Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map


Please sit and relax as you navigate this website

Mengapa kelembaban penting untuk mencegah kulit kering? Perlu untuk Anda sadari bahwa kelembaban adalah prasyarat yang paling penting untuk kulit yang indah, halus dan sehat. Kulit hanya dapat melakukan tugasnya sebagai penghalang pelindung bagi tubuh dengan benar jika memiliki kadar air yang cukup. Lapisan luar kulit, epidermis, ditutupi dengan lapisan air dan lipid yang halus. Ini menjaga kulit halus dan mencegah jamur dan bakteri menembus. Kulit juga tidak dapat beregenerasi secara alami tanpa kelembapan, karena zat pembawa pesan untuk membangun sel kulit baru tidak dapat mencapai area di mana mereka dibutuhkan tanpa air.


Kelembaban sangat penting untuk menjaga elastisitas kulit kita. Tanpa air, setiap gerakan kecil akan merobek kulit. Lebih banyak petunjuk dan tips tentang pencapaian kulit cantik hanya dengan menggunakan cream serbaguna yang berasal dari produk Nivea Creme. Memiliki cairan yang cukup dengan perawatan yang terbaik untuk kulit Anda dapat memastikan bahwa tubuh Anda selalu di pasok dengan baik, Anda harus minum setidaknya 1,3–1,5 liter air atau teh tanpa pemanis sehari untuk mengatasi sebagian besar penyebab kulit kering. Untuk mengatasi sebagian besar penyebab kulit kering.

Kulit kering membutuhkan perawatan khusus dan perhatian untuk merawatnya. Produk-produk pelembab Nivea Repair and Care telah dikembangkan terutama untuk kulit yang sangat kering dan mengandung dexpanthenol yang berharga. Dexpanthenol adalah prekursor vitamin B5, dan juga digambarkan sebagai ratu vitamin kulit. Zat ini memperkuat penghalang pelindung alami kulit kering dan mengembalikan keseimbangannya. Hal ini juga akan mendorong produksi sel-sel baru dan membantu yang sudah ada untuk meregenerasi sendiri.

Dexpanthenol aktif bekerja melawan kemerahan pada kulit, penawar sempurna untuk kulit kering. Setelah hanya beberapa aplikasi, area kering dan retak diregenerasikan dengan lebih efektif. Iritasi ditenangkan dan kulit terasa halus kembali. Produk yang sudah dikeluarkan oleh Nivea mampu Anda jadikan sebagai solusi terbaik untuk perawatan kulit Anda agar terjaga keindahannya. Karena kebutuhan seseorang tidaklah sama, maka Anda dapat menemukan berbagai jenis produk Nivea di sini https://www.nivea.co.id/article/beri-kesempatan-kulit-bernafas

www.simplyasep.com Skadron Udara 51 Wing 7 Lanud Supadio menjadi salah satu tempat untuk mengenalkan profesi penerbang dan teknisi pesawat kepada anak-anak TK Angkasa. Sebanyak 70 anak-anak TK Angkasa ikut serta mengunjungi home base pesawat tanpa awak. Mereka didampingi Pengurus Yasarini Cabang Lanud Supadio, Kepala Sekolah dan guru serta orang tua.

Kepala Sekolah (Kepsek) TK Angkasa Ibu Susilayanti, A.Ma mengatakan kunjungan anak-anak TK Angkasa ke Skadron Udara 51 Lanud Supadio untuk mengenalkan profesi dan tugas yang diemban sebagai penerbang atau pilot dan teknisi pesawat. Selain itu, anak-anak juga melihat pesawat helikopter yang ada di Appron Lanud Supadio

Baca juga Satpomau Lanud Supadio Gelar Ops Gaktib dan Yustisi

“Profesi sebagai pilot atau penerbang sudah tidak asing bagi kita semua bahkan anak-anakpun kalau ditanya cita-citanya sebagian besar mau menjadi pilot. Untuk itu kita mewadahi mereka untuk mengenal lebih dekat profesi penerbang dan para teknisi pesawat. Dengan begitu mereka akan mengerti profesi pilot yang sesungguhnya,” kata Susilayanti, A. Ma saat mendampingi anak-anak TK Angkasa di hangar Lanud Supadio, Senin (10/12).

Siaran Pers Pangkalan TNI AU Supadio
Siaran Pers Pangkalan TNI AU Supadio
Siaran Pers Pangkalan TNI AU Supadio
Siaran Pers Pangkalan TNI AU Supadio

Ia menambahkan, mengenal berbagai macam profesi ini merupakan kurikulum pengajaran di TK Angkasa sehingga bukan hanya profesi pilot yang kita kenalkan kepada anak-anak namun kita akan mengenalkan berbagai macam profesi-profesi yang lain.

Baca juga Penutupan Dikkualsus JMU Pesawat Hawk 100/200 Skadron Udara 1

“Melalui kunjungan seperti ini diharapkan anak-anak akan mengetahui bagaimana tugas seorang pilot dan teknisi pesawat. Selain itu, disini mereka juga dikenalkan dengan bagian-bagian pesawat seperti cockpit, sayap, ekor,baling-baling dan lain sebagainya,” jelasnya.

Salah satu orang tua siswa, Ny. Dewi, menyambut baik sekali yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam mengenalkan profesi pekerjaan umumnya dan profesi sebagai pilot dan teknisi pesawat khususnya. “Selaku orang tua kami mengapresiasi kegiatan ini, karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan anak-anak TK Angkasa,” ujarnya. (Sumber : Siaran Pers Pangkalan TNI AU Supadio)






www.simplyasep.com  Tidak terasa kita sudah memasuki penghujung tahun 2018 ini, dan in sya Allah akan segera memasuki tahun 2019 yang akan datang yang penuh tantangan dan juga prospek yang cerah untuk semua ikhtiar kebaikian kita bersama. 

Masjid Babusalam Duta Bandara Kubu Raya yang sudah sejak bulan Agustus 2018 melakukan rehab total sekaligus pembangunan kembali bangunan fisik masjid kini sudah mulai membentuk hasilnya.  Kerangka masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya sudah menunjukkan bentuknya. Jika tidak ada kendala In syaa Allah sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah/2019 sudah bisa digunakan.

Baca juga Mohon Doa dan Dukungan Untuk Pembangunan Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya

Syukur Alhamdulillah kerja bakti mingguan baru saja selesai hari Ahad 9 Desember 2018 yang dimulai dari jam 07.00 dan berakhir pada pukul sekitar 10.00 WIB pagi. Walau tidak seramai dan semarak pada kerja bakti pada minggu sebelumnya, namun tetap memberikan semangat dan keyakinan akan mampu merampungkan pemangunan fisik Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya ini sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.


MOTONG BESI : Warga komplek sekaligus jamaah Masjid Babussalam bahu membahu memotong besi saat kerja bakti mingguan tadi pagi (9/12/2018). Foto Asep Haryono
MOTONG BESI : Warga komplek sekaligus jamaah Masjid Babussalam bahu membahu memotong besi saat kerja bakti mingguan tadi pagi (9/12/2018). Foto Asep Haryono

KOMPAK :  Lihatlah betapa kompaknya Warga komplek sekaligus jamaah Masjid Babussalam yang rela meninggalkan aktifitas liburan keluarganya hari ahad itu dengan gotong royong dan kerja bakti di masjid tadi pagi (9/12/2018). Foto Asep Haryono
KOMPAK :  Lihatlah betapa kompaknya Warga komplek sekaligus jamaah Masjid Babussalam yang rela meninggalkan aktifitas liburan keluarganya hari ahad itu dengan gotong royong dan kerja bakti di masjid tadi pagi (9/12/2018). Foto Asep Haryono

TERTAWA :  Uniknya kerja bakti di Masjid Babussalam Duta Bandara ini selalu diselingi dengan tawa dan canda, Tidak terasa lelah atau  beban berat dan bahkan panas yang menyengat saat kerja bakti di masjid tadi pagi (9/12/2018). Foto Asep Haryono
TERTAWA :  Uniknya kerja bakti di Masjid Babussalam Duta Bandara ini selalu diselingi dengan tawa dan canda, Tidak terasa lelah atau  beban berat dan bahkan panas yang menyengat saat kerja bakti di masjid tadi pagi (9/12/2018). Foto Asep Haryono

Memotong Besi dan Memperbaiki Barian Sholat Akhwat
Agenda kerja Bakti rutin Warga komplek Duta Bandara Kubu Raya dalam mempercepat pembangunan fisik masjid memang berbeda beda setiap minggunya,  Kadang agenda mencor lantai dasar bangunan masjid, kadang agenda memindahkan balok dan kayu, batu bata, pasir dan beberapa agenda kerja bakti menyangkut sarana dan prasarana di masjid sementara yang berlokasi di jalur Garuda Komplek.

Untuk kerja bakti dan gotong royong hari Minggu (9 Desember 2018) tadi adalah merapihkan dan meninggikan fondasi atau lantai yang biasa digunakan oleh Jamaah akhwat atau perempuan yang memang terletak dbarian belakang barisan shap jamaah laki laki. 

Adapun pengerjaan fisiknya sederhana saja, alas atau karpet disingkap terlebih dahulu kemudian balok balok batu bata kecil disusun rapih dengan maksud meninggikan batas lantainya menjadi lebih tinggi beberapa inci. 

Setelah rapih, baruah tirai, atau karpet plastik penutup dikembalikan ke posisi semula, dan pada bagian atasnya diberikan karpet lagi yang lebih tebal,  Karpet teba ini juga bisa difungsikan sebagai "sajadah" raksana dengan bentuk memanjang. Hal ini sebagai antisipasi jika ada jamaah perempuan yang kebetuan tidak membawa Sajadah sendiri. 

Setelah jam menunjukkan pukul 10.10 WIB pekerjaan gotong royongnya pun berakhir.  Saya atas nama para pengurus Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak , abang, dan saudara yang sudi meluangkan waktu bersantai akhir pekannya bersama keluarga dengan turun bersama sama melaksanakan kerja bakti ini. 

Terima kasih juga buat bapak dan ibu donatur yang menyumbangkan aneka makanan, dan minuman buat yang bekerja bakti. Semoga Amal dan kebaikan bapak ibu saudara semuanya mendapat berkaj dan balasan yang lebih indah dari Allah SWT.  Aamin Ya Rabbal Alamin. (Asep Haryono)

www.simplyasep.com  Saya mencatat ada dua kejadian luar biasa terjadi di negara tetangga kita, Malaysia dan juga Perancis.

Pertama adalah gelombang unjuk rasa berupa aksi damai 812 Rakyat Malaysia yang 
dalam rangka merayakan keputusan pemerintah untuk tidak meratifikasi konvensi tentang ras atau dengan kata lain perayaan pembatalan ratifikasi Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial (ICERD) itu yang konon dapat berdampak pada hak istimewa mereka sebagai masyarakat pribumi.

Baca selengkapnya Usai Reuni 212, Oposisi Malaysia Gelar Aksi 'Tandingan' 812 



Seperti yang diberitakan oleh CNN Indonesia yang memberitakan bahwa Pemerintah Malaysia pada akhirnya memutuskan untuk membatalkan ratifikasi ICERD melalui pernyataan yang dirilis kantor Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, pada 23 November lalu.

Kedua,
adalah aksi protes yang dilakukan oleh masyarakat perancis yang kompak mengenakan rompi kuning yang menuntut agar pemerintah Perancis membatalkan rencana untuk menaikkan harga BBM.  Atau dengan kata lain unjuk rakyat "Rompi Kuning' Rakyat Perancis yang berunjuk rasa kepada Pemerintah agar menunda 
 pajak BBM dan kenaikan harga listrik.

Baca selengkapnya Setelah Aksi Protes, Presiden Prancis Tunda Kenaikan Pajak BBM

Aksi rakyat Perancis yang berujung kerusuhan ini harus dibayar mahal karena jatuhnya korban jiwa di dalam kerusuhan tersebut sehingga memaksa  Presiden Emmanuel Macron memutuskan untuk menunda rencana kenaikan pajak BBM sebagai kebijakan utamanya yang harus segera ditunda.

Seperti yang dilansir oleh salahs atu Portal Berita Terkenal di Indonesia, DETIK COM, mengabarkan  bahwa Kenaikan pajak yang direncanakan untuk bensin dan solar pada tanggal 1 Januari mendatang ditangguhkan selama enam bulan, sementara kenaikan harga listrik dan gas akan dibekukan selama musim dingin itu.
Aksi Rakyat Perancis yang menentang kenaikan pemberlakukan harga BBM. Foto dari DETIK COM


Mirip Dengan Aksi Reuni 212 Indonesia

Seperti yang diberitakan oleh DETIK COM yang menurunkan berita Aksi 812 Rakyat Malaysia ini memang memiliki kemiripan yang sangat tinggi dengan aksi dami Reuni 212 yang dilaksanakan di Monas Jakarta pada tanggal 2 Desember 2018 yang lalu,

Sekedar flash back aksi damai 212 di Indonesia ini pada awalnya adalah sebagai reaksi  sebagai reaksi atas pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang mengutip ayat dalam surat Al Maidah. Dan unjuk rasa yang bernama Reuni 212 ini dihadiri ribuan umat Islam dari berbagai penjuru di Indonesia

Begitu juga dengan aksi DEMO BBM yang dilakukan oleh rakyat Perancis juga memliki kemiripan dengan aksi damai DEMO BBM di Jakarta dan di beberapa kota lainnnya di Indonesia. 

Saya mengatakan mirip dan atau mempunyai kemiripan.  Ini artinya tidak persis ditiru secara utuh. Hanya saja aksi yang melibatkan rakyat itu punya kemiripan dengan aksi rakyat Indonesia. Inilah buah manis NEGARA DEMOKRASI yang memang terjaga dan terlindungi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
 (dari Berbagai Sumber)

www.simplyasep.com  Bank salah transfer gaji? Mengapa tidak. Kejadian ini benar benar terjadi baru baru ini saya alami sendiri.  Saya tidak dapat menyebut nama Bank dan nama nasabah nya untuk alasan privacy dan juga untuk menghindari dugaan tulisan saya mengandung unsur pencemaran nama baik dan atau ujaran kebencian.  Kejadiannya pada tanggal 3 Desember 2018 yang lalu di Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Kronologis Peristiwanya
KHari itu saya memang "bertugas" mengambil gaji istri yang saat itu sedang menempuh suatu kegiatan di salah satu perguruan tinggi di kota Malang, Jawa Timur. Hari itu saya mengambil gaji untuk bulan yang ketiganya. 

Penarikan gaji di dua bulan sebelumnya (Oktober dan November 2018-red) berlangsung lancar. Karena saya yang mewakili nasabahnya, maka sesuai dengan syarat dan ketentuannya: Pertama saya harus melengkapi dengan Surat Kuasa bermaterai Rp.6000,- di slip penarikan Gaji yang sudah ditanda tangani oleh nasabah, dan kedua, juga Kartu Tanda Pengenal (KTP) nasabah dan saya sendiri yang mewakilinya.  Penarikan Gaji yang saya wakili untuk dua bulan sebelumnya itu berlangsung lancar, aman terkendali


Pada penarikan Gaji di bulan Desember 2018 terjadi insiden Salah Transfer Gaji dalam bentuk nominalnya.   Bermula saat saya ingin mengetahui saldo akhir di buku Tabungan dengan cara mencetaknya (print) terlebih dahulu, saya kaget karena nominal angka yang tercetak di dalam buku Tabungan nasabah berkali kali lipat dari nominal seperti biasanya. 

Sebelum saya tarik melalui Petugas Teller di Bank Tersebut, saya mengonfirmasikan kepada nasabah (istri) apakah benar Nominal yang tercetak di buku Tabungannya itu.  Bahlan nasabah (istri) pun juga tidak tau dan bingung mengapa bisa sebesar itu.   Istri saya yang merupakan pemilik Buku Tabungan yang penarikan gajinya saya wakili juga bingung, dan dia pun menanyakan di group WA nya  juga banyak yang pada bingung mengapa bisa sebanyak itu.   Kecurigaan nasabah sudah muncul.

Saya selaku yang mewakili nasabah pun dengan tenang menuliskan angka Nominal di slip Penarikan.   Saya menarik tidak seluruhnya. Hanya sekitar 80 persen dari Nilai yang tercetak di buku Tabungan nasabah hari itu. Seluruh uang itu kemudian saya transfer lagi ke rekening istri di Bank yang berbeda dan diterima dengan selamat hari itu juga.   Transfer antar Bank melalui Anjungan Tunai Mandiri hanya perlu kurang dari 1 menit akan sampai ke tujuan mana pun di seluruh Indonesia

Nah pada ke esokan harinya (Selasa, 4 Desember 2018) saya kembali ke kantor Bank tersebut untuk menarik "sisa" Gaji nasabah yang tercetak dibuku Tabungan.  Betapa kagetnya ketika salah seorang petugas (pria) di Bank Tersebut dengan lantang meneriakan nama Nasabah (Nama istri) saya di antara kerumunan nasabah lainnya di ruangan itu yang sedang mengantri giliran di panggil berdasarkan Nomor Antrian.

Ketika Petugas tau bahwa yang mengambil Gaji nasabah ternyata saya (suaminya) maka saya pun diminta duduk di meja sang petugas yang ternyata bagian urusan approve gaji.   Dengan sedikit gugup, petugas itu menjelaskan bahwa Bank SALAH TRANSFER gaji, dan saya selaku yang mewakili nasabah diminta untuk segera mengembalikan dana yang sudah ditrarik dengan cara mentransfer kembali jumlah UANG yang sudah ditarik saat itu juga kepada pihak Bank. 

Petugas urusan Approve Gaji dari Bank itu  pun menyampaikan "ancaman" nya jika tidak dapat dikembalikan pada saat itu juga Nasabah yang saya wakili pengambilan gajinya (istri) akan kena penalty dan mendapat predikat "Kredit Macet" yang bisa berakibat fatal kelak dikemudian hari 


Ilustrasi Tumpukan Uang. Gambar dari Internet
Ilustrasi Tumpukan Uang. Gambar dari Internet


Jangan Terulang Salah Transfer Gaji Lagi
Bank jelas melakukan kesalahan transfer Gaji.  Ini jelas bukan kesalahan nasabah.  Ini memang sudah dirasakan oleh Nasabah, karena jumlah nominalnya tidak wajar. Kecurigaan nasabah (istri) akhirnya benar benar terjadi.   Bank Salah Transfe Gaji. Inilah momen sibuknya saya saat itu. 

Bagiamana tidak repot, saya harus mengontak Nasabah (istri) di Jawa Timur melalui saluran WA, karena untuk telepon langsung saat itu ada gangguan jaringan. Hari sudah hampir sore mendekati pukul 17.00 WIB dan saya seperti "pesakitan" di Bank Tersebut.  Bisa dibayangkan betapa repotnya kami hari itu harus MENGEMBALIKAN Dana tersebut sore itu juga.  Namun alhamdulilah dimenit menit terakhir seluruh DANA yang sudah ditarik berhasil dikembalikan ke Bank tersebut melalui mekanisme transfer. 

Apakah bank tidak mau tau betapa repotnya kami sore itu. Bagaimana kalau dana yang sudah ditarik ternyata sudah terpakai semua misalnya. Ini misalnya loh.  Kisah nasabah yang KAYA sekejap gara gara Banki Salah transfer.

Terus terang saja kami mentertawakan kinerja Bank tersebut. Bank secanggih itu masih juga salah trasnfer.  Ini jelas HUMAN ERROR karena secanggih apa pun sistim pentransferan Gaji rutin tetap ada operatornya, ada manusia yang melakukan pentransferan dan seharusnya tidak boleh terjadi kesalahan transfer gaji seperti itu.   Kami nasabah yang bertanggung jawab. Bank Salah Transfer, dan kami tau itu bukan DANA Hak kami.  Kami sudah mengembalikannya kepada Pihak Bank.    Kami tau Undang Undangnya. Kami Tau hukumnya


Untuk diketahui bahwa Dalam hal terjadi kesalahan transfer oleh pihak Bank, dan pihak Bank telah menghubungi Anda untuk meminta maaf dan meminta pengembalian dana karena kekeliruan tersebut, Anda harus mengembalikan dana tersebut karena dana tersebut bukanlah hak Anda.  Penguasaan dana hasil transfer oleh seseorang yang diketahui atau patut diketahui bukan miliknya diancam pidana yang diatur dalam Pasal 85 UU No. 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana (“UU 3/2011”):

“Setiap orang yang dengan sengaja menguasai dan mengakui sebagai miliknya Dana hasil transfer yang diketahui atau patut diketahui bukan haknya dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (llima miliar rupiah).”

Selain itu, jika uang tersebut tidak dikembalikan, sedangkan pihak Bank telah memberitahukan kesalahan tersebut (meminta kembali), maka Anda juga dapat dituntut dengan Pasal 372 KUHP mengenai tindak pidana penggelapan.  Kami tau Undang Undangnya.  Kami paham dasar hukumnya.   Dana yang masuk ke rekening nasabah adalah kesalahan pihak BANK.   Pihak Bank yang salah transfer gaji., dan dana itu sudah dikembalikan kepada pihak BANK tanpa kurang sepeserpun.

Namun yang menjadi pertanyaan saya, adakah UU yang mengatur ancaman SANKSI nya jika Bank SALAH TRANSFER Gaji kepada nasabahnya?  Saya yakin tidak ada Undang Undangnya.  Bank dirancang untuk tidak bersalah.  Pasal 1 Bank Tidak Salah.   Pasal dua jika Bank Salah, lihatlah pasal satu.  
(Dari berbagai sumber referensi)

www.simplyasep.com  Sudah lebih dari 3 (tiga) tahun lamanya saya, adik dan saudara ditinggal oleh kedua orang tua,  Alhamrhumah Ibu menghadap Allah SWT pada tanggal 11 September 2015 yang lalu, dan Alharhumah Ayah wafat setahun sebelumnya.   Bisa dikatakan saya sudah menyandang gelar anak Yatim Piatu. Sudah kehilangan AYah dan Ibu. 

Mungkin pada bagian yang akan datang In sya Allah saya akan tuliskan bagian ceritanya,  Pada kesempatan ini saya mencoba mengurai pelajaran hidup yang sudah diajarkan oleh almarhumah Ibu saya selama beliau masih hidup. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi saya pribadi khususnya, dan semoga bermanfaat buat pembaca lainnya

Betapa Susahnya Mencari Uang

Saya adalah anak ke 8 (delapan) dari 9 bersaudara.   Adik saya, saya sendiri, dan 1 kakak perempuan, 6 kakak peremuan.  Berbeda dengan kultur penyebutan anggota keluarga di Pontianak (Kalimantan Barat).  Kalau orang Pontianak menyebut kata "Kakak" itu identik dengan berjenis kelamin perempuan, dan laki laki tertua disebut dengan abang ya kan.

Nah kalau dalam kultur masyarakat di Jawa pada umumnya, dan Jakarta pada khususnya (Saya lahir dan dibesarkan di daerah Pademangan Jakarta Utara-red) penyebutan "Kakak" itu berjenis kelamin Laki laki lebih umum. Sedangkan perempuan yang berusia dewasa, tertua di sebut dengan Mbak.  Sapaan "Mas" juga lebih umum di Jakarta, padahal sebutan itu umum dalam kultur masyarakat Jawa

Tema pertama adalah pelajaran hidup betapa susahnya mencari Uang. Tentunya kita sudah paham yang dimaksud tentu adalah uang yang Halal donk. Jangan disalah persepsikan dengan mencari Uang Tidak Halal berarti mudah kalau dari susunan terbaliknya. Hehehe. Jangan dibolak balik ah. Pada intinya adalah mencari uang dengan bekerja adalah sebuah perjuangan sendiri.  Almarhumah ibu adalah panutan buat saya. 

Sejak saya tinggal bersama Almarhumah dari sejak bayi hingga tamat SMA di Bekasi (era 1989), saya waktu itu belum paham bagaimana sebenarnya mencari uang.  Jelas pada tahun itu saya belum bekerja sama sekali, saat itu saya baru tamat SMA di bekasi (Saya alumni SMA Negeri 2 Bekasi angkatan 1989)  


Saya bersama Almarhumah Ibu. Foto ini diambil sekitar tahun 2014 yang lalu saat saya sekeluarga mudik ke Bekasi. Foto dokumen keluarga
Saya bersama Almarhumah Ibu. Foto ini diambil sekitar tahun 2014 yang lalu saat saya sekeluarga mudik ke Bekasi. Foto dokumen keluarga



Sejak anak anaknya hidup berkeluarga dan mandiri, semua adik dan saudara saudara tentu saja sudah memiliki kehidupan dan keluarga masing masing,. Banyak saudara saudara saya menetap di Jakarta, Bekasi, Cikampek dan di Tanggerang. 

Saya terakhir bersama ayah dan ibu sampai saya menamatkan SMP dan SMA di Bekasi (1989), yang akhirnya saya memilih Perguruan Tinggi di Pontianak, Kalimantan Barat.  Saya lulus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) 1990 . Saya tidak lulus di UMPTN 1989.  Kelak pada bagian ini saya akan tuliskan di masa yang akan datang in sya Allah


Kakak kakak atau saudara saudara yang tinggal berjauhan dari rumah orang tua kadang membuat ayah dan ibu merasa "kesepian".  Kebahagiaan mereka baru terpancar saat anak anaknya datang menengok dan bersilaturahmi ke rumah orang tua di Bekasi biasanya satu kali seminggu dan atau sekali setiap bulan. 

Bahagia Ayah dan Ibu semakin membuncah takala anak anaknya datang dengan keluarganya masing masing. Bayangkan kalau 9 anak anaknya datang ke rumah dengan "pasukan" nya anggap saja 1 anak (bawa istri/suami dengan anak 2 saja maka akan didapat jumlah 9 x 3= 27).  Ya ada 27 orang kumpul di rumah wah ramainya sudah kaya pasar Hehehe

Nah itu waktu merkea pada datang.  Pada hari hari biasa itulah yang saya duga adalah waktu yang membuat mereka merasa "kesepian". Namanya juga anak sudah memiliki tanggung jawab mengurus keluarganya masing masing, kadang ada saja kendala salah satu dari anak anaknya yang terlambat "menyetor" iuran bulanannya kepada Ayah dan Ibu. 

Tiada Bantuan Orang Lain selain Diri Sendiri
Termasuk saya tentunya. Saya kadang lebih banyak "absen" nya dalam hal iuran.  Nah pelajaran hidup inilah yang saya jadikan panutan.  Betapa ibu (almarhumah) bekerja keras "menghidupi" ayah yang sudah tidak bekerja lagi dengan mengajar ngaji anak anak, memberi pelajaran ngaji dan sejenisnya. Dari sinilah almarhumah ibu sudah memiliki "income" sendiri dari hasil mengaji dan mengajar ngaji anak anak.  Saya sudah merasakan sendiri betapa sulitnya mengais rupiah demi rupiah jika tidak memiliki pekerjaan tetap sama sekali. 

Saya jadi teringat akan kisah inspiatif motivator Nomor 1 Indonesia, Andrie Wongso dalam bukunya "22 Wisdom and Success" halaman 36 kalau tidak salah.  Dalam buku itu disebutkan bahwa "sesungguhnya tidak ada orang lain selain diri kita sendiri yang bisa menolong diri melewati berbagai ujian dan tantangan".   Kemudian ada lagi kutipan seperti ini "Dibantu oleh orang lain pun, tanpa anda berani memulai dari diri sendiri  untuk berusaha, belajar dan berjuang, ulet dan tidak menyerah pada keadaan, maka anda tidak akan pernah meraih sukses".


Betapa pelajaran Hidup yang dicontohkan oleh Almarhumah Ibu sudah memberikan pencerahan yang luar biasa bagi saya, salah satu anaknya yang kini tinggal di pulau Kalimantan Barat sejak puiuhan tahun yang lalu.  Saya mulai menginjakkan kaki di Pontianak, Kalbar ini pada tahun 1990 yang lalu, dan ALhamdulillah sering mudik ke BEkasi, menengok orang tua. 

Saya sudah merasakan betapa susahnya mendari uang jika tidak memiliki pekerjaan tetap (Alhamdulillah atas izin Allah SWT saya sudah memiliki pekerjaan tetap sejak setahun yang lalu-red).  Namun masa masa "sulit" saya di rantau Pontianak seperti merupakan refleksi apa yang sudah dialami oleh almarhumah Ibu.

Betapa sulitnya mencari rupiah demi rupiah untuk keluarga. Betapa sengsaranya tidur di malam hari dengan perut perih menahan lapar. Saya sudah melalui semua itu. Betapa susahnya hidup tanpa uang sepeserpun.  Semua pelajaran hidup ini sudah masuk ke dalam hati. Seperti dalam lirik lagunya Maher Zain, bahkan sampai mencapai bulan dan bintang.

Kenangan bersama Ayah dan Ibu akan selalu ada di dalam hati saya, dan akan selalu ada di dalam hati saya sampai akhir nanti. Saya termasuk yang beruntung menjadi salah satu anaknya yang berhasil berfoto dengan kedua orang tua secara lengkap dibanding saudara saudara lainnya selama mereka masih hidup. 

Saya bilang mungkin. Karena bisa saja ada saudara saudara saya lainnya yang juga memiliki foto yang sama seperti saya. Kemungkinan itu selalu ada, dan saya mungkin tidak tau. Wallahu Alam. Nah Dan foto saya bersama kedua orang tua saya selagi mereka masih hidup merupakan harta saya yang tidak ternilai yang saya akan jaga dengan segenap jiwa dan raga saya 
(Asep Haryono)

www.simplyasep.com  Kabar gembira kembali datang untuk para aparat sipil negara (ASN) di seluruh Indonesia.  Kabar gembira datangnya dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang merencanakan akan menaikkan Gaji Pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pensiunan mulai bulan April 2019 yang akan datang dengan kenaikkan rata rata sebesar 5 persen

Kalau merunut histori kenaikan gaji para Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2009 hingga memasuki tahun 2015 karena pada tahun 2015 juga lah kenaikan gaji yang rutin diterima para PNS di seluruh Indonesia ini berakhir dan atau dihentikan. Pada tahun 2019 mendatang inilah Gaji para Pegawai Negeri Sipil (PNS)  kembali dinaikkan sebesar 6 persen

Seperti yang dilansir oleh CNN Indonesia menyebutkan bahwa besarnya kenaikan gaji 
para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pensiunan ini akan diterima seluruhnya pada bulan April 2019 mendatang.  Ini berarti bahwa kenaikan Gaji yang biasa diterima PNS dari bulan Januari sampai dengan Maret 2019 akan dibayarkan seluruhnya pada bulan April 2019

Penentuan besaran kenaikan 5 persen ini dengan menggunakan patokan pada Gaji Pokok sebagai dasar penentuan besaran tersebut. Oleh karena itulah dengan kenaikan Gaji Pokok ini maka secara otomatis gaji ke-13 dan THR juga akan mengalami kenaikan.  Dengan kata lain kenakan Gaji PNS pada bulan Januari hingga bulan Maret 2019 akan dirapel sekaligus pada bulan April 2019.



ILUSTRASI.  Photo Asep Haryono
ILUSTRASI.  Photo Asep Haryono


Naik 5 Persen Tahun 2019
Dasar hukum penetapan besaran kenaikan Gaji Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pensiunan di seluruh Indonesia adalah 
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2016 yang salah satu keputusannya adalah memberikan Tunjangan Hari Raya (THR), atau kerap disebut gaji ke-14 kepada PNS 

Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur kenaikan gaji tersebut diperkirakan akan rampung pada bulan Maret 2019 yang akan datang dengan menggandeng Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB)yang kemungkinan baru diadopsi pada bulan Maret 2019. Diharapkan dengan kenaikkan 5 persen ini akan lebih memotivasi para PNS untik bekerja lebih baik lagi, lebih termotivasi, bersih dan profesional. (Dari berbagai Sumber)

www.simplyasep.com  Prajurit di jajaran Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Satpomau) Lanud Supadio yang dipimpin Dansatpomau Letkol Pom Harry M. Ambon menggelar operasi gabungan Penegakkan Ketertiban (gaktib) dan Yustisi. Kegiatan yang berlangsung, Jum’at (7/12) dini hari, diikuti 63 personel gabungan.

Letkol Pom Harry M. Ambon menjelaskan kegiatan operasi gaktib ini merupakan operasi gabungan TNI/Polri serta instansi yang terkait. Sedikitnya 63 personel gabungan ikut serta dalam rangka pelaksanaan kegiatan operasi gaktib dan Yustisi Kepolisian Militer Tahap IV Tahun Anggaran 2018.

Baca juga Wisata Budaya Kebhinekaan TK Angkasa Yasarini Lanud Supadio

“Adapun sasaran dalam operasi gaktib dan Yustisi ini adalah tempat-tempat hiburan malam yang ada di wilayah Kota Pontianak, Kalimantan Barat,” jelas Dansatpom.





Dalam opsgaktib ini, lanjutnya, melibatkan 63 personel gabungan diantaranya 33 personel Satpomau, 7 personel POMDAM XII/Tanjungpura, 7 personel POMAL 12/Pontianak, 5 personel Propam Polresta Pontianak, 5 personel dari BNN Propinsi Kalbar dan 6 personel Satpol PP Prop. Kalbar.

Baca juga Penutupan Dikkualsus JMU Pesawat Hawk 100/200 Skadron Udara 1

”Setiap pengunjung tempat-tempat hiburan malam tersebut, semuanya tidak luput dari pemeriksaan anggota opsgaktib. Setiap pengunjung diperiksa barang bawaannya dan yang dicurigai langsung ditest urine. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kejahatan dan peredaran obat-obat terlarang atau Narkoba dan minuman keras,” ujar Dansatpomau.

Dansatpom pun bersyukur, kegiatan opsgaktib dan yustisi yang dilaksanakan bisa selesai dengan aman dan lancar. “Setelah kita periksa tidak ada pengunjung yang menggunakan narkoba”, pungkas Letkol Pom Harry M. Ambon. 
(Sumber Siaran Pers Pangkalan TNI AU Supadio)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog