Jual Milagros disini
Loading...

Lomba Design Blog Yang Tertunda

Perlu Perencanaan Yang Matang
Oleh : Asep Haryono

Seperti yang sudah saya bahas dalam postingan saya kemarin yang berisi dan berjudul tentang "Mengikuti Lomba Desain Blog Gebyar ICT Kominfo - BSI Kubu Raya" kemarin sudah cukup jelas saya paparkan suasana pembukaan Gebyar EXPO ICT Kubu Raya yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Pemkab Kubu Raya itu.

 Dalam pandangan saya yang (kebetulan) turut hadir menjadi saksi perhelatan Expo ICT Kubu Raya itu cukup baik dalam artian penyelenggaraan pembukaannya sudah disiapkan dengan cukup baik oleh para panitianya.

Untuk mengharapkan kesempurnaan memang tidak mungkin untuk pemkab Kubu Raya yang baru pertama kali menyelenggaakan Expo ICT di tahun 2012 ini, dan itu bisa dimaklumi oleh saya, sebagai salah satu calon peserta dii ajang lomba Desain BLOG ICT di hari itu (6 Juni 2012).

Beberapa catatan di bawah ini boleh dianggap sebagai masukan dan bukan koreksi  Karena kalaw saya sebut dengan "koreksi" memberi kesan "menggurui" oh tidak sama sekali.  Apalagi kritik, untuk saya pribadi tidak pantas bagi saya mengkritik. Saya lebih cenderung menyebutnya sebagai masukan atau input.

Kendala Teknis dan Alam
Hal hal teknis seperti down jaringan koneksi Internet,  dan listrik padam adalah dua hal yang kritis dan krusial bagi peserta lomba Desain BLOG ICT yang sudah hadir beberapa jam sebelumnya di acara hari itu. Saya respek dan salut kepada para peserta lomba (semua katagori tidak hanya lomba desin blog saja-red) yang sabar menunggu hingga lebih dari 2 jam dari jadual pembukaan Gebyar Expo ICT yang digadang gadang dimulai pada jam 09. 00 WIB itu.

SAMBUTAN : Ketua panitia Gebyar Expo 2012 Kominfo Kubu Raya, Bapak Muhammad Ayub, sedang memberikan kata pengantar dan laporan kepada Bupati Muda Mahendrawan dan para peserta dan undangan. Photo Hak Cipta Asep Haryono

SPONSOR : Hadirnya pihak Sponsor menyemarakkan pagelaran perdana Expo ICT Kominfo Kubu Raya 2012 yang baru pertama digelar di KKR.  Photo Hak Cipta Asep Haryono


Namanya juga Indonesia, kalaw bukan telat bukan Indonesia namanya. Soal jam ngaret udahh dari jaman kuda gigit besi sampai gigit dunkin donat ya gitu.  Sudah tradisi.  Saya tidak membahas secara khusus "delay" pembukaan Gebyar eXpo ini, karena bapak Muda Mahendrawan sendiri sebenarnya sudah oke, dan beliau cukup sibuk harus meresmikan dua kegiatan penting di hari yang sama dan dengan jam yang nyaris bersamaan. Tapi kan panitia pelaksana Gebyar EXPO ICT seharusnya tanggap.

Memang tidak sreg jika occassion atau acara tersebut tidak dihadiri atau tidak diresmikan oleh sang Bupati, namun demikian dalam hal ini para peserta yang sudah menunggu selama 2 jam (peserta mulai dari setingkat pelajar SMP - Perguruan Tinggi-red) juga tidak bisa dianggap remeh dan enteng.  

Haus dahaga dan lapar menyertai mereka, dan saya sendiri juga merasakan betapa "kampun tengah" lagi berpesta menunggu kiriman asupan makan siang  Saya sudah terbiasa makan siang tepat waktu, dan tentunya berharap panitia menyediakan paket meals Lunch buat semua peserta yang hadir.  Seharusnya begitu.  Tapi ini kan tidak. Kami hanya disuguhi satu kotak meals saja.  

Memang berat rasanya kalaw saya angkat kotak meals tersebut "Wah mantaf ini pasti isinya nasi, fried chicken atau apa, berat sih" gumam saya dalam hati.  Dan ternyata isi kotak itu tidak seperti yang saya harapkan. Isinya hanya dua buah kue dan yang berat itu ternyata air gelas mineral. Pupus sudah harapan saya dan perut ini semakin "berdansa cha cha cha".

Apa karena para peserta tidak dipungut biaya alias gratis, jadi kami tidak terima paket makan siang?.  Kalaw kami yang dewasa ini mungkin tidak ada masalah (kami bisa beli di rumah makan-red).  Tapi piikirkanlah para peserta SMP dan SMA itu. Bisa jadi mereka tidak punya uang, tidak bawa uang, atau tidak membawa bekal di tasnya. Nah kasian kan?.

Format Yang Jelas
Menunggu 2 jam dari jadual pembukaan yang digadang gadang mulai jam 09.00 WIB akhirnya melorot ke jam 12 siang membuat saya cukup waktu buat menulis laporan Expo ICT 2012 di laptop.  Sambil duduk duduk di bawah tenda, bersama dengan para peserta lainnya saya sudah rampung tulisan sngkat saya kemarin itu.

Lumayan lah nunggu 2 jam saya isi dengan menulis blog dan sukses saya posting di hari yang sama kemarin. Hehehehe. Lumayan juga buat mengisi waktu luang sembari menunggu. Tiba tiba datang kru PonTIVI yang mewancarai saya, huaaaaa akhirnya kena juga deh sama kawan nih.  Ntah mau ditayangkan di PonTIVI edisi kapan, nda tau deh.

Dwi Wahyudi.  Foto Asep Haryono

Faktor Cuaca.  Nah untuk yang satu ini saya nyerah dah.  Kalaw alam sudah berkehendak akan turun hujan, ya silahkan saja turun hujan.

Beberapa hari terakhir ini cuaca di kota Pontianak dan sekitarnya tidak menentu dan tidak dapat dipredisik sekali sama eh sama sekali.  Kadang 3 hari panas terus, tiba tiba duerr hujan lebat mengguyur kota Pontianak.

Faktor cuaca dan kendala non teknis ini sebaiknya juga sudah diantisisapi eh diantisipasi oleh panitia penyelenggara.  Apalagi buat peserta lomba Desain Blog yang harus berlomba "kemping" diluar alias outdoor.

Kalaw hujan kan bisa mengganggu konsentrasi, tiupan angin hujan. Karena outdoor full angin, dan resiko tersengat listrik juga mengancam karena listrik memang musuhnya air. Wajar aja lambang PLN itu ada icon airnya.  Air merupakan resiko besar bagi kabel kabel yang menjuntai dibawah kaki kami para peserta.

"Kang Asep, yuk kita cari makan siang dulu aja, kata Panitia juga sampei jam 4 masih bisa. Buruan yuk hari di luar sudah agak gelap mungkin sebentar lagi turun hujan" kata Dwi Wahyudi, Bosnya Komunitas BELETER yang saya jumpai di kegiatan lomba ini.  Beliau juga peserta loh.

Bang Dwi, sapaan saya kepadanya, akhirnya "menculik" saya dan pergi ke rumah makan di arah Bandara untuk mengganjal perut makan suiang.   Dan tidak lama setelah kami berada di rumah makan, hujan lebat pun akhirnya turun dengan sukses.  "Gimana yang di lokasi lomba ya, wah itu kena hujan dan angin duh duh kasian ya" gumam saya saat makan siang bersama belia.  Ini acara BMM alias Bayar Masing Masing hehehe

KREATIF : Mobil Internet Sehat diusung oleh SMPN Negeti 1 Sungai Raya ini. Kreatif sekali, dan saya sudah melihat animasi kampanye internet sehat di mobil ini.  Anda mau ngenet? silahkan sudah disiapkan dengan kecepatan tinggi tersedia di sini.  Photo Hak Cipta Asep Haryono

MENINJAU : Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengelilingi stand stand yang ada di gelaran perdana Gebyar EXPO ICT Kominfo-BSI ini.  Beliau kerap memakai stelan kemeja putih. Awesome.  Photo hak cipta Asep Haryono

Ini kali pertama saya bertemu in person dengan mas Dwi Wahyudi, blogger senior , komandan BBC (Borneo Blogger Commuity-red) di Pontianak.  Rata rata blogger mengenal beliau, dan saya sendiri banyak mengikuti even atau minimal tau ada informasi lomba lomba IT, Blog dan workshop dari postingan beliau di jejaring facebook.


"ah bisa aja , kalaw nda dibikin friendly kayak gini nda bisa ngeblog donk" seloroh Dwi Wahyudi.   Sekilar orangnya lucu, kocak, dan ramah (bukan rajin menjamah-red) ya. Hehehe.  Nice to meet you in person mas Dwi.  Di kedai makan siang itulah kami tukaran cincin eh salah, tukaran nomor HP buat kontak kontakan.

Lomba ini juga sebaiknhya menggunakan format yang jelas baik itu segi penilaiannya dan juga ketentuan teknis dalam hal pelaksanaan lomba. Dalam benak saya tadinya sih semua peserta full merancang dan membuat blognya secara langsung di TKP dan bukan disiapkan sendiri di rumah.

Sederhana saja logikanya, kalaw disiapkan dirumah, yah mendingan buat blog atau rancang sendiri aja di rumah jauh lebih santai, lebih tenang dan waktu cukup banyak.  Jadi dalam ajang lomba atau di hari "H" ya tingga copy paste aja kan. Beres,, dan mudah.  Saya sendiri sebenarnya sudah siap dengan rancangan jadi design Blog saya. Nanti akans aya publish alamt URL blognya setelah selesai lomba nanti ya.  Sabar ya pren.

Barangkali ini saja dahulu catatan kecil saya, dan memang gelaran yang pertama kali ini merupakan terobosan yang ajib dan patut diacungi jempol buat Pemkab Kubu Raya yang mulai mau membuka diri melihat perkembangan kemajuan informasi yang begitu cepat di luar, dan saya harap hasil akhir dari ajang lomba desain BLOG ICT ini bukan buat jor joran atau siapa menang siapa tidak.

Sesama blogger tidak pernah ada persaingan, tidak ada front, yang ada adalah persahabata, kekeluargaan, kesenangan dan kerja sama pertukaran informasi, ilmu dan teknologi untuk kemajuan bersama. Maju terus Blogger Kalimantan Barat.  Sukses buat Pantia Pelaksana Gebyar EXPO ICT Kubu Raya bekerja sama dengan Kampus BSI Pontianak.  Sampai junpa lagi pada postingan saya selanjutnya. Thanks for reading this, and I really appreciate it.  (Asep Haryono)

1 comment:

  1. Ooooh beliau tersebut yang bernama Dwi Wahyudi :D

    Selama ini cuman berteman di fb dan belum pernah liat foto jelas, baru ini liatnya hehe..

    Setuju beudz kang sama kang Asep. Blogger sejati selayaknya bukan bersaing, melainkan saling support, saling berbagi, saling berteman. Blogging is a fun thing. Kalaupun harus dilombakan, saya yakin pesertanya tidak merasa saling bersaing melainkan saling merasa bersenang2 menyalurkan hobi masing2.

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog