Please sit and relax as you navigate this website

Kubu Raya.  Kasus penembakan brutal di sekolah di Amerika Serikat kembali terjadi lagi. Seperti yang saat ini sedang ramai diperbincangankan di jagat sosial media dan jaringan internasinal mengenai adanya puluhan korban tewas dan luka luka akibat pembantain massal di SMA Santa Fe Texas yang dilakukan oleh pelajar bernama Dimitrios Pagourtzis

Mengapa kasus penggunaan senjata semakin lama semakin tidak terkontrol di Amerika Serikat? Konteknsya di sini adalah penembakan di sekolah. Ini sudah kejadian yang kesekian kalinya terjadi pembunuhan dan atau penembakan massal terjadi di sekolah sekolah d Amerika Serikat.  Sebagian dari pelaku langsung suicide (bunuh diri) setelah melakukan pembantaian.

Dalam penembakan di SMA Texas ini pelaku yang bernama 
Dimitrios Pagourtzis  ternyata tidak melakukan (bunuh diri) itu dan langsung menyerahkan diri kepada aparat keamanan yang sudah mengepung dirinya. Dan Dimitrios Pagourtzis  ini terancam sanksi yang sangat fatal karena sudah merencanakan akan melakukan (penembakan) itu



PELAKU : Inilah wajah pelaku penembakan brutal di SMA Santa Fe Texas yang berhasil di identifikasi oleh polisi.  Gambar dari DETTIK COM
PELAKU : Inilah wajah pelaku penembakan brutal di SMA Santa Fe Texas yang berhasil di identifikasi oleh polisi.  Gambar dari DETTIK COM

Segera Dicabut Undang Undang Kepemilikan Senjata
Kasus penembakan di Santa Fe Texas ini seolah kembali mencoreng Amerika Serikat yang sekarang dipimpin oleh Donald Trump.  Amerika Serikat memang memang memiliki sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan jika ada citizen atau warga negara yang inginmemiliki senjata  Semuanya harus lulus fit and proper test kira kira begitu


Namun siapa sangka jika pelaku penembakan yang seperti ini nyata nyata menenteng senjata atau persenjataan dengan surat surat yang sah. Artinya pelaku membawa senjata yang memang sudah mengantongi izin bagi pemiliknya. Ini bisa dikatakan abuse karena menyalah gunakan property yang sudah memiliki izin untuk digunakan tidak sebagaimana mestinya. Kuat dugaan pelaku menggunakan senjata itu tanpa se izin pemiliknya.

Baca juga Pelaku Penembakan Brutal di SMA Texas Gunakan Senjata Ayahnya


Sudah bukan saatnya lagi saling menyalahkan dalam kasus ini,  Belajar lah dari pengalaman akan kejadian (pembantaian brutal sebelumnya) yang terjadi di Amerika Serikat.  Selama peraturan lama tentang peraturan kepemilikan senjata api tidak dicabut selama itu pula kemungkinan kejadian yang memilukan ini bisa saja terjadi lagi. Wallahu alam. (Asep Haryono)
Kubu Raya.  Manusia memiliki keterbatasan.  Manusia bukanlah mesin yang bisa diprogram bekerja 24 jam tanpa istirahat, tanpa makan dan minum. Wajar karena itu bukan manusia melainkan robot.  Robot tidak perlu makan dan minum bahkan robotpun tidak perlu tidur, dan tidak tidur. Manusia bukanlah robot.

Manusia perlu istirahat, atau bahkan jika dia merasa sangat lelah dan mengantuk maka salah satu "obat" nya adalah tidur.  Dalam pandangan saya tidur adalah konsekuensi logis atas aktifitas yang dilakukan seseorang yang mungkin saja bekerja sampai lembur hingga mengantuk ke esokan harinya. Tidur adalah hal yang manusiawi sifatnya. Kalau sudah lelah ya segeralah istirahat. Kalau mengantuk segeralah tidur.

Umat Muslim di seluruh dunia saat ini sedang menjalankan ibadah shaum (puasa) di bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah.  Apa kaitannya aktifitas tidur ini dikaitkan dengan amaliah di bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah? Tentu saja ada. Seperti yang sudah saya singgung di atas aktifitas (tidur) ini adala hal yang manusiawi.  Tidak ada yang salah jika ada orang yang tertidur.

Namun konteksnya dalam amaliah di bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah, ini janganlah tidur dijadikan kebiasaan. 

Ada banyak aktifitas yang positif yang bisa dilakukan dalam mengisi amaliah di Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah ini misalnya aktif dalam kegiatan di remaja masjid, membantu ibu mempersiapkan buka puasa di rumah, membaca Al Quran, aktif dalam Palang Merah, berbagi takjil on the road, dan masih banyak lagi kegiatan positif yang bisa dilakukan selama mengisi amaliah di bulan Ramadhan 1439 Hijriah ini.  Jangan tidur melulu


TIDUR : Beberapa orang tampak tertidur pulas di dalam Masjid Raya Mujahidin padahal hari masih pagi. Diambil fotonya hari Sabtu (19/1) pukul 07.10 WIB. Foto Asep Haryono
TIDUR : Beberapa orang tampak tertidur pulas di dalam Masjid Raya Mujahidin padahal hari masih pagi. Diambil fotonya hari Sabtu (19/1) pukul 07.10 WIB. Foto Asep Haryono

Benarkah aktifitas tidur dalam bulan puasa Ramadhan ini berpahala? Maksudnya adalah apakah benar tidurna orang yang berpuasa adalah aktifitas yang berpahala?  Pertanyaan ini sering saya dengar. Dan mungkin anda juga sering dengar juga bukan. Saya sudah mencari ke beberapa situs dan menemukan banyak referensi yang membahas soal tidurnya orang berpuasa ini.  Benarkah tidurnya orang berpuasa itu berpahala?

Untuk menghindari POLEMIK terhadap aktifitas tidur di bulan Puasa Ramadhan itu berpahala atau tidak, saya mencoba membahasnya dari sisi yang berbeda, Sebagian referensi yang saya liat mengenai tidurnya orang berpuasa itu berpahala adalah lemah atau palsu hadistnya, sebagian lagi menyatakan kuat.  Saya sendiri akan mencari tau dengan menanyakan hal ini kepada ustad di masjid tempat tinggal di sekitar rumah saya.

Bahkan dalam suatu kesempatan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsudin pernah mengatakan bahwa tidur bisa dikatakan berpahala jika diliha dari konteksnya.

"Secara konteksnya tidur ketika berpuasa dapat dikatakan ibadah ketika yang berpuasa memang ingin beristirahat , Jadi dia memang betul-betul dalam suasana ingin tidur. Bukan mengada-adakan tidur," jelas Din Syamsudin seperti yang dikutiip oleh halaman website Republika.

Jadi pada intinya, tidur yang merupakan metabolisme dasar manusia yang jika merasa lelah maka akan jatuh tertidur atau mengantuk adalah hal yang manusiawi dan alami. Hanya saja dalam konteks mengisi amaliah di Bulan Suci Ramadhan 1439 H semuanya harus diniatkan karena ibadah kita kepada Allah SWT. 

Tidur orang yang berpuasa berpahala jika diniatkan hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. 
Jika Sudah Lelah Segeralah Istirahat   Jika tubuh anda lelah  dan benar benar membutuhkan tidur untuk memulihlan tenaga, jangan ragu dan bimbang segeralah tidur. (Asep Haryono)

Kubu Raya.  Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya jika tidak ada kendala, menurut rencananya Insya Allah akan mengundang Syech Anas Jaber yang tidak lain adalah adik kandung ulama kondang Madinah Syech Ali Jaber di Masjid Babussalam Duta Bandara pada tanggal 20 Mei 2018 Masehi atau 4 Ramadhan 1439 Hijriah yang akan datang ini.
Syech Anas Jaber akan memimpin Sholat Tarawih sekaligus menyampaikan pencerahannya kepada para Jamaah dalam jamuan Buka Puasa yang juga Insya Allah akan dilakukan di masjid. 

Imam Syech Anas Jaber yang juga sudah mulai fasih berbahasa Indonesia seperti kakak kandungnya Syech Ali Jaber ini sudah dikonfirmasikan kehadirannya sesuai dengan jadual dan tanggal tersebut

Syech Anas Jaber.  Photo courtesy Youtube
BALIHO : Spanduk penyambutan kedatangan Imam Syech Anas Jaber sudah dipasang di depan Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya.  Foto Asep Haryono
BALIHO : Spanduk penyambutan kedatangan Imam Syech Anas Jaber sudah dipasang di depan Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya.  Foto Asep Haryono


Add caption
Syech Anas Jaber ini memiliki kekhasan suaranya yang merdu dan diakui oleh kaum muslimin dan muslimat sedunia.  Bahkan sang kakak kandungnya sendiri, Syech Ali Jaber pun mengakuinya.

"Adik saya syekh @anas0jaber penghafal Al-Qur'an dan subhanallah merdu suaranya ikutin ya insyallah saya sedang rayu dia untuk pindah ke Indonesia ngajarin anak-anak kita supaya sama-sama menujudkan banyak anak-anak Indonesia penghafal Alquran aamiin," kata Syekh Ali seperti yang dimuat di halaman media online News Bersama Dakwah setahun yang lalu.

Terbuka untuk umum.  Kaum muslimin dan muslimat di Pontianak, dan Kubu Raya dan sekitarnya silahkan ajak keluarga, sahabat, handai taulan dan muslimin lainnya untuk datang dan rasakan sensasi seperti Sholat Tarawih di kota Madinah. Datanglah beramai ramai ke Masjid Babussalam Duta Bandara Jalan Supadio Kubu Raya.  (Asep Haryono)



Kubu Raya. Setelah sempat drop beberapa hari karena tidak melakukan update atau postingan terbaru di blog pribadi kesayangan saya www.simplyasep.com yang menyebabkan index artikel menghilang, kini statistik blog saya di pencarian google dengan keyword "www,simplyasep.com" kembali normal seperti biasanya.    Screenshotnya seperti dalam lampiran di bawah ini :

Gambar dari Internet

Selama berbulan bulan sebelumnya, ini kalau saya tidak salah menghitungnya, saya tidak melakukan kunjungan ke blog blog sahabat saya lainnya sebagaimana yang biasa lazim dilakukan.  Atau istilahnya "blogwalking" yang diyakini banyak blogger sebagai salah satu cara yang jitu untuk mendatangkan traffic.  Benar tidaknya kembali kepada sahabat sahabat blogger semuanya.

Namun saya tetap akan menulis (Insya Allah) dengan berbagai kebaikan baik dalam bidang pengetahuan, tips, informasi wisata atau kuliner (karena tema blog saya adalah campuran dan tidak mengandung niche tertentu) melalui blog kesayangan saya ini. 

Baca juga Menulis Dahulu Blog Walking kemudian

Tentu saja ini harus "dibayar" dengan mahal.  Salah satu dampaknya adalah pengunjung blog yang datang ke blog saya dan meninggalkan comment (komentar) bisa dikatakan tidak ada.  Jika pun ada mungkin maksimal hanya 2 atau satu saja, dan itupun jarang jarang.     Dengan teknik yang saya lakukan ini sepertinya membantah stereotype bahwa Blogwalking tidak sepenuhnya membantu menaikkan traffic.

Kalau dari stats dashboardnya akan pageview blog saya turun naik dari angka 500 sampai dengan 1300 visitors setiap harinya.   Sejauh ini teknik blogging yang saya pakai standard SEO (Search Engine Optimization) saja seperti memposting artikel original tulisan sendiri, kemudian melakukan pengisian link interlink atau outerlink, dan mempublikasikan melalui beberapa sosial media seperi facebook, Twitter, Linkedin saja. Dan alhamdulillah sejauh ini Googgle memberikan nilai positif atas artikel dalam blog saya yang sudah terindex.

  Namun kalau dari sisi egois saya ini dikurangi, mungkin kunjungan silaturahmi ke blog blog sahabar saya lainnya (blogwalking) Insya Allah akan tetap saya lakukan secepatnya karena saya perlu juga banyak sahabat dan teman teman lainnya. Insya Allah
.(Asep Haryono)
Pontianak.  Ngopi di warung mungkin menjadi hal yang biasa bagi orang Indonesia. Kebiasaan mengopi di pagi hari, siang hari atau mengopi kapan saja setiap saat bisa saja terutama bagi mereka yang hobi mengopi, minum kopi atau bahkan pecinta kopi.

Kebiasaan mengopi warga kota Pontianak mulai dari warung kopi pinggir jalan, toko minimarket, hingga ke cafe cafe dengan hiburan live music menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kultur dan budaya masyarakat Kalimantan Barat khususnya bagi warga kota Pontianak, ibukota Kalimantan Barat.

Saya sendiri bukan pecinta kopi sama sekali. Saya memang suka kopi namun bukan kopi tubruk (kopi yang masih ada ampasnya di bagian bawah gelas saat kopi habis diminum-red).  Kopi yang saya minum kebanyakan dari jenis kopi "oplosan" dengan susu dan gula biasanya dalam kemasana Sachet.

NGOPI : Warga meminum kopi di pagi hari di warung kopo adalah pemandangan yang hampir bisa anda temui saat menjejakkan kaki di Pontianak. Foto Asep Haryono
NGOPI : Warga meminum kopi di pagi hari di warung kopo adalah pemandangan yang hampir bisa anda temui saat menjejakkan kaki di Pontianak. Foto Asep Haryono

BUKAN KOPI : Sayang sekali saya tidak suka kopi, hanya teh saja.  Kopi ya suka namun bukan kopo tubruk boleh bolehlah ajak saya
BUKAN KOPI : Sayang sekali saya tidak suka kopi, hanya teh saja.  Kopi ya suka namun bukan kopo tubruk boleh bolehlah ajak saya

Segala Usia Segala Urusan Ada di Meja KopiJika sahabat semuanya berkunjung ke kota Pontianak, maka Insya Allah pemandangan orang ngopi di warung warung kopi bisa dengan mudah ditemui. Kebiasaan ini sudah lama dan sudah menjadi semacam habita atau ciri khas warga kota Pontianak Ngopi di warung Kopi.

Namun jangan salah. Mereka yang minum kopi di warung warung pinggir jalan atau cafe cafe yang banyak bertebaran di kota Pontianak adalah warga biasa. Banyak tokoh tokoh masyarakat, dosen, mahasiswa, pekerja kantoran, pengusaha, hingga anak sekolah tumplek di warung kopi. 

Segala isu bisa jadi dbahas di warung kopi.  Apa saja topik yang menarik dan sedang booming bisa menjadi salah satu bahan obrolan dan diskusi menarik di warung kopi.

Pembicaraan hangat diselingi minum kopi tentunya. Gosip bersliweran di sana sini bahkan proyek bisnis dan "can tepi" (sebutan umum melayu Pontianak yang artinya kira kira bisnis atau proyek diluar pekerjaan dan penghasilan tetap-red) bisa bergulir ke sana kemari.  Jangan jangan jodoh pun bisa dibahas di warung kopi. Apa lagi.
 (Asep Haryono)
Opini Asep Haryono

Masih hangat saat ini adalah serangan terkoordinat terhadap 3 buah gereka di Kota Surabaya yang dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri yang menelan belasan korban jiwa dan puluhan lainnya terluka.  Kita semua mungkin sudah mengetahui bahwa para pelaku bom bunuh diri ternyata adalah satu KK (kepala Keluarga) atau satu Keluarga.

Sebagaimana yang dilansir oleh Tribunnews, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, ledakan bom di Surabaya adalah benar dilakukan oleh satu keluarga dengan Dita Oeprianto sebagai kepala keluarganya.  Kemudian pelaku lainnya adalah Puji Kuswati (Istri Dita) dan ke empat anak anaknya,. Dua anak laki laki dan 2 anak perempuan.

Berdasarkan atas berita dari Tribunnews itu saya mencoba menelusurinya di jejaring maya Facebook dan ternyata berhasil menemukan akun facebook Puji Kuswati (istri Dita) yang salah satu fotonya ternyata cocok seperti yang dimuat dalam halaman website Tribunnews tersebut.  Berikut ini adalah salah satu fotonya yang diambil dari halaman facebook Puji Kuswati


Salah satu foto Puji Kuswati bersama anak anaknya dalam halaman akun Facebook miliknya.  Sengaja foto anak anaknya diblur atau dikaburkan untuk menghormati dan menjaga kerahasiaan. Foto dari Internet


Tidak Ada Kesan Radikal

Nah sahabat semuanya bisa melihat foto Puji Kuswati yang diduga berfoto bersama dengan keempat anak anaknya. Dua anak laki laki dan dua anak perempuan. Foto ini dposting oleh Puji Kuswati pada tanggal 20 Januari 2014 yang llalu.   Hal ini jelas menunjukkan Puji Kuswati sudah berhenti bersosial media Facebook sejak tanggal tersebut.

Dalam foto tersebut jelas terlihat
 Puji  mengenakan hijab berwarna cokelat, serta menggunakan kaca mata. Bersama Puji terlihat 2 anak laki laki yang sudah beranjak usia remaja, dan 1 anak laki laki yang ada perban di keningnya, Kemudian ada 2 anak perempuannya yang semuanya mengenakan jilbab.
"Kucing emak dan kucing anak berbagi pindang tanpa bertengkar.... Pinter ya... He..he... Siapa yg suka bertengkar berebut makanan???".  Ini adalah postingan terakhir Puji Kuswati pada tahun 2014 tersebut 
Portal berita Tribunnews menyebut kedua anak perempuan Puji Kuswati bernama Fadhila Sari (12) dan Pamela Riskita (9) dan 2 anak laki lakinya bernama Yusuf Fadil (18) dan Firman Halim (16).

Dari foto foto yang ada dalam akun facebook Puji Kuswati tidak ada tanda tanpa radikalisme dalam gallery foto foto dan ataupun kalimat postingannya,  Justru banyak foto foto kebahagian dan keceriaan mereka sebagai sebuah keluarga yang harmonis, dan bersahaja.  Tidak ada tanda tanda kesan atau muatan radikalisme sama sekali. Setidaknya itu dalam pengamatan saya terhadap akun Facebook Puji Kuswati

Sedih Sekaligus Prihatin : Anak Anak Dikorbankan

Tribunnews menyebutlkan bahwa pelaku utama Bom Bunuh Diri Dita Oeprianto baru pulang Suriah yang nota benenya adalah berafiliasi atau menjadi salah satu jalan menuju kelompok ISIS. 

Jangan tanya dari mana Dita Oeprianto bisa membawa Bom berdaya ledak tinggi.  Apakah Dita meracik, membuat dan merangkai Bom itu sendiri karena kepandaian dan kemampuannya sendiri? 

Atau kah ada pihak tertentu yang "memodali" atau "membekali" Dita dan anggota keluarganya berupa bom bom mematikan yang siap diledakkan.    Ini hanya dugaan saya saja.  Kita tunggu saja hasil penyelidikan menyeluruh aparat kepolisian yang tengah mengusut tuntas kasus terorisme ini.

Saya merasa sangat berduka. Perasaan sedih bercampur marah. 
Sedih Sekaligus Prihatin : Anak Anak Dikorbankan.   Saya tidak dapat membayangkan bagaimana seorang kepala keluarga seperti Dita Oeprianto ini mampu meyakinkan dan menjelaskan maksud dan tujuannya kepada Puji Kuswati dan ke empat anak anaknya untuk menjadi pelaku bom bunuh diri

Mungkin Dita Oeprianto memberi doktrin "JIHAD" kepada istri dan anak anaknya sesuai dengan pemahaman Dita, dan diamini dan dipatuhi oleh anak anak dan istrinya.   Dalam ISLAM memang ada penekanan bahwa sang ISTRI harus patuh dan menurut kepada suaminya. Namun patuh dan menurut yang bagaimana dahulu, dan itu menjadi pertanyaan.

Kesetiaan dan kepatuhan sang Istri dan juga anak anaknya dimanfaatkan dengan baik oleh Dita Oeprianto ini.   Saya tidak dapat menyembunyikan perasan sedih, haru, sekaligus bercampur marah karenanya. 

Anak anak yang seharusnya bersekolah, ceria bermain bersama anak anak lainnya, apalagi malam ini adalah hari perdana Tarawih di bulan Suci Ramadhan 1439 Hjiriah, mereka di "korban"kan Dita Oeprianto untuk sama sama menjadi pelaku bom Bunuh Diri.  Dita Oeprianto, Puji Kuswati dan keempat anak anaknya sudah tewas kaena meledakkan diri menyerang tiga Gereja di Kota Surabaya hari Senin (14/1) lalu.

Saya sedih karena saya juga memiliki anak anak, Salah satu korban Bom bunuh diri itu anak perempuan berusia 9 tahun yang seusia dengan anak perempuan saya.  Saya merasa sangat sedih dan berduka ada 4 anak yang sedang lucu lucunya itu harus ikut tewas karena diajak bunuh diri oleh orang tuanya.

Serangan teroris ini tidak ada kaitannya dengan agama. Tidak ada agama di dunia ini yang mentolerir tindakan biadab seperti ini.   Semua agama menyebarkan kedamaian dan cinta persahabatan.  Menjadi pembom bunuh diri adalah tindakan terorisme yang merupakan musuh kemanusiaan, musuh kita semuanya.

Bangsa Indonesia harus bersatu bersama sama menumpas teroris pengecut seperti ini sampai ke akar akarnya,. Sebagaimana pesan Presiden Republik Indonesia, Jowo Widodo, kepada Kapolri agar menindak dengan tegas setiap pelaku teroris yang nyata nyata menganggu keamanan dan persatuan NKRI hingga ke akar akarnya.  Kita jangan takut. Mari kita sama sama melawan Terorisme.
.(Asep Haryono)
Kubu Raya. Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya tadi malam melaksanakan Shalat Tarawih perdana di malam pertama bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah.   Bertindak selaku khatib Shalat Isya dan Tarawrih Berjamaah merangkap Imam adalah Ustad H.Ahmad Farhan, dengan Bilalnya Reza, dari remaja masjid.

Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya terletak di dalam areal komplek Duta Bandara yang terletak di kawasan Jalan Supadio Kubu Raya Kalimantan Barat. Pada malam tarawih di hari pertama Ramadhan 1439 Hijriah ini Masjid Babussalam Duta Bandara tumpah ruah hingga ke areal teras masjid.

Untuk pelaksanaan Sholat Isya berjamaah sekaligus disusul dengan Shalat Tarawih berjamaah ini untuk para jamaah laki laki berada di dalam areal masjid sedangkan untuk jamaah perempuan di halaman teras yang bersih dan sudah dilengkapi dengan karpet dan juga beberapa kipas angin.

Baca juga : Mohon Doa dan Dukungan Untuk Pembangunan Masjid Babussalam


Sholat Tarawihnya sendiri dimulai setelah Sholat Isya yang didahului sebelumnya dengan penyampaian Kuliah Tujuh Menit atau yang biasa disebut dengan "kultum" yang dibawakan langsung oleh Imam Sholat Isya dan Tarawih Ustad H.Ahmad Farhan.

Dalam uraian Kuliah Tujuh Menitnya, Ustad H Ahmad Farhan, yang juga Ketua Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya itu menekankan perlunya melaksanakan salah satu amaliah dalam bulan suci Ramadhan yang sangat dianjurkan yakni melaksanakan atau mendirikan Sholat Tarawih.

"Shalat Tarawih itu sunnah Muakad, yakni sunah yang sangat sangat dianjurkan, dan oleh sebab itu,  marilah kita semarakann bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah kali ini sebagai bulan yang penuh hikmah dan bisa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT" kata Ustad.

Pak Muhammad Thohir,  Ketua Pelaksana Kegiatan Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah Masjid Babussalam Duta Bandara ini juga menyampaikan kepada jamaah beberapa agenda daripada Masjid Babussalam Duta Bandara selama berlangsungnya bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah ini.

"Selama 1 bulan penuh di bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah  ini Masjid Babussalam Duta Bandara melaksanakan program antara lain Buka Puasa bersama, Sholat Tarawih berjamaah, Sholat Tahadjud Berjamaah, Tadarus Al Quran dan Khataman Al Quran, Malam Nuzulul Quran, Pembagian Bingkisan bagi kaum yang tidak mampu atau dhuafa serta penerimaan, penyaluran dan pendistribusian Zakat Fitrah" pungkasnya. (Asep Haryono)

JAMAAH PEREMPUAN : Khusus tuntuk jamaah perempuan pada malam pertama pelaksanaan Shalat Tarawih di Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya berad di teras yang bersih dan sudah dilengkapi dengan karpet dan kipas angin. Foto Asep Haryono
JAMAAH PEREMPUAN : Khusus tuntuk jamaah perempuan pada malam pertama pelaksanaan Shalat Tarawih di Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya berad di teras yang bersih dan sudah dilengkapi dengan karpet dan kipas angin. Foto Asep Haryono


SILATURAHMI  :  Setiap sehabis Shalat memang ada tradisi di di Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya ini untuk saling bersalaman dan Silaturahmi. Tidak hanya di bulan Ramadhan saja. Foto Asep Haryono
SILATURAHMI  :  Setiap sehabis Shalat memang ada tradisi di di Masjid Babussalam Duta Bandara Kubu Raya ini untuk saling bersalaman dan Silaturahmi. Tidak hanya di bulan Ramadhan saja. Foto Asep Haryono 

KULTUM : Ustad H. Ahmad Farhan, bertindak selaku imam Sholat Isya sekaligus Sholat Tarawih perdana di hari pertama bulan Ramadhan 1439 Hijriah di Masjid Babussalam Duta Bandara saat menyampaikan kuliah tujuh menitnya. Foto Asep Haryono
KULTUM : Ustad H. Ahmad Farhan, bertindak selaku imam Sholat Isya sekaligus Sholat Tarawih perdana di hari pertama bulan Ramadhan 1439 Hijriah di Masjid Babussalam Duta Bandara saat menyampaikan kuliah tujuh menitnya. Foto Asep Haryono
SYAHDU : Masjid Babussalam Duta Bandara di malam perdana di bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah tadi malam (16/5) dipadati jamaah yang ingin melaksanakan Sholat ISya dan Tarawih berjamaah.  Foto Asep Haryono
SYAHDU : Masjid Babussalam Duta Bandara di malam perdana di bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah tadi malam (16/5) dipadati jamaah yang ingin melaksanakan Sholat ISya dan Tarawih berjamaah.  Foto Asep Haryono



 
Opini Asep Haryono.

Indonesia saat ini tengah berduka. Indonesia under attack. Serangan bom terkoordinasi menyerang tiga buah Gereja di Surabaya. Pelakunya diduga dalah satu kepala keluarga. Apa yang terjadi sebenarnya masih dalam pengusutan pihak kepolisian, namun apa yang terjadi sekarang menjadi lebih berwarna. Kini sebuah bencana bisa menjadi "amunisi" untuk berbagai maksud dan tujuan.

Dengan tetap menyampaikan bela sungkawa yang sedalam dalamnya terhadap keluarga korban serangan bom tersebut, dan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian untuk mengusut tuntas "dalang" atau pelaku pengeboman biadab itu. 

Saya pun mendukung tekad kita semuanya, dan sesuai dengan perintah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, agar Polri mengusut tuntas aksi terorisme ini sampai ke akar akarnya. Namun masih saja ada pihak yang memanfaatkan bencana ini untuk banyak maksud dan tujuan.  



Anggota kepolisian bersiap meledakkan bom sisa di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Akibat ledakan itu, 5 mobil dan 30 motor terbakar.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG). Sumber Foto Kompas
Bukan hal yang dirahasiakan lagi begitu ada bencana datang bukannya membantu korban maslah "sibuk" berfoto selfie dan update status. Nyaris semua orang mengeluarkan statement atau pernyataannya baik yang mengutuk aksi pelaku atau pun "mendadak pakar" dalam hal terorisme dan kejahatan. Ramai ramai orang menjadi "ahli dadakan" terhadap sebuah bencana. Berbagai "ulasan" dan juga "analisa" bak seorang pakar. 

Salahkah itu semua? Tentu saja tidak.  Setiap warga negara berhak menyampaikan pendapatnya dan dijamin dengan Undang Undang Dasar 1945.  Tentu dengan catatan konten atau pun muatan daripada pernyataan dan pendapat itu tidak bertentangan dengan hukum, tidak mengandung unsur SARA, tidak mendeskreditkan pihak lain, tidak menjatuhkan orang lain, bukan unsur seksualitas, tidak ada unsur kekerasan bahkan bukan sebuah ujaran kebencian.

Sosial media kini sudah menjadi semacam "kendaraan" atau "alat" untuk mempromosikan diri, dan mempopulerkan diri sendiri. Sebenarnya sah sah saja sejauh tidak mengandung unsur unsur yang sudah saya sebutkan di atas tadi seperti tidak mengandung SARA, ujaran kebencian dan  lain sebagainya. Yang justru disesalkan adalah menjadikan berita sebuah bencana atau musibah dan memanfaatkannya sebagai ajang unjuk diri dan aktualisasi diri. 

Istilahnya "mendompleng" ketenaran sebuah bencana yang sebenarnya ingin untuk unjuk diri. Memang beda beda tipis atau istilahnya 11-12 dengan postingan yang tulus dari lubuk hati yang dalam berkomentar atau menyampaikan pendapat atau membuat status atau postingan terkait sebuah tragedi atau bencana.

Orang membuat status atay memposting rasa duka mendalam dan dukunhgan simpati terhadap korban sebuah tragedi atau bencana tidak bisa secara otomatis diberi "label" mendompleng ketenaran sebuah berita duka, berita tragedi atau berita bencana. Kita tidak boleh punya prasangka buruk terhadap itu.  Namun demikian sebuah tragedi dan bencana sebenarnya memiliki "nilai jual" yang bisa mengangkat nama seseorang setinggi langit atau bahkan menjatuhkan nama orang sedalam lautan.

Sebuah tragedi, sebuah bencana atau musibah lantas dibungkus oleh pihak pihak tertentu dan menjadikanya sebagai "amunisi" untuk menyerang lawan lawan politiknya atau kepada pemerintah yang sah.  Bencana datang karena pemimpinnya lemah dan lain sebagainya.  Apa relevansinya antara musibah yang datang dengan kepemimpinan seseorang? Tidak bisa mengkambing hitamkan orang lain karena sebuah bencana.  Lucu dan seratus persen ridak masuk akal.

Musibah , bencana , kecelakaan atau tragedi apa pun bisa datang kapan saja, bisa datang kepada siapa saja, dan dimana saja.  Musibah atau bencana datangnya setiap waktu dan setiap kali datang tidak pernah memberi tahu.  Saya berpendapat bencana, musibah atau tragedi yang datang harus menjadi bahan renungan kepada diri kita semua, dan menyadari kekurangan kita sebagai manusia, juga menyadari sebenarnya ada kekuatan yang MAHA DAHSYAT yaitu Allah SWT 
.(Asep Haryono)
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog