Jual Milagros disini

Urban ndo

Bargaining at Central Market Kuala Lumpur 2009.

.
Catatan Asep Haryono

Anda sering bepergian ke luar kota dengan mengajak putra putri anda satu kendaraan dengan mobil misalnya?  Tentu sangat menyenangkan bisa bepergian ke luar kota dengan mengajak serta putra putri anda, apalagi jika sudah memasuki masa liburan sekolah. 

Tentu anak anak anda akan sangat senang sekali diajak bepergian bersama orang tuanya jadi tidak melulu di rumah terus bermain Gadget atau menonton televisi.  Namun bagaimana kalau anak anak mabuk di perjalanan? Bagaimana tips tipsnya agar tidak panik saat anak anak anda mabuk di perjalanan?  Ada tips jika anak mabuk di perjalanan


Pertama, Jangan Panik.  Hal pertama yang harus anda kuasai adalah diri anda sendiri saat mengetahui buah hati anda mabuk di perjalanan.  Hal yang seharusnya dilakukan memang ada beberapa, namun kuasai dahulu diri anda sendiri bahwa Mabuk di perjalanan terutama bagi buah hati tercinta anda adalah hal yang umum terjadi. Penyebabnya bisa berbagai macam muilai dari daya tahan fisik, uap knalpot, ruangan dalam kendaraan yang pengap, anak belum atau makan kekeyangan dan masih banyak lagi.

MOBIL :  Anak anak bisa mabuk dalam mobil saat berkendaraan seperti ini.  Anak anak saya sudah sering mengalaminya.  Foto Asep Haryono
MOBIL :  Anak anak bisa mabuk dalam mobil saat berkendaraan seperti ini.  Anak anak saya sudah sering mengalaminya.  Foto Asep Haryono

Kedua, persiapkan kantung plastik.  Dalam kondisi tertentu misalnya anak anak anda sudah pada makan, dan atau belum terisi apa pun dalam perutnya, lalu naik kendaraan dan melakukan perjalanan jauh berjam jam ditambah suasana dalam mobil yang kurang baik sirkulasi udaranya, atau jalannya berlubang lubang sering dituding menjadi salah satru penyebab mabuk (muntah-red).  Nah sediakan kantung kantung plastik berukuran sedang untuk menampung (maaf) muntahan mereka.

Ketiga , bawa obat obatan secukupnya. Anda bisa menyiapkan obat obatan yang praktis untuk dibawa selama perjalanan. Misalnya salep, minyak angin, dan obat obatan lainnya yang praktis dan sesuai dengan standar kesehatan yang direkomendasikan dokter.  Minyak angin misalnya  Sangat bermanfaat untuk membuat perut anda anda merasa hangat dan anak anak merasa nyaman di perjalanan.  Beri mereka hiburan atau mengajaknya bersantai sambil menikmati perjalanan tentunya. (Asep Haryono)





Oleh Oleh Trip di Sanggau

Saya sekeluarga baru saja pulang dari trip 2 hari di Sanggau. Tepatnya dari tanggal 12- 14 Desember 2017.  Sebenarnya tidak murni trip  Saya dan anak anak diminta istri tercinta untuk menemaninya selagi dia mengikuti training di SMK 1 Sanggau.  Ada fasilitas menginap di Hotel Emerald Sanggau, dan saya dan anak anak diajak serta.  Anak anak juga sudah pada liburan, dan saya juga sudah izin kerja.  Ya klop sajalah.

Nah sajian Breakfast (Makan Pagi) di Hotel Emerald Sanggau ini di hari pertama adalah sajian Lontong Sayur, roti selai Srikaya, dan minuman Teh. Sebenarnya ada dua jenis minuman yang disajikan oleh pihak hotel yakni TEH dan KOPI. Namun berhubung saya sedang anti minum Kopi, jadilah minumannya saya memilih secangkir teh dengan manis sedang.


Lontong sayurnya sendiri menunya standar saja  Ada lontongnya itu sendiri. Lontongnya sudah dalam keadaan terpotong kecil kecil, lalu ada sayur nangka
(atau sayur Gori orang bilang -red), dan kerupuk   Tidak ada kelapa yang disangrai atau Serundeng kata orang. Tidak ada sambal.  Dan rasa sayur lodehnya juga tidak pedas.   Jadi yang penggemar hidangan pedas, harap maklum saja hari itu tidak da sambalnya.  Saya termasuk fans pedas pedas.

NIKMAT : Inilaj sajian Lontong sayur di hari pertama saya nginao di Hotel Emerald Sanggau.  Nikmat juga loh.  Foto Asep Haryono
NIKMAT : Inilaj sajian Lontong sayur di hari pertama saya nginao di Hotel Emerald Sanggau.  Nikmat juga loh.  Foto Asep Haryono
n



Mengajukan aplikasi kartu PONTA yang baru sudah pernah saya lakukan kira kira pada bulan Juli 2017 yang lalu.  Sebelum saya memulai tulisan singkat ini, saya mau tanya dahulu apakah sahabat semua punya Kartu Ponta? Apa ada yang belum tau apa itu Kartu PONTA?.

Baiklah secara singkat akan saya sampaikan pada kesempatan kali ini bahwa Karu PONTA adalah 
sebuah fasilitas yang diberikan dari ALFAMART yang memberikan kemudahan bagi para konsumen setianya dengan menyediakan semacam program poin belanja. 


HILANG LAGI :  Saya mengajukan aplikasi keanggotaan Ponta yang baru pada bulan Oktober 2017 dan sekarang hilang lagi.  Foto Asep Haryono
HILANG LAGI :  Saya mengajukan aplikasi keanggotaan Ponta yang baru pada bulan Oktober 2017 dan sekarang hilang lagi.  Foto Asep Haryono


Syaratnya mudah cukup datang ke Alfmarat dan minta kepada petugasnya tentang Ponta Card ini.  Anda akan diberikan formulir isian, dan begitu sudah diaktifivasi bisa langsung digunakan. Setiap pembelanjaan akan mendapatkan POIN yang akan ditukar atau diredeem sesuai dengan promosi yang ada saat itu. 

Baca juga - Kartu Ponta Alfamart tertinggal Poin Ludes ditukar Orang

Setelah saya mengajukan aplikasi karut ponta yang baru pada bulan Juli 2017, saya mulai rutin berbelanja di Alfamart,  Sebagian besar saya berbelanja Pulsa yang berkisar antara nominal 5000 sampai 10000 rupiah. Baru beberapa bulan saya menikmati "bulan madu" dengan kartu PONTA yang baru, ternyata Kartu Ponta Alfamart saya yang baru itu hilang lagi pada bulan Nopember 2017. 
 



Sudah Malas Membuat Kartu Baru
Sudah dua kali saya kehilangan Kartu PONTA ALFAMART selama tahun 2017 ini. Yang pertama karena tercecer atau tertinggal dan POIN yang berhasil saya kumpulkan selama itu sudah ludes ditukar orang yang tidak dikenal atau orang yang tidak bertanggung jawab.  Hal ini saya ketahui karena ada email notifikasi dari Ponta Indonesia perihal transaksi penularan poin yang tidak saya lakukan.

Sebenarnya tidak begitu sulit untuk memperoleh Kartu PONTA yang baru dan atau mengajukan permohonan kartu PONTA Alfamart yang baru. Namun repotnya itu harus menghubungi PONTA INDONESIA di nomor call center nya, dan itu harus dirunut lagi kejadiannya dan kemudian diverifikasi guna proses penggantian kartu baru dan pentransferan jumlah poin yang lama ke kartu PONTA yang baru.  Kartu PONTA Alfamart Ku Hilang lagi. Saya malas ngurusnya lagi. (Asep Haryono)
KOMANDAN Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo,S.IP mengapresiasi prestasi yang diraih oleh atlet-atlet Aeromodelling Kalbar. Satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu, berhasil dibawa pulang ke Bumi Khatulistiwa.

Prestasi terbaik tersebut dicetak oleh tiga atlet Pengprov Persatuan Olahraga Dirgantara-Aeromodelling Federasi Olahraga Aero Sport Daerah (Prodirga Fasida) Kalbar. Pada Kejurnas dan Kejurka 2017, 24 Nopember- 1 Desember 2017, di Lanud Gading, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Kita sebagai pembina Fasida Kalbar, tentunya sangat bangga. Para atlet-atlet ini bisa berbicara di pentas nasional,” papar Marsma Minggit, saat menerima tim Aeromodelling Kalbar di ruang kerjanya.

Menurut Danlanud, dengan prestasi tersebut, maka pembinaan terhadap para atlet harus terus ditingkatkan. Para atlet-atlet muda tersebut, adalah masa depan olahraga Kalbar.

Lanud Supadio sendiri, lanjut Marsma Minggit, terus memberikan dukungan terbaik kepada Cabor-Cabor yang ada dalam binaan Lanud Supadio. Ia pun berharap, dukungan tersebut bisa jadi motivasi atlet dan Cabor, untuk terus berprestasi dalam rangka membanggakan nama Kalbar di pentas nasional.  

“Kita membina Tinju, Terjun Payung, dan Aeromodelling. Bisa juga olahraga dan bidang lainnya. Dukungan kita sangat besar dan terbukti dengan berbagai prestasi atlet,” tuturnya.

Peran Lanud, lanjut Marsma Minggit, tidak hanya menjalankan fungsi sebagai penjaga kedaulatan negara, namun turut membangun bangsa dalam berbagai bidang.  

“Salah satunya adalah dengan mengangkat para atlet terbaik menjadi prajurit dan ASN di lingkungan Lanud Supadio. Kita konsisten untuk itu,” ujar Danlanud.

Ketua Pengprov Aeromodelling Kalbar, Irwan Dirgatantara menjelaskan, tiga atlet yang berhasil meraih medali di ajang Kejurnas Aeromodelling di Lanud Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, dan diikuti oleh 14 provinsi, antara lain, Lesia Nini di nomor F1A dengan raihan medali emas, kemudian Nur Afifah Aulia Pengestu medali perak di nomor yang sama.

“Suharisman di nomor F2D (Tempur Kendali Tali), meraih medali Perak. Secara umum, kita meraih posisi empat, dengan raihan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu,” tutur Irwan.

Kejurnas ini menghadirkan 315 peserta, 119 peserta Kejurnas, 95 putra, 24 putri. Sementara untuk Kejurka ada 196 peserta, 158 putra dan 38 putri. Sebagai pelaksana adalah Pengprov Pordirga Aeromodelling DIY, yang didukung oleh Pemkab Gunungkidul, DIY.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Danlanud Supadio. Selama ini, kami terus mendapat support langsung dari Marsma Minggit,” katanya. 

 Irwan mengakui, dengan adanya dukungan Danlanud, maka latihan dan beberapa kejuaraan yang diikuti oleh atlet Aeromodelling Kalbar, bisa sukses dan meraih hasil terbaik.

“Saat ini kita terkendala lokasi untuk latihan. Selama ini kita latihan di tempat yang tidak memadai. Kita juga kekurangan peralatan, terutama pesawat, yang hilang saat mengikuti Kejurnas,” pungkas Irwan. 
Kesan tertutup dan sulit diakses oleh masyarakat luas sudah jauh dari pandangan masyarakat terhadap keberadaan Lanud Supadio yang berada di kabupaten Kubu 

Raya provinsi Kalimantan Barat. Pangkalan Udara yang mengoperasikan pesawat tempur jenis Hawk 100/200 buatan Inggris ini sekarang menjadi salahsatu obyek kunjungan sejumlah kalangan pelajar, mahasiswa bahkan masyarakat umum. Mulai dari murid-murid tingkatan Taman Kanak-Kanak hingga mahasiswa perguruan tinggi  yang ada di provinsi paling utara pulau Kalimantan ini pernah berkunjung ke Lanud Supadio

Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Supadio, Letnan Kolonel Sus Filfadri nenyampaikan bahwa, kunjungan yang dilakukan oleh para pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum merupakan salahsatu bentuk kedekatan Lanud Supadio dengan seluruh kalangan masyarakat. Menurutnya hal ini sangat penting guna memperkenalkan Lanud Supadio kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda di bumi khatulistiwa ini.

“Kami selalu terbuka buat siapa saja yang ingin berkunjung, hari ini saja, Selasa (12/12) tercatat lebih dari 600 orang berkunjung melihat alutsista Lanud Supadio. 

Mereka berasal dari 9 sekolah yang ada di kota Pontianak, yang terdiri dari 7  sekolah tingkatan TK dan 2 Sekolah Dasar. Mereka kita kenalkan dengan pesawat tempur Hawk 100/200 di Hanggar Skadron Udara 1, “ kata Filfadri.

Disampaikannya juga bahwa, persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pengunjung sangatlah mudah, yaitu mengajukan surat permohonan secara resmi kepada Lanud Supadio dengan mencatat waktu dan tanggal kunjungan termasuk jumlah pesertanya.

“Bagi siapa saja yang ingin berkunjung kami persilahkan untuk mengajukan surat 
permohonan yang ditujukan langsung kepada Komandan Lanud Supadio. Surat 
Tersebut nantinya akan kami proses dan kami tindaklanjuti kepada yang bersangkutan" pungkasnya. ( Sumber Kapentak Danlanud Supadio)

Siaran Pers Danlanud Supadio
PERSONEL Skadron Udara (Skadud) I Elang Khatulistiwa milik Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio (Spo) Pontianak, sukses menggelar latihan dan simulasi perang. Latihan rutin ini diselenggarakan di Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekan Baru, Riau.


Skadron Udara I Elang Khatulistiwa Sukses Gelar Latihan Tempur di Lanud Roesmin Nurjadin.  Foto kapentak Danlanud Supadio
Skadron Udara I Elang Khatulistiwa Sukses Gelar Latihan Tempur di Lanud Roesmin Nurjadin.  Foto kapentak Danlanud Supadio

Latihan ini melibatkan tiga Skadud, yang terdiri dari dua Skadud dari Lanud Rsn Pekanbaru, dan satu Skadud Lanud SPO Pontianak. Latihan gabungan yang mengangkat tajuk Mission Oriented Training (MOT), diselenggarakan dua minggu lamanya, yaitu sejak 27 November – 9 Desember 2017.

“Betul, kami sudah selesai melaksanakan latihan pertempuran di Pekan Baru, Riau. Latihan ini sebagai salah satu cara meningkatkan kemampuan personel,” ujar Komandan Skadud I, Letkol Pnb Agung Indrajaya.

Selain meningkatkan kemampuan personel, latihan gabungan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan seluruh personel, terutama dalam memanfaatkan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI AU.

Pada simulasi pertempuran, baik di udara maupun di darat, latihan gabungan ini melibatkan total 15 pesawat tempur jenis F16 Fighting Falcon dan Hawk 100/200.

“Latihan gabungan ini dijadikan bekal dan pengalaman serta meningkatkan pemahaman, kemampuan bekerja sama antara penerbang yang mengoperasikan alutsista dengan platform yang berbeda, sehingga kemampuan personel semakin meningkat dan dapat melaksanakan operasi udara yang memiliki kompleksitas tinggi," paparnya.

Adapun tiga Skadud yang terlibat dalam latihan ini terdiri dari Skadud 12 dan 16 Lanud Rsn, serta Skadud 1 Lanud Spo. Lima pesawat Hawk 100/200 dari Skadud 12, lima pesawat F-16 dari Skadud 16, kemudian lima pesawat Hawk 100/200 Skadud 1, ditambah dengan satu unit Helikopter Puma TNI AU.

"Sekitar 350 personel terlibat dalam latihan tersebut, terdiri dari para penerbang, ground crew, personel GCI dari beberapa Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) hingga pendukung lainnya," tutur Danskadud I.

Letkol Pnb Agung menjelaskan, seluruh peserta latihan gabungan selalu mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan. Cek dan re-checkseluruh Alutsista dan vitalitas personel juga jadi perhatiannya, hal ini dilakukan agar seluruh rangkaian latihangabungan berjalan dengan baik, aman dan lancar.

Komandan Lanud (Danlanud) Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo mengapresiasi peran personel Skadud I Lanud Supadio, yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja sama terbaik pada latihan dan simulasi temput MOT tersebut.

“Saya ucapkan selamat datang kembali ke home base di Lanud Supadio. Saya bangga dengan personel yang telah menunjukkan semangat juang yang tinggi,” kata Danlanud.

Marsma Minggit menjelaskan, latihan gabungan tiga Skadud tempur di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, menjadi salah satu cara untuk memperlihatkan kemampuan tempur pasukan udara dalam rangka pertahanan negara di wilayah yang berbatasan dengan Selat Malaka tersebut.

“Latihan tempur gabungan ini memperlihatkan kesiapan TNI AU, yang merupakan bagian dari TNI, dengan kesiapsiagaan tinggi dapat menjalankan tugasnya sebagai alat pertahanan negara dengan baik, guna menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Marsma TNI Minggit.  (Sumber Kapentak Danlanud Supadio)






Catatan Asep Haryono

Tak disangka tadi malam saya mendapat email dari OGI YUTARINI, yang saya kenal betul dia adalah "tangan kanan" Pak Kevin Dalton. Hehhee. Sorry just a joke.  Mba OGI adalah salah satu petinggi dari KanGuru Indonesia (KGI) yang dahulu bernama KGRE (Kangguru Radio English) saat saya beserta 6 mantan Kangguru Champions lainnya masih "bekerja" di Kanguru Indonesia yang bermarkas di IALF (Indonesia Australia Language Foundation) di Jalan Sesetan Denpasar Bali.
Baca juga - Kenangan saat masih sebagai KanGuru Indonesia Champions

Saya sudah hampir bersorak membaca KOP email itu dari OGI YUTARINI. Padahal saya belum membaca isi emailnya sudah gembira duluan. Hahhaha. Orang bule bilang "don't celebrate too early" (Jangan gembira dahulu). 

Dan ternayata benar dugaan saya semula akan ada kabar gembira Kanguru Indonesia dilanjutkan lagi, atau Kangguru Champion di aktifkna kembali ternyata isi emailnya kabar Pak Kevin Dalton mau "pensiun" dari IALF. Hehehehhehee. Nggak jadi deh gembiranya Hahahhaa.  Dalam email itu OGI menyampaikan kabar memang benar KEVIN mau pensiun.  Dia pun memberikan kesempatan kepada saya untuk menyampaikan pesan dan kesan untuk disampaikan kepada KEVIN

ME AND KEVIN : A simple photo of me and Mr Kevin Dalton during a dinner party with all Kangguru Champions and KanGuru Indonesia staff in 2010.  Foto IST
ME AND KEVIN : A simple photo of me and Mr Kevin Dalton during a dinner party with all Kangguru Champions and KanGuru Indonesia staff in 2010.  Foto IST
 ARE THE CHAMPIONS : Seven former Kangguru Champions. From left to right : Syahrir Badulu (Makasar), Saptari Wibowo (Medan), Suryadi (Madura), Keyko (Semarang), Ririn Pudya (Jakarta-KEdiri), Fadel (Mataram) and me Asep Haryono (Pontianak). Foto IST
WE ARE THE CHAMPIONS : Seven former Kangguru Champions. From left to right : Syahrir Badulu (Makasar), Saptari Wibowo (Medan), Suryadi (Madura), Keyko (Semarang), Ririn Pudya (Jakarta-KEdiri), Fadel (Mataram) and me Asep Haryono (Pontianak). Foto IST



Dont forget KangGuru Champions
Well, sebenarnya saya masih ada keperluan dengan pak KEVIN.   Saya masih memerlukan Referre (juri) dari IALF untuk kelengkapan beasiswa ENDEAVOUR tahun 2018/2019 yang akan datang.

Saya sudah berharap Pak KEVIN yang dari IALF ini bisa dan berkenan memberikan surat keterangan atau semacam rekomendasi sebagai salah satu syarat kelengkapan beasiswa ENDEAVOUR AUSTRALIA tahun depan. Kalau sudah tidak ada lagi "orang kita" di IALF, saya harus minta ke siapa lagi.   Itu aja pesan dari saya buat KEVIN.

Baca juga - Selamat Tinggal Kangguru Indonesia

Pesan lain ya subyektif saja.   Saya ingin KEVIN DALTON di tempat barunya nanti ( I do not know if he will be based in another position at IALF or he would like to retire and back home to Australia )  saya tidak tau apakah KEVIN akan diposkan di jabatan atau posisi yang lain di IALF dan atau lembaga lain, atau mungkin KEVIN akan "mudik" dan kembali ke kampung halamannya di MELBOURNE.  I dont know.  You tell me

For me personally, I wanna thanks to Kevin for good things done with all Kanguru Champions.  Allow me to keep good moments I shared with you and all Kangguru Champions. Keep in touch in a good silaturahmi yesterday, now and the future.  See you again Mr Kevin Dalton  (Asep Haryono)    
Catatan Asep Haryono

Tazkia Montessori Putri Haryono adalah putri bungsu saya.  Kakak atau abangnya bernama Abbie Muhammad Furqan Haryono atau biasa kami memanggilnya dengan "mas Abbie".  Tazkia Putri nama singkatnya atau bundanya biasa menyebut "Cah Ayu".   Whatever.   Tazkia lahir pada tanggal 10 Desember 2010 yang lalu sekitar pukul 23.20 WIB lahirnya Tazkia itu di Kulon Progo Jogjakarta,  SMS kabar berita kelahiran Tazkia itu diterima di HP saya sekitar pukul 01.30 WIB diinari pada tangga 11 Desember 2010.

Kia adalah panggian kecilnya dari ayah dan bundanya.  Kia bersekolah dua waktu kecilnya yakni di TK Aisyiah Bustanul Athfal 3 di Jalan Parit Haji Hussain 1 Pontianak, dan Bimbingan Belajar AIUEO yang letaknya dibelakang kampus BSI Pontianak.     Beda dengan abangnya Mas Abbie yang TK nya di TK Islam Al Azhar Pontianak yang notabenenya adalah salah satu sekolah elit di kota Pontianak.

Tiada maksud untuk membedakan dengan sodaranya, namun kondisi ekonomi orang tuanya yang saat ini masih terus berupaya "melepaskan diri" dari beenggu sana sini, hingga akhirnya  sampai sejauh ini.  Namun demikian TK Aisyiah Bustanul Athfal 3 juga tidak kalah kualitasnya baik dari segi pendidikan keISLAMAN maupun akhlak dan ilmu ilmu lainnya. Kia orangnya rajin belajar, dan tdak mudah menyerah, sering membantu orang tuanya bekerja di rumah, walau kadang sifat memberontaknya  ada.

Tazkia bersama saya . Tebak umur berapa Tazkia di foto ini?  Foto Bunda
Tazkia bersama saya . Tebak umur berapa Tazkia di foto ini?  Foto Bunda

Tazkia Montessori Putri Haryono jaman now. Foto Asep Haryono
Tazkia Montessori Putri Haryono jaman now. Foto Asep Haryono

Hanya Syukuran Sederhana

Tidak dirayakan di Hotel, juga tidak dirayakan di restoran mewah, SYukuran Milad Tazkia Putri dilaksanakan di rumah saja. Sederhana namun tidak mengurangi nikmat dan keberkahannya.  Tazkia ini memang lebih dekat kepada Ayahnya.  Saya kurang tau apakah setiap anak perempuan lebih dekat kepada sang Ayah daripada Bundanya?  Wallahu Alam.

Saat tulisan ini ditulis dan tayang diblog kesayangan ayahnya, Tazkia kelas I SDIT Khulafaur Rasyidin.  Satu sekolah dengan abangnya Mas Abbie  yang kini duduk di bangku kelas 4 SD.   Saya sebenarnya sudah merencanakan untuk menyiapkan dana pendidikan Tazkia dan abangnya Mas Abbie hingga mereka tamat sekolah nanti. Namun rencana ini ditentang oleh bundanya. Tentu ada pertimbangan pertimbangan tentunya. 


KUE : Inilah kue ultah Tazkia yang ke 7 yang sederhana dan Isnya Allah berkah  Aamin. Foto Asep Haryono
KUE : Inilah kue ultah Tazkia yang ke 7 yang sederhana dan Isnya Allah berkah  Aamin. Foto Asep Haryono

Selamat Milad Tazkia Putri. Selamat Hari Jadi putri ayah tersayang.  Abangnya juga disayang donk. Hahaha. Cuma abanhnya , mas Abbie, lebih dekat dengan ibudanya dan kadang "bersekongkol" dan melakukan konspirasi bersama hehehe.  Sorry I am just kidding. (Maaf saya hanya bercanda). 

Semoga menjadi Putri yang sholihah, patuh kepada kedua orangtuanya dan kepada Allah SWT,, rajib belajar, tetap rendah hati, sayang teman, dan menebarkan kedamaian di muka Bumi. dan berprestasi jauh lebih hebat dari ayah dan bundanya.  Happy Birthday Tazkia Putri.  Salam sayang selalu dari Ayah, Bunda dan Mas Abbie. (Asep Haryono)
Pontianak. Simplyasep.com.
Sarapan pagi bubur ayam? Mengapa tidak.  Selera memang tidak dapar diperdebatkan.  Untuk urusan sarapan pagi dengan menyantap semangkuk Bubur Ayam bisa menjadi alternatif selain nasi kuning, nasi uduk atau bahkan sarapan pagi organik alias makan nasi dengan lauk pauk.  Nah kemarin saya sudah membahas spot kuliner di kota Pontianak, bubur ayam Di jalan Penjara, yang memang banyak sekali lokasi tempatnya.  Bagaimana dengan bubur ayam di Sungai Jawi Pontianak?

Sungai Jawi Pontianak adalah nama sebutan lain untuk Jalan H,Rais A Rachman Pontianak.  Memang orang Pontianak menyebutnya sebagai kawasan "Sei Jawi" atau kepanjangan dari Sungai Jawi.  Saat saya berangkat ngantor hari itu (Sabtu, 9 Desember 2017) sekitar jam 07.30 WIB saya memang berniat untuk mencari sarapan Bubur Ayam di kawasan Sei Jawi.  Penasaran juga seperti apa citra rasanya Bubur Ayam di Kawasan Sungai Jawi ini.

Saya pun menghampiri sebuah kedai Makanan di Gang Barito, letaknya berdsebelahan dengan Supermarket GARUDA MITRA Pontianak. Penjualnya seorang warga keturunan Tionghoa yang saya duga adalah "Bos" nya, sedangkan karyawannya wanita belia berhijab dengan aksen Pontianal. Saya duduk dengan manis dan memesan kepada pemilik kedai semangkuk Bubur Ayam.  Tidak berapa lama semangkuk Bubur Ayam yang hangat pun terhidang di meja saya  Tradisi aja. Di foto dahulu sebelum di santap.  Pecinta kuliner jaman now kan sebelum disantap difoto dulu.


MURAH MERIAH : Semangkuk Bubur Ayam Sei Jawi ini harganya sekitar 10K cukup enak dan sudah pasti  relatif terjangkau. Foto Asep Haryono
MURAH MERIAH : Semangkuk Bubur Ayam Sei Jawi ini harganya sekitar 10K cukup enak dan sudah pasti  relatif terjangkau. Foto Asep Haryono



Tamu Tidak Sopan
Sedap juga rasanya semangkuk Bubur Ayam Sei Jawi ini.   Kalau mau tau letaknya di sebelah Supermarket GARUDA MITRA DI Jalan H. Rais A Rahman atau Sei Jawi Pontianak.  Harga semangkuknya sekitar Rp.10.000,- dengan konten standar yakni ada suir suiran ayam, kerupuk, daun seledri, kacang yang sudah disangrai, dan tentu saja genangan kuah Kaldunya.

Posisi saya duduk memang agak ditengah.  Saat sedang asyik menikmati Bubur Ayam itu saya melihat tiga orang gemuk juga memasakui kedai.  Dua diantaranya wanita keturunan TiongHoa gemuk, dan seorang anak laki laki yang juga memiliki postur yang tidak kurus (baca gemuk). Apakah mereka satu keluarga, saya tidak mengetahuinya. Mau nanya ke salah satu dari mereka juga rasanya segan aja. Malas gitu.

Baru saja beberapa suap sang Bubur Ayam masuk ke dalam mulutku, salah satu dari wanita gemuk itu duduk membelakangi saya.  Secara etika memang tidak sopan membelakangi orang yang sedang makan. Orang sedang makan dikasih pantat (Maaf). Sopankah?  Apakah wanita gemuk ini sengaja atau memang tidak punya etika?  Saya kan datang lebih dahulu di ruangan kedai dan duduk ditengah,  Dia harusnya tau donk kalau saya sudah ada di belakangnya.  Apakah sengaja atau tidak saya memang tidak mau mempermasalahkannya.  Biarlah saya catat dalam hati sja.

Jadi bagaimana dengan citra rasa Bubur Ayam di kawasan Sungai Jawi tepatna di samping Supermarket GARUDA MITRA ini? Overall enak juga. Harga semangkuk Bubru Ayamnya pun bersahabat, cukup 10 K sudah dijamin kenyang. Tentunya belum termasuk harga minumnya. Mau Air Mineral, Kopi atau Teh.   Harga 10K itu untuk bubur Ayamnya saja. Bubur Ayam Standar sajalah dengan isi konten bubur ayamnya yang juga normatif dan standar. Eaa ini bahas Kuliner apa diskusi Pilpress sih?  (Asep Haryono)
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog