Jual Milagros disini
Alex Afdhal, the CEO of the Borneo Access Adventurer

Terima jasa pembuatan blog Click Advertise on My Blog
Foto terakhir dengan Alm Pak Darno, Nopember 2016. Foto IST
Foto terakhir dengan Alm Pak Darto, Nopember 2016. Foto IST

Catatan
Syafaruddin Usman MHD

Masih segar dalam ingatan. Masih terngiang dipendengaran. Begitulah pertemuan, percakapan, dan perjumpaan yang ternyata yang terakhir kali, antara saya dan Pak Darto. Innalillahi waina Ilaihirajiun ... Pak Darto dengan lapang dan tenang menghembuskan napas yang terakhir. Sejak muda menyendiri, dan diakhir hayatnya pun ditempuh dengan kesendirian. Namun, tak sedikit kebaikan yang menemani, mengantarkan serta mengiringi kepergiannya.

Sejarawan, tokoh pendidik, sang guru yang bersahaja ini wafat dalam usia 83 tahun, setelah detak terakhir jantung kehidupannya tak lagi diteruskan, Rabu, 25 Januari sekitar pukul 5.

Pak Darto, meninggal dunia tanpa sakit yang diderita di usia senjanya. Karenanya, wajar bila tak sedikit mantan anak didiknya yang kini sudah banyak yang "jadi orang" melampaui sang guru, melepas dan mengantar keberangkatannya ke ala  barzah.

Sekitar sebulan lalu, saya bersama rekan sejawat Juniar Purba dan Poltak Johansen, bersama merayakan ulangtahun Pak Darto, 83 tahun. Tak ada tiup lilin, tak juga tepuk riuh, kecuali doa dan peluk cium hangat kami bertiga untuknya. Seketika itu, mata orangtua yang santun  bertutur dan ramah berbicara itu berkaca-kaca.

Terngiang dipendengaran saya kini, ketika itu Pak Darto yang kini sudah tiada di tengah-tengah kami berkata: Terima kasih anak-anakku, ini untuk pertamakalinya saya merayakan ulang tahun, seumur saya 83 tahun, tidak pernah saya lakukan. Bu Juniar, jangan doakan saya panjang umur, tapi doakan, semoga diusia saya yang sekarang ini hidup saya tetap bermanfaat untuk semua orang.

Itulah ungkapan lirih dengan tukus ikhlaa yang diucapkan pria yang hingga akhir hayatnya tetap sendiri ini. Saya tertegun, terkesima, tak  berkata apa-apa ketika itu, kecuali mengucapkan rasa syukur atas karunia Nya untuk sang pendidik kawakan ini.

Maka cukup mengagetkan buat saya, ketika pagi hari Rabu, 25 Januari saya mendapat kiriman pesan WA dari kolega saya yang mengabarkan Pak Darto telah tiada. Seyogyanya, siang harinya saya bermaksud menemui beliau di ruang kerjanya di Kantor Diknas Kalbar, selain seperti biasa bincang-bincang sejarah, juga mengantarkan pita mesin ketik untuknya. Pak Darto memang senang mengetik, meski sejumlah besar naskah yang saya terima darinya selama ink menggunakan tulisan tangan beliau.

Selain itu, saya juga bermaksud memberikan buku untuknya. Biasanya kalau saya kembali dari Jakarta, atau dari tempat lain di luar Kalbar, oleh-oleh khusus saya buat beliau adalah buku. Sepertinya, kami sama-sama penyuka dan penyinta buku.

Tak dibantah, Drs H Sudarto adalah sejarawan mumpuni Kalimantan Barat. Lelaki asal Yogyakarta ini sejak 1964 mewakafkan hidupnya sebagai pendidik di daerah ini. Mula-mula bertugas di Sambas, kemudian Pontianak, hingga sempat memegang beberapa posisi penting di lingkungan Dikbud Kalbar.

Pak Darto, begitu akrab almarhum disapa, adalah tokoh pendidik yang mempunyai rasa sosial yang tinggi. Setahu saya, gaji ataukah pensiun atau tunjangan lain yang beliau peroleh, diperuntukkan buat kemajuan pendidikan, dengan cara disumbangkan ke lembaga pendidik ataukah wakaf masjid.

Orang tua satu ini dikenal piawai, bersahaja, dan sangat jujur. Selain itu semua, Pak Darto adalah seorang yang taat beragama, dia adalah muslim yang soleh.

Dalam belasan tahun terakhir, saya dan beliau selalu tampil bersama mengisi seminar dan ceramah, serta sebagai narasumber di media elektronik televisi. Tutur katanya halus, kalimatnya terpelihara, intonasi ucapnya mengagumkan. Begitulah kesan yang saya dapat dari gaya bicara almarhum ini.

Saat saya bersama Juniar Purba dan Poltak Johansen menyambanginya, untuk merayakan usia ke 83 Pak Darto Nopember tahun lewat, nampak sekali pancaran kegembiraan diwajahnya. Senyum yang khas memberikan wibawa yang tinggi pada penulis sejumlah buku sejarah Kalbar ini.

Manusia berkehendak, namun pada kesudahannya Tuhanlah yang menentukan segalanya. Dan, Pak Darto pun bersimpun pada takdir Nya. Diiringi ratusan pelayat, kebanyakan anak didik almarhum semasa sekolah dulu, dengan cuaca mendung menggantung, setelah disholatka  dirumahnya yang sangat sederhana dan di masjid dekat kediamannya, jasad orang tua bijaksana ini pun diantarkan dipembaringan abadinya di Pemakaman Muslim Jalan Danau Sentarum Pontianak.

Selamat jalan guru kami, selamat jalan sejarawan, kelak di kampung akhirat tempat kita yang kekal abadi kita akan berjumpa lagi, akan kita lanjutkan diskusi dan canda tawa kita yang sementara ini terhenti.

Innalillahi waina Ilahirajiun ... Pak Darto, beristirahatlah dengan lapang dan tenang di alam sana, doa kami senantiasa kepada Nya agar engkau dicurahkan rahmad dan ampunan dari Allah Swt.

*) Syafaruddin Usman MHD, peminat kajian sejarah dan budaya kalimantan Baray.   
4 karakter BonsTri.  Gambar dari tri.co.id
4 karakter BonsTri.  Gambar dari tri.co.id

Catatan Asep Haryono

Bagi kamu yang menggunakan kartu 3 menanti kejutan bonus dari Bonstri kini sudah bisa bernafas lega.  Namun sebelum saya melangkah lebih jauh mengenai cara tukar Bonstri , saya coba uraikan secara singkat apa itu BonsTri.  

BonsTri kepanjangan dari Bonus Tri.  Suatu program unggulan dari Kartu Tri yakni Program Isi Ulang Enjoy dari Tri, yakni hujan bonus yang hanya bisa kamu dapatkan secara langsung hanya dengan isi ulang pulsa Tri minimal Rp.5.000,- (Lima Ribu Rupiah) saja. Dan hujan bonus bertubi tubi akan terus kamu dapat setiap kali mengisi ulang lagi dan lagi minimal
Rp.5.000,- (Lima Ribu Rupiah) begitu seterusnya.

Salah satu kejutan menyenangkan Pulsa Tri ini misalnya saat saya mengisi ulang pulsa Tri sebesar Rp.10.000,- (Sepuluh Ribu Rupiah) melalui sebuah kios pulsa , saya langsung mendapatkan SMS Notifikasi dari Pulsa Tri berupa Bonus Moviemax 7 D sebesar 3 MB berlaku selama 7 hari dan hanya bisa dipakai mulai pukul 00.00 hingga pukul 06.00 WIB - mirip dengan paket KENDO alias kenyang download.  Benar benar kejutan yang sangat menyenangkan dari Kartu Tri.

BONUS : Lingkaran dalam warna PINK,adalah  BONUS  3 MB - Bonus Siul MoviemMax 7 D yang pernah saya terima dari isi ulang Tri.
BONUS : Lingkaran dalam warna PINK,adalah  BONUS  3 MB - Bonus Siul MoviemMax 7 D yang pernah saya terima dari isi ulang Tri.


Selain itu kamu juga akan mendapatkan kejutan lain dari karakter Bonstri yakni Bray, Odut , Unyit dan Emot.   Unyit, adalah BonsTri yang paling centil dan cerewet. yang bakal kasih 30 poin untuk kamu.

Odut
adalah BonsTri yang paling suka ketawa, poinnya 40Bray adalah BonsTri Dan Emot adalah BonsTri yang suka kikuk tapi suka dikangenin , poinnya 10 saja.  Nah empat karakter ini pasti akan kamu dapatkan  setiap kali kamu isi ulang pulsa Tri. Selanjutnya poin poin tersebut bisa kamu kumpulkan untuk ditukarkan dengan beragam kejutan lain dari
Program Isi Ulang Enjoy dari Triini.
r
Untuk mengakses penukaran Bonus Kartu Tri untuk sementara hanya dapat diakses melalui smartphone saja.  Cukup dengan mengakses BonsTri.co.id dari smartphone lalu otomatis kamu akan di bawa kehalaman dashboard nya yang terdiri dari  menu BonusTri-ku , Bagikan BonusTri dan Tukar BonsTri.   Nah klik atau buka menu
Tukar BonsTri nya maka akan ada 4 (empat) pilihan Bonus Tri yang bisa kamu pilih yakni Produk Tri berupa Tiket , E-voucher maupun Merchandise.  Bonusnya bisa berubah setiap waktu dan tidak semua pilihan Bonus Tri nya tersedia.


Sebagai contoh Bonus Tri berupa TIKET berbentuk Sound of 3 dengan syarat dan ketentuan berlaku yakni Gold Tiket untuk ditukarkan dengan 2.200 poin dan untuk Silver Tiket untuk penukaran 1500 poin.  Sedangkna untuk Bonus Tri Merchandise berbentukT-shirt atau kaos yang menarik dengan warna yang ngejreng khas anak muda.   Mari kita nantikan kejutan kejutan BonsTri lainnya dari kartu Tri.   Apakah kamu menggunakan Kartu Tri seperti saya?.  (Asep Haryono)
Gambar dari UrbanIndo


Hai teman-teman berapa cinta rumah dijual di Surabaya berdesain minimalis untuk bertemu lagi dengan kami yang pada kali ini kami akan memberikan tips mengenai informasi merancang biaya dan anggaran untuk membuat rumah minimalis yang modern.

Apakah kamu pernah untuk mencoba memikirkan rancangan biaya untuk membuat rumah minimalis yang modern? Dari katanya saja minimalis, rumah minimalis tentu kita juga harus menyiapkan rancangan anggaran yang tentu minimalis pula. Dengan rancangan biaya yang minim tapi tidak mengurangi kualitas dan kesan elegan yang akan kita buat pada rumah.

Berdasarkan pengalaman untuk merancang biaya Bagaimana membuat rumah minimalis modern memang lah tidak mudah, sangat perlu ada perhatian yang detail supaya semua biaya-biaya yang kita anggarkan dapat mengcover semua kebutuhan yang akan terpakai dalam pembangunan rumah minimalis ke depan. Berikut akan kami berikan tiga tips Bagaimana merancang dan anggaran rumah minimalis modern :

1. Tips yang pertama yaitu Coba anda buat check list kebutuhan.
Pertama kali yang bisa kamu lakukan yaitu membuat ceklist kebutuhan apa saja untuk membangun rumah minimalis modern. Kita dapat mengawali checklist kebutuhan dengan merinci bahan baku apa saja yang diperlukan dalam membuat rumah minimalis aksesoris dan juga barang barang atau bahan-bahan yang dapat dipertimbangkan untuk menjadi cadangan.

2. Tips yang berikutnya yaitu Buatlah estimasi biaya.
Sudah membuat ceklist kebutuhan selanjutnya yaitu kita harus merancang estimasi anggaran dalam membuat rumah minimalis modern. Estimasi estimasi biaya ini ada baiknya kita buat melebihi dari harga normal untuk mengantisipasi kelebihan dana. Mengapa?

Karena kita ketahui banyak sekali yang dapat menyebabkan harga bahan-bahan naik di toko atau di pasar maka dari itu untuk rencana awal Buatlah estimasi biaya diatas harga normal dan juga tentunya kita harus mengkroscek harga pasar yang sedang berkembang di masa sekarang.

Dan hal yang tidak harus dilupakan yaitu biaya tak terduga ini penting sekali untuk mencantumkan biaya tak terduga karena biasanya biaya tak terduga ini dapat menjadi hambatan di akhir karena kita tidak memiliki dana yang cukup jika kita seorang Developer kalau membuat suatu rumah kita tidak akan perlu khawatir karena mungkin biaya tak terduga hanya tak terlalu besar namun jika kamu ada seorang developer yang membuat Perumahan jangan lupa untuk mencantumkan biaya tak terduga dengan berkali-kali lipat.

3. Tips yang terakhir dan yang paling penting yaitu Buatlah simulasi.
Sangat kita perlukan dalam membuat simulasi perancangan rumah minimalis modern ini sebagai evaluasi dari rancangan anggaran yang telah kita buat. Dengan adanya simulasi ini akan terlihat apakah biaya dalam membuat rumah minimalis modern yang sudah kita buat jauh-jauh hari itu sesuai atau malah tidak sesuai. Simulasi dapat dilakukan dengan membuat mencoba membuat miniatur rumah yang sudah kita desain ataupun juga membuat contoh rumah contoh jika kita membuat perumahan

Sekian informasi dari kami Bagaimana tips dalam merancang rumah minimalis modern semoga informasi ini bermanfaat terima kasih.
  
Sebuah Abstraksi

Salah Menjadi tua adalah sebuah kepastian di mana setiap orang pasti akan mengalaminya secara alamiah, dan itu berlaku pada setiap manusia. Hal yang sama juga dirasakan oleh penulis ketika mengetahui usia sudah tidak muda lagi, dan masa depan anak anak penulis yang masih sangat panjang.  Bekerja sebagai "orang kantoran" selama 13 tahun di sebuah perusahaan media cetak di Pontianak banyak memberikan bekal dan pengalaman yang berharga untuk hari tua penulis nanti nanti.

Proses kehidupan yang dimulai sejak lahir dan dibesarkan oleh kedua orang tua menjadi bekal untuk bisa meneruskan tongkat kehidupan penulis berikutnya, Ada banyak hal yang harus dipersiapkan bagi penulis yang tentunya berharap akan bisa bahagia di hari tua nanti. 

Orang tua penulis sudah mengajarkan bagaimana orang tua penulis dengan segala kekurangan yang ada bisa membesarkan  ke-sembilan anak anaknya.  Sepeninggal kedua orang tua, penulis kini sedang berjuang untuk bisa mewujudkan impian penulis untuk membahagiakan keluarga di hari tua nanti.


Penulis sangat beruntung menjadi peserta program Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS (dahulu bernama Jamsostek).  Di usia 45 tahun seperti sekarang ini penulis memanfaatkan bantuan dari program JHT untuk mengembangkan bisnis Air Kesehatan yang sudah penulis jalankan sejak setahun yang lalu. Kelak hasil dari usaha ini akan menjadi penyemangat penulis untuk mewujudkan impian besar ingin memiliki rumah sendiri di hari tua nanti. Tidak ada kata terlambat, dan usaha produktif di usia yang mulai memasuki masa senja ini
sedang dijalankan.  Sebuah pengalaman hidup yang berharga mewarnai kehidupan penulis dituangkan dalam catatan di blog ini


Bagian Pertama :  Bosan Jadi Pegawai

Mungkin terdengar klise dari sub judul catatan blog penulis kali inii. "Bosan Jadi Karyawan" , suatu frasa yang sudah sangat mengemuka.  Kita sudah sangat sering membaca tulisan atau sumber referensi dari berbagai media mengenai sikap seorang pegawai yang (sudah) merasa bosan dengan status kepegawaiannya begitu yang alamat penulis.
 
Saat masih pegawai  di sebuah perusahaan media cetak  di Kalimantan Barat dari tahun 2002 hingga 2016 kemarin banyak memberikan pengalaman hidup yang berharga bagi penulis sendiri. Posisi sebagai staf redaksi di salah satu perusahaan media cetak di Kalimantan Barat memang memberikan kesan "glamour"  bagi mereka yang melihat penulis dari luar. Kesan yang terbayang adalah betapa beruntungnya penulis  sebagai "orang gajian” dengan gaji tetap ,  di belakang meja dengan ruangan berpendingin AC, .

Betapa sempurnanya kesan seperti itu. Membuat diri penulis terpedaya dalam apa yang disebut sebagai "zona aman".  Namun benar kah aman? Pertanyaan ini sering kita dengar dan sudah mendapat jawaban yang beraneka ragam tergantung dari sudut pandangnya.  Justru dengan status “zona aman” inilah penulis banyak “menganggur” daripada produktifitasnya.

Bayangkan pekerjaan penulis yang dapat diselesaikan dalam beberapa jam aja sudah membuat penulis banyak menunggu hingga jam kantor usai. Menungu adalah hal yang paling membosan.  Seelah pekerjaan utama selesai (biasanya sebelum jam 12 siang), apa lagi yang harus penulis lakukan sampai jam kantor usai pada pukul 16.00 WIB?  Tidak ada.  Yang sering dilakukan justru "diskusi" dengan rekan kantor (baca :gosip), main game, buka facebook , hingga chatting.  


Kalau cuma berlayar di dunia maya, di warung internet juga sudah bisa. Mengapa harus di jam kerja?  Mau apa lagi kalau kerjaan sudah selesai lebih cepat? Itulah "aktifitasnya".  Begitu bertahun tahun lamanya, dan ini menjadi salah satu faktor mengapa penulis merasa bosan jadi pegawai dan perlu tantangan yang lebih besar lagi.

Salah satu "dosa" penulis selama menjadi karyawan adalah meninggalkan anak anak yang masih butuh kedekatan emosional dengan kedua orang tuanya.  Saat itu istri bekerja di luar kota sebagai guru di sebuah SMA di luar kota dan pulang 5 (lima hari sekali).  Sedangkan penulis dari jam 8 pagi di kantor dan baru pulang ke rumah pada pukul 16.00 WIB sore harinya.  Anak anak dititipkan di rumah pengasuh sejak dari anak pertama hingga anak kedua, sampai mereka bersekolah mulai dari TK Hingga ke Sekolah Dasar.   Sampai kapan anak anak "dibesarkan" oleh orang lain dan bukan oleh kedua orang tuanya sendiri.  Alasan untuk resign dari kantor sudah semakin kuat

Penulis sudah lama berpikir jika ada yang bisa lebih banyak lagi dikerjakan dari pada menunggu hingga jam kantor usai, jawabannya adalah dengan mengundurkan diri (resign) dari pekerjaan.  Rencana penulis untuk resign dari perusahaan juga banyak dipertanyakan oleh sahabat, dan kolega penulis.

Bagaimana tidak, dijaman yang konon sangat sulit mencari pekerjaan tetap saat ini memang tidak lah hal yang mudah, justru penulis mau melepaskannya begitu saja.  Sebuah rencana keputusan yang penulis harus diambil. . Di saat orang lain berburu pekerjaan mati matian bahkan dengan mengorbankan harta dan uang yang banyak agar bisa mendapatkan pekerjaan atau diterima menjadi pegawai, penulis justru melepaskan (pekerjaan) ini.  Ironis bukan?

Mungkin slogan "Bosan Jadi Pegawai" dalam pandangan penulis lebih condong kepada Pegawai swasta. Karena dalam prespektif penulis  jarang PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang bosan dengan status kepegawaian Negerinya. Memang sering penulis dengar seseorang melepaskan status PNS nya karena menjadi calon legislatif, atau terjun ke dunia Politik. Namun itu jarang terjadi karena pemerintah terus meningkatkan kesejahteraan para PNS.  Slogan "Bosan Jadi Pegawai" dalam perspektif penulis lebih ditujukan kepada karyawan Swasta

Status sebagai "orang gajian" dan atau Pegawai swasta yang sudah belasan tahun melekat dalam diri penulis sudah saatnya ditinggalkan. Mau kemana setelah resign? Apakah sudah dipersiapkan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun sebelumnya?.

Apakah ingin mencoba peruntungan untuk berwiraswasta? Penulis tidak mau terjebak dalam "indah" nya cerita sukses dari mereka yang berbisnis atau berwiraswasata yang sering penulis baca dan dengar akhir akhir ini.  Penulis belum punya pengalaman untuk buka usaha. Penulis sedang menjalani proses menyusuri "arah baru" bukan saja untuk mencari pundi pundi pemasukan saja tetapi lebih dari itu adalah passion penulis yang ingin merasakan challenge (tantangan) yang lebih besar lagi.  

Bagian Kedua : Memutuskan Resign dari Perusahaan

Mengundurkan diri (resign) mungkin sebagai jawaban yang prakmatis ketika kepentingan pekerja (buruh) tidak sinergi dengan kepentingan perusahaan atau pengusaha. Sebagai pihak yang kalah tentu para pekerja ini tidak memiliki banyak bargain (tawar menawar) terhadap perusahaan yang memperkerjakannya. Hal ini sangat jelas karena para pekerja tersebut bekerja kepada pengusaha, dan secara otomatis harus mengikuti aturan main yang ada. Tidak sepakat dengan aturan main yang ada tentu harus menyingkir (fade away).

Belum lagi belum adanya suatu wadah penulis sebagai karyawan pada waktu itu untuk menyuarakan ketimpangan dan ketidakadilan dalam hal kesejahteraan para karyawan yang belum dapat diakomodir oleh perusahaan seperti hak untuk para karyawan untuk mendirikan dan atau menjadi anggota Serikat Pekerja (Serikat Buruh) di perusahaan. 

Padahal ada ancaman sanksi pidana bagi perusahaan yang berusaha menghalangi para karyawannya untuk menjadi atau membentuk serikat pekerja (serikat buruh) seperti tercantum pada Pasal 43 UU No.21 Tahun 2000 tentang.   Sanksi pidana pun bukan main main.  Minimal hukuman penjara 1 tahun dan denda maksimal bisa mencapai Rp.500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah)


“ingat, perusahaan merasa kewajibannya sudah selesai setelah membayar gaji , bonus , fasilitas lainnya dan “hak hak karyawan” saat berhenti bekerja atau diberhentikan (pesangon dan lain lain. Yang kaya tetap saja pemilik” kata Aqua Dwipayana (“Berhenti Bekerja Semakin Kaya” Halaman 24).  “Semua perusahaan di dunia ini kejam” kata Aqua Dwipayana pada bagian lain dalam buku best seller-nya itu

Pekerja yang resign dari suatu posisi atau jabatan tentu secara otomatis perusahaan akan mencari pengganti yang diproyeksikan akan menduduki pos yang ditinggalkan tersebut dengan mengiklankan di media masa. Begitu iklan di media massa keluar dan dibaca oleh masyarakat, maka bisa dipastikan akan datang lamaran oleh puluhan bahkan ratusan kandidat lain yang sudah antre menunggu untuk mengisi jabatan kosong tersebut

Maka dengan penuh keyakinan, penulis akhirnya mengajukan permohonan resign (mengundurkan diri) dari perusahaan pada tanggal 28 Februari 2016 yang lalu.  Sesuai dengan ketentuan Undang Undang KetenagaKerjaan bahwa pegawai atau karyawan yang mengundurkan diri secara hormat tidak akan mendapatkan “pesangon”.  Pesangon sesuai dengan ketentuan UU Ketenagakerjaan hanyalah didapat bagi mereka yang diberhentikan secara tidak hormat atau mendapat Pemutusan Hubungan Kerja atau disingkat dengan PHK.  


Undang Undang No 13 Tahun 2006 tentang Ketenagakerjaan (UUK) memang tidak mengatur "hak pesangon" bagi pekerja yang mengundurkan diri secara sukarela (hormat). Pasal 162 Ayat (1) UUK hanya berhak atas Uang Penggantian Hak (UPH) .  Pasal 162 ayat (2) UUK menyebutkn hanya berhak atas Uang Pisah khusus karyawan. yang tugas dan fungsinya tak mewakili kepentingan pengusaha secara langsung (non Management commitee). Besaran nilai "uang tali asih" ini tergantung pada peraturan perusahaan.

Penulis sudah bekerja di perusahaan dari tahun 2002 sampai tahun 2015 jadi lebih kurang 13 (tiga belas) tahun dan berhak mendapatkan Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK) selama 5 (lima) bulan upah.  Ini sesuai dengan Pasal 155 UU No.13 tahun 2004 tentang Ketenagakerjaan - "masa kerja 12 (dua belas) tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 (lima belas) tahun, 5 (lima) bulan upah".

Sebagai ganti dari pesangon itulah, penulis mendapatkan semacam “ucapan terima kasih” yang dalam UU ketenagakerjaan disebut sebagai “UPMK” atau Uang Pengganti Masa Kerja yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan dan kebijaksanaan perusahaan masing masing. 

Tidak ada sanksi yang dijatuhkan jika perusahaan tidak mau untuk memberikan uang “terima kasih” ini dan juga bukan merupakan kewajiban dari perusahaan untuk memberikannya.  Penulis beruntung masih dapat memperoleh Uang Pengganti Masa Kerja (UPMK) ini.

Oleh karena itu
Jika harus memutuskan resign (mengundurkan diri) dari pekerjaan pastikan hal itu dilakukan dengan elegan dan terhormat dengan mengajukan permohonan resign dengan resmi kepada perusahaan. Datang dengan baik baik tentu keluar juga dengan baik baik .

Pastikan segala sesuatunya dikaji dengan cermat dengan pikiran yang tenang, damai tanpa luapan emosi karena tidak terakomodirnya kepentingan pekerja oleh pengusaha. Jangan sampai jika resign sudah terjadi dan ternyata justru menjadi bumerang bagi dirinya begitu secara resmi keluar dari pekerjaan yang selama ini membesarkannya.


Bagian Ketiga : Sempat Ingin Menjadi TKI
Ditengah sulitnya perekonomian di negeri ini yang masih dalam tahap recovery sejak krisis moneter yang pernah dengan gemilang merontokkan perekonomian Indonesia beberapa tahun yang lalu ditambah dengan semakin tingginya lulusan perguruan tinggi setiap tahun yang ternyata masih belum siap kerja membuat lapangan pekerjaan kini menjadi hal yang langka. 

Ketika memutuskan resign (mengundurkan diri) dari perusahaan sebaiknya sudah menyiapkan langkah dan strategi yang baik kemana setelah tidak (bukan) lagi sebagai karyawan. Penulis saat itu belum memilik konsep seperti apa setelah mengundurkan diri.  Mau pindah ke perusahaan lain, mau berwirausaha (wiraswasta) atau mau menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) resmi?  Menjadi TKI?  Haruskah saya Menjadi TKI? . Kenapa harus menjadi TKI?

Jawaban dari pertanyaan ini tentu saja beragam tergantung dari sudut pandang mana yang akan digunakan. Jika pertanyaan ini ditujukan kepada penulis tentu akan penulis jawab bahwa menjadi TKI adalah salah satu alternatif yang mungkin  ditempuh ketika lapangan pekerjaan sudah tidak tersedia lagi di negeri sendiri dan atau sudah tidak menerima (pegawai) lagi.

Penulis bahkan sudah mencari informasi bagaimana prosedur dan persyaratan  sebagai TKI resmi di BNP2TKI  (Badan Nasional Penempatan Dan perlindunhan Tenaga Kerja indonesia) di Pontianak. 

INFORMASI : Dua orang staf BNP2TKI  Pontianak inilah yang memberikan banyak informasi mengenai prosedur menjadi TKI Resmi. Foto Asep Haryono
INFORMASI : Dua orang staf BNP2TKI  Pontianak inilah yang memberikan banyak informasi mengenai prosedur menjadi TKI Resmi. Foto Asep Haryono
LUAS : Gedung BNP2TKI  Pontianak di Jalan Uray Bawadi Pontianak inilah menjadi rujukan untuk informasi dan aduan mengenai TKI . Foto Asep Haryono
LUAS : Gedung BNP2TKI  Pontianak di Jalan Uray Bawadi Pontianak inilah menjadi rujukan untuk informasi dan aduan mengenai TKI . Foto Asep Haryono

Bahkan untuk yang satu ini banyak peraturan dan prosedur yang harus dijalani.  Tidak semudah membalik telapak tangan.  Belum lagi segala cerita “Seram” nasib TKI dan segala persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi seorang TKI resmi. Selama belum ada aturan atau UU yang melarang warga Indonesia untuk menjadi TKI ke luar negeri, Untuk tahap sekarang ini keinginan untuk bekerja sebaga TKI tetap menjadi salah satu wacana yang sudah masuk dalam “file” di benak penulis.


Bagian KeEmpat - Mencairkan Dana BPJS
Apa itu BPJS?.  BPJS merupakan kepanjangan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang terbagi menjadi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.    Dalam 
UU Nomor 24 Tahun 2011 disebutkan bahwa BPJS Kesehatan adalah program Jaminan Kesehatan yang bertransformasi dari Askes (Pasal 5 ayat (20 huruf a) dan BPJS Ketenagakerjaan adalah program perlindungan seluruh Pekerja di Indonesia yang bertransformasi dari PT Jamsostek (pasal 5 ayat (2) huruf b).

Untuk lebih jelasnya, penulis tampilkan video sosialisasi dari ke 4 program BPJS ketenagakerjaan tersebut di bawah ini :





Keterangan : Video Sosialisasi 4 program BPJS Ketenagakerjaan


BPJS Ketenagakerjaan itu sendiri terdiri atas 4 Program perlindungan unggulan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).  Sejak pertama bekerja di perusahaan sejak tahun 2002 hingga 2015 , Alhamdulillah sejak awal bekerja di Perusahaan sudah menjadi peserta BPJS.  Ini wajib bagi perusahaan manapun untuk segera mendaftarkan para pegawainya di BPJS karena manfaatnya yang luar biasa untuk jaminan masa tua nanti.


JAMINAN HARI TUA :  Penulis memegang surat dari Jamsostek yang berisi informasi saldo Jaminan Hari Tua (JHT) saat  masih bekerja di perusahaan. Sempat diambil gambarnya oleh rekan kerja penulis saat itu

Syarat Syarat Pencairan Jaminan Hari Tua

Surat Keterangan Berhenti Bekerja (SKBB)  sudah penulis terima dengan alasan mengundurkan diri sejak tanggal 29 Februari 2016.  Baru pada tanggal 1 Maret 2016  penulis pun mendatangi Gedung BPJS Cabang Kota Pontianak yang  terletak di Jalan Ahmad Yani Pontianak, tepatnya disamping Rumah Sakit Bersalin Ibu dan Anak Anugrah Bunda.  Gedungnya cukup megah yang didominasi warna dasar hijau dan putih seperti warna dasar surat saldo BPJS JHT yang penulis terima selama ini.

Ada pun berkas berkas atau Dokumen yang harus dilengkapi dalam rangka pencairan Dana Jaminan Hari Tua (JHT) di Kantor BPJS Kota Pontianak adalah sebagai berikut :

  1. Foto Kopi KTP sebanyak 2 (dua) Lembar.
  2. Foto Kopi Kartu Keluarga (KK) sebanyak 2 (dua) Lembar.
  3. Foto Kopi Surat Keterangan Berhenti Bekerja dari Perusahaan sang tenaga kerja (TK) yang sudah ditanda tangan Dinas Tenaga Kerja (Disnak) Kota Pontianak dan sudah dibubuhi stempel dari mereka sebanyak 2 (dua) Lembar.
  4. Mengisi Formulir Kartu Kendali yang sudah disediakan oleh kantor BPJS saat mengajukan permohonan pencairan JHT.  Formulir dan Map nya tersedia Gratis di receptionist. 
  5. Foto Kopi Buku Rekening sebanyak 2 (dua) Lembar. 
  6. 1 (satu) buah Materai tempel 6 ribu rupiah sebanyak 1 (satu) lembar. 
Jika seluruh dokumen dokumen itu dilengkapi hanya bisa diajukkan kepada kantor BPJS cabang Pontianak 1 bulan kemudian.  Dengan kata lain berkas diajukan 1 bulan setelah tanggal pengunduran diri.  Untuk yang satu ini cukup jelas bagi penulis.  Surat Pengunduran diri dari perusahaan tertanggal 29 Februari 2016 berarti harus datang kembali ke kantor BPJS pada tanggal 29 Maret 2016 dengan membawa kelengkapan dokumen tersebut.

N
LUAS : Bagian dalam kantor BPJS Kota Pontianak di Jalan Ahmad Yani ini luas dan berpendingan AC.  Duduk dengan  tenang menanti nomor antrian di panggil.  Foto Asep Haryono
LUAS : Bagian dalam kantor BPJS Kota Pontianak di Jalan Ahmad Yani ini luas dan berpendingan AC.  Duduk dengan  tenang menanti nomor antrian di panggil.  Foto Asep Haryono

VERIFIKASI:  Bagian Receptionist memeriksa setiap berkas/ map yang akan diajukan.  Jika sudah lengkap anda akan diberi formulir Kartu Kendali untuk diisi ditempat dan sebuah Map Hijau berkop BPJS gratis.  Foto Asep Haryono
VERIFIKASI:  Bagian Receptionist memeriksa setiap berkas/ map yang akan diajukan.  Jika sudah lengkap anda akan diberi formulir Kartu Kendali untuk diisi ditempat dan sebuah Map Hijau berkop BPJS gratis.  Foto Asep Haryono

LENGKAP :  Inilah Map atau Berkas Pengajuan Pencairan JHT saya yang sudah dinyatakan lengkap oleh petugas BPJS Kota Pontianak.   Foto Asep Haryono

Tata Cara Pengajuan Pencairan JHT
Setelah seluruh dokumen tersebut di atas sudah lengkap maka penulis dipersilahkan datang ke kantor BPJS Kota Pontianak sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan.  Tidak perlu ambil nomor antrean seperti mengganti di Bank Bank.   Berkas atau map yang sudah berisi dokumen dokumen yang sudah penulis lengkapi itu diverifikasi atau dicek ulang lagi oleh Petugas BPJS yang berada stand-by di bagian Receptionist.
Oleh Petugas Receptionist BPJS berkas penulis dinyatakan lengkap, penulis pun memasukkan Map Hijau yang sudah diberikan oleh petugas saat dilakukan pengecekan tadi ke dalam Drop Box untuk dipanggil lagi untuk mendapatkan Nomor Antrian.   Setelah berkas dimasukkan ke dalam Drop Box, tidak beberapa lama kemudian nomor antrian penulis dipanggil.

Penulis pun duduk berhadapan dengan petugas BPJS bagian pemeriksaan Dokumen.   Dokumen penulis pun juga dinyatakan sudah lengkap oleh bagian pengecekan Dokumen.  Penulis pun dipersilahkan kebagian Klaim BPJS yang berada disebelahnya.  Bilik pemeriksaan kelengkapan dokumen dan bilik proses pencairan (klaim) memang bersebelahan.  Jadi cukup geser bangku saja, penulis sudah berhadapan dengan petugas bagian klaim.

Nah dari sinilah ada sedikit kendala,  Setelah dicek ulang oleh Komputer pada bagian Klaim BPJS dari sistem penulis terdeteksi masih menerima Gaji per 1 Maret 2016 walaupun dalam Surat Keterangan Berhenti Bekerja (SKKB) nya per tanggal 29 Februari 2016.  Jadi status penulis diasumsikan masih "pegawai" dalam selama bulan Maret 2016.

Oleh karena itu, kata petugas , penulis diminta datang lagi per tanggal 1 Mei 2016.  "Ini agar memberi kesempatan untuk closing data bapak di sistem sesuai dengan tanggal pengunduran dirinya, dan untuk amannya ya tanggal 1 Mei 2016 boleh datang lagi" tegas petugas saat itu.

"Sistim kami menggunakan Bank Mandiri untuk proses pencairannya, dan memakan rekening Bank apa pun bisa juga, tetapi proses pencairan pentransferannya tetap dilakukan 7 hari masa kerja" terang petugas.  Paa tanggal 1 Mei 2016
berkas penulis yang sudah lengkap , dan Alhamdulillah dana BPJS Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp.13.000.000,- (Tiga Belas Juta Rupiah) diterima secra utuh tanpa potongan apa pun.


Bagian Penutup : Senangnya Bisa Buka Usaha Sendiri
Bahagia? Tentu saja.  Bagaimana tidak, begitu dana yang penulis sisihkan dari hasil pemotongan upah setiap bulan untuk iuran BPJS JHT selama masa bekerja di perusahaan selama 13 (tiga belas) tahun bisa diterima dengan utuh tanpa ada biaya atau pemotongan apa pun oleh pihak BPJS.  Usia penulis saat ini yang sudah mencapai 45 tahun ini pun sudah tidak bisa dihindari akan terus bertambah sesuai dengan perjalanan sang waktu.

Penulis tidak pernah berpikir apakah dana Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS ini bisa mencukupi untuk hidup dan menghidupi keluarga atau tidak.  Secara teori memang mereka yang memasuki masa pensiun atau purna tugas dengan sejumlah uang yang banyak memiliki peluang kebebasan dan peluang untuk pilihan yang lebih besar, namun penulis menganggap (uang) juga bukanlah segala galanya.

Penulis pernah membaca sebuah kisah inspiraitf  Ada seorang ibu yang bernama Ibu Siti Mahmudah yang menuliskan kisahnya dalam blog pribadinya. Beliau mengisahkan sang suami yang hanya berjualan Pop Corn mampu menafkahi keluarganya : bisa memiliki warung sembako kecil kecilan, membeli laptop hingga melunasi kredit motor.  Sebuah kisah yang inspiratif dan memberikan  banyak nasehat juga pelajaran untuk penulis.

Bagaimana pun keadaan keuangan kita, tujuan kuncinya adalah hidup bahagia sesuai dengan dana yang kita miliki.  Inilah siap positif. Merencanakan masa pensiun yang positif.  Penulis ingin bersikap positif saat memasuki hari tua nanti tentunya dengan apa yang ada saat ini.

Kalau dilihat dari nominal Dana Jaminan Hari Tua (JHT) yang penulis terima dari BPJS relatif kecil, namun penulis sudah sangat senang. Dana jaminan pensiun yang kecil bukan berarti penulis tidak dapat menjalani masa pensiun yang sehat, aktif dan positif.  Banyak orang yang bahagia dengan kehidupan masa tuanya walau hanya berbekal uang pensiun yang kecil.

Dana Jaminan Hari tua (JHT) dari BPJS ini untuk mengembangkan bisnis air kesehatan yang sudah penulis tekuni setahun sebelumnya.  Di usia yang sudah dibilang sudah tidak muda lagi ini penulis senang karena sudah memiliki usaha sendiri dimana penulis sendiri sebagai "bos" nya.  Tidak punya atasan.  Atasan penulis hanyalah TUHAN.   Dahulu bekerja bertahun tahun untuk memajukan perusahaan orang, kini saatnya bekerja untuk memajukan usaha sendiri. Kini penulis merasa bahagia bisa dekat dengan anak anak dan membesarkan mereka dan selalu bersama keluarga sambil menjalani bisnis. Semoga berkah. Amin Ya Rabbal Alamin.  (Asep Haryono)




Referensi :

  1. Bahagia Pada Masa Tua -  Panduan Praktis Untuk Keluarga. Nancye Bourke. Penerbit Kanisius Yogyakarta 2005. 
  2. Berhenti Bekerja Semakin Kaya – Aqua Dwipayana.  Cetakan ke III.  Penerbit AJIB Publishing. Tahun 2013. 
  3. Life Excellent – Menuju Hidup Yang Lebih Baik : Reza M Syarif. Penerbit Prestasi – GEMA INSANI PRESS. Tahun 2005
  4. Membaca Dan Memahami Aturan Perburuhan - Hendro Agung Wibowo. Penerbit Perpustakaan Nasional. Cetakan I Tahun 2005 
  5. Apakah Pekerja yang Mengundurkan Diri Akan Dapat Pesangon? - http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt524bcbc546c20/apakah-pekerja-yang-mengundurkan-diri-akan-dapat-pesangon?
  6. Perbedaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan - https://www.panduanbpjs.com/perbedaan-bpjs-kesehatan-dan-bpjs-ketenagakerjaan
  7. BPJS Perorangan VS Perusahaan. Mana Yang Lebih Baik - https://www.sepulsa.com/blog/bpjs-perorangan-vs-perusahaan
  8. Anda Pekerja? Pahami Hak Hak Anda Sesuai Dengan UU No.13 Tahun 2004 - https://firdinata.wordpress.com/2016/02/23/anda-pekerja-pahami-hak-hak-anda-sesuai-uu-no-13-tahun-2003/
  9. Berjualan Pop Corn - Suami ku Dapat Menafkahi  Keluarga - http://ibusitimahmudah.blogspot.co.id/2013/09/berjualan-pop-corn-suamiku-dapat.html 
Gambar dari UbranIndo

Saat mengulas tentang rumah tentu saja tidak ada habisnya.Apalagi di era modern ini rumah dapat dijadikan sebagai objek jual beli yang dapat memberikan keuntungan.

Dengan kata lain, rumah dapat dijadikan ladang bisnis dengan cara jual beli rumah tersebut, tentunya dalam prosesjual beli harus menguasai tekhnik serta tips-tipsnya agar saat jual beli yang kita lakukan dapat berjalan secara optimal serta tentunya dapat memberikan keuntungan bagi kita. Oleh karena itu dalam kesempatan kali ini saya akan berbagi mengenai beberapa tips Rumah dijual di depok, yang harapannya beberapa tips ini akan dapat bermanfaat bagi Anda yang memerlukan informasi.

Di bawah ini beberapa tips yang dapat kami sajikan kepada para pembaca:

1. Buat Rumah Menjadi Menarik
Membuat kondisi rumah agar tampak menarik dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti mengecat dinding rumah ataupun dinding pagar, menambal dinding yang keropos jika ada, memeriksa genteng apakah ada kebocoran atau tidak serta lantai apakah ada kerak yang membandel atau tidak.

2. Penentuan Harga
Jika telah selesai membuat rumah menjadi semakin menarik, kemudian jangan lupa memasang harga, ada baiknya survei dulu harga rumah di sekitar lokasi untuk dapat menentukan harga yang bersahabat untuk rumah Anda tersebut, sehingga anda tidak terlalu mahal dalam membanderol rumah yang Anda jual tersebut.

3. Promosi
Langkah berikutnya adalah tentang metode pengiklanan yang dilakukan, karena perlu untuk dilakukan yang namanya promosi yang tepat serta sesuai sasaran dalam melakukan iklan promosi rumah yang dijual, karena apabila anda salah sasaran maka tentunya hal ini akan menghambat penjulan rumah Anda.Gunakan media online sebagai media untuk mempromosikan iklan rumah anda, karena dunia online ini sangatlah luas sekali jangkauannya.

Itulah beberapa informasi yang dapat saya berikan kepada para pembaca mengenai tips rumah dijual, diharapkan semogaa rtikel ulasan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para pembaca khususnya bagi Anda yang sedang berbisnis rumah. Terima kasih
Gambar dari urban Indo

Keberadaan rumah tentunya sudah tidak diragukan lagi akan urgensinya, apalagi bagi mereka yang berkeluarga. Tentunya rumah bukan hanya sekedar sebagai tempat hunian saja namun juga sebagai tempat yang dapat digunakan untuk tempat bisnis atau juga sebagai objek untuk kemudian diperjual belikan.

Akan tetapi dalam menjual rumah tidak semudah seperti menjual barang lainnya seperti kendaraan, tentunya akan ada banyak pertimbangan calon pembeli rumah sebelum memutuskan untuk membeli sebuah rumah sebagai tempat hunian. Nah berikut ini ada beberapa tips bagi Anda yang ingin menjual Rumah dijual di Bandung agar bisa cepat laku. Diharapkan dengan berbaginya tips-tips berikut ini tentunya akan dapat berguna untukAnda yang akan menjual rumah.

1.    Percantik Rumah
Sebelum menjual rumah, usahakan agar rumah memiliki tampilan yang menarik. Mempersiapkan rumah agar tampil menarik dengan cara melakukan renovasi serta melakukan berbagaihal yang lainnya yang bertujuan untuk memperindah rumah tersebut agar rumah tersebut dapat menarik calon pembeli.

2.    Pemasaran Rumah
Di era digital ini, dimana pengguna internet makin hari semakin bertambah, maka cobalah untuk memasarkan rumah melalui media online, tentunya cakupan iklan di media online ini dapat menjangkau secara luas calon pembelinya, mungkin bukan hanya taraf local calon pembelinya namun juga dengan taraf internasional.

3.    Harga yang Menarik
Saat menentukan sebuah harga ada baiknya untuk melakukan survei terlebih dahulu terhadap kisaran harga pada umumnya untuk daerah disekitar rumah yang akan dijual, hal ini penting agar anda menjual rumah tidak terlalu murah yang mengakibatkan kerugian, ataupun tidak mematok harga terlalu tinggi sehingga orang tidak berminat. Jadi dengan melakukan survei harga kita dapat memperkirakan kisaran harga yang pas dan margin keuntungan yang akan kita ambil.

Itulah beberapa tips bagi anda yang hendak menjual rumah, semoga dapat membantu anda mempermudah dalam menjual rumah dengan harga yang sesuai. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih.

Gambar dari UrbanIndo

Bagi anda yang akan menyewa sebuah apartemen, namun belum cukup terbiasa untuk melakukan proses negosiasi tentunya akan merasa kesulitan serta juga sedikit tidak mengerti apa yang mesti dilakukan. Kepercayaan diri tentunya dalam hal ini yang terpenting, namun jika masih kesulitan juga anda dapat mencoba beberapa tips sewa apartemen yang anda dapat lakukan saat menghadapi proses negosiasi.

1.    Jaga Penampilan
Pastikan anda tampil sopan, berpakaian sederhana saja jangan terlalu berlebihan, hal ini bertujuan agar anda tidak dianggap “mangsa” dengan diberikan harga yang tinggi serta jangan terlalu cuek dalam penampilan juga agar tidak dianggap remeh oleh pemilik bahkan tidak dianggap sama sekali.

2.    Tunjukkan sikap yang baik
Sebagia orang yang akan menempati tempat tinggalnya, Anda harus menunjukkan sikap yang baik serta bertanggung jawab hal ini bertujuan untuk dapat membuat pemilik apartemen percaya kepada anda untuk kemudian menyewakan apartemennya.Dengan menunjukkan sikap dan perilaku yang baik dapat membuat penyewa merasa “aman” dalam menyewakan apartemennya kepada Anda, sehingga dapat membuat proses negosiasi pun menjadi tidak terlalu sulit

3.    Gunakan Jamin
Biasanya orang yang menyewakan apartemen sudah lengkap dengan isinya, seperti perabotan dapur dan juga perlengkapan tempat tidur, di sini Anda dapat mengajukan jaminan akan barang-barang yang sudah tersedia di apartemen itu sebelumya, biasanya jaminan itu berupa sejumlah uang yang disimpan pada pemilik apartemen, yang akan digunakan apabila barang-barang tersebut hilang ataupun rusak karena kelalaian anda sebagai penghuni apartemen tersebut nantinya. Untuk uang jaminan barang tersebut serta ketentuan lainnya, sebaiknya gunakan surat perjanjian di atas materi agar memberikan kejelasan mengenai hak dan kewajiban antara pemilik apartemen serta penyewa apartemen agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dikemudian hari.

Itulah beberapa tips sewa apartemen yang dapat dilakukan oleh para penyewa apartemen sebelum memutuskan untuk memilih sebuah apartemen untuk tempat tinggal sementaranya. Semoga ulasan ini dapat memberikan manfaat dan wawasan bagi para pembaca. Terima kasih.

 
Salah Warm greeting from Pt Quantum Job Bali

Quantum is a registered and legal recruitment agency with Licence PPTKIS Kep 177/MENAKER/VIII/2008 and extension PPTKIS no Kep 58/MENAKER/!!/2012
we would like to offer you Hotel Position in Costa Cruise Lines Asia,where the home port and port of call in Japan,Korea,China and all around Asia,
Please,refer to see below offer

COSTA ASIA CRUISE LINES JOB OFFER

Chinese Cuisine Cooks (Speak English only) and
other Hotel Position for you who speak 2 (two) languages between English and Japanese or Korea ( with NO HOTEL EXPERIENCE)

-THIS JOB IS FREE OF CHARGE FREE AIRLINES TICKET ,NO AGENT FEE etc -

Here are the conditions:

8, (+/- 1 month) contract, double cabins, salaries as follows:

1st Cook: 1 contract: 1350 USD, 2 contract and more: 1577
2nd Cook: 1 contract: 1088 USD, 2 contract and more: 1197 USD
3rd Cook: 1 contract: 612 USD, 2 contract and more: 683 USD
Demi Chef and Upper Position SALARY nego directly with COSTA during User Interview in

"Jakarta , Jogja , Medan, Bali and Lombok on February 2017"

there is a bonus for 1st cook is 120 USD on 100% performance achievement, and 2nd and 3rd Cook is 90 USD. For all positions, there must have
double (two) experience in Chinese food cooking style below (Shanghai, Cantonese, Sichuan, Xiang style).

and for you who speak two languages between English with Japanese or English with Korean ,
we open for all hotel position entry level ( FOR NON HOTEL EXPERIENCE) to higher.(WITH EXPERIENCE)

Please send your complete CV to baliquantumjob@gmail.com

Thank you very much and looking forward to see you soon.

Kind Regards,

Ida Bagus putu Astina SH MBA CLA

Whatsapp +62 81238301688is.   
Catatan Asep Haryono

Menu Istimewa di Red Zone Cafe Pontianak sudah dirasakan oleh penulis seperti Sate Taichan,  Es Jeruk , Vietnamese Drip Coffee , Tahu Jeletot dan Furai, kini penulis bersama kawan kawan dari Komunitas Blogger Pontianak dan beberapa Food Gram kembali icip icip 6 (enam) menu istimewa lainnya dari Cafe gaul anak muda Pontianak ini.

Acaranya sendiri berlangsung pada tanggal 5 Februari 2017 yakni Grand Opening RedZone Cafe Pontianak.  Peremiannya langsung dilakukan oleh Bapak Gubernur Kalimantan Barat Cornelis MH

6 Menu Spesial Redzone Cafe Pontianak ini antara lain  Sandwich RedZone Cafe , Cireng , RedZone Burger , Union Ring , Nasi Bakar ,  dan Es Krim ala Red Zone Cafe Pontianak .  Hari itu saya dan kawan kawan komunias Blogger Pontianak, Food Gram dan Food Bloggger diundang untuk kedua kalinya oleh manajemen Red Zone Cafe Pontianak dalam acara Grand Opening Kafe anak muda tersebut. 

Begitu menu menu tersebut dihidangkan oleh waiter dan waitress RedZone Cafe Pontianak, penulis dan kawan kawan komunitas Blogger Pontianak, Food Blogger dan Food gram langsung mendokumentasikan (mengambil gambar) menu menu tersebut dengan kamera digital masing masing.   Dari semua yang hadir hanya 3 orang yang terlihat menenteng kamera digital (digital camera) sedangkan lainnya hanya mengandalkan camera phone.

6 Menu Spesial RedZone Cafe Pontianak
Pada kunjungan pertama, saya dan kawan kawan sudah merasakan Tahu Jeletot , Sate Taichan , Es Jeruk, dan Vietnamese Drip Coffe, nah pada kunjungan kedua sekaligus menghadiri Grand Opening RedZone Cafe Pontianak,  penulis dan kawan kawan berkesematan mencicip 6 Menu Spesial ala Redzone Cafe Pontianak  yakni
Sandwich RedZone Cafe , Cireng , RedZone Burger , Union Ring , Nasi Bakar ,  dan Es Krim ala Red Zone Cafe Pontianak . 

Sandwich ala Redzone Cafe Pontianak ini cukup unik karena tubuh roti lapisan luarnya berwarna merah, sesuai dengan konsep cafe nya "RedZone".   Lapisan gaian dalamnya ada potongan keju, daging, dan aneka sayuran.  Gigitannya lembut dan terasa nikmat jika dicampur dengan saos sambal.  Sesuaikan dengan seera anda bagaimana menikmatinya.

Siapa yang tidak kenal Cilok dan Cireng yang banyak dijumpai di seluruh Indonesia. Nah Red Zone Cafe Pontianak ini spesial menyediakan CIRENG yang beda rasanya.  Tekstur cirengnya yang lembut, dengan tingkat kegurian yang sedang, dan begitu gigitan pertama langsung terasnya renyah dan krispi. Sesuatu yang beda dengan CIRENG yang biasa penuis beli di luar sana. 

Bagaimana dengan Red Zone Burger?  Secara umum memang lazimnya Burger ayau dalam bahasa Indonesia nya Roti Lapis.  Ada konten potongan keju di dalamnya, bawang bombay, slada, irisan tomat segar dan juga setangkup daging sapi atau ayam di dalamnya.  Warna merah di burger adalah warna yang diihasilkan oleh proses yang alami, tanpa bahan pengawet.

Union Ring adalah gulungan berbentuk ring yang berasa renyah, lembut dan sensasi udang di dalamnya yang menggugah selera,  Sudah dilengkapi dengans sambal khusus bersamanya, namun anda juga boleh menggunakan sambal kreasi anda sendiri sesuai dengan seleranya masing masing. 

Nasi Bakar
ala RedZone Cafe Pontianak juga tidak kalah serunya, Suasana seperti dikampun akan terasa bila icip icip Nasi Bakar ini.  Ada potongan pangsit goreng, tempe dan tahu, wah nikmatnya aduhai.  Es Krim nya pun tidak kalah segaranya. Uniknya adalah adanya susu kental manis di dalam dasarnya,
:

SANDWICH : Ini adalah kudapan RedZone Sandwich yang renyah dan gurih. Nikmat untuk cemilan sore hari.  Foto Asep Haryono
SANDWICH : Ini adalah kudapan RedZone Sandwich yang renyah dan gurih. Nikmat untuk cemilan sore hari.  Foto Asep Haryono

CIRENG : Cireng sudah merambah hingga ke Cafe.  Redzone Cafe Pontianak juga menyajikan Cireng yang gurih dan krispii.  Foto Asep Haryono
CIRENG : Cireng sudah merambah hingga ke Cafe.  Redzone Cafe Pontianak juga menyajikan Cireng yang gurih dan krispii.  Foto Asep Haryono

RED BURGER : Namanya Red Burger ala RedZone Cafe yang unik dengan cita rasa yang menggoda selera.  Foto Asep Haryono
RED BURGER : Namanya Red Burger ala RedZone Cafe yang unik dengan cita rasa yang menggoda selera.  Foto Asep Haryono

UNION RING : Ini unik bentuknya yang melingkar lingkar. Adalah Union Ring dengan sensasi rasa udang tepung di dalamya renyah. Foto Asep Haryono
UNION RING : Ini unik bentuknya yang melingkar lingkar. Adalah Union Ring dengan sensasi rasa udang tepung di dalamya renyah. Foto Asep Haryono

NASI BAKAR : Ini adalah Nasi Bakar ala RedZone Sandwich yang sangat Indonesia banged. Ada tempe tahu loh.  Foto Asep Haryono
NASI BAKAR : Ini adalah Nasi Bakar ala RedZone Sandwich yang sangat Indonesia banged. Ada tempe tahu loh.  Foto Asep Haryono

ES KRIM RED ZONE : Ini es krim yang dikemas dengan campuran ketan, nangka dengan campuran susu yang nikmat.  Foto Asep Haryono
ES KRIM RED ZONE : Ini es krim yang dikemas dengan campuran ketan, nangka dengan campuran susu yang nikmat.  Foto Asep Haryono

LUDES:  Kerja sama yang baik semuanya.  Hanya dalam beberapa menit semua menu yang disajikan ludes.  Mengharukan.  Foto Asep Haryono
LUDES:  Kerja sama yang baik semuanya.  Hanya dalam beberapa menit semua menu yang disajikan ludes.  Mengharukan.  Foto Asep Haryono

GRAND OPENING: Dilantai bawahnya selebrasi pembukaan secara resmi RedZone Cafe.  Tampak Gubenur Kalimantan Barat Bapak Cornelis MH di dampingi owner RedZone Cafe, Ibu Angelica, putri sang gubernur.  Foto Asep Haryono
GRAND OPENING: Dilantai bawahnya selebrasi pembukaan secara resmi RedZone Cafe.  Tampak Gubenur Kalimantan Barat Bapak Cornelis MH di dampingi owner RedZone Cafe, Ibu Angelica, putri sang gubernur.  Foto Asep Haryono

SELFIE: Foto bersama owner RedZone Cafe Ibu Angelica, yang merupakan putri kedua Gubernur Kalimantan Barat Bapak Cornelis MH.  Foto Istimewa
SELFIE: Foto bersama owner RedZone Cafe Ibu Angeline Fremalco, yang merupakan putri kedua Gubernur Kalimantan Barat Bapak Cornelis MH.  Foto Istimewa

  
Bandara Supadio Pontianak Bandara Supadio Pontianak Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog