Jual Milagros disini


Please sit and relax as you navigate this website

Kubu Raya. Dalam beberapa hari terakhir ini saya banyak dikejutkan dengan berbagai berita unik dan sangat menarik perhatian saya untuk memberikan pendapat dalam blog saya ini.   Baru saja saya membahas berita tertangkapnya seorang pelaku iseng yang meremas payudara wanita yang terjadi di wilayah hukum depok

Baca selengkapnya  - Peremas Payudara di Depok Berhasil ditangkap

seperti yang dilansir oleh DETIK COM , pelaku telah melanggar Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun 8 bulan. Pelaku sendiri memang tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.  Kasus pelecehan seksual dengan korban wanita memang sedang marak belakangan ini

Nah kasus yang baru terjadi ini korbannya adalah seorang anak yang baru berusia 3 bulan.  Bagi yang sudah pernah membesarkan anak, tentu paham. Anak usia 3 bulan sangat lucu lucunya, dan memerlukan makanan sehat yakni Air Susu Ibu (ASI) wajib selama 2 tahun.  


Baca selengkapnya kasusnya - Ini Pengakuan Ibu yang Jual Anak Kandung Rp 20 Juta untuk Beli Sabu

Sang anak dijual oleh sang ibu kandungnya sendiri yang bernama Fatimah kepada pihak lain seharga RP.20.000.000,-  Yang membuat kesal saya adalah uang hasil penjualan bayi yang merupakan darah dagingnya sendiri itu digunakan untk foya foya dan membeli sabu. 

Ya ampun deh ini ibu. Apa pun alasannya menjual anak kandungnya kepada orang lain adalah perbuatan tercela, melanggar hukum dan sangat tidak dapat diterima.

Baca juga - anak anak diajak bunuh diri bersama sang Ibu

DETIK Com memberitakan dengan detail berita ini.  Walapun akhirnya sang anak balita usia 3 bulan itu akhirnya bisa kembali ke pangkuan keluarganya, dan sang pelaku penjual bayi, Fatimah, melanggar
 Pasal 76 F juncto Pasal 83 UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara,

Dengan adanya kasus terbaru ini semakin membuktikan bahwa kejahatan terhadap wanita dan anak anak memang masih ada.

Beda dengan kasus pemuda peremas payudara yang tidak di tahan dan hanya dikenakan wajib lapor karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara, untuk kasus Ibu jual bayi ini terkena ancaman pidana penjara 15 tahun dan berpotensi besar untuk dipenjara secara fisik.

TERSANGKA : Inilah Fatimah tersangka penjual bayi kandung yang sudah diamankan pihak berwajib. Sumber foto ini dari DETIK COM
TERSANGKA : Inilah Fatimah tersangka penjual bayi kandung yang sudah diamankan pihak berwajib. Sumber foto ini dari DETIK COM


Lindungi Anak anak dan Perempuan
Dalam 2 kasus terbaru ini (anak dijual ibu kandung, dan aksi iseng peremas payudara wanita-red) semakin meyakinkan kita bahwa ancaman kejahatan latej terhadap kaum wanita dan anak anak memang masih ada di sekitar kita. 

Rata rata yang menjadi korban dan atau pelaku adalah dari lingkungan terdekat di keluarga dan ini semakin menguatkan teori itu.

Dalam acara peluncuran program Three Ends tahap II di Pontianak pada  tanggal 15 Agusuts 2017 yang lalu telah menyepakati untuk terus giat mengkampanyekan peranan laki laki untuk terus melindungi dan menghormati kaum wanita dan anak anak d
alam Mewujudkan Kesetaraan Gender.  Sekaligus menggelorakan cegah 3 (three end) 

Baca juga - Hentikan Kekerasan terhadap Perempuan dan anak anak


Kampanye akhiri Three Ends yaitu  mengakhiri 3 hal yakni akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak , akhiri perdagangan orang dan akhiri kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.  Program ini berasal dari kementrian kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Oleh karena itu tantangan besar bagi kita semua. 
 Kini tidak saja kaum perempuan saja yang menjadi korban kejahatan dan kekerasan, anak anak juga sudah sangat rentan dan sangat berisiko mendapat perlakuan tidak baik, mengalami kekeradan dan ketidak adilan. 

Ini tugas berat bagi kita semua untuk bersama sama mewujudkan dunia yang aman untuk kaum perempuan dan anak anak agar tercipta masa depan bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Semoga. (Asep Haryono)
Pontianak. Dengan semakin digencarkannya penggunaan transaksi non tunai (Cashless) di seluruh Indonesia semakin menguatkan betapa pentingnya kebutuhan masyarakat masih sangat berkaitakan dengan dunia perbankan. Maraknya aksi penipuan berkedok “papa minta pulsa” sudah pernah meresahkan, dan kini kejahatan perbankan seolah selalu bermetamorfosis dan semakin maju baik dalam modus maupun pemiliha calon korbannya.

Kejahatan perbankan yang bagi orang kota yang akrab dengan dunia perbankan mungkin akan terkekeh kekeh dengan modus operandi pelaku penipuann itu karen sudah paham namun masih juga menjadi targetnya.

Namun hal ini mungkin tidak terjadi bagi mereka yang awam dan jauh dari sentuhan modern dunia perbankan atau yang kurang mengerti transaksi perbankan. Mereka kelompok yang palin rentan dan paling beresiko untuk ditipu.

BUKTI TRANSFER :  Jika ada menerima informasi ada pembayaran melalui tranfer dengan melampirkan dokumen ini cek dahulu. Foto Asep Haryono
BUKTI TRANSFER :  Jika ada menerima informasi ada pembayaran melalui tranfer dengan melampirkan dokumen ini cek dahulu. Foto Asep Haryono

Sudah banyak korban berjatuhan. Korbannya pun tidak lagi pilih pilih. Bahkan masyarakat perkotaan yang konon identik dengan kehidupan modern dunia perbankan juga bisa sepert kerbau yang dicucuk hidungnya oleh penipu,
|
Dengan hanya memainkan emosi mereka mudah ditipu. Orang kalau sudah panik apa saja akan dilakukan. Dan hal inilah yang dipahami betul oleh para pelaku penpuan.

Bagaimana dengan transaksi jual beli di pasar tradisional maupun modern, metoda pembayaran dengan teknik transfer antar bank sudah lazim dilakukan. Namun tidak sedikit orang yang tertipu dengan teknik sederhana seperti tranfer bank ini.

Bagaimana cara modus operandi penipu yang memperdaya korbannya dengan dalih sudah melakukan transfer bank dengan mengirimkan fake bill atau bukti pembayarn transfer yang palsu? SMS banking menjadi salah satu solusi untuk menangkis kejahatan perbankan jenis ini.

Jadi begitu ada klien anda mengaku sudah melakukan transfer, dan dia melampirkan bukti transfer kepada anda melalui saluran WA, email atau BBM, sebaiknya jangan mudah langsung percaya.  Cek terlebih dahulu rekening anda, apakah benar dananya sudah masuk?  Nah jika anda berlangganan SMS banking, maka system akan memberi SMS notifikasi bahwa dana yang dimaksud sudah masuk.  (Asep Haryono)
Pontianak. Pertama kali dengar sih rada weird (aneh) juga, Soalnya jarang saya dengar ada kuliner "Nasi Idap".  Saya baru taunya juga dari Instagramnya Nasi Idap Pontianak yang sering memposting menu menu anyar (baru) seperti Nasi Ayam Sambel Bawang yang pedasnya nendang ini.

Nasi Ayam Sambel Bawang
ini dibandrol dengan harga Rp.20.000,- (Dua Puluh Ribu rupiah) sudah termasuk free 1 teh kotak Sosro ukuran kecil. Promo Nasi Idap Pontianak yang sering dibuzz oleh instagram Nsai Idap Pontianak.

Saya pun sudah pernah berkomunikasi dengan admin IG Nasi Idap Pontianak dan dari mereka lah saya tau kalau lokasi Nasi Idap Pontianak ini berada di samping INDOMARET dan Lamington di Jalan Imam Bonjol Pontianak.

Bagaimana dengan cita rasanya?  Wow Nendang banged. Aseli pedas dengan baluran Sambel Bawangnya yang benar benar bawang merah dan putih kalau tidak salah. Sedangkan untuk konten nasinya juga standar dalam arti kata cukup mengenyangkan walau hanya dimakan oleh satu orang saja. Kemudian juga ada potongan timun segarnya juga asyik


NASI AYAM SAMBEL BAWANG : Salah satu menu Nasi Idap Pontianak yang saya beli Sabtu 13 Januari 2018 harga 20K sudah dapat 1 teh kotak Sosro. Foto Asep Haryono
NASI AYAM SAMBEL BAWANG : Salah satu menu Nasi Idap Pontianak yang saya beli Sabtu 13 Januari 2018 harga 20K sudah dapat 1 teh kotak Sosro. Foto Asep Haryono

Kotak Karton Putih

Salah satu keunikan dari Nasi Idap ini adalah wadah atau tempatnya. Cara penyajiannya yang dikemas dalam Box (kotak) karton putih yang bisa dibuka menjadi empat jendela seperti yang tampak dalam foto di atas mengingatkan saya. Ini yang menarik dan unik dari Nasi Idap Pontianak ini

Penyajiannya dalam wadah dalam bentuk kotak berbahan karton warna putih memang sudah lama identik dengan citra kuliner masakan China - Amerika. Sudah banyak yang membahas mengenai wadah makanan berbentuk Kotak Karton Putih ini yang bisa kamu baca di internet. Saya tentu tidak akan membahasnya lagi.




Di Indonesia sendiri saya kurang tau sejak kapan diperkenalkan. Mungkin para pembaca bisa menambahkan di sini silahkan.  Nah saya mencoba riset di Internet dan juga di Youtube ternyata ada video Rossa, pelantun lagu Ayat Ayat Cinta II - Bulan DiKekang Malam ternyata ada juga salah satu video musiknya yang secara tidak sengaja menampilkan kotak makanan berbentuk kotak kartun putih itu.

Dalam video musik Rossa "Atas Nama Cinta" ada di menit 02.33 ada scene Rossa menjatuhkan makanannya. Lihatlah itu kotak karton putih yang identik dengan masakah Cina Ameria. Videonya diposting oleh Trinity Optima Production pada bulan September 2011.  Gambar dari Internet


Dalam video musik Rossa "Atas Nama Cinta"  ada scene Rossa menjatuhkan makanannya dalam wadah berbentuk kotak karton putih diposting oleh Trinity Optima Production pada bulan September 2011.  Gambar dari Internet
Dalam video musik Rossa "Atas Nama Cinta"  ada scene Rossa menjatuhkan makanannya dalam wadah berbentuk kotak karton putih diposting oleh Trinity Optima Production pada bulan September 2011.  Gambar dari Internet



Nah jika video musik itu diposting pada Bulan September 2011. apakah ada kemungkinan produk wadah makanan berbentuk kotak karton warna putih ini sudah dikenal di Indonesia sejak tahun 2011.  Ini analisa iseng iseng saya  aja hanya mengandalkan video musik itu.  Mohon para pembaca blog saya untuk mengoreksi saya. Saya akan sangat berterima kasih sekali.

Jadi Nasi Idap Pontianak dengan kemasan Kotak Karton Putih itu sangat brilliant dan menarik serta memikat.  Gaya sekaligus kekinian. Banyak memang makianan yang dibawa pulang ke rumah juga menggunakan box namun tidak seunik dan semenarik kotak karton putih yang digunakan oleh Nasi Idap Pontianak. 

Anda mau coba sensasi menikmati Nasi Idap dengan sensasi seperti sedang menyantap kuliner china Amerika dengan kemasan kotak karton putihnya yang sudah melegenda itu? Datang saja ke Nasi Idap Pontianak. Nasi Ayam Sambel Bawang Nasi Idap Pontianak -  Rasa Yang Seanggun Penampilan. (Asep Haryono)




Pontianak. Saya mengetahui berita ada berita perbuatan tidak menyenangkan dan sexual harassment (Pelcehan Seksual) yang dilakukan oleh seseorang bernisial I di Depok terhadap seorang wanita berinisial AM di Depok. Beritanya saya baca dari Portal Berita DETIK COM sekitar pukul 10.10 WIB .t

Pelaku akhirnya bisa dibekuk berkat, sekali lagi , berkat bantuan Closed-Circuit Television  atau biasa disingkat dengan CCTV.

Dugaan sementara berdasarkan pengakuan pelaku hanya karena iseng. Pelaku sendiri, seperti yang dilansir oleh DETIK COM , melanggar Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun 8 bulan. Pelaku tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.

Baca juga - Mengapa anak anak diajak serta bunuh diri bersama sang Ibu?

Baca selengkapnya  - Peremas Payudara Di Depok Dikenai Wajib Lapor.  Wanita dan anak anak memang sangat rentan menjadi korban kejahatan dan kekerasa. Seperti sebuah "takdir" atau "kutukan" , kejahatan dan kekerasan seksual terhadap kaum wanita dan anak anak selalu berulang kali terjadi.

Kejadian di Depok seperti menggetok kepala kita semua bahwa (ancaman) kejahatan dan kekerasan seksual terhadap wanita dan anak anak memang masih ada di sekitar kita.  Ancaman itu masih ada.


Apa yang harus kita lakukan , sekali lagi, apa yang harus benar benar kita lakukan untuk meminimalisir ancaman kejahatan seksual terhadap wanita dan anak anak di Indonesia sekarang ini?

PELAKU : DETIK COM merelease wajah pelaku kejahatan seksual baru baru ini di Depok. Pelaku dengan sengaja meremas payudara sang korban. Kini pelaku sudah ditangani oleh Polisi untuk diinvestigasi lebih lanjut.  Foto DETIK COM
PELAKU : DETIK COM merelease wajah pelaku kejahatan seksual baru baru ini di Depok. Pelaku dengan sengaja meremas payudara sang korban. Kini pelaku sudah ditangani oleh Polisi untuk diinvestigasi lebih lanjut.  Foto DETIK COM


Wanita Perlu "mempersenjatai" Diri

Yang perlu segera dibenahi sekarang ini dan mendesak untuk dilakukan adalah revolusi mental.  Kalau mentalnya sudah rusak, mau diapakan saja akan susah untuk kembali normal. Perlu ada kerja sama dari kedua belah pihak baik kaum laki laki dan juga khususnya bagi kaum wanita itu sendiri

Tidak ada asap kalau tidak ada api.  Kaum lelaki yang sering dipojokkan karena kasus kriminalitas (padahal kejahatan itu bisa dilakukan oleh siapa saja baik pria , wanita bahkan anak anak), juga menuntut peran aktif dari kaum wanita itu sendiri untuk selalu menjaga kehormatan dan tidak mengundang aksi kejahatan jalanan.

Baca juga - Hentikan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak anak

Tidak mengenakan busana atau pakaian yang tembus pandang, tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan di tempat umum misalnya.  Ini hanya contoh saja.   Hal hal seperti itu bisa mengundang pihak III untuk berbuat kejahatan yang mungkin saja hal itu tidak ada dalam benaknya. Kejahatan itu lintas gender dan lintas generasi.

Terhadap pelaku pelecehan, peremas payudara, yang kini sudah dalam penanganan polisi juga harus didalami motifnya mengapa sampai pelaku melakukan hal yang tidak pantas seperti itu. Hukuman sosial memang menyakitkan. Foto pelaku sudah menyebar viral kemana mana dengan tagar "inilah tampang pelaku peremas payudara". Sungguh tidak nyaman

Pelaku kini menjadi viral, dan mendadak terkenal .  Hanya sayangnya terkenalnya karena aksi isengnya yang berujung persoalan hukum.  Iseng boleh saja asal isengnya positif.   Apa ada iseng yang positif? Bukankah iseng itu identik dengan tindakan tidak menguntungkan.


Kaum lelaki atau pria juga dituntut kerja samanya untuk selalu melindungi dan menjaga serta mengayomi kaum wanita dan anak anak.  Dan bukan bahkan menjadi pelaku dari kejahatan itu sendiri.  Kita memang sudah mendesak untuk segera melakukan gerakan menyeluruh revolusi mental.  Dan itu merupakan hal yang sulit namun tidak ada yang tidak mungkin. Jangan Melecehkan Kaum Wanita (Asep Haryono)
Manusia di dunia titisan syurga
Pasti dia anak anak kita
Mereka cahaya penerang semesta
Penuh irama segarkan dunia
Mari bersama hidupkan mereka
Sayang setara sejahtera
Tapi mengapa masih saja banyak kekerasan menimpa mereka
Di desa dikota dan rumah kita
Cukup sudah akhiri semua


Petikan lagu kampanye "three ends" di atas memang cocok menggambarkan perasaan saya saat ini.  Anak anak adalah masa depan kita semua. Namun hingga saat ini masih banyak terjadi kekerasan yang menimpa anak anak kita mulai dari ancaman kejahatan seksual, kekerasaan ekonomi (Semakin banyaknya pekerja anak dibawah umur) hingga menjadi korban karena kebrutalan orang tua.  

Three Ends adalah nama sebuah program yang digagas oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Tujuan utamannya ada 3 (three) tiga hal yaitu Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan Anak, Akhiri Perdagangan Manusia, dan Akhiri ketidakadilan akses ekonomi bagi perempuan

Baca juga - Blogger Turut Kampanyekan Program "Three Ends"

Orang tua seharusnya menjadi pengayom, pelindung dan menjadi syurga bagi anak anaknya.  Keluarga bahagia keluarga yang didalamnya ada cinta dan kasih sayang ibu ayah dan anak anak anaknya.

Namun potret manis keluarga bahagia yang saya gambarkan di atas seolah tercabik cabik , dan hati saya dibuat pilu setelah membaca sebuah berita dari portal berita DETIK COM yang memberitakan ada ibu yang diduga mencoba melakukan upaya bunuh diri dengan mengajak serta ketiga anak anaknya yang masih balita. 

Sang ibu ditemukan dalam keadaan kritis sedangkan ketiga buah hatinya sudah dalam keadaan tewas.  Mereka adalah warga 
Dusun Karobelah 3, Desa Karobelah, Mojoagung,

DETIK COM menyebut sang ibu itu bernama Evy Suliastin Agustin (26) sedangkan 3 anaknya : Sayid Mohammad Syaiful Alfaqih (6), Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani (4) dan Umi Fauziah (4 bulan) 
tewas. Dugaan sementara dari pihak Kepolisian menyebut ketiga korban tewas yang ditemukan di kamar mandi itu karena menenggak obat serangga  cair.

Selengkapnya  - 
Ibu di Jombang Kritis dan 3 Anak Tewas, Polisi: Minum Obat Serangga



ika ada masalah adukanlah kepada Allah SWT. Dekatkan diri kepada Allah SWT.  Gambar ilustrasi dari merdeka
Jika ada masalah adukanlah kepada Allah SWT. Dekatkan diri kepada Allah SWT.  Gambar ilustrasi dari merdeka

Jangan Korbankan Anak Kita

Saya memang bukan ahli kriminal apalagi ahli menganalisa kasus kejiwaan seseorang. Saya hanyalah blogger saja. Yang menyampaikan pandangan saya saja terhadap berita yang sangat memilukan perasaan saya ini. Hati saya terasa teriris, dan sangat sedih membaca berita tersebut. 

Mengapa sampai hati anak anak yang tidak tau apa apa itu dipaksa untuk mengakhiri hidupnya karena diajak oleh sang ibu yang seperti sedang depresi dan stress itu

Maaf bukan maksud saya untuk mengolok olok sang ibu yang diduga ingin mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak racun serangga cair seperti itu, namun yang sangat saya sedih dan sesali di sini adalah MENGAPA anak anak yang tidak berdosa , harapan penurus bangsa, ikut diajak untuk bunuh diri juga? Ibu macam apa bersikap seperti itu. 




Maaf, secara konyol saya mau bilang kepada sang ibu, kalau mau bunuh diri jangan ajak anak anaknya donk


Kini semua sudah terlambat. Ketiga bocah yang lucu lucu dan imut : Sayid Mohammad Syaiful Alfaqih (6), Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani (4) dan Umi Fauziah (4 bulan) kini sudah tiada. 

Baca Juga - Hentikan kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Anak

Mereka menjadi korban egoisme sang Ibu yang sepertinya putus asa akan masalah yang dideritanya, mencoba bunuh diri dan mengajak serta ketiga buah hatinya.  Ketiga anaknya tewas, dan sang Ibu tidak tewas, namun berhasil diselematkan dan kini sedang kritis


Masalah selalu ada di sekitar kita.  Masalah hutang? Masalah rumah tangga? Masalah pekerjaan? Masalah nafkah keluarga? anda masalah keluarga karena tidak diberi nafkah seperti yang diberitakan tentu masih banyak upaya yang masih bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Tidak harus dengan cara mengakhiri hidup dengan bunuh diri bukan?  (Bunuh diri) pun selain memang diancam dosa dalam Agama Islam, juga tidak akan menyelesaikan masalah.     

Saya mau fokus kepada anak anak sang ibu yang kini sudah tiada.  Sungguh sangat saya sesali, sekali lagi sangat saya sesali. MENGAPA anak anak menjadi korban egoisme orang tuanya? Mengapa anak anak diajak bunuh diri oleh sang Ibu?  Anak anak yang manis, lucu dan menggemaskan itu adalah masa depan kita ,  generasi penerus bangsa.  Jangan korbankan anak anak kita karena egoisme dan kepentingan orang tuanya.

Kepada anak anak ku Syaiful Alfaqih (6), Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani (4) dan Umi Fauziah (4 bulan) , saya memang tidak mengenal mu.  Sebagai insan manusia, dan juga sebagai seorang Ayah yang juga memiliki anak anak seusia kalian, hati saya hancur berkeping keping,  Saya sangat berduka.

Anak anaku Syaiful Alfaqih (6), Bara Viadinanda Umi Ayu Qurani (4) dan Umi Fauziah (4 bulan) , Al Jannah sudah menanti kalian Insya Allah. Bermainlah kalian bertiga di taman Syurganya Allah SWT.  Kalian bermainlah sepuasnya, riang gembira di taman Syurga dikelilingi para bidadari dan malaikat malaikat dan dalam ridho dan kasih sayang Allah SWT.  Aamin Ya Rabbal Alamin. (Asep Haryono)

Rudi Maryati : "Produktifkan Waktu Mu"

Pontianak. Bertempat di Deal Cafe yang berlokasi di Jalan Urai Bawadi Pontianak Kaimantan Barat, hari Sabtu 13 Januari 2018, Milagros Kagok Edan Pontianak yang dimotori oleh jaringan Rudi Maryati (Core Leader) sukses menggelar acara Home Sharing (HS) Milagros Kagok Edan Pontianak untuk yang ke 3 kalinya bersama Jainuri sebagai HOST acar tersebut

Lokasi acara Home Sharing (HS) Kagok Edan Pontianak ini pada awalnya sudah disusun dengan baik yakni bertempat di Ayam Geprek milik keluarga Jainuri di Jalan Suprapto Pontianak, namun karena sesuatu dan lain hal lokasi acara Hom e Sharing (HS) nya diputuskan  dipindahkan ke Deal Cafe berlokasi di Jalan Urai Bawadi Pontianak

Tampil sebagai pengantar sekaligus HOST dari acara Home Sharing (HS) Milagros Kagok Edan Nusantara - chapter Pontianak ini adalah Jainuri. Pemuda tampan yang baru saja melangsungkan pernikahannya ini langsung menggebrak dengan memperkenalkan Milagros sebagai solusi kesehatan yang aman dan murah tanpa obat kimia.

Kemudian di susul oleh Rudi Maryati (Core Leader) yang mendampingi Jainuri juga langsung menyajikan materi seputar product knowledge secara singkat saja. Fokus utama materi Rudi Maryati adalah pemantapan fokus usaha bisnis Milagros dari tinjauangan Marketing Plan nnya yang sangat menarik dan membuat banyak peserta antusias untuk mendengarkan paparannya sampai selesai.

Baca Juga - Milagros Semakin Viral 

OHujan yang turun tidak sedikit pun menggoyah para peserta untuk datang dan sama sama menimba ilmu dari Jaringan Rudi Maryati (Core Leader) yang mendampingi Jainuri yang menjadi "bintang" di acara Home Sharing (HS) tersebut. Turut hadir dalam acara Home Sharing (HS) Milagros Kagok Edan Pontianak saat itu adalah Tika , Pau , Rici Richardo , Rudi Maryati , Tiwi dan penulis sendiri.

Baca juga - Home Sharing Milagros KE  Besama Ibu Rudi Maryati


 Produktifkan Waktu Mu

Acara ini berlangsung dengan sukses tanpa membebani siapa pun. Maksudnya di sini adalah semuanya bertanggung jawab atas operasionalnya masing masing, Tidak ada bossy di acara ini.  Semuanya serba mandiri.

Hal ini tidak lain dimaksudkan agar para "pejuang Milagros" harus benar benar merasakan sensasi proses serta perjuangan yang ulet, gigih dan tanpa kenal menyerah. Tidak manja yang harus disediakan semuanya.   Milagroser harus mandiri.


Baca juga - Herlando Memutuskan Join Milagros

Upliner bukanlah boss. Yang menjadi boss adalah impian kita semuanya, Semua peserta mempunyai tekad yang kuat untuk terus berproses serta meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya baik mengenai Product Knowlede dan atau Marketing Plan dari Milagros Mircale Inside ini.  

Baca Juga  - Cara Mendaftar Jadi Member Milagros


Acara ini yang disusun dengan cermat dengan "jatah" waktu dari masing masing pemateri sekitar 45 menit ini dapat berlangsung dengan cukup efektif dan efisien.   Demo Milargos itu sendiri diperagakan secara langsung di hadapan para peserta untuk membuktikan sekali lagi untuk membuktikan Milagros dengan kandungan Anti Oksidan dan Scalar Energy nya mampu mengikat racun.

Uji coba Scalar Energy nya sendiri juga berhasil diperagakan dengan baik oleh Jainuri dibantu dengan Rici Richardo dan penulis sendiri. 

"Oleh karena itu sebagai Milagroser kita harus dapat memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin carilah waktu dimana orang mulai fokus memperhatikan sosial media, dan dari sanalah kita bisa memproduktifkan waktu kita untuk action menyebarkan manfaat Milagros minimal beberapa kali dalam sehari baik untuk posting manfaat, marketing hingga motivasi" kata Ibu Rudi Maryati

Dengan semakin masifnya publikasi kesembuhan dari masyarakat yang sudah mencoba mengkonsumsi Milagros ditambah dengan pembicaraan off line yang semakin intensif juga berbagai cerita menarik dari prestasi bonus reward dari Milagros dari ratusan juta hingga Milyaran rupiah membuat orang bannyak yang masih penasaran terhadap Milargos ini.  Milagros kini semakin Viral dan sudah menjadi bahan pembicaraan banyak orang sekarang ini.  (Asep Haryono) 


MATERI : Jainuri menjadi HOST di acara Home sharing (HS) Milagros Kagok Edan (KE) Nusantara di Deal Cafe Pontianak hari Sabtu 13 Januari 2018 kemarin. Foto Asep Haryono
MATERI : Jainuri menjadi HOST di acara Home sharing (HS) Milagros Kagok Edan (KE) Nusantara di Deal Cafe Pontianak hari Sabtu 13 Januari 2018 kemarin. Foto Asep Haryono

MARKETING PLAN : Ibu Rudi Maryati (Core Leader) memberikan pembekalan aspek bisnis dan marketing MilargoS kepada para peserta. Foto Asep Haryono
MARKETING PLAN : Rudi Maryati (Core Leader) memberikan pembekalan aspek bisnis dan marketing MilargoS kepada para peserta. Foto Asep Haryono

WAKTU PRODUKTIF : "Tanamkan untuk terus menumbuhkan kebiasaan yang baik dan fokus pada satu bisang agar maksimal" kata Ibu Rudi Maryati  Foto Asep Haryono

SUKSES : Acara Home Sharing (HS) nya sendiri yang dikemas secara sederhana ini mampu membawa para peserta lebih bersemangat lagi untuk terus action di Milargos. Foto Asep Haryono

Video Demo Milagros diperagakan oleh Jainuri dan Pau ini. Video recorded by Asep Haryono
|


Kubu Raya. Kepala Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara (Kadisdiksau) Marsekal Pertama TNI Kusworo, S.E., M.M memberikan pengarahan tentang pendidikan kepada segenap prajurit Lanud Supadio di Graha Teddy Kustari (GTK), Senin (15/1).

Turut hadir Komandan Pangkalan TNI AU Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP, Danwing Udara 7 Kolonel Pnb Setiawan, para Kepala Dinas (Kadis), para Komandan Satuan (Dansat) dan para Kepala Seksi (Kasi) dijajaran Lanud Supadio.

Danlanud Supadio diawal sambutannya mengatakan Pendidikan Pengembangan
Umum (Dikbangum) bagi setiap personel merupakan hal yang sangat penting.

Dengan adanya peningkatan jenjang pendidikan tentunya akan menambah skil, wawasan dan ilmu pengetahuan bagi personel yang bersangkutan sehingga dapat mendukung peningkatan tugas pokok satuan.

CINDERA MATA : Danlanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP memberikan cinderamata berupa miniatur pesawat tempur Hawk kepada Kadisdikau Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M. (Sumber Kapentak Lanud Supadio)
CINDERA MATA : Danlanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP memberikan cinderamata berupa miniatur pesawat tempur Hawk kepada Kadisdikau Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M. (Sumber Kapentak Lanud Supadio)


“Lanud Supadio sangat concern mendukung pendidikan setiap personel. Disini terdapat fasilitas yang memadai guna mendukung kelancaran dalam mendukung seleksi pendidikan.

Baca juga - 
Danlanud Supadio Hadiri HUT PEMPROV KALBAR

Oleh karenanya bagi personel yang akan mengikuti pendidikan tentunya dapat menggunakan fasilitas yang ada di Lanud Supadio,” kata Danlanud.

Pada kesempatan yang sama Kadisdikau dalam arahannya mengatakan bahwa saat ini masalah Dikbangum menjadi perhatian yang serius bagi TNI Angkatan Udara. Oleh karenanya bagi personel yang akan mengikuti seleksi pendidikan harus menyiapkan diri sedini mungkin baik jasmani, kesehatan dan akademik.

“Saat ini untuk seleksi pendidikan semakin ketat dan selektif. Bagi personel yang mengikuti seleksi pendidikan agar dilaksanakan dengan sungguh-sungguh serta maksimal.

Keluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki sehingga mendapat hasil yang terbaik.Kesempatan untuk mengikuti pendidikan jangan disia-siakan, gunakan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Diakhir acara Danlanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP memberikan cinderamata berupa miniatur pesawat tempur Hawk kepada Kadisdikau Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M. (Sumber Kapentak Lanud Supadio)
Kubu Raya. Makan siang saya dan anak anak pada hari Jumat (6 Januari 2018) yang lalu adalah di PERIUK di jalan Ahmad Yani 2.  Sebuah restoran yang bernuansa khas kota Pontianak itu memang menarik untuk saya coba kunjungi. Sudah sering liat dan memang berdekatan namun baru kali itu saya mampir untuk makan siang bersama anak anak saya.

Menu yang saya pesan saat itu adalah paket nasi putih, ayam bakar, sayur asam yang ditotal dengan minuman Es Teh dibandrol dengan harga sekitar 40K saja. Harga yang cukup terjangkau saya kira. Saya perhatikan satu paketan itu ternyata sudah cukup banyak untuk bisa disantap oleh kedua anak saya Tazkia (7) dan Mas Abbie (9).  Sepiring berdua.  Eaaaaaaaa

Bukannya tidak mau anak anak saya makan siang dengan porsinya masing masing. Padahal dalam keadaan normal saja, di rumah, anak anak saya sering ribut padahal keduanya sudah memiliki piring makannya masing masing.  Piring dengan makanan tentunya, masa piringnya saja sih.  Anak anak maunya sama saja. Kadang maunya beda beda. Lain lain. Tergantung angin bertiup aja., Haha

Dalam makan siang itu memang 1 porsi paketan PERIUK itu porsinya memang cukup banyak untuk perut ukuran saya., Bayangkans aja untuk menu Ayam Bakarnya saja ukurannya gede banged. Ya tidak gede amat sih namun besar juga untuk dimakan sendiri. Makanya dalam kunjungan kedua kalinya di PERIUK saya mengajak mereka berdua.  Dan nyatanya satu piring cukup dihabiskan berdua jadilah sepiring berdua (Asep Haryono)


GOJEK DRIVER : Seorang Gojek Driver saat bersiap mengantarkan paket barang berbentuk 1 dus Milagros ke alamat tujuan di Jeruju, Pontianak. Foto Asep Haryono 





Pontianak. Membaca salah satu headline di Harian Tribun Pontianak edisi tanggal 3 Januari 2017 yang memberitakan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang Ibu Rumah Tangga Sunarti (33)  yang tengah hamil bersama kedua buah hatinya  Wijinarko (12) dan Nursifa (9)  di jalur lintasan Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir.

Saat saya membaca berita itu saya sedang akan berangkat menuju kantor saya di Sungai Jawi, saya duduk seolah tidak percaya.  Air mata saya hampir terjatuh saat itu betapaap tidak. Sangat memilukan. Seorang ibu yang tengah hamil dengan kedua buah hatinya yang masih balita tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas.  Kecelakaan yang melibatkan mobil dan motor itu memang membuat banyak orang yang turut berduka karenanya.

Terlepas dari rasa keprihatinan dan kesedihan saya atas musibah kecelakaan yang sudah kesekian kalinya terjadi di jalan raya itu, sudah menjadi kewajiban saya untuk kembali mengingatkan diri saya sendiri agar tetap patuh dalam berkendaraan di jalan raya dan angkutan umum.  Mematuhi semua peraturan lalu lintas baik untuk saya sebagai pengguna jalan raya dan saya sendiri sebagai pengendara. 

Baca Juga - Jadilah Pelopor Dalam Berlalu Lintas

Mengapa harus terjadi lagi kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang memakan korban jiwa? Mengapa harus terjadi lagi jatuh korban jiwa karena kecelakaan di jalan raya?  Apa yang harus kita lakukan agar tidak terjadi lagi musibah dan kecelakaan yang merenggut korban jiwa di Jalan raya?



LEWAT MARKA : Sepasang pengendara motor tertangkap kamera saya melewati garis marka di simpang Kota Baru Pontianak beberapa waktu yang lalu. Foto Asep Haryono
LEWAT MARKA : Sepasang pengendara motor tertangkap kamera saya melewati garis marka di simpang Kota Baru Pontianak beberapa waktu yang lalu. Foto Asep Haryono

Keselamatan Pengendara dan Kendaraan

Pada dasarnya keselamatan berlalu lintas dibagi menjadi 2 (dua) bagian utama yakni keselamatan sang Pengendara itu sendiri dan keselematan berlalu lintas di Jalan raya dan angkutan umum.   Nah untuk keselamatan sang Pengendara itu sendiri ada banyak yang harus diperhatikan.

Sebagai contoh yang sederhana adalah penggunaan Helm Standar.  Bukan helm setengah bundar yang hanya menutupi sebagian dari kepala anda.  Sosialisasi Helm Standar sudah lama dilakukan dan sekarang di era jaman now sudah banyak pengendara yang sadar akan pentingnya menggunakan helm standar berkualitas SNI. Ini merupakan berita yang melegakan.

Helm standar yang menutup semua bagian kepala memberikan perlindungan yang jauh lebih aman daripad helm yang hanya menutup dan atau melindungi setengah dari kepala anda,  Berbagai catatan banyak menyebutkan angka kecelakaan fatal biasanya berurusan dengan bagian kepala. Jadi mulai dari sekarang gunakan helm standar yang menutupi semua bagian kepala anda.

Baca Juga - Berkendaraan : Jangan Melawan Arus (Contra Flow)

Sedangkan keselamatan dalam Berkendaraan juga patut mendapatkan perhatian bagi semua pengendara kendaraan roda dua maupun roda yang bukan dua (baca Mobil).  Salah satu aturan yang sering dianggap remeh oleh banyak pengguna jalan raya dan pengendara adalah memeriksa terlebih dahulu kelaikan kendaraan sebelum digunakan. 

Periksalah kembali rem depan rem belakang, kaca spion, sabuk pengaman bagi pemilik kendaraan roda empat., dan juga penggunaan helm standar pastinya. Selebihnya bisa kreasikan sendiri demi kenyamanan anda. Jangan hanya karena anda malu karena menggunakan kaca spion lengkap kiri kanan, malu diledek karena menggunakan kaca spion  yang sedang "berdoa", lalu anda mengabaikannya.  Keselamatan yang utama, selebihnya boleh fashion atau gaya.

Patuhi aturan berkendaraan di Jalan raya dan angkutan umum.  Jangan mendahului kendaraan lain tanpa memeriksa terlebih dahulu apakah ada kendaraan yang satu arah dengan posisi anda. Menyalakan lampu sen sesuai dengan arah yang akan anda tuju.  Ini sering menjadi bahan olokan dan ledekan di sosial media.  Netizen sering memposting kelakar tentang ini. Orangnya memberi lampu sen kiri, tapi orangnya  belok ke kanan.

Baca juga - Tips agar terhindar dari Operasi Zebra

Anda takut kena razia kendaraan yang biasa dilakukan oleh Tim Gabungan Polisi, Dispemda dalam sebiuah operasi Zebra misalnya, lalu anda lari tunggang langgang lari terbirit birit sehingga berkendaraan melawan arah (contra flow). Ini sangat berbahaya dan sangat beresiko bagi diri pengendara itu sendiri. Dan masih banyak lagi yang seharusnya anda perhatikan sebelum memutuskan untuk berkendaraan di jalan raya.

Musibah memang tidak dapat diprediksi. Yang namanhya musibah kecelakaan lalu lintas bisa terjadi setiap waktu dan datangnya (musibah) tidak ada yang tau dan datangnya pun tidak pernah memberi tau.  Jika semua itu sudah anda laksanakan dengan sepenuh hati dan keikhlasan namun musibah masih juga datang itu semua karena kehendak Allah SWT. Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan  (Asep Haryono)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog