Jual Milagros disini
Loading...

Terima jasa pembuatan blog
Catatan Asep Haryono

Bubur Kacang Ijo atau biasa sering disingkat BKI adalah salah satu kuliner nusantara yang nyaris mudah ditemukan di seluruh provinsi di Indonesia. Kuliner yang satu ini menawarkan sensasi kacang ijo dan ketan hitam yang dipadu dengan es krim atau parutan es serut ditambah susu kental manis menjadikan kuliner ini selalu diidamkan oleh banyak penggemarnya termasuk penulis salah satu diantaranya.

Salah satu spot penjual Bubur Kacang Ijo "JODHA" yang menjadi langganan penulis berlokasi di Jalan Adi Sucipto tepatnya di depan TK Bhayangkari dan atau dekat dengan Rumah Sakit Umum Daerah Soedarso di Pontianak.  Harga 1 mangkuk Bubur Kacang Ijo ini dibandrol dengan harga Rp.8.000,-.   Cukup mudah ditemui kedainya yang berbentuk gerobak dorong dan beroda itu.  Ada tenda pelangi di atasnya serta bangku dan meja yang sudah disediakan. Saya sempat mewancarai ipar dari Bang Gani, sang pemilik kedai Bubur Kacang Ijo "JODHA" ini.

"Saya memulai usaha Bubur Kacang Ijo ini satu tahun yang lalu (Tahun 2015-red) yang pada awalnya saya hanya berdagang Nasi Uduk di sekitar kawasan jalan Adi Sucipto ini namun kemudian saya berpikir untuk menjual yang lain akhirnya munculah ide menjual Bubur Kacang Ijo "JODHA" ini sampa sekarang"
kata Ipar Bang Gani,  Sayan sekali saat tulisan ini naik tayang saya belum sempat menanyakan nama lengkapnya.  Beliau menambahkan bahwa nama "JODHA" adalah salah satu nama sang istri tercinta. Sebut saja bang Ganda (Bukan nama sebenarnya-red)

Sudah ada niat untuk mengembangkan usaha ke depannya. "Iya memang untuk tahun depan 2017 saya sudah merencanakan untuk mempaten kreasi kuliner bubur kacang ijo yang aseli saya sendiri yang meracik bahan bahan dan cita rasanya agar pelanggan senang" tambah bang Ganda. 

Dia juga mengatakan bahwa bisnis kuliner seperti Bubur Kacang Ijo ini memang  tergantung selera sang pelanggan setianya.  "Tidak bisa saya katakan semua orang suka Bubur Kacang Ijo, jadi hanya mereka yang kebetulan suka dengan bubur kacang ijo saja yang bisa merasakan sensasi kuliner buatan saya ini" tambahnya.   " Saya mau liat dalam tiga bulan ke depan ini sebagai masa uji coba kesetian pelanggan saya apakah bertambah atau tetap saja dan ini mau saya liat untuk pengembangan usaha saya ini kepada pengecer" kata Bang Ganda.

Ayah dua orang anak ini sudah menerima banyak tawaran bantuan modal dari beberapa bank Swasta baik dari swasta atau pemerintah. " Sudah ada beberapa bank yang mau mengucurkan pinjaman modal untuk pengembangan usaha bubur kacang ijo saya ini namun saya masih pikir pikir dahulu karena mengingat besarnya cicilan disertai bunganya nanti jika saya jadi menerima bantuan pinjaman modal dari bank" tambah bang Ganda.

Untuk saat ini usaha Bubur Kacang Ijo milik keluarga ini belum menerima atau membuka cabang di tempat lain.   Dia masih senang berjualan dipinggir jalan seperti yang sedang dia lakoni saat ini. "Enak tempatya di sini di  pinggir jalan walau agak padat jika banyak kendaraan yang lalu lalang di depannya tetapi pelanggan mudah mencari nya ke sini karena enak" kata bang Ganda setengah berpromosi.  Penulis sudah beberapa kali menikmati kuliner murah meriah ini dan memang rasanya segar, dan sensasional.  Anda mau coba? (Asep Haryono)

MURAH : 1 gelas Bubur Kacang Ijo "JODHA" dibandrol harga Rp.8.000,- saja, dengan rasa yang menyegarkan banyak orang yang suka.  Foto Asep Haryono
MURAH : 1 gelas Bubur Kacang Ijo "JODHA" dibandrol harga Rp.8.000,- saja, dengan rasa yang menyegarkan banyak orang yang suka.  Foto Asep Haryono


JODHA :  Sekilas namanya mirip salah satu tokoh dalam STAR WARS namun inilah Bubur Kacang Ijo "JODHA" di Pontianak.  Foto Asep Haryono
JODHA Sekilas namanya mirip salah satu tokoh dalam STAR WARS namun inilah Bubur Kacang Ijo "JODHA" di Pontianak.  Foto Asep Haryono

SEMANGAT:  Inila bang Gani sang penjual sekaligus pemilik kedai Bubur Kacang Ijo "JODHA" yang berhasil pemulis ambil fotonya.  Beliau seangat dalam berjualan karena banyak penggemarnya Foto Asep Haryono
SEMANGAT Inila bang Gani sang penjual sekaligus pemilik kedai Bubur Kacang Ijo "JODHA" yang berhasil pemulis ambil fotonya.  Beliau seangat dalam berjualan karena banyak penggemarnya Foto Asep Haryono
  

 DOMAIN :  Saat ngeblog boleh bebas menggunakan TLD atau senang apa adanya. Perhatikan jika alamat tidak ditemukan. Foto Asep Haryono
DOMAIN :  Saat ngeblog boleh bebas menggunakan TLD atau senang apa adanya. Perhatikan jika alamat tidak ditemukan. Foto Asep Haryono


Seringkali kita tidak menemukan alamat sebuah situs web dan atau blog setelah kita mengetikan URL di status bar pada browser tertulis "memuat halaman bermasalah" dan "server tidak ditemukan". Bahkan saat dibantu dengan mesin pencari google pun tidak juga dapat ditemukan.   Berikut ini adalah beberapa kemungkinan mengapa suatu alamat situs web atau blog tidak diketemukan di internet

Alamat IP Sudah Berubah
IP address has changed.  Alamat Internet Protocol (IP) dari alamat sebiah domainnya sudah berganti atau sudah berubah.  Jika menggunakan blog tentu di periksa lagi konfigurasi Domain Name Server (DNS) nya apakah sudah diarahkan ke target atau ada komponen lain yang belum di isi. 

Teknik atau cara merubah DNS atau custom domain sudah banyak yang menulis.  Lebih bijak lagi mintalah bantuan teknis dari provider sewa domain dan hosting anda.  Jangan lupa untuk menhapus cache pada broswer atau android anda.  Ingat untuk clear cache, dan buka clear data.

Kesalahan Konfigurasi Server

There has been a server misconfiguration.  Untuk pengaturan Custom Domain biasanya harus mengisikan tabel tabel server utama dan server yang akan dituju.  Kesalahan dalan pengisian kode kode Domain Name Server (DNS) ini akan menyebaban alamat domain atau blog anda menjadi tidak diketemukan.

Atur provider hosting yang anda sewa.  Jika masih ragu, malu atau kemampuan terbatas untuk merekonstruksi blog mu, segeralah minta bantuan teknis kepada perusahaan jasa hosting dan domain anda itu dan mereka akan senang membantu anda.

Alamat Website atau Blog Sudah berganti server
The site may have moved to a different server.  Ketika alamat senua website atau blog tidak diketemukan , ada kemungkinan juga anda harus memeriksakan kembali jika ada satu saja kesalahan dalam pengetikan pada alamat maka tidak akan berhasil atau malah menuju ke alamat blog atau website orang lain. Jiak semua setting sudah benar, pastikan propagasinya juga berhasil biasanya membutuhkan waktu antara  12 sampai 24 jam sehari






Catatan Asep Haryono

Salah satu kegiatan yang membuat para penulis blog (baca : blogger) bersemangat dalam menulis blog adalah lomba atau kompetisi yang bertema blog.  Sebenarnya ada sedikit perbedaan penafsiran mengenai kriteria apa yang sebenarnya bisa menjadi lomba blog. 

Ada lomba menulis atau writing competition namun penempatannya di dalam blog peserta.  Kemudian ada lomba desain blog (blog design) yakni lomba yang khusus tentang keindahan bangunan atau infrastruktur sebuah blog. Serta masih banyak lagi sejenisnya.  Semuanya bermuara pada blog itu sendiri

Beberapa hal berikut ini sering menjadi bahan pertanyaan para peserta sebuah kompetisi atau lomba bertemakan blog yaitu kriteria lomba atau kompetisi,  dewan juri yang menilai hasil karya peserta lomba blog , jenis award atau penghargaan atau hadiah bagi para pemenang.   Baiklah saya akan coba bahas satu persatu secara singkat saja dalam artikel saya pada kesempatan kali ini.

  1. Kriteria Lomba Blog
  2. Dewan Juri atau Juri Penilai
  3. Penghargaan (award) atau Hadiah pemenang 

Kriteria Lomba Blog
Salah satu hal pokok dalam setiap penyelenggaraan lomba Blog adalah kriteria atau faktor faktor apa saja yang akan dinilai dari sebuah lomba atau kompetisi bertema blog.   Saya berikan contoh : Kriteria penilaian meliputi kesesuaian antara judul dengan tema , jumlah minimal kata , kedalaman konten , kelengkapan lomba dan masih banyak lagi lainnya.  Sosialisasi kriteria lomba blog memang seharusnya disampaikan kepada para calon peserta lomba sehingga mereka bisa memperhitungkan kekuatannya di aspek mana saja dia akan kemungkinan mendapat poin tertinggi. Ini pendapat saya

Konsistensi dewan juri juga harus dijaga.  Jangan sampai ada suara suara sumbang terhadap kriteria dewan juri setelah pemenang diumumkan.  Memang dewan juri sudah bisa memasang "tameng" dengan kalimat "keputusan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak melayani surat menyurat".  Di sinilah dewan juri menunjukkan kekuasaannya. Kalau sudah ada kalimat seperti itu siapa lagi yang mau memprotes, mendemo atau mempertanyakan keputusan dewan juri. Calon peserta seperti di "bungkam" kebebasan berpendapatnya jika dewan juri sudah mengeluarkan "jurus maut" nya yang satu itu.

Konsistensi yang saya maksudkan di sini adalah kesesuaian antara kriteria lomba blog dengan output yang dihasilkan atau dikirimkan para pesertanya.  Saya beri contoh mudah : Jika yang dinilai adalah postingan atau konten artikel maka dewan juri tidak perlu buang waktu menelanjangi desain (design) atau keindahan bangunan sebuah blog karena bukan lomba desain blog.  Jadi jangan tertukar.  Lomba blog yang utamanya adalah artikel justru malah yang keluar sebagai pemenang adalah blog yang indah, canggih dan gemerlapan bentuk fisiknya

Dewan Juri Penilai
Dalam sebuah lomba apa pun jenisnya tentu kriteria penilaian dibuat oleh dewan juri yang harus dipatuhi oleh para peserta lombanya.  Dalam sebuah kompetisi atau lomba blog, tentu dewan juri membuat kriteria atau syarat apa saja yang harus dipatuhi oleh para pesertanya. 

Jika para peserta lomba blog tidak memenuhi butir butir persyaratan dan syarat ketentuan yang dibuat oleh dewan juri maka ancaman diskualifikasi atau pembatalan kepesertannya dalam lomba bisa diaktifkan. Juri tentu berhak membatalkan calon peserta karena dianggapnya abuse (melanggar) syarat dan ketentuan lomba blog yang sudah ditetapkan dewan Juri

Dalam sebuah lomba Blog mana pun sangat tidak elok jika Juri hanya satu orang saja.  Ini menimbulkan dugaan atau sangka buruk pada peserta terhadap kinerja dan sportifitas juri dalam sebuah lomba. Jika juri hanya 1 (satu) orang saja sangat berpotensi penilaian berdasarkan feeling sang juri atau potensi subyektifitasya sangat besar. 

Hal semacam ini sebaiknya disadari oleh para penyelenggara lomba blog sebelum kegiatan lomba ini benar benar di gelar dan diikuti oleh umum.  Para peserta berhak tahu kondite, kredibilitas dan kapasitas dewan juri lomba. Kalau perlu umumkan siapa nama nama dewan juri nya, apa profesi mereka sehari hari selain sebagai juri.  Itu jauh lebih memberikan kepuasan semua pihak

Penghargaan atau Hadiah Pemenang
Hadiah uang atau fresh money masih menjadi idaman para peserta lomba blog. Memang pada umumnya hadiah bagi para pemenang lomba blog selain daripada sertifikat ataupun piala hadiah uang merupakan dambaan bagi para pemenang atau para juara lomba.  

Ukuran besar kecilnya nominal hadiah uang bagi para pemenang bisa menjadi hal yang lain yang masih bisa didiskusikan kembali. Ukuran nominal hadiah uang sebenarnya relatif. Tergantung dari cakupan lomba itu sendiri apakah lokal atau bersifat nasional.  Makin tinggi level lomba sampai penyelenggaraan ke tingkat nasional , maka hadiah uang akan lebih besar lagi.  Saya kira inilah analogi saya.

Bagaimana dengan sertifikat pemenang atau piagam penghargaan?  Walau hakikatnya berupa selembar surat keterangan pemenang bertanda tangan panitia penyelenggara beserta stempelnya, tetap diburu para blogger.  Mengapa? Karena selembar surat keterangan (piagam pemenang atau sertifikat kejuaraan lomba) menjadi nilai tambah bagi sang blogger itu sendiri.  Piagam lomba blog atau sertifikat juara blog bisa menaikan "gengsi" atau "pasaran" sang blogger di mata masyarakat.  Terlebih bagi blogger yang punya jasa desain blog tentu akan menaikkan reputasinya port folio nya.  Trust me. Percayalah

Timbul pertanyaan mengelitik.  Apakah nominal hadiah lomba blog yang berupa hadiah uang disosialisasikan terlebih dahuu kepada para peserta?.  Apakah panitia penyelenggara lomba blog harus atau wajib mencantumkan hadiah hadiah apa yang akan mereka dapatkan jika berhasil menjadi juara 1, 2 atau 3?. Silahkan sahabat blogger memberikan tanggapannya atas 2 poin pertanyaan dalam artikel ini. Saya akan mencoba menyampaikan pandangan dan pendapat saya untuk menjawab dua pertanyaan di atas.

Pendapat pertama saya : Sebaiknya diumumkan.
Saya punya alasannya.  Jika hadiah hadiah diumumkan, maka dampak positifnya para peserta lomba akan lebih bersemangat.  Karena hadiah hadiah sudah jelas terpampang didepan mata.  Namun hal berbeda akan terjadi jika panitia penyelenggara lomba Blog tidak mendapatkan bantuan dana dari sponsor.  Ini lazim jika panitia penyelenggara tidak menganggarkan hadiah hadiah pemenang diambil dari pos budgetnya sendiri melainkan full bergantung sepenuhnya pencairan dari sponsor.

Jika hal ini terjadi dimana para peserta yang sudah gembira berhasil memenangkan kompetisi atau lomba blog tentu akan berharap segera menerima hadiah yang sudah menjadi HAK nya itu.  Para pemenang lomba tentu akan merasa kecewa jika mereka harus menunggu sampai hadiah dari sponsor cair dan baru diberikan kepada mereka.   Sampai berapa lama hadiah itu bisa mereka terima? Sampai berapa lama mereka harus menunggu apa yang menjadi haknya itu?

Dalam pandangan saya seharusnya ini tidak boleh terjadi.  Para peserta atau para pemenang nantinya tidak perlu diajak ikutan pusing.  Panitia penyelenggara lomba blog lah yang harusnya yang pusing.

Para peserta tidak mau tau. Mereka hanya tau begitu dinyatakan menang hadiah ya diterima. That the way it goes (memang seharusnya begitu)   Kalau hadiah lomba nya saja belum ada, belum tersedia atau belum cair dari sponsor, sebaiknya lomba blog ditunda waktu penyelenggaraannya. Jangan dibiasakan tradisi yang tidak santun ini sebab akan menjadi preseden buruk untuk penyelenggaraan (lomba) serupa dimasa yang akan datang.

Keputusan Juri Mutlak
Sudah diketahui oleh para peserta lomba blog bahwa keputusan juri bersifat final, bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat  Kira kira seperti itu "pakem" nya.  Dalam sebuah perlombaan atau kompetisi lomba blog selalu saja ada kesan dan komentar yang bernada miring baik terhadap kriteria penilaian dewan juri sampai kepada personality  (kepribadian), capability (kapasitas kemampuan) dan integrity (integritas komitmen) dari dewan juri itu sendiri.

Ada yang menyorot background (latar belakang) dari dewan juri yang disebut tidak paralel atau tidak sesuai dengan bidang lomba yang dinilainya (yang di-jurinya-red).  Sebagai contoh : Lomba Blog bertema tentang keluarga berencana (KB), dan juri nya ada yang berlatar belakang illmu eksakta seperti Matematia. 

Hal ini tidak urung bisa menjadi pemicu tanda tanya dan keputusan yang dibuat dewan juri dipertanyakan kemudian hari. Padahal kita semua tahu "pasal 1:  Keputusan Juri adalah mutlak".  Namun bisakah kemudian keputusan dewan juri itu digugat atau dipertanyakan kembali?  Saya jawab tentu saja bisa digugat tentu dengan catatan (keputusan yang dibuat juri) sesuai dengan syarat dan ketentuan lomba yang sudah disepakati bersama dan atau dibuat oleh dewan juri sendiri.

Beberapa tahun yang lalu saya pernah mengikuti lomba blog salah satu merek Personal computer (PC) yang terkenal di kota Pontianak. Saya menggugat keputusan dewan juri yang memenangkan si A karena setelah saya cek karya artikel atau tulisan sang Juara I itu ternyata dipastikan melebihi batas maksimal 600 kata yang dibuat oleh dewan juri itu sendiri. 

Yang lebih heran lagi jurinya justru hanya 1 (satu) orang saja.  Saya merasakan lomba blog yang saya ikuti ini "cacat", namun apa dikata.  Ya seperti itu tadi keputusan juri bersifat final.  Saya diberi "pelipur lara" atau mungkin "dibungkam" dengan sejunlah uang dan sebuah barang.  Padahal saat itu saya tidak menang sama sekali.  Tapi "tawaran" itu saya terima juga. Hahhaa.  Daripada nda dapat apa apa.  Akhirnya "kesalahan" juri yang satu ini saya "maaflkan". 

Suara sumbang atau bernada miring juga kerap dilontarkan kepada dewan Juri dari mereka yang kalah atau tidak menang.  Dalam sebuah kompetisi atau lomba, protes dari pihak yang "kalah" adalah hal biasa.  Namanya juga demokrasi.  Hanya saja perlu dilihat substansi dari protesnya itu harus dibuktikan kebenarannya. 

Orang bicara harus dengan bukti atau data barulah orang akan percaya. Dugaan adanya "main mata" antara peserta dengan Juri atau panitia penyelenggara lomba seharusnya tidak dilihat atau dipandang secara parsial. Karena bisa saja seorang peserta kenal baik dengan sang Juri karena kedekatan primordialnya, teman kuliah waktu dulu , teman SMA dan lain sebagainya.

Hal hal seperti itu bisa saja terjadi dan memang sering terjadi. Kalau pun misalnya sang Juara I ternyata teman dekat atau sahabat sang Juri harus disikapi secara wajar sebagai sebuah hasil akhir dari suatu proses.   Kalau ternyata konten atau hasil karya sang Juara I memang benar benar bagus, apa yang mau diprotes?. Mari kita coba dudukkan persoalan ini pada substansinya. Dewan Juri juga harus bebas , netral dan tidak memihak sehingga tidak menimbulkan kecemburuan dan prasangka buru dari peserta lomba lainnya.  (Asep Haryono)

PRESENTASI :  Dalam sebuah lomba blog, para peserta kadang diminta untuk mempresentasikan hasil karyanya di depan dewan juri seperti pada foto ini saat saya ikut dalam lomba blog ICT Kubu Raya tahun 2013.  Foto IST







Catatan Asep Haryono

Mendengar kata "pengkang" orang mungkin akan bertanya? Apakah itu Pengkang?.  Namun bagi masyarakat kota Pontianak (ibukota propinsi Kalimantan Barat) menu khas Pontianak yang satu ini semakin banyak peminatnya mulai dari anak anak hingga orang dewasa.

Agar mudah memahami apa itu Pengkang, penulis memberi  deskripsi tekstur, dan cita rasanya adalah lemper.  Bisa dikatakan pengkang adalah "lemper"nya orang Pontianak.  Nah jika sahabat sering atau minimal pernah merasakan makan lemper nah seperti itulah cita rasa dan sensasi Pengkang Pontianak.

Bahan dasar dan teknik pembuatan Pengkang ini tidak jauh berbeda dengan lemper yang sudah kita kenal sekarang.  Hal ini dimungkinkan karena Pengkang itu rasanya tidak jauh dari lemper.Cepat mengenyangkan dan rasanya gurih dan nikmat.

Proses membuatnya sama dengan pembuatan lemper ayam.  Pertama ketan beras itu dimasak bersama Santan, kemudian dibungkus daun pisang,  kemudian pengkang tadi diisi dengan ebi dan dijepit sebilah bambu dan di bakar di atas bara. Pada um
umnya Pengkang disantap bersama sambal kepah. Nah bedanya dengan Lemper Ayam, Pengkang diasapi dengan Bara yang terbuat dari tempurung kelapa lalu sensasi aroma udang kering yang ikut terbakan itulah.  Asap/

"Pengkang ini ramai dikunjungi setiap hari biasanya di pusatnya di Peniti karena mudah dimakan dan tidak repot" kata Iwan, warga Jalan Tanjung Sari Pontianak yang berhasil saya temui untuk sekedar berbagi cerita. 

Peniti adalah sebutan dari sebuah Pondok penjual Pengkang yang berlokasi di Jalan Raya Peniti di daerah Siantan.  "Pengkang mudah kok, dan sudah banyak cabangnya termasuk pondok Pengkang yang beralamat di Jalan Ahmad Yani 2 (arteri) melewati Bandara Internasional Supadio, Pontianak. 

Yang unik juga di sini adalah Sambel Kepah itu tadi.  Dengan racikan khusus menjadikan Sambel Kepah adalah pasangan dalam menyantap Pengkang ini.  "Yang mahal justru Sambel Kepahnya itu bisa mencapa 35 K per cup" katanya menambahkan.  Yuk makan Pengkang Pontianak. (Asep Haryono)


PENGKANG :  Pada dasarnya adalah seperti lemper karena menggunakan bahan dasar yang sama yakni beras ketan.  Foto Asep Haryono
PENGKANG :  Pada dasarnya adalah seperti lemper karena menggunakan bahan dasar yang sama yakni beras ketan.  Foto Asep Haryono

SAMBAL KEPAH : Pasangan sejati Pengkang adalah Sambal Kepah. Tingkat kepedasannya asyik. Pengkang dicocol di sambel ini.  Foto Asep Haryono
SAMBAL KEPAH : Pasangan sejati Pengkang adalah Sambal Kepah. Tingkat kepedasannya asyik. Pengkang dicocol di sambel ini.  Foto Asep Haryono
  

Catatan Asep Haryono

Ayo ke Museum Negeri Kalimantan Barat.  Beberapa hari yang lalu tepatnya hari Sabtu tanggal 19 November 2016 sekitar pukul 08.00 WIB pagi saya menemani putri kecil saya , Tazkia Montessori Putri Haryono dari TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Pontianak , berkunjung ke Musium Negeri Kalimantan Barat.  Dia tidak sendiri, melainkan bersama beberapa siswa siswi sekolah lain. Pemandu lokal (local guide) dari pihak Musium adalah Bapak Syafei. 

"anak anak semuanya selamat datang di Museum Negeri Kalimantan Barat, nah silahkan masuk dengan tertib satu persatu. Jangan luoa pesan Bapak jaga kebersihan dalam Musium ya, nanti ada dari bapak dan ibu guru yang juga mengawasi kalian selama tour di dalam Musium Negeri Kalimantan Barat ini" kata Pak Syafei memberikan "sambutan" kepada para siswa siswa yang sepertinya sudah tidak sabar ingin segera masuk ke dalam Museum.


Saya membaca batu bertulis di luar Museum yang menunjukkan sejarah singkat atau profil Museum Negeri Kalimantan Barat ini.  Pertama kali dirintis sudah sejak tahun 1974 dan baru dinyatakan dibuka untuk umum pada  tanggal 4 Oktober 1983 dan sejatinya diresmikan pada tanggal 2 April 1988.  Museum Negeri Kalimantan Barat ini tergolong dalam katagori museum etnografi karena kontennya menampilkan 3 budaya Kalimantan Barat yakni Dayak , Cina dan Melayiu. 

Diorama Budaya Kalimantan Barat
Saya pun masuk bersama rombongan wisatawan cilik beserta orang tua dan para wali dan orang tua murid ini.   Tidak ada satupun pemandu yang biasa mendampingi kunjungan wisatawan yang datang ke Musium.  Mungkin karena yang datang berkunjung adalah siswa taman kanak kanak sehingga merasa tidak perlu didampingi pemandu setempat.  

Saya melihat rombongan anak anak ini "terpecah" menjadi beberapa kelompok. Sebagian dari mereka melihat lihat diorama alat alat kelahiran, sebagian lagi melihat lihat diorama Dinasti Ming, dan beberapa lagi lainnya di tempat yang lain.  Saya memutuskan untuk bebas kemana saja saya melihat lihat.

Diorama yang saya lihat adalah yang menampilkan tradisi Kelahiran di Kalimantan Barat Di dalam masyarakat Melahyu Kalimantan Barat, byai yang baru lahir langsung dibersihkan dan dimandikan kemudian diletakkan di atas baki yang dialas dengan tujuh helai kain berbeda corak.

Baki tersebut diisi dengan beras kurang lebih seberat 1 kg dan dicampur dengan uang logam. Ari ari bayi langsung dibersihkan dan dimasukkan ke dalam periuk tanah yang biasanya diberi asam, garam rokok daun, telur, paku, nasi sekepal, keminting, tembakau dan terakhir ditutup dengan kain putih.  Kemudian periuk tadi ditanam di bawah tangga rumah atau di bawah tanaman bunga bahkan ada juga yang dihanyutkan di sungai.

Setiap hari kai alas baki diambil satu persatu sampai hari ketujuh. Setelah tali pusaar si bayi lepas, beras dalam baki tadi diolah menjadi bubur merah putih dan kemudian dibagikan kepada para tetangga terdekat. Sedangkan unag logammnya digunakan untuk keperluan lain seperti membeli gula dan sebagainya.  

Budaya Melayu yang ditampilkan dalam Museum Negeri Kalimantan Barat ini banyak sekali corak dan ragamnya selain diorama yang menampilkan tradisi kelahiran yang sudah saya ceritakan di atas.   Budaya Melayu lainnya misalnya Peralatan Pertahanan Diri Suku Melayu seperti tombak, mata tombak, keris, perisai, rencong, Badik dan Golok.  Pada masa kerajaan peralatan seperti ini memiliki arti yang sangat penting bagi  pertahanan diri saat berperang dan diibaratkan pula sebagai simbol keperkasaan dan status sosial.


Pada umumnya senjata senjata ini berasal dari Pesisir Sumatra Bagian selatan, Riau dan Pulau Jawa. Walaipun tidak lahi digunakan untuk berperang senjata tradisional ini pada kalangan tertentu masih tetap disimpan dan diyakini mempunyai nilai magis serta dianggap keramat. Senjata tradisional seperti keris digunakan pula sebagai pelengkap pakaian tradisional pengantin laki laki.

Budaya Melayu lainya yang saya lihat juga tidak kalah menariknya adalah Ruang Tamu Rumah Melayu Kalimantan Barat yang dikenal dengan sebutan Rumah Limas yang pada umumnya berupa rumah tradisional yang terdiri dari empat bagian utama yakni serambi, ruang tamu, peralatan dan dapur.  

Adalah diorama yang menampilkan ragam Seni Musik Melayu. Musik tradisional Melayu Kalimantan Barat pada awalnya bermuara dari lingkungan istana kerajaan Melayu.  Alat musik jenis ini salah satunya adalah Tanjidor yang masih kita kenal sekarang. Tanjidor merupakan'salah satu alat musik tradisional suku Melayu yang sampai saat ini masih dipertahankan keberadaanya.  Tanjidor biasanya digunakan dalam adat seperti perkawinan, sunatan,  khitanan, maupun upacara lainnya.

Berikutnya adalah diorama yang menampilkan sarana
Transportasi,  Perahu tambang dikenal oleh masyarakat Kalimantan Baat sebagai alat transportasi Sungai, digunakan baik untuk penyeberangan maupun bepergian dari satu kampung ke kampung yang lain yang berjarak dekat.  Perahu tambang biasanya berkapasitas empat atau tujuh orang penumoang. Perahu ini terbuat dari Bahan Kayu dan beratap daun nipah atau Kajang.   

Masih banyak lagi materi yang ingin saya sampaikan di sini seperti beberapa contoh Diorama yang menampilkan Budaya dan Seni Dayak dan Budaya Tionghoa (Cina).   Penasaran ya.  Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Museum Negeri Kalimantan Barat bisa saya bantu. Hubungi Asep Haryono WA 089-777-49155 atau via email cepot71@gmail.com ya. Ayo ke Museum Negeri Kalimantan Barat
(Asep Haryono)



KELAHIRAN :  Pengunjung sedang melihat lihat diorama yang menampilkan tradisi Kelahiran di Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono
KELAHIRAN :  Pengunjung sedang melihat lihat diorama yang menampilkan tradisi Kelahiran di Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono

SENJATA :  Koleksi senjata khas Melayu Kalimantan Barat seperti rencong, keris yang mewarnai sejarah dan kebudayaan di Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono
SENJATA :  Koleksi senjata khas Melayu Kalimantan Barat seperti rencong, keris yang mewarnai sejarah dan kebudayaan di Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono

SUNATAN :  Koleksi kelengkapan prosesi budaya dan adat Khitanan atau Sunatan di Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono
SUNATAN :  Koleksi kelengkapan prosesi budaya dan adat Khitanan atau Sunatan di Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono

SENI MUSIK DAYAK :  Koleksi yang menampillan seni dan peralatan musuk etnis suku Dayak di Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono
SENI MUSIK DAYAK :  Koleksi yang menampillan seni dan peralatan musuk etnis suku Dayak di Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono

ANAK SAYA : Inilah Tazkia Montessori Putri Haryono atau Tazkia Putri, putri kecil saya.  Sekolahya di TK Aisyiyah Bustanul Athdal 3 Pontianak.  Foto Asep Haryono
ANAK SAYA : Inilah Tazkia Montessori Putri Haryono atau Tazkia Putri, putri kecil saya.  Sekolahya di TK Aisyiyah Bustanul Athdal 3 Pontianak.  Foto Asep Haryono

INFORMASI : Tidak jelas apakah alat panduan informasi digital ini tidak berfungsi (rusak) atau sedang tidak diaktifkan.  Foto Asep Haryono
INFORMASI : Tidak jelas apakah alat panduan informasi digital ini tidak berfungsi (rusak) atau sedang tidak diaktifkan.  Foto Asep Haryono

BANGGA : Museum Negeri Kalimantan Barat kebanggaan seluruh warga Kalimantan Barat terletak di Jalan Ahmad Yani Pontianak.   Foto Asep Haryono
BANGGA : Museum Negeri Kalimantan Barat kebanggaan seluruh warga Kalimantan Barat terletak di Jalan Ahmad Yani Pontianak.   Foto Asep Haryono

MURAH :  Tiket masuk ke Museum Negeri Kalimantan Barat ini sangat terjangkau. Untuk siswa hanya 2 ribu rupiah.   Foto Asep Haryono
MURAH :  Tiket masuk ke Museum Negeri Kalimantan Barat ini sangat terjangkau. Untuk siswa hanya 2 ribu rupiah.   Foto Asep Haryono

PEMANDU WISATA : Pak Syafei (guide) dari Museum Negeri Kalimantan Barat saat memberikan sambutan  kepada para siswa siswi sekolah yang berkunjung pada hari itu.   Foto Asep Haryono
PEMANDU WISATA : Pak Syafei (guide) dari Museum Negeri Kalimantan Barat saat memberikan sambutan  kepada para siswa siswi sekolah yang berkunjung pada hari itu.   Foto Asep Haryono

Catatan Asep Haryono

Ingin mencari hotel yang cozy, dan menyenangkan sekaligus dekat dengan Bandara Internasional Supadio di Pontianak?. Cobalah untuk menginap di Randayan Hotel Kubu Raya di Kabupaten Kubu Raya.  Hotel keren yang kerap disebut juga dengan "Dangau Hotel" ini merupakan bagian dari Dangau Hotel And Resort milik pebisnis sukses Bapak Suhardiman ini memang layak untuk anda coba rasakan bersama keluarga, sahabat atau rekan bisnis anda.

Nama "Randayan" diambil dari nama sebuah pulau pulau kecil dalam Gugusan Lemukutan Besar di Laut China Selatan. Sebuah pulau yang sudah sejak lama menjadi destinasi wisatawan penggemar olah raga Snorkeling, dan menjadi primadona karena keindahan biota lautnya. Namun saya tentu tidak membahas Pulau Randayan tentunya. Mendampingi istri saya yang mengikuti diklat MGMP untuk guru guru SMA/SMK Se Kabupaten Kubu Raya tanggal 24 - 26 November 2016 , saya berkesempatan bisa merasakan menginap di Hotel Randayan ini.


RANDAYAN : Hotel yang nyaman dekat dengan Bandara Internasional Supadio Pontianak pilihan tepat bagi wisatawan dan pebisnis. Foto Asep Haryono
RANDAYAN : Hotel yang nyaman dekat dengan Bandara Internasional Supadio Pontianak pilihan tepat bagi wisatawan dan pebisnis. Foto Asep Haryono

Pantai Pasir Putih
Hotel Randayan Kubu Raya ini tidak  bisa dibahas sendiri karena merupakan bagian dari kawasan bisnis Dangau Hotel and Resort.  Fasilitas yang dicoba ditawarkan oleh Randayan hotel antara lain 
swimming pool (kolam renang), Randayan Restaurant, Warung Dangau Restaurant , Room Service , Ballroom dan Meeting Room , fun games area , mini bar , dan  transport service.  Metoda pembayarannya selain cash (tunai) juga bisa menggunakan Visa Card dan Master Card.

Dangau
hotel ini memiliki tiga tipe kamar yakni Family Suite , Deluxe dan Superior.  Semua tipe kamarnya ini sudah satu paket dengan menu breakfast (sarapan pagi) untuk 2 orang, goverment tax dan service. 
Yang unik dari hotel Randayan ini adalah memiliki 2 restoran sekaligus yakni Restoran Randayan dan Restoran Dangau.  Masing masing restoran ini memiliki  ciri khasnya masing masing.

Bagi penggemar menu menu seafood, pilihan pertama Restoran Randayan yang paling tepat karena restoran ini menyajikan aneka menu seafood, dan pilihan yang kedua adalah Restoran Dangau dengan  spesialisasinya menyajikan menu menu masakan tradisional. 

Hebatnya lagi selain anda bersantap dengan nikmat anda akan disuguhi pemandangan yang keren di dalamnya  yakni swimming pool (kolam renang) yang berada di tengah. Konsep kolam renang yang ditata apik dengan suasana pantai berpasir putih dikelilingi gedung hotel.  Sekilas mirip dengan Hotel Bintang 5 Sol Elit Marbella Anyer.  Amazing.  Ini merupakan salah satu view yang saya sukai dari Hotel Randayan ini.


PANTAI : Siapa pun pasti akan betah duduk duduk di sekitar kolam renang dalam kawasan Hotel Randayan  yang dsiulap menyerupai Pantai Pasir Putih ini.  Foto Asep Haryono
PANTAI : Siapa pun pasti akan betah duduk duduk di sekitar kolam renang dalam kawasan Hotel Randayan  yang dsiulap menyerupai Pantai Pasir Putih ini.  Foto Asep Haryono

Hotel Randayan benar benar memiliki lokasi yang sangat strategis, anda hanya perlu waktu sekitar 10 menit untuk menuju ke Bandara Internasional Supadio Pontianak dan sebaliknya dari kawasan Bandara menuju hotel.  Pilihan hotel yang sangat tepat bagi para wisatawan , pebisnis dan backpackers juga untuk seluruh keluarga yang ingin menikmati suasana hotel persis layaknya sedang berada di pantai nan Indah maka Hotel Randayan Kubu Raya tempatnya.

Fasilitas Kamar
Kamar saya waktu itu bernomor 2102 berada di lantai 2.  Bagi anda yang tidak kuat untuk naik tangga,  bisa memanfaatkan fasilitas lift yang juga sudah tersedia.  Lift yang hanya menampung maksimal beban 5 orang ini bisa anda gunakan untuk menuju kamar kamar yang berada di lantai 2 atau 3.
Nah pada kesempatan ini, saya mengajak para pembaca blog saya yang setia untuk sekedar melihat lihat fasilitas apa saja yang ditawarkan untuk tipe room SUPERIOR yang saya gunakan waktu itu.

Pada umumnya fasilitas kamar yang saya tempati waktu itu relatif sama dengan fasilitas kamar hotel pada umumnya yakni bed , meja kerja , TV plasma atau flat screen dengan berbagai channel pilihan dalam dan luar negeri, fasilitas laundry , complimentari freewater, coffee maker , lemari pakaian.   Khusus untuk safe deposit box belum tersedia di tipe kamar pilihan saya.   Bathroom dengan shower yang bisa di adjust suhu panas, hangat atau cool nya dan juga tersedianya towel, shower kit (sabun mandi, odol, sikat gigi).  Semuanya relatif sama saja.  Standar memang seharusnya seperti itu minimalnya.

Yang mungkin agak kurang nyaman adalah fasilitas WIFI nya yang hanya bisa diakses di ruang lobby hotel saja.  Ini yang masih merupakan tanda tanya juga bagi saya mengapa para tamu tidak dapat menggunakan WIFI di dalam kamarnya masing masing.  Kadang tamu merasa tidak perlu keluar ruangan untuk bisa mengakses internet karena sudah ada WIFI di dalam kamar. Solusi yang berhasil saya pecahkan yakni dengan merubah android saya menjadi mobile hotspot alias modem.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah kesigaan kru cleaning service yang seharusnya cepat tanggap merapihkan bekas piring makan yang sudah tidak digunakan lagi (baca : piring kotor) yang terletak di depan kamar para tamu agar segera diambil. Membiarkan piring piring bekas makan teronggok di depan kamar para tamu menimbulkan kesan yang tidak baik. Para tamu juga saya himbau untuk segera memanggil
layanan kebersihan harian atau cleaning service melalui Operator sehingga semuanya bisa diatasi dengan segera.  Pencahayaan dalam ruangan kamar juga perlu dicerahkan sedikit dan tidak kurang cahaya seperti yang saya rasakan kemarin.   Namun secara umum fasilitas kamar nya oke punya, dan  cukup nyaman saya kira .
MEJA   Salah satu sudut yang saya sukai adalah meja di sudut kamar yang selalu membuat saya betah berlama lama di sana. Foto Asep Haryono
MEJA   Salah satu sudut yang saya sukai adalah meja di sudut kamar yang selalu membuat saya betah berlama lama di sana. Foto Asep Haryono

LEBAR :  Kamar tidur yang lebar sangat cocok untuk keluarga.  Foto Asep Haryono

BIAYA : Daftar biaya kerusakan kamar yang patut diperhatikan oleh para tamu. Jagalah properti milik hotel dengan baik.  Foto Asep Haryono
BIAYA : Daftar biaya kerusakan kamar yang patut diperhatikan oleh para tamu. Jagalah properti milik hotel dengan baik Foto Asep Haryono
LEMARI :  Dengan bentuk lemari sebesar ini saya yakin banyak yang bisa dimuat.  Jangan lupa tutup lagi lemarinya ya.   Foto Asep Haryono
LEMARI :  Dengan bentuk lemari sebesar ini saya yakin banyak yang bisa dimuat.  Jangan lupa tutup lagi lemarinya ya.   Foto Asep Haryono


Restoran Dangau
Sebagai tamu Randayan Hotel, tentu mendapat voucher atau meal coupon atau kupon untuk sarapan pagi di Dangau Restaurant yang terletak persis di sebelah kanan dari Randayan Hotel. Jam buka restorannya dimulai pada pukul 07.00 sampai dengan pukul 10.00 WIB.  Letak restoran ini cukup berjalan kaki saja dari pintu keluar hotel atau melaui bagian belakang hotel melewati  Tanggooo Pizeria.

Hari pertama saya menukarkan kupon nya di restoran ini. Namun karena saya harus segera mengantar anak ke Sekolah sebelum pukul 07.00 WIB maka saya hanya mengambil sarapan ringan saja yakni setangkup roti tawar yang sudah dipanggang dengan olesan selai Strawberry dan minum segelas jus jeruk.  Dari dulu saya sangat suka dengan jus jeruk.  Saat saya aktif di program Kangguru Indonesia dan sering menginap di hotel hotel di Bali minuman jeruk adalah salah satu menu minuman yang sangat saya sukai.

Beragam menu di sajikan dalam "dapur" restoran Dangau ini.   Untuk hidangan pembukanya ada roti tawar dengan pilihan selai strawberry atau keju.  Juga tersedia cereal atau semacam chocho crunch gitu deh dengan susu cair yang dibuat secara khusus oleh chef restoran.  

Kue kue juga disediakan.  Untuk main meals (hidangan utamanya) ada nasi dengan menu lengkap.  Bagi fans bubur ayam juga tidak perlu kuatir karena juga disediakan.  Yang saya suka adalah kerupuk.  Saya termasuk fans berat kerupuk.  Makan rasanya seperti tidak makan kalau tidak di "temani" oleh kerupuk. Hehehhe.   Bagi tamu biasa yang bukan atau tidak menggunakan kupon, dapat langsung membayar di meja cashier.  Untuk pemegang kartu Bank Mandiri bisa digunakan untuk membayar dengan catatan minimal pembelanjaan Rp.100.000,-

Alunan musik atau lagu khas tanah Pasundan terdengar syahdu di telinga saya pagi itu.  Namun kadang diselingi juga dengan lagu khas Melayu Pontianak juga kerap diperdengarkan  menemani para tamu restoran menyantap hidangannya.  Meja dan kursi yang berbahan kayu belian yang kokoh dan furnish.  Tata letak lampu yang khas memberi kesan sangat elegan dan klasik.  Satu yang saya suka adalah crew daripada Dangau Restaurant ini rata rata mengenai busana khas Melayu : yakni Baju Kurung untuk staf wanita, dan teluk belanga untuk staf prianya.  Saya kagum dan sangat terkesan. (Asep Haryono)


SIAP : Salah seorang kru Resoran Dangau sedang memanaskan menu yang akan disajikan kepada para tamu hari itu.  Foto Asep Haryono
SIAP : Salah seorang kru Resoran Dangau sedang memanaskan menu yang akan disajikan kepada para tamu hari itu.  Foto Asep Haryono

SEDAP  :  Tersedia aneka menu hidangan pembuka/penutup.  Ada roti bakar,  sereal, jus jeruk dan air putih. Selamat menikmati  Foto Asep Haryono

FAVORIT : Salah  satu menu sarapan pagi yang saya gemari sejak lama yakni Roti Tawar dengan olesan selai strawberry dan keju. Minum tentu Jus Jeruk.  Foto Asep Haryono
FAVORIT : Salah  satu menu sarapan pagi yang saya gemari sejak lama yakni Roti Tawar dengan olesan selai strawberry dan keju. Minum tentu Jus Jeruk.  Foto Asep Haryono

BAYAR : Silahkan bayar di sini secara tunai atau menggunakan kartu gesek.  Pemegang kartu Bank Mandiri juga diterima di sini dengan minimal pembelanjaan sebesar 100 ribu rupiah. Foto Asep Haryono
BAYAR : Silahkan bayar di sini secara tunai atau menggunakan kartu gesek.  Pemegang kartu Bank Mandiri juga diterima di sini dengan minimal pembelanjaan sebesar 100 ribu rupiah. Foto Asep Haryono

GAYA :  Sengaja.  Biar tidak dibilang HOAX,  terpaksa deh foto penulis ikut "mejeng" di sini sebagai bukti saya benar benar pernah ke sini.   Foto Asep Haryono
GAYA :  Sengaja.  Biar tidak dibilang HOAX,  terpaksa deh foto penulis ikut "mejeng" di sini sebagai bukti saya benar benar pernah ke sini.   Foto Asep Haryono

Bukti slip transaksi. Foto Asep Haryono
Bukti slip transaksi. Foto Asep Haryono

Nama saya Asep Haryono. Saya tercatat sebagai Nasabah Bank Mandiri KCP cabang Pontianak Gajah Mada dengan Nomor AE 1166419 sejak bulan Februari 2016 yang lalu.  Saya beralamat di Komplek Duta Bandara Blok C6/14 Jalan Ahmad Yani 2 - Supadio, Kubu Raya - Pontianak, Kalimantan Barat.

Saya pernah order voucher Pulsa GSM PraBayar untuk handphone saya di nomor 089-777-xxxxx dengan nilai pulsa Rp.50.000,- melalui ATM Bank Mandiri yang terletak di dalam kampus BSI Pontianak. Transaksi berhasil dan pulsa langsung otomatis terisi di handphone saya. Saya tidak ingat kapan transaksi beli pulsa via ATM di kampus BSI Pontianak ini.  Saya pun tidak menyimpan slipnya.  Namun intinya transaksi sukses. Pulsa langsung terisi saat itu.  Saya senang

Kemudian pada tanggal 23 November 2016 yang lalu, pukul 14.40 WIB , saya kembali membeli pulsa untuk GSM prabayar handphone saya nomor 089-777-xxxxx senilai Rp.50.000,- melalui ATM Bank Mandiri yang terletak di dalam areal Kampus AL AZHAR Pontianak dengan nomor terminal S1AW14P8 , Lokasi PTK PT Al Azhar, Momor Resi 4304 dari nomor rekening saya xxx-xx-xxxxxxx-0.   Namun pulsa tidak langsung terisi. 

Dalam layar screen ATM tertulis kalimat yang intinya "Jika proses pembelian pulsa tidak berhasil maka dana akan dikembalikan". Begitu kira kira kalimatnyaSaat saya cek saldo di ATM Bank Mandir saya sudah berkurang (terdebet) sebesar Rp.50.000,-. dan PULSA belum masuk ke handphone saya saat itu.  Saya cek di SLIP nya tercetak tulisan "Transaksi Anda Sedang Proses"

Saya sudah merencanakan untuk  mangajukan klaim kepada Bank Mandiri agar transaksi GAGAL pembelian voucher pulsa GSM untuk handphone saya nomor 089-777-xxxxx itu di BATALKAN saja dan uangnya dikembalikan ke dalam ATM Bank Mandiri saya seperti semula.    Saya mohon agar transaksi saya ini diPERIKSA kembali oleh Bank Mandiri sesuai dengan data data yang ada dalam SLIP nya  Saya masih menyimpan SLIP buktinya sebagai bahan laporan saya kelak dikemudian hari.

Saya menyatakan sudah menerima kembali (return) atas transaksi yang tidak dapat di proes yakni pembelian PULSA GSM Prabayar sebesar Rp.50.000 sesuai yang saya pesan dan sudah saya bayar via ATM Bank Mandiri di kampus Al Azhar Pontanak di hari berikutnya .  Saya sudah menyampaikan hal ini melalui situs Bank Mandiri Online yang beralamat di http://www.bankmandiri.co.id/contact.aspx namun selalu gagal atau error. (Asep Haryono)

Setelah menghadiri Futurenet Summit 29 Oktober 2016 di Wroclaw, Polandia. Futurenet sebagian media social mulai muncul sebagai pendatang baru yang diperhitungkan dan multi payment seperti melalui bitbay bitcoin, blockchain sangat memudahkan pemakaianya di seluruh dunia.

Untuk Asia, khususnya Indonesia, Malaysia dan China, serta India yang berkembang pesat adalah http://futurenetindonesia.com mempunyai mempunyai member lebih dari 10.000 orang dan keseluruhan member mendekati 1 juta orang dengan kantor Pusat di Poland.

Kedepannnya akan menempati kantor Futurenet yang baru dan memiliki franchise cafĂ© tahun 2017 dengan lebih 300 juta product termasuk tiket pesawat, hotel, parfum, barang-barang accessories dan lain sebagainya.   Untuk Indonesia dan Malaysia di pegang sebuah team yang solid untuk contact personnya MD Tedy hp 081331603988 (whatsapp) http://futurenetindonesia.com .

Http://futurenetmalaysia.com secara fasilitas mirip social media yang terbesar sekarang, baik tampilan maupun struktur di dalamnya, bahkan bisa digunakan untuk iklan serta mendapatkan produk gratis bagi yang register di http://futurenetindonesia.com.

Kelebihan http://malaysia.futurenet.club selain mendapatkan point product digital bahkan juga bisa mendapatkan uang setiap 15 menit bagi yang membeli paket ad pack dengan syarat melihat/klik 10 iklan setiap hari.

Dengan modal minimal USD 10, 25, 50 dan maksimal 1000 ad pack pro. Support sitem landing page seperti http://malaysia.infosystem.me dapat memberikan penjelasan yang sangat lengkap kepada setiap orang yang mau belajar dan ingin mengetahui apa itu futurenet.

Program iklan yang luar biasa dapat di lihat di http://futureadpro.com/malaysia , modal mulai usd 10 dengan hanya klik iklan bisa mendapatkan bagi hasil sampai 120% tanpa rasa was-was dan takut karena ini jelas uangnya dari hasil iklan. Tersedia juga chatting, group, video email, web template dan beragam fasilitas lainnya yang akan tersedia dengan tampilan baru.

Road show di Indonesia di laksanakan di Bali tanggal 29 November 2016 pk.19.00 di hotel San Quest Denpasar, tanggal 30 november training penggunaan bitcoin dan cara pendaftaran serta withdraw dalam bitcoin. 


Kota selanjutanya tanggal 1 Desember di Hotel Maximillan, Tanjung Balai, dan 1 Desember 2016 di Hotel 89 batam, serta 2 Desember penjelasan pemakaian dan pemanfaatan bitcoin sebagai asset yang harus dipelajari. Jangan sampai ketinggalan daftar http://malaysia.infosystem.me  sekarang juga.

Penduduk Indonesia yang sangat besar sangat potensial untuk pemasaran era digital marketing ini, dapatkan ilmu cryto currency yang bermanfaat dan cara main bitcoin.  Untuk keterangan lengkap hubungi Bpk.Ari / Komang/ infobitcoin Hp 081331603988 , WA 081331603988. https://facebook.com/seputarfx


Seminar gainbitcoin Indonesia, top leader kami, Eka Prasetya dari kota Sidoarjo, Ibu Serlina dan Bpk.Hubertus dari kota Toraja.  Selain team inti kami, mohon merekomendasikan ke upline teratas agar tidak salah masuk team dan reward ke Chengdu, China dan trip ke Dubai serta reward motor, mobil , rumah mewah dan hadiah milyaran hanya di group terbesar top leader , admin www.mainbitcoin.com dan www.oibitcoin.com serta web replica www.gainbitcoin.id 


Table talk gainbitcoin di koordinator tiap kota , brosur dan flip chart gainbitcoin , support team HP +6281331603988.
Selamat berjuang dengan bisnis real dan jangka panjang.

http://infobitcoin.com/


https://www.gainbitcoin.com/signup/malaysia/L

https://www.gainbitcoin.com/signup/malaysia/L



| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog