Jual Milagros disini
Loading...

Laporan Perjalanan Dari Bali

Pemerintah Australia menaruh perhatian besar kepada Pemerintah Indonesia yang terlihat dari semakin eratnya hubungan kedua negara dalam pola kemitraan Indonesia-Australia (Indonesia Australia Partnership) dari berbagai sorotan masyarakat, terutama kalangan media Australia terhadap Indonesia. Salah satu bentuk kemitraan tersebut adalah melalui mekanisme diplomasi publik Australia - Indonesia melalui KangGURU Indonesia yang kini gencar melakukan pendekatan untuk lebih memperkaya bahan materi pelajaran Bahasa Inggris pada tingkat sekolah menengah pertama atau sederajat di seluruh Indonesia

Barangkali itulah agenda kunjungan saya sebagai KangGURU Champion dari Pontianak (Kalimantan Barat) dan bergabung dengan KangGURU Champion lainnya di gedung Indonesia Australia Language Foundation (I/A/L/F) Denpasar, Bali dari tanggal 10 - 14 April 2011. Secara pribadi ini adalah kunjungan saya ke Bali yang ke IX (Sembilan) kalinya.

Pertemuan rutin tahunan para KangGURU Champion di IALF Bali ini didukung dan dibiayai oleh Embassy of Australia melalui dana bantuan Australia (AusAID) dan dikelola sepenuhnya oleh IALF dan kemudian disalurkan melalui KangGURU Indonesia. Pada pertemuan putaran ke IX (Sembilan) bagi saya ini agak unik, dan berbeda karena tidak disertai dengan pertemuan rutin dengan staff IALF dalam bentuk Consultative Group Meeting. Agenda utama pertemuan get together KangGURU Champion kali ini adalah menghasilkan video bersama KangGURU Champion dan juga membahas paket program untuk SMP yang lebih dikenal dengan JOEYS. Berikut laporannya

Video KangGURU Champion

Seperti yang sudah diberikan pengarahannya oleh Project manager, Kevin Dalton, dalam arahannya via email sebelumnya adalah kami (7 Champion-red) diminta untuk merekam aktifitas kami di propinsi masing masing di luar perannya sebagai KangGURU Champion. "Masing masing kalian agar merekam video tentang kunjungan ke sekolah, aktititas sehari dilingkungan kerja masing masing, kehidupan di kota mu dan juga video singkat mengenai profil keluarga kalian masing masing, dan masing masing video berdurasi maksimal selama 10 (sepeluh) menit" kata Kevin Dalton yang biasa kami sebut sebagai "Kapten KangGURU itu". Wah lumayan juga lama tuh tiap video durasinya 10 menit pikir saya.



EDITING : Saya memperhatikan cara editing Video dengan salah satu staf KangGURU Indonesia yang mumpuni dalam hal Video Editing, Mahendra, di ruang studio KangGURU Indonesia di IALF Bali. Photo Darmika/KangGURU Indonesia


"Tujuan dari pembuatan video Champion ini adalah sebagai bahan dokumentasi para KangGURU Champion yang dibuat secara sederhana, dan diharapkan video ini juga akan menjadi etalase profil para KangGURU Champion di Indonesia diluar aktifitasnya sebagai sukarelawan Champion di KangGURU Indonesia di propinsinya masing masing" kata Kevin Dalton, project Manager KangGURU Indonesia. Kevin juga menjelaskan bahwa video Champion ini akan dikirim sebagai bahan laporan bagi AusAID untuk kebijakan lebih lanjut ditingkat pengembangannya. "Data kalian para KangGURU Champion sudah diketahui oleh AusAID dan kami bangga memiliki Champion yang berdedikasi mempererat hubungan Indonesia-Australia sesuai dengan bidang kalian masing masing, dan AusAID sudah memiliki data kalian yang amat membanggakan itu" kata Kevin Dalton.




SERIUS : Dari kiri ke kanan, berdiri Darmika, duduk adalah Gung De dan Mahendra saat menyelesaikan editing video Champion di ruangan studio KangGURU Indonesia di IALF. Photo Asep Haryono/KG Champion


Proses eidting video para KangGURU Champion ini dilakukan di ruangan studio KangGURU Indonesia di gedung IALF yang terletak di bagian lantai 2 dan diawasi secara ketat oleh Mahendra dan Darmika. Kedua orang staf KangGURU Indonesia tersebut sangat mahir dalam mengelola editing video, dan juga proses sound mixing dan lain sebagainya. Sebenarnya masih ada seorang staf mixing video lagi , Gung De, yang juga bertugas membantu penyelesaian akhir editing video terhadap semua produk produk multimedia KangGURU Indonesia.

"Video kalian minimal antara 40-45 detik untuk membuat prolog, artinya ada kalimat yang diucapkan oleh para champion yang kami rekam. Seharusnya isi prolog kalian masing masing 40 detik itu harus menceritakan apa apa yang ada dalam video kalian itu" kata Mahendra yang juga bertugas merekam ulang prolog dan dialog para Champion untuk video kompilasi Champion nantinya. Saya sendiri sampai harus take 2 kali karena saat saya rekaman prolog tidak menggambarkan aktifitas Radio Visit dan My family. Begitu pula dengan Syahrir Badulu (Champion Makasar) yang juga harus mengambil take 2 kali sekalian perbaikan dari rekaman sebelumnya. "Sedangkan prolog video Ririn Pudya (Champion Jakarta), Keyko (Champion Semarang), Fadil (Champion Mataram) dan Wibowo (champion Medan) sudah dianggap cukup memadai dan tidak perlu dilakukan pengambilan rekaman ulang" kata Darmika.

Pada bagian akhir dari editing Video KangGURU Champion ini adalah evaluasi. Setelah sekitar 2 (dua) hari proses editing Video dan rekaman prolog para Champion melengkapi videonya masing masing, maka diadakan evaluasi. " Semua video yang sudah kami edit nantinya akan disaksikan bersama sama dengan staf KanGGURU Indonesia untuk diadakan evaluasi akhir jika ada perbaikan atau penyempurnaan yang harus dilakukan" kata Mahendra. Dan benar saja kami semua para KangGURU Champion berkumpul dengan staf KangGURU Indonesia, Tjok Ning, Sue Rodger, Alwi dan juga Mahendra, dan videdo yang sudah dibuat bersama sama itu diperlihatkan bersama sama.

Ada gelak tawa dari kami kami setelah melihat video nya yang sudah melalui tahap editing itu dtayangkan di layar dengan menggunakan OHP. "Hey Asep, bagaimana kamu melakukan itu" tanya Sue Rodger kepada saya. Rupanya Sue Rodger heran saat melihat potongan klip video saya saat diatas motor yang sedang berjalan. Saya jelaskan kepada Sue bahwa rekaman itu saya buat sendiri dengan tangan kiri memegang kamera merekam, dan tangan kanan memegang kemudi motor.

Promosi Website JOEYS Ke Sekolah
KangGURU Indonesia pada tahun anggaran 2011 ini memiliki program pendidikan dan pelajaran Bahasa Inggris yang secara khusus ditujukan untuk pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat yakni JOEYS. Mungkin para pembaca belum pernah mendengar JOEYS nya KangGURU Indonesia? Nah salah satu staf KangGURU Indonesia, Ayu Kusumastuti, menjelaskan kepada saya. "JOEYS itu adalah nama Australia untuk Baby Kangguru yakni bayi hewan Kangguru yang menjadi ciri khas hewan benua Australia itu. Nah dalam KangGURU Indonesia, JOEYS itu adalah progam untuk memperkaya materi pelajaran Bahasa Inggris untuk pelajar SMP di seluruh Indonesia. JOEYS itu dilambangkan menjadi 6 tokoh fiktif pelajar SMP yakni Nataya, Fatimah, Budi, Samuel, Sinta dan Ali" kata Ayu Kusumastuti.

"Materi pelajaran bahasa Inggris untuk pelajar SMP ini dipersiapkan melalui website JOEYS yang dibuat sesederahana mungkin dan siswa serta guru di sekolah sangat dihimbau untuk memaksimalkan sebaik mungkin fitur fitur dan materi pelajaran Bahasa Inggris yang ada di website JOEY, dan inilah peran kalian para KangGURU Champion untuk melakukan pendekatan ke sekolah untuk mempromosikan website JOEYS buat para siswa siswanya" kata Ogi Yutarini, Project Coordinator yang juga menyertai sesi kuliah materi JOEYS RESOURCE Pack kepada kami. Ogi juga menganjurkan para Champion untuk melakukan pendekatan melalui guru Bahasa Inggris di setiap SMP yang akan kalian kunjungi nanti, dan materi serta modul JOEYS packnya nanti bisa kalian bawa dari sini masing masing, atau akan kami kirimkan melalui pos.



WEBSITE JOEYS : Penjelasan fitur fitur yang ada dalam website JOEYS dipresentasikan dengan baik sekali oleh Ayu Kusumastuti dari KangGURU Indonesia. Photo Asep Haryono/KangGURU Champion
"Para siswa bisa saja melakukan aktifitas belajar mengajar dengan menggunakan materi PODCAST yang sudah tersedia dalam website JOEYS yang bisa didownload atau didengar langsung" kata Ayu Kusumastuti. Gadis berdarah Jawa yang sudah lama menetap di Bali ini memaparkan bahwa JOEYS memanhg berbasis website dan ini akan menunjang aktiftas belajar mengajar di kelas menjadi lebih menarik karena tersedia permainan dan juga aktiftas menarik lainnya di website JOEYS dan jika beruntung akan mendapatkan hadiah. "Sekolah yang bersangkutan bisa muncul profilnya dalam galery website JOEYS dan secara berkala kami akan munculkan aktifitas di kelas yang bisa diikuti oleh setiap Siswa atau Guru di sekolah dan semuanya itu akan kita berikan gift atau hadiah yang menarik" kata Ayu.




PROMOSI : KangGURU Indonesia juga menerbitkan poster dan leaflet yang akan dikirim seluruh SMP dan SMP yang aktif berkoordinasi dengan KangGURU Indonesia sebagai mitranya. Tampak poster dan leaflet sedang disusun oleh seorang staf KangGURU Indonesia di markas KangGURU Indonesia di IALF Bali. Photo Asep Haryono/KangGURU Indonesia

"Dalam website JOEY juga ada profil para siswa yang berpartisipasi dan semuanya dilengkapi dengan profilnya yang bisa dikoneksikan dengan facebook, nah setiap siswa bisa saling berinteraksi baik sesama pelajar maupun bersama pengelola website joey" kata Ayu menjelaskan. "Nah ada competition, epals, letters dan Podcast di website JOEYS yang bisa pelajar manfaatkan sebaik mungkin dan juga oleh guru bahasa Inggris di sekolah masing masing, nah peranan para KangGURU Champion sangat dibutuhkan untuk melakukan pendekatan ke sekolah untuk memaksimalkan materi yang ada di website JOEYS untuk memperkaya materi pelajaran Bahasa Inggris di sekolah" kata Ayu
Evaluasi dan Sumbang Saran
Pada bagian akhir dari semua rangkaian gatering Champion se Idnonesia di IALF Bali dari tanggal 10-14 April 2011 adalah sumbang saran, dan juga evaluasi terhadap semua produkKangGURU Indonesia yang meliputi Poster, Leaflet, Bulletin , Program Radio KangGURU, Website dan juga Website JOEYS bersama sama dengan para KangGURU Champion.

Salah satu KangGURU Champion yang berasal dari Makasar, Syahrir Badulu, memiliki penialain tersendiri terhadap website JOEYS. "JOEYS seharusnya tidak terlalu formal dengan fokus pada segmen pendidikannya saja, tetapi sebaiknya fokus pada empowering commnuity development seperti pada pendidikan non formal sehingga cakupan usernya akan semakin luas" kata Syahrir. Menurut Syahrir parameter pengguna internet di Indonesia masih terbatas pada daerah perkotaan, dan bisa saja SMP SMP di Perkotaan juga tidak memiliki fasiltias Internet, dan kemungkinan seperti itu akan selalu ada dan seharusnya menjadi bahan pertimbangan KangGURU sebelum meluncurkan kampanye JOEYS website ini.

Masukan lainnya juga datang dari Suryadi, Champion dari Madura. Suryadi, yang baru saja pulang dari lawatannya di Australia dalam program LAPIS itu menyebutkan bahwa materi podcast dalam website JOEYS tidak bisa diambil filenya untuk di simpan dalam kompter. "Materi podcast di website JOEYS baik sekali jika didengar secara langsung, namun filenya tidak bsia di save as sebagai file yang bisa diambil, dan setiap kali saya mendowloadnya di internet masih diharuskan diseting dengan program yang lain" kata Suryadi.

Sedangkan Ogi sendiri masih menganggap materi program siaran KangGURU masih relevan dengan panjang durasi selama 20 (dua puluh) menit. "Untuk program yang berdurasi selama 30 sampai 1 jam memang diserahkan kepada masing masing Radio, terutama pada radio radio yang selalu aktif menyiarkan KangGURU Indonesia dan tetap menjalin kontak dengan Kami" kata Ogi Yutarini.

Ogi juga menekankan bahwa salah satu parameter yang digunakan untuk mengetahui apakah radio tertentu masih menyiarkan KangGURU Indonesia adalah dengan mendapatkan masukan serta respon dari pendengarnya melalui email, telepom , sms bahkan kartu pos. Menurut jadual KangGURU Indonesia, pada bulan September 2011 ini adalah akhir kontrak KangGURU Indonesia, dan para kangGURU Champion direncanakan akan kembali bertemu di Bali sebagai bagian dari akhir kontrak kerjasama antara KangGURU Indonesia dengan progam bantuan AusAID. (Asep Haryono)



No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog