Jual Milagros disini



Please sit and relax as you navigate this website

Kubu Raya . Saya membaca sebuah berita foto (FOTOINET) di DETIK COM hari Sabtu 20 Januari 2018 sekittar pukul 18.50 WIB yang berjudul dan berisi “Elle Darby, Selebgram Seksi yang Mau Gratisan di Hotel Mewah”.  Saya tergelitik dengan kalimat “..yang mau gratisan” di dalam caption FotoInet tersebut. Karena tidak mau menebak nebak isinya, saya pun mengklik foto demi foto FOTOINET tersebut dan membaca teks berita fotonya,

Disebutkan dalam teks berita fotonya sang Selegram Elle  Darby ini mencoba peruntungannya dengan mengandalkan ribuan followersnya untuk mendapat fasilitas menginap gratis di salah satu hotel mewah di Dublin.

Baca lengkap kasusnya - Elle Darby, Selebgram Seksi yang Mau Gratisan di Hotel Mewah
 

Sang selegram mengirimkan email ke salah satu hotel mewah di Dublin, dan mengajukan dirinya sebagai inluencer yang akan mempopulerkan hotel tersebut dan mengajak ribuan followersnya untuk menginap di hotel tersebut. Sebagai “imbalan” nya, sang Selegram mengajukan “syarat” bisa menginap gratis selama beberapa hari.

Sang pemilik hotel tersebut pun menjawab email sang Selegram namun bukan kabar baik yang diberikan kepada sang Selegram, melainkan penolakan.  Sang pemilik hotel menyebutkan bahwa pihaknya menolak “tawaran” sang Selegram dan tidak berkenan “bekerja sama” dengan dia. 

Alasannya siapa yang akan membayar pembantu rumah tangga yang mengurus kamarnya jika sang selegram diberikan gratis.  Apakah para pegawai yang megurus kamarnya nanti rela dibayar dengan layanan video atau tampil dalam video vlog milik sang selegram?” Tentu tidak kata sang pemilik hotel.

CERIA : Salah satu foto pribadi Elle Darby gadis kelahiran tahun 1995 asal Inggris yang dituding mencari gratisan. Foto Instragram Elle Darby
CERIA : Salah satu foto pribadi Elle Darby gadis kelahiran tahun 1995 asal Inggris yang dituding mencari gratisan. Foto Instragram Elle Darby
FOLLOWER :  Akun Instagram Elle Darby yang saya lihat pada tanggal 19 Januari 2018 pukul 18.11 WIB followernya sudah 81.9 K. Foto Instragram Elle Darby


Salah Paham
Saya yang juga pecinta gratisan dan atau pemburu gratisan, saya tidak membela sang Selegram Elle Darby ini karena selain memang tidak kenal, dan saya tidak mempunyai kepentingan dengan dia.

Namun substansi cerita FOTOINET ini menggelitik saya untuk menyampaikan pandangan dan pendapat pribadi saya.  Secara umum, berdasarkan pada kisah yang saya baca di atas, ada salah paham atau salah pengertian diantara keduanya, sang Selegram Elle Darby (yang kemudian saya sebut sebagai ordinary people , orang sipil atau masyarakat biasa dan bukan benar benar selebritis atau artis), dan sang pemilik hotel yang diajak “bekerja sama” oleh sang Selegram ini.

Dalam dunia maya, siapa saja bisa menjadi siapa saja.  Memilik ribuan followers (followers aktif bukan followers hasil jual beli followers yang banyak  bersliweran di dunia maya akhir akhir ini-red) mempunyai nilai kebanggaan sendiri.  Tentu orang tidak akan begitu saja memfollow (mengikuti) seseorang di sosial media tanpa ada sebabnya.

 Mengagumi seseorang sah sah saja. Jadi jika ada orang yang memiliki follower yang mencapai ribuan itu tentu memiliki sesuatu yang istimewa hingga disukai oleh ribuan orang.

Mereka , siapa pun itu, yang aktif di sosial media semacam Twitter atau Instagram bebas menyuarakan, memvisualisasikan apa saja sesuai kehendaknya (tentu dengan catatan bukan konten bernada SARA, ujaran kebencian, provokasi, sadismie dan terorisme) hingga memiliki banyak followers hinga ribuan.  Adalah sebuah kebanggaan bisa memiliki ribuan followers.


Menolak Jangan Menghina
Banyak stakeholder, advertiser atau pemasang iklan tertarik untuk meminta endorse atau mengajak kerjasa sama saling menguntungkan. Dari pihak pemasang iklan atau adveriser tentu mempunyai kriteria pihak mana yang bisa diajak kerja sama “mempromosikan” jualannya, tentu saja yang dipilih yang memilik followers atau pengikut ribuan sampai jutaan.  Ini peluang yang sangat besar bagi pemasaran produk sang advertisers.

Namun sayangnya kasus unik ini tidak terjadi bagi sang selegram Elle Darby ini.  Secara teknis Elle Darby sudah menempuh jalur yang benar dengan mengirimkan surat permohonan penawaran kerja sama kepada sang pemilik hotel dengan mengandalkan ribuan followersnya. Dari sisi Elle Darby mungkin sang peimilik hotel tertarik akan followersnya yang mencapai ribuan , dengan “win win solution” sebagai imbalannya diberikan menginap gratis.

Dalam pandangan saya Elle Darby sudah prosedur mengirimkan surat permohonan kerja sama endorse seperti ini.  Dia (Elle Darby) bukanlah seorang pencuri, koruptor atau perampok. 
Dia datang dengan sopan dan mengirimkan permohonan bekerja sama endorse namun ditolak oleh sang pemilik hotel yang diajak kerja sama.  Yang sangat saya sayangkan di sini adalah alasan penolakan yang disampaikan oleh sang pemilik hotel sangat kualitatif, dan cenderung menghina dengan “menyerang”ya secara pribadi.

Kalau mau menolak ya menolak saja tidak perlu menambah “bumbu” seperti itu. Kata orang kalau tidak mau mengasih ya sudah tapi jangan menghina.  Elle Darby sudah mengirimkan surat permohonan untuk bekerja sama endorse namun ditolak oleh sang pemilik hotel yang diajak kerja sama.   Menolak atau menerima itu HAK sepenuhnya si pemilik hotel,  tapi jangan mengjhina dengan kalimat seperti itu.  Orang bisa tersinggung. (Asep Haryono)



Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh...

Sesuai dengan pemberitahuan kemarin bahwa Gurunda Ust. Fadlan berhalangan hadir besok, maka insya Allah Subuh Akbar Kalbar akan tetap digelar Subuh nanti (Ahad,21 Jan 2018).

Lalu siapa yang akan hadir???

Alhamdulillah abang-kakak, yg akan hadir nanti juga luarbiasa spesialnya. Ada Syekh Abdulaziz Al-Areqi , yg suaranya subhanallah sangat bagus ketika melantunkan Ayatul Qur’an.

Jadi, siap-siapp yaa hadir Subuh berjama’ah, rugi kalau melewatkan kesempatan diimami beliau 

Selain Syekh Abdulaziz Al-Areqi, akan hadir juga da’i asal Aceh Ustadz Tengku Abdurrahman Umar dan da’i muda asli Pontianak Ustadz Sardiawan Umar.

Yukk, kita isi Subuh di akhir pekan dengan menghadiri majlis ilmu penuh barokah insya Allah.

Ajak kawan,keluarga, dan kerabat sebanyak-banyaknya yah
WAssalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh...
Kubu Raya. Berita DETIK COM yang saya baca hari ini tentang ulah seorang pengemudi Taksi Online berinisial AE (19) yang ditangkap aparat kepolisian karena merampok seorang karyawati sebuah bank swasta berinisial A (27) di Bandung (Jawa Barat). Setelah diperiksa petugas , aksi nekat pelaku merampok karena gaji yang diterimanya sebesar 3 juta sebulan kurang, dan pelaku terbetik niat jahatnya karena tergiur ponsel korban.

Baca selengkap kasusnya di sini - Rampok dan Borgol Karyawati Bank, Sopir Taxi Online Ditangkap : tergiur ponsel sang korban


Ada 3 hal yang menarik dari kasus ini yang ingin saya coba bahas dalam blog pribadi saya pada kesempatan kali ini.     Ada aksi ada reaksi. Tidak ada asap kalau tidak ada api.  Baik dari sang pelaku perampokan maupun korbannya juga harus mendapatkan porsinya pembahasan sesuai kapasitasnya masing masing. 3 hal utama itu adalah motif melakukan perampokan, rasa bersyukur dan penumpang yang pamer perhiasan atau kemewahan.


PELAKU : Inilah wajah pelaku perampokan penumpang. Pelaku adalah salah satu pegawai taksi online yang sudah diamankan polisi.  Foto dari DETIK COM
PELAKU : Inilah wajah pelaku perampokan penumpang. Pelaku adalah salah satu pegawai taksi online yang sudah diamankan polisi.  Foto dari DETIK COM

Pertama yang mau saya coba bahas adalah Motif Pelaku Merampok.  DETIK COM memberitakan motif sementara dan ini berdasarkan daripada pengakuan sang pelaku di hadapan kepolisian bahwa motif pelaku merampok penumpangnya karena tergiur telephone genggam yang sedang digunakan oleh korban. Intinya niat jahat timbul karena pelaku tergiur akan barang yang menurut sang pelaku adalah mahal dan mewah : Iphone.

Kedua , Kurangnya rasa bersyukur.   DETIK COM memberitakan, bahwa pelaku yang sudah diamankan oleh pihak berwajib ini menuturkan bahwa Gaji yang diterimanya sebagai seorang pengemudi Taxi Online sebesar Rp3.000.000,- (Tig juta Rupiah) itu tidak cukup. 

Baca juga - Mengapa Kita Harus Bersyukur ?

Kata orang hidup di ibukota Jakarta memang tidak mudah. Apa apa serba mahal. Jika alasan merampoknya karena gaji sebesar 3 juta yang pelaku terima dari tempat perusahaannya bekerja itu tidak cukup, saya menjadi penasaran dan penuh tanda tanya.   Hidup di Jakarta memang mahal,  apa saja pake duit, dan semuanya relatif biaya hidup jauh lebih mahal.


Sebenarnya besar dan kecilnya gaji sebenarnya tidak ada masalah. Memang betul apa apa semuanya serba mahal dan semuanya naik. Namun perlu juga diingat bahwa masih banyak orang yang penghasilannya jauh lebih kecil dari gaji sang pelaku sebesar 3 juta rupiah sebulan, namun masih bisa menabung banyak. 

Jadi persoalannya di sini bukan nilai nominal GAJI yang diterima setiap bulan, tetapi lebih kepada gaya hidup anda. Berapa pun GAJI yang anda terima tentu tidak akan cukup jika gaya hidup anda bak orang kaya atau tajir.  Hidup dalam kemewahan.

Yang terakhir yang ingin saya coba bahas di sini adalah si korban perampokan sendiri yang 
berinisial A (27) tahun ini. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada si korban, dan rasa keprihatinan atas musibah yang menimpa korban, saya menduga aksi kejahatan ini timbul karena "dipancing" oleh ulah anda yang mungkin sengaja atau tidak disengaja memperlihatkan barang mewah di depan umum.

Sudah sering dihimbau agar tidak membawa perhiasan atau barang barang mewah di depan umum karena berpotensi "mengundang" aksi kejahatan, Dan kasus ini telah membuktikan teori itu.   Jangan perlihatkan barang barang mewah anda di depan umum  Orang yang tadinya biasa saja akan tergoda untuk melakukan kejahatan karena dipicu oleh ulah pamer anda, (Asep Haryono)






Kubu Raya. Dalam beberapa hari terakhir ini saya banyak dikejutkan dengan berbagai berita unik dan sangat menarik perhatian saya untuk memberikan pendapat dalam blog saya ini.   Baru saja saya membahas berita tertangkapnya seorang pelaku iseng yang meremas payudara wanita yang terjadi di wilayah hukum depok

Baca selengkapnya  - Peremas Payudara di Depok Berhasil ditangkap

seperti yang dilansir oleh DETIK COM , pelaku telah melanggar Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun 8 bulan. Pelaku sendiri memang tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.  Kasus pelecehan seksual dengan korban wanita memang sedang marak belakangan ini

Nah kasus yang baru terjadi ini korbannya adalah seorang anak yang baru berusia 3 bulan.  Bagi yang sudah pernah membesarkan anak, tentu paham. Anak usia 3 bulan sangat lucu lucunya, dan memerlukan makanan sehat yakni Air Susu Ibu (ASI) wajib selama 2 tahun.  


Baca selengkapnya kasusnya - Ini Pengakuan Ibu yang Jual Anak Kandung Rp 20 Juta untuk Beli Sabu

Sang anak dijual oleh sang ibu kandungnya sendiri yang bernama Fatimah kepada pihak lain seharga RP.20.000.000,-  Yang membuat kesal saya adalah uang hasil penjualan bayi yang merupakan darah dagingnya sendiri itu digunakan untk foya foya dan membeli sabu. 

Ya ampun deh ini ibu. Apa pun alasannya menjual anak kandungnya kepada orang lain adalah perbuatan tercela, melanggar hukum dan sangat tidak dapat diterima.

Baca juga - anak anak diajak bunuh diri bersama sang Ibu

DETIK Com memberitakan dengan detail berita ini.  Walapun akhirnya sang anak balita usia 3 bulan itu akhirnya bisa kembali ke pangkuan keluarganya, dan sang pelaku penjual bayi, Fatimah, melanggar
 Pasal 76 F juncto Pasal 83 UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara,

Dengan adanya kasus terbaru ini semakin membuktikan bahwa kejahatan terhadap wanita dan anak anak memang masih ada.

Beda dengan kasus pemuda peremas payudara yang tidak di tahan dan hanya dikenakan wajib lapor karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara, untuk kasus Ibu jual bayi ini terkena ancaman pidana penjara 15 tahun dan berpotensi besar untuk dipenjara secara fisik.

TERSANGKA : Inilah Fatimah tersangka penjual bayi kandung yang sudah diamankan pihak berwajib. Sumber foto ini dari DETIK COM
TERSANGKA : Inilah Fatimah tersangka penjual bayi kandung yang sudah diamankan pihak berwajib. Sumber foto ini dari DETIK COM


Lindungi Anak anak dan Perempuan
Dalam 2 kasus terbaru ini (anak dijual ibu kandung, dan aksi iseng peremas payudara wanita-red) semakin meyakinkan kita bahwa ancaman kejahatan latej terhadap kaum wanita dan anak anak memang masih ada di sekitar kita. 

Rata rata yang menjadi korban dan atau pelaku adalah dari lingkungan terdekat di keluarga dan ini semakin menguatkan teori itu.

Dalam acara peluncuran program Three Ends tahap II di Pontianak pada  tanggal 15 Agusuts 2017 yang lalu telah menyepakati untuk terus giat mengkampanyekan peranan laki laki untuk terus melindungi dan menghormati kaum wanita dan anak anak d
alam Mewujudkan Kesetaraan Gender.  Sekaligus menggelorakan cegah 3 (three end) 

Baca juga - Hentikan Kekerasan terhadap Perempuan dan anak anak


Kampanye akhiri Three Ends yaitu  mengakhiri 3 hal yakni akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak , akhiri perdagangan orang dan akhiri kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.  Program ini berasal dari kementrian kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Oleh karena itu tantangan besar bagi kita semua. 
 Kini tidak saja kaum perempuan saja yang menjadi korban kejahatan dan kekerasan, anak anak juga sudah sangat rentan dan sangat berisiko mendapat perlakuan tidak baik, mengalami kekeradan dan ketidak adilan. 

Ini tugas berat bagi kita semua untuk bersama sama mewujudkan dunia yang aman untuk kaum perempuan dan anak anak agar tercipta masa depan bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Semoga. (Asep Haryono)
Pontianak. Dengan semakin digencarkannya penggunaan transaksi non tunai (Cashless) di seluruh Indonesia semakin menguatkan betapa pentingnya kebutuhan masyarakat masih sangat berkaitakan dengan dunia perbankan. Maraknya aksi penipuan berkedok “papa minta pulsa” sudah pernah meresahkan, dan kini kejahatan perbankan seolah selalu bermetamorfosis dan semakin maju baik dalam modus maupun pemiliha calon korbannya.

Kejahatan perbankan yang bagi orang kota yang akrab dengan dunia perbankan mungkin akan terkekeh kekeh dengan modus operandi pelaku penipuann itu karen sudah paham namun masih juga menjadi targetnya.

Namun hal ini mungkin tidak terjadi bagi mereka yang awam dan jauh dari sentuhan modern dunia perbankan atau yang kurang mengerti transaksi perbankan. Mereka kelompok yang palin rentan dan paling beresiko untuk ditipu.

BUKTI TRANSFER :  Jika ada menerima informasi ada pembayaran melalui tranfer dengan melampirkan dokumen ini cek dahulu. Foto Asep Haryono
BUKTI TRANSFER :  Jika ada menerima informasi ada pembayaran melalui tranfer dengan melampirkan dokumen ini cek dahulu. Foto Asep Haryono

Sudah banyak korban berjatuhan. Korbannya pun tidak lagi pilih pilih. Bahkan masyarakat perkotaan yang konon identik dengan kehidupan modern dunia perbankan juga bisa sepert kerbau yang dicucuk hidungnya oleh penipu,
|
Dengan hanya memainkan emosi mereka mudah ditipu. Orang kalau sudah panik apa saja akan dilakukan. Dan hal inilah yang dipahami betul oleh para pelaku penpuan.

Bagaimana dengan transaksi jual beli di pasar tradisional maupun modern, metoda pembayaran dengan teknik transfer antar bank sudah lazim dilakukan. Namun tidak sedikit orang yang tertipu dengan teknik sederhana seperti tranfer bank ini.

Bagaimana cara modus operandi penipu yang memperdaya korbannya dengan dalih sudah melakukan transfer bank dengan mengirimkan fake bill atau bukti pembayarn transfer yang palsu? SMS banking menjadi salah satu solusi untuk menangkis kejahatan perbankan jenis ini.

Jadi begitu ada klien anda mengaku sudah melakukan transfer, dan dia melampirkan bukti transfer kepada anda melalui saluran WA, email atau BBM, sebaiknya jangan mudah langsung percaya.  Cek terlebih dahulu rekening anda, apakah benar dananya sudah masuk?  Nah jika anda berlangganan SMS banking, maka system akan memberi SMS notifikasi bahwa dana yang dimaksud sudah masuk.  (Asep Haryono)
Pontianak. Pertama kali dengar sih rada weird (aneh) juga, Soalnya jarang saya dengar ada kuliner "Nasi Idap".  Saya baru taunya juga dari Instagramnya Nasi Idap Pontianak yang sering memposting menu menu anyar (baru) seperti Nasi Ayam Sambel Bawang yang pedasnya nendang ini.

Nasi Ayam Sambel Bawang
ini dibandrol dengan harga Rp.20.000,- (Dua Puluh Ribu rupiah) sudah termasuk free 1 teh kotak Sosro ukuran kecil. Promo Nasi Idap Pontianak yang sering dibuzz oleh instagram Nsai Idap Pontianak.

Saya pun sudah pernah berkomunikasi dengan admin IG Nasi Idap Pontianak dan dari mereka lah saya tau kalau lokasi Nasi Idap Pontianak ini berada di samping INDOMARET dan Lamington di Jalan Imam Bonjol Pontianak.

Bagaimana dengan cita rasanya?  Wow Nendang banged. Aseli pedas dengan baluran Sambel Bawangnya yang benar benar bawang merah dan putih kalau tidak salah. Sedangkan untuk konten nasinya juga standar dalam arti kata cukup mengenyangkan walau hanya dimakan oleh satu orang saja. Kemudian juga ada potongan timun segarnya juga asyik


NASI AYAM SAMBEL BAWANG : Salah satu menu Nasi Idap Pontianak yang saya beli Sabtu 13 Januari 2018 harga 20K sudah dapat 1 teh kotak Sosro. Foto Asep Haryono
NASI AYAM SAMBEL BAWANG : Salah satu menu Nasi Idap Pontianak yang saya beli Sabtu 13 Januari 2018 harga 20K sudah dapat 1 teh kotak Sosro. Foto Asep Haryono

Kotak Karton Putih

Salah satu keunikan dari Nasi Idap ini adalah wadah atau tempatnya. Cara penyajiannya yang dikemas dalam Box (kotak) karton putih yang bisa dibuka menjadi empat jendela seperti yang tampak dalam foto di atas mengingatkan saya. Ini yang menarik dan unik dari Nasi Idap Pontianak ini

Penyajiannya dalam wadah dalam bentuk kotak berbahan karton warna putih memang sudah lama identik dengan citra kuliner masakan China - Amerika. Sudah banyak yang membahas mengenai wadah makanan berbentuk Kotak Karton Putih ini yang bisa kamu baca di internet. Saya tentu tidak akan membahasnya lagi.




Di Indonesia sendiri saya kurang tau sejak kapan diperkenalkan. Mungkin para pembaca bisa menambahkan di sini silahkan.  Nah saya mencoba riset di Internet dan juga di Youtube ternyata ada video Rossa, pelantun lagu Ayat Ayat Cinta II - Bulan DiKekang Malam ternyata ada juga salah satu video musiknya yang secara tidak sengaja menampilkan kotak makanan berbentuk kotak kartun putih itu.

Dalam video musik Rossa "Atas Nama Cinta" ada di menit 02.33 ada scene Rossa menjatuhkan makanannya. Lihatlah itu kotak karton putih yang identik dengan masakah Cina Ameria. Videonya diposting oleh Trinity Optima Production pada bulan September 2011.  Gambar dari Internet


Dalam video musik Rossa "Atas Nama Cinta"  ada scene Rossa menjatuhkan makanannya dalam wadah berbentuk kotak karton putih diposting oleh Trinity Optima Production pada bulan September 2011.  Gambar dari Internet
Dalam video musik Rossa "Atas Nama Cinta"  ada scene Rossa menjatuhkan makanannya dalam wadah berbentuk kotak karton putih diposting oleh Trinity Optima Production pada bulan September 2011.  Gambar dari Internet



Nah jika video musik itu diposting pada Bulan September 2011. apakah ada kemungkinan produk wadah makanan berbentuk kotak karton warna putih ini sudah dikenal di Indonesia sejak tahun 2011.  Ini analisa iseng iseng saya  aja hanya mengandalkan video musik itu.  Mohon para pembaca blog saya untuk mengoreksi saya. Saya akan sangat berterima kasih sekali.

Jadi Nasi Idap Pontianak dengan kemasan Kotak Karton Putih itu sangat brilliant dan menarik serta memikat.  Gaya sekaligus kekinian. Banyak memang makianan yang dibawa pulang ke rumah juga menggunakan box namun tidak seunik dan semenarik kotak karton putih yang digunakan oleh Nasi Idap Pontianak. 

Anda mau coba sensasi menikmati Nasi Idap dengan sensasi seperti sedang menyantap kuliner china Amerika dengan kemasan kotak karton putihnya yang sudah melegenda itu? Datang saja ke Nasi Idap Pontianak. Nasi Ayam Sambel Bawang Nasi Idap Pontianak -  Rasa Yang Seanggun Penampilan. (Asep Haryono)




Pontianak. Saya mengetahui berita ada berita perbuatan tidak menyenangkan dan sexual harassment (Pelcehan Seksual) yang dilakukan oleh seseorang bernisial I di Depok terhadap seorang wanita berinisial AM di Depok. Beritanya saya baca dari Portal Berita DETIK COM sekitar pukul 10.10 WIB .t

Pelaku akhirnya bisa dibekuk berkat, sekali lagi , berkat bantuan Closed-Circuit Television  atau biasa disingkat dengan CCTV.

Dugaan sementara berdasarkan pengakuan pelaku hanya karena iseng. Pelaku sendiri, seperti yang dilansir oleh DETIK COM , melanggar Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun 8 bulan. Pelaku tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.

Baca juga - Mengapa anak anak diajak serta bunuh diri bersama sang Ibu?

Baca selengkapnya  - Peremas Payudara Di Depok Dikenai Wajib Lapor.  Wanita dan anak anak memang sangat rentan menjadi korban kejahatan dan kekerasa. Seperti sebuah "takdir" atau "kutukan" , kejahatan dan kekerasan seksual terhadap kaum wanita dan anak anak selalu berulang kali terjadi.

Kejadian di Depok seperti menggetok kepala kita semua bahwa (ancaman) kejahatan dan kekerasan seksual terhadap wanita dan anak anak memang masih ada di sekitar kita.  Ancaman itu masih ada.


Apa yang harus kita lakukan , sekali lagi, apa yang harus benar benar kita lakukan untuk meminimalisir ancaman kejahatan seksual terhadap wanita dan anak anak di Indonesia sekarang ini?

PELAKU : DETIK COM merelease wajah pelaku kejahatan seksual baru baru ini di Depok. Pelaku dengan sengaja meremas payudara sang korban. Kini pelaku sudah ditangani oleh Polisi untuk diinvestigasi lebih lanjut.  Foto DETIK COM
PELAKU : DETIK COM merelease wajah pelaku kejahatan seksual baru baru ini di Depok. Pelaku dengan sengaja meremas payudara sang korban. Kini pelaku sudah ditangani oleh Polisi untuk diinvestigasi lebih lanjut.  Foto DETIK COM


Wanita Perlu "mempersenjatai" Diri

Yang perlu segera dibenahi sekarang ini dan mendesak untuk dilakukan adalah revolusi mental.  Kalau mentalnya sudah rusak, mau diapakan saja akan susah untuk kembali normal. Perlu ada kerja sama dari kedua belah pihak baik kaum laki laki dan juga khususnya bagi kaum wanita itu sendiri

Tidak ada asap kalau tidak ada api.  Kaum lelaki yang sering dipojokkan karena kasus kriminalitas (padahal kejahatan itu bisa dilakukan oleh siapa saja baik pria , wanita bahkan anak anak), juga menuntut peran aktif dari kaum wanita itu sendiri untuk selalu menjaga kehormatan dan tidak mengundang aksi kejahatan jalanan.

Baca juga - Hentikan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak anak

Tidak mengenakan busana atau pakaian yang tembus pandang, tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan di tempat umum misalnya.  Ini hanya contoh saja.   Hal hal seperti itu bisa mengundang pihak III untuk berbuat kejahatan yang mungkin saja hal itu tidak ada dalam benaknya. Kejahatan itu lintas gender dan lintas generasi.

Terhadap pelaku pelecehan, peremas payudara, yang kini sudah dalam penanganan polisi juga harus didalami motifnya mengapa sampai pelaku melakukan hal yang tidak pantas seperti itu. Hukuman sosial memang menyakitkan. Foto pelaku sudah menyebar viral kemana mana dengan tagar "inilah tampang pelaku peremas payudara". Sungguh tidak nyaman

Pelaku kini menjadi viral, dan mendadak terkenal .  Hanya sayangnya terkenalnya karena aksi isengnya yang berujung persoalan hukum.  Iseng boleh saja asal isengnya positif.   Apa ada iseng yang positif? Bukankah iseng itu identik dengan tindakan tidak menguntungkan.


Kaum lelaki atau pria juga dituntut kerja samanya untuk selalu melindungi dan menjaga serta mengayomi kaum wanita dan anak anak.  Dan bukan bahkan menjadi pelaku dari kejahatan itu sendiri.  Kita memang sudah mendesak untuk segera melakukan gerakan menyeluruh revolusi mental.  Dan itu merupakan hal yang sulit namun tidak ada yang tidak mungkin. Jangan Melecehkan Kaum Wanita (Asep Haryono)
Manusia di dunia titisan syurga
Pasti dia anak anak kita
Mereka cahaya penerang semesta
Penuh irama segarkan dunia
Mari bersama hidupkan mereka
Sayang setara sejahtera
Tapi mengapa masih saja banyak kekerasan menimpa mereka
Di desa dikota dan rumah kita
Cukup sudah akhiri semua


Petikan lagu kampanye "three ends" di atas memang cocok menggambarkan perasaan saya saat ini.  Anak anak adalah masa depan kita semua. Namun hingga saat ini masih banyak terjadi kekerasan yang menimpa anak anak kita mulai dari ancaman kejahatan seksual, kekerasaan ekonomi (Semakin banyaknya pekerja anak dibawah umur) hingga menjadi korban karena kebrutalan orang tua.  

Three Ends adalah nama sebuah program yang digagas oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Tujuan utamannya ada 3 (three) tiga hal yaitu Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan Anak, Akhiri Perdagangan Manusia, dan Akhiri ketidakadilan akses ekonomi bagi perempuan

Baca juga - Blogger Turut Kampanyekan Program "Three Ends"

Orang tua seharusnya menjadi pengayom, pelindung dan menjadi syurga bagi anak anaknya.  Keluarga bahagia keluarga yang didalamnya ada cinta dan kasih sayang ibu ayah dan anak anak anaknya.

Namun potret manis keluarga bahagia yang saya gambarkan di atas seolah tercabik cabik , dan hati saya dibuat pilu setelah membaca sebuah berita dari portal berita DETIK COM yang memberitakan ada ibu yang diduga mencoba melakukan upaya bunuh diri dengan mengajak serta ketiga anak anaknya yang masih balita. 

Sang ibu ditemukan dalam keadaan kritis sedangkan ketiga buah hatinya sudah dalam keadaan tewas.  Mereka adalah warga 
Dusun Karobelah 3, Desa Karobelah, Mojoagung,

DETIK COM menyebut sang ibu itu bernama Evy Suliastin Agustin (26) sedangkan 3 anaknya : Sayid Mohammad Syaiful Alfaqih (6), Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani (4) dan Umi Fauziah (4 bulan) 
tewas. Dugaan sementara dari pihak Kepolisian menyebut ketiga korban tewas yang ditemukan di kamar mandi itu karena menenggak obat serangga  cair.

Selengkapnya  - 
Ibu di Jombang Kritis dan 3 Anak Tewas, Polisi: Minum Obat Serangga



ika ada masalah adukanlah kepada Allah SWT. Dekatkan diri kepada Allah SWT.  Gambar ilustrasi dari merdeka
Jika ada masalah adukanlah kepada Allah SWT. Dekatkan diri kepada Allah SWT.  Gambar ilustrasi dari merdeka

Jangan Korbankan Anak Kita

Saya memang bukan ahli kriminal apalagi ahli menganalisa kasus kejiwaan seseorang. Saya hanyalah blogger saja. Yang menyampaikan pandangan saya saja terhadap berita yang sangat memilukan perasaan saya ini. Hati saya terasa teriris, dan sangat sedih membaca berita tersebut. 

Mengapa sampai hati anak anak yang tidak tau apa apa itu dipaksa untuk mengakhiri hidupnya karena diajak oleh sang ibu yang seperti sedang depresi dan stress itu

Maaf bukan maksud saya untuk mengolok olok sang ibu yang diduga ingin mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak racun serangga cair seperti itu, namun yang sangat saya sedih dan sesali di sini adalah MENGAPA anak anak yang tidak berdosa , harapan penurus bangsa, ikut diajak untuk bunuh diri juga? Ibu macam apa bersikap seperti itu. 




Maaf, secara konyol saya mau bilang kepada sang ibu, kalau mau bunuh diri jangan ajak anak anaknya donk


Kini semua sudah terlambat. Ketiga bocah yang lucu lucu dan imut : Sayid Mohammad Syaiful Alfaqih (6), Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani (4) dan Umi Fauziah (4 bulan) kini sudah tiada. 

Baca Juga - Hentikan kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Anak

Mereka menjadi korban egoisme sang Ibu yang sepertinya putus asa akan masalah yang dideritanya, mencoba bunuh diri dan mengajak serta ketiga buah hatinya.  Ketiga anaknya tewas, dan sang Ibu tidak tewas, namun berhasil diselematkan dan kini sedang kritis


Masalah selalu ada di sekitar kita.  Masalah hutang? Masalah rumah tangga? Masalah pekerjaan? Masalah nafkah keluarga? anda masalah keluarga karena tidak diberi nafkah seperti yang diberitakan tentu masih banyak upaya yang masih bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Tidak harus dengan cara mengakhiri hidup dengan bunuh diri bukan?  (Bunuh diri) pun selain memang diancam dosa dalam Agama Islam, juga tidak akan menyelesaikan masalah.     

Saya mau fokus kepada anak anak sang ibu yang kini sudah tiada.  Sungguh sangat saya sesali, sekali lagi sangat saya sesali. MENGAPA anak anak menjadi korban egoisme orang tuanya? Mengapa anak anak diajak bunuh diri oleh sang Ibu?  Anak anak yang manis, lucu dan menggemaskan itu adalah masa depan kita ,  generasi penerus bangsa.  Jangan korbankan anak anak kita karena egoisme dan kepentingan orang tuanya.

Kepada anak anak ku Syaiful Alfaqih (6), Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani (4) dan Umi Fauziah (4 bulan) , saya memang tidak mengenal mu.  Sebagai insan manusia, dan juga sebagai seorang Ayah yang juga memiliki anak anak seusia kalian, hati saya hancur berkeping keping,  Saya sangat berduka.

Anak anaku Syaiful Alfaqih (6), Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani (4) dan Umi Fauziah (4 bulan) , Al Jannah sudah menanti kalian Insya Allah. Bermainlah kalian bertiga di taman Syurganya Allah SWT.  Kalian bermainlah sepuasnya, riang gembira di taman Syurga dikelilingi para bidadari dan malaikat malaikat dan dalam ridho dan kasih sayang Allah SWT.  Aamin Ya Rabbal Alamin. (Asep Haryono)

Rudi Maryati : "Produktifkan Waktu Mu"

Pontianak. Bertempat di Deal Cafe yang berlokasi di Jalan Urai Bawadi Pontianak Kaimantan Barat, hari Sabtu 13 Januari 2018, Milagros Kagok Edan Pontianak yang dimotori oleh jaringan Rudi Maryati (Core Leader) sukses menggelar acara Home Sharing (HS) Milagros Kagok Edan Pontianak untuk yang ke 3 kalinya bersama Jainuri sebagai HOST acar tersebut

Lokasi acara Home Sharing (HS) Kagok Edan Pontianak ini pada awalnya sudah disusun dengan baik yakni bertempat di Ayam Geprek milik keluarga Jainuri di Jalan Suprapto Pontianak, namun karena sesuatu dan lain hal lokasi acara Hom e Sharing (HS) nya diputuskan  dipindahkan ke Deal Cafe berlokasi di Jalan Urai Bawadi Pontianak

Tampil sebagai pengantar sekaligus HOST dari acara Home Sharing (HS) Milagros Kagok Edan Nusantara - chapter Pontianak ini adalah Jainuri. Pemuda tampan yang baru saja melangsungkan pernikahannya ini langsung menggebrak dengan memperkenalkan Milagros sebagai solusi kesehatan yang aman dan murah tanpa obat kimia.

Kemudian di susul oleh Rudi Maryati (Core Leader) yang mendampingi Jainuri juga langsung menyajikan materi seputar product knowledge secara singkat saja. Fokus utama materi Rudi Maryati adalah pemantapan fokus usaha bisnis Milagros dari tinjauangan Marketing Plan nnya yang sangat menarik dan membuat banyak peserta antusias untuk mendengarkan paparannya sampai selesai.

Baca Juga - Milagros Semakin Viral 

OHujan yang turun tidak sedikit pun menggoyah para peserta untuk datang dan sama sama menimba ilmu dari Jaringan Rudi Maryati (Core Leader) yang mendampingi Jainuri yang menjadi "bintang" di acara Home Sharing (HS) tersebut. Turut hadir dalam acara Home Sharing (HS) Milagros Kagok Edan Pontianak saat itu adalah Tika , Pau , Rici Richardo , Rudi Maryati , Tiwi dan penulis sendiri.

Baca juga - Home Sharing Milagros KE  Besama Ibu Rudi Maryati


 Produktifkan Waktu Mu

Acara ini berlangsung dengan sukses tanpa membebani siapa pun. Maksudnya di sini adalah semuanya bertanggung jawab atas operasionalnya masing masing, Tidak ada bossy di acara ini.  Semuanya serba mandiri.

Hal ini tidak lain dimaksudkan agar para "pejuang Milagros" harus benar benar merasakan sensasi proses serta perjuangan yang ulet, gigih dan tanpa kenal menyerah. Tidak manja yang harus disediakan semuanya.   Milagroser harus mandiri.


Baca juga - Herlando Memutuskan Join Milagros

Upliner bukanlah boss. Yang menjadi boss adalah impian kita semuanya, Semua peserta mempunyai tekad yang kuat untuk terus berproses serta meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya baik mengenai Product Knowlede dan atau Marketing Plan dari Milagros Mircale Inside ini.  

Baca Juga  - Cara Mendaftar Jadi Member Milagros


Acara ini yang disusun dengan cermat dengan "jatah" waktu dari masing masing pemateri sekitar 45 menit ini dapat berlangsung dengan cukup efektif dan efisien.   Demo Milargos itu sendiri diperagakan secara langsung di hadapan para peserta untuk membuktikan sekali lagi untuk membuktikan Milagros dengan kandungan Anti Oksidan dan Scalar Energy nya mampu mengikat racun.

Uji coba Scalar Energy nya sendiri juga berhasil diperagakan dengan baik oleh Jainuri dibantu dengan Rici Richardo dan penulis sendiri. 

"Oleh karena itu sebagai Milagroser kita harus dapat memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin carilah waktu dimana orang mulai fokus memperhatikan sosial media, dan dari sanalah kita bisa memproduktifkan waktu kita untuk action menyebarkan manfaat Milagros minimal beberapa kali dalam sehari baik untuk posting manfaat, marketing hingga motivasi" kata Ibu Rudi Maryati

Dengan semakin masifnya publikasi kesembuhan dari masyarakat yang sudah mencoba mengkonsumsi Milagros ditambah dengan pembicaraan off line yang semakin intensif juga berbagai cerita menarik dari prestasi bonus reward dari Milagros dari ratusan juta hingga Milyaran rupiah membuat orang bannyak yang masih penasaran terhadap Milargos ini.  Milagros kini semakin Viral dan sudah menjadi bahan pembicaraan banyak orang sekarang ini.  (Asep Haryono) 


MATERI : Jainuri menjadi HOST di acara Home sharing (HS) Milagros Kagok Edan (KE) Nusantara di Deal Cafe Pontianak hari Sabtu 13 Januari 2018 kemarin. Foto Asep Haryono
MATERI : Jainuri menjadi HOST di acara Home sharing (HS) Milagros Kagok Edan (KE) Nusantara di Deal Cafe Pontianak hari Sabtu 13 Januari 2018 kemarin. Foto Asep Haryono

MARKETING PLAN : Ibu Rudi Maryati (Core Leader) memberikan pembekalan aspek bisnis dan marketing MilargoS kepada para peserta. Foto Asep Haryono
MARKETING PLAN : Rudi Maryati (Core Leader) memberikan pembekalan aspek bisnis dan marketing MilargoS kepada para peserta. Foto Asep Haryono

WAKTU PRODUKTIF : "Tanamkan untuk terus menumbuhkan kebiasaan yang baik dan fokus pada satu bisang agar maksimal" kata Ibu Rudi Maryati  Foto Asep Haryono

SUKSES : Acara Home Sharing (HS) nya sendiri yang dikemas secara sederhana ini mampu membawa para peserta lebih bersemangat lagi untuk terus action di Milargos. Foto Asep Haryono

Video Demo Milagros diperagakan oleh Jainuri dan Pau ini. Video recorded by Asep Haryono
|


Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog