Jual Milagros disini

Click Advertise on My Blog
Catatan Asep Haryono

KOLEKSI : Nyaris semua koleksi buku kami ini sudah siap dipacking untuk selanjutnya diwaqafkan kepada yang memerlukan. Foto Asep Haryono
KOLEKSI : Nyaris semua koleksi buku kami ini sudah siap dipacking untuk selanjutnya diwaqafkan kepada yang memerlukan. Foto Asep Haryono

KARDUS : Semuanya sudah siap diangkut kepada yang memerlukan. Waqaf buku buku dari kami. Foto Asep Haryono
KARDUS : Semuanya sudah siap diangkut kepada yang memerlukan. Waqaf buku buku dari kami. Foto Asep Haryono

Menjelang akhir Ramadhan 1438 Hijriah, koleksi buku buku yang ada di lemari perpustakaan di rumah dibongkar seluruhnya, kemudian diseleksi mana yang masih dipakai, dan mana  yang sudah saatnya disumbangkan.  Hasilnya sebagaian besar koleksi buku yang sudah kami kumpulkan selama bertahun tahun sudah saatnya disumbangkan.

Mau dikemanakan buku buku ini? Ada beberapa tempat yang sudah kami persiapkan sebagai "penerima" sumbangan buku koleksi perpustakaan kami ini. Salah satu diantara calon penerimanya adalah Masjid Kapal Munzalan Mubarakatan baik yang ada di AMPERA maupun yang berlokasi di Sungai Raya Dalam Pontianak.

Mengapa sih harus disumbangkan?
Ada 2 (dua) alasan utama mengapa buku buku koleksi perpustakaan kami sekeluaga di rumah ini harus segera di kosongkan, dan koleksinya disumbangkan atau diwaqafkan kepada mereka yang memerlukan antara lain :

  1. Buku Koleksi Edisi lawas.
    Koleksi buku buku yang ada pada kami, dalam perpustakaan pribadi kami dirumah sebagian besar adalah buku old fashion atau cetakan lama yang mungkin sudah tidak diproduksi lagi. Bukan barang antik. Namun demikian Buku tetaplah Buku.  Apa pun produksinya tetaplah buku adalah jendela dunia.  Jendela yang akan membuka mata dan wawasan para pembacanya bisa menjadi lebih bijaksana.  Idealisme kami memang seperti itu saat itu.
  2. Terbatasnya Ruang Penyimpanan.
    Rumah yang kami tempati ini memang kecil dan koleksi buku buku sudah semakin banyak.  Baik dari hasil membeli dari toko buku, sumbangan dari pihak lain, buku hadiah,.  Nyaris sudah tidak ada lagi ruang tersisa di gubuk kami yang mungil ini.  Mungkin kelak akan diadakan lagi perpustakaan pribadi di rumah namun sepertinya tidak sekarang, minimal tidak dalam waktu yang dekat. 

Para pembaca dan pengunjung yang saya cintai
Ecieeeeeee pake cinta segala oi

Kami (karena koleksi buku buku ini juga berasal dari koleksi kepunyaan sang istri-red), sungguh tidak merasa nyaman jika rasa "sayang" akan koleksi buku buku perpustakaan ini namun wujud dari rasa "sayang" itu tidak diwujudkan dengan seringnya membuka buka koleksi atau sekadar membacanya.   Saya sendiri mengakui frekuensi membaca buku koleksi perpustakaan pribadi di rumah sudah semakin jarang.  Mungkin sekarang sudah asyik dengan pemberitaan di media digital atau portal online?  Tidak juga.

Yang unik juga ada.  Pertama,  dari koleski buku buku yang akan kami sumbangkan ini (Insya Allah) memilki beberapa buku istimewa.  Mengapa saya sebut istimewa? Karena ada tanda tangan aseli si pengarang buku tersebut.

Sebagai contoh adalah buku yang berisi dan berjudul Life Excellent : Menuju Hidup Lebih Baik terbitan Gema Insani Press itu ditanda tangani langsung oleh pengarang bukunya Reza M Syarif.  Saya sendiri bertemu dengan beliau saat ada kegiatan keIslaman di Masjid Raya Mujahidin beberapa tahun yang lalu. Saya persembahkan bagi yang beruntung bisa menemukan buku itu dalam kardus kardus tersebut.

Kedua Buku yang berjudul "Menabur Angin Menuai Sukses" karangan Suhardimansyah, pendiri atau pemilik grup perusahaan Dangau corporation yang meliputi Dangau Hotel Resort and Restaurant, Restoran Randayan dan Dangau di Kubu Raya.

Nah buku yang berisi sejarah dan perjuangan yang tidak kenal lelah dari seorang Suhardimansyah yang telah sukses berbisnis kuliner yang dimulai usahanya dari NOL yaknii sebagai penjual nasi goreng pinggir jalan. Nah buku ini juga dibubuhi tanda tangan aseli dari pengarang bukunya. Silahkan dicari dari salah satu kardus buku yang sudah kami packing itu.   Rencana ke depannya Insya Allah saya akan menyusun ulang perpustakaan pribadi yang lebih fress dan update koleksi bukunya  Insya Allah mohon doanya ya.

Masjid Kapal Munzalan Mubaraktan AMPERA dan Sungai Raya Dalam sudah memberikan konfirmasinya kepada saya dan menyambut baik inisiasi ini, "Alhamdulillah berkah, boleh bang. Nanti djemput ke rumah abang untuk didistribusikan ke pondok pondok" kata Bapak H.Muhammad Nur Hasan.  Hal senada juga disampaikan oleh Waliz Munzalan AMPERA "Boleh pak untuk Masjid Munzalan AMPERA nanti kami usahakan lemari dulu biar jadi mini perpustakaan di masjid" kata Bang Waliz melalui saluran WA nya.

Semoga koleksi buku buku ini bermanfaat baik sebagai penambah wawasan pembacanya dan atau sebagai pelengkap perbendaharaan buku nya. Semoga ikhtiar ini  mendapat berkah dari Allah SWT.  Amin Ya Rabbal Alamin. (Asep Haryono)
   

Catatan Asep Haryono

Sudah lebih dari beberapa bulan terakhir ini saya sudah jarang sekali melakukan aktifitas SEO (Search Engine Optimization) terhadap domain website atau blog pribadi saya www.simplyasep.com dan hasilnya sudah bisa ditebak Alexa Rank terjun bebas dari 300 an menjadi di atas 3000 an.   Beberapa "prestasi" mengerikan" lainnya dari domain www.simplyasep.com ini antara lain sebagai berikut :


  • Google Page Rank : 0
  • DA (Domain Authority) : 5
  • PA (Page Authority) : 5
  • Domain Age : 2 years 9 months 18 days
  • Global Rank: 3231422
  • Alexa Reach Rank: 2781770
  • External Backlinks: 1665
  • Referring Domains: 56
  • PR Quality: Weak
  • Google Directory listed: No
  • DMOZ.org listed: No
  • Yahoo! Directory listed: No


KENANGAN : Peringkat blog ini pernah bertengger di angka 300 an namun kini sudah terjungkal di atas lebih dari 3000 an.  Foto Internet
KENANGAN : Peringkat blog ini pernah bertengger di angka 300 an namun kini sudah terjungkal di atas lebih dari 3000 an.  Foto Internet

Ada banyak website atau perangkat online yang bisa dimanfaatkan untuk mencek pagerank nilai ranking halaman website atau blog anda. Dengan perangkat online pagerank checker itulah anda akan tau seberapa populer website atau blog yang anda miliki atau kelola itu.  

Banyak yang dikalkulasikan berdasarkan pada algoritme google termasuk kualitas dari backlinks ,  Open Site Explorer, DMOZ , Alexa Rank,  Domain Authority (DA), Page Authority (PA) , Usia dari domain itu sendiri (Domain age) dan sejarahnya (website history)

Mengapa checking PR itu penting?.  Google PageRank atau biasa kita kenal dengan sebutan PR adalah bagian yang penting dari sistem Search Engine Optimization (SEO) yakni sebuah peringkat atau ranking yang menunjukkan seberapa terkenal atau popular website atau blog anda berdasarkan pada Algoritma Google seperti penggunaan kata kunci (keyword) dan lain sebagainya yang ditunjukkan pada score (angka) mulai dri 1 sampa dengan 10. (Asep Haryono)



Catatan Asep Haryono

Langsung saja.  Tadi malam sepulang saya shalat Tarawih di Masjid Al Muhtadin yang berada di kawasan Kampus Universitas Tanjungoura sekitar pukul 20.45 WIB saya langsung menuju gerai Alfamart yang berada di kawasan Jalan Ahmad Yani 2 Kubu Raya Kalimantan Barat.  Saya ingin mengisi pulsa kartu TRI untuk modem saya di nomor 08960317872 sebesar 5 ribu rupiah dan satu lagi juga nomor TRI pribadi saya nomor 0897774xxxx juga dengan nilai nominal yang sama.

Saya diayanii dengan baik dengan Mba Cici (Saya lihat dari nametag yang ada di seragam kerjanya.  Proses pengisian dilakukan di mesin pengisian elektroniik yang ada di gerai alfamart.  Setelah melakukan order dan mendapat nomor urut saya pun langsung ke counter untuk melakukan pembayaran.   Saya sering isi ulang pulsa kartu TRI karena banyak sekali bonusnya, dan untuk sinyal interet kartu TRI untuk wilayah Kubu Raya yahuud bangeds.  Saya suka isi ulang kartu TRI apalagi ada banyak Hujan Bonus dari Program Isi Ulamg Kartu TRI.  Wah top TRI mah untuk wilayah Kubu Raya

Pulsa 5 ribu sukses masuk untuk 
nomor TRI pribadi saya nomor 0897774xxxx  namun pulsa juga dengan nilai nominal yang sama untuk modem saya di nomor 08960317872 modem tidak berhasil alias gagal (failed).  Saya masih menyimpan slipnya dan saya cantumkan di bawah ini


SLIP : Bukti pembelian puksa.  Simpan baik baik apa pun yang anda beli. Ini akan berguna jika ada masalah, biar cepat urusannya. Foto Asep Haryono
SLIP : Bukti pembelian puksa.  Simpan baik baik apa pun yang anda beli. Ini akan berguna jika ada masalah, biar cepat urusannya. Foto Asep Haryono
VENDING MACHINE : Mirip dengan mesin minuman ya. Kira kira namanya gitu deh. Nah alat ini yang saya pakai untuk order pulsa di Alfamart. Namanya apa ya.  Foto Asep Haryono
VENDING MACHINE : Mirip dengan mesin minuman ya. Kira kira namanya gitu deh. Nah alat ini yang saya pakai untuk order pulsa di Alfamart. Namanya apa ya.  Foto Asep Haryono



Dalam catatan saya sih sudah yang ini kejadian yang kedua.  Kejadian pertama juga lebih "heroik".   Saya mengisi pulsa TRI dengan nilai 10K (kalau nda salah ya, maaf kalau salah-red) untuk nomor pribadi saya di AlFamart yang terletak di kawasan dekat Sekolah Tunas Bangsa di kawasan Ahmad Yani 2.  Sebelahnya BRI kantor kas pembantu. Gitu deh   Nah itu juga (pulsa) tidak langsung masuk ke HP android saya.  Saya lupa nama petugasnya.  "Pulsanya masuk 14 menit lagi pak" kata sang petugas yang berjaga di cashier saat itu.

Saya sempat bingung, kok bisa selama itu menunggu pulsa masuk.  Saya biasa mengisi pulsa di MKIOS yang dipinggir pinggir jalan begitu order langsung masuk nda pake nunggu lama.    Tapi saat itu saya masih positive thinking, its okey lah 15 menit, toh saya juga nda langsung pake saat itu namun saya langsung ada kegiatan lain.

Setelah lunas bayar di cashier, saya pun meninggalkan Alfamart dan menuju TK anak saya. Ada acara bagi rapot.  Selesai acara bagi rapot saya teringat HP saya,  Pulsa sudah masuk nih kata saya.   Dan nyatanya pulsa juga belum masuk.  Ini sudah lebih dari 2 jam loh.

Saya beruntung masih menyimpan slipnya, dan kembali ke Alfamart itu untuk mengajukan claim.  Saya tunjukkan slipnya, dan menyatakan pulsa belum masuk endroid.  Petugas Alfamart pun langsung memproses lagi berdasarkan bukti voucher pembelian pulsa yang saya punya.  Claim berhasil. Walau jaraknya cukup jauh dari TK anak saya ke Alfamart namun untuk claim saya terjang.  Yang penting sukses.  Itulah  yang saya sebut "heroik" karena bolak baliknya itu.

Nah yang kedua ini gitu lagi. Pulsa tidak langsung masuk saat saya order. Lihat voucher yang saya cantumkan gambarnya di atas. Sampai saya pulang ke rumah sekitar jam 21.39 WIB pulsa juga belum masuk.  Saya sempat telepon Mba CICI agar claim pulsa gagal ini diproses kirim kembali. SMS juga saya kirim. Nah bayangkan untuk urusan pulsa 5 ribu saja sudah "menguras" pulsa di HP Android ku. Barusan saya isi 5 ribu bersamaan dengan yang untuk Modem. Maksudnya biar yang di android mau saya tukar dengan kuota 500 MB seharga 4 ribu.   Jadi berkurang deh karena sudah terpakai untuk "mengurus" pulsa modem ini.  Sedih juga saya

"Iya pak akan di kriim lagi" jawab per telepon. Namun sampai tulisan ini naik online sang pulsa juga belum masuk ke modem saya.   Keesokan harinya sata kembali ke Alfamart tersebut dan menyampaikan duduk persoalannya, dengan tidak lupa memberikan slip atau voucher bukti pembeliannya kepada petugas yang ada.  Mba cici tidak terlihat saat itu.  Tidak berapa lama kemudian proses pengiriman pulsa pun saat itu masih bermasalah, dan sebagai penyelesaian terakhirnya uangnya dikembalikan kepada saya.

Makanya slip belanja anda dari Alfamart harap di simpan saja.  Akan berguna jika ada masalah seperti yang saya alami ini.  Ada slip, berarti ada bukti, dan itu bisa claim

Memang nilainya tidak seberapa. Cuma isi pulsa 5 ribu saja sih.  Tapi bukan niainya yang saya persoalkan. Sistem atau manajemen pengiriman pulsa di Alfamart itu yang menjadi tanda tanya.  Bisa jadi ada gangguan hari itu, dan saya memaklumi jaringan memang suka tidak stabil   Tapi kan konsumen kan perlu segera kan.  Jadi ya gitulah.

Saya jadi kapok untuk isi Pulsa TRI lagi di Alfamart areal Kubu Raya.   Sebab bisa jadi ALfamart di daerah lain di Pontianak lebih yahuud service-nya ya kan.    Mungkin saya akan sering isu pulsa di MKIOS atau outlet outlet pulsa pinggir jalan aja ah. (Asep Haryono)

Catatan Asep Haryono

Tidak terasa tiba hari kemenangan Umat Islam di seluruh dunia setelah kurang lebih sebulan penuh menajalankan ibadah Puasa Ramadhan 1438 Hijriah kemudian disusul dengan datangnya Iedul Fitrie 1 Syawal 1438 Hijriah. Kepastian penetapan 1 Syawal 1438 Hijriah itu akhirnya keluar di menit menit mendebarkan terutama dan khususnya untuk wilayah Indonesia.

Syukur Alhamdulillah pemerintah dalam hal ini Menteri Agama Republik Indonesia sudah menetapkan secara resmi berdasarkan kepada hasil sidang Isbat menetapkan
 1 Syawal 1438 Hijriaj jatuh pada Ahad 25 Juni 2017.  Masjid Babussalam di Komplek Duta Bandara Jalan Supadio Kubu Raya pun melaksanakan ketentuan itu.   Alhamdulillah pelaksanaan sholat Iedul Fitrie di Masjid Babussalam berjalan lancar. Bertindak selaku Imam sekaligus Khatib Iednya Ustad H.Ahmad Farhan.  Berikut catatannya.

Manfaatkan Umur Panjang
Sebelum dimulainya pelaksanaan Shalat Iedul Fitri pada pukul 07.00 WIB  itu dimulai, didahului dengan pengumuman hasil perolehan Zakat Infaq Sadaqah dan Infak Malam Tarawih oleh Bapak H.Rudi.  

"Kami atas nama pengurus Masjid Babussalam Komplek Duta Bandara menyampaikan beribu ribu terima kasih atas infaq dan sodaqah juga zakat dari para Bapak dan Ibu sekalian semoga Allah SWT melimpahkan rezekinya berlebih dan lebih" kata Pak H. Rudi yang kemudian diaminkan oleh jamaah yang hadir. Shalat Iednya sendiri dilaksanakan di Halaman Masjid Babussalam.

Pelaksanaan Teknis Sholat Iedul Fitri dibawakan sendiri oleh Ustad H.Ahmad Farhan sekaligus bertindak sebagai Imam Sholat dan Khatibnya.  "Sholat Iedul hukumnya adalah Sunnah Muakkad, sunah yang sangat dianjurkan dan semoga dengan penjelasan ini para Jamaah sekalian bisa memahami dan melaksanakan" kata Ustad H. Ahmad Farhan mengakhiri penjelasan tata cara teknis sholat Iednya kepada jamaah.

Di bagian penutupnya beliau mengharapkan Jamaah masjid untuk duduk tenang mendengarkan Khatib selesi menyampaikan ceramahnya.  "Duduk tenang dan dengarkan , dan tidak melakukan aktifitas lainnya agar amal ibadah Sholat Ied yang kita lakukan pada hari ini tidak sia sia" kata Ustad H Ahmad Farhan.

Dalam uraiannya lebih kurang 1 jam tersebut, Ustad H. Ahmad Farhan menyampaikan betapa pentingnya memanfaatkan waktu yang diberikan oleh Allah SWT untuk sebanyak banyaknya melakukan amal kebaikan.

"Masih banyak saudara saudara kita yang saat ini sudah tidak lagi bersama kedua orang tuanya berlebaran pada tahun ini karena mereka sudah di alam kubur
" kata sang Ustad.  

Oleh karena itu, tegas Ustad H Ahmad Farhan, kita yang saat ini masih hidup harus bersyukur masih diberikan umur panjang bisa berlebaran di hari ini dan itu dibuktikan dengan terus meningkatkan amal ibadahnya kepada Allah SWT.   "Mereka yang sudah di alam Barzah saja masih ingin  bisa kembali ke alam dunia agar mereka bisa lebih banyak lagi bisa beribadah kepada Allah SWT, jadi teruslah tingkatkan amal kebaikan kita kepada Allah SWT" kata sang Ustad.

Alhamdulilalh selama berlangsungnya uraian hikmah dan ceramah dari Ustad H Ahmad Farhan, cuaca cuku teduh dan tidak menyengat seperti pada pelaksanaan Sholat Iedul Fitri di tempat yang sama pada tahun sebelumnya. Nyaris tidak terdengar bunyi ringtone dari HP para Jamaah yang mungkin sudah menshutdown atau silent, dan ini sangat kondusif sehingga Iedul fitri bisa berjalan dengan syahdu.

Kesadaran para Jamaah untuk mematikan sebentar perangkat Mobilenya (minimal silent) sangat diapresiasi.  Namun ada saja yang membuat ulah anak anak yang masih bersenda gurau bahkan saat ceramah sedang berlangsung.  Memang bawaannya sang anak yang sedang bermain, namun sudah menjadi tanggung jawab orang tua untuk mendidik dan mengawasi anak anaknya dalam momen seperti sholat Idul Fitrie ini aga tidak mengganggu jalannya kekhusyukan ibadah. (Asep Haryono)  
     



URAIAN : Ustad H Ahmad Farhan saat naik mimbar memberikan pencerahan dan hikmah Idul Fitrie kepada jamaah Masjid Babussalam  Foto Asep Haryono
URAIAN : Ustad H Ahmad Farhan saat naik mimbar memberikan pencerahan dan hikmah Idul Fitrie kepada jamaah Masjid Babussalam  Foto Asep Haryono


LEBAR : Pelataran plaza Masjid Babussalam Komplek Duta Bandara ini cukup lebar dan bisa menampung puluhan sampai seratus Jamaah.  Shaf wanita berada dibagian belakang.  Foto Asep Haryono
LEBAR : Pelataran plaza Masjid Babussalam Komplek Duta Bandara ini cukup lebar dan bisa menampung puluhan sampai seratus Jamaah.  Shaf wanita berada dibagian belakang.  Foto Asep Haryono


BERSALAMAN  : Tradisi setelah selesainya sholat Idul Fitri kemudian bersalam salaman. Cara ini dipandang efektif setidaknya bisa bersalaman dan bermaafan secara langsung orang satu komplek dalam satu frame.   Foto Asep Haryono
BERSALAMAN  : Tradisi setelah selesainya sholat Idul Fitri kemudian bersalam salaman. Cara ini dipandang efektif setidaknya bisa bersalaman dan bermaafan secara langsung orang satu komplek dalam satu frame  Foto Asep Haryono

HARU : Haji Rudi memeluk haru seorang jamaah.  Ini bisa menjadi pecerahan buat kita semua, tidak ada yang bisa memastikan akankah kita bersama dia lagi di Ramadhan mendatang atau kita sendiri bisakah bisa ketemu lagi di Ramadhan mendatang?  Hanya Allah SWT Yang Maha Tahu.   Foto Asep Haryono
HARU : Haji Rudi memeluk haru seorang jamaah.  Ini bisa menjadi pecerahan buat kita semua, tidak ada yang bisa memastikan akankah kita bersama dia lagi di Ramadhan mendatang atau kita sendiri bisakah bisa ketemu lagi di Ramadhan mendatang?  Hanya Allah SWT Yang Maha Tahu.   Foto Asep Haryono

SPANDUK  : Ini hanya spanduk Pelaksanaan Sholat idul Fitrie saja  yang saya foto.  Hehe. Foto Asep Haryono
SPANDUK  : Ini hanya spanduk Pelaksanaan Sholat idul Fitrie saja  yang saya foto.  Hehe. Foto Asep Haryono





Catatan Asep Haryono

Setelah sukses menggelar Subuh Akbar Part 2 yang menghadirkan Syeikh Muhammad Jaber 11 Juni lalu, Subuh Akbar Pontianak kembali menggerlar Subuh Akbar Part 3 yang digelar di Masjid Raya Mujahidin Pontianak Ahad 24 Juni 2017.  Subuh Akbar Pontianak kali ini terasa spesial dengan menghadirkan Ustad muda terkemuka Indonesia, pengusaha dan pendakwah Ustad Yusuf Mansur. Ribuan jamaah penuh sesak memadati ruang utama Masjid Raya Mujahidin Pontianak.  Gelaran Subuh Akbar ini seolah juga sekaligus menandai berakhirnya Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah. Seperti apa keseruan suasana jalannya Subuh Akbar bersama ustad tampan itu berikut catatannya untuk anda.

Tahunya PAYTREN
Hujan gerimis yang turun rintik rintik di Subuh yang dingin menusuk tulang seolah tidak menjadi hambatan ribuan warga Pontianak dan sekitarnya datang berbondong bondong ke Masjid Raya Mujahidin Pontianak untuk mengikuti Subuh Akbar bersama Ustad Yusuf Mansur.  Saya datang di masjid kebanggan Kalimantan Barat itu sekitar pukul 03.45 WIB, dan masih tersisa beberapa menit lagi sebelum masuk waktu Imsak.

Setelah memarkir motor saya di halaman parkir Masjid Raya Mujahidin yang luas itu, saya pun berjalan setapak menaiki anak tangga memasuki lantai 2 yang merupakan ruangan utama yang sudah mulai disesaki oeh Jamaah. Ratusan Jamaah masih terlihat menyantap santap sahur yang memang disediakan secara gratis oleh panitia Itikaf.  

"Iya benar bang, ini makanan sahur disediakan oleh Panitia Masjid Raya Mujahidin Pontianak buat mereka yang ITIKAF 10 hari terakhir di masjid ini, tapi siapa pun yang belum sahur boleh kok" kata Haitami yang saya temui saat itu.  Beliau saya kenal karena pernah sama sama anaknya sekolah yang sama di SDI Al Mukhlisun Pontianak.  Beliau pun menawarkan saya makan sahur yang disediaka panitia tapi saya menolaknya. Saya sudah sahur dari rumah.  Guru sebuah SMA di Pontianak ini tahu ada ustad Yusuf Mansur yang hadir hari itu menjadi penceramah.

Hal yang sedikit berbeda dikemukakan oleh Fio.  Seorang jamaah yang saya temui di ruang utama Masjid Ray Mujahidin. "Saya ikutan ITIKAF di sini bang, namun hanya 6 hari terakhir saja, dan saya tidak tau kalau ada Ustad Yusuf Mansur hari ini menjadi penceramah bada Subuh" kata Fio yang berstatus baru tamat dari Ponpes Assalam di Solo.  Ketika ditanya sejauh mana dia kenal Ustad Yusuf Mansur, jawabannya "Saya taunya sih PayTRen ya, itu aja sih" kata Fio yang ingin melanjutkan sekolahnya di Pontianak.  "Sekalian mudik lah" katanya mengakhiri wawancara singkat kami.

Sudah Ditunggu Selama 5 Tahun
Saat waktu memasuki pukul 04.20 WIB, Sholat Subuh berjamaah pun dimulai. Imam dipimpin langsung oleh Ustad Yusuf Mansur dengan alunan suara yang lembut terdengar oleh telinga saya. Masya Allah.  Ustad Muda itu memiliki suara yang merdu dan jernih.   Tidak lama setelah sholat subuh selesai didirikan, acara gelaran Subuh Akbar pun dimulai.    Ustad Lukmanulhakim, pimpinan Ponpes Modern Ashabul Yamin membuka acara dengan menyampaikan susunan acara secara singkat dan memberikan sepatah dua patah pembukanya.

"Bapak Ibu Abang Kakak, kehadiran Ustad Yusuf Mansur ditengah tengah kita masyarakat Pontianak sudah melewati masa penantian yang cukup panjang, sejak tahun 2012 kita harus menunggu bile beliau bisa datang ditengah tengah kita umat muslim di Pontianak, dan atas izin Allah SWT pula hari ini beliau bisa hadir di tengah tengah kita, dan beliau sendiri yang menentukan tanggal kehaduranya ya hari ini" kata Ustad Lukmanulhakim, pimpinan Ponpes Modern Ashabul Yamin, beliau bertinda sebagai MC di gelaran Subuh Akbar itu.

"Bapak Ibu Abang Kakak yang sudah datang jauh jauh ke Masjid Raya Mujahidin Pontianak untuk bersama sama mendirikan Sholat Subuh berjamaah, gelap gelapan di jalan menuju ke sini Insya Allah di akherat nanti akan diberikan CAHAYA oleh Allah SWT" kata Ustad Lukmanulhakim mebngutip pesan singkat yang dia terima dari Syeikh Ali Jaber di seberang sana.

Ustad Lukmanulhakim pun menegaskan secara singkat visi dan tujuan dari Gerakan Subuh Akbar Pontianak "Gerakan Subuh Akbar ini sudah viral dan bisa menjadi contoh untuk daerah lain, dan Insya Allah Subuh Akbar ini juga akan diselengarakan di Manado, DUBAI di mana saja, Allah Hu Akbar" pekik Ustad.

"Jangan mimpi bisa membangun Pesantren, bangun madrasah, Bangun Sekolah, atau bangun apa saja kalau masih saja belum mau bangun SUBUH, nah mari melalui kesempatan ini bapak ibu Abang Kakak mari kita semarakkan dengan Mulai Bangun Subuh, dan kemajuan dan kejayaaan Umat Islam sesungguhnya berawal dari bangun Subuh" tegas Ustad Lukmanulhakim.

Dibagian akhir sambutan dari Ustad Lukmanulhakim adalah laporan keuangan."Jadi bapak Ibu Abang Kakak, Laporan keuangan kita totalnya berjumlah Rp.50.418.900 dengan pengeluaran yang sudah dikeluarkan untuk keperluan akomodasi, transportasi, konsumsi dan bingkisan berjumlah Rp.22.418.00, jadi saldo akhir adalah berjumlah Rp.28.000.900 terima kasih untuk Bank Kalbar atas pembukaan rekening khusus untuk Subuh Akbar Kalbar ini" kata Ustad Lukmanulhakim.  

Bagi jamaah yang ingin menyumbang untuk kegiatan Subuh Akbar Kalbar ini dipersilahkan untuk mengirimkannya ke nomor rekening Bank Kalbar Subuh Akbar Kalbar 88201332177 atas nama Subuh Akbar Kalbar.  Jangan lupa untuk mengkonfirmasikan kepada panitia SUbuh Akbar Kalbar baik melalui SMS, WA Instagram atau Facebooknya.

Spirit Untuk Membangun Umat
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran yang dibawakan dengan suara yang merdu dan jernih oleh Ustad H Syahbandi AR, Imam Besar Masjid Raya Mujahidin Pontianak.   Kemudian dilanjutkan dengan kata pengantar singkat oleh Bapak Adi Pratama Larisindo ST,  Ketua Harian Gerakan Subuh Akbar Kalimantan Barat.  Beliau memapakan visi dan misi sesungguhnya dari Gerakan Subuh Akbar ini

"Kini umat Islam dihadapkan pada perang besar Ekonomi, dalam hal ini contoh kongkritnya jelas kini sudah semakin sedikit lahan produktif di Indonesia pada umumnya atau di kota Pontianak ini yang dmurni dikuasai oleh umat Muslim, nah apakah kita mau jadi penonton saja?" Tantang beliau kepada Jamaah.

Oleh karena itu, tambah Bapak Adi Pratama,  geraka Subuh Akbar berjamaah ini menjadi tonggak kebangkitan ekonomi kita, dan khususnya untuk Gerakan Subuh Akbar hari ini harusnya menjadi SPIRIT bagi anda anda semuanya, bukan karena siapa yang menjadi pembicaranya, melainkan semangat atau SPIRIT nya itu yang harus diluruskan agar tujuannya tercapai yakni SPIRIT atau semangat untuk mulai mememakumurkan masjid dan itu dimulai dari Subuh. "Nah sudah siapkan kita semuanya menjadi PEJUANG SUBUH?" Pekik Ustad Adi Pratama yang dijawab dengan lafaz Allahu Akbar oleh ribuan jamaah

Yusuf Mansur : Sholat, Doa, Minta, Dapat
Akhirnya sampailah pada acara yang paling ditunggu tunggu oleh Jamaah semuanya.  Ustad Yusuf Mansur pun naik ke atas Podium.  "Pak Susilo Bambang Yudhoyono dan Pak Jokowi pun tunduk sama saya woi, hanya pak Yusuf Kalla saja yang tidak soalnya sepantar (Sama tinggi)" kata sang ustad mengawali ceramahnya Subuh itu yang disambut dengan grrr (tawa) dari ribuan Jamaah yang memadati ruang utama Masjid Raya Mujahidin Pontianak itu.

"Umat Islam itu berproses lah, jangan mau serba instant, Kalem tapi Serius" kata Ustad Yusuf Mansur dengan raut wajah yang serius.  Beliau memberikan kata kunci atau keyword untuk memudahkan kita hamba Allah SWT untuk sellau Membesarkan namaNYA.   "Allah SWT itu Harus kita besarkan namanYA, jadi jika anda mengecilkan namaNYA, maka sudah sepantasnyalah anda akan diKECILkan juga oleh Allah SWT, juga jangan mengecilkan dan meremehkan diri sendiri itu saja kuncinya" tegas sang Ustad.

Ustad Yusuf Mansur pun memberikan kata kunci (keyword) yang dimaksud yakni "Sholat lah, BerDOA lah, Minta lah dan Dapatkan tu" katanya berapi api.   Cara pandang kita dalam membesarkan nama Allah SWT itu yang harus diubah, dan itu harus diucapkan atau diucapkan dengan kalimat membangun dan jangab mengerdilkan diri anda sendiri kata Ustad.

"Sebagai contoh anda bilang ini gedung milik si fulan, sepertinya tidak bisa kita beli, apakah hanya dengan duit kita dapat membeli gedung itu, beli barang kan tidak sellau pake duit, nah cara pandang seperti ini yang harus diubah"
kata Ustad Yusuf Manur.  Semuanya milik Allah ingat itu.  
Lahu maqaaliidus-samaawaati wal ardhi yabsuthurrizqa liman yasyaa-u wayaqdiru innahu bikulli syai-in 'aliimun. "Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rejeki, bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." – (QS.42:12)
Ustad Yusuf Mansur pun memberikan contoh ada seorang penjual Bubur Ayam yang memiliki sebuah keluarga, dan mereka mengontrak di sebuah toko yang harus dia bayar setiap bulan uang sewanya dengan memotong gaji dari kerjanya sebagai penjual bubur milik sang juragan toko yang akhirnya bisa bukan saja terbebas dari kewajiban dipotong gajinya namun beliau justru mendapat berkah berupa hadiah TOKO itu menjadi miliknya.  "Mengapa ini bisa terjadi" tanya ustad Mansur kepada jamaah.    

Sang Ustad pun memberikan penjelasan bahwa ternyata salah satu pelanggan yang dia berikan bubur ayam gratis setiap jumat ternyata seorang pengusaha kaya, dan dia tau kalau penjual bubur itu bekerja bergantian bersama sang istri di toko itu, dan membayarnya dengan gajinya, dan oleh karenanya dia beli langsung dari sang pemilik toko dan menhadiahkannya kepada sang penjual bubur itu" kata Ustad Yusuf Mansur.  "Oleh karena itu, besarkan nama ALLAH SWT dan ALLAH SWT akan besarkan nama kita, begitupua sebaliknya jika anda mengecilkan DIA, maka sewajarnya anda juga DIA kecilkan" tegas Ustad

"Oleh karena itu jugalah mulai hari ini yang merasa meniadi Mahasiswa silahkan hubungi orang tuanya dan bilang mulai hari ini stop kiriman uangnya dan minta nomor rekening orang tua" kata Pak Ustad sambil senyum.  Gemuruh ruang utama Masjid Raya Mujahidin dengan Grrr.  

Beliau menambahkan bahwa jaringan bisnis yang dia bangun juga sebenarnya dari NOL dari usaha kecil namun kemudian berkembang menjadi aset bisnis dengan Nilai T alias Trilyunan. "Jangan tanggung tanggung, maennya T Trilyun, kalau M Milyar pusing kepala saya" kata Ustad Yusuf Mansur diiringi GRRR lagi dari Ribuan jamaah.   "PayTren yang jaringan saya bangun adalah usaha real saya mencetak pebisnis, dan dari sinilah mulai membangun umat"  kata Ustad Yusuf Mansur setengah berpromosi.

Sebagai penutup dari uraiannya, karena sang Ustad harus ke Bandar udara Internasonal Supadio untuk pulang pada pukul 06.30 WIB , beliau menekankan bahwa kata kunci (keyword) itu tadi bisa digunakan untuk memohonkan bantuan kepada Allah SWT untuk kebaikan apa saja boleh.  "Allah SWT sudah menyederhanakan itu semua untuk kita semua , nah pergunakan kemudahan itu, dan Besarkan Nama Allah SWT dan Allah SWT akan Besarkan anda"  (Asep Haryono)





PENCERAHAN : Ustad Yusuf Mansur saat memberikan tausyiah dan pencerahannya kepada ribuan jamaah yang memadati masjid Raya Mujahidin Pontianak. Foto Asep Haryonok
PENCERAHAN : Ustad Yusuf Mansur saat memberikan tausyiah dan pencerahannya kepada ribuan jamaah yang memadati masjid Raya Mujahidin Pontianak. Foto Asep Haryono

SHOLAT MALAM  : Ribuan Jamaah mulai memadati ruang utama Masjid Raya Mujahidin Pontianak dan banyak yang mendirikan QIyamul Lail sebelum adzan Subuh dikumandangkan . Foto Asep Haryono
SHOLAT MALAM  : Ribuan Jamaah mulai memadati ruang utama Masjid Raya Mujahidin Pontianak dan banyak yang mendirikan QIyamul Lail sebelum adzan Subuh dikumandangkan . Foto Asep Haryono

MC: Ustad Lukmanulhakim, pimpinan Ponpes Modern Ashabul Yamin ini seperti menjadi langganan MC setiap acara Subuh Akbar berjamaah.  Masya Allah . Foto Asep Haryono
MC: Ustad Lukmanulhakim, pimpinan Ponpes Modern Ashabul Yamin ini seperti menjadi langganan MC setiap acara Subuh Akbar berjamaah.  Masya Allah . Foto Asep Haryono

KECEWA : Ustad Yusuf Mansur langsung dibawa keluar oleh Panitia untuk dilarikan ke Bandara untuk kembali pulang.  Panitia tidak mengizinkan jamaah Subuh Akbar untuk sesi foto selfie bersama sang Ustad. Foto Asep Haryono
KECEWA : Ustad Yusuf Mansur langsung dibawa keluar oleh Panitia untuk dilarikan ke Bandara untuk kembali pulang.  Panitia tidak mengizinkan jamaah Subuh Akbar untuk sesi foto selfie bersama sang Ustad. Foto Asep Haryono

SELFIE  : Sudah lazimnya maraknya foto diri (Swafoto) atau Selfie bahkan untuk acara Subuh Akbar sekalipun. Jamaah ini tertangkap kamera berfoto selfie di tengah kerumunan jamaah lain . Foto Asep Haryono
SELFIE  : Sudah lazimnya maraknya foto diri (Swafoto) atau Selfie bahkan untuk acara Subuh Akbar sekalipun. Jamaah ini tertangkap kamera berfoto selfie di tengah kerumunan jamaah lain . Foto Asep Haryono

PERALATAN  : Panitia untuk urusan dokumentasi video dan kamera dan Layar lebar OHP yang kebagian sibuk agar acara subuh Akbar mulus dan lancar . Foto Asep Haryono
PERALATAN  : Panitia untuk urusan dokumentasi video dan kamera dan Layar lebar OHP yang kebagian sibuk agar acara subuh Akbar mulus dan lancar . Foto Asep Haryono

LAUTAN MANUSIA : Ribuan jamaah seperti lautan manusia saat usai menhhadiri Subuh Akbar berjamaah  bersama Ustad Yusuf Mansur Foto Asep Haryono
LAUTAN MANUSIA : Ribuan jamaah seperti lautan manusia saat usai menhhadiri Subuh Akbar berjamaah  bersama Ustad Yusuf Mansur Foto Asep Haryono

DONASI SPONTAN : Seperti lazimya gelaran Subuh Akbar usai, selalu diadakan pengumpulan dana Spontan untuk umat. Foto Asep Haryono
DONASI SPONTAN : Seperti lazimya gelaran Subuh Akbar usai, selalu diadakan pengumpulan dana Spontan untuk umat. Foto Asep Haryono





Catatan Asep Haryono

Kampanye ukhuwah Islamiyah dalam balutan dakwah keliling berbentuk Taraweh Ilal Masjid ala Taraweh backpacker yang saya lakukan selama sebulan penuh di bulan Ramahan 1438 Hiriah dari malam pertama Ramadhan hingga akhirnya sampailah pada akhirnya, malam ke 29 di Masjid Amanatul Mukminin di Gang Dungun Benua Melayu Darat Pontianak.  Memang tidak semua profil Masjid yang saya kunjungi ditampilkan, kendala juga tidak urung datang mewarnai traveling dakwah ini.  Syukur Alhamdulillah kesempatan tidak terduga, atas izin Allah SWT, akhirnya saya bisa berjumpa dengan ustad idola saya, Ustad H.Yusuf Mansur.  Bagaimana bisa? Berikut catatan singkatnya

Tidak Sengaja Berjumpa
Ada banyak referensi berita online dan media cetak lainnya yang membahas biografi dan profil daripada Ustad Yusuf Mansur ini. Beliau memang dikenal sebagai  seorang tokoh pendakwah, penulis buku dan pengusaha dari Betawi. Selain itu beliau juga bertinda sekaligus sebagai pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran Ketapang, Cipondoh, cikarang Tangerang dan pengajian Wisata Hati.

Tidak ada rencana apa pun untuk bertemu dengan ustad muda yang kelahiran Jakarta (sama dengan saya-red) ini.  Ustad Yusuf Mansur lahir pada 19 Desember 1976 di Jakarta. Beliau dan kedua orangtuanya memang aseli orang Betawi atau keturunan Betawi aseli.  Bisa diliat dari gaya bicara sang Ustad yang aksennya kental dengan aksennya orang Betawi.  Saat itu niat saya memang ingin menuntaskan Malam Tarawih terakhir ini dengan (lagi) berbuka puasa di Masjid Kapal Munzalan Mubarakatan 2 Serdam.   Saya datang ke Masjid Kapal Serdam itu pada pukul 17.10 WIB.

Saya datang dan langsung melihat seperti ada Walimatul Ursy (Resepsi Pernikahan) terlihat jelas dari dekorasi ruangan dan bangku bangkunya yang ditata sangat anggun dengan banyak buket buket bunga seperti dalam dunia dongeng.  Setelah saya memarkir motor saya, saya coba dekati, dan jelas terpampang di sana ada Walimatul Ursy atas nama pasangan bahagia Rizka Husnata Putri S.AK dan Dhaur Giesna Al Ghiefary ST.  Indahnya. Ingat jadinya saat saya menikah di Kulon Progo tahun 2005 yang lalu.  Gubrakkk.

Saat waktu berbuka puasa untuk wilayah kota Pontianak sudah dekat,  saya sempat was was kok tidak ada kue kue  (psama seklai.  Ini kan sudah injury time sudah waktunya berbuka puasa.  Ditengah rasa cemas cemas sedap seperti itu, tiba tiba ada seorang jamaah (mungkin dari panitia walimatul) yang menyodorkan bingkisan cantik berwarna oranye yang berisi paket buka puasa lengkap dengan buah buahan, tiramisu, dan minuman kaleng dan air mineral. Alhamdulillah ya Allah.  Legaa.  Gubrakk.   Begitu waktu berbuka dimulai, semua tamu dan undangan langsung menyantap paket buka puasanya masing masing begitupula saya.

Setelah waktu menyantap berbuka puasa selesai, salah seorang panita berseru di depan mimbar.  "Buat jamaah yang masih menikmati hidangan berbuka puasanya silahkan dilanjutkan, dan yang sudah selesai silahkan merapikan tempatnya karena akan dipakai untuk sholat Magrbi berjamaah terlebih dahulu" kata petugas.   Saat saya akan berwudlu, tiba tiba di pintu masuk ruangan utama masjid Munzalan Serdam ini  ada rombongan panitia mendampingi Ustad H.Yusuf Mansur memasuki bagian dalam Masjid Kapal untuk menjadi Imam Sholat Magrib berjamaah.  

Saya berpikir ah tidak mungkin saja bisa berfoto dengan alim ulama seheba" t beliau. Benar benr tidak ada pikiran sama sekali untuk mendekati sang Ustad apalagi berfoto selfie.  No way. Sama sekali tidak ada kesempatan kata saya dalam hati. Pesimis.    Maksud hati ingin sholat Magrib berjamaah diimami oleh sang Ustad, harus bersabar.  Karena saya terlambat mengambil air wudhlu, dan ruangan dalam masjid sudah full.  Mau tidak mau saya hanya bisa melihat dari balik jendela sang Ustad K.H Yusuf Mansur memimpin sholat Jamaah "kloter pertama".  Saya di "kloter kedua" nya.  Ahaaayyy.

Singkat kata begitu "rombongan" saya selesai mendirikan Sholat Magrib berjamaah harapan saya untuk bisa berjumpa langsung dengan Ustad Yusuf Mansur sudah semakin menipis.  Sang ustad sudah tidak nampak sama sekali. Seperti "lenyap" ditelan bumi.

Saya duga sang Ustad sedang bersantap buka puasa dengan panitia Shubuh Akbar namun tidak tau dimana letaknya.  Saya pun memakai sendal saya, mengambil tas, dan bergerak menuju motor saya. Untuk menuntaskan Safara Taraweh Keliling saya malam itu, Malam terakhir, di Masjid Amanatul Hasanah sebelah gedung Pontianak di Jalan Gajah Mada Pontianak.  Kantor tempat saya bekerja selama ini.

Tiba tiba pandangan mata tertumbuk sang ustad memang sedang bersantap buka puasa dengan para panitia Subuh Akbar Munzalan Mubarakatan.  Saya yang memang bukan panitia, dan bukan pengurus Munzalan nekad saja menerobos masuk dan bergabung untuk berbuka puasa bersama mereka.

 Saya menyantap hidangan yang ada (Nasi Kebuli dan aneka hidangan lainnya) sekedarnya, harapan saya tetap ingin jumpa sebentar dan berfoto dengan beliau.  Saya minta izin dengan Ustad Lukmanulhakim, pimpinan Pondok Pesantren Modern Ashabul Yamin agar "diizinkan" foto dengan Ustad Yusuf Mansur.   Alhamdulillah permission granted.  Tidak disangka saya pun akhirnya bisa jumpa langsung dengan Ustad Yusuf Mansur dan bahkan bisa berfoto bersama sang Ustad.  Pengalaman yang luar biasa.  Tidak menyangka sama sekali.  Ini semua atas izin dari Allah SWT.  Bisa foto bersama dengan ulama kondang Indonesia ini (Asep Haryono)

DENGAN USTAD YUSUF MANSUR : Alhamduillah berkesempatan jumpa dengan ustad idola saya KH Yusuf Mansur dan bisa berfoto bersamanya.  Foto Ustad Lukmanulhakim
DENGAN USTAD YUSUF MANSUR : Alhamduillah berkesempatan jumpa dengan ustad idola saya KH Yusuf Mansur dan bisa berfoto bersamanya.  Foto Ustad Lukmanulhakim

BUKA PUASA :  Para tamu dan  undangan menyantap paket buka puasa yang sudah disiapkan oleh panitia..  Foto Asep Haryono
BUKA PUASA :  Para tamu dan  undangan menyantap paket buka puasa yang sudah disiapkan oleh panitia..  Foto Asep Haryono

IMAM : Ustad Yusuf Mansur saat menjadi Imam Sholat Magrib berjamaah di Masjid Munzalan Serdam.  Saya mengambil gambarnya dari balik jendela. Foto Asep Haryono
IMAM : Ustad Yusuf Mansur saat menjadi Imam Sholat Magrib berjamaah di Masjid Munzalan Serdam.  Saya mengambil gambarnya dari balik jendela. Foto Asep Haryono

REUNI : Sempat berjumpa dengan Bang Nuriskandar, senior saya saat di Mimbar Untan, Koran kampus dulu waktu masih jadi mahasiswa era taon 90 an.  Foto Asep Haryono
REUNI : Sempat berjumpa dengan Bang Nuriskandar, senior saya saat di Mimbar Untan, Koran kampus dulu waktu masih jadi mahasiswa era taon 90 an.  Foto Asep Haryono

WALIMATUL URSY : Masjid Munzalan Serdam juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan jamaah melangsungkan walmatul ursy. Foto Asep Haryono
WALIMATUL URSY : Masjid Munzalan Serdam juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan jamaah melangsungkan walmatul ursy. Foto Asep Haryono

PAKET BUKA PUASA : Salah satu isi dari buka puasa Walimatul Ursy yang sata terima hari itu.  Masya Allah keren banged.  Nikmat. Foto Asep Haryono
PAKET BUKA PUASA : Salah satu isi dari buka puasa Walimatul Ursy yang sata terima hari itu.  Masya Allah keren banged.  Nikmat. Foto Asep Haryono



Referensi

  • Yusuf Mansur - https://id.wikipedia.org/wiki/Yusuf_Mansur
  • Ustaz Yusuf Mansur, Ungkap Rahasia Sukses dengan Shalat Dhuha - http://aceh.tribunnews.com/2015/03/01/ustaz-yusuf-mansur-ungkap-rahasia-sukses-dengan-shalat-dhuha
  • Yusuf Mansur Official Website - http://yusufmansur.com/

Catatan Asep Haryono

Tidak terasa waktu berjalan secepat kilat. Dari awal permulaan Silaturahmi antar masjid yang saya lakukan dalam Taraweh Backpacker malam tadi sudah memasuki Ramadhan 1438 Hijriah malam ke 27.  Pilihan hati kali ini jatuh kepada Masjid Besar Islamiyah yang terletak di Jl. Imam Bonjol No.88, Bansir Laut, Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Yang menjadi Khatib sekaligus pemberi Kuliah Sepuluh Menit (Kulsum) nya adalah Bapak Ir H.Nasrullah Chatib MT.

Setelah berbuka puasa dan Shalat Magrib berjamaah di Masjid Munzalan Mubarakatan 2 Serdam , sekitar pukul 18.45 WIB saya sudah berada di plaza Masjid Besar Islamyah itu.  Saya sempat kebingungan mencari tempat Wudhlunya namun berkat informai dari jamaah setempat lokasi wudhlunya ada di bagian belakang.  

Begitu selesai, saya pun memasuki masjid besar Islamiyah yang memang besar bagian dalam Masjidnya yang sudah dilengkapi dengan AC di beberapa sudut, dan beberapa kipas yang menggantung di langit langitnya. Udara di dalam pun cukup baik sirkulasinya, dan saya merasa segar berada di dalamnya.   Sangat recommended untuk beribadah di masjid besar Islamiyah ini di waktu malam seperti qiyamul lail Shalat Taraweh ini.  Sirkulasi udaranya cukup baik dan saya merasa tidak gerah di dalamnya.

Masjid Besar Islamiyah ini lokasinya berada sangat strategis dipinggir jalan dan mudah dilalui oleh berbagai kendaraann dari arah yang berlawanan.  Masjid besar ini sepertinya berada di dalam sebuah kawasan sendiri yang sudah termasuk SMP dan SMA nya. Fasilitas masjid ini antara lain  Masjid yang diperkirakan mempunyai luas 
1.920m2 juga memiliki banyak faslitias yang nyaman untuk jamaahnya seperti halaman Parkir yang luas, Sound System dan Multimedia,  Kantor Sekretariat, Penyejuk Udara/AC, Pembangkit Listrik /Genset, Kamar Mandi/WC,  Perpustakaan dan masih banyak lagi lainnya

Sedangkan untuk kegiatan internal masjid juga tidak kalah semaraknya misalnya Pemberdayaan (BAZIS) atau Zakat, Infaq, Shodaqoh , TPA, Madrasah, Menyelenggarakan Sholat Jumat,  serta agenda kegiatan lainnya seperti 


Mencari Malam Kemuliaan
|Dalam uraian Tausyiah Kulsumnya Bapak Ir H.Nasrullah Chatib MT menyampaikan tema kemenangan bagi umat Islam yang menjalankan Ramadhan dengan niat mengharap ampunan dari Allah SWT.  "Dalam lantunan adzan sholat pun kita disuruh oleh Allah SWT untuk mencapai kemenangan, dan itulah hakiki dari ibadah Saum umat islam di seluruh dunia agar bisa mencapai kemenangan dari segala godaan hawa nafsu" tegas sang khatib.

"Apalagi di malam malam terakhir bulan Suci Ramadhan kita senantias terus meningkatkan amal ibadah kita terus ditingkatkan juga baca Al Qurannya, bersodaqahnya, dan Insya Allah kita bertemu dengan Malam Kemuliaan yakni Lailatul Qadr di mana ibadah yang kita lakukan di malam datangnya Lailatul Qadar itu seperti beribadah selama 1000 bulan atau sekitar 80 tahun, Subhanallah" kata Bapak Ir H.Nasrullah Chatib MT
Bertemu Bapak Kos
Salah satu yang saya sukai dari kegiatan Taraweh Keliling atau bahasa gaulnya Taraweh Backpacker ini adalah bertemunya dengan kawan atau sahabat lama yang sudah puluhan tahun jarang bertemu secara langsung.  Sejak kemarin Alhamdulillah saya sudah bertemu seorang sahabt lama saat saya masih tercatat sebagai mahasiswa, yakni Syaifurrahman.  Sama sama aktif di kegiatan kegamaan kampus kira kira gitu.  Saya sudah hampir 27 tahun tidak jumpa debgan beliau secara langsung.

Yang cukup mengesankan adalah silaturahmi kembali dengan Bapak Kos saya dahulu,  Sebagai informasi saja, saya ngekos di rumah keluarga Bapak Drs Sabirin yang beralamat di komplek Tanjung Sari Nio.143 Pontianak selama kurang lebih 4 tahun dari tahun 1990 - 1994.  Saat itu beliau bertugas sebagai Kesubab Akademik Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura.  

"Eh Asep, masih kenal saya ndak? "
sapa seorang bapak berkain sarung kepada saya setelah sholat Taraweh usai.    "Oh Bapak Sabirin?"  jawab saya, Saya masih ingatan wajahnya walau sekarang beliau terlihat sudah cukup lanjut.  Kami pun bertukar nomor telepon.  Saya ingin sekali mengambil foto beliau padahal Android Samsung J1 saya sudah dalam posisi on.  Namun ntah kenapa saya ragu ragu saat itu. (Asep Haryono)

KULSUM : Kuliah sepuluh menit disampaikan oleh Bapak Ir.H.Nasrullah MT menjelang Shalat Tarawih.  Foto Asep Haryono
KULSUM : Kuliah sepuluh menit disampaikan oleh Bapak Ir.H.Nasrullah MT menjelang Shalat Tarawih.  Foto Asep Haryono

BERKURANG : Sudah seperti tradisi menjelang akhir Ramadhan, masjid sudah mulai berkurang jamaah Tarawehnya begitu pula di masjid Besar Islamiyah ini.  Foto Asep Haryono
BERKURANG : Sudah seperti tradisi menjelang akhir Ramadhan, masjid sudah mulai berkurang jamaah Tarawehnya begitu pula di masjid Besar Islamiyah ini.  Foto Asep Haryono

AKHWAT : Shaf perempuan berada di bagian belakangnya. Masjid Besar Islamiyah ini memang benar benar besar di dalamnya.  Foto Asep Haryono
AKHWAT : Shaf perempuan berada di bagian belakangnya. Masjid Besar Islamiyah ini memang benar benar besar di dalamnya.  Foto Asep Haryono

LUAR :  Masjid Besar Islamiyah diambil gambarnya dari luar menjelang masuk waktu adzan Sholat Isya.  Foto Asep Haryono

Referensi




Bisnis yang sedang berkembang dan booming tahun 2017 ini ,  sedang mengadakan seminar training di berbagai negara seperti  Malaysia , Singapore , South Korea , Nigeria , South Africa , Japan, khusus Indonesia road show ketiga setelah lebaran, tgl.10 Juli 2017 di hotel Ibis Manado, dan 12 Juli 2017 di Ujung Pandang /Makassar. Contact person , Felix, Fausi, Sherly, Hubertus , www.facebook.com/seputarfx.

Target selanjutnya Dilli, Timor Leste , Cambodia, Vietnam, Philippines  dan Srilanka untuk di kunjungi team usitechinfo.net  Group kayatanpamodal.com terbuki merupakan group terbesar di Asia dengan username founder , member bisa daftar gratis.

Pada event di Kuala Lumpur , CE0 owner Usi-tech hadir anatara lain , Ralf Gold , Mike Kiefer , dan Mr.Andyserta top income leader dari Asia Tenggara , silahkan bergabung di bitcoinbrunei.com, dan hadiri event2 kami serta bimbingan mengenai bitcoin dan crypto currency.


Bapak Md Tedy MBA dengan Raft Gold Owner Usi-tech



Tean Usi-tech Korea


Alasan kenapa usi-tech booming dan orang-orang memilih bisnis Usi-tech :

  1. Daftar gratis bisa menjadi affiliate dan dapat bitcoin 13 % dari omset.
  2. Record lebih 8 th dan bukti income company jelas dari arbitrase , trade dan mining.
  3. Bonus mudah duplikasinya, cepat di withdraw dg minima 10 euro kapanpun juga.
  4. Ada hadiah mobil ,penghargaan dan gratis luarnegeri.
  5. Keuntungan 140%-460% bahkan lebih bisa compound otomatis tanpa ribet.
  6. Ternak bitcoin dengan tenang , aman dan terpercaya di dukung team yang luar biasa.
    


Selamat bergabung dan jadilah legenda terbaik dan membawa harum nama bangsa di duniinternasional.


Support whatsapp group +6281331603988
www.infobitcoin.com

Segera daftar
www.gratis.usi-tech.info/register






Bandara Supadio Pontianak Bandara Supadio Pontianak Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog