Jual Milagros disini
Loading...

Motor Kesayangan Ku

Motor Ku Supra Fit KB 3815 HY Keluaran Tahun 2005. Foto Asep Haryono

Dear semua. Hahaha sudah tidak terasa waktu sedemikian cepatnya ya. Hari ini alhamdulillah kita semua, kaum muslimin dan muslimah yang dimuliakan Allah SWT , sudah memasuki Ramadhan hari ke 13 (Tiga Belas-red). Dalam penanggalan masehi tersebut pada tanggal 13 Agustus 2011 dan penanggalan Hijriahnya sama persis yakni tanggal 13 Ramadhan 1432 Hijriah. Bagaimana dengan puasa dan amaliah Ramadhan 1432 Hijriah kalian semua? Tentu semakin khusyuk dan semarak bukan.

Tidak dengan saya yang masih bertempur dengan kesibukan mengurus keluarga, pekerjaan, dan aktifitas antar jemput b0lak balik antara Rasau dan Pontianak. Nanti dibagian lain akan saya kisahkan. Namun pada hari yang berbahagia ini izinkan saya untuk memposting tulisan pendek saja yang berjudul dan berisi "Motor Kesayanganku". Nah gambarnya atay fotonya sudah saya pampang di halaman paling atas di blog ini. Apakah kalian semua bisa melihatnya dengan jelas. Kalaw diteliti ternyata kunci motornya masih tergantung di motor. Itu artinya motonya agak tergesa gesa begitu sampai di garasi kantor, saya langsung turun jepret jepret hehehee. Nah begini nih Ceritanya dimulai. Teng....

Motor Penuh Kenangan
Hehehe apa apaan nih kaya pelajaran Sejarah aja. Ya nda sih cuma mau bercerita sedikit aja tentang asbabun nujulnya motor kesayangan ku berjenis Honda bernomor polisi KB 3815 HY ini. Memang ada sekelumit kisah sederhana dari motor saya ini yang tidak akan saya lupakan. Ya tentu saja, motor keluargan tahun 2005 ini memang tidak dibeli secara tunai. Hari gene memang jarang jarang ada orang yang beli tunai (cash-red). Apalagi di kota Pontianak ini, yang namanya promo ambil kredit motor memang ruarr biasa. Jaman sekarang, hanya dengan down payment alias DP alias uang muka "cuma" 500 ribu rupiah saja, anda sudah bisa bawa pulang motor hahahaha. Bener kan. Apa apa sekarang orang mau kredit motor syaratnya makin nyaman, dan makin dipermudah. Dengan cara gitu para dealer motor pasti meraup untung yang sangat banyak.

Untung banyak gimana? Ya iyalah. Dengan uang muka kecil, biasanya akan diikuti dengan masa cicilan yang panjaaaaaaaaaaaang. Jadi nyicil dikit dikit memang tidak terasa bagi konsumen. Hanya dengan cicilan 300 ribu rupiah perbulan saja misalnya, tidak terasa 3 tahun cicilan itu maka kalaw ditotal maka harga motor yang anda kredit bisa mencapai 2 kali lipatnya. Seharusnya motor itu kalaw di beli tunai seharga 13 juta rupiah, nah dengan anda mencicil kredit sekitar 3 tahun saja, nilai motor anda menjadi 18 juta lebih.

Memang luar biasa keuntungan yang dikeruk oleh para dealer motor itu. Nah ini adalah fakta yang tidak terbantahkan. Apalagi fenomena motor di Pontianak memang sedang "booming". Masyarakat Kalbar pada umumnya, tetapi tidak selalu, cenderung senang bergaya hedonis. Bergaya keren. Tidak mau mengkredit motor air yang lebih bernilai ekonomis yang bisa menunjang ekonomi keluarga, tetapi lebih senang ambil motor. Kan gaya. Ah jadi melebar ceritanya..

Kembali ke urusan memori motor saya. Nah motor ini pada awalnya tidak ada niat untuk saya beli secara kredit. Saya masih ingat saat itu ke kantor saya yang sekarang ini, kalaw ke kantor pake sepeda pemberian teman. Sepeda ala taun dolok dolok. Memang mirip sepeda balap, namun tidak persis. Tahun itu sekitar taun 2001 kalaw tidak salah. Pergi pulang dari rumah kontrakan (Saat itu saya ngontrak di Komplek Untan-red) selalu pake Sepeda. Bahkan taun taun sebelumnya naek oplet. Ah jadi kenangan ihihihihi. Nah saat itu tabungan saya di Bank sudah mencapai sekitar 4,5 juta rupiah. Kebetulan ada orang yang mau menjual motor second langsung dari orangnya. Dengan dibantu oleh pak Andi PNN, saya ditawarkan barang itu, namun harga tidak sepakat. Sedih juga waktu itu hiihihihi.

Akhirnya saya putuskan dipending dulu. Sambil terus menabung dikit dikit. Dan ternyata tidak terasa tabungan ku sudah mencapai 6,5 juta rupiah kalaw tidak salah. Nah uang itulah yang saya jadikan DP untuk mengambil motor Supra Fit yang fotonya saya pampang dihalaman depan website blog ini. Saya mengambil motor kredit dari jalur sendiri, alias ngurus sendiri dan tidak difasilitasi kantor. Biasanya kan kala di fasilitasi kantor, maka cicilan motornya dipotong langsung dari gaji. Tapi ini enggak.

Mau diJual Sayang ah
Saya ambil kredit motor tersebut karena ngurus sendiri, dan atas nama sendiri secara langsung di dealer "motor kita" yang terletak di jalan Imam Bonjol, samping nasna Flower kalwa tidak salah. Nah dekat kan. Saat proses akad kredit motor itulah, saya langsung menyerahkan DP nya 6,5 jt rupiah, dengan masa angsuran cukup 10 bulan saja. Cicilan perbulannya sekitar 510 ribu rupiah. Kelar dah cuma 10 bulan. Keren kan.

Hadiahnya ada loh yakni helm hanoman putih merek TRIX, Jaket Honda dan kipas angin. Hahha kipas anginnya belekan gitu hehehe saya kasih saja sama teman kosan saya, Mas Junardi. Baru dipake beberapa bulan saja tuh kipas angin mininya sudah rusak hancur nda karu karuan hehehee. Sedangkan helm putih yang saya sebut helm "Hanoman" ya karena warna nya putih mirip janggutnya Hanoman. Hehehe. Helm gede standar itu juga nasibnya sama dengan kipas angin belel itu. Rusak, nda awet.

Dari awal kredit motor taun 2005 sampai 2008 kalaw tidak salah, sudah tidak terhitung berapa kaleng Olie yang sudah saya refill dan isi ulang, dan sudah berapa puluh liter bensin yang sudah digunakan. Hahahhaa ada yang lucu dari kredit motor ini menurut ukuran saya. Nah saya kan dapat buku manual dan juga buku kupon Service gratis untuk Honda ini dalam ukuran KM tertentu, namun tidak pernah saya gunakan. Redeem kupon Service Gratis cuma saya pake buat ganti olie merek FEDERAL doangan, dan tidak pernah benar benar digunakan untuk service rutin. Kata bos "Motor Kita" bilang , motor saya sehat saja apa lagi yang mau di "obatin" alias di service. Hehehhe benar juga ya. Tapi service motor rutin memang perlu loh. Karena merek HONDA saat itu memang sedang booming. Lain halnya dengan tahun 2011 ini persaingan antar merek motor begitu jor joran antara honda, yamaha, dan lain sebagainya. Seru juga sih, tapi setidaknya masyarakat kan jadi banyak pilihan.




No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog