Jual Milagros disini
Loading...

Ikhlas Dalam Pertemanan



Dear Blog

Mungkin ini adalah salah satu sifat ku yang kadang muncul tiba tiba secara tidak aku sadari dan memang sifat inilah yang kadang sering membuat orang lain kurang menyukai ku. Hmm sepertinya aku harus banyak berkoreksi diri sebenarnya apa yang sedang terjadi pada diri ini. Dan kadang aku sendiri juga merasa gerah dengan sifat sombong yang ada dalam diriku ini yang sampai sekarang aku sendiri masih berusaha sekuat tenaga untuk menyingkirkannya sedikit demi sedikit hingga akhirnya lenyap tidak berbekas sama sekali. Nah ini merupakan peperangan besar yang harus aku perangi dari sekarang.

Aku Intropeksi Diri
Dalam konteks persahabatan sekarang ini, sudah sewajarnya kita harus memiliki semangad kekeluargaan dan penghargaan terhadap diri sendiri, dan juga terhadap orang lain di sekitar kita. Orang yang tidak bisa menghargai rekannya dan sahabatnya memang tidak layak untuk dijadikan teman. Kadang kita juga tidak bisa membuat orang lain menyenangi diri kita, sebagaimana kita juga tidak bisa menyenangkan setiap orang yang kita temui. Seorang teman bisa saja baik untuk orang lain atau baik menurut kelas dan kelompok pergaulan yang disukainya sendiri. Setiap orang berhak untuk membuat kelompok kelompok pertemanan atas suatu kesamaan dalam bidang tertentu dan menutup celah bagi masuknya orang lain yang tidak sepaham atau tidak mempunyai kesamaan dengan kelompok itu.

Ini adalah hal yang wajar saja. Kita tidak dapat menghukum mereka dengan sebutan "Exclusive" dengan segment pertemanan yang mereka ciptakan sendiri. Ini adalah hukum alam. Dan seperti yang sudah aku singgung di atas, tidak setiap orang akan sesuai dengan harapan kita. Kit tidak bisa berharap setiap orang akan bersikap ramah, dan senyum kepada kita. Ganjalan di hati memang ada di setiap pola pertemanan. Friksi yang ada dan masalah yang timbul dalam pertemanan kita kadang dipicu oleh konflik masing masing dengan urusannya masing masing. Kita tidak mungkin berharap orang lain akan bersikap manis dan ramah kepada kita. Sebagaimana kita juga tidak mungkin harus "memaksakan" diri untuk bersikap ramah dan manis manis kepada orang lain.

Kuncinya adalah Keikhlasan
Memang kunci dari semua ini adalah keikhlasan dalam suatu pertemanan. Ikhlas karena memang kita ingin bersahabat dengan orang lain terlepas orang itu baik atau tidak dari sisi perwajahan atau fisik. Kaya atau miskin teman kita itu. Pejabat rendah atau tinggi teman kita itu. Pegawai tetap atau kotnrak teman kita itu. Tentu keiklhasan adalah kunci utama yang akan memaniskan suasana pertemanan kita nantinya. Namun tidak semua orang bisa mempunyai rasa ikhlas dalam dirinya dalam berteman. Pamrih akan selalu datang dan menyertai setiap individu. Gengsi dan kepentingan kadang menyatu untuk "menerima" seseorang menjadi sahabat dan temannya. Inilah yang disebut dengan "pilih pilih teman"

Kita harus ikhlas dalam berteman
Apakah kalian akan ikhlas menerima segala kelebihan dan kekurangan ku?
Itu adalah suatu pertanyaan. Teman teman lah yang akan menjawab pertanyaan itu

No comments:

| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog