Jual Milagros disini
Loading...

Pusing Sama Google Adwords


Dear all. Hari ini benar agak membingungkan buat saya yang masih awam sama apa yang dinamakan dengan Google Adwords. Seperti yang sudah saya sampaikan dalam postingan saya kemarin bahwa saya mendapat surat dari Google Adwords yang berlokasi di Indonesia (Kayaknya sih-red) yang berisi vocher prabayar senilai Rp.400.000,- (Empat Ratus Ribu Rupiah) yang tidak dapat dicairkan secara cash (tunai-red). Jumlah voucher iklan itu hanya bisa digunakan jika memasang iklan Adwords di Google dengan menggunakan kode voucher layaknya seperti mengisi pulsa dengan menggunakan kartu.

Tapi memang saya yang masih awam ini memang benar benar dibuat takjub sekaligus bingung luar biasa dalam fitur panel kontrol Google Adwords itu. Walhasil voucher Google Adwords yang senilai Rp.400.000,- Empat Ratus Ribu Rupiah) yang tidak dapat dicairkan secara cash (tunai-red) masih terasa membingunkan. Tau tau jumlah deposit saya itu sudah berkurang menjadi sekitar 390 ribuan saja. Dan ternyata biaya klik orang yang berhasil "menemukan" alamat website yang saya iklankan via Google Adwords itu dikenakan biaya 5000 rupiah. Ini persis dengan harga yang saya pasang di sana jika tayang dan iklannya diklik orang melalui searching. Nah makin bingung saya.

Belum lagi biayta perklik iklan yang tertera di sana makin membingungkan saya. Saya jadi bertanya apakah yang dimaksud dengan biaya iklan perklik itu. Apakah jika orang yang berhasil menemukan website saya via pencarian di Google Search dengan menggunakan kata kunci itu dinilai uang yang diambil dari deposit saya yang 400 ribu rupiah itu. Jadi kita membayar orang yang berhasil mengklik alamat URL yang saya pasang di Google seharga sama persis dengan harga yang saya berikan itu. Logika saya mulai jalan seperti layaknya orang memasang iklan di surat kabar versi cetak. Nah perbedaannya amat tipis saja.

Misalnya kita memasang iklan baris di surat kabar. Misalnya saya mau pasang iklan baris dan diterbitkan selama 1 bulan. Harga yang saya bayar adalah 75 ribu rupiah. Berarti setelah biaya iklan itu saya bayar di koran tersebut, maka iklan yang sudah saya set dan buat itu ditampilkan di korang tersebut sesuai dengan kesepakatan dengan surat kabar itu. Sedangkan di adwords ini kita menggunakan voucher pra bayar seharga 400.000 rupiah. Dan biaya itu dianggap sebagai deposit penayangan iklan kita di Google Adwords dengan jangka waktu yang bisa kita atur sendiri. Dan kita membayar harga iklan kita di google adwords sesuai dengan kemauan kita sendiri. Saya nda yakin apakah ini asumsi yang benar, Saya benar benar awam dengan Google adwords ini.

Belum lagi teknik pemilihan kata kunci. Mana kata kunci yang "layak" dan memicu iklan yang banyak menghasilkan kunjungan juga tidak kurang membuat saya tambah bingung. Hal lain yang membuat saya kagun sekaligus bingung adalah kata iklan atau kata kunci tersebut menggunakan frasa atau kelompok kata yang lebih mengarah ke hal spesifik dan bukan bersifat yang terlalu umum sehingga menghasilkan kunjungan yang sedikit. Tadi saya hanya mengedit URL tujuan agar para pengunjung yang berhasil "menemukan" website saya yang diiklankan melalui Google Adwords bisa langsung menuju web yang berisi produk atau jasa yang saya tawarkan. Itu saya dahulu postingan saya yang asyik "kotak katik" Google Adwords.

Menarik sekaligus mendebarkan.




1 comment:

  1. mungkin semacam associates, mirip kerjasama iklan dgn amazon itu.

    ReplyDelete

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog