Jual Milagros disini
Loading...

Tetangga Yang Baik Hati

Pak Deni betulan antena tipi saya. Foto Asep Haryono

Dear All. Gemana dengan suasana bulan Ramadhan 1432 Hijriah ini semuanya kawan kawan?. Begitu nikmatnya kita beribadah dan beramal salih di bulan nan penuh berkah dari Allah SWT. Sayang kan kalaw dilewatkan begitu saja hanya dengan menahan haus dan lapar saja tapi tidak ada peningkatan ibadah sama sekali. Hal ini selalu saya ingatkan kepada diri saya sendiri untuk sedapat mungkin memanfaatkan waktu yang memang amat sibuk ini untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT baik selama bulan Ramadhan 1432 Hijriah ini maupun dalam kehidupan sehari hari. Nah tema yang mau saya angkat pada hari ini adalah bertetangga. Wah ini cukup menarik karena menyangkut kehidupan kita di tengah tengah masyarakat yang amat majemuk ini. Kita tidak bisa hidup tanpa bersilaturahmi dengan tetangga. Tetangga yang baik tentu menjadi dambaan kita semua.

Nah coba anda lihat foto yang saya jepret beberapa hari yang lalu ini. Apa yang bisa anda simpulkan dari foto yang saya pasang di halaman depan blog kesayangan saya ini? Nah tentu dengan mudah anda akan menebak bahwa foto orang yang sedang membetulkan antena televisi. Di bagian lain nanti juga akan saya pasang dengan tema dan topik yang sama yakni foto orang yang sedang membetulkan antena tepi. Foto yang pertama satu orang sedang betulin antena tepi, dan foto yang lainnya foto dua orang yang sedang membetulkan antena tepi yang sama. Nah siapakah mereka. Nah mereka adalah para tetangga saya di Komplek Duta Bandara Permai jalan ahmad Yani II Supadio. Mereka adalah tetangga saya yang baik hati. Tidak dapat saya lukiskan betapa bangganya saya dengan tetangga saya yang baik hati itu.


Pak Deni dan Pak Budi bantu membantu betulin antena tipi saya, Foto Asep Haryono


“Untuk dapat memiliki teman, maka jadilah seorang teman”, mungkin demikian yang selalu dinasihatkan orang tua kepada Anda. Dan ini mungkin juga merupakan saran terbaik buat Anda sebagai bekal dalam hidup berdampingan dengan tetangga Anda. Merekalah yang ada di sekitar Anda ketika suatu saat Anda membutuhkan mereka. Dan lagi siapa yang lagi yang bisa menolong kita suatu saat kita membutuhkan pertolongan darurat? Tentu adalah para tetangga yang terdekat dengan rumah kitalah yang kita perlukan saat itu, dan bukan sanak keluarga yang berada ditempat yang jauh. Kita hidup bermasyarakat perlu bertetangga dengan baik dan saling kasih mengasihi, saling melindungi satu sama lain dan juga saling bantu membantu dan selalu bersama dalam suka dan duka bermasyarakat. Itulah salah satu nikmatnya kita bertetangga di masyarakat.

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia menghormati tetangganya.” (HR Bukhori). Nah sudah jelas bukan? Bertetangga adalah bagian kehidupan manusia yang hampir tidak bisa kita tolak. Manusia toh, bukan semata-mata personal-being (makhluk individu), tapi juga merupakan social-being (makhluk sosial). Seseorang tidak bisa hidup secara sendirian atau menyendiri. Mereka satu sama lain harus selalu bermitra dalam mencapai kebaikan bersama. Ini merupakan hukum sosial. Islam bahkan memerintahkan segenap manusia untuk senantiasa berjama’ah dan berlomba dalam berbuat kebaikan. Sebaliknya Islam melarang manusia bersekutu dalam melakukan dosa dan permusuhan. Wah hebat betul susunan kalimatnya ini. Hehee bukan lagi. Itu kutipan yang saya ambil dari situs web Baitul Hikmah yang berisi tentang nikmatnya bertetangga.

Saya tidak akan membahas ciri tetangga yang baik dan ciri tetangga yang jelek. Sebab dalam konsep pemikiran saya setiap orang pada dasarnya adalah baik. Hanya mungkin karena keinginan dan hatinya saja yang tidak ikhlas atau juga memiliki kepentingan lain sehingga bersinggungan dengan kepentingan orang lain. Kita memang banyak memiliki kekurangan. Kekurangan dan kesalahan dalam diri kita sendiri juga sudah banyak dan perlu mendapat perhatian kita sendiri, jadi so eh jadi buat apa kita memikirkan kejelekan dan kekurangan orang lain atau kejelekan dan kekurangan tetangga?. Mendingan kita sibuk memikirkan kekurangan dan kesalahan kita sendiri dan berjanji memperbaikinya. We cannot blame anything or anyone for this. We have to stand up the mistake we have made and learn from them. Cieee mantapp kan hehehehe. Ya iyalah ya iya donk ye.

Selamat bertetangga yang baik ya.
Sukses selalu buat kalian semua. Jadilah tetangga yang baik




No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog