Jual Milagros disini
Loading...

Asyiknya Punya Website Pribadi

Sekarang lagi tren marak facebook. Demam facebook sudah merambah di mana mana, dan hampir bisa dipastikan setiap orang memiliki satu atau beberapa akun facebook. Wah fenomena ini sudah banyak yang membahasnya. Rasanya tidak gaul kalaw nda punya akun facebook. Tapi apa iya sih demam facebook di Pontianak pada khususnya sudah meng"gila" sampai ke anak pelajar sekalipun?.

Beberapa tetangga saya yang masih duduk di bangku SMA pun sudah pada pinter "maen" pesbukan. Hah? maenan? Emangnya facebookan buat maenan ya. Tapi memang ada juga orang yang kena di"permainkan" oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan media facebook. Bukan rahasia lagi kalaw banyak orang yang "menyembunyikan" identitas aselinya di jejaring pertemanan yang kondang itu. Hmm. Apa iya sekarang facebook banyak disalahgunakan?

Demam Facebook Menggila
Sudah banyak cerita dimana mana korban penculikan yang berawal dari perkenalan dijejaring pertemanan semacam facebook. Menurut hemat saya sih yang salah bukan jejaring facebooknya, dan jangan menjadikan facebook sebagai kambing hitam. Anda sendiri yang memanfaatkan jejaring sosial pertemanan facebook sebagai alat untuk selingkuh atau mengeruk keuntungan pribadi darinya. Hahhahaa. Bener kan?. Apa sih keunggulan dari facebook itu sebenarnya sampai membuat orang pada "ketagihan" untuk menggunakannya?.

Kalau pertanyaan ini ditanyakan kepada saya tentu saya akan menjawabnya sebagai salah satu media untuk menjalin silaturahmi dengan teman teman lama saya yang kini entah berada di mana, mulai dari teman SD hingga di bangku perguruan tinggi. Saya sendiri yang sudah mendengar secara langsung presentasi facebook oleh saudara kandung Mark Z yakni Randy Z saat mengikuti Youth Engagement Summit, YES di Putrajaya International Convention Center, Kuala Lumpur tanggal 17-18 Nopember 2009 yang lalu. Menurut Randy, memang facebook banyak diminati di dunia, dan pengguna terbesar saat ini ternyata berada di kawasan Asia Tenggara, berarti Indonesia termasuk yang dikagumi, karena penggunanya banyak. Hahaha. Hehehe masa sih. Masa di dapur Sep..

Menurut hemat saya, dan saya sendiri sudah mencoba jejaring sosial pertemanan facebook itu memang praktis ya. Kita bisa dengan mudah menawarkan pertemanan kepada orang lain baik yang ditemui secara acak atau berada dibawah daftar teman milik akun facebook kawan kita yang sudah masuk ke dalam network atau friend list kita. Saya sendiri aja kaget melihat angka yang menunjuk ke 1000 lebih orang yang sudah menjadi "teman" saya di facebook. Apa iya sih saya punya teman sebanyak itu dengan mudahnya. Hmmm.

Website Lebih Elegan
Tapi bentar bukan itu yang saya maksudkan dalam tulisan ini. Facebook seolah olah dijadikan mirip semacam "rumah" atau "etalase" seseorang untuk bisa dilihat atau diperlihatkan kepada orang lain. Coba saja lihat fitur gallerynya, yang bisa dengan mudah diupload, di beri komentar sendiri atau orang lain. Serta gambar itu bisa juga di "tag" (diberitahukan kepada orang lain-red). Orang menganggap punya facebook layaknya punya website pribadi. Nah ini dia topik yang mau saya bahas hari ini. Temanya adalah website sendiri yang ternyata mengasyikan. Catatan : facebook tentu tidak akan semenarik atau sekomplit website pribadi. Jauh berbeda.

Memiliki website pribadi tidak sama dengan memiliki facebook. Walapun sama sama berfungsi sebagai sebagai etalase atau jendela pribadi untuk dipublikasikan ke seluruh dunia. Namun adanya keterbasan fitur facebook yang menjadikannya lebih terlalu simple sehingga tidak memuaskan bagi mereka yang memiliki cita rasa elegan dalam menampilan profil pribadi yang bersifat personal kepada umum lewat dunia maya. Memiliki website pribadi hanyalah khusus diperuntukan bagi mereka yang mendambakan sentuhan pribadi, tidak pasaran, elegan dan berkelas. Beberapa keunggulan punya website pribadi antara lain adalah

  1. Website Fiturnya Lebih Lengkap
    Punya website sendiri bisa menampilkan fitur fitur yang canggih dan profesional. Tidak seperti facebook yang piturnya "pasaran" sebab format fitur dan isinya relatif sama pada semua pemilik akun facebook. Tapi tidak dengan website. Fitur fitur yang ada pada sebuah website bisa canggih sesuai dengan kemauan si penggunanya. Beberapa fitur "panas" website yang tidak ada pada facebook antara lain polling, buku tamu (guestbook), serta penambahan komponen atau model yang bisa dipasang. Fitur halaman penghubung (contact form) atau fitur pengiriman pesan via email jauh lebih canggih.

    Facebook memang juga punya fasilitas ban atau ignore user, fitur komentar yang bisa dihapus atau didelet namun fitur tersebut standar dan tidak bisa dikustomasi sesuai dengan pengguna. Bentuk halaman muka (frontpage) facebook rata rata "pasaran" dan sama dengan user pemakai facebook dimana saja. Mungkin hanya "kulit" atau "skin" yang bisa mereka ganti, ini sama juga dengan fitur Blog di blogspot.

    Sedangkan pada website . perubahan "skin" dilakukan dengan memakai template yang sudah ada dan mudah didownload di internet seperti siteground, dan lain lain. Halaman depan website juga bisa dirancang sendiri sesuak hati baik menggunakan dreamweaver, frontpage atau apa saja. Nah inilah yang membuatnya berbeda dengan si pasaran facebook.
  2. Website Lebih personal
    Oh sudah jelas. Punya website sendiri berarti memiliki pribadi yang unik, elegan, berkelas dan tidak pasaran seperti halnya facebook. Dengan fitur fiturnya yang beda membuat si pemilik website pribadi sebagai pribadi yang unik dan berkelas. Dia tidak sama dengan pemilik facebook yang format , fitur dan bentuknya relatif sama. Sentuhan pribadi pada bentuk sebuah personal homepage lebih menampilkan sisi aktualitas, personality, dan juga kepribadian elegan sang pemiliknya yang menjadikannya berbeda dengan pemilik akun facebook. Bentuk dan fitur yang disesuaikan dengan kemauan sipenggunanya amat memungkin dirinya jauh lebih dikenal di masyarakat.

    Dengan nama yang dipakainya pun sudah menunjukkan ciri dan kepribadian orang tersebut. Domain apa saja yang digunakan sipemilik website (com, net, org atau apa saja-red) menjadikannya lebih istimewa dan spesial diantara para pelaku dan praktisi dunia maya. Apalagi rata rata website pribadi itu bukan gratisan.

    Rata rata website pribadi itu berbayar (paid-red) sehingga lebih disegani. Memang ada pemilik facebook yang berasal dari kalangan berada, dan memang ada orang yang lebih senang memakai gratisan ketimbang menggunakan format berbayar. Tidak ada masalah. Tetapi membuat nama call sign website pribadi dengan nama sendiri jauh lebih personal, elegan dan berkelas. Itu yang membuat anda beda dengan yang lain. Buatlah diri anda sendiri menjadi diri anda sebagai pribadi yang utuh di dunia maya. Buatlah spesial, dan diri anda dan anda akan merasakan manfaatnya menjadi berbeda dengan yang lain

  3. Website Bisa Tampil Sesuai Pengguna
    Gengsi memiliki website pribadi memang tinggi. Fitur website serta bentuk tampilan arsitektur bangunan sebuah website pribadi yang unik menjadikannya berbeda dari si "pasaran" facebook. Apapun yang akan anda tampilkan dalam sebuah website pribadi menjadi dibawah kendali anda sendiri. Berbeda dengan format fitur facebook yang dibatasi oleh si pemilik facebook yang kini berada di amerika itu. Anda dengan mudah mengganti fitur, isi, konten, mengupdate modul serta komponan sebuah website dengan mudahnya melalui fasiltias control panel. Teknik pengupload konten sebuah website bisa menggunakan control panel, ftp bahkan dengan file manager.

    Misalnya anda ingin menampilkan polling dalam website pribadi anda. Fitur pengupload website seperti Joomla yang saya pakai sekarang ini di website pribadi saya misalnya. Ini adalah Joomla yang mudah sekali pengoperasiannya bahkan oleh orang yang awam IT sekalipun bisa dengan mudahnya menjadi pemilik sebuah website profesional. Sistim pengelolaan website (content management system atau disingkat dengan CMS-red) bisa anda gunakan dengan tipe mana saja. Apakah itu Drupa, PHP, Joomla, atau ASP bisa anda gunakan sesuka hati anda. Masing masing dari CMS itu memiliki keunggulannya masing masing.

    Hal ini akan semakin menarik dengan adanya fasilitas yang dinamakan dengan Fantastico disetiap paket website yang anda gunakan dari sebuah perusahaan sewa hosting dan domain. Fasilitas yang ada dalam website fantastico ini begitu banyak dan amat menggiurkan bagi siapa saja yang akan menggunakannya. Sebut saja seperti penggunaan pembuatan halaman formulir , polling, tiket tiker pertanyaan, atau penyetelan menggunakan piliham CMS bisa dengan mudahnya diinstal dengan sekali sentuhan. Semuanya sudah tersedia di fasilitas semacam fantastico itu. Wah keren banged.
  4. Website Lebih Stabil
    Oh so pasti website lebih stabil daripada facebook. Walaupun sejauh ini belum ada laporan adanya kekacauan dari facebook yang berpusat di Amerika tersebut. Fitur website yang rata rata mengambil atau memanfaatkan space hosting yang ada di Indonesia atau diluar negeri sesuai pilihan pengguna tentu akan dijaga dengan ketat oleh ahli IT dan managemen perusahaan yang kita sewa itu. Anda tidak perlu kuatir data data yang sudah disimpan dan diupload dalam server website pribadi anda akan hilang. Ini berbeda dengan fasilitas penyimpanan (store-red) data dalam facebook yang "gratisan" itu sebab kemungkinan data hilang amat terbuka. Yang namanya fasilitas gratisan tidak akan abadi. Kelak suatu saat data data itu akan hilang jika facebook benar benar bangkrut dan sudah tidak beroperasi lagi.

    Ini memang pernah terjadi pada fitur hosting gratisan seperi geocities yang kini sudah hilang dan sudah tidak beroperasi lagi. Saya pernah membuat website walimatul ursy pada fitur gratisan tersebut. Walaupun pihak Geocities sudah memperingatkan usernya agar segera memindahkan datanya sebelum ditutup (close-red), namun karena kesibukan saya akhirnya saya belum sempat sepenuhnya memindahkan datanya. Jadi beberapa data gambar dan teks situs gratisan walimatul ursy kami akhirnya hilang tralala. Nah berbekal pengalaman menyakitkan inilah akhirnya saya tidak bergantung total pada situs hosting gratisan lagi.

    Sedangkan dalam situs pribadi seperti yang saya punya yang memakai alamat www.asepharyono.com ini menyewa hosting sebesar 250 MB sangat cukup untuk membuat sebuah website pribadi. Nah saya pernah punya pengalaman kalaw template yang saya gunakan dalam website ini error komponennya dan menyebabkan tampilan website menjadi berantakan tidak karuan. Namun bisa diatasi dengan mudah karena teknisi IT dari rumahweb, perusahaan yang saya sewa buat hosting dan domain website saya sudah menyiapkan data cadangannya. Sehingga website saya yang tadinya hancur lebur berantakan itu bisa dikembalikan ke bentuk indahnya semula (recovery-red). Jika saya lupa atau minta dibimbing atas instalasi terentu misalnya, para teknisi (technical support-red) selalu siap membantu saya.
Nah masih banyak lagi keunggulan memiliki website pribadi, daripada menganggap facebook sebagai "segala galanya" untuk menampilkan profil anda yang unik. Memang ini sebuah pilihan. Setiap tentu punya alasan sendiri mengapa harus memiliki akun facebook dan tetap setiap terhadapnya sampai sekarang. Apa pun keputusan anda memang anda yang berhak atas diri anda sendiri. Mau buat profil di akun facebook ya silahkan. Mau buat website pribadi seperti yang saya miliki juga silahkan. Bebas saja anda menentukan pilihan. Bahkan anda bisa saja menjual barang di website pribadi anda. Nah jadilah website anda sebagai sarana untuk mendatangkan penghasilan (income-red) dengan hanya mengandalkan website anda sendiri sebagai sarana promosi kepentingan bisnis dan usaha anda. Mancaapsss bukan?

Ada beberapa langkah praktis jika anda ingin memiliki cita rasa ekslusif memiliki website pribadi seperti saya. Beberapa langkah praktis tersebut antara lain :
  1. Sewa Domain dan Hosting
    Ya ini langkah pertama untuk membuat atau memiliki website pribadi yang elegan, berkelas, dan beda. Check dahulu nama anda apakah sudah dipakai orang lain atau belum dengan searching di mana saja perusahaan penyedia layanan hosting dan sewa domain. Kalaw saya sih di rumahweb langganan. Ada beberapa perusahaan layanan sewa hosting dan domain website lainnya yang sudah kondang seperti Indosite, Plasa hosting dan Master web. Nah Cek nama domain anda dahulu. Kemudian anda sewa hostingnya bisa standar atau professional. Kalaw saya sih hosting professional 250 MB, dan domain "com" saya sewa selama 1 (satu) tahun. Saran saya untuk keperluan website pribadi hanya sekitar 95 MB saja sudah memadai, namun jika data website anda bejibun (banyak-red) anda bisa menambah atau mengupgradenya lagi kelak. Sesuaikan dengan keperluan dan kebutuhan anda okey mamen?
  2. Unduh template website
    Nah jika anda tidak mau pusing membangun website, nah anda bisa unduh template template website yang banyak bertebaran bak jamur di musim hujan di belantara internet. Beberapa template sangat cocok untuk website anda, nah tentukanlan sendiri. Salah satu sumber referensi template website pribadi andalan saya adalah joomla di situs siteground yang mudah didapat di internet.

    Namun jika anda pakar design situs , ya silahkan buat sendiri dengan model dan bentuk apapun yang anda suka. Silahkan design dengan Adobe Photoshop, Macromedia Dreamweaver MX, Front Page atau apa saja tools tools pembuat website yang banyak tersedia CD programmnya. Anda juga bisa menyewa jasa pembuat website (website designer-red) untuk membuatkan website anda. Mudah saja, Anda punya uang, nah gunakan uang anda untuk keperluan pembangunan website anda sendiri. Mudah yawww.
  3. Upload dan Kembangkanlah
    Template yang sudah pilih dan unduh tersebut lalu anda jalankan di website pribadi anda melalui control panel, ftp atau file manager. Template standar yang anda punya itu masih belum bisa "ngapa ngapain" jadi anda harus lengkapi lagi dengan fitur modul dan komponen yang tidak tersedia di fasilitas fantastico maupun di basic template yang anda unduh dan jalankan itu.

    Anda bisa cari di internet situs situs modul dan komponen untuk memperkaya website pribadi anda menjadi tampak canggih dan profesional. Misalnya fitur contact form, Video YouTube player (embed), Digital Clock, Drop Down Menu , Shout Box dan lain sebagainya. Anda akan memerlukan komponen dan modul tambahan untuk melengkapi fitur website anda tersebut
  4. Promosikan Website anda
    Jika sudah jadi apakah berhenti begitu saja? O tidak. Darimana anda akan bisa mendapatkan kunjungan (visitor) buat menaikkan trafik website anda. Nah untuk hal ini anda memerlukan sarana promosi website anda dimana saja anda bisa lakukan seperti di forum forum milis (kaskus, sctv, dll-red), di kartu nama anda, atau setiap kali anda mengisi buku tamu atau berkunjung ke blog (website) orang lain, tinggalkan "jejak" anda dengan menuliskan URL atau alamat website anda. Cara cara seperti ini memang murah meriah, dan diyakini akan mendatangkan banyak trafik dan pengunjung di website pribadi anda.

    Anda juga bisa menggunakan facebook atau blog anda (blogspot, wordpress dll-red) untuk mempublikasikan situs web pribadi anda sehingga semakin banyak orang tau alamat URL website anda, maka kemungkinan akan naiknya trafik pengunjung website anda akan semakin besar. Buat apa membangun website, tetapi tidak ada yang mampir melongo melihat dan membaca website anda. Ya khan?.
  5. Bingung Ya
    Hahah syukur kalaw anda bingung. Karena saya sendiri aja belajar ototidak mengelola dan memenej situs web pribadi saya, dan itu tidak sebentar. Saya banyak aktif di forum forum IT di internet, dan senang bertanya kepada mereka yang ahli IT, dan praktisi Internet yang ada di kota Pontianak baik melalui telepon, SMS, YM maupun ngobrol ngalur ngidul di warung kopi dan lain sebagainya.

    Saya masih ingat di akhir tahun 1997 kalaw tidak salah pembangunan website saya menggunakan format HTML biasa, dan saya pun membangunnya hasil dari"curi curi" bentuk website orang lain yang diubah sedemikian rupa dengan kemampuan menggunakan bahasa HTML yang sudah saya pahami beberapa tahun silam. Saya belajar mendalami bahasa HTML melalui buku buku yang diberikan oleh teman saya, Novagia Tansyah, dan juga saya mencoba mengembangkanya sendiri. Cari cari informasi tentang buku HTML dan juga latihan "bongkar pasang" dari website orang menjadi website " yang asep" bangeds gitu hehehe.

    Saya pun membangunnya "cicil mencicil" dan tidak sekaligus. Karena apa? karena saat itu (sekitar taon 1997) saya masih menggunakan internet dari kampus Untan yang saat itu masih menggunakan Windows 3.11 kalaw nda salah. Ada rekan Teguh Di BPJIU yang selalu mengkritik website saya yang formatnya HTML dan "gitu gitu" aja hahahahaha. Saya sih cuek aja wakakakakaka. Ada yang unik waktu saya sering memakai Cyber Cafe UNTAN NET itu. Mungkin karena keseringan ngenet di sana, sampai sampai Petugas Cyber UNTAN-Net nya bilang ke saya" Pake pake aja lah Sep, nda usah bayar". whuaaaaaaaaa senangnya hati ini saat itu. Wakakakakaka. Wah "pesta" saya nih di Cyber UNTAN-net. Itulah suka duka saya belajar mengelola website pribadi hingga seperti sekarang ini, dan proses belajar itu akan terus berlangsung. Saya akan terus belajar, berlatih dan berdiskusi tentang ini.

Nah bagaimana cara memulai membuat website pribadi seperti yang saya punya?. Waktu anda super sibuk dan anda ingin punya website seperti website saya tanpa harus pusing pusing. Wah pertanyaan itu sebenarnya mudah saja kok jawabannya. Nah jika anda tertarik membuat atau memiliki website pribadi seperti yang saya miliki cukup mudah. Anda hanya perlu membayar saya untuk membuatnya tentu dengan harga terjangkau lengkap dengan tutorial pengelolaannya sehingga anda sendiri yang akan mengendalikan sepenuhnya website anda itu. Cuma 5 juta aja kok murah khan. Harga itu bisa negotiate kok. Hehehe. Tentu harga tersebut diluar sewa hosting dan domainnya loh. Nah nah Menarik bukan hehehe. Halah malah jadinya promosi seh.

huahahahahhahahahaa



No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog