Jual Milagros disini



Click Advertise on My Blog Click Advertise on My Blog
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh. 

Pada kesempatan kali ini saya mencoba berbagi cerita kepada para pembaca setia di seluruh Indonesia dimana saja berada. Juga buat para pembaca blog saya (pengunjung yang berasal dari  luar negeri seperti Amerika Serikat , Korea selatan, Malaysia , Maroko Singapura, Nigeria, Belanda dan Saudi Arabia.  Kok bisa tau sih dari mana mana? Tau donk kan menggunakan data dari Google Analytics jadi terdeteksi letak geografis para pengunjung blog saya dari katagori negara asal.

RUMAH ORANG TUA : Inilah rumah almarhu dan almarhumah kedua oranh tua saya di Bekasi. Foto ini dijepret pada tanggal 11 September 2015 saat ibunda tercinta saya wafat.  Foto Asep Haryono
RUMAH ORANG TUA : Inilah rumah almarhu dan almarhumah kedua oranh tua saya di Bekasi. Foto ini dijepret pada tanggal 11 September 2015 saat ibunda tercinta saya wafat.  Foto Asep Haryono

Cerita curahan hati saya pada kesempatan kali akan saya mulai dengan pertanyaan "Benarkah Jin Qarin yang muncul menampakan wujudnya di rumah kedua orang tua saya di Bekasi?. 

Biar jelas jalan ceritanya, saya ceritakan sedikti saja latar belakangnya.  Kedua orang tua sudah wafat beberapa tahun yang lalu. Almarhumah ibunda wafat pada tahun 2015 ( karena baru tahun almarhumah 2 tahun sejak wafat), dan Almarhum ayah pada tahun sebelumnya.  Saya adalah anakk ke 8 dari sembilan bersaudara.  Hanya saya sendiri yang berada dan tinggal di Kalimantan Barat, sedangkan semua saudara (kakak) dan adik berada di Jakarta, Bekasi, dan Bogor. 

Nah rumah kedua orang tua kami berada di Komplek Inkopol Kranji Bekasi, Jawa Barat.  Sekarang secara administratif berada di kawasan Gerbang Timur Ibukota. Bekasi sekarang sudah maju sekali berbagai kondotel, mall, serta faslitias mewah Summarecon sudah ada dimana mana. Bekasi sudah keren banged.  Nah rumah kedua orang tua kami ini sedang dalam tahap negosiasi untuk dijual, dan rencana penjualan rumah orang tua ini sudah disepakati oleh anak anaknya.


Nah dalam suatu kesempatan, calon pembelli rumah kami itu, saya tidak tau namanya kaena negosiasi dengan calon pembeli dilakukan bersama kakak kakak senior saya di Bekasi. Nah  suatu ketika calon pembeli rumah orang tua kami itu diakui mereka sudah 2 kali melihat langsung penampakan sosokk sosok aneh. 

Calon pembeli itu mengaku sudah 2 kali mencek rumah yang akan dibelinya, rumah orang tua kami, dan melihat sosok seseorang mengeakan Peci dan mengisap cerutu atau rokok dan disampingnya duduk seorang pemuda dengan wajah dan baju kemeja yang berdarah darah.   Calon pembeli juga melihat ada nya sosok di kamar mandi dan sering terlihat mondar mandir di kamar sebelah dapur



Apakah Itu Jin Qarin?
Saya tidak akan membahasnya terlalu jauh dari sisi agama Islam karena keterbatasan wawasan dan pengetahuan saya tentang Agama Islam yang masih harus terus belajar.  Jadi agar tidak menimbulkan salah persepsi, salah pemahaman, debat kusir atau polemik saya tidak terlalu banyak membahasnya dari sisi science dan juga landasan ilmu dari sisi Agama Islam.  Justru saya ingin mendapatkan masukan, pencerahan dan ilmu dari sahabat semuanya. Mohon saya diberi tahu dan diberi pencerahan ya. 

Nah apakah penampakkan sosok sosok aneh dalam rumah kedua orang tua saya di Bekasi itu adalah wujud dari Jin Qarin?   Dari gambaran cerita sang pembeli yang melihat sih memang ada gambaran mirip dengan Almarhum ayah saya.  Ayah saya (alm) memang sering memakai peci warna putih kadang hitam, dan almarhum ayah memang perokok berat.   Namun saya kurang mengerti siapa sosok anak muda yang digambarkan terlihat  berwajah dan berbaju penuh darah.  Siapa kah dia saya tidak tau.

Juga gambaran sosok yang mondar mandir di kamar sebelah dapur.  Ya memang ada kamar di sebelah dapur, dan dapur rumah kedua orang tua kami itu memang ada di bagian belakang.  Dan Almarhum ayah saya memang tidurnya di kamar sebelah dapur.

Dari penulusuran referensi daring (online) yang saya cari di Google banyak menyebutkan bahwa Jin Qarin adalah pendamping karena kata Qarin itu sendiri berarti pendamping.  Disebutkan bahwa setiap anak Adam yang baru lahir memang sudah di"bekali" dengan satu pendamping dari golongan bangsa Jin.  Jin ini resmi atas izin dari Allah SWT untuk mendampingi manusia dari lahir hingga akhir nanti (wafat).Dengan kata lin Jin Qorin adalah golongan Jin yang memang berusaha untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah


Bahkan Rasulullah SAW, dalam berbagai riwayat, juga disebutkan memilki juga Jin pendamping, namun Allah SWT melindungi Rasullullah SAW danmembantu baginda Nabi untuk menundukkannya sehingga Jin Qarin itu masuk Islam. Dari tayangan video agama Islam Youtube yang saya liat juga banyak menjelaskan bahwa Rasullulah SAW berhasil menundukkan sang Jin Qarin dalam dirinya, dan hanya mengajarkan kebaikan kebaikan kepada Rasullullah SAW.

Jadi siapakah yang terlihat sebagai sosok sosok itu?  Dari berbagai referensi yang saya baca banyak menyebutkan bahwa manusia yang wafat di alam kubur tidak akan berkeliaran rohnya.

Hanya dari bangsa setan (golongan jin) yang mampu menyerupai wujud manusia. Rasulullah SAW bahwa, “Sesungguhnya setan (jin) beredar di dalam diri manusia seperti aliran darah,” (HR. Bukhari Muslim). Jadi yang berwujud seperti manusia itu adalah Golongan Setan. Sabda Rasullullah SAW "dan barangsiapa bermimpikan aku dalam tidurnya sungguh ia telah melihat aku, maka sungguh syaitan tidak mampu menyerupai diriku.."
(Shahih Bukhari).

Jadi siapakah sosok sosok yang tampak di rumah kedua orang tua saya di bekasi itu?   Ustadz Zulkifli Muhammad ALi lc  mengatakan bahwa"Seluruh Jin Qarin adalah Syetan" . Jadi sosok sosok itu adalah Syetan 
(Dari berbagai Sumber)

Referensi


Tag : profil - Asep Haryono | Forewords Of Me - Powered by Blogger
Forewords

Just a simple man with simple goals in life.  A father of two children.  Love people around the world. Traveling, reading, music and blogging.  Currently I am working as one of full time Website Content specialists at local newspaper company Indonesia. 

I used to be part of young volunteers of Kang Guru Indonesia under Indonesia Australia Partnership (IAP) period of 2005-2010.  My best hobbies are traveling, blogging, taking pictures , web designing, and reading. I have planned to continue my studies in Australia or America through American Fulbright or Endeavor Scholarship at sometimes in the future. I always consider the education is the most important thing of life in which people cannot loose.

I am so sorry since my workload is driving me insane , I am not able to visit your blogs every day, and write any comments there.  One thing to be sure of I will certainly visit back for those who visits this blog.   I will do my best to keep my blog is daily updated.  All articles written in Bahasa Indonesia.  I have not prepared the English version at present.  I have planned I will be.  Keep up the good work ya.
Find out my home on Google Maps

 



Catatan Asep Haryono

Salah satu spot kuliner anak muda Pontianak yang lumayan terkenal adalah Siomay Bandung yang berlokasi di samping Matahari Mall atau sekitar RRI Pontianak Jalan Zainuddin Pontianak.  

Siomay Bandung yang menjadi highlight kedai yang digawangi oleh Mas Eko ini memang membuat lidah selalu bergoyang. Bagaimana tidak tekstur Siomay Bandung yang menjadi jualan utamanya itu benar benar menggoda selera. Siapa yang tidak tergoda melihat bongkahan siomay Bandung yang berukuran cukup besar dalam sebuah porsi siomay Bandung.  Bagaimana dengan rasanya? Wow gurih aseli ikan Tenggiri.

Siomay Bandung yang dijualnya memang sedikit berbeda dengan Siomay sejenisnya yakni Siomay Bu Jujuk yang juga terkenal di kota Pontianak.  Letak Siomay Bu Jujuk itu berada di kawasan Jalan Jihad, dekat Masjid Jihad Kota Baru Pontianak.  Apa perbedaan antara Siomay Bu Jujuk dengan Siomay Bandung ini?  Dalam pengamatan saya ada 2 saja.

Pertama, Siomay Bu Jujuk menggunakan daging Sapi sehingga teksturnya jauh lebih lengket, Siomay Bandung menggunakan Daging Ikan Tenggiri atau Belidak sehingga tekstur dagingnya lebih mudah dibelah belah dan enak untuk digigit.  Kedua, Siomay Bu Jujuk menggunakan Emping sebagai "kerupuk" nya, sedangkan Siomay Bandung tidak menggunakan kerupuk apa pun.  Kemudian untuk saus kacang (peanut sauce) pada Siomay Bu Jujuk jauh lebih manis daripada saus kacang nya Siomay Bandung. Harga kedua siomay tersebut relatif sama berkisar antara 15K s/d 20K per porsi.


SIOMAY BANDUNG :  Imilah 1 prosi SIomau Bandung dibandrol harga 19K dijamin puas karena ukurannya yang besar besar.  Foto Asep Haryono
SIOMAY BANDUNG :  Imilah 1 prosi SIomau Bandung dibandrol harga 19K dijamin puas karena ukurannya yang besar besar.  Foto Asep Haryono
BOSS: Saya cukup mengenal bos sioma Bandung ini.  Sebab sejak ditempat lama hingga tempat yang baru beliau terus yang jadi bosnya. Mas Eko.  Foto Asep Haryono
BOSS: Saya cukup mengenal bos sioma Bandung ini.  Sebab sejak ditempat lama hingga tempat yang baru beliau terus yang jadi bosnya. Mas Eko.  Foto Asep Haryono
PERPUSTAKAAN : Silahkan ambil buku yang anda sukai dan baca ditempat. Jangan dibawa pulang ya.  Foto Asep Haryono
PERPUSTAKAAN : Silahkan ambil buku yang anda sukai dan baca ditempat. Jangan dibawa pulang ya.  Foto Asep Haryono
Salah satu keunikan yang ada di Siomay Bandung ini adalah ada perpustakaan mini   Sebenarnya hal ini sudah jamak di Jakarta dan kota kota besar lainnya di seluruh Indonesia.  Banyak kafe kafe di Jakarta dan kota kota besar lainnya di Indonesia juga dilengkapi dengan perpustakaan atau sarana membaca bagi para pengunjungnya.  Tentu dengan catatan buku hanya bisa baca di tempat, begitu anda selesai membacanya dikembalikan ke rak asalnya.  Jangan dibawa pulang aja kalau tidak mau tertangkap kamera pengintai atau CCTV.




Ditertawakan Orang

Ini benar benar pernah saya alami sendiri beberapa tahun yang lalu. Sepanjang catatan saya  kejadiannya terjadi pada era tahun 1990 an lama sekali memang. Ini kalau tidak salah.  Saat itu Siomay Bandung letaknya masih di tempat yang lama di kawasan Supemarket Kaisar.

Saat itu saya bersama sahabat saya menikmati Siomay Bandung. Teman saya itu memesan 1 porsi Siomay Bandung, dan saya juga. Hanya saja tambahannya yakni seporsi nasi putih.  Jadi ceritanya makan Siomay Bandung dengan Nasi. Saya menjadikan Siomay Bandung sebagau lauk nasi.  Dengan kata lain saya menganggao seporsi Siomay Bandung yang full daging itu saya anggap sebagai sepiring lauk.  Jadi wajar (dalam pehamanan saya) ditambah dengan seporsi nasi. Sontak sahabat saya itu tertawa terpingkal pingkal.

Teman saya bilang kalau di Pontianak memang tidak lazim menyantap Siomay Bandung yang "cemilan" dijadikan Lauk sungguhan yang serius teman nasi. Mendapat informasi itu saya sih tetap melannutkan saja makan saya dengan "lauk' Siomay Bandung itu.  Selera memang tidak dapat diperdebatkan.

Menu menu lain yang ditampilkan dalam billboard di kedai itu antara lain 
Nasi Uduk 22K, Pecel Lele 22K, Pecel Ayam 22K, Nasi Putih Ayam 22K , Nasi Goreng 19K , Soto Ayam 18K, Mie Bakso 16K , Bubur Ayam 15K, Es Teler 10K , Es Tape Ketan 10k, Es Cendol 6k,  dan Es Buah 6k. (Asep Haryono)


Siaran Pers TNI AU Supadio

Komandan Pangkalan TNI AU Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Supadio dari Kolonel Adm Mukhtar Bakhrong, S.E., M.M kepada Letkol Pnb Sidik Setiyono di ruang V IP Room Lanud Supadio, Rabu (19/10)>

Usai upacara Sertijab Danwing Udara 7Danlanud Supadio mengatakan alih tugas disertai alih jabatan di lingkungan TNI AU, merupakan peristiwa biasa yang selalu hadir dalam dinamika organisasi. Hal ini, merupakan indikator bergulirnya suatu proses pembinaan personel dalam rangka memelihara dan meningkatkan aktualisasi peran organisasi, yang diharapkan dapat terwujud penyegaran manajemen yang berimplikasi pada peran organisasi dalam menghadapi situasi yang terus berkembang.



SERTIJAB : Sertijab Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Supadio dari Kolonel Adm Mukhtar Bakhrong, S.E., M.M kepada Letkol Pnb Sidik Setiyono di ruang VIP Room Lanud Supadio, Rabu (19/10)
SERTIJAB : Sertijab Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Supadio dari Kolonel Adm Mukhtar Bakhrong, S.E., M.M kepada Letkol Pnb Sidik Setiyono di ruang VIP Room Lanud Supadio, Rabu (19/10)


Selain itu, lanjut Danlanud, sertijab juga dimaksudkan untuk memperbaharui semangat, memperluas wawasan dan pemikiran agar setiap organisasi senantiasa dapat menyesuaikan dengan segala fenomena dan dinamika yang ada. Tujuan lainnya adalah untuk mengoptimalkan pembinaan personel, yang dalam jangka panjangnya merupakan suatu upaya untuk menyiapkan sosok pemimpin di setiap strata organisasi dalam jajaran TNI AU.

“Selama menjabat sebagai Kadispers Lanud Supadio, Kolonel Adm Mukhtar Bakhrong telah melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi untuk kemajuan Lanud Supadio,” kata Danlanud.

Sementara Kepada Letkol Pnb Sidik Setiyono, Danlanud menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan untuk mengemban tugas sebagai Kadispers Lanud Supadio. Danlanud berharap agar segera menyesuaikan diri dengan bidang tugas yang baru di Lanud Supadio.

Letkol Pnb Sidik Setiyono bukan orang baru di lingkungan Lanud Supadio. Pamen lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1997 merupakan penerbang tempur Hawk 100/200 dan pernah menjabat sebagai Danskadud 1 Lanud Supadio. Sedangkan Kolonel Adm Mukhtar Barong, S.E.,M.M merupakan lulusan AAU tahun 1995 mendapat penugasan baru sebagai Dosen AAU, Yogyakarta. Turut hadir pada upacara sertijab antara lain Danwing Udara 7, para Kepala Dinas, para Komandan Satuan dan para Kasi dijajaran Lanud Supadio. (Sumber Kapentak TNI AU Supadio)
Siaran Pers TNI AU Supadio

Jabatan Komandan Wing Udara 7 Lanud Supadio resmi dijabat Kolonel Pnb Setiawan menggantikan Kolonel Pnb M. Yani Amirullah melalui Upacara Militer yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP di Main Apron Lanud Supadio, Rabu (23/1) dan selaku Komandan Upacara (Danup) Mayor Pnb Amry Taufanny.

Danlanud Supadio dalam sambutannya mengatakan alih tugas dan jabatan yang ditandai dengan pergantian pejabat seperti ini, bukan saja merupakan sebuah hal yang wajar melainkan juga menjadi suatu kebutuhan dan keharusan, karena di dalamnya terdapat semangat, dinamika serta harapan baru dalam meningkatkan kinerja organisasi sekaligus sebagai suatu siklus pembinaan karier personel di lingkungan TNI AU.

abatan Komandan Wing Udara 7 Lanud Supadio resmi dijabat Kolonel Pnb Setiawan menggantikan Kolonel Pnb M. Yani Amirullah melalui Upacara Militer yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP di Main Apron Lanud Supadio, Rabu (23/1)
Jabatan Komandan Wing Udara 7 Lanud Supadio resmi dijabat Kolonel Pnb Setiawan menggantikan Kolonel Pnb M. Yani Amirullah melalui Upacara Militer yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP di Main Apron Lanud Supadio, Rabu (23/1)

Lebih lanjut disampaikan bahwa, pada hakekatnya jabatan merupakan penghargaan dan pencapaian sekaligus amanah yang diberikan oleh bangsa dan negara kepada seseorang. Dari jabatan itu, tentunya akan membawa tuntutan bagi pemangkunya yang harus diwujudkan dalam bentuk pertanggungjawaban, baik itu kepada diri sendiri, keluarga, organisasi serta kepada bangsa dan negara hingga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pada kesempatan ini, Danlanud menyampaikan ucapan selamat kepada Kolonel Pnb Setiawan yang telah dipercaya pimpinan untuk menduduki jabatanbaru sebagai Danwing Udara 7 Lanud Supadio.

 



Lulusan AAU Tahun 1995
Danlanud yakin pejabat baru akan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik mengingat berbagai pengalaman tugas dan pendidikan yang telah dilalui selama ini. Pada kesempatan yang sama, Danlanud Supadio menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada pejabat lama atas segala dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Danwing 7 Lanud Supadio.

Sebelum menjabat sebagai Danwing 7 Lanud Supadio, Kolonel Pnb Setiawan menjabat sebagai Kadisops Lanud Iswajudi, Madiun. Alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1995 ini merupakan perwira penerbang pesawat tempur F-16 dan pernah menjabat Danskadud 3 Lanud Iswahjudi, Madiun. Sedangkan Kolonel Pnb M. Yani Amirullah yang juga merupakan lulusan AAU tahun 1995 menempati jabatan baru sebagai Danlanud Jayapura.

Upacara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh seluruh pejabat jajaran Lanud Supadio, Ketua PIA AG Cabang 19/D.I Lanud Supadio Ny. Wanty Minggit Tribowo beserta pengurus, GM Angkasa Pura II Supadio, GM Airnav dan perwakilan PPAU Cabang 40 Pontianak. (Sumber Kapentak TNI AU Supadio)
Siaran Pers XL Axiata Indonesia

Dengan semakin dinamisnya era digital mengharuskan perusahaan untuk terus melakukan inovasi teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tidak sebatas produk, layanan pelanggan pun menjadi perhatian khusus bagi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) yang telah memasuki usia ke-21 di industri telekomunikasi.

Untuk itulah dalam rangka peningkatan pelayanan ini, XL Axiata memperkenalkan Virtual Assistant bernama MAYA yang menjadi wajah baru di layanan XL Digital Care. Mengambil momentum peringatan hari jadi XL Axiata yang ke-21 pada bulan Oktober 2017, MAYA akan secara resmi berinteraksi dengan pelanggan mulai 18 Oktober 2017 melalui berbagai channel Digital Care sebagai implementasi atas komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan kepada pelanggan.


LAYANAN XL : Chief Marketing Officer XL Axiata, David Arcelus Oses ( kanan ) bersama VP Customer Experience Management XL Axiata, April Bautista Cabello (kiri) dalam acara peluncuran XL Asisten Virtual “MAYA” di Jakarta. Rabu (18/10).  Foto Istimewa


David Arcelus Oses, Chief Marketing Officer XL Axiata mengatakan, “Kami menyadari perlunya keleluasaan dan kenyamanan pelanggan dalam menyampaikan masukan dan keluhannya.

Oleh karenanya, jalur konvensional dan digital terus kami tingkatkan untuk kenyamanan dan kepuasan pelanggan. Virtual Assistant MAYA merupakan implementasi dari upaya tersebut, yang kami harapkan dapat memberikan pengalaman positif kepada pelanggan dalam berkomunikasi dengan Customer Service XL Axiata menjadi lebih baik, cepat, mudah, dan menyenangkan.

 Kami juga berharap, sosok Virtual Assistant ini bisa ikut meningkatkan kualitas layanan kami dari segi kemudahan, solusi yang diberikan, hingga menjalin kedekatan antara XL Axiata dan pelanggan.”

David menambahkan, nama MAYA merupakan singkatan dari “My XL Assistant”, yaitu Virtual Assistant pribadi pelanggan XL Axiata yang akan siap membantu masyarakat dan pelanggan untuk mendapatkan informasi dan solusi seputar produk XL Axiata. Pelanggan akan mendapatkan pelayanan dari MAYA melalui berbagai channel digital customer service XL Axiata

MAYA akan menjadi satu-satunya wajah yang bertemu dengan pelanggan di channel XL Digital Care. Pelanggan kini dapat berinteraksi dengan MAYA melalui Twitter, email, live chat di xl.co.id, pilihan menu di Facebook,,LINE dan berbagai channel digital lain untuk mendapatkan informasi produk/layanan XL Axiata yang diinginkan. Secara operasional, MAYA akan mewakili tim customer service digital XL Axiata, yang sebelumnya dikenal sebagai Rangers.
 



Layanan pelanggan XL Axiata lainnya juga terus ditingkatkan guna melayani 50,5 juta pelanggan. Saat ini XL Axiata memiliki total lebih dari 1.000 petugas layanan pelanggan (customer service). Layanan kepada pelanggan ini bersiaga selama 24 jam setiap hari,. Selain layanan melalui channel digital, pelanggan juga bisa mengakses layanan melalui saluran telepon 817 serta mengunjungi 86 XL Center di 72 kota di Indonesia.


PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. XL Axiata fokus menyediakan layanan digital guna memberikan kemudahan bagi aktifitas kehidupan masyarakat serta mendorong perkembangan ekonomi digital Indonesia. Mulai beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996, XL Axiata saat ini menyediakan beragam layanan bagi pelanggan ritel dan korporat yang didukung jaringan luas dan berkualitas di seluruh Indonesia.

Sejak Desember 2014, XL Axiata telah mengimplementasikan jaringan 4G LTE, yang dilanjutkan dengan pengembangan 4G LTE komersial skala nasional pada bulan Juli 2015.  XL Axiata merupakan bagian dari Axiata Group bersama dengan Celcom (Malaysia), Dialog (Sri Lanka), Robi (Bangladesh), Smart (Cambodia), Ncell (Nepal), Idea (India), dan M1 (Singapore). 
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: Tri Wahyuningsih, General Manager Corporate Communication XL Axiata, Telp+62817113369, Email : TriWahyu@XL.co.id . (Siaran Pers XL Axiata)                      



Catatan Asep Haryono

Malam minggu tanggal 14 Oktober 2017 kemarin, saya mengajak kedua anak saya, Abbie Muhammad Furqan Haryono (9), dan Tazkia Montessori Putri Haryono (6) dinner (makan malam) di Raja Uduk Serdam Pontianak.
Serdam itu kepanjangan dari Sungai Raya Dalam.

Bagi warga kota Pontianak, Raja Uduk merupakan salah satu spot kuliner yang asyik dan tempat makannya keluarga dan anak muda karena dikemas secara gaul dengan suasana yang cozy banged.   Dalam catatan saya sudah lebih dari satu kali saya makan di Raja Uduk, terutama di "mabes" nya Raja Uduk yang berlokasi di Jl. Teuku Umar No. 76 Pontianak.

Menu yang saya dan anak anak pilih malam itu sebenarnya ingin mencoba Raja Uduk dengan varian Ayam Panggangnya yang terkenal dengan sebutan " Ayam Panggang Raja" itu.  Namun sayang sekali saat kami datang di Raja Uduk Sungai Raya Dalam Pontianak ini, varian nasi uduk dengan ayam panggang rajanya sudah ludes tidak bersisa. 

"Yang ada hanya ayam goreng saja pak" kata crew Raja Uduk yang berpakaian khas Melayu Teluk Belanga.  Saya pun mendiskusikannya dengan anak anak saya, dan akhirnya kami setuju untuk memesan nasi uduk dengan sajian Ayam Goreng sebanyak 2 porsi. Satu porsi nasi uduk sudah terdiri dari satu potong Ayam Goreng ukuran besar, satu cup nasi uduk , dan lalap lalapan.  Sedangkan sambal nasi uduk sudah tersaji di tiap meja lengkap garpu, sendok garpu dan juga kotak tisu.


AYAM GORENG :  Salah satu varian nasi uduk adalah Ayam Goreng nya yang berukuran cukup besar dan lalap lalapannya. Foto Asep Haryono
AYAM GORENG :  Salah satu varian nasi uduk adalah Ayam Goreng nya yang berukuran cukup besar dan lalap lalapannya. Foto Asep Haryono


ES KELAPA JERUK :  Salah satu minuman andalan Raja Uduk, Es Kelapa Jeruk, yang sangat digemari anak anak saya. Foto Asep Haryono
ES KELAPA JERUK :  Salah satu minuman andalan Raja Uduk, Es Kelapa Jeruk, yang sangat digemari anak anak saya. Foto Asep Haryono


 
 


Es Kelapa Jeruk
Salah satu minuman andalan Raja Uduk adalah Es Kelapa Jeruk. Porsi sedang membuat sajian minuman ini pas untuk perut anak anak, dan juga orang dewasa.  Kalau dari segi cita rasa memang relatif bagi setiap orang.  Namun menurut lidah saya, Es Kelapa Jeruk Raja Uduk ini memberikan sensasi kesegaran yang asyik banged.   Kelapa muda yang ada di dalam segelas Es Kelapa Jeruk ini benar benar bertekstur lembut, dan bukan sembarang Kelapa Muda.

Biasanya yang namanya Es Kelapa Muda (dengan atau tanpa tambahan Susu, Jeruk dan lain sebagainya-red) yang biasa dibeli di pinggir pinggir jalan adalah Kelapa yang tidak muda yang teksturnya keras, dan agak sulit untuk mengunyahnya. 

Bukan karena tidak punya gigi tapi memang tekstur Kelapa Muda nya yang sebenarnya Kelapa tidak muda.  Kalau sudah begini namanya bukan Es Kelapa Muda donk.  Lalu penggunaan pemanis tambahan berbentuk air gula juga dirasakan kadang berlebihan. Kelebihan Glukosa pada minuman yang kita konsumsi setiap hari juga tidak baik untuk kesehatan karena berpotensi mengundang penyakit diabetes.

Itulah mengapa saya mengatakan untuk lidah saya, sajian Es Kelapa Jeruk yang disajikan oleh Raja Uduk yang berlokasi di  Jl. Sungai Raya Dalam C3-4 Pontianak ini benar benar Es Kelapa Muda.  Jadi kalau digabungkan kalimatnya secara sepihak oleh saya, maka sebutannya Es Kelapa Muda Jeruk. Hehehe. Karena ada campuran air jeruk di dalam Es Kelapa Muda nya. Jadilah sebutannya adalah Es Kelapa Muda yang ditambah dengan air jeruk. Jadinya sensasi manis asam asin gitu deh.  Seru dan eksotis dilidah saya.

Untuk harga? Jangan kuatir. Harga harga yang disajikan di Raja Uduk Sungai Raya Dalam ini terjangkau oleh setiap keluarga.  Untuk menu yang saya dan kedua anak anak saya santap keseluruhannya berjumlah sekitar Rp.96.000,- (Sembilan Puluh Enam Ribu Rupiah) untuk 2 porsi nasi uduk, dan 3 gelas Air Kelapa Jeruk.  Terjangkau bukan?.

SENANG : Lihatlah kedua anak saya Tazkia Putri (kiri) dan abangnya Mas Abbie Furqan (kanan) begitu senang makan malam di Raja Uduk. Seru kata mereka.  Foto Asep Haryono
SENANG : Lihatlah kedua anak saya Tazkia Putri (kiri) dan abangnya Mas Abbie Furqan (kanan) begitu senang makan malam di Raja Uduk. Seru kata mereka.  Foto Asep Haryono
Raja Uduk ini digawangi oleh si empunya yang bernama  Mas Rizal Kurniadi, yang rupanya beliau alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) saat memberikan pencerahannya dalam Kelas Akademi Berbagi Pontianak dengan tema berbisnis bagi anak muda Pontianak di Lantai 5 Graha Pena Pontianak Post sekitar tahun 2014 yang lalu.

Raja Uduk Jalan Sungai Raya Dalam yang mempunyai tagar " the best nasi uduk in town" ini juga menyediakan menu lainnya yang tidak kalah mengundang selera : 
Sop Tulang Raja, Raja Iga Bakar , Bakwan Jagung, Kol Goreng, Nasi Beras Merah Kampung Kamek, Tempe Penyet , Nasi Uduk Pasung, Tahu tempe bacem, Es Serbat, Teh Eksotis dan Ayam Penyet Dower. Ah jadi ingin ke Raja Uduk lagi deh.   (Asep Haryono)


Catatan Asep Haryono

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-61 PIA Ardhya Garini yang jatuh pada tanggal 25 Nopember mendatang, PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio mengadakan lomba mewarnai.

 Lomba yang diperuntukkan bagi anak-anak TK. Angkasa berlangsung di Hanggar Skadron Udara 1, Selasa (17/10). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio yang juga selaku Ketua Yasarini Lanud Supadio Ny. Wanty Minggit Tribowo beserta pengurus, guru TK Angkasa dan orang tua siswa.

MEWARNAI : Anak anak dengan ceria mengikuti lomba Mewarnai yang diadakan oleh PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I . Foto Kapentak TNI AU Supadio
MEWARNAI : Anak anak dengan ceria mengikuti lomba Mewarnai yang diadakan oleh PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I . Foto Kapentak TNI AU Supadio

LOMBA MEWARNAI : PIA AG CAB.19/D Lanud Suoadio menggelar lomba Mewarnai untuk anak anak. Foto Kapentak TNI AU Supadioo
LOMBA MEWARNAI : PIA AG CAB.19/D Lanud Suoadio menggelar lomba Mewarnai untuk anak anak. Foto Kapentak TNI AU Supadioo
Ketua PIA AG Lanud Supadio mengatakan usia balita merupakan usia emas bagi seorang anak.  Oleh sebab itu kita sebagai orang tua wajib selalu memperhatikan gizi dan pertumbuhan si anak.  Diusia ini kita juga harus mengembangkan daya kreasi si anak sehingga anak dapat mengepresikan dirinya dan beraktifikas sebebasnya dibawah pengawasan orang tua.


“Oleh karena itu, kiranya tepat bila Pia Ardhya Garini menggelar kegiatan lomba mewarnai bagi anak-anak TK. Angkasa.   Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya kreatifitas anak sehingga pertumbuhan sel otak akan tumbuh dan berkembang.  Disisi lain juga menyalurkan hobi atau bakat bagi anak yang gemar menggambar atau mewarnai,” kata Ketua PIA AG Lanud Supadio.


Selain itu, lanjut Ny. Wanty Minggit Tribowo, ajang lomba ini untuk mengenalkan kepada anak-anak  dengan lingkungan Lanud Supadio umumnya dan Skadron Udara 1 khususnya yang mempunyai pesawat tempur sehingga akan menumbuhkan minat dan kecintaan terhadap dunia kedirgantaraan.


“Ternyata anak-anak sangat antusias mengikuti perlombaan ini terbukti dengan jumlah peserta mencapai puluhan anak.  Mereka dari rumah sudah membawa perlengkapan untuk lomba seperti meja dan pewarna sedangkan materi yang akan diperlombakan disiapkan oleh panitia.  Bagi anak yang juara tentunya akan kita berikan hadiah,” pungkasnya.  (Sumber Kapentak TNI AU Supadio)
Siaran Pers TNI AU Supadio

Bertempat di Markas Komando (Mako) Batalyon 465 Paskhas Brajamusti diselenggarakan Upacara Peringatan Ke-70 Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pasukan Paskhas (Korpaskhas), Selasa (17/10). Selaku Inspektur Upacara (Irup) Komandan Wing Udara 7 Kolonel Pnb M. Yani Amirullah mewakili Danlanud Supadio sekaligus membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.
Dalam sambutannya Kasau mengatakan bahwa Korpaskhas secara historis telah menorehkan tinta emas, tepatnya 17 Oktober 1947 saat dilaksanakan operasi penerjunan pertama di Kotawaringin, Kalteng.

Komandan Wing Udara 7 Kolonel Pnb M. Yani Amirullah mewakili Danlanud Supadio sekaligus membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.
Komandan Wing Udara 7 Kolonel Pnb M. Yani Amirullah mewakili Danlanud Supadio sekaligus membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.


“Meskipun minim pengalaman dan perlengkapan namun prajurit Angkatan Udara saat itu, dengan  penuh semangat dan keberanian serta tidak gentar menghadapi bahaya siap diterjunkan menuju sasaran serta melaksanakan tugas tersebut dengan baik dan membanggakan,” kata Kasau.

Penerjunan prajurit Angkatan Udara ini, lanjut Kasau, membawa pengaruh yang cukup signifikan serta menambah moril terhadap semangat dan keberanian rakyat Kalimantan Tengah dalam mengusir penjajah yang masih bercokol di Bumi Kalimantan.

“Perjuangan Korpaskhas sebagai satuan berkemampuan tempur darat khas matra udara telah banyak mendharma baktikan diri dalam keikutsertaan di berbagai operasi, baik dalam pelaksanaan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Kasau menambahkan beragam penugasan yang telah dilaksanakan sebaik-baiknya oleh para pendahulu Korpaskhas, hendaknya dapat dijadikan contoh atau tauladan bagi prajurit Paskhas saat ini dalam meningkatkan dan mengembangkan kemampuan serta kekuatan Korpaskhas baik secara individu maupun satuan.

“Hingga pada gilirannya, Korpaskhas mampu tumbuh dan berkembang menjadi salah satu pasukan andalan sekaligus kebanggaan yang dipercaya menjadi kekuatan pemukul Angkatan Udara di darat dengan ciri khas matra udara yang berbeda dengan pasukan lainnya,” jelas Kasau.

Upacara yang berlangsung khidmat dihadiri para Kepala Dinas, Komandan Satuan,  para Kepala Seksi di jajaran Lanud Supadio, Skadron Udara 1 dan Skadron Udara 51 serta segenap keluarga besar Yonko 465 Paskhas dan Denhanud 473 Paskhas. (Sumber Kapentak TNI AU SUpadio)
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog