Jual Milagros disini


Please sit and relax as you navigate this website

Kubu Raya.   Hubungan Indonesia dengan Malaysia seperti tidak ada habis habisnya untuk didiskusikan oleh masyarakat di tanah air.  Nyaris dari berbagai sisi hubungan negara Indonesia dengan Malaysia selalu diwarnai dengan berbagai cerita yang berujumg pada ketidaksepahaman, dan kurangnya komunikasi dari kedua pemerintahan.

Kasus yang paling terbaru adalah tewasnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Adelina Jemira Sau (Lisao), atau viral disebut Adelina, asal Nusa Tenggara Timur yang bekerja di Malaysia meninggal dunia yang diduga kuat akibat perlakuan yang tidak manusiawi yang dilakukan oleh Majikan dan anaknya di Malaysia. Persoalan mulai meruncing takala ditengarai Adelina ternyata TKI Ilegal, datang ke Malaysia untuk bekerja secara tidak sah atau tidak resmi.


RINGGIT : Mata uang Ringgit Malaysia yang menjadi incaran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Di Malaysia untuk dibawa pulang.  Foto Asep Haryono
RINGGIT : Mata uang Ringgit Malaysia yang menjadi incaran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Di Malaysia untuk dibawa pulang.  Foto Asep Haryono

Hal inilah yang menjadi batu sandungan akan penyelesaian kasus masalah tewasnya salah seorang "pahlawan devisa" kita di negeri Jiran Malaysia sehingga kasus ini dianggap  bukan isu kenegaraan dan penyelesaiannya sebatas pada unsur kemanusiaan saja.  Hal ini sudah ditegaskan oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Sri Zahrain Mohamed Hashim seperti dikutip oleh DETIK COM

Baca selengkapnya - Dubes Malaysia tegaskan moratorium tidak membuat kasus penyiksaan TKI berkurang 


Malaysia menganggap kasus Adelina bukan domain kedua naegara, jadi penyelesaiannya cukup diingkat di bawahnya, bukan kenegaraan. Status mendiang Adelina yang diduga kuat adalah pendatang tidak resmi atau bekerja di Malaysia bukan dari jalur resmi atau TKI Ilegal dari Indonesia.   Saya menolak pendapat Yang Mulia Datuk Sri Zahrain Mohamed Hashim bahwa kasus ini bukan kenegaraan.

Secara hukum internasional, Indonesia dalam hal ini harus menghormati sistem hukum yang berlaku saat ini di Malaysia.   Bangsa Indoneisa sudah paham itu, dan bisa memahami dengan baik. 

Begitu juga jika kasus warga negara Malaysia yang menjadi korban dan pelakunya adalah orang Indoneisa, maka Malaysia pun tidak boleh melakukan semacam "intervensi" kepada pemerintah Indoneisa.  Malaysia harus menghormati sistem hukum yang berlaku di negara kita., biarlah kita yang mengadili.   

Baca juga - Dubes Malaysia tegaskan moratorium tidak membuat kasus penyiksaan TKI berkurang

Kasus penganiayaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sudah berulang kali terjadi, dan selalu berhasil diselesaikan oleh kedua belah pemerintahan. Namun waktu terus berputar, dan setiap satu masalah yang menyangkut TKI di Malaysia juga mendapat perhtian yang luar biasa dari semua pihak termasuk dari komisi perlindungan anak dan komisi lainnya yang relevant. 

 Satu masalah terselesaikan, lalu muncul masalah yang baru lagi dan juga selalu berhasil diselesaikan oleh pemerintah Malaysia.  Jika kasus Adelina ini sampai berlarut larut kemana mana, dan tidak ada itikad baik dari pihak Malaysia untuk mengawasi dan membina Tenaga Kerja Asing yang bekerja untuk salah satu perusahaan mereka, kita STOP saja pengiriman TKI ke Malaysia.  TKI Ku Malang TKI Ku Sayang (Asep Haryono)

Abdul Rahman Law Corporation Solutions Pte Ltd
Abdul Rahman Law Corporation Solutions Pte Ltd


We are looking for an outstanding Web Developer to be responsible for the coding, innovative design and layout of our website.

Web Developer

Job Duties Responsibilities
 Write well designed, testable, efficient code by using best software development practices
 Create website layout/user interface by using standard HTML/CSS practices
 Integrate data from various back-end services and databases
 Gather and refine specifications and requirements based on technical needs
 Create and maintain software documentation
 Be responsibile for maintaining, expanding, and scaling our site
 Stay plugged into emerging technologies/industry trends and apply them into operations and activities
 Cooperate with web designers to match visual design intent

Requirements
 Proven working experience in web programming |
 Top-notch programming skills and in-depth knowledge of modern HTML/CSS
 Familiarity with at least one of the following programming languages: PHP, ASP.NET, JavaScript
 A solid understanding of how web applications work including security, session management, and best development practices
 Adequate knowledge of relational database systems, Object Oriented Programming and web application development
 Basic knowledge of Search Engine Optimization process
 Ability to work and thrive in a fast-paced environment, learn rapidly and master diverse web technologies and techniques.



UI/UX Designer 

UI/UX Designer Job Duties

Responsibilities
 Gather and evaluate user requirements in collaboration with product managers and
engineers
 Illustrate design ideas using storyboards, process flows and sitemaps
 Design graphic user interface elements, like menus, tabs and widgets
 Build page navigation buttons and search fields
 Develop UI mockups and prototypes that clearly illustrate how sites function and look
like
 Create original graphic designs (e.g. images, sketches and tables)
 Prepare and present rough drafts to internal teams and key stakeholders
 Identify and troubleshoot UX problems (e.g. responsiveness) 
 Conduct layout adjustments based on user feedback
 Adhere to style standards on fonts, colors and images


Requirements
 Proven work experience as a UI/UX Designer or similar role
 Portfolio of design projects
 Knowledge of wireframe tools (e.g. Wireframe.cc and InVision)
 Up-to-date knowledge of design software like Adobe Illustrator and Photoshop
 Team spirit; strong communication skills to collaborate with various stakeholders
 Good time-management skill



Software Developer

Software Developer duties

Responsibilities
 Work with developers to design algorithms and flowcharts
 Produce clean, efficient code based on specifications
 Integrate software components and third-party programs
 Verify and deploy programs and systems
 Troubleshoot, debug and upgrade existing software
 Gather and evaluate user feedback
 Recommend and execute improvements
 Create technical documentation for reference and reporting

Requirements
 Proven experience as a Software Developer, Software Engineer or similar role
 Familiarity with Agile development methodologies
 Experience with software design and development in a test-driven environment
 Knowledge of coding languages (e.g. C++, Java, JavaScript) and frameworks/systems (e.g.
AngularJS, Git)
 Experience with databases and Object-Relational Mapping (ORM) frameworks (e.g.
Hibernate)
 Ability to learn new languages and technologies
 Excellent communication skills
 Resourcefulness and troubleshooting aptitude

 Attention to detail 


If you are interested in , please send your CV and relate documents to :

Ria Lihayati
Business Development Manager

Abdul Rahman Law Corporation Solutions Pte Ltd

ria@arlcsolutions.com





Kubu Raya. PANGKALAN TNI AU (Lanud) Supadio, pada Selasa (20/2), menggelar latihan tempur. Latihan yang mengangkat tema Dengan Latihan Satuan "Alap Gesit 2018”,Kita Tingkatkan Kemampuan Satuan, untuk Melatih Kesiapsiagaan Operasi Meliter Perang dan Operasi Meliter Selain Perang, Dalam Rangka Mendukung Tugas Koopsau I.

Latihan tempur ini melibatkan hampir seluruh kekuatan Lanud Supadio, dan dipimpin langsung oleh Danlanud Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) Minggit Tribowo,S.IP. Adapun skenario latihan, akan diterapkan dalam tiga hari, yaitu sejak 20-22 Februari 2018.    

”Secara umum, latihan "Alap Gesit 2018", adalah cara mengukur kesiapsiagaan seluruh personel Lanud Supadio, dalam rangka mengantisipasi berbagai hal, terutama tugas operasi" kata Marsma Minggit.  
Menurut Danlanud, latihan "Alap Gesit 2018 ini, merupakan latihan yang sangat penting bagi seluruh prajurit di jajaran Lanud Supadio, di antaranya personel dari Skadron Udara (Skadud) 1, Skadud 51, Batalyon Komando (Yonko) 465 Paskhas dan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 473 Paskhas.


PANGKALAN TNI AU (Lanud) Supadio, pada Selasa (20/2), menggelar latihan tempur. Latihan yang mengangkat tema Dengan Latihan Satuan "Alap Gesit 2018”.  Foto Kapentak Danlanud Supadio
PANGKALAN TNI AU (Lanud) Supadio, pada Selasa (20/2), menggelar latihan tempur. Latihan yang mengangkat tema Dengan Latihan Satuan "Alap Gesit 2018”.  Foto Kapentak Danlanud Supadio


Latihan yang sangat penting bagi seluruh prajurit di jajaran Lanud Supadio, di antaranya personel dari Skadron Udara (Skadud) 1, Skadud 51, Batalyon Komando (Yonko) 465 Paskhas dan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 473 Paskhas.  Foto Kapentak
Latihan yang sangat penting bagi seluruh prajurit di jajaran Lanud Supadio, di antaranya personel dari Skadron Udara (Skadud) 1, Skadud 51, Batalyon Komando (Yonko) 465 Paskhas dan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 473 Paskhas.  Foto Kapentak


"Latihan ini merupakan perwujudan dari upaya pemantapan keterampilan dan profesionalisme. Baik secara perorangan maupun satuan di  jajaran Lanud Supadio.  

Marsma Minggit menjelaskan, dengan latihan tersebut, diharapkan agar seluruh anggota mengetahui dan memahami tugas dan tanggung jawabnya, apabila dalam keadaan benar-benar terjadi. Oleh sebab itu, keseriusan dan kepatuhan akan instruksi pimpinan di lapangan harus betul-betul diikuti oleh seluruh anggota, sehingga latihan berjalan sesuai skenario latihan.

"Selain itu, latihan ini juga sangat berguna bagi para personel yang terlibat langsung. apabila terjadi incident/accident pesawat di medan tempur. Adanya kesiapsiagaan yang  terbaik, bisa meminimalisir kerugian personel maupun materiil, akibat incident maupun accident," tambahnya.

Baca juga - Lanud Supadio Siapkan Satu Pleton Pasukan Siaga Kebakaran Hutan Dan Lahan

Momentum latihan "Alap Gesit 2018", papar Danlanud harus dapat dimanfaatkan untuk mengkaji secara mendalam tentang perkembangan situasi, terutama kemampuan nyata dari sumber-sumber ancaman yang mungkin timbul.
Pada sisi lain latihan, ujar Danlanud, dapat meningkatkan profesionalisme prajurit, baik secara perorangan maupun bagi satuan kerja di Lanud Supadio. "Sesuai dengan motto Lanud Supadio, latihan ini diharapkan bisa berjalan dengan baik sehingga tercipta “mission acomplished safety always,” tutur Danlanud.

Sesuai perencanaan, latihan ini terbagi dalam dua metode, yaitu geladi posko dan geladi lapangan. Suasana latihan diskenariokan dengan berbagai pertempuran, termasuk penyelamatan kru yang terlibat incident dan accident. (Sumber Kepala Penerangan Danlanud Supadio)
Kubu Raya. Sempat ramai di sosial media mengenai aksi seorang wanita yang terekam dalam video yang menghujani (melempar) banyak uang kepada seorang wanita yang diduga sebagai pelakor.  Beritanya banyak beredar di beberapa situs berita tanah air.  Salah satunya dimuat di DETIK COM dengan caption judul berita "Wanita Dituding Pelakor Hapus Akun FB: Yang Ada Saat Ini Palsu'.    

PELAKOR ya.  Saya memang kudet (kurang update) nih terus terang saja.  Kata PELAKOR aja saya baru dengar. Sorry ya.  PELAKOR sekilas memang terdengar mempunyai pronounciation mirip dengan PELAKON dalam bahasa Malaysia. Tadinya sih saya duga ya PELAKON eh nda taunya PELAKOR.  Ya sudah saya tidak membahas kosa kata ini. 

PELAKOR kepanjangan dari Perebut Suami Orang.  Terdengar seperti diskrimatif ya. Soalnya dalam kampanye kesamaan gender yang namanya korban pelecehan seksual dan atau korban kekerasan dalam rumah tangga tidak selalu menjadikan wanita sebagai korban.  Pria pun bisa (menjadi korban). Sudah banyak berita suami dibakar istri (begitupun sebaliknya).

Jadi jika mau berbuat adil jika ada Perebut Lakii Orang (PELAKOR), semestinya juga harus ada Perebut Perempuan Orang. Tapi yang viral dan umum kan Pelakor karena untuk disingkatnya enak terdengar. Coba kalau "perebut perempuan orang" disingkat PEPEROR atau PEPEOR kan rancu. Nda enak terdengar. Apalagi kosa kata (maaf) "PEPE" itu sangat vulgar bagi masyarakat Melayu Pontianak, Kalimantan Barat

ILUSTRASI : Bingung saya cari foto atau gambar yang sesuai. Ya uang saja deh. Ini foto saya sendri.  Maksudnya adalah uang.  Dalam setiap rumah tangga tentu memiliki banyak persoalan yang harus dipecahkan bersama termasuk masalah uang.  Foto Asep Haryono
ILUSTRASI : Bingung saya cari foto atau gambar yang sesuai. Ya uang saja deh. Ini foto saya sendri.  Maksudnya adalah uang.  Dalam setiap rumah tangga tentu memiliki banyak persoalan yang harus dipecahkan bersama termasuk masalah uang.  Foto Asep Haryono

Sama Sama Menjaga Diri
Saya memang bukan Psikiater,  juga bukan penasehat pernikahan. Hanya saja saya sudah menjalani pernikahan dari tahun 2005 hingga saat tulisan sederhana ini naik di halaman blog pribadi saya www.simplyasep.com tahun 2018 dan Alhamdulillah sudah dikaruniai dengan 2 orang sepasang.

Jadi jika saya memberikan pandangan dan pendapat sah donk karena sudah menikah.  Yang aneh justru jika ada yang memberi masukan atau pendapat. dia sendiri belum menikah. Laa gimana itu.  Harusnya yang sudah berpengalaman menikah cocok untuk menanggapi (kasus) ini.  Ahaaayy.

Membahas soal kasus PELAKOR yang disawer uang sama seorang istri sah yang marak di Youtube ini, ingatan saya langsung kepada kasus gugatan cerai mantan gubernur DKI  Basuki Cahaya Purnama atau AHOK terhadap istrinya Vero yang juga diduga karena hadirnya "good friend" yang kalau digunakan bahasa Jaman now adalah hadirnya orang ketiga atau selingkuh.  Berita selengkapnya bisa anda baca sendiri di sini - Ahok Gugat Cerai Vero

Orang kedua? Well.  Jangan langsung ingat lagu ASTRID yang berjudul "jadikan aku yang kedua" ya. Haha.  Anyway No way.   Seperti yang sudah saya sebut di atas saya bukan ahli rumah tangga, bukan Psikiater. Namun 13 tahun saya menikah tentu bisa sedikit memberikan pencerahan untuk saya sendiri. Suka duka tentulah ada.

Hadirnya orang ketiga dalam sebuah rumah tangga sebenarnya bisa dihindari jika ada kemauan dari kedua belah pihak untuk tetap menjaga Mitsaqan Ghalizha (perjanjian hebat) sepasang anak manusia menikah dihadapan Allah SWT.   Hanya maut yang memisahkan.

Faktor uang yang ditengarai atau diduga menjadi penyebab PELAKOR ini terjadi dalam sebuah rumah tangga sebenarnya masih bisa didiskusikan lagi. Ada banyak sebab dan tidak melulu kepada perwujudan materi.  Walaupun materi dalam bentuk uang misalnya tetap menjadi "idola" manusia.  Siapa di dunia ini yang tidak butuh uang. Saya aja masih doyan yang namanya Uang. Tentunya uang yang HALAL ya.

Sebagai penutup dari OPINI saya terhadap fenomena PELAKOR ini, mari kita instropeksi ke dalam diri kita sendiri, berdiskusi dengan pasangan sah nya masing masing.  Tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Masalah apa pun termasuk masalah uang, dan lain sebagainya. 

Dari kesemuanya itu benteng terkokoh hanyalah kembali kepada sang PENCIPTA.  Jika anda muslim seperti saya, berpegang teguhlah kepada tali Allah SWT. Berdoalah dan memohon petunjuk dan perlindungannya agar biduk rumah tangga kiita semua langgeng, awet, Sakidah Mawahdah dan Warrahmah sampai ajal memisahkan. (Asep Haryono) 

SIAP : Pangkalan TNI AU Supadio menyiapkan satu pleton pasukan yang disiagakan mengantisipasi mulai maraknya terjadi kebakaran hutan dan lahan di provinsi Kalimantan Barat khususnya di wilayah kabupaten Kuburaya, Jumat (162}. Foto Kapentak Danlanud Supadio
SIAP : Pangkalan TNI AU Supadio menyiapkan satu pleton pasukan yang disiagakan mengantisipasi mulai maraknya terjadi kebakaran hutan dan lahan di provinsi Kalimantan Barat khususnya di wilayah kabupaten Kuburaya, Jumat (162}. Foto Kapentak Danlanud Supadio

Kubu Raya. Mengantrisipasi berbagai penyakit yang diakibatkan oleh kabut asap yang semakin tebaldi wilayah kabupaten Kuburaya, Danlanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP menginstruksikan seluruh anggotanya agar menggunakan masker pada saat melaksanakan aktifitas di luar ruangan. Apel Pagi yang biasanya dilaksanakan di lapangan, kini sudah dialihkan di dalam ruangan yakni di Hanggar Skadron Udara 1, Selasa (20/2).

“Kepada seluruh anggota kita perintahkan menggunakan masker apabila melaksanakan kegiatan di luar ruangan, hal ini bertujuan agar tidak terjangkit berbagai penyakit saluran pernapasan yang diakibatkan oleh kabut asap ini,” demikian disampaikan Danlanud Supadio.

Baca juga - Satpom Lanud Supadio Dan Polresta Pontianak Gelar Razia Kendaraan Bermotor

Dalam beberapa pekan terakhir, Hampir seluruh wilayah di provinsi Kalimantan Barat dilanda kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan, Salah satu wilayah yang cukup parah adalah kabupaten Kuburaya.

Lanud Supadio telah menyiagakan personelnya dalam mengatasi maraknya terjadi kebakaran hutan dan lahan. Mereka ditugaskan melaksanakan patroli sekaligus memadamkan sejumlah titik api bersama dengan personel Kodam XII/Tanjungpura, Polda Kalbar dan BPBD Kalimantan Barat serta warga masyarakat.

“Kita secara optimal membantu instansi terkait dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan terjadinya kabut asap di provinsi Kalimantan Barat ini.

Baca Juga - Lanud Supadio Siapkan Satu Pleton Pasukan Siaga Kebakaran Hutan Dan Lahan

Kami telah menyiapkan sarana dan prasarana maupun personel dan siap digunakan kapan saja. Keseharian personel kami bekerjasama dengan sejumlah instansi dan warga masyarakat melakukan patroli dan pemadaman sejumlahtitik api, “ Kata Danlanud Supadio.

Selain itu Lanud Supadio turut memantau perkembangan titik api melalui udara menggunakan pesawat helikopter jenis Puma. Dari pantauan udara tersebut terlihat banyaknya terjadi kebakaran hutan dan lahan. (Sumber Kepala Penerangan Lanud Supadio)

Opini Asep Haryono

Saya sudah melihat tayangan video Youtube komika Indonesia yang juga YouTuber, Kemal Pahlevi, yang ditepis handphonenya oleh Justin Bieber karena diduga mengarahkan Handphonenya untuk mengambil video dan atau foto untuk berselfie dengannya.   Kemal sendiri 
diundang menghadiri pesta tahunan basket Amerika itu dan Justin Bieber adalah seorang pemain tim NBA All Star Celebrity Game yang bertanding hari itu.

Tribun Lampung menyebutnya dengan judul berita online nya "Komika Kemal Pahlevi Dapat Perlakuan Tak Menyenangkan Dari Artis Dunia Justin Bieber".  Saya sudah membaca keseluruan kronologisnya dari sudut pandang Tribun Lampung.  Dan saya juga sudah melihat sendiri video youtube Klarifikasi Kemal Pahlevi atas peristiwa yang dialaminya. 

Sebagai perbandingan saya juga melihat video pendeknya yang ditulis di bagian akhir "ada apa ya" itu

Capture dari Portal Berita Tribun Lampung
Capture dari Portal Berita Tribun Lampung

Namun Tetap Bereika
Saya tentu orang biasa yang belum bisa terbang ke Amerika Serikat nonton langsung NBA. Saya juga tidak berjumpa langsung dengan artis kelas dunia Justin Bieber.  Dalam hal ini Kemal lebih beruntung daripada saya yang bisa bertemu langsung face to face dengan artis dunia sekelas JB. Sayangnya saya bukan fans Justin B.

Saya hanya orang biasa saja. Namun kalau untuk urusan berfoto selfie dengan Selebriti tanah air dan public figure saya sudah cukup "jam terbang" saya. Saya pernah selfie dengan Diva Krisdayanti,  Ahmad Dani ,  Habiburrahman El Shirazy (pengarang novel Ayat Ayat Cinta), Hary Moekti (Kini sudah menjadi pendakwah) ,  Prof. Dr.Arief Rahman dan beberapa artis Indonesia lainnya.

Beberapa WargaNet yang sudah lebih dahulu memberikan komentar pedasnya yang mengarah kepada Kemal Pahlevi yang dituding berlaku tidak sopan terhadap Justin Bieber. 

Saya malah jadi bertanya.  Ini pertanyaan saya pribadi. Yang berlaku tidak sopan itu siapa sih?  Siapa yang memperlakukan atau diperlakukan secara tidak menyenangkan sebenarnya?  Tidak hanya artis,  orang biasa, kita semua, juga terkadang perlu privacy yang harus dihormati.  Tentu setuju bukan?

Kita juga tidak boleh gegabah menuduh, menjudge atau berprasangka buruk terhadap orang lain.  Kasus yang menimpa Kemal Pahlevi juga harus bijak disikapi. Kita juga tidak tau situasi yang sebenarnya bukan?  Hanya dari video saja tentu tidak cukup untuk menilai.  Hanya Kemal Pahlevi saja yang tau situasi yang sebenarnya. 

Sebagai orang yang cukup sering berfoto dengan Selebriti Tanah Air (saya tidak mengagungkan selebriti asing karena saya bangga dengan selebriti tanah air Indonesia, eciee sok alim ya saya).  Setidaknya saya cinta Bangsa Indonesia, saya cinta tanah air.  Namun Mas Kemal Pahlevi lebih beruntung bisa jumpa selebriti kelas dunia. Itu yang seharusnya disyukuri oleh mas Kemal Pahlevi.

Secara pribadi saya tidak mempermasalahkan attitude mas Kemal Pahlevi yang dianggap sebagian WargaNet tidak sopan dengan artis sekelas Justin Bieber dengan mengarahkan Handphonenya bermatksud selfie atau video bersamanya. Sama sekali tidak.

Namun berkaca pada pengalaman pribadi saya selfie dengan artis artis Indonesia, mengajukan "izin" selfie atau "permisi" memperkenalkan diri dahulu dan utarakan maksudnya kepada sang artis atau selebritis juga tidak salah dicoba. Tentu dengan catatan jika situasi memungkinkan. 

Dan saya selalu berhasil mendapatkan (Selfie) dengan artis Indonesia.  It works. Setiap selfie yang saya lakukan sellalu welcome oleh yang bersangkutan. 
Selfie Dengan Selebriti Boleh Namun Tetap Beretika (Asep Haryono)
.

Kubu Raya. Satuan Polisi Militer Lanud Supadio bersama Satlantas Polresta Pontianak melaksanakan razia kendaraan bermotor yang melewati jalan Adi Sucipto, kabupaten Kuburaya, Senin (19/2). Sebanyak 28 pengguna jalan raya terjaring pada razia yang digelar pada pagi hari tersebut.

“Seluruh kendaraan yang terjaring pada umumnya tidak dilengkapi surat-surat kendaraan maupun perlengkapan kendaraan bermotor lainnya. Semuanya merupakan warga masyarakat dan tidak ada anggota TNI yang terjaring,” demikian disampaikan Komandan Satpomau Lanud Supadio, Letkol Pom Hary Muhammad Ambon yang langsung memantau pelaksanaan razia ini.


Dikatakannya bahwa, pelaksanaan razia di jalan yang berada di kawasan Lanud Supadio ini bertujuan meningkatkan kesadaraan anggota TNI maupun warga masyarakat dalam berlalu lintas,

hal ini diharapkan mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan di jalan raya. Selain itu razia gabungan Satpomau dan Polresta Pontianak ini merupakan wujud sinergitas TNI Polri dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terutama dalam berlalu lintas.



RAZIA GABUNGAN : Satuan Polisi Militer Lanud Supadio bersama Satlantas Polresta Pontianak melaksanakan razia kendaraan bermotor yang melewati jalan Adi Sucipto, kabupaten Kuburaya, Senin (19/2). Foto Kapentak Danlanud Supadio
RAZIA GABUNGAN : Satuan Polisi Militer Lanud Supadio bersama Satlantas Polresta Pontianak melaksanakan razia kendaraan bermotor yang melewati jalan Adi Sucipto, kabupaten Kuburaya, Senin (19/2). Foto Kapentak Danlanud Supadio 


TERJARING : Sebanyak 28 pengguna jalan raya terjaring pada razia gabungan Satuan Polisi Militer Lanud Supadio bersama Satlantas Polresta Pontianak yang digelar pada pagi hari tersebut Senin (19/2) Foto Kapentak Danlanud Supadio
TERJARING : Sebanyak 28 pengguna jalan raya terjaring pada razia gabungan Satuan Polisi Militer Lanud Supadio bersama Satlantas Polresta Pontianak yang digelar pada pagi hari tersebut Senin (19/2) Foto Kapentak Danlanud Supadio 



“Pelaksanaan razia ini bertujuan meningkatkan kesadaraan untuk tertib berlalu lintas bagi seluruh pengguna jalan raya baik anggota militer maupun warga masyarakat.

Kita berharap kegiatan yang kita selenggarakan ini dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan berlalu lintas sekaligus sebagai wujud sinergitas TNI Polri dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat khususnya bagi pengguna jalan raya,” Kata Dansatpomau.


Seluruh pelanggar lalu lintas yang terjaring pada razia ini pada umumnya tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK serta adanya berbagai kekurangan kelengkapan kendaraan, sebanyak 28 pengguna jalan raya tersebut terpaksa ditilang oleh anggota Satlantas Polresta Pontianak (Sumber : 
(Kepala Penerangan Lanud Supadio Letkol Filfadri, S.Sos)



Kubu Raya. Pangkalan TNI AU Supadio menyiapkan satu pleton pasukan yang disiagakan mengantisipasi mulai maraknya terjadi kebakaran hutan dan lahan di provinsi Kalimantan Barat khususnya di wilayah kabupaten Kuburaya, Jumat (162}.

 “Kita menyiagakan satu pleton pasukan dalam mengatasi terjadinya kebakaran hutan dan l ahan, mereka siap digerakkan kapan saja apabila dibutuhkan sekaligus kita terus berkoordinasi secara intens dengan instansi lainnya dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang saat ini mulai marakterjadi,” demikian disampaikan Danlanud Supadio, MarsekalPertama TNI MinggitTribowo, S.IP.


SIAP : Pangkalan TNI AU Supadio menyiapkan satu pleton pasukan yang disiagakan mengantisipasi mulai maraknya terjadi kebakaran hutan dan lahan di provinsi Kalimantan Barat khususnya di wilayah kabupaten Kuburaya, Jumat (162}. Foto Kapentak Danlanud Supadio
SIAP : Pangkalan TNI AU Supadio menyiapkan satu pleton pasukan yang disiagakan mengantisipasi mulai maraknya terjadi kebakaran hutan dan lahan di provinsi Kalimantan Barat khususnya di wilayah kabupaten Kuburaya, Jumat (162}. Foto Kapentak Danlanud Supadio
Pasukan ini secara operasional akan melaksanakan patrol disejumlah wilayah sekaligus melakukan pemadaman api apabila ditemukan titik api. Selain itu mereka juga turut mengajak warga masyarakat agar turut berperan serta mengawasi lingkungannya agar tidak terjadi kebakaran.

SelainmenyiagakanpasukansiagaKarhutla, lanud Supadio turut memantau perkembangan sejumlah titik-titikapi yang mulai banya kterjadi di wilayah kabupaten Kubu raya menggunakan pesawat helicopter jenis Puma

Hasil pantauan melalui udara ini akan dijadikan laporan kepada instansi terkait guna melaksanakan pemadaman.

Dalam beberapa hari terakhir masyarakat Kalimantan Barat mulai mengeluhkan banyaknya asap, kondisi ini tidak hanya mengganggu aktifitas masyarakat tetapi juga mengganggu operasional penerbangan mengingat kondisi ini menyebabkan terganggunya jarak pandang sehingga dapat membahayakan keselamatan penerbangan. (Sumber Kapentak Danlanud Supadio)





Apa yang ada di pikiranmu ketika melihat produk “Made in China?” Replika, murah, mudah rusak, atau kurang berkualitas? Mungkin banyak dari kamu yang memandang produk buatan Tiongkok sebelah mata. Namun sebaiknya kamu jauhkan semua prasangka buruk tersebut, karena saat ini sudah banyak produk “Made in China” yang mulai disukai masyarakat dunia, seperti smartphone besutan mereka misalnya.

Di Indonesia sendiri, industri smartphone Tiongkok sedang berjaya sejak beberapa tahun terakhir. Nama-nama seperti Xiaomi, HTC, Meizu, Oppo, Vivo, dan banyak lagi mulai bermunculan dan meramaikan kompetisi smartphone. Vendor besar semacam Apple, Samsung, LG, dan Sony pun turut merasakan imbas persaingan yang semakin sengit.

Ada dua hal yang menjadi daya tarik utama smartphone asal Tiongkok, yaitu harga yang relatif murah serta spesifikasi yang tak kalah tangguh. Meski murah, teknologi dan fitur yang disematkan tak bisa dibilang murahan, maka dari itu smartphone asal tirai bambu ini mampu bersaing dengan beberapa vendor besar yang sudah lebih dulu disukai pasar. Apa saja smartphone “Made in China” terbaik yang bisa jadi pertimbangan? Berikut daftarnya!

1.    Xiaomi

Xiaomi sudah amat terkenal di Indonesia sebagai smartphone murah yang tidak murahan. Saking terkenalnya, mungkin salah satu orang yang kamu kenal memakai smartphone yang bermarkas di Beijing ini. Ketika pertama muncul, Xiaomi cukup dipandang sebelah mata oleh konsumen Indonesia karena ketahuan menjiplak desain dan spesifikasi iPhone milik Apple.

Namun, Xiaomi berhasil membuktikan diri sebagai produsen smartphone kelas dunia dengan masuk dalam jajaran 10 merek smartphone paling laris di dunia akhir 2017 lalu. Xiaomi Mi 5 menjadi salah satu seri flagship Xiaomi yang paling banyak dicari di pasaran sepanjang 2017 lalu. Dengan harga Rp 3 juta saja, Xiaomi Mi 5 dibekali spesifikasi tingkat dewa seperti CPU Snapdragon 820, RAM 3 GB, pilihan kapasitas internal 32 atau 64 GB, dan fitur fast charging.

Sedangkan untuk kelas entry level, Xiaomi berhasil menjual habis seri Redmi 5A miliknya dalam waktu 3 menit saja melalui Flash Sale Lazada pada Desember lalu. Namun tenang saja, jika kamu tertarik untuk memiliki smartphone ini, Xiaomi berencana untuk mengadakan flash sale kembali di Lazada. Supaya tak kehabisan, gunakan metode pembayaran yang membutuhkan proses checkout cepat seperti Kredivo. Selain cepat, kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas kredit HP tanpa DP di sana sehingga tetap bisa mengalokasikan dana untuk kebutuhan lain.


2.    Oppo

Oppo pertama kali muncul di Indonesia pada awal tahun 2013. Sama seperti smartphone Tiongkok lainnya, banyak konsumen Indonesia yang meragukan kualitas Oppo di awal peluncurannya. Bahkan Oppo kerap diberi plesetan “apa” karena memiliki makna tersebut dalam Bahasa Jawa. Namun, plesetan itulah yang justru membuat Oppo semakin populer dan mudah diterima masyarakat Indonesia.

Ditambah lagi, Oppo merupakan salah satu brand yang cukup agresif dalam memasarkan produknya. Jika kamu menonton stasiun TV lokal, kamu pasti akan sering menemui iklan komersial Oppo yang dibintangi artis papan atas Indonesia. Tak heran, kini Oppo berhasil masuk dalam daftar lima besar smartphone terlaris di Indonesia sepanjang kuartal ketiga 2017 lewat dua seri smartphone buatannya, R11 dan A57.

Dari dua tipe tersebut, hanya Oppo A57 yang dijual di Indonesia. Membawa keunggulan pada kamera selfie, smartphone ini dijual dengan harga mulai Rp 2,8 juta. Kamu bisa langsung membelinya dengan menggunakan kredit HP tanpa DP di toko online yang telah bekerja sama dengan Kredivo. Lima di antaranya yang populer adalah Lazada, Bukalapak, JD.ID, Blibli, dan Bhinneka.

3.    Meizu

Berbeda dengan smartphone Tiongkok lainnya, kehadiran Meizu cukup disambut meriah oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya, Meizu hadir setelah pengguna Xiaomi semakin banyak di Indonesia. Belum lagi di negeri asalnya, Tiongkok, Meizu telah lama menjadi raksasa teknologi karena hadir lebih dulu dari kompetitornya, Xiaomi. Smartphone Meizu menjadi favorit banyak orang karena sistem operasi yang digunakan diklaim lebih stabil dan lebih mudah dioperasikan.

Salah satu produk smartphone Meizu yang terpopuler di Indonesia adalah Meizu M5. Dibanderol Rp 3 juta ke bawah, Meizu M5 memiliki desain yang cukup solid. Jeroan yang disematkan yaitu CPU Helio P1 berhasil menorehkan skor AnTuTu sebanyak 50 ribu. Smartphone ini telah dirilis sejak pertengahan tahun 2017 lalu dan bisa kamu dapatkan di berbagai toko HP, baik offline maupun online. Jika kamu adalah WNI berusia minimum 18 tahun, berdomisi di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, atau Medan, dan berpenghasilan minimum Rp3.000.000 per bulan, kamu bisa mengajukan kredit HP tanpa DP dengan Kredivo dan langsung membeli Meizu M5 di toko online rekanan Kredivo.

4.    OnePlus

Hadir pada tahun 2015, OnePlus bisa dibilang smartphone pendatang baru jika dibandingkan dengan kompetitornya. Namun, kehadiran OnePlus langsung disambut antusias oleh masyarakat Indonesia karena produk pertamanya, OnePlus One, membawa hardware tercepat di pasar smartphone Android. Tak heran mereka berhasil menjual banyak unit dengan mengeluarkan modal iklan hanya sebesar Rp 4 juta di media sosial Facebook.

Kini,  OnePlus menjadi salah satu pilihan smartphone murah berspesifikasi gahar yang banyak dicari-cari. Salah satu produk yang jadi banyak perbincangan adalah OnePlus 5. Kamu bisa mendapatkan smartphone ini dengan harga Rp 6 jutaan. Memang relatif mahal untuk sebuah smartphone, namun spesifikasi yang ditawarkan pun tidak main-main. Selain dibekali RAM 6 GB, OnePlus 5 juga menanamkan chipset Snapdragon 835 dengan dual kamera 16MP dan 20MP. Dengan memanfaatkan fasilitas kredit HP tanpa DP dari Kredivo, kamu bisa memiliki smartphone canggih ini tanpa harus takut keuangan akan menipis di akhir bulan.



Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog