Jual Milagros disini
Loading...

Teroris Disekitar Kita


Dear Blog,
Sepertinya berita mengenai terorisme seperti tidak ada habis habisnya terjadi di negara yang kaya akan hutang hutangnya ini. Entah apa yang terjadi terhadap negara ini dan memang sepertinya isu isu mengenai terorisme ini sudah selayaknya menjadi bahasan setiap negara di dunia terutama bagi mereka yang mencintai perdamaian dan persaudaraan sepertinya halnya Indonesia negara kita. Namun yang menjadi pertanyaan sekarang ini adalah bagaimana cara kita untuk meminimalisir aksi aksi brutal teroris ini agar tidak terjadi lagi hal hal yang membahayakan rakyat Indonesia dan juga aparat keamanan lainnya di Indonesia. Apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi itu semua?. Kita tentunya tidak mau kecolongan dua kali kan?

Siapakah sebenarnya yang dimaksud dengan teroris atau terorisme itu? Apakah setiap orang yang tidak bertanggung jawab yang membunuh anak anak dan perempuan tidak berdosa itu bisa langsung dicap sebagai teroris?. Apakah orang yang menyerang gedung gedung dan sarana umum dengan aksi brutal bersenjata bisa langsung divonis dengan sebutan aksi aksi terorisme?. Siapa sebenarnya si teroris itu? Apa kriteria yang bisa dipakai untuk menyebut seseorang itu adalah pelaku teror atau teroris?. Banyak yang harus kita kaji untuk membahas isu isu sensitif seperti ini.

Mengapa orang cenderung mengurus urusan yang "besar besar" seperti terorisme internasional yang kini sedang kita perangi bersama sama. Mengapa orang tidak mau membahas isu isu teror dan terorisme yang ada dalam diri kita sendiri dan bahkan "bergentayangan" di sekitar kita, di keluarga kita, bahkan dilingkungan tempat tinggal kita semua. Apakah ada densus 88 bersliweran di belakang rumah kita mau menangkap Osamah Bin Laden? Apakah ada polisi memburu penjahat di pekarangan rumah kita? Oh tidak. Teror dan teroris yang saya maksud adalah pelaku tindak kejahatan skala rumahan atau kecil yang ada disekitar kita. Coba amati baik baik, kalian pasti akan merasakannya.

Banyak perusahaan yang mengabaikan kesejahteraan para karyawannya, membiarkannya terlantar tanpa status kepegawaian yang jelas dari para karyawannya yang masih kontrak juga bisa disebut dengan "teroris". Mereka yang membuang sampah seenaknya hingga mengotori jalan jalan di sekitar rumah kita juga bisa disebut "teroris". Nah hal hal seperti ini yang kadang luput dari perhatian kita semua. Orang cenderung membahas hal hal yang besar dan melupakan hal hal yang kecil dan terkesan remeh seperti ini.

Nah apakah ada "teroris" di sekitar anda?

No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog