Jual Milagros disini
Loading...

Mubes PFKPM Dihelat Pagi ini

SINGKAWANG-Sabtu (26/11) ini Musyawarah Besar III Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kalimantan Barat dibuka. Perhelatannya dipusatkan di Hotel Dangau Singkawang. Sejumlah peserta dari berbagai daerah sudah memasuki arena Mubes III PFKPM Kalbar.

Panitia terlihat sibuk mengurusi register peserta. Siang harinya, dilakukan pawai keliling kota dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Walaupun Kota Singkawang diguyur hujan, namun tidak menghentikan langkah para puak Melayu untuk terus berkonvoi dan langsung masuk pada arena Mubes III.

Baliho dari kandidat Ketua PFKPM Kalbar, Firman Muntaco yang juga Bupati Melawi ini bertebaran sejumlah titik strategis. Di mobil para peserta konvoi, gambar Firman Muntaco terpampang di kaca bagian belakang mobil peserta. Panitia sudah memastikan hari ini Mubes III PFKPM Kalbar digelar. “Besok (hari ini) telah siap kita gelar. Semua persiapan sudah matang,” kata Ketua Panitia Mubes III PFKPM Kalbar, Noviar Ardiansyah dalam keterangannya. Acara Mubes III diawali dengan malam silaturahmi dengan para Sultan dan Raja se Kalbar bersama para bupati dan wali kota dan para peserta mubes.

“Malam ini (tadi malam) kita makan bersama di Kantor Wali Kota Singkawang yang baru saja selesai dibangun,” kata Munawar, panitia pelaksana. Kata Munawar, tanggal 26 November 2011 dilaksanakan opening ceremony yang dilanjutkan dengan seminar tentang Tantangan dan Peluang Pemuda Melayu dalam Proses Pembangunan Nasional. “Yang akan menjadi pembicara dalam seminar dimaksud antara lain Gubernur Kalbar, Kapolda Kalbar, Ketua MABM Kalbar, Prof DR Sy Ibrahim Al Qadrie dan Dr H Aria Djalil,” kata Ketua Tim Perumus ini yang juga Dosen STAIN yang juga kandidat doktor.

Sementara itu, Firman Muntaco bisa dipastikan akan menjadi Ketua PFPKM Kalbar. Sebab, tidak ada kandidat lain yang muncul dan peserta berkeinginan untuk aklamasi. “Hampir semua utusan maunya aklmasi mendukung Firman Muntaco,” kata peserta. Sebelumnya diberitakan, Firman Muntaco secara bulat didukung dan didaulat oleh 14 DPD PFKPM se Kalimantan Barat untuk menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu dalam acara Musyawarah Besar III Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kalbar di Singkawang tanggal 26-27 November 2011.

Bahkan, Forum Raja dan Kesultanan se Kalbar juga menyatakan sikap dan mendukung Firman Muntaco, untuk memimpin organisasi pemuda Melayu se Kalbar periode 2011-2016. Pernyataan sikap dan dukungan tersebut berlangsung, Ahad (20/11) yang dihadiri oleh seluruh DPD PFKPM se Kalbar di Hotel Kapuas Dharma Pontianak. Firman hadir dalam acara tersebut, dan menyatakan siap dan berterima kasih atas ketulusan serta dukungan dari seluruh DPD PFKPM se Kalbar.

“Demi memajukan marwah Melayu, saya siap memimpin organisasi ini lima tahun ke depan,” kata dia disambut tepuk tangan para hadirin. Sambutan singkat, Firman meminta seluruh jajaran Pengurus dari DPW, DPD, PAC sampai ranting PFKPM untuk secara bersama sama membanguin marwah Melayu.

Dia juga meminta agar keraton dan raja/kesultanan masuk dalam puak Melayu. “Di PFKPM, raja dan sultan masuk dalam struktur yang diberinama Dewan Agung. Dalam Undang-Undang Keraton merupakan simbol budaya. Oleh karena ini masyarakat dan puak Melayu harus menghargai keraton sebagai simbol pemersatu dan perekat budaya,” kata dia Mantan Wakil Bupati Melawi ini. Firman berencana akan mengadakan kirab kerajaan se Kalbar agar eksistensi Melayu semakin nyata dirasakan oleh masyarakat. Firman juga berpendapat, untuk memajukan PFKPM harus melibatkan partisipasi pemerintah daerah.

Dihadiri Raja dan Sultan
MUBES Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) ke III bakal dihadiri para Raja/Sultan se Kalbar di Singkawang pada 25—27 Nopember 2011. Kepastian kehadiran para Raja/Sultan di ajang Mubes III tersebut dikatakan positif setelah dikonfirmasikan dengan Sekjend Majelis Kerajaan Nusantara (MKN) seKalbar Ir. Sy. Muhammad Herry, MH.

“Raja/Sultan seKalbar diundang dan Insya, beliau, para Raja/Sultan akan hadiri mensukseskan acara Mubes III PFKPM itu,” kata Herry, Kamis (24/11).Menurut Herry, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan beberapa Raja/Sultan yang ada di Kalbar dan sebagian besar menyatakan bersedia hadir bersama tokoh, pejabat dan seluruh komponen masyarakat yang lain. Majelis Kerajaan sebagai berhimpunnya para Raja/Sultan menilai keberadaan organisasi seperti PFKPM sangat penting dan strategis dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat dan budaya sebagai nilai-nilai luhur yang dimiliki masyarakat.

Apalagi bila dikaitkan dengan ancaman disintegrasi bangsa yang sangat kuat dalam era moderenisasi ini. Keberaradaan organisasi yang mempunyai visi yang sama menjaga kesatuan dan persatuan dalam bingkai NKRI harus terus dibina dan dieratkan. “Keberadaan Istana atau Keraton sebagai benteng terakhir penjaga budaya sangat memerlukan dukungan berbagai komponen masyarakat dari mana pun,” jelas Herry. Pihaknya menyatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat dan penempatan yang diberikan kepada para Raja/Sultan dalam berbagai acara di masyarakat. Hal itu akan semakin memperteguh pihak Kerajaan terus melakukan dan melestarikan warisan budayanya yang telah terbukti merekatkan masyarakatnya yang terdiri dari berbagai etnis.

Menyinggung pemilihan ketua PFKPM, Herry menyatakan, para Raja/Sultan tentu dengan arif tidak akan mencampuri lebih jauh organisasi PFKPM. Siapa pun berhak mencalonkan diri dan memimpin organisasi pemuda puak Melayu ini. Hanya saja ada beberapa pihak datang bersilaturahmi dengan beberapa raja/sultan, diantaranya calon kuat yang digadang-gadang dipilih dalam ajang Mubes ini. “Tentu Yang Mulia para Raja/Sultan akan bersikap arif dan menyerahkan mekanisme pemilihan ketua sebagaimana AD/ART PFKPM. Kehadiran para Raja/Sultan sebagai bentuk penghargaan dan aang mempererat silaturahim dengan berbagai komponen masyarakat,” tegas Herry.


No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog