mesin waktu yang digambarkan di film film fiksi adalh rekaan semata, namun bukan hal yang mustahil diciptakan jika mendapat izin dari Allah SWT. Wallahu Alam. Terima Kasih sudah mampir y

      Delete
  6. ingin memutar mundur sang waktu? keinginan fantastis yang realistis sih Kang.
    ahh, kalo saya sih apa yang tidak tercapai di masa lalu, akan saya amanatkan untuk anak saya buat melanjutkannya. simpel ajalah, hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @zachflazz : Ini dia pencerahan yang luar biasa dari abang Zachflazz hehehe. Memang keinginan dan angan angan yang tidak tercapai di masa lalu bisa diwujudkan dan dilanjutkan pada masa sekarang ini melalui anak anak kita nanti sebagai pengganti kita semua. Terima Kasih

      Delete
  7. Memang Begitulah Roda kehidupan, semua yg sudah berjalan tidk akan mundur, tetapi maju dan berputar terus, disinilah kita bisa mengambil manfaat dg adanya pembelajaran Roda kehidupan, sehingga kita harus tetap punya semboyan, haru harus lebih baik dari kemarin dan esok harus lebih baik lagi dari hari ini,..... semua diatur yg kuasa, kita hanya berusaha......:D)

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog